Kampung Tangkal COVID-19 Kelurahan Ngulak Wakili Muba Di Tingkat Provinsi.




Muba-POLICEWATCH NEWS- Kampung Tangkal Covid-19  Kelurahan Ngulak binaan Unit Binmas Polsek Sanga Desa wakili Polres Muba dalam lomba Kampung Tangkal Covid-19 yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Proses penilaian lomba tersebut sendiri dilakukan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, MM yang diwakili oleh Kasubdit Babhinkamtibmas AKBP Munaspin, SE MH pada hari Senin (18/1/2021).

Dalam kunjungan nya ke Kelurahan Ngulak Kasubdit Babhinkamtibmas Polda Sumsel langsung mengunjungi beberapa lokasi di Kelurahan yang menjadi objek penilaian perlombaan Kampung Tangkal Covid-19 diantaranya yaitu, Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Taman Toga, serta Lahan Persawahan Rangkawe yang memiliki luas sekitar 41 hektare.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH SiK yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Marzuki, SSos, Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata, SH didampingi Kanit Binmas Bripka Tulus Ade Setia, Camat  Sanga Desa Hendrik, SH MSi, serta Lurah Kelurahan Ngulak Zulham, SIP.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, MM yang diwakili oleh Kasubdit Babhinkamtibmas AKBP Munaspin, SE MH mengatakan bahwa melalui program Kampung Tangkal Covid-19 ini Kepolisian Republik Indonesia ingin menciptakan kemandirian masyarakat khususnya dari segi pangan di tengah wabah Covid-19.

"Beberapa program yang sudah berjalan diantara yakni pelatihan kepada para Bhabinkamtibmas mengenai materi pangan, dan hasil pelatihan tersebut kita tekankan agar harus disampaikan kepada masyarakat. Selanjutnya kita juga membantu pelaksanaan siswa belajar daring dengan menyediakan internet gratis melalui para Bhabinkamtibmas, sudah dua bulan ini para Bhabin kita isi kuota internet untuk membantu siswa belajar," katanya.

Sementara itu Camat Sanga Desa Hendrik, SH MSi berharap apa yang telah dilakukan di Kelurahan Ngulak bisa di contoh dan dilaksanakan juga oleh Desa dan Kelurahan khususnya di wilayah Kecamatan Sanga Desa.

"Harapan saya ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh desa serta kelurahan lain. Selanjutnya, kita semua berharap dengan adanya Kampung Tangkal Covid-19 ini bisa membantu menekan angka penyebaran virus Corona di wilayah Kecamatan Sanga Desa," tutupnya

Ditempat yang sama Kapolsek Sanga Desa IPTU Yohan Wiranata, SH mengaku senang atas terpilihnya Kampung Tangkal Covid-19 Kelurahan Ngulak sebagai wakil Polres Muba pada perlombaan di tingkat Polda.

"Dari yang kita lihat, di Kelurahan Ngulak ini apa yang menjadi point penilaian program Kampung Tangkal Covid-19  seperti 1 Desa 1 Posko, Ketahanan Pangan, Bantuan Sosial, Kemandirian Sosial, serta Lestari Hutanku itu benar-benar dilaksanakan. Mudah-mudahan harapan kita Kampung Tangkal Covid-19 Kelurahan Ngulak bisa mendapatkan peringkat terbaik dalam penilaian ini," ungkapnya.(Wahyudi)


Polres Muba Gelar Tes Urin Mendadak Kepada Personil.



Muba-POLICEWATCH NEWS- Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik  Kapolres Musi Banyuasin, Pagi tadi Pimpin Langsung pemeriksaan urine secara Acak dan mendadak kepada Personil Polres Muba, Senin, 18-01-21.

Hal ini dilakukan guna mengetahui ada tidaknya anggota yang menggunakan narkoba, manakala ada personil anggota Polres Muba yang terbukti menyalahgunakan narkoba akan dikenakan sanksi  secara tegas.

Upaya pemeriksaan Air kencing (urine) dilakukan secara mendadak, ini dilakukan setelah selepas apel pagi. Sehingga tidak ada kesempatan bagi anggota untuk menghindar, tes urine sendiri dilakukan Oleh Sie Propam bersama Tim medis Dokkes Polres Muba.

"Habis apel pagi kita langsung lakukan  tes urine secara acak, saya langsung mengawasi bersama Propam kita" Kata Erlin Tangjaya.

