LIDIK KRIMSUS RI akan Laporkan Pengadaan Bahan Batik Senilai 3,2 M Diduga menjadi Ajang Korupsi

/ 10 Juli 2022 / 7/10/2022 03:21:00 PM




POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT - Masih ingat pengadaan bahan batik di Sekda Lahat bagian Perlengkapan senilai 3,2 Milyar Sumber dana APBD Tahun 2020, saat itu Kabag Perlengkapan Nil Andren, kini sudah dicopot menjabat Kabag Ekonomi Di Sekretariat Daerah Lahat, kasus ini sempat di laporkan Di Polda Sumsel Lembaga  LIDIKKRIMSUS RI, nanun kasus ini jalan di tempat,

Ketua DPP LIDIKKRIMSUS SUMSEL melalui Sekretaris Bambang.MD akan membawa lagi kasus pengadaan pakaian batik senilai 3,2 milyar akan kami laporkan ke Mabes Polri ujar " Bambang.MD, setelah habis lebaran 

Apapun proses pemenang tender yang diadakan ULP Lahat, sebagai berikut 

Pemenangnya : PT.AURA PUTERA WIJAYA ASAL BANDUNG,Alamat : Komplek Taman Kopo Indah blok D nomor 5, Bandung, diduga adanya MARK UP dalam pengadaan bahan pakaian batik senilai 3,2 M, 

Adanya oknum yang mencari kesempatan untuk menjadi mediasi agar kasus ini bisa ditutup, saya sempat dihubungi salah satu keluarga Kabag Perlengkapan masih dijabat Nil Andren, dia mengaku bernama RL saya masih keluarga NIL melalui telpon ponselnya setelah saya selidiki dia adalah sales disalah satu perusahaan yang bergerak Kredit barang barang Elektronik, setelah itu WA saya diblokir oleh NR,

Dan saya juga sempat dihubungi salah satu pejabat agar kasus ini ditutup, dan saya sempat ditemukan dengan N A, agar kasus selesai, namunn kita terus untuk melaporkan pengadaan pakaian bahan batik 3,2 M, melalui Lembaga LIDIK KRIMSUS RI akan melaporkan ke Mabes Polri setelah saya mendapat dukungan Ketua DPN Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto,SH 

Rodhi Irfanto,SH selaku Ketua Harian LIDIK RIMSUS dan  Pemimpin Redaksi Policewatch.news ia menjelaskan kasus ini akan kita bawa ke Bareskrim Mabes Polri, silahkan buat surat laporan dari DPP SUMSEL LIDIKKDIMSUS RI, ditembuskan yth Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kejagung RI, terang Rodhi kepada wartawan policewatch.news minggu (10/7/2022)

Lebih lanjut Rodhi Irfanto,SH kasus ini sempat terhenti dilaporkan di Polda Sumsel, masih ada yang lebih tinggi akan kita laporkan ke Bareskrim Mabes Polri " pungkasnya (Tim policewatch.news)

Komentar Anda

Berita Terkini