Tampilkan postingan dengan label RAGAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RAGAM. Tampilkan semua postingan

Kisah Bayi Kayangan: Dari Teras Sunyi ke Gendongan Ketua Bhayangkari

 


 

Policewatch-Lombok Utara

Ia ditemukan di sebuah teras rumah warga di Dusun Pangguh Barat, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, dalam keadaan hidup namun rapuh. Seorang bayi perempuan, diperkirakan baru berusia lima hari, memulai hidupnya dalam sunyi pada Kamis (8/1/2026). Namun pada hari yang sama, ia juga menerima sesuatu yang tak ternilai: pelukan pertama yang penuh kasih.

 

Pelukan itu datang dari Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta.

 

Begitu menerima kabar tentang penemuan bayi tersebut, Ny. Heny segera menuju Puskesmas Kayangan bersama pengurus Bhayangkari setempat. Di ruang perawatan sederhana, ia menggendong bayi mungil itu cukup lama—tanpa seremoni, tanpa sorotan berlebihan. Hanya seorang ibu memeluk seorang anak yang baru saja diperkenalkan pada dunia dengan cara yang tak ramah.

 

“Setiap anak berhak dicintai, apa pun latar belakangnya,” ujar Ny. Heny dengan suara yang tertahan, Jumat (9/1).

 

Di tangannya, bayi itu tidak diperlakukan sebagai “kasus” atau “temuan”, melainkan sebagai seorang anak—utuh, bermartabat, dan berhak atas masa depan. Ny. Heny pun tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa perlengkapan kebutuhan bayi, mulai dari pakaian, selimut, hingga perlengkapan dasar lainnya.

 

Baginya, empati tidak boleh berhenti pada rasa iba, tetapi harus hadir dalam bentuk tindakan nyata.

 

“Kita tidak pernah tahu seberapa panjang luka yang sudah ia bawa. Tapi kita bisa memastikan, ia tidak perlu menambah luka baru,” katanya.

 

Kehadiran Ketua Bhayangkari itu menjadi penanda bahwa negara dan masyarakat tidak berpaling dari nasib bayi tersebut. Setelah mendapatkan perawatan awal di Puskesmas Kayangan, bayi itu kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Lombok Utara untuk dirujuk ke RSUP di Kota Mataram guna mendapatkan perawatan lanjutan.

 

Ny. Heny memastikan Bhayangkari akan terus mengawal sisi kemanusiaan dari peristiwa ini.

 

“Anak ini bukan hanya tanggung jawab satu institusi. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

 

Di balik peristiwa itu, Ny. Heny juga menyampaikan pesan moral yang lebih luas kepada para perempuan dan para ibu di Lombok Utara.

 

“Dalam kondisi apa pun, jangan pernah merasa sendirian. Selalu ada jalan, selalu ada yang bisa membantu. Jangan korbankan masa depan seorang anak,” katanya.

 

Bayi kecil itu memulai hidupnya dari sebuah teras yang sunyi. Namun hari itu, di gendongan Ketua Bhayangkari, ia juga memulai hidupnya dengan sesuatu yang jauh lebih penting: keyakinan bahwa ia tidak sendirian di dunia ini.

 Mamen

Pekerjaan Proyek Tembok Penahan Desa Pseksu, Senilai 2.9 Miliar Miliknya" Minta APH Segera Turun Ke Lokasi

 



POLICEWATCH.NEWS  - JAKARTA ,- Oknum Kontraktor inisial DK diduga memberikan sejumlah uang kepada oknum LSM terkait Pekerjaan Proyek Tembok Penahan di Kecamatan Pseksu, Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan 

DK salah satu tim pemenangan mendapatkan paket proyek diduga dikerjakan tidak sesuai dengan perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut senilai hampir Rp 2,9 Milyar dalam Pelaksanaan CV.TEHNIKON yang tertera di papan nama.

Informasi yang kami terima bahwa kontraktor nya DK Tim Lidik krimsus RI melakukan investigasi ke lokasi untuk mencari kebenaran dan keakuratan data terkait pekerjaan diduga milik kontraktor inisial DK

Ia  ketakutan proyek beliau mau di ekspose di beberapa media online akhirnya ia memberikan sejumlah uang kepada oknum LSM agar tidak di ekspose dan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum,

Menanggapi hal ini pemimpin redaksi policewatch.news M Rodhi Irfanto SH, Awak media syah sah saja untuk memberitakan terkait hal itu yang penting memenuhi 5W+H dan kalau memang ada kejanggalan dalam pekerjaan proyek yang dikerjakan oleh pemborong nakal pihak lembaga sosial kontrol bisa melaporkan ke pihak APH dan jangan dikasih kendor, ini dizaman Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hati hati Pemborong nakal saat ini sedang diawasi oleh Kejagung RI apalagi pekerjaan tersebut apabila ada temuan.

Rodhi menegaskan Tugas utama wartawan adalah mencari, mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi yang akurat, relevan, serta berimbang kepada publik melalui berbagai media, dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, melakukan verifikasi fakta, menganalisis peristiwa, dan mewakili suara masyarakat demi kebenaran dan keadilan, serta memberikan pencerahan dan hiburan. 

Begitu juga Pihak Pihak yang mencoba menghalang halangi Tugas dan Kinerja Wartawan bisa kita pidanakan dengan UU Perlindungan Pers di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara, melarang sensor dan pembredelan, serta memberikan perlindungan hukum bagi wartawan yang bertugas sesuai kode etik, agar pers dapat menjalankan fungsi kontrol sosial, memberikan informasi, dan mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa rasa takut. 

Tugas Utama Wartawan.

Mengumpulkan Informasi: Melakukan riset, observasi, dan wawancara dengan narasumber untuk mendapatkan data yang lengkap.

Menulis dan Melaporkan: Menyusun berita, artikel, atau laporan secara jelas, lugas, dan informatif sesuai standar jurnalistik.

Verifikasi dan Analisis: Menguji kebenaran informasi (check and recheck) dan memberikan konteks atau interpretasi atas peristiwa.

Meliput Peristiwa: Menjadi mata dan telinga masyarakat dengan meliput kejadian langsung di lapangan secara real-time.

Menjunjung Kode Etik: Memastikan pemberitaan berimbang, tidak menghakimi, menjunjung asas praduga tak bersalah, dan menghindari kebohongan atau fitnah.

Memberi Pencerahan dan Hiburan: Mendidik, menggerakkan, dan menghibur masyarakat melalui karya jurnalistiknya.

Menjadi Wakil Publik: Menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan kepentingan publik serta mengawasi jalannya pemerintahan. 

