Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Ketua DPW LSM LIRA NTB Zaenudin Dukung Penuh Pilkades di Lombok Tengah, Kompetisi Semakin Memanas



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH 

05/09/2026. Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Lombok Tengah memasuki tahap yang semakin menarik perhatian masyarakat. Suasana persaingan semakin hangat seiring dengan dukungan resmi yang disampaikan oleh pimpinan organisasi kemasyarakatan setempat.

 

Dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Lombok Tengah secara tegas disampaikan oleh Ketua DPW LSM LIRA NTB, Zaenudin. Dalam kesempatan tersebut, Zaenudin menyampaikan pernyataan resmi sekaligus pesan penting kepada seluruh masyarakat, panitia penyelenggara, maupun para bakal calon yang berkompetisi:

 

"Saya selaku Ketua DPW LSM LIRA NTB menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Lombok Tengah. Kami mengapresiasi semangat warga yang berani maju dan bersedia mengabdi untuk memajukan desa masing-masing. Siapapun yang terpilih nanti, haruslah menjadi pemimpin yang takut akan Allah, takut akan rakyat, dan berani jujur dalam setiap kebijakannya. Jangan pernah melupakan bahwa jabatan itu adalah amanah, bukan kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri. LIRA mendukung setiap proses yang berjalan jujur, transparan, dan berpihak sepenuhnya kepada rakyat."

 

Pernyataan tegas Ketua DPW LSM LIRA NTB Zaenudin ini disambut antusiasme warga. Dukungan tersebut bukan sekadar pernyataan organisasi, melainkan bentuk pengawasan dan komitmen agar proses demokrasi di tingkat desa berjalan bersih, adil, dan melahirkan pemimpin yang benar-benar dipercaya masyarakat.

 

Zaenudin juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau jalannya proses Pilkades di beberapa desa di Lombok Tengah, termasuk di Desa Bunut Baok dan Desa Marong, agar tetap berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

"Kami berharap seluruh peserta kompetisi berjuang dengan gagasan dan program terbaik, bukan dengan cara-cara yang merugikan. Persaingan yang sehat akan melahirkan pemimpin yang kuat dan diterima oleh seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

 

Masyarakat menyambut baik pernyataan tersebut. Kehadiran LSM LIRA dalam mengawal proses demokrasi desa dinilai menjadi jaminan tambahan agar Pilkades kali ini berjalan bersih dari praktik uang suap, serta melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh warga.

 

Dengan adanya dukungan dan pengawasan dari organisasi kemasyarakatan seperti LSM LIRA NTB, warga optimis Pilkades 2026 di Lombok Tengah akan menjadi ajang kompetisi gagasan dan program terbaik, bukan sekadar popularitas.

 Jurnalis 

Mamen

Pilkades Memanas! Lalu Darmawanto & Muhamad Rujhanu, S.H. Bersiap Bertarung, Perwakilan LSM LIRA Ikut Kompetisi — Gubernur LIRA Zaenudin Sampaikan Dukungan



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH 

05/09/2026.Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Lombok Tengah semakin memanas. Dua bakal calon kepala desa resmi tampil ke publik dan siap berkompetisi memimpin wilayah masing-masing. Mereka adalah Lalu Darmayanto yang maju untuk Desa Marong, serta Muhamad Rujhanu, S.H. yang mencalonkan diri untuk Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya.

 

Kehadiran Muhamad Rujhanu, S.H. menyita perhatian masyarakat luas. Pasalnya, ia dikenal sebagai salah satu anggota aktif LSM LIRA yang selama ini banyak bergerak di bidang pengawasan sosial, pendampingan hukum, dan pembelaan masyarakat. Latar belakangnya yang berprofesi sebagai sarjana hukum serta pengalaman di dunia advokasi dinilai menjadi modal kuat untuk membawa perubahan besar bagi Desa Bunut Baok.

 

Tak hanya itu, kehadiran dan dukungan langsung dari Gubernur LIRA, Zaenudin turut menambah semangat dan kepercayaan masyarakat terhadap sosok Rujhanu. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur LIRA Zaenudin menyampaikan pesan penting kepada warga maupun kepada bakal calon yang diusungnya:

 

"Kami dari LIRA melihat potensi dan ketulusan di diri Muhamad Rujhanu, S.H. Selama ini ia telah berjuang mendampingi masyarakat, memperjuangkan keadilan, dan menjaga transparansi. Jika nanti dipercaya memimpin Desa Bunut Baok, kami berharap semangat pengabdian itu tidak berubah. Jadilah pemimpin yang takut akan Allah, takut akan rakyat, dan berani jujur. Jangan pernah melupakan bahwa jabatan itu amanah, bukan kekuasaan untuk diri sendiri. LIRA mendukung setiap langkah yang berpihak pada rakyat."

 

Pernyataan tegas Gubernur LIRA Zaenudin ini disambut antusiasme warga. Dukungan tersebut bukan sekadar dukungan organisasi, melainkan bentuk pengakuan atas rekam jejak Rujhanu selama ini dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

 

"Dalam menjalankan roda pemerintahan desa, hukum harus menjadi fondasi utama. Selama saya berjuang di LSM LIRA, saya belajar bahwa kekuasaan itu milik rakyat, dan pemimpin hanyalah pelayan masyarakat," ujar Rujhanu di hadapan warga yang hadir. Ia menegaskan, jika terpilih nanti, akan mengedepankan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, bebas dari korupsi, serta mengutamakan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Rujhanu juga berjanji akan membuka ruang selebar-lebarnya bagi partisipasi warga dalam setiap pengambilan keputusan desa. "Tidak boleh ada kebijakan yang diambil sepihak. Setiap warga berhak tahu, berhak menyampaikan aspirasi, dan berhak mendapat pelayanan yang sama tanpa diskriminasi," tegasnya.

 

Di tempat lain, semangat perubahan juga ditunjukkan oleh Lalu Darmawanto selaku Sekwil LIRA NTB, sekaligus bakal calon Kepala Desa Marong. Sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menyampaikan tekadnya untuk membangun Desa Marong bersama seluruh elemen masyarakat, tanpa membedakan latar belakang.

 

"Kemajuan Desa Marong tidak bisa dibangun sendirian. Saya butuh dukungan Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian. Saya siap turun ke lapangan, mendengar keluhan warga, dan bekerja keras membangun infrastruktur, meningkatkan ekonomi warga, serta memperhatikan pendidikan dan kesejahteraan sosial," ujar Darmayanto dengan penuh semangat.

 

Darmawanto juga menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong sebagai kunci kemajuan desa. "Jangan biarkan perbedaan memecah kita. Mari kita bersatu, karena Desa Marong ini milik kita semua. Pemimpin yang baik adalah yang mampu menyatukan, bukan yang memecah belah," tambahnya. sabtu 05/09/2026 dikediamannya.

 

Kedua bakal calon ini kini mulai menyusun visi dan misi yang lebih mendalam, serta mulai berkeliling menemui warga untuk menyerap aspirasi menjelang hari pemilihan yang akan datang. Masyarakat menyambut baik persaingan yang sehat ini, berharap Pilkades kali ini melahirkan pemimpin yang benar-benar amanah, jujur, dan mampu membawa kesejahteraan nyata bagi Desa Marong maupun Desa Bunut Baok.

 

Dengan adanya calon berlatar belakang advokasi dan LSM seperti Muhamad Rujhanu, S.H. yang juga mendapat dukungan langsung dari Gubernur LIRA Zaenudin, serta sosok yang dekat dengan rakyat seperti Lalu Darmawanto, warga optimis Pilkades 2026 ini akan menjadi ajang kompetisi gagasan dan program terbaik, bukan sekadar popularitas.

Jurnalis 

Mamen

Ratusan Massa Iringi H. Serimin Daftar Calon Kades Barabali, Tokoh Lintas Dusun hingga Mamiq Dar dari Lobar Datang Khusus Memberi Semangat!



 

POLICEWATCH-BARABALI 

Suasana pendaftaran bakal calon Kepala Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, berubah menjadi momen yang luar biasa penuh semangat dan harapan pada Rabu, 2 September 2026. Ratusan warga dari berbagai penjuru dusun berbondong-bondong mengiringi langkah H. Serimin, S.Pd. mendaftarkan diri sebagai calon pemimpin desa tercinta ini.

 

Kedatangan beliau disambut antusiasme tinggi dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan yang datang dari berbagai dusun di Desa Barabali. Kehadiran para tokoh lintas elemen ini menjadi bukti dukungan luas yang telah tumbuh di tengah masyarakat, dengan satu tujuan yang sama: membawa kemenangan dan kemajuan bagi Desa Barabali.

 

Kehadiran yang paling istimewa dan menjadi sorotan utama adalah kedatangan Mamiq Dar, tokoh masyarakat yang sangat dihormati dari Kabupaten Lombok Barat, yang berasal dari Sekotong Lobar. Beliau rela menempuh perjalanan jauh dari Lombok Barat hingga ke Lombok Tengah, khusus untuk mendampingi dan memberikan semangat kepada H. Serimin, S.Pd. yang mendaftar sebagai calon terakhir pada hari ini.