Sebanyak sepuluh personil dari berbagai Fungsi yang dilakuan tes urine.

"Alhamdulillah, semua nya negatif, dan ini menunjukan personil kita tidak menggunakan" Katanya lagi.

Tes urine ini bertujuan untuk mengetahui terhadap kemungkinan  anggota ada atau tidaknya yang menyalahgunakan natkoba, termaksud Aparat Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Polres Muba.

Pelaksanaan tes urine secara mendadak dan acak dilakukan di Aula Mapolres. (Wahyudi/hmsPolres).


Sempat Mangkir Gubernur Bengkulu Dan Bupati Kaur Penuhi Panggilan Penyidik KPK


JAKARTA | POLICEWATCH.NEWS - Akhirnya. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Bupati Kaur Gusril Pausi memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi [ KPK] pada senin [18/1/2021] ia dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kasus ini menjerat eks Menteri KPP  Edhy Prabowo.

"Sudah [hadir untuk pemeriksaan]," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan Senin [18/1/2021].

Penyidik diduga tengah menelusuri proses perizinan usaha tambak di Kabupaten Kaur, Provunsi Bengkulu.

Dalam kasus  perkara ini, Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK]  menetapkan 7 tersangka. Selain Edhy Prabowo, ada Staf Khusus Kementerian KP Andreau dan Safri, pengurus PT ACK Siswadi dan Amril Mukminin, serta staf istri menteri Ainul Faqih. Kemudian Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito.

KPK menduga Edhy Prabowo melalui staf khususnya mengarahkan para calon eksportir untuk menggunakan PT Aero Citra Kargo [ACK]  bila ingin melakukan ekspor. Salah satu adalah perusahaan yang dipimpin Suharjito.

PT ACK adalah perusahaan forwarder jasa kargo yang memegang monopoli ekspor benur. ACK diduga perusahaan nominee atau pinjam nama Edhy Prabowo dan pengusaha Yudhi Surya Atmaja.

Edhy diduga menerima uang sekitar Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dollar AS melalui ACK. Uang tersebut sebagian dibelanjakan untuk membeli barang-barang mewah saat Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi melakukan perjalanas dinas ke luar negeri beserta rombongan Kementerian Kelautan dan Perikanan.[bambang.md]

live Mayor TNI (P) Saleh Terkait Berita : Mendapat Surat Panggilan Polisi, Kepala Desa Anccam Warganya

DIDUGA LETUSAN SENJATA API WARNAI PENYERGAPAN BATU SINABAR BAHAN BAKU MERKURI DI PELABUHAN NAMLEA

 


BURU, policewatch.news,- Heboh terjadi letusan senjata api di Pelabuha Kelas ll Namlea, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Diduga letusan berawal dari kejadian penyergapan pembawa Batu Sinabar (bahan baku Merkuri/Hg) yang diduga dibekingi oknum Anggota, Kamis, (14/01/2021).

Informasi yang berhasil di himpun www.policewatch.new dari berbagai sumber sekitar Pukul: 13.00 WIT masuk mobil Toyota Avansa Putih Nomor Polisi belum diketahui yang dikendarai Oknum Anggota (AT) yang memasuki pelabuha dan sandar didekat tangga naik KM. Doro Londa dan sementara dipantau Anggota Reskrim Polres Pulau Buru karena di curigai akan menaikan Batu Sinabar dan Merkuri (Hg).

Salah satu Anggota Reskrim hendak mendekati mobil yang dikemudikan oknum anggota AT berpangkat AIPDA, namun mobil menghindar lari keluar dari pelabuhan. Setibanya disekitar penampungan Kontainer terdengar lima (5) kali letusan yang diduga bunyi senjata api laras pendek milik oknum Anggota  (AT) yang berada di dalam mobil Toyota Avansa putih. Selain bunyi letusan senjata api Oknum Anggot tersebut juga berteriak " Saya Perwira Polisi", sambil melaju mobil Toyota Avansa Putih yang dikendarainya keluar meninggalkan Pelabuhan Kelas ll Namlea.

Pada kejadian penyergapan Batu Sinabar (bahan baku Merkuri) yang diwarnai letusan yang diduga senjata api laras pendek milik Oknum Anggota, Masyarakat yang ada disekitar pelabuhan dan Penumpang KM. Dorolonda tampak kaget, dan cemas, serta bertanya-tanya sebenarnya ada kejadian apa sampai ada bunyi letusa senjata api.