Secara ringkas, wartawan bertugas menjadi jembatan antara fakta dan publik, memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan bermanfaat, bukan hanya sekadar penyampai pesan.(Bambang.MD)

Gabungan Media Grup Nasional Sudah berkantor Sendiri

 



POLICEWATCH.NEWS - Lahat Media Grup Nasional Kabupaten Lahat telah memiliki kantor sendiri di jalan Demang Kenasin, Kota Lahat ini gagasan dari kawan kawan wartawan yang bertugas liputan di Kabupaten Lahat sambil memberikan informasi dalam hal positif mendukung pemerintah daerah Kabupaten Lahat kepemimpinan BZ dan WIN kata " Bambang MD wartawan senior sudah malang melintang di dunia jurnalistik sejak tahun 2000 hingga sekarang dari era mesin ketik hingga era digitalisasi online streaming kepada policetch.news Jumat (9/1/2026)

Media streaming adalah teknologi pengiriman data audio dan video melalui internet secara langsung (real-time) tanpa perlu mengunduh seluruh file terlebih dahulu, memungkinkan pengguna menonton atau mendengarkan konten secara bertahap di perangkat mereka menggunakan aplikasi seperti YouTube, Netflix, atau Vidio. 

Ini mencakup konten yang direkam sebelumnya (video on demand) atau siaran langsung (live streaming) yang dapat diinteraksi langsung, seperti konser atau acara olahraga, jelas situs web bakti komdigi. 

Cara Kerja Umum

Pengiriman Data: Data audio/video dikompresi dan dikirim dalam potongan-potongan kecil (paket data) melalui internet.

Buffering: Perangkat Anda menerima data ini dan menyimpannya sementara di "buffer".

Penayangan: Pemutar media (aplikasi atau browser) memutar data dari buffer secara terus menerus, sehingga Anda bisa menonton atau mendengarkan tanpa menunggu file selesai diunduh. 

Jenis-jenis Streaming

Video on Demand (VOD): Menonton konten yang sudah disimpan dan tersedia kapan saja, seperti film di Netflix atau YouTube.

Live Streaming: Siaran langsung yang terjadi saat ini juga, memungkinkan interaksi real-time antara penyiaran dan penonton. 

Platform media sosial adalah platform digital interaktif yang memungkinkan pengguna membuat, berbagi, dan bertukar informasi, ide, serta konten (teks, foto, video) melalui jaringan virtual secara daring, memfasilitasi interaksi sosial tanpa batas ruang dan waktu. Ini adalah fondasi teknologi (Web 2.0) tempat aplikasi sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X (dulu Twitter) beroperasi, yang membentuk bagian penting dari komunikasi, pemasaran, dan kehidupan sosial modern.

Media Grup Nasional yang tergabung www.policewatch.news,

www.majalahfakta.id.journalnews.id, www harianpers.com.www.lidikrimsusnews.com dan netsembilan.com.

Sementara itu ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Frengky Wartawan journalnews.id kami siap mendukung Pemerintah Daerah kabupaten Lahat untuk memberikan informasi kepada masyarakat kabupaten Lahat sesuai Visi dan misi" Menata Kota Membangun Desa"  informasi melalui media online diera digitalisasi baik live streming, cukup jadi klik di gadget sudah sampai ke masyarakat informasi yang bisa di baca melalui media online ujar " Frengky 

Kami harap dengan kehadiran media grup ini bisa diterima oleh masyarakat kabupaten Lahat untuk memberikan informasi tentang pembangunan di Kabupaten Lahat melalui media online.medsos, (Bam)

Saksi F Penuhi Panggilan Kejari Lahat Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes 28 M di RSUD Lahat

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT,- F datang penuhi panggilan penyidik Kejari Lahat ia tiba sekitar pukul 09.10 wib,ia menggunakan seragam baju ASN  dengan menyandang Tas warna abu-abu dan langsung masuk kekantor Kejari Lahat, 

sebelumnya F Bekerja di RSUD Lahat dan saat ini ia di rotasi di  BKKBN: Kepala Bidang Penyuluhan dan Pergerakan BKKBN  Dinas Dalduk dan KB

Informasi yang kami dapatkan bahwa F selaku PPTK dalam pengadaan alat kesehatan di RSUD Lahat tahun 2024 senilai Rp 28 M, kata " Sumber kepada wartawan.

Sementara F datang sendirian hadir sebagai saksi terpantau wartawan Selasa 6 Januari 2026 sambil mengendong tas, selang beberapa menit ada dua orang wanita menggunakan jilbab dugaan sementara mereka dipanggil selaku saksi menuju ruangan pidsus ujar salah satu security yang mengantarkan mereka berdua, 

Hingga berita hari ini dipublish beberapa saksi masih jalani pemeriksaan di ruang pidsus 

Berdasarkan  Sprindik nomor : PRINT – 2544/L.6.14/Fd.1/12/2025 tanggal 3 Desember 2025.(Bambang.MD)

"Hangatnya Musyawarah di Lesehan Taliwang: KJLT Bahas Strategi Baru Hadapi Raker Tertunda, Didik Supriadi Tebar Semangat!"



Policewatch-Praya

Suasana keakraban dan semangat kebersamaan terasa begitu kental saat Komunitas Jurnalis Lombok Tengah (KJLT) menggelar musyawarah di Lesehan Taliwang, Praya, pada Selasa (06/01/2026). Acara ini menjadi momentum penting untuk membahas kembali persiapan Rapat Kerja (Raker) yang sempat tertunda dan dijadwalkan ulang pada 4 Februari 2026 mendatang.

 

Ketua KJLT, Didik Supriadi, dalam penyampaiannya yang penuh semangat, menekankan pentingnya soliditas dan kerja keras seluruh anggota dalam menghadapi berbagai tantangan. "Penundaan Raker ini bukanlah sebuah kemunduran, justru menjadi kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi dan merumuskan strategi yang lebih matang," ujarnya di hadapan puluhan anggota yang hadir.

 

Musyawarah yang berlangsung di tengah suasana lesehan yang khas ini, menghasilkan beberapa poin penting, di antaranya:

 

- Evaluasi menyeluruh: KJLT akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan, serta mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan.

-  Raker mendatang akan memberikan perhatian khusus pada pengembangan program-program inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Lombok Tengah.

-  KJLT akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi lainnya, untuk mencapai tujuan bersama.

-  KJLT akan berupaya meningkatkan kapasitas anggota melalui berbagai pelatihan dan workshop, agar semakin siap menghadapi tantangan di masa depan.

 

"Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, KJLT akan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Lombok Tengah," pungkas Didik Supriadi, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta musyawarah.