 

"Saya datang dari jauh bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan karena saya melihat niat tulus dan ketulusan hati Bapak H. Serimin untuk mengabdi kepada masyarakat. Saya datang untuk memberikan nasihat, wejangan, dan semangat — agar jika terpilih nanti, beliau memimpin dengan hati yang bersih, jujur, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya," ujar Mamiq Dar di hadapan ratusan warga yang hadir.

 

Kehadiran Mamiq Dar dinilai warga sebagai bentuk dukungan yang tidak biasa. Sosok yang dihormati dari daerah lain hadir bukan untuk campuri urusan lokal, melainkan untuk memberikan wejangan dan mengingatkan bahwa memimpin desa adalah amanah yang sangat besar.

 

Sementara itu, di hadapan ratusan pendukung yang mengiringi langkahnya, H. Serimin, S.Pd. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

 

"Terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh warga dari berbagai dusun yang telah hadir dan mendampingi saya hari ini. Terima kasih juga kepada Mamiq Dar yang rela datang jauh dari Lombok Barat untuk memberikan wejangan dan semangat. Dukungan ini bukan milik saya pribadi, melainkan milik seluruh masyarakat Barabali. Ini tanda bahwa kita semua menginginkan perubahan yang lebih baik untuk desa kita," ungkap H. Serimin, S.Pd. disambut tepuk tangan meriah.

 


Beliau juga menegaskan bahwa kemenangan yang diharapkan bukan kemenangan untuk satu orang, melainkan kemenangan untuk seluruh masyarakat Barabali.

 

"Jika nanti saya dipercaya memimpin, saya tidak akan memimpin untuk kelompok tertentu, tidak untuk keluarga tertentu, apalagi untuk kepentingan pribadi. Saya akan memimpin untuk seluruh warga Barabali — tanpa membeda-bedakan. Bersama-sama kita bangun desa ini menjadi lebih maju, adil, dan sejahtera," tegasnya.rabu 02/09/2026 di ruang Kopdes Barabali

 

Dengan didaftarkannya H. Serimin, S.Pd. sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Barabali, persaingan Pilkades Barabali semakin memanas dan penuh semangat. Masyarakat berharap seluruh proses berjalan damai, bersih, dan demokratis, sehingga lahir pemimpin yang benar-benar diamanahkan oleh rakyat untuk membawa Desa Barabali menuju masa depan yang lebih cerah.

 Jurnalis 

Mamen

Perjuangan, Suhardi, S.Pd. Bawa Visi BERKAH untuk Mewujudkan Aik Dareq yang Sejahtera dan Berkelanjutan

 


 

POLICEWATCH-BATUKLIANG 

02/09/2026.Semangat pengabdian dan tekad untuk membawa perubahan nyata kembali ditunjukkan oleh Suhardi, S.Pd., yang secara resmi mencalonkan diri kembali sebagai Kepala Desa Aik Dareq untuk periode 2026–2034. Dengan membawa visi besar bernama "BERKAH", beliau berkomitmen mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.

 

Dalam penyampaiannya, Suhardi, S.Pd. menegaskan bahwa tujuan beliau kembali maju bukan lain adalah untuk mewujudkan visi melalui aksi nyata dan inovasi pembangunan, menuju masyarakat Desa Aik Dareq yang berkah dan sejahtera.

 

"Kembalinya saya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Aik Dareq adalah wujud cinta kasih dan pengabdian saya kepada tanah kelahiran. Saya ingin mewujudkan visi BERKAH melalui kerja nyata, bukan sekadar janji-janji, demi kemajuan dan kesejahteraan kita bersama," ujar Suhardi, S.Pd. di hadapan warga yang hadir.

 

Visi BERKAH yang diusungnya memiliki makna mendalam dan enam pilar utama pembangunan Desa Aik Dareq:

 

Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme. Setiap anggaran dan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

 

Mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan UMKM, Badan Usaha Milik Desa (BumDes), sektor perikanan, dan pertanian, serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal yang inovatif agar masyarakat semakin mandiri secara ekonomi.


Membangun pelayanan publik yang ramah, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan tanpa diskriminasi.

 

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pemanfaatan teknologi agar masyarakat Desa Aik Dareq mampu bersaing di era modern dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

 


Menciptakan lingkungan desa yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga dengan memperkuat peran keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas, serta semangat gotong royong dalam menjaga ketertiban desa.

 

Mewujudkan pembangunan desa yang berwawasan lingkungan, ramah alam, dan berkelanjutan. Menjaga kelestarian alam demi kesejahteraan generasi mendatang.

 

Suhardi, S.Pd. menambahkan, enam pilar visi BERKAH ini saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri. Kesuksesan pembangunan desa membutuhkan kerja sama, gotong royong, dan partisipasi aktif seluruh warga Aik Dareq.

 

"Visi BERKAH ini bukan milik saya seorang, melainkan visi kita semua. Bersama-sama kita wujudkan Desa Aik Dareq yang Bersih, Ekonomis, Ramah, Kompetitif, Aman, dan Hijau. Mari kita bangun desa ini dengan tangan kita sendiri, demi masa depan yang lebih BERKAH," ajak beliau.

 

Masyarakat Desa Aik Dareq menyambut baik langkah Suhardi, S.Pd. yang dinilai memiliki pengalaman, integritas, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan desa. Masyarakat berharap Pilkades Desa Aik Dareq berjalan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa desa menuju kesejahteraan yang BERKAH.

 

 Jurnalis 

 

M. Hasbi

Media PoliceWatch NTB


H. Serimin, S.Pd. Serahkan Berkas Pencalonan di Desa Barabali: "Bukan Saatnya Istirahat, Justru Semangat Mengabdi!"



 

POLICEWATCH-BARABALI 

02/09/2026 Suasana Di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, terasa begitu khidmat dan penuh harapan pada Rabu, 2 September 2026. Di hadapan panitia Pilkades, tokoh-tokoh masyarakat, perwakilan BKD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ratusan warga yang hadir, H. Serimin, S.Pd. secara resmi menyerahkan berkas persyaratan pencalonan sebagai Kepala Desa Barabali untuk periode 2026–2034.

 

Kehadiran beliau disambut hangat oleh tokoh masyarakat yang dihormati, Ayahanda Raden Tuan Haji Lalu Dariyadi Sekotong, serta seluruh hadirin yang menyaksikan proses pendaftaran tersebut dengan penuh antusiasme.

 

Dalam pidato penyampaian pencalonannya, H. Serimin, S.Pd. membuka dengan penuh kerendahan hati dan menyampaikan motivasi tulusnya untuk maju memimpin desa. Bahkan beliau menyinggung ungkapan yang sering diucapkan orang, dengan nada yang menggetarkan hati para hadirin:

 


"Ada orang yang berkata seperti lirik lagu Iwan Fals: 'Saatnya istirahat Pak Tua...' Namun bagi saya, justru inilah saatnya semangat baru, semangat mengabdi. Bukan untuk beristirahat, melainkan untuk bekerja lebih keras demi kemajuan Barabali!" ucap H. Serimin, S.Pd. disambut tepuk tangan meriah warga.

 


Beliau menegaskan bahwa kehadirannya di tempat ini bukan untuk mencari jabatan, melainkan untuk menyampaikan persyaratan pencalonan sesuai aturan yang berlaku, dan siap berjuang bersama masyarakat.

 

"Kami hadir di sini untuk menyerahkan berkas pencalonan. Saya mohon kepada panitia, periksalah dan verifikasi segera. Jika ada kekurangan atau kekeliruan, kabarkan kepada kami — kami siap melengkapi. Karena kami ingin menjadi bagian dari perubahan untuk Desa Barabali," tegasnya.

 

H. Serimin, S.Pd. juga menyampaikan harapan besarnya agar momen pendaftaran ini menjadi awal kebangkitan Desa Barabali ke arah yang lebih baik, transparan, dan sejahtera.

 

"Mudah-mudahan hari ini menjadi hari bersejarah dan kebangkitan Desa Barabali. Saya siap bekerja untuk seluruh warga, tanpa membeda-bedakan," ujarnya.

 

Sementara itu, kehadiran tokoh masyarakat sekaligus sesepuh yang dihormati, Ayahanda Raden Tuan Haji Lalu Dariyadi Sekotong, memberikan nilai tambah tersendiri bagi proses pendaftaran tersebut. Beliau memberikan apresiasi atas langkah H. Serimin, S.Pd. yang dinilai memiliki pengalaman matang, rendah hati, dan berniat tulus mengabdi.

 

Dengan diserahkannya berkas pencalonan ini, persaingan Pilkades Desa Barabali semakin memanas. Masyarakat berharap seluruh proses berjalan jujur, transparan, dan demokratis, sehingga lahir pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Barabali semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Jurnalis 

mamen

Hari Terakhir Pendaftaran Pilkades Barabali, Sekretaris Panitia Janif, S.H.: Masih Dibuka Hingga Pukul 21.00 Wita, H. Serimin, S.Pd. Resmi Mendaftar!