Selain kejadian tersebut diperoleh informasi jika telah diamankan dua orang pembawa batu sinabar dan merkuri T (33 Tahun) dan USD (27 Tahun) dengan barang bawaan Koper berwarna orange, dua (2) buah tas ransel, serta dua (2) buah plastik besar berisi Batu Sinabar. 

Sampai berita ini di publikasikan belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi yang disampaikan pihak Otoritas Pelabuhan Namlea dan Polres Pulau Buru terkait kejadian tersebut. Humas Polres Pulau Buru yang di Konfirmasi Via pesan Whatsapp pada Minggu, (17/01) belum memberi jawaban,  begitu pula Kapolres Pulau Buru yang di hubungi via pesan Whatsapp pribadi, Senin, (18/01) belum merespon konfirmasi Media, terlihat pesan telah terkirim.


Reporter: AP

Kapolsek Dan Camat Cikarang Selatan Giat Operasi Yustisi Dalam Rangka Penegakan Protokol Kesehatan.




BEKASI. POLICEWATCH. NEWS,- Polsek dan camat cikarang selatan giat operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin kesehatan covid 19, Giat operasi yustisi dilaksanakan dijalan raya cikarang cibarusah didepan gerbang kawasan hyundai/didepan pasar Sentral cikarang selatan. Senin 18 Januari 2020

Giat operasi yustisi ini dimulai dari jam 9:00 pagi sampai jam 10:00,  banyak pengendara motor dan mobil yang tidak memakai masker dan diberikan sanksi  teguran, pembinaan berupa Push up, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Garuda Pancasila, dan menghapal butir butir Pancasila, ujar DRS.AGUS DAHLAN.MM  Camat cikarang selatan saat diwawancarai media policewatch,

DRS.AGUS DAHLAN.MM camat cikarang selatan mengatakan bahwa Giat operasi yustisi ini melibatkan berbagai instansi, TNI, kepolisian, satpol PP, muspida dan bumdes sukaresmi,giat operasi ini kan terus dilakukan agar masyarakat benar benar memahami betap pentingnya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak agar terhindar dari penyebaran covid 19, pungkasnya kepada media policewatch. 


Dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19 dan kita juga ikut aturan pemerintah dalam rangka PPKM pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat, tentunya kami dari polsek cikarang selatan menghimbau kepada warga masyarakat yang berada diwilayah hukum polsek cikarang Selatan untuk mendukung  kelancaran terlaksananya PPKM ini dengan mengikuti protokol kesehatan, memakai masker mencuci tangan, menjaga jarak, ditambah tidak berkerumun atau membuat kerumunan, jadi mudah mudahan dengan peran serta masyarakat dapat mengurangi atau memutus mata rantai covid 19 di wilayah cikarang selatan, ujar KOMPOL SUTRISNO Kapolsek Cikarang Selatan kepada media policewatch. 

KOMPOL SUTRISNO Kapolsek Cikarang Selatan juga mengatakan, Operasi yustisi ini kita kedepankan dalam masa PPKM sehingga dari tanggal 11Januari kemarin kita sudah di mulai sampai tanggal 25 Januari, bilamana nanti perkembangannya covid sudah menurun tentunya pemerintah daerah akan menurunkan status, mudah mudahan lebih Landai lagi, kalaupun ada operasi yustisi tapi sipatnya kita tetap tegas namun humanis,dengan mengedepankan Preventif dan edukatif kepada masyarakat, Mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes guna mencegah penyebaran covid 19, saya tekankan kembali peran serta masyarakat untuk ikuti protokol kesehatan, ungkapnya. 


Saat ini pelanggaran ada beberapa pengendara motor dan mobil yang tidak memakai masker/yang melanggar prokes, sementara operasi yustisi ini masih berlangsung, masalah penggunaan masker, disini kita sipatnya membina jadi edukatif supaya Masyarakat itu lebih belajar lebih tertib lagi tuk memakai masker, kita tidak memberikan sanksi pidana ataupun sanksi yg lain tapi pembinaan edukatif dan reprentip mencegah dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tuk terus tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari, demikian KOMPOL SUTRISNO kapolsek cikarang selatan mengatakan kepada media policewatch, 


Pewarta: Amun/Jefry Gobang

Bupati Muba Dodi Reza Latih ASN Hingga Camat ke Pusdiklat BAIS.