 

Musyawarah ini diakhiri dengan sesi diskusi yang hangat dan konstruktif, di mana para anggota KJLT saling bertukar ide dan gagasan untuk menyukseskan Raker mendatang. Suasana kekeluargaan yang erat semakin memperkuat komitmen KJLT untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi Lombok Tengah.

 Jurnalis

Mamen

Proyek Taman Rekreasi Ribang Kemambang Telan Dana 25 M disorot Kejari Lahat

 



POLICEWATCH.NEWS - Pengerjaan Proyek Revitalisasi Taman Rekreasi Ribang Kemambang (TRRK) tahun anggaran 2025 meskipun telah selesai masa pengerjaan nya masih tetap ada aktivitas pekerjaan Menjadi Sorotan Proyek yang di gadang gadang sebagai kebanggan Kabupaten Lahat di kerjakan PT Lingkar Persada menelan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 25 miliar mendapat sorotan Kejaksaan Negeri Lahat. 

Hal ini dikarenakan proyek tersebut telah di lakukan pemutusan Pengawalan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Teuku Luftansya melalui Kasi Intel Rio Purnama, Senin (5/1) mengatakan akan memberikan peringatan keras terkait pemberian lanjutan pengerjaan proyek.

Ia menyebutkan pemutusan Pengawalan PPS kepada pihak ketiga penyedia proyek yaitu PT Lingkar Persada berlaku di minggu kedua bulan Desember 2025 sebelum berakhir nya kontrak yakni tanggal 24 Desember 2025 

Dirinya menambahkan pemutusan Pengawalan PPS, Tim Kejari Lahat telah  melalui proses pengecekan di lokasi dengan angka perhitungan pengerjaan baru mencapai 24 persen.

"Hitungan Kejari Lahat proyek itu baru progres 24 persen di minggu kedua bulan Desember 2025," katanya.

Rio menambahkan pengerjaan proyek TRRK yang di lakukan oleh PT Lingkar Persada terdapat dugaan perbuatan melawan hukum.

Pihaknya akan terus mengkaji berbagai aspek jika terdapat dugaan perbuatan melawan hukum dalam pengerjaan TRRK. Jelas " Rio kepada wartawan 

Sementara itu Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto SH memberikan tanggapan terkait proyek pembangunan Taman Rekreasi Ribang Kemambang sudah adanya pelanggaran karena sudah dalam Pemutusan pengawalan pihak kejaksaan Negeri Lahat, Hal ini patut diduga adanya indikasi temuan dalam pekerjaan, LIDIK KRIMSUS RI minta kepada kejaksaan negeri lahat untuk memproses hukum, apabila ada temuan pelanggaran hukum, karena ini uang negara berdasarkan peraturan yang berlaku, 

Sanksi proyek tidak selesai beragam, mulai dari peringatan tertulis, denda keterlambatan (misal 1‰ per hari dari nilai kontrak), penghentian sementara, hingga pemutusan kontrak, yang bisa berujung pada pemblokiran perusahaan (blacklist), pencabutan izin, hingga tuntutan pidana, tergantung penyebab dan kelalaian penyedia jasa, dengan mitigasi berupa perpanjangan waktu dengan syarat atau adendum kontrak jika ada alasan di luar kendali penyedia (seperti force majeure), 

Sanksi Utama bagi Kontraktor

Denda Keterlambatan: 1‰ (satu permil) per hari dari nilai kontrak, dihitung setelah masa perpanjangan 50 hari selesai.

Blacklist: Dicantumkan dalam daftar rekanan hitam, tidak boleh ikut tender pemerintah selama waktu tertentu (biasanya 2 tahun).

Pemutusan Kontrak: Kontrak diputus sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Pengembalian Uang Muka: Kontraktor wajib mengembalikan sisa uang muka.

Klaim Jaminan Pelaksanaan: Jaminan pelaksanaan pekerjaan dicairkan untuk keuntungan negara.

Tanggung Jawab Lain: Denda administratif, pembekuan izin, pencabutan izin, atau bahkan pidana jika terbukti ada unsur KKN atau pemalsuan. 

Jika Penyebab di Luar Kendali (Force Majeure)

Kontraktor bisa mengajukan perpanjangan waktu (maksimal 50 hari) atau adendum kontrak untuk melanjutkan pekerjaan di tahun anggaran berikutnya.

Penyebab seperti perubahan desain, penambahan volume, atau bencana alam harus dibuktikan secara valid (misal, dengan surat keterangan) dalam Show Cause Meeting (SCM). 

Langkah PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)

Verifikasi: PPK harus memeriksa penyebab keterlambatan dengan teliti.

Berikan Kesempatan: Beri kesempatan tambahan 50 hari jika memenuhi syarat.

Putus Kontrak: Jika tetap tidak selesai setelah 50 hari, kontrak diputus.

Bayar Sesuai Prestasi: Bayar hanya untuk progres yang sudah selesai di lapangan, jangan buat laporan fiktif 100%. 

Penting Diingat

Dokumentasi yang baik dan komunikasi proaktif sangat penting untuk membuktikan alasan keterlambatan.

Pembuatan laporan fiktif (misalnya berita acara 100% padahal belum selesai) bisa berujung pada masalah hukum serius (korupsi). Tegas " Rodhi (Bambang MD)

"Tasyakuran Kenaikan Pangkat Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan: Kolaborasi Media dan Kepolisian NTB Diperkuat dengan Janji Kerjasama Terikat"

 



 POLICEWATCH-LOMBOK BARAT

Gerung, Lobar 

05 / 01/2026) – Kediaman Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan, S.I.K., M.M., di Gerung, Lombok Barat, dipenuhi suasana hangat dan kekeluargaan pada Senin malam (05/01) dalam acara selamatan dan tasyakuran atas kenaikannya ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi, yang resmi dilantik pada 31 Desember 2025. Acara yang dimulai pukul 19.00 Wita dihadiri oleh rombongan awak media NTB dan tamu undangan terhormat, diakhiri dengan doa bersama.

 

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan  Mahardan,S.I.K.MM, menyampaikan rasa kagumnya atas kecepatan pemberitaan rekan-rekan media, yang seringkali mengudarakan berita bahkan sebelum kegiatan selesai. "Kesuksesan saya tidak sendirian; dukungan keluarga, rekan kerja, dan terutama media menjadi pondasi penting," katanya. 