 

POLICEWATCH-BARABALI 

Suasana penuh semangat menyelimuti Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Rabu, 2 September 2026. Ratusan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perwakilan BKD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP berkumpul menyaksikan proses pendaftaran bakal calon Kepala Desa Barabali untuk periode 2026–2034.

 

Acara ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Panitia Pilkades Desa Barabali, Janif, S.H. Dalam penyampaiannya, beliau membuka acara dengan penuh rasa syukur dan menjelaskan tahapan proses pendaftaran yang sedang berlangsung.

 

"Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat untuk menerima pendaftaran bakal calon Kepala Desa Barabali. Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran, namun kami tetap membuka kesempatan hingga pukul 21.00 Wita malam ini bagi siapa saja warga yang berminat dan memenuhi syarat," ujar Janif, S.H. di hadapan hadirin.

 

Sekretaris Panitia juga menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Panitia berhalangan hadir, namun menegaskan hal tersebut tidak mengurangi kesiapan panitia dalam menjalankan tugas secara netral, transparan, dan akuntabel.

 

"Kami mohon maaf Ketua Panitia berhalangan hadir hari ini. Namun hal itu bukan penghalang, kami tetap bekerja sebaik-baiknya dan tidak memihak kepada siapapun. Kepada seluruh bakal calon yang sudah mendaftar, jika ada berkas yang belum lengkap, mohon segera dilengkapi. Mari kita wujudkan Pilkades Barabali yang bersih, jujur, dan demokratis," tegasnya.

 


Dalam kesempatan tersebut, H. Serimin, S.Pd. secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Barabali. Setelah seluruh berkas diperiksa dan dinyatakan lengkap serta memenuhi syarat, beliau resmi terdaftar.

 

Sekretaris Panitia mengingatkan seluruh bakal calon yang sudah mendaftar maupun yang akan mendaftar hingga malam ini untuk segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar proses selanjutnya dapat berjalan lancar.

 

"Kepada seluruh bakal calon yang sudah mendaftar sampai hari ini, apabila terdapat berkas atau persyaratan yang belum lengkap, kami mohon segera berkabar kepada kami untuk melengkapinya. Pendaftaran tetap kami buka hingga pukul 21.00 Wita malam ini," tambahnya.

 

Masyarakat berharap seluruh proses Pilkades Desa Barabali berjalan kondusif, transparan, dan menghasilkan pemimpin terbaik yang mampu membawa Desa Barabali semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

 


Jurnalis 

Mamen

L. Herman Budiana Mengalah Demi Bersatu: H. Serimin, S.Pd. Sambut Dukungan dengan Rendah Hati — Kunci Kemajuan Barabali Ada di Kerja Sama Bersama



Policewatch-Barabali

 

Suasana penuh kedewasaan, ketulusan, dan persatuan menyelimuti kediaman bakal calon Kepala Desa Barabali, H. Serimin, S.Pd., Minggu (30/8/2026). Tokoh masyarakat sekaligus bakal calon L. Herman Budiana, yang justru lebih dulu mendeklarasikan niatnya untuk maju, datang berkunjung secara khusus untuk menyampaikan sikap tulusnya — mengalah dan memberikan dukungan penuh kepada H. Serimin, S.Pd., demi kesatuan dan kemajuan Desa Barabali.

 

Di hadapan warga yang turut hadir, L. Herman Budiana menyampaikan alasan kehadirannya di kediaman H. Serimin dengan hati yang terbuka:

 

“Jamaah, hadirin sekalian. Sebenarnya sayalah — L. Herman Budiana — yang lebih dulu mendeklarasikan diri untuk mencalonkan menjadi Kepala Desa Barabali. Namun, setelah saya perhatikan dan berkenan datang berkunjung ke kediaman beliau hari ini, saya melihat ketulusan dan semangat yang sama — dan di sinilah letak keputusan saya. Mengapa saya hadir di sini, padahal saya duluan deklarasi? Ini adalah bentuk mengalah untuk bersatu. Mengalah bukan berarti kalah, justru mengalah itu lebih mulia dan lebih bijaksana demi kebaikan desa kita semua,” ujar L. Herman Budiana disambut haru warga.

 

Beliau menjelaskan, sebelum mengambil keputusan ini, sempat ada komunikasi singkat namun bermakna dengan H. Serimin, serta atas saran dan masukan dari para tokoh Lingsir yang biasa di sapa Pak Muh Syar'i,yang juga menyarankan untuk mengalah demi menjaga kesatuan — karena dikhawatirkan jika tetap maju berdua, suara masyarakat bisa terpecah dan justru melemahkan peluang untuk kemajuan desa.

 

“Para tokoh Lingsir berpesan: ‘Mengalah dulu, nanti kalau suara terbagi, yang dirugikan justru kemajuan desa kita’. Saya sadar, kemungkinan besar suara bisa terpecah, dan justru yang berkurang adalah manfaat untuk masyarakat. Maka saya putuskan — saya mengalah, bukan karena tak mampu, tapi karena saya cintai Barabali lebih dari jabatan ini,” tegasnya.

 

“Terkait niat dan tujuan beliau — memang tadi yang disampaikan semuanya searah dengan pemikiran saya. Apa yang beliau sampaikan, itu juga yang saya inginkan untuk Barabali. Bukan berarti saya ikut-ikutan, tapi memang kita satu visi: membangun desa yang jujur, transparan, dan sejahtera. Kita hidup ini, biarpun tidak terkenal, biarpun tidak dipuji — yang penting kita tidak berbuat dosa, tidak berbuat curang. Setidaknya sampai nanti, di bulan Ramadan atau di hari tua, masyarakat masih mengenang kita dengan kenangan yang baik.”

 

“Apapun visi-misi yang disampaikan beliau — sebaik apa pun itu, jangan berani bilang pasti berjalan 100%. Tidak akan bisa berjalan tanpa kita dukung bersama. Di mana pun itu — di perusahaan, di instansi pemerintah — seorang pimpinan tidak akan bisa maju tanpa dukungan semua pihak. Maka ayo — mari kita sama-sama bangun desa. Siapa pun yang dipercaya nanti, itulah pemimpin kita, dan kita semua wajib membantu. Jangan lagi kita perpecahkan. Sekarang yang penting: bagaimana cara kita membangun Barabali bersama-sama sampai berhasil.”

 

Mendapat dukungan tulus dan sikap mulia dari L. Herman Budiana, H. Serimin, S.Pd., menyampaikan tanggapan dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati:

 

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak L. Herman Budiana. Keputusan beliau untuk mengalah dan memberikan dukungan ini bukanlah kekalahan, melainkan kemenangan besar bagi Desa Barabali. Sikap beliau membuktikan bahwa yang diutamakan adalah kepentingan desa, bukan kepentingan pribadi. Semoga Allah SWT membalas ketulusan hati beliau dengan kebaikan yang berlipat ganda,” ujar H. Serimin, S.Pd., terlihat terharu.

 

Beliau menegaskan, jika nanti dipercaya memimpin, beliau tidak akan bekerja sendirian — dan pengalaman serta pemikiran L. Herman Budiana sangat dibutuhkan untuk membangun desa.

 

“Saya sadari sepenuhnya, sebagaimana yang disampaikan Bapak Herman tadi — seorang pemimpin tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh masyarakat. Kalau nanti saya dipercaya, saya tidak akan memimpin atas nama diri sendiri saja, tapi atas nama seluruh warga Barabali — termasuk atas nama Bapak L. Herman Budiana dan semua yang telah mendukung. Pemikiran, pengalaman, dan semangat beliau adalah kekayaan desa yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

 

H. Serimin kembali menegaskan niat ikhlas dan prinsip kejujuran yang dipegangnya:

“Saya berniat ikhlas, dan saya tidak punya uang. Yang saya miliki hanyalah niat tulus untuk mengabdi dan semangat untuk bekerja bersama-sama. Ingatlah: korupsi ini bermula dari tingkat bawah. Kalau makin mampu kita, makin harus jujur, bukan makin mengambil. Kejujuran dimulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil, baru sampai ke yang besar. Tanpa kejujuran, sehebat apa pun rencana, tidak akan bertahan lama.”

 

Di akhir tanggapannya, H. Serimin mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan yang telah ditunjukkan oleh sikap L. Herman Budiana dan nasihat para tokoh Lingsir.

 

“Mari kita jadikan momen hari ini sebagai awal persatuan kita, sebagaimana yang diharapkan oleh para tokoh Lingsir dan ditunjukkan oleh Bapak L. Herman Budiana. Perbedaan pendapat itu biasa, tapi kebersamaan itu yang utama. Semoga kita semua bisa meneladani ketulusan ini. Insya Allah, dengan kerja sama dan kejujuran, Barabali akan menjadi desa yang Aman, Sejahtera, Religius, dan Indah — bersama-sama. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

 

 

 


Jurnalis 

Mamen

Tanpa Modal, Hanya Niat Ikhlas & Kerja Sama: H. Serimin, S.Pd. Tegaskan Korupsi Bermula dari Tingkat Bawah — Rekam Jejak Pengabdian Dipuji Tokoh Masyarakat

 



Policewatch-Barabali

Suasana penuh harapan dan kebersamaan menyelimuti pertemuan warga Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (30/8/2026). Bakal calon Kepala Desa Barabali, H. Serimin, S.Pd., berdiri di hadapan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, para sesepuh, pemuda, ibu-ibu, dan warga Desa Barabali untuk memaparkan visi dan misinya — bukan dengan janji kemewahan atau uang, melainkan dengan niat tulus, kejujuran, dan ajakan untuk bekerja sama.

