Mayjen TNI (P) Tatang Zaenudin "OTT Kalapas Sukamiskin" itu Hal Yang Klasik

/ Minggu, 22 Juli 2018 / 07.41


Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudi,Mantan Deputi Oprasional BASARNAS & Ketua Dewan Lembaga Anti  Korupsi Republik Indonesia (LAKRI)

Jakarta,POLICEWATCH.NEWS,-Mayjen TNI (P) Tatang Zaenudin menilai terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap Kalapas Sukamiskin dan beberapa Nara Pidana ini menunjukkan sistem yang bekerja di Kementerian Hukum dan HAM berjalan kurang baik.

"Hingga masalahnya berputar-putar di situ terus," kata mantan Deputi Operasi Basarnas  jendral bintang dua ini  dan juga sebagai ketua Dewan Pembina Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) di kediaman nya Cijantung sabtu (21/7/2018).

 Oleh karena itu, dia berani menyatakan, bahwa persoalan lapas merupakan persoalan yang sangat klasik, artinya klasik yang tidak tertangani juga dari waktu ke waktu.
"Bahkan, saya menduga jangan-jangan kejadian operasi tangkap tangan KPK di Sukamiskin itu hanya puncak gunung es saja," tandasnya.
Kang Tatang pun lantas menegaskan, untuk  Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly harus menjelaskan permasalahan atau sistem kerja yang ada, khususnya di lembaga pemasyarakatan kepada publik.

"Jelaskan bagaimana program pembinaan di dalam lapas,Kepada Publik" katanya.

Oleh karena itu, dia menilai wacana untuk memindahkan narapidana korupsi itu tidak akan menyelesaikan masalah. "Itu saya katakan ini mungkin kasus itu puncak gunung es saja," katanya.
Saya berharap Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Untuk menyikapi dan menindaklanjuti dengan serius  terkait OTT di Lapas Sukamiskin, Bandung, hal itu merupakan kejadian yang serius dan memalukan  hal ini bukan suatu hal yang kebetulan tidak menutup kemungkinan hal yang sama terjadi di semua lapas  yang ada di republik indonesia ini kejadian seperti ini sudah terjadi berulang-ulang.
.
Bahkan di berbagai LAPAS Fasilitas untuk Penjahat-Penjahat yang berduit melebihi  Fasilitas HOTEL dan kelasnya pun bertahap sesuai dengan Harga dan fasilitasnya.
OTT Kalapas Sukamiskin
"Ini masalah serius dan sejatinya secara paralel mustinya istansi  istansi terkait menerapkan  adanya revitalisasi pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana," paparnya(21/7) malam.
Instrumen seperti itu dengan revitalisasi tersebut harus di susun dengan sistem yang lebih maju  dan  sedemikian rupa , kemudian ditetapkan penyelenggaraan di lembaga  permasyarakatan secara benar agar tercipta indonesia aman dan bebas dari pungli atau korupsi

Dan saya salut juga bangga dengan kinerja KPK yang telah mampu mengungkap perbuatan perbuatan jahat yang dilakukan oleh  aparatur aparatur negara yang telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya untuk memperkaya diri  sendiri.

Saya berharap KPK terus memburu para koruptor-koruptor yang telah merugikan keuangan negara dan Rakyat,tanpa pandang bulu karena masyarakat indonesia sangat berharap kepada KPK untuk membasmi para koruptor di negeriindonesia tercinta ini, pungkasnya.

Komentar Anda

Berita Terkini