Ia juga mengingat pelajaran di sekolah, di mana diajarkan pentingnya kolaborasi "penta helix"—akademisi, pemerintah, masyarakat, swasta, dan media—untuk kesuksesan di era globalisasi. "Tanpa media, kecil sulit jadi besar, dan besar bisa jadi kecil. Oleh karena itu, saya ingin terus menjalin silaturahmi dan komunikasi yang erat," ujarnya, sambil mengakui kekurangannya sebagai manusia biasa dan meminta dukungan untuk kemajuan NTB melalui persatuan.

 


Abdus Syukur, Dewan Kehormatan PWI NTB, yang mewakili awak media, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas kenaikan pangkat serta keterbukaan Bapak Jenderal selama ini. "Kami berterima kasih atas kerja sama yang ada, namun menginginkan kerjasama terikat secara resmi, seperti dalam bentuk MoU, untuk mendukung peningkatan kualitas pemberitaan dan kesejahteraan wartawan," katanya, menekankan harapan akan "winning solution" yang menguntungkan kedua belah pihak.

 

Acara berlangsung santai dengan berbagi cerita dan doa, ditutup dengan ucapan terima kasih dari keluarga tuan rumah atas kehadiran semua tamu. Semoga amanah yang diberikan Allah SWT semakin memperkuat dedikasi Bapak Jenderal dalam melayani bangsa, dan kerja sama dengan media semakin erat untuk kemajuan NTB.

Jurnalis

Mamen

Spanduk di SPBU Sintang Terkait Larangan Penyalahgunaan BBM Subsidi Disalahgunakan Sekadar Formalitas



Red,policewatch.news,  Sintang Kalimantan Barat,- Bentangan Spanduk peringatan keras terkait ketentuan pembelian BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite yang dipasang di salah satu SPBU di Kabupaten Sintang menuai sorotan tajam. 

Spanduk yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM itu dinilai berpotensi hanya menjadi simbol Formal tanpa Implementasi nyata di lapangan.

Spanduk tersebut secara Eksplisit memuat larangan penyalahgunaan BBM Subsidi, lengkap dengan ancaman Pidana Penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar. 

Namun, menurut Ketua Bidang Advokasi DPW PROJAMIN (PROFESINAL JARINGAN MITRA NEGARA) Kalimantan Barat, Teddy Liu Berkomentar, "keberadaan spanduk itu jangan sampai berhenti sebagai Slogan kosong, terangnya."4 Januari 2026

“Kami menilai spanduk ini jangan hanya menjadi pajangan atau sekadar Formalitas. Kalau di lapangan masih terjadi pengisian berulang, penggunaan jerigen tanpa rekomendasi, atau kendaraan tidak berhak tetap dilayani, maka spanduk ini kehilangan makna Hukumnya,” tegas Teddy Liu, Minggu, (04/01/2026).

Teddy menyebut, Praktik penyalahgunaan BBM Subsidi di sejumlah SPBU masih menjadi rahasia umum, mulai dari kendaraan modifikasi tangki, penggunaan barcode tidak sesuai plat nomor, hingga dugaan keterlibatan Oknum Operator SPBU.

“Negara sudah sangat jelas mengatur. Regulasi, ancaman Pidana, hingga mekanisme pengaduan sudah terpampang besar. Pertanyaannya, apakah Aparat Penegak Hukum (APH) dan pengawas Migas benar-benar hadir di lapangan, atau hanya hadir lewat spanduk?” sindirnya.

PROJAMIN Kalbar menilai bahwa pemasangan spanduk peringatan tanpa pengawasan ketat dan penindakan nyata justru berpotensi melanggengkan Praktik penyimpangan. Masyarakat, kata Teddy, tidak butuh ancaman tertulis, tetapi keadilan Distribusi BBM Subsidi yang benar-benar dirasakan.

“BBM subsidi itu Uang Rakyat. Kalau masih ada yang bermain, maka yang dirugikan bukan hanya Negara, tapi Masyarakat kecil yang seharusnya berhak. Jangan biarkan spanduk ini menjadi tameng pembenaran bahwa seolah-olah Aturan sudah dijalankan,” ujarnya.

PROJAMIN Kalbar mendesak BPH Migas, Aparat Penegak Hukum, serta Pemerintah Daerah untuk turun langsung melakukan Inspeksi mendadak, Audit Barcode Pertamina, dan menindak tegas SPBU maupun konsumen yang terbukti melanggar.

Jika tidak, Teddy menegaskan, pihaknya siap mendorong laporan resmi dan membuka data lapangan ke Publik.

“Kalau Hukum hanya tegas di spanduk, tapi tumpul di lapangan, maka ini adalah kegagalan Negara dalam menjaga hak Rakyatnya,” tutup Teddy Liu.

TIMRED [*]

Brigjen Lalu Iwan: Dari Medan Kepolisian ke Birokrasi, Jejak Niat Baik yang Tetap Bersinar



 Policewatch-Nusa Tenggara Barat

Kenaikan pangkat Lalu Muhammad Iwan Mahardan, S.IK., M.M. menjadi Brigadir Jenderal Polisi bukan sekadar kabar prestasi, melainkan catatan perjalanan seorang perwira yang tumbuh dari akar, menempa diri di berbagai medan, dan meninggalkan jejak niat baik di balik kesunyian tugas.

 

Lulusan AKABRI 1994, lahir di NTB pada 22 Januari 1972, Sapaan akrab Mamiq memulai karir di Korps Brimob Kalimantan Barat, mempelajari disiplin dan dinamika masyarakat di lapangan. Kariernya melengkapi pengalaman di Jakarta sebagai Kapolsek di Jagakarsa, Kelapa Gading, Penjaringan, dan Setiabudi, kemudian memimpin Polres Dharmasraya Sumatera Barat. Di tingkat nasional, ia menjabat di Sops Polri, Baharkam Polri, STIK Lemdiklat Polri, dan Itwasda Polda NTB, serta bertugas sebagai Liaison Officer di ASEAN Games 2018, LO Polri KPU, dan pengamanan Pemilu Jepang 2019—menunjukkan peran polisi yang melampaui keamanan, menyentuh diplomasi dan koordinasi lintas lembaga.

 

Pendidikan menjadi bekal kuat: PTIK, Sespimmen, pelatihan internasional di Italia dan Thailand, serta bahasa Mandarin di Beijing. Kemampuan berbahasa Inggris, Sasak, dan Jawa memudahkan komunikasi, sementara deretan Satyalancana mencatat konsistensi pengabdian.

 

Namun, bagi jurnalis di NTB, momen tak terlupakan adalah saat ia menjabat Plh. Kabid Humas Polda NTB selama tiga bulan. Ia menggagas perkumpulan wartawan hukrim, yang disambut positif oleh puluhan jurnalis. Musyawarah digelar, struktur kepengurusan hampir rampung—sayangnya, pergantian jabatan membuat forum gagal terbentuk. Meski tak tercatat di laporan resmi, jejak kolaborasi itu tetap terpatri.