 

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hari ini saya berdiri di hadapan Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian bukan untuk menjanjikan kemewahan, bukan untuk menjanjikan uang, dan bukan untuk menjanjikan hal-hal yang mustahil. Saya berdiri di sini hanya membawa satu hal: niat tulus untuk mengabdi, dan ajakan untuk bekerja sama,” ujar H. Serimin membuka penyampaiannya.

 

Beliau mengajak putra-putri Desa Barabali yang mahir di bidang IT dan komputer untuk bersama-sama berinovasi memajukan desa melalui jalur digital — cukup dari gawai di tangan, tanpa biaya besar.

 

“Lihatlah putra-putri kita di Desa Barabali — ada di antara kita yang mahir di bidang IT, mahir mengoperasikan komputer dan gawai. Insya Allah, besok saya akan ajak mereka untuk berinovasi bersama. Kita bisa bangun desa ini kemajuannya cukup dari gawai di tangan kita. Tak butuh biaya ratusan juta. Cukup dengan puluhan ribu, cukup dengan semangat, kita bisa buatkan akun resmi desa, lakukan sosialisasi secara luas, biar informasi sampai ke setiap sudut dusun — tanpa biaya mahal, cukup jari yang mau bekerja dan hati yang mau berubah.”

 

H. Serimin menegaskan dengan tulus dan jujur: niat saya ikhlas, dan saya tidak punya uang. Yang diminta hanya kesamaan niat untuk merubah desa.

 

“Saya tegaskan di sini, di hadapan Bapak Ibu semua: Saya berniat ikhlas, dan saya tidak punya uang. Cukup tangan bersatu, cukup jari saling menunjuk arah yang sama, cukup hati yang sama-sama ingin merubah. Itu saja yang saya minta.”

 

Beliau juga memperingatkan agar masyarakat tidak tergiur janji manis yang menjanjikan hasil instan, sekaligus menegaskan akar dari segala keburukan tata kelola — korupsi bermula dari hal-hal kecil:

 


“Kita semua sama-sama ingin merubah, sama-sama ingin maju. Tapi ingat, orientasi kita harus benar. Jangan sampai kita tergiur janji-janji yang manis tapi tak nyata. Jangan percaya janji ‘balik modal dalam waktu singkat’. Pembangunan desa itu bukan bisnis. Pembangunan itu butuh waktu, butuh kesabaran, butuh kerja keras. Dulu orang bilang butuh dua tahun untuk melihat hasil yang nyata. Kalau tujuannya uang, cepat atau lambat akan mengecewakan. Tapi kalau tujuannya rakyat — Insya Allah, Allah yang akan mencukupkan. Ingatlah: korupsi ini bermula dari tingkat bawah. Kalau makin mampu kita, makin harus jujur, bukan makin mengambil. Kejujuran dimulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil, baru sampai ke yang besar.”

 

H. Serimin pun memohon kepada seluruh warga, terutama keluarga dan kerabat, untuk tidak dikorbankan demi jabatan dan kebijakan.

 

“Saya mohon dengan hormat kepada seluruh warga, terutama kepada keluarga dan kerabat saya: Jangan korbankan kami dengan jabatan dan kebijakan. Setiap orang yang jujur, yang polos, selalu melihat keluarga dan rakyatnya terlebih dahulu sebelum melihat keuntungan diri sendiri. Kasihanilah kami, jangan dikorbankan demi kepentingan yang tak jelas.”

 

Beliau menekankan satu prinsip mendasar: tidak ada pemimpin hebat tanpa kerja sama seluruh masyarakat.

 

“Satu hal yang ingin saya tanamkan hari ini: Sebesar apa pun hebatnya seorang pemimpin, tanpa kerja sama seluruh masyarakat, jangan mimpi — Barabali tak akan maju. Pemimpin itu hanya satu orang, tapi yang membangun desa itu ratusan, ribuan tangan kita semua. Mari kita bangun bersama, dari hati yang sama, untuk desa yang sama.”

 

 

Untuk menjamin transparansi dan mencegah penyalahgunaan dana, H. Serimin memaparkan rencana pembentukan struktur organisasi yang jelas dan terbuka:

 

“Nanti, kalau dipercaya memimpin, kita akan bentuk tim kerja yang lengkap — ada Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Anggota. Semua terbuka, semua diketahui masyarakat. Jangan sampai satu orang memegang uang sendirian, karena itu berbahaya. Dana desa harus dikelola bersama, transparan, setiap warga berhak tahu ke mana setiap rupiah pergi.”

 

“Kontribusi warga tak harus berupa uang. Tenaga, pikiran, dan semangat gotong royong itu jauh lebih berharga. Mari kita kurangi biaya yang tak perlu, perbanyak kerja nyata bersama.”

 

Selain itu, akan dibentuk Tim Pemecah Masalah yang terdiri dari warga yang paham hukum pemerintahan, hukum adat, hukum agama, dan hukum waris — agar setiap perselisihan dapat diselesaikan dengan benar dan adil.

 

“Kita juga akan bentuk Tim Pemecah Masalah — orang-orang yang paham hukum pemerintahan, paham hukum adat, paham hukum agama, dan paham hukum waris. Ketika ada perselisihan di masyarakat, tak perlu berlarut-larut. Tim ini yang akan membantu mencari jalan keluar yang benar dan adil, sehingga kepala desa bisa memutuskan dengan benar, bukan dengan semena-mena.”

 

Di akhir penyampaiannya, H. Serimin menegaskan kesiapannya untuk menjadi milik seluruh masyarakat.

 

“Saya sadari, dengan berdiri di sini, saya sudah menjadi milik orang banyak. Harap kita semua menjaga kebersamaan, jangan timbul buruk sangka, jangan ada perpecahan. Mari kita saling menghormati, saling mendukung demi kemajuan desa kita tercinta. Semoga Allah SWT selalu meridhoi langkah kita, dan semoga Barabali menjadi desa yang Aman, Sejahtera, Religius, dan Indah — bersama-sama. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

 

Setelah penyampaian H. Serimin, tokoh masyarakat sekaligus sesepuh Desa Barabali, Pak Sulaiman, turut memberikan tanggapan dan menyampaikan apresiasi mendalam atas rekam jejak pengabdian beliau yang dinilai telah sepenuhnya mengundurkan diri dari berbagai kesibukan demi melayani masyarakat.

 

“Terbukti dan betul-betul beliau telah mengundurkan diri sepenuhnya untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya di Desa Barabali dan juga kita semua. Sudah berapa kali musabaqah yang diikuti — Barabali, Bengkisk, dan Barabali lagi — beliau ambil lagi di posisi kedua. Hari itu beliau ikut, tidak sekadar ikut seleksi, tapi benar-benar menyumbangkan kemampuannya. Musabaqah tingkat desa Barabali ini tidak pernah dihina atau diremehkan, baik di bidang sosial maupun lainnya,” tegas Pak Sulaiman.

 

Menurut Pak Sulaiman, dedikasi H. Serimin dalam dunia pendidikan dan keagamaan telah teruji bertahun-tahun. Beliau bukan sosok yang baru muncul, melainkan seseorang yang telah lama berada di tengah masyarakat, berbagi ilmu, dan membangun kesadaran sosial di setiap lapisan warga.

 

“Kehadiran Pak H. Serimin di dunia musabaqah dan pendidikan bukanlah sekadar mencari nama. Itu adalah bentuk pengabdian nyata. Beliau turun langsung, ikut serta, dan memberikan yang terbaik untuk desa. Kemenangan yang diraih, baik pertama maupun kedua, adalah bukti bahwa kemampuan beliau diakui bukan hanya oleh diri sendiri, tapi oleh para juri dan masyarakat yang menyaksikan.”

 

Oleh karena itu, Pak Sulaiman mengajak seluruh masyarakat Desa Barabali untuk mendoakan dan mendukung langkah H. Serimin, S.Pd.

 

“Jadi kita doakan saja, seperti yang beliau ucapkan — mudah-mudahan beliau ini menjadi pemenangnya. Amin ya rabbal alamin. Kita tidak mencari orang yang baru belajar mengabdi. Kita mencari orang yang sudah puluhan tahun ditempa di tengah masyarakat — mengajar, membimbing, dan melayani. Dan Pak H. Serimin adalah sosok yang kami maksud. Maka doakan beliau, dukung beliau, Insya Allah Barabali akan berada di tangan yang tepat,” pungkas Pak Sulaiman.