 



Muba-POLICEWATCH NEWS-Zero konflik yang terus terjaga di Kabupaten Musi Banyuasin sejak tiga tahun belakangan tidak terlepas dari komitmen Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang selalu melakukan deteksi dini dan meminimalisir potensi konflik.

Guna menjaga hal tersebut, sejak tahun 2020 lalu Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sudah menjajaki komunikasi dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) untuk lebih mengoptimalkan Deteksi Dini dan Cegah Dini (Deni Ceni) serta mengamankan objek vital di Bumi Serasan Sekate.

"Hari ini secara resmi Pemkab Muba bersama BAIS melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS), dan rencananya Februari nanti ASN hingga Camat di Muba akan dilatih langsung pada Pusdiklat Satinduk BAIS TNI di Cilendek Bogor," ungkap Bupati Muba Dodi Reza di sela Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan BAIS dalam rangka Pengusatan Optimasi Sumber Daya Pemkab Muba di Kantor BAIS TNI Kalibata Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021).

Dikatakan, pelatihan tersebut dengan harapan dimana semua aparatur Pemkab Muba wajib sifatnya mengetahui lebih cepat dan mencegah lebih cepat juga jika terjadi kondisi yang bakal terjadi konflik di masyarakat.


"Sehingga penanganan permasalahan yang akan terjadi baik itu bencana alam maupun non alam lebih cepat ditanggapi atau diminimalisir," ujar Kepala Daerah Inovatif 2020 itu.

Lanjutnya, kerjasama tersebut dilakukan secara menyeluruh dan menyesuaikan kebutuhan Pemkab Muba. "Kerjasama nantinya juga bisa di implementasikan untuk kebutuhan screening calon Kades, dimana kita bisa minta bantuan BAIS atau kita butuh memberikan Diklat Dasar tentang intelijen," tuturnya.

Dodi merinci, direncanakan untuk tahun 2021 ini akan ada 2 angkatan pelatihan dan tiap angkatan sebanyak 40 peserta terpilih, untuk unsur pesertanya terdiri dari Camat, Kasi Trantib, Lurah, dan utusan dari beberapa OPD. "Insya Allah pertengahan Februari 2021 kegiatan pelatihan sudah dapat kita laksanakan sepanjang kondisi pandemi COVID-19 sudah stabil," bebernya.

Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel ini menambahkan, peserta nantinya yang sudah mendapatkan pelatihan dari BAIS tersebut akan turut andil juga mengamankan objek vital yang ada di Muba. "Kerjasama dengan BAIS ini dapat lebih memaksimalkan upaya menjaga zero konflik di Muba dan menjaga keamanan masyarakat," sebutnya.

Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Letnan Jenderal TNI, Joni Supriyanto mengapresiasi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam upaya menjaga keamanan dan ketentraman wilayah di Muba.

"Melalui PKS ini keamanan objek vital serta Deni Ceni di Muba akan lebih maksimal lagi karena sumber daya di Muba akan dibekali kemampuan yang baik dan benar dalam mencegah dan menangani konflik," ungkap dia.

Joni berkeyakinan, Indonesia akan semakin kondusif dengan adanya komitmen yang kuat dari Kepala Daerah seperti Bupati Muba Dodi Reza untuk menjaga ketentraman dan keamanan wilayah. "Semoga Indonesia semakin kondusif, dan daerah lainnya di Indonesia punya komitmen tinggi seperti Muba untuk menjaga keamanan daerah," tandasnya.

Dalam kesempatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan BAIS dalam rangka Pengusatan Optimasi Sumber Daya Pemkab Muba tersebut, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA turut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Yudi Herzandi SH MH, Kepala Badan Kesbangpol H Soleh Naim, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Kabag Kerjasama Muba Dicky Meiriando SSTP MH, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Muba Rangga Perdana Putra SSTP.(Wahyudi/ril)

ARANG LIMBAH DI SUNGAI TEBU SEMAKIN PEKAT, DI DUGA PT SERVO LINTAS RAYA TIDAK PEDULI KAN DAMPAK LINGKUNGAN DAN WARGA YANG TERCEMAR LIMBAH.