 

Kini, ia mengemban amanah baru sebagai Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional RI, setelah menjabat Kepala Biro Hukum dan Humas BGN RI. Meskipun jauh dari hiruk-pikuk kepolisian, semangat humanis dan kerja bersama tetap hidup. “Menjadi polisi bukan sekadar profesi, tapi jalan pengabdian untuk menjaga bangsa dengan hati,” ucapnya—kalimat yang mencerminkan sikap tenang, terbuka, dan berpihak pada kolaborasi yang ia tinggalkan.

 Mamen

"Jangan Lihat Kertasnya, Tapi Maknanya!" – KJLT Terima Piagam, Janji Jurnalisme Lebih Berkualitas untuk Lombok Tengah

 


 

Policewatch-Lombok Tengah,

30 Desember 2025 – Suasana hangat menghiasi aula Polres Lombok Tengah saat Komunitas Jurnalis Lombok Tengah (KJLT) menerima piagam penghargaan dari Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yismiarto SIK. Penyerahan langsung dilakukan oleh Kabag SDM AKP Agus Purwanto, sebagai wujud apresiasi terhadap kontribusi media dalam membangun komunikasi yang transparan dengan masyarakat.

 

Dalam momen tersebut, Kapolres mengingatkan pentingnya makna di balik setiap apresiasi yang diberikan. "Jangan dilihat dari kertasnya, tapi lihatlah makna dari piagam ini sebagai bukti bahwa kepolisian sangat menghargai peran media dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang," tegas AKBP Eko Yismiarto SIK. Ia juga berharap sinergi antara Polres Lombok Tengah dan komunitas jurnalis dapat semakin erat untuk menangani berbagai isu yang ada di daerah.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua KJLT Didik Supriadi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam. "Penghargaan ini bukan hanya untuk KJLT, melainkan untuk seluruh rekan jurnalis di Lombok Tengah yang terus berjuang memberikan informasi terbaik bagi masyarakat," ucapnya. Didik juga menyampaikan komitmen konkret: "Kami akan terus meningkatkan standar pemberitaan, menjaga objektivitas dan independensi, serta menjadi mitra yang dapat dipercaya oleh Polres dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih baik."

 

Acara yang bertepatan dengan akhir tahun ini turut disaksikan oleh para pejabat utama Polres Lombok Tengah serta perwakilan wartawan dari organisasi media besar seperti PWLT (Persatuan Wartawan Lombok Tengah), FWLT (Forum Wartawan Lombok Tengah), dan Formen (Forum Media online). Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa solidaritas antar komunitas media di Lombok Tengah terus terjalin erat untuk kemajuan daerah.

Mamen

KJLT Terima Apresiasi dari Kapolres Lombok Tengah, Solidaritas Media Semakin Kuat



Policewatch-Lombok Tengah

Komunitas Jurnalis Lombok Tengah (KJLT) menerima piagam penghargaan dari Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yismiarto SIK, dalam acara yang berlangsung di aula kapolres pada Selasa, 30 Desember 2025. Piagam tersebut diserahkan langsung oleh Kabag SDM AKP Agus Purwanto.

 

Ketua KJLT, Didik Supriadi, menerima langsung piagam tersebut. Dalam sambutannya, Kapolres Lombok Tengah berpesan agar sinergi antara kepolisian dan media terus ditingkatkan. "Jangan dilihat dari kertasnya, tapi lihatlah makna dari penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat," ujarnya.

 

Didik Supriadi menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami di KJLT untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan menjaga independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik," katanya. Ia juga menambahkan bahwa KJLT akan terus berupaya menjadi mitra yang konstruktif bagi Polres Lombok Tengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lombok Tengah.

 

Acara penyerahan piagam ini disaksikan oleh sejumlah petinggi Polres Lombok Tengah serta perwakilan wartawan dari berbagai organisasi media, seperti PWLT, FWLT, dan Formen. Kehadiran berbagai elemen media ini menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Jurnalis

Mamen

110 Anak Usia Dini Antusias Ikuti Latihan Beladiri Gratis dari Ditpolairud Polda NTB di Pantai Cemara

 


 

POLICEWATCH-LOMBOK BARAT

Pantai Cemara, Lembar menjadi tempat berkumpulnya sekitar 110 peserta usia dini yang dengan penuh semangat mengikuti kegiatan latihan beladiri yang digelar pada Senin (29/12/2025). Kegiatan yang dipandu langsung oleh personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat ini tidak hanya memberikan ilmu pertahanan diri, tetapi juga fokus pada pembentukan karakter positif sejak dini.

 

Pelatihan yang dipimpin oleh Senpai Aipda I Nyoman Getas, S.H menyajikan berbagai materi yang disesuaikan dengan usia peserta, mulai dari pengenalan dasar beladiri, teknik pertahanan diri dasar, hingga latihan konsentrasi dan kedisiplinan. Semua sesi dijalankan dengan pendekatan edukatif, aman, dan menyenangkan agar anak-anak dapat menikmati setiap proses pembelajaran.

 

"Kegiatan ini kita gelar secara rutin dua kali seminggu, yakni hari Senin dan Kamis sore, dan tidak dipungut biaya sama sekali. Saat ini sudah ada 110 anak yang aktif mengikuti," ungkap Aipda I Nyoman Getas.

 

Direktur Polairud Polda NTB, KBP Boy FS Samola, SIK, MH menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian institusi kepada masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah pesisir. "Kita ingin membina generasi muda agar memiliki mental yang kuat, sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta mampu menjauhi perilaku negatif di lingkungannya," ujarnya.

 

Melalui program ini, Ditpolairud Polda NTB berharap tidak hanya dapat mendekatkan Polri dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang sehat jasmani dan rohani, berkarakter baik, serta siap berprestasi di masa depan.

 Mamen

BERSAMA BHABINKAMTIBMAS, WARGA DUSUN PAOK TAWAH GELAR GOTONG ROYONG BANGUN MASJID BAITURRAHMAN – TOKOH MASYARAKAT AJAK SINERGI UNTUK KEMAJUAN UMUM

 


 

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH

28 DESEMBER 2025 – Suasana hangat meriah memenuhi lokasi pembangunan Masjid Baiturrahman di Dusun Paok Tawah, Desa Bunut Baik, Kecamatan Praya. Ratusan warga berkumpul untuk melaksanakan gotong royong pembangunan rumah ibadah, yang diisi juga dengan silaturahmi makan bersama bersama Aipda Anto (Bhabinkamtibmas wilayah tersebut) serta pengurus masjid.