 

Jurnalis 

Mamen 

Bukan Sekadar Popularitas, H. Serimin Dinilai Sosok Paling Siap Bawa Perubahan Barabali


 


Policewatch - BARABALI 

Dukungan kepada H. Serimin, S.Pd., sebagai bakal calon Kepala Desa Barabali terus mengalir. Kali ini, Abdul Fattah, mantan Ketua Karang Taruna Indonesia Kecamatan Batukliang, secara tegas menyatakan dukungannya, menilai pengalaman panjang dan kematangan pengabdian H. Serimin adalah jaminan bagi kemajuan desa.

 

Bagi Abdul Fattah, dukungan ini bukan lahir dari sekadar kedekatan pribadi atau momentum semata, melainkan dari rekam jejak pengabdian yang nyata dan terbukti selama puluhan tahun di tengah masyarakat.

 

“Pak H. Serimin bukan orang yang baru mengenal desa ketika ingin menjadi kepala desa. Beliau sudah lama berada di tengah masyarakat. Pernah mendidik, pernah menjadi Kadus, pernah menjadi staf desa, dan pernah dipercaya sebagai Ketua BPD. Jadi kalau hari ini beliau maju, beliau datang membawa pengalaman, bukan sekadar keinginan untuk mencoba,” tegas Abdul Fattah.

 

H. Serimin, yang berlatar belakang pendidik (S.Pd.), memang memiliki rekam jejak pengabdian yang sangat lengkap: mulai dari guru, Kepala Dusun, staf desa, hingga dipercaya memimpin Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hampir seluruh ruang pengabdian di desa telah beliau jalani.

 

Menurut Abdul Fattah, setiap posisi yang pernah diemban H. Serimin membentuk kesiapan kepemimpinannya: sebagai pendidik, beliau ditempa untuk membangun manusia; sebagai Kadus, bersentuhan langsung dengan persoalan warga; sebagai staf desa, memahami mekanisme pemerintahan; dan sebagai Ketua BPD, memahami bagaimana aspirasi masyarakat diserap serta bagaimana pemerintahan desa diawasi dan dijalankan.

 

“Beliau sudah merasakan berbagai posisi. Dari mendidik manusia, melayani masyarakat, bekerja dalam pemerintahan, sampai memimpin lembaga desa. Jadi jangan bicara kematangan hanya dari usia. Lihat proses hidup dan pengalaman panjang pengabdiannya,” ujar Abdul Fattah.

 


Ia menegaskan, memimpin Desa Barabali bukan pekerjaan untuk belajar dari nol. Kepala desa harus memahami masyarakat, memahami pemerintahan, memahami persoalan desa, sekaligus mampu mengambil keputusan.

 

“Kita tidak sedang mencari orang untuk sekadar belajar menjadi pemimpin. Kita sedang mencari orang yang ketika diberikan amanah sudah memahami apa yang harus dilakukan. Dan saya melihat pengalaman Pak H. Serimin menjadi modal yang sangat kuat,” katanya.

 

Pengalaman dari berbagai sisi inilah yang membuat H. Serimin memahami bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan dengan ego pribadi, melainkan harus dengan komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan mengelola seluruh potensi masyarakat.

 

“Kalau kita ingin Barabali bergerak maju, jangan hanya mencari siapa yang paling banyak bicara. Cari siapa yang sudah punya pengalaman mengabdi. Jangan hanya melihat siapa yang ingin menjadi kepala desa. Lihat siapa yang benar-benar siap menjadi pelayan masyarakat,” tandas Abdul Fattah.

 

 

Menanggapi dukungan tersebut, H. Serimin, S.Pd., menyampaikan terima kasih sekaligus menegaskan komitmennya untuk menghibahkan seluruh pengalaman dan kemampuannya bagi kemajuan Desa Barabali.

 

“Saya menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan masyarakat bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Selama puluhan tahun saya berada di tengah masyarakat Barabali — mendidik anak-anak, melayani warga, mengelola administrasi desa, hingga mengawasi tata kelola pemerintahan — semua itu saya lakukan dengan satu tujuan: melihat Barabali lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat. Jika nanti dipercaya memimpin, saya tidak akan mulai dari nol. Saya akan melanjutkan apa yang sudah baik, memperbaiki apa yang kurang, dan membangun apa yang belum ada — bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. Transparansi, pelayanan yang cepat dan adil, serta pembangunan yang merata menjadi prioritas utama saya. Bukan janji manis, tapi kerja nyata dari hari pertama menjabat.”

 

 Ditempat terpisah Tokoh Masyarakat,Sejumlah tokoh masyarakat dan warga Desa Barabali juga menyampaikan dukungan dan pandangannya:

 “Kami butuh pemimpin yang sudah tahu seluk-beluk desa, bukan yang baru belajar. Pak Serimin sudah tahu mana jalan yang rusak, mana sumur yang kering, mana warga yang butuh bantuan. Itu yang kami butuhkan — orang yang paham kondisi rakyatnya tanpa harus ditanya dulu.”ucapnya Minggu 30/08/2026.

 

Beberapa Warga Dusun Barabali,juga menyatakan:“Beliau orangnya tenang, tidak banyak janji tapi banyak kerja. Kalau ada masalah warga, beliau datang sendiri, bukan panggil-panggil ke kantor. Itu pemimpin yang kami harapkan — dekat, jujur, dan mengerti kami.”

 

Salah satu tokoh pemuda di desa Barabali juga menyampaikan,Pengalaman H Serimin di BPD membuat beliau sangat paham soal anggaran dan transparansi. Itu penting agar uang desa tidak lari ke mana-mana. Kami yakin beliau bisa menjamin setiap rupiah yang masuk dan keluar bisa dipertanggungjawabkan kepada seluruh warga.”

Jurnalis 

Mamen

Mahdiyen Yakub Al Faerus Hadir dengan Visi "Mekar Bersatu Kolaboratif", Ini 5 Misi Besarnya


Policewatch-Batukliang.

Sabtu, 29 Agustus 2026 — Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, semakin memanas. Mahdiyen Yakub Al Faerus tampil hadir membawa angin segar dengan visi besar bernama "Mekar Bersatu Kolaboratif", lengkap dengan lima misi strategis dan slogan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

 

Mahdiyen Yakub Al Faerus menegaskan bahwa kunci kemajuan desa bukan lagi tentang "siapa memimpin", melainkan "bagaimana kita membangun bersama". Semangat kolaborasi diusung sebagai fondasi utama untuk menjawab tantangan dan memaksimalkan potensi desa yang selama ini belum tergarap secara optimal.

 


Berikut adalah 5 Misi Besar yang diusung:

 

1. Berkolaborasi dalam Meningkatkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelayanan administrasi tidak boleh berbelit. Seluruh warga berhak mendapatkan layanan yang prima tanpa hambatan, dengan prinsip terbuka dan responsif terhadap aspirasi warga.

2. Berkolaborasi dalam memanfaatkan potensi desa secara produktif dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Potensi alam dan sumber daya desa akan dikelola secara produktif, didukung penerapan teknologi tepat guna, agar ekonomi warga tumbuh dan kesejahteraan meningkat nyata.

3. Berkolaborasi Mewujudkan pemerataan infrastruktur yang terencana, tepat sasaran, dan terukur sesuai kebutuhan masyarakat dan sumber daya.

Pembangunan fisik tidak boleh hanya terpusat di satu titik. Infrastruktur akan direncanakan merata, tepat sasaran, dan terukur, sesuai kebutuhan warga dan kemampuan desa.

4. Berkolaborasi Membangun kolaborasi sumber daya manusia dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, pemuda, perempuan, dan seluruh unsur desa.

Pembangunan bukan tugas elit semata. Pemerintah desa akan mengajak seluruh elemen — pemuda, perempuan, hingga tokoh masyarakat — untuk berpartisipasi aktif membangun SDM desa.

5. Berkolaborasi dalam menciptakan tata kelola desa yang terbuka, partisipatif, dan akuntabel demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

Tata kelola pemerintahan desa akan dibangun secara terbuka, melibatkan partisipasi warga, dan akuntabel, sehingga pembangunan berjalan berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Menutup paparannya, Mahdiyen Yakub Al Faerus merilis slogan yang ringkas namun bermakna dalam:

Melayani Bersama, Membangun Merata, Maju Bersatu.”

 

Dengan visi, misi, dan slogan yang jelas serta berorientasi pada kebersamaan, kehadirannya diharapkan semakin memperkaya pilihan masyarakat dalam memilih pemimpin yang benar-benar membawa Desa Mekar Bersatu menuju masa depan yang lebih baik, adil, dan sejahtera.

Jurnalis 

M Hasbi

Hamzun Umar MA Kembali Maju Pilkades Mekar Bersatu, Usung Visi ASRI: Aman, Sejahtera, Religius, Indah


POLICEWATCH-BATUKLIANG 

 Semakin meriah dan berwarna pesta demokrasi di Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pada Jumat (28/8/2026), Hamzun Umar MA resmi tampil sebagai pendaftar ketiga sekaligus bakal calon kepala desa yang kembali melanjutkan ikhtiar pengabdian kepada masyarakat.