Muara Enim Police Watch News-  Terkait laporan warga pada beberapa hari yang lalu  Rabu, 06 januari 2021 melaporkan perihal adanya limbah arang yang mengalir di sungai tebu, 
Dan dalam kurun waktu 1 minggu  pada tanggal 12 januari 2021 pihak dari perusahan   pt Servo lintas raya, DLH, (Dinas lingkungan Hidup)  serta pemdes muara lawai, turut hadir BPD muara lawai, mengadakan musyawarah menyikapi permasalahan limbah arang batu bara yang mengalir ke sungai tebu, dan bermuara ke lematang kabupaten muara enim.

Isi dari pada pertemuan itu, pihak DLH menerima pengaduan masyarakat muara lawai dusun 4 rt 3 yang terdampak limbah, dan telah membuat kesepakatan kesepakatan yang tercantum  di berita acara VIRIFIKASI LAPANGAN PENGADUAN TERHADAP PT SERVO LINTAS RAYA. masing masing telah mendadatangan perjanjian tersebut

Pada hari senin tanggal 18 januari 2021 air sungai tebu kembali hitam dan berminyak di duga perusahaan pt servo  di duga ingkar dengan kesepakatan,  padahal tuntutan warga untuk membuat sumur bor belum terpenuhi, apa lagi soal dana kompensasi, sampai saat ini belum ada  tanggapan yang jelas oleh pihak perusahaan,  walau pun permasalahan limbah ini sudah di lapor kan ke pihak DLH, serta di ketahui  polres Muara Enim,oleh pemdes muara lawai, kecamatan muara Enim, kabupaten Muara Enim, sumatera Selatan.Senin. 18 /01-2021


Salah seorang warga pak selamat (70) mengatakan, "  kalau sungai ini dulunya bersih dan jernih, bisa buat mandi dan mencuci bahkan untuk di kusumsi, tapi sekarang sudah kayak gini, jangan kan air sungai, sumur pun sudah tidak layak lagi untuk kami pakai mandi, di karnakan sudah bau, hitam, dan berminyak, 
     Pak selamat berserta istrinya sangat mengharap kan kepada perusahaan, pt servo lintas raya, kepada pihak DLH, Pemdes,  untuk menindak lanjuti permasalahan limbah arang batu bara, dan sumur mereka yang terkena dampak tersebut.

Melalui, telpon, , kepala Dinas Lingkungan Hidup pak Kurmin,  Mengatakan " pihak nya akan memanggil pihak perusahaan yang terkait, Dan tidak bisa memutus kan sepihak di ahirinya," Dem Itu Bae," (ucap kepala Dinas lingkungan Hidup muara Enim)

Menanggapi telepon  kepala DLH Muara Enim padahal tanggal 12/ 01- 2021  staf DLH, pak samseh SH, Sebagai kasi pengaduan, dan penyelesayan sengketa, LH. Telah Melaksanakan musyawarah virifikasi dan temuan fakta-fakta di lapangan,  dan di benar kan oleh pihak perusahaan dan di saksikan oleh DLH, Serta warga, Babinsa pemdes muara lawai. 
Tapi sampai saat ini, kesepakatan yang sudah di sepakati oleh kedua belah pihak, seakan tidak di hiraukan oleh pt servo lintas raya, 
          
Dalam permasalahan limbah ini, Edi Wansri, sebagai kades  muara lawai,  mengatakan ," kami baru saja di panggil oleh pak camat, Aserli,  untuk menyikapi, hasil pertemuan minggu yang lalu, dengan pt servo lintas raya, serta DLH. dari keterangan pak camat, kalau pihak DLH belum memberi tahu ke pihak kecamatan, persoalan limbah ini, 
Kades pun berharap kepada warga untuk bersabar, dan mengadakan musyawarah baru sesama warga yang terkena dampak limbah, khususnya rt,4  dusun 3, dan kami berharap kepada anggota DPRD, Muara Enim, BUPATI, untuk Menindak lanjuti permasalah limbah yang Berada di desa muara lawai , kecamatan muara Enim, kabupaten muara Enim,* kata kades.
 
Waktu di mintai komfirmasi oleh media ini , pak camat Kecamatan muara Enim, lewat via telephon, ke no 08127302xxxx, mengatakan, " pihaknya belum mendapat keterangan dari pihak DLH, atau pun pt: / servo titan grup lintas raya, dan juga sudah menyampaikan kepada kades muara lawai, pihak kecamatan akan memanggil pihak perusahaan, yang terkait serta warga yang terdampak limbah, ke kantor kades,*  ucap camat.

Pewarta, IRIN,/ mpw M.E

Pademi Covid 19, Kafe Djaja Bagi-bagi Nasi Bungkus Gratis dan Sudah Berjalan Dua Minggu Ini



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Banyak cara untuk berkontribusi di tengah pandemi Virus Corona (COVID-19) yang melanda Indonesia. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Cafe Djaja milik mantan Kades Kedungringin Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan ini.

Setiap hari jam 11.00 Cafe Djaja Pimpinan Viki Alianto yang juga mantan Kades ini membagikan ratusan paket nasi bungkus secara gratis kepada pengguna jalan. Kegiatan bagi-bagi nasi bungkus gratis itu dilakukan di depan Pabrik pengelolahan kayu Piravid atau tepatnya di Jalan Gunung Gangsir- Gempol.

Adi ketua pelaksana pembagian nasi bungkus gratis menuturkan, kegiatan ini terlaksana sebagai bentuk rasa prihatin berlarut-larutnya masa pademi-19 di tanah air kita khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan, “Kegiatan ini dikomandani oleh mantan Kedes Kedungringin yang juga pemilik Cafe Djaja yang berlokasi di bundaran Gempol arah menuju Porong, Viki Alianto . Hari ini kegiatan sudah berjalan Dua Minggu, kami membagikan 200 paket nasi bungkus kepada pengguna jalan tiap harinya,” ujar Viki, Senin (18/01/2021).

“Sasaran kegiatan ini adalah pekerja jalanan baik tukang becak maupun pemulung. Untuk sumber dananya dari kantong pribadi saya sendiri dan untuk siapa pun juga boleh menyumbang atau naruh nasi bungkus nanti kita yang bagikan.” paparnya.


Meski membagikan makanan gratis kepada warga yang melintas, Viki memastikan jika kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 sebagaiman ditetapkan pemerintah.

“Sedapat mungkin kami hindari kerumunan. Petugas yang membagikan paket makan siang pun diatur betul jaraknya dan kami bekali dengan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker, hand sanitizer dan sarung tangan,” katanya.

Menurut Viki, selain memiliki nilai amal yang besar, berbagi di tengah situasi bencana merupakan spririt yang mendasari pergerakan Kami.

“Di saat pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, warga mematuhinya dengan tetap tinggal di rumah. Warung-warung dan pertokoan pun ikut tutup. Sementara mereka yang tetap bekerja di jalan kesulitan mencari warung makan. Kami hadir mengisi celah kosong tersebut,” katanya. (dor)

Kapolda Sumsel Sampaikan Hasil Uji Lab Spesimen Covid 19 Dengan Biorad CFX96 Real-Time System

 POLICEWATCH, Sumsel,- Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM menyampaikan laporan hasil uji konfirmasi laboratorium pada pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan Biorad CFX96 Real-Time System, Senin (18/01) terhadap RS Bhayangkara Palembang

Kapolda mengatakan bahwa menindaklanjuti surat dari RS Bhayangkara Palembang perihal uji konfirmasi laboratorium pemeriksaan spesimen Covid-19 berdasarkan hasil uji konfirmasi Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan maka didapatkan hasil uji konfirmasi spesimen positif 100% (20/20) dan spesimen negatif 100% (10/10).

Hasil ini didapat langsung dari Manajer Teknis Laboratorium Virologi, Bapak Subangkit, M. Biomed yang dipertegas oleh keterangan dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Dr. dr. Vivi Setiawaty, M. Biomed.

Istilah baru “terkait pemeriksaan spesimen” ini, baru muncul beberpa waktu belakangan untuk memastikan diagnosis Corona (Covid-19) yang sebelumnya ada beberapa jenis pemeriksaan yang bisa dilakukan yaitu tes cepat (rapid test) dan tes usap atau metode reaksi rantai polimerase (PCR), imbuhnya.

Kapolda menginformasikan bahwa RS Bhayangkara palembang dapat melakukan pemeriksaan spesimen pada suatu bagian dari keseluruhan (sampel), yang diambil dengan metode tertentu, jika dikerucutkan pada prosedur diagnosis corona saat ini, pemeriksaan spesimen mengacu pada tes usap atau PCR dalam pengambilan sampel atau spesimennya dikarenakan PCR adalah satu-satunya metode efektif untuk mendiagnosis Covid-19 yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini, tandasnya.(Herman/Bamb)