 

Pada kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Abdul Majid menyampaikan pesan penting tentang makna gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. "Masjid bukan hanya tempat beribadah semata, tetapi juga pusat kegiatan kemasyarakatan yang bisa menjadi motor penggerak kemajuan. Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya membangun bangunan bata dan semen, tetapi juga memperkokoh tali silaturahmi dan kesatuan antarwarga," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Abdul Majid menambahkan, pembangunan Masjid Baiturrahman direncanakan akan menjadi sarana pendidikan agama dan pelatihan keterampilan bagi anak muda serta ibu rumah tangga di wilayah tersebut. "Kita berharap, setelah masjid selesai dibangun, bisa diadakan berbagai kegiatan positif seperti pengajian rutin, kursus komputer, dan pelatihan memasak agar warga bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi bersama," jelasnya.

 


Aipda Anto yang turut serta membantu proses pembangunan dan berbagi makanan dengan warga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. "Kami sebagai aparatur kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung setiap upaya kemajuan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini patut dicontoh dan diperkuat agar kita bisa bersama-sama membangun daerah yang lebih baik," ucap Aipda Anto.

 

Pengurus Masjid Baiturrahman, yang diwakili oleh Nawawi Hirjan, menjelaskan bahwa pembangunan telah memasuki tahap struktur utama dan diharapkan bisa selesai dalam waktu 3 bulan ke depan. "Kita sangat berterima kasih atas kontribusi tenaga dan materi dari seluruh warga serta dukungan dari pihak berwenang. Makan bersama kali ini menjadi momen yang sangat berharga untuk menyatukan hati dan pikiran kita dalam menyelesaikan pembangunan ini," ungkap Nawawi Hirjan.

Acara makan bersama yang menggunakan bahan makanan khas daerah sepert Tahu, plecing kangkung dan sayur bening,menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dari berbagai kelompok usia. Banyak warga yang turut  bersama, mempertegas semangat kekeluargaan yang kuat di Dusun Paok Tawah.

 Jurnalis

Mamen

LIDIK KRIMSUS Soroti Rehab Kantor Camat Kikim Selatan Hamburkan Uang Negara Capai Rp 4,8 M,

 



POLICEWATCH.NEWS -  JAKARTA Pemerintah (Pemkab) Lahat menganggarkan sumber dana APBD Tahun 2025 sebesar Rp 4,8 miliar untuk rehab pembangunan Kantor Camat Kikim Selatan, Kabupaten Lahat.

Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI Rodhi Irfanto.SH saat dimintai tanggapannya ini hanya menghamburkan uang negara, masih banyak yang perlu diperbaiki seperti Sarana belajar, RKB, dan fasilitas lainnya kata " Irfanto kepada wartawan Sabtu (27/12/2025)

Pembangunan ini perlu dikaji ulang dengan anggaran hampir Rp 5 M, pekerjaan tidak akan selesai di bulan Desember 2025, dan indikasi ada dugaan tidak akan rampung yang dikerjakan oleh pemborong nakal, akhirnya putus kontrak, proyek yang dikerjakan tempo 148 hari ujar Rodhi 

Hal ini diketahui dari Papan Informasi Proyek, paket kegiatan Renovasi Kantor Camat Kikim Selatan Desa Pagar jati, Kecamatan Kikim Selatan Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Lahat.

Kini menjadi sorotan publik dan sarat tanda tanya serta patut diduga mengandung unsur kesengajaan.

Lidik krimsus RI mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan adanya tindak pidana yang terstruktur dan masif dalam pelaksanaan proyek pembangunan kantor camat Kikim Selatan,

Seperti dilihat pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Lahat dikutip, Sabtu (27 Desember 2025). Tender ini memiliki kode 10055251000  dan nomor RUP 59617727.

Tender dibuat pada 4 juli 2025, satuan kerja Dinas PUPR Proyek ini dikerjakan Kontraktor PT.Mas Negara Jln.letnan mukmin No.05 RT.017 RW.005, bukit kecil Palembang Sumsel.

"Nilai pagu paket Rp.5,000.000.000,00 nilai HPS paket Rp 4,999.999.000,00," demikian tertulis di LPSE.

Pengerjaan bangunan Renovasi ini  berlokasi di  Desa Pagarjati Kikim Selatan, Kecamatan Kikim Selatan,Kabupaten Lahat. Tender selama 148 hari kerja. Pungkas " Rhodi (Bambang MD)

LIDIK KRIMSUS RI: Diduga Sungai Tebu Ajang Bisnis Lendir dan Miras, juga Narkoba

 


Suasana Kawasan Sungai Tebu, Muara Lawai, di malam hari

Red,policewatch.news,- Suasana Kawasan Sungai Tebu, Muara Lawai, di malam hari, dapat kita dengar hingar bingar irama musik remix ditempat hiburan yang ada disana. nampak juga wanita wanita penghibur Tebar pesona untuk mencari mangsa , hal ini membuat geram sejumlah masyarakat yang mana telah mencoreng nama Kabupaten tersebut.

Beberapa tahun yang lalu Sungai tebu yang berlokasi di Desa Muara lawai, Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim termasuk wilayah Kabupaten Muara Enim kini sudah masuk wilayah Kabupaten lahat.

Sungai tebu adalah sebuah tempat yang sangat tidak asing lagi bagi warga Muara Enim, karena dilokasi ini saat ini sudah menjadi pemukiman tempat hiburan malam yang ramai dikunjungi. 

Maraknya Penyakit Masyarakat yang ada  bahkan lokasi tesebut sudah dijadikan surganya para pemuja kenikmatan yang menjadikan lokasi itu Diduga sebagai tempat dugem, Pesta Miras juga narkoba bahkan tak luput juga adanya dugaan praktek Open Boking yang kemungkinan besar terjadi di tempat seperti itu , papar Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (LIDIK KRIMSUS RI) M Rodhi Irfanto S. H, 26/12/25


Informasi Warga Sebut saja  Mr X (53 th) yang tak ingin di sebut namanya menyampaikan, ya dari dulu kawasan sungai tebu ini sudah lama ada warung remang remang yang di duga di jadikan tempat pesta miras, Narkoba dan postitusi. Setiap malam ramai terus penggunjung yang datang, suara musiknya pun keras, sampai kedengaran dari jauh.

“Entah sampai kapan tempat kumuh ini terus di biarkan oleh pemerintah setempat, yang mana sangat meresahkan,” keluhnya.