 

Hamzun membawa visi yang sarat makna dan nilai luhur, yaitu ASRI — Aman, Sejahtera, Religius, dan Indah, sebagai landasan utama membangun Mekar Bersatu ke depan.

 

Dalam penyampaiannya, Hamzun menegaskan bahwa rasa aman di seluruh lini kehidupan menjadi fondasi paling mendasar. Pemerintahan desa harus mampu memberdayakan masyarakat agar tercipta suasana yang damai, tertib, dan kondusif. Dari rasa aman itulah, keadilan dan kesejahteraan dapat tumbuh dan dirasakan merata oleh seluruh warga.

 

“Setiap individu tentu mendambakan kehidupan yang layak, mampu memenuhi kebutuhan sesuai daya beli dan kemampuan masyarakatnya. Itulah makna dari Sejahtera yang saya perjuangkan,” ujar Hamzun.

 

Lebih dalam, Hamzun menekankan bahwa kemajuan dan kesejahteraan tidak boleh lepas dari nilai spiritual. Pemerintahan desa harus senantiasa berlandaskan iman dan taqwa dalam setiap kebijakan yang diambil. Hal ini sejalan dengan pilar Religius yang diusungnya, agar pembangunan berjalan lurus, berkah, dan bermanfaat bagi semua.

 

Tidak hanya itu, Hamzun juga menyoroti potensi kekayaan alam yang selama ini belum dikelola secara maksimal. Ia bertekad menyusun rencana strategis untuk mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) desa serta memaksimalkan hasil pembangunan di setiap tahun anggaran, agar kesejahteraan warga terus meningkat.

 

“Ketika rasa aman terwujud, keadilan tegak, dan kesejahteraan merata, barulah kita bisa mewujudkan Desa Mekar Bersatu yang Religius dan Indah — tempat tinggal yang nyaman, bersih, dan penuh berkah,” tegasnya.

 

Dengan pengalaman dan semangat pengabdian yang terus diperbarui, kehadiran Hamzun Umar MA memperkaya pilihan masyarakat dalam menentukan pemimpin yang mampu membawa Desa Mekar Bersatu menuju masa depan yang lebih cerah, berkeadilan, dan penuh berkah.

Jurnalis 

M Hasbi

Zainuddin Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Mekar Bersatu, Usung Visi Desa Maju, Mandiri dan Transparan

 


 

Policewatch -Batukliang

 Suasana pendaftaran calon Kepala Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jumat (28/8/2026) menjadi semakin hidup. Zainuddin tampil sebagai pendaftar pertama yang mendaftar dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar serentak pada 10 Oktober 2026 mendatang.

 

Dalam pernyataannya, Zainuddin mengusung visi besar: “Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Maju, Mandiri, Sejahtera, Transparan dan Berkeadilan”.

 

Visi tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat:

 

- Infrastruktur Bertahap & Tepat SasaranPembangunan fisik disesuaikan dengan kebutuhan nyata wargadengan prioritas pada akses jalan, irigasi, dan fasilitas umum.

- Kemandirian Desa Melalui Koperasi Merah PutihMenguatkan unit usaha riil berbasis potensi lokaldengan mengedepankan musyawarah mufakat masyarakat.

- Pelayanan Publik Prima & ProfesionalMenjamin pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan tidak memandang latar belakang politik atau kedekatan personal.

- Transparansi Pengelolaan Keuangan DesaDana Desa dan APBDesa dikelola secara transparan, efektif, dan efisiendengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.Akses laporan keuangan desa dibuka lebar agar warga bisa mengawasi langsung.

- Pemberdayaan PemudaMewujudkan pemuda desa yang mandiri, kreatif, dan berkarakter melalui pelatihan serta dukungan kegiatan kepemudaan, keagamaan, dan olahraga.

- Apresiasi Tokoh MasyarakatProgram “Mekar Bersatu in Happy” memberikan insentif yang layak dan adil bagi marbot, ketua RT, guru ngaji, BKD, dan kader posyandu sesuai kemampuan desa.

- Mekanisme Aspirasi TerbukaProgram “Mekar Bersatu Care” menyediakan kotak saran dan masukan agar suara masyarakat selalu didengar dalam setiap kebijakan.

 

Zainuddin menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar untuk mencalonkan diri, melainkan untuk membangun desa bersama-sama.

 

“Kami ingin Mekar Bersatu menjadi desa yang maju pembangunannya, mandiri ekonominya, dan sejahtera masyarakatnya—semua berjalan dalam koridor transparansi dan keadilan,” ujarnya penuh keyakinan.

 

Dengan visi dan program yang jelas serta pendekatan yang merakyat, langkah Zainuddin sebagai pendaftar pertama diharapkan menjadi awal kompetisi yang sehat dan berkualitas dalam memimpin Desa Mekar Bersatu untuk periode 2026–2034.

Jurnalis 

M Hasbi

Desa Hanya 5 Dusun Namun Jalan Utama Masih Rusak, Hunain, SH: Anggaran Harus Tepat Sasaran Demi Kemajuan Desa


 

POLICEWATCH-BATUKLIANG

 Hunain, SH dipastikan maju sebagai calon Kepala Desa Mekar Bersatu untuk periode 2026–2034. Langkah ini diambil karena ia merasa terpanggil melihat kondisi desa yang dinilai masih tertinggal, terutama dari segi infrastruktur jalan serta pelayanan kepada masyarakat.

 

"Selama 8 tahun masa jabatan seharusnya sudah cukup waktu untuk membangun Desa Mekar Bersatu, terlebih desa ini hanya memiliki 5 dusun. Namun hingga hari ini, kondisi jalan utama desa nyaris tak ada perubahan sejak dulu," ujar Hunain, SH.

 

Menurutnya, jalan adalah penunjang utama ekonomi masyarakat, kelancaran pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan. Sangat disayangkan, jalan utama yang menjadi urat nadi warga justru masih dalam kondisi memprihatinkan.

 

"Dengan jumlah hanya 5 dusun, anggaran yang diterima sama besarnya dengan desa yang berpuluhan dusun. Seharusnya tidak ada lagi jalan yang rusak, apalagi jalan utama. Jika anggaran dikelola dengan benar, tentu hasilnya sudah terasa nyata," tegas Hunain, SH.

 

Jika nantinya dipercaya memimpin, ia berjanji akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur sekaligus meningkatkan pelayanan publik yang transparan dan merata bagi seluruh warga.

 

Jurnalis

M.H

Usai Sholat Jumat 9 Juli di Dusun Pondok Pande, Dukungan Warga Mengalir Kuat ke H. Sarimin S.Pd.

 


 

POLICEWATCH-BARABALI

 Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti warga Desa Barabali menjelang pendaftaran dan penetapan calon Kepala Desa periode 2026–2034. Dukungan untuk Bakal Calon Kepala Desa H. Sarimin, S.Pd. kini kian kokoh, salah satunya datang dari kalangan tokoh masyarakat dan warga di Dusun Pondok Pande.

 

Pada Jumat, 9 Juli 2026, H. Sarimin diundang khusus untuk melaksanakan ibadah Sholat Jumat di masjid wilayah Dusun Pondok Pande. Kehadirannya disambut antusiasme tinggi oleh para jamaah, di hadapan seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati dan suaranya sangat didengar warga di dusun tersebut. Meski tokoh tersebut meminta namanya tidak disebutkan secara terbuka, pesan dukungannya disampaikan dengan tegas dan menyentuh hati.

 

"Kami warga Dusun Pondok Pande mengenal beliau bukan sosok pendatang baru. Beliau sudah hidup, berbakti, dan memahami setiap sudut Desa Barabali—termasuk tantangan di dusun kami—sejak puluhan tahun silam. Rekam jejaknya mulai dari staf desa, pengurus BPD, hingga memimpin lembaga pendidikan adalah bukti nyata keseriusannya mengabdi," ujar tokoh tersebut seusai ibadah.

 

Menurutnya, bakal calon pemimpin desa yang dibutuhkan saat ini adalah yang tidak hanya membawa janji, melainkan yang sudah tahu persis apa yang menjadi kebutuhan warga di setiap dusun. "Beliau tahu mana jalan di Dusun Pondok Pande yang perlu diperbaiki, mana irigasi yang macet, dan bagaimana melayani warga dengan adil tanpa membedakan wilayah. Dukungan kami tulus karena kami melihat ketulusan dan pengalaman beliau," tambahnya.

 

Antusiasme warga pun tak terbendung. Banyak jamaah yang langsung menyapa dan menyatakan dukungannya, semakin yakin H. Sarimin adalah sosok yang tepat jika nanti dipercaya maju dan memimpin desa.

 

Dengan bekal pengalaman panjang: Staf Desa (1984–1986), Anggota & Ketua BPD (2001–2012), hingga Kepala Sekolah (2010–2025), H. Sarimin membawa visi "Barabali Maju, Sejahtera, Bermartabat".

 

🎯 Visi

Mewujudkan Desa Barabali yang maju infrastrukturnya, sejahtera ekonominya, bermartabat berbasis agama dan budaya, serta terkelola secara transparan dan akuntabel.

 

🚀 Misi

 

1. Perbaiki jalan desa, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum hingga ke pelosok dusun termasuk Pondok Pande

2. Kembangkan pertanian, peternakan, dan dukung UMKM agar ekonomi warga meningkat

3. Perkuat kegiatan keagamaan, jaga kerukunan antar dusun, dan lestarikan budaya lokal

4. Layanan administrasi desa cepat, mudah, dan terbuka bagi semua warga tanpa pilih kasih

5. Berikan perhatian khusus bagi anak muda, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu

 

"Terima kasih atas dukungan luar biasa dari warga Dusun Pondok Pande dan seluruh lapisan masyarakat. Ini penyemangat besar bagi saya selaku bakal calon. Insya Allah jika nanti ditetapkan dan dipercaya, saya akan bekerja sekuat tenaga demi kemajuan Barabali bersama-sama," ujar H. Sarimin dengan rendah hati.

 

Jurnalis

Mamen

Puluhan Tahun Mengabdi, H. Sarimin S.Pd. Bawa Visi "Barabali Maju, Sejahtera, dan Bermartabat"

 


 

POLICEWATCH- BATUKLIANG


Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti warga Desa Barabali menjelang tahap pendaftaran dan penetapan calon Kepala Desa periode 2026–2034. Dukungan untuk Bakal Calon Kepala Desa H. Sarimin, S.Pd. kini kian kokoh, salah satunya datang dari kalangan tokoh masyarakat dan warga di Dusun Pondok Pande.

 

Pada Jumat, 9 Juli 2026, H. Sarimin diundang khusus untuk melaksanakan ibadah Sholat Jumat di masjid wilayah Dusun Pondok Pande. Kehadirannya disambut antusiasme tinggi oleh para jamaah, di hadapan seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati dan suaranya sangat didengar warga di dusun tersebut. Meski tokoh tersebut meminta namanya tidak disebutkan secara terbuka, pesan dukungannya disampaikan dengan tegas dan menyentuh hati.

 

"Kami warga Dusun Pondok Pande mengenal beliau bukan sosok pendatang baru atau pembawa janji kosong. Beliau sudah hidup, berbakti, dan memahami setiap sudut Desa Barabali sejak puluhan tahun silam," ujar tokoh tersebut seusai ibadah.

 

Rekam jejak pengabdian H. Sarimin memang tak perlu diragukan. Ia memulai langkahnya sebagai Staf Desa Barabali (1984–1986), kemudian dipercaya sebagai Anggota hingga Ketua BPD Barabali (2001–2012).

 

Bahkan saat menjabat sebagai Kepala SDN Barabali mulai tahun 2012 hingga 2025, kemampuannya memimpin dan berkolaborasi teruji nyata. Berkat kerja keras, kegigihan, serta kemampuan menyatukan pihak terkait dan masyarakat, beliau berhasil mendirikan gedung sekolah bertingkat yang dibangun dari nol. Berkat hasil kerja keras itu, kini SDN Barabali tercatat sebagai salah satu sekolah dengan sarana dan prasarana paling lengkap di Kabupaten Lombok Tengah.

 

"Beliau buktikan sendiri: dari lahan kosong berdiri gedung megah demi pendidikan anak kita. Kalau untuk sekolah saja beliau mampu membangun dari nol, apalagi untuk seluruh desa kita. Beliau tahu mana jalan yang rusak, mana irigasi yang macet, dan bagaimana mengumpulkan kekuatan warga untuk kemajuan bersama. Dukungan kami tulus karena beliau adalah pemimpin yang berani bekerja dan punya hasil nyata," tambah tokoh masyarakat tersebut.

 

Antusiasme warga pun tak terbendung. Banyak jamaah yang langsung menyapa dan menyatakan dukungannya, semakin yakin H. Sarimin adalah sosok yang tepat jika nanti ditetapkan memimpin desa.

 

Seluruh pengalaman itu menjadi bekal bagi H. Sarimin untuk membawa visi "Barabali Maju, Sejahtera, Bermartabat".

 

🎯 Visi

Mewujudkan Desa Barabali yang maju infrastrukturnya, sejahtera ekonominya, bermartabat berbasis agama dan budaya, serta terkelola secara transparan dan akuntabel.

 

🚀 Misi

 

1. Perbaiki jalan desa, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum hingga ke pelosok dusun termasuk Pondok Pande

2. Kembangkan pertanian, peternakan, dan dukung UMKM agar ekonomi warga meningkat

3. Perkuat kegiatan keagamaan, jaga kerukunan antar dusun, dan lestarikan budaya lokal

4. Layanan administrasi desa cepat, mudah, dan terbuka bagi semua warga tanpa pilih kasih

5. Berikan perhatian khusus bagi anak muda, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu

 

"Terima kasih atas dukungan luar biasa dari warga Dusun Pondok Pande dan seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan membangun sekolah dulu adalah berkat kerja sama semua pihak. Insya Allah jika nanti dipercaya memimpin desa, semangat dan kerja keras yang sama akan saya curahkan demi kemajuan Barabali yang kita cintai," ujar H. Sarimin dengan rendah hati.

 

Jurnalis

Mamen

Dari Staf Desa Hingga Kepala Sekolah, H. Sarimin S.Pd. Punya Rekam Jejak Lengkap untuk Memimpin Barabali



POLICEWATCH-BARABALI


Warga Desa Barabali, Kecamatan Batukliang kini memasuki momen penting menjelang tahap pendaftaran dan penetapan calon Kepala Desa periode 2026–2034. Salah satu nama yang menjadi sorotan utama adalah Bakal Calon Kepala Desa H. Sarimin, S.Pd., sosok yang tak asing lagi bagi warga karena sudah puluhan tahun hidup, tumbuh, dan berkarya di tengah masyarakat ini.

 

Bukan sosok baru di dunia pelayanan publik, H. Sarimin memulai langkah pengabdiannya sejak tahun 1984–1986 sebagai Staf Desa Barabali. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam seluk-beluk administrasi desa, kebutuhan warga, serta tantangan yang dihadapi daerah ini sejak puluhan tahun silam.

 

Perjalanan pengabdiannya terus berlanjut di lembaga perwakilan warga: tercatat sebagai Anggota BPD Desa Barabali periode 2001–2005, kemudian dipercaya memegang amanah lebih besar sebagai Ketua BPD Desa Barabali periode 2005–2012. Selama memimpin BPD, ia terbiasa menyuarakan aspirasi warga, mengawasi jalannya pemerintahan, dan menyusun kebijakan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Selanjutnya, mulai tahun 2012 hingga 2025, beliau mengabdikan diri sebagai Kepala SDN Barabali. Di masa inilah kemampuannya memimpin dan berkolaborasi teruji nyata: berkat kerja keras menyatukan berbagai pihak terkait dan dukungan masyarakat, beliau berhasil mendirikan gedung sekolah bertingkat sepenuhnya dari nol. Berkat hasil kerja keras itu, kini SDN Barabali tercatat sebagai salah satu sekolah dengan sarana dan prasarana paling lengkap di Kabupaten Lombok Tengah. Hal ini membuktikan kemampuannya merencanakan program jangka panjang, mengelola sumber daya, serta menjaga amanah dengan baik.

 

"Pengalaman ini bukan sekadar riwayat jabatan, melainkan bukti kesetiaan saya untuk terus mengabdi pada Barabali. Saya sudah tahu persis mana jalan yang harus diperbaiki, mana irigasi yang perlu dibenahi, dan apa yang paling dibutuhkan warga untuk hidup lebih sejahtera," ujarnya.

 

Warga berhak memilih pemimpin yang paling siap, paling paham kondisi desa, dan paling teruji kesetiaannya. Dengan rekam jejak pengabdian yang utuh dan bukti kerja nyata selama puluhan tahun, H. Sarimin, S.Pd. hadir sebagai pilihan matang demi kemajuan Desa Barabali ke depannya.

 

 Jurnalis

Mamen

Sahrim Kemenangan Telak di Pilkades Lendang Tampel, Jargon "Beriuk Tembek" Menyatakan Komitmen Pembangunan

 


 Policewatch-Batukliang.

Desa Lendang Tampel, Lombok Tengah, merayakan kemenangan telak Sahrim Umar Samsul dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung Rabu, 26 Februari 2025.  Dengan perolehan 1151 suara dari 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sahrim unggul signifikan atas para pesaingnya,  menunjukkan kepercayaan besar masyarakat terhadap visi dan misinya.  Suasana penuh sukacita menyelimuti desa saat hasil penghitungan suara diumumkan.  Sahrim sendiri tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh warga Lendang Tampel.

"Kemenangan ini adalah amanah yang harus saya jaga," ujar Sahrim,  "Saya berjanji akan bekerja keras untuk mewujudkan Desa Lendang Tampel yang maju dan berdaya saing, sesuai dengan jargon kampanye saya, 'Beriuk Tembek' yang melambangkan komitmen untuk membangun bersama."

Program kerja Sahrim yang komprehensif menjadi kunci keberhasilannya.  Tujuh misi utama menjadi landasan pembangunan Desa Lendang Tampel di bawah kepemimpinannya:

- Reformasi Birokrasi yang Transparan:  Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi akan menjadi prioritas utama untuk meningkatkan pelayanan publik.

- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM):  Program pelatihan keterampilan terfokus akan diberikan untuk meningkatkan kualitas SDM di berbagai sektor.

- Pengembangan Infrastruktur yang Memadai:  Perbaikan jalan dan irigasi, pembukaan jalan baru, serta penataan lingkungan akan menjadi fokus untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa.

- Penguatan Perekonomian Masyarakat:  Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberian subsidi bibit pertanian dan perkebunan akan menjadi strategi kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

- Layanan Kesehatan yang Berkualitas:  Peningkatan layanan kesehatan akan dilakukan dengan optimalisasi peran petugas kesehatan desa (bidan dan perawat).

- Keamanan Desa yang Terjamin:  Peran serta Badan Keamanan Desa akan dioptimalkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

- Pelestarian Budaya Lokal:  Pelestarian budaya dan kearifan lokal akan dilakukan melalui optimalisasi peran serta krama adat.

Antusiasme warga terlihat jelas.  "Pak Sahrim sosok yang peduli dan punya program kerja nyata," ungkap salah seorang warga.  "Nomor urut satu, pilihan tepat!"  Sentimen positif ini merefleksikan harapan besar masyarakat akan perubahan positif di bawah kepemimpinan Sahrim.  Pilkades Lendang Tampel telah berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang siap membawa kemajuan bagi desa.

 

Jurnalis 

M Hasbi QH

Pilkades Desa Prako: Sukses di Tengah Antusiasme Warga dan Upaya Jaga Netralitas

 



 Policewatch-Janapria. 

Lombok Tengah, 26 Februari 2025 – Desa Prako, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah,  hari ini sukses menggelar Pilkades di tengah antusiasme tinggi warga.  Sebanyak 13 TPS yang tersebar di 10 dusun  ramai dipadati warga yang ingin menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin desa periode selanjutnya.  Proses pemilihan berlangsung relatif lancar dan tertib, meskipun terdapat beberapa kejadian kecil yang perlu mendapat perhatian.

Di TPS 6, petugas Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPD) dan aparat keamanan harus memberikan imbauan kepada beberapa warga yang kedapatan mencoba untuk memilih lebih dari satu kali.  Kejadian ini langsung diantisipasi dengan baik,  menunjukkan kesigapan petugas dalam menjaga integritas proses pemilihan.  Aparat kepolisian menekankan pentingnya netralitas dan keadilan, serta meminta seluruh warga untuk menjaga ketertiban dan menghindari keributan.

Suparja, calon kepala desa nomor urut tiga, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga dan berharap proses pemilihan berlangsung jujur dan adil.  

Bang Sahnun, dari tim sukses Suparja, menambahkan, "Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas dan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.  Kami juga mengimbau seluruh pendukung untuk tetap menjaga sportivitas dan menghormati hasil Pilkades.  Semoga Pilkades ini menghasilkan pemimpin yang amanah dan membawa kemajuan bagi Desa Prako."

Secara keseluruhan, Pilkades Desa Prako dapat dikatakan sukses.  Kehadiran aparat keamanan dan pengawasan dari berbagai pihak berperan penting dalam menjaga kelancaran dan integritas proses pemilihan.  Hasil penghitungan suara akan diumumkan setelah seluruh proses pencoblosan dan penghitungan selesai.  Keberhasilan Pilkades ini menjadi contoh baik bagi pelaksanaan Pilkades di daerah lain.

Sahrim dan Jargon "BERIUK TEMBEK": Harapan Baru Warga Lendang Tampel Menuju Desa Maju

 


 Policewatch-Lombok Tengah 

15/02/2025.Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Rabu, 26 Februari 2025.  Suasana Pilkades tahun ini diwarnai oleh antusiasme warga yang tinggi, terutama dengan munculnya calon kuat, Sahrim, dengan jargon kampanyenya yang unik dan mudah diingat: "BERIUK TEMBEK".  Jargon ini, menurut Sahrim, merepresentasikan komitmennya untuk membangun Desa Lendang Tampel yang lebih baik dan berdaya saing.

Sahrim, yang merupakan calon nomor urut satu, memaparkan visi dan misi yang tertuang dalam program kerja komprehensif.  Visi utamanya adalah "Mewujudkan Desa Lendang Tampel yang Maju dan Berdaya Saing".  Untuk mencapai visi tersebut, ia merumuskan tujuh misi utama yang mencakup berbagai sektor pembangunan:

- Reformasi Birokrasi:  Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik.

- Peningkatan Kualitas SDM:  Program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Lendang Tampel.

- Peningkatan Kualitas Infrastruktur:  Perbaikan jalan dan irigasi, pembukaan jalan baru, serta penataan lingkungan wilayah pemerintahan desa.

- Peningkatan Perekonomian Masyarakat:  Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberian subsidi bibit perkebunan dan pertanian.

- Peningkatan Layanan Kesehatan:  Optimalisasi peran petugas kesehatan desa (bidan dan perawat).

- Peningkatan Keamanan Desa:  Optimalisasi peran serta Badan Keamanan Desa.

- Pengembangan Nilai-Nilai Budaya:  Pelestarian budaya dan kearifan lokal melalui optimalisasi peran serta krama adat.

Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya dukungan yang diberikan kepada Sahrim.  "Kami sangat antusias mendukung Pak Sahrim," ujar seorang warga.  "Beliau sosok yang peduli dan memiliki program kerja yang nyata untuk kemajuan desa kami. Nomor urut satu, pilihan tepat!"  Sentimen positif serupa diungkapkan oleh banyak warga lainnya yang meyakini bahwa Sahrim adalah pemimpin yang tepat untuk membawa perubahan positif bagi Desa Lendang Tampel.

Pilkades ini diharapkan akan berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Lendang Tampel.  Jargon "BERIUK TEMBEK"  bukan hanya sekadar slogan, tetapi representasi dari harapan dan aspirasi warga untuk masa depan Desa Lendang Tampel yang lebih cerah.

 Jurnalis 

M Hasbi"

Calon Kades Lendang Tampel, Sahrim, Usung Jargon "BERIUK TEMBEK" dengan Visi Desa Maju dan Berdaya Saing; Warga Antusias Menangkannya

 



 Policewatch-Lombok Tengah

14/02/2025.Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Rabu, 26 Februari 2025 mendatang.  Suasana Pilkades semakin terasa, terutama dengan adanya calon kuat, Sahrim, yang mengusung jargon "BERIUK TEMBEK" dan memiliki visi untuk mewujudkan Desa Lendang Tampel yang maju dan berdaya saing.  Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya dukungan yang diberikan kepada Sahrim, calon dengan nomor urut satu.

Sahrim memaparkan visi dan misinya yang tertuang dalam program kerja yang komprehensif. Visi utamanya adalah "Mewujudkan Desa Lendang Tampel Yang Maju dan Berdaya Saing".  Untuk mencapai visi tersebut, Sahrim merumuskan tujuh misi utama:

Reformasi Birokrasi:  Sahrim berkomitmen untuk mempercepat reformasi birokrasi dengan menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi.  Hal ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan publik secara optimal.

Peningkatan Kualitas SDM:  Program pelatihan keterampilan akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Lendang Tampel.

Peningkatan Kualitas Infrastruktur:  Sahrim berencana untuk memperbaiki jalan dan irigasi, membuka jalan baru, serta menata lingkungan wilayah pemerintahan desa guna meningkatkan kualitas infrastruktur.

Peningkatan Perekonomian Masyarakat:  Optimalisasi pemanfaatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberian subsidi bibit perkebunan dan pertanian menjadi strategi kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing.

Peningkatan Layanan Kesehatan:  Peran petugas kesehatan desa (bidan dan perawat) akan dioptimalkan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Peningkatan Keamanan Desa:  Sahrim akan mengoptimalkan peran serta Badan Keamanan Desa untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.

Pengembangan Nilai-Nilai Budaya:  Pelestarian budaya dan kearifan lokal akan dilakukan melalui optimalisasi peran serta krama adat.

"Kami sangat antusias mendukung Pak Sahrim," ujar warga sekitar. 

Salah seorang warga Desa Lendang Tampel. menambahkan"Beliau sosok yang peduli dan memiliki program kerja yang nyata untuk kemajuan desa kami.  Nomor urut satu, pilihan tepat!"  Sentimen serupa diungkapkan oleh banyak warga lainnya yang meyakini bahwa Sahrim adalah pemimpin yang tepat untuk membawa perubahan positif bagi Desa Lendang Tampel.

Dengan jargon "BERIUK TEMBEK" yang dipilihnya, Sahrim berharap dapat merepresentasikan komitmennya untuk membangun Desa Lendang Tampel yang lebih baik.  Pilkades ini diharapkan akan berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Lendang Tampel.

Jurnalis

"Mamen"