“Lanjutnya, bila kita memasuki lokasi Sungai Tebu malam hari, dapat kita dengar hingar bingar irama musik remix ditempat hiburan yang ada disana. nampak juga wanita wanita penghibur yang sedang menunggu tamu yang ingin minta ditemani.

Ramainya tempat ini, ditambah lagi dentuman music irama remix yang keras, banyaknya wanita wanita penghibur ditempat ini. saat ini keberadaan tempat ini sudah sangat meresahkan warga sekitar.

”Kami anggap hal ini sudah sangat menggangu ketenteraman dan kenyamanan warga sekitar,, keadaan di Sungai Tebu saat ini, apakah pihak pihak yang terkait mengetahuinya atau memang tidak mengetahuinya,, karena lokasinya ada dipinggir Muara Enim dan di ujung batas wilayah Lahat, atau pura pura tidak tahu ”tutur MR X.

”Kami juga ingin mengetahui, apakah memang sudah ada izinnya, sehingga dibiarkan beroperasi setiap malam.

”Kami kwatir kalau lokasi ini tidak ditertibkan oleh para APH dan  pemerintah setempat atau yang terkait, tempat ini akan berdampak sangat buruk bagi lingkungan sekitar serta akan merusak generasi penerus bangsa, karena terus terang banyak sekali pengunjung tempat ini para kawula muda lelaki dan prempuan, sementara ditempat itu diperjual belikan miras, bisnis lendir dan juga diduga narkoba,’‘Jelasnya.

Keberadaan Cafe-cafe yang terletak di kawasan Sungai Tebu (STB), Muara Lawai, Kabupaten Muara Enim, menjadi sorotan dan perbincangan hangat, yang mana keberadaan Cafe-cafe di STB tersebut, kini mulai menjadi hiburan bak diskotik, dengan penuh kebebasan.

Hal ini sangat menyesalkan didugan adanya pembiaran para APH maupun Para Pihak yang berwenang seakan tutupmata atau mungkin ada koordinasi terselubung, Rodhi  mengungkapkan keprihatinannya atas fenomena yang kini terjadi dikawasan Sungai Tebu (STB). Saya beberapa kali berkunjung kesana dan Saya merasa aneh, kok cafe seperti diskotik? Seharusnya, kalau memang cafe, tidak mungkin di dalamnya ada hiburan seperti itu, dengan pengunjung bergoyang tanpa henti. Ini mungkin ada doping yang membuat para pengunjung terus bergoyang,” ungkap Rodhi

Lidik Krimsus RI , Mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menertibkan tempat hiburan malam yang dianggap menyimpang dari konsep cafe biasa tersebut. Pungkas Rodhi  *** TIM***


PEMBERITAHUAN......! STOP PRES Ka. Biro Policewatch Muara Enim

 Red, POLICEWATCH,- Pemberitahuan untuk segenap  institusi TNI & Polri  maupun instansi baik Negeri, sipil maupun Swasta bahwa sejak hari ini Jumat 26 Des 2025, bahwa atas nama : 

               HAIRIN SYAH          Jabatan : Kepala Biro          Wilayah: Kab. Muara Enim SUM-SEL






Dari Redaksi  Media Police Watch.news  Kami memberitahu kan Terhitung mulai Hari ini Jumat 26 Desember 2025    Bahwa Nama di atas Sudàh Bukan Anggota Media Kami

Apabila menjumpai orang tersebut diatas masih menggunakan KTA atau ATRIBUT Media Policewatch.news untuk di pergunakan Demi kepentingan Pribadi nya, Jelas sangat melanggar Hukum, silahkan laporkan kepada Pihak yang berwajib, karena orang tersebut sudah bukan anggota media kami

Dengan ini Manajemen Redaksi Media PoliceWatch.news  menyampaikan, bahwa Wartawan, baik itu Reporter, Jurnalis, Kontributor maupun IT & Desain Grafis adalah yang tertera di dalam struktur organisasi di kolom redaksi website kami. (cek di sini    ( https://www.policewatch.news/p/redaksi.html )

Selain nama-nama di struktur, BUKAN bagian dari internal manajemen kami. Apabila ada orang yang mengatasnamakan bagian dari Redaksi Media Police Watch.news   namun namanya tidak tercantum di struktur, BUKAN bagian dari kami. Dan kami tidak bertanggungjawab atas segala hal yang dilakukannya, HODLINE 08128222280

Demikian informasi ini disampaikan demi kenyamanan bersama.

Wassalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh….

Jakarta 26 Des 2025

 

Hormat kami,
M Rodhi irfanto SH
Dirut/Pemimpin Redaksi

"Angin Harapan Datang dari Segala Arah – Bantuan Rp10 Juta per KPM Bakal Turun, Rakyat Menanti Tindakan Nyata Bukan Janji Kosong!"


 Policewatch-Nusa Tenggara Barat

26/12/2025 – Seperti angin yang bisa bertiup dari darat ke laut atau sebaliknya, harapan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini menyebar luas dari berbagai arah. Kabar tentang bantuan sebesar Rp10.000.000 per KPM telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, yang tidak hanya menginginkan kabar gembira tetapi juga tindakan nyata yang segera terealisasi.

 

Banyak kalangan masyarakat yang telah menunggu dengan penuh kesabaran, bahkan dalam kondisi yang tidak mudah. Mereka mengaku telah memberikan dukungan penuh terhadap proses yang berjalan, dengan harapan bahwa bantuan yang dijanjikan benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan – bukan hanya menjadi janji-janji semata yang menghilang seiring waktu.

 

Sebelumnya, dana yang diharapkan sempat mengalami beberapa tahapan penanganan yang memerlukan waktu, namun kini sebagian besar proses terkait telah ditangani oleh pihak berwenang. Wakil-wakil dengan jaminan pribadi bahkan telah melakukan pertemuan langsung dengan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk melaksanakan proses take over dana yang dijanjikan, tidak hanya bagi KPM tetapi juga 3 sasaran lainnya. Dalam pertemuan tersebut, telah disampaikan urgensi untuk segera mewujudkan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi rakyat.

 

Meskipun proses hukum dan administratif masih berjalan – yang dianggap sebagai bagian dari tahapan yang harus ditempuh dengan penuh kesabaran seperti petani yang menanti masa panen setelah bekerja keras merawat tanamannya – doa dan harapan rakyat terus mengalir deras. Mereka berharap para penguasa dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret, tidak lagi menunda-nunda. Semoga kebaikan hati dan kepedulian terhadap kesulitan rakyat menjadi prioritas utama, sehingga rizki yang telah lama dinantikan bisa segera sampai ke tangan yang berhak menerimanya dan memberikan perubahan nyata bagi kehidupan mereka.

 Jurnalis

Mamen

Gudang Toserba Cirebon Jebol Dihantam Banjir, Berbagai Barang dan Makanan Hanyut ke Pemukiman Warga

Pewarta:MRI
Editor: MRI
Copyright © policewatch.news 2025


Red,policewatch.news,- Viral Video Sebuah fenomena banjir yang tidak biasa terjadi di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Selasa sore, 23 Desember 2025. Banjir kali ini tidak hanya membawa air keruh, sampah, atau material biasa, melainkan juga ratusan kemasan popok bayi dan makanan ringan dalam kaleng yang berhamburan di aliran air.

Peristiwa yang langsung menghebohkan warga dan viral di jagat maya ini bermula ketika gudang sebuah Toko Serba Ada (Toserba) jebol diterjang derasnya arus banjir kiriman. Video yang diunggah warga ke media sosial dengan jelas memperlihatkan puluhan kaleng biskuit dan kemasan popok baru yang hanyut terbawa arus deras sungai.

Dalam keriuhan, sejumlah warga terlihat mengambil barang-barang tersebut, ada yang langsung memungut dengan tangan dan ada pula yang menggunakan serokan ikan dari atas jembatan. 


Suara teriakan, "Gudang Surya jebol, gudang Surya jebol!" terdengar dalam salah satu rekaman, mengonfirmasi asal muasal barang-barang yang tidak biasa tersebut.

Bupati Cirebon, Imron, yang meninjau langsung lokasi kejadian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku pertama kali mengetahui kejadian ini dari viralnya video di media sosial.

“Kita tadi meninjau, toserba ini kemarin kebanjiran dan banyak barangnya yang hanyut,” ujar Bupati Imron, Rabu, 24 Desember 2025.

Menurut penjelasannya, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman dari wilayah Kabupaten Kuningan, meski saat itu hujan deras juga mengguyur kawasan Cirebon. Karakter banjir kiriman ini, kata Imron, adalah air yang datang dan surut dengan cepat.

“Ini banjir kiriman, karena airnya cuma lewat dan tidak lama,” katanya.

Kejadian ini langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Bupati Imron menegaskan perlunya pencarian solusi agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari. Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah masih belum dapat memastikan besaran kerugian material yang dialami oleh pihak toserba akibat gudangnya yang jebol dan barang dagangan yang hanyut

Kondisi toserba yang dimaksud masih dalam keadaan tutup. Seluruh karyawan tampak sibuk terlibat dalam proses pembersihan area gudang dan berusaha menyelamatkan sisa barang yang masih bisa diamankan dari kerusakan.

Peristiwa banjir di Cirebon ini menjadi perhatian nasional, seiring dengan berita banjir bandang yang juga melanda empat kecamatan lain di Cirebon seperti diberitakan dalam kanal berita. Insiden ini menyoroti kembali kerentanan kawasan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di musim penghujan, serta pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam mengamankan aset mereka.

. "21 Tahun KJLT: Wartawan, Keluarga, & Pejabat Daerah Bersatu Bangun Lombok Tengah!"

 


 

Policewatch-Lombok Tengah

 Komunitas Jurnalis Lombok Tengah (KJLT) akan menggelar Rapat Kerja (RAKER) sekaligus Family Gathering untuk merayakan ulang tahun ke-21 mereka. Acara yang akan diadakan di Outdoor Spot Tourism Roemah Keboen, Desa Wisata Bonjeruk, pada tanggal 28-29 Desember 2025 ini, akan dihadiri oleh sejumlah tamu penting.

 

Selain para wartawan, mitra, dan keluarga besar KJLT, acara ini juga akan mengundang perwakilan dari SKPD Lombok Tengah, Bupati Lombok Tengah, serta Kapolres Lombok Tengah. Kehadiran para tokoh penting ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara media dan pemerintah daerah dalam membangun Lombok Tengah.

 

Ketua KJLT, Didik Supriadi, menyampaikan bahwa acara ini merupakan momen penting untuk memperkuat solidaritas antar anggota dan merumuskan program kerja yang lebih efektif di tahun mendatang. "Kami berharap, melalui RAKER dan Family Gathering ini, KJLT dapat terus berkontribusi positif dalam pembangunan daerah melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas," ujarnya.

 

Dengan tema "Tetap Eksis dan Konsisten Membangun Daerah dengan Cara Menulis," acara ini akan menjadi ajang silaturahmi, diskusi, dan perayaan atas dedikasi KJLT selama 21 tahun dalam dunia jurnalistik. Berbagai kegiatan menarik juga akan diadakan untuk mempererat kebersamaan dan merayakan semangat jurnalisme yang terus berkobar.

 

Jangan lewatkan momen spesial ini untuk menjadi bagian dari keluarga besar KJLT dan menyaksikan komitmen bersama dalam membangun Lombok Tengah melalui karya jurnalistik!

Mamen

"Jihad Profesi" Berangkat! Tim Relawan Kesehatan dari RSUD Praya Sudah Sampai Medan, Lanjut Langsung ke Aceh Tamiang



Policewatch-Lombok Tengah. 

21/12/2025 .Alhamdulillah, tim relawan kemanusiaan yang dipimpin oleh dr. Yudha Permana, Sp. DV. (spesialis penyakit kulit di RSUD Praya dan Koordinator Tim Volunteer Bencana Sumatera) telah berangkat dan sudah sampai di Medan pada saat ini. Segera setelah itu, tim akan melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang bersama rekan-rekan relawan lainnya untuk memberikan layanan kesehatan lengkap kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Sebagai Clinical Leader dan juga Koordinator Tim Humas RSUD Praya, dr. Yudha memimpin Tim Ke-6 yang solid dengan keahlian beragam. Anggotanya antara lain Bapak Sondi dan Ibu Agustina sebagai perawat, Ibu Dewi sebagai bidan, dr. Sarah sebagai dokter umum, serta Bapak Ardi sebagai psikolog klinis untuk operasional di daerah pergerakan.

 

Alur perjalanan tim dimulai dari Jakarta, kemudian menuju Medan untuk berkoordinasi dengan koordinator lapangan di markas Mercy Medan. Tanpa menunda lama, mereka segera melanjutkan perjalanan darat menuju Aceh, dengan tujuan awal Aceh Tamiang. Di lokasi, tim akan bertemu dengan Tim Insiden (IC), melakukan aktivitas donasi, dan fokus memberikan layanan kesehatan yang komprehensif.

 

Sebelum berangkat, tim telah menyiapkan diri secara fisik dan mental – syarat mutlak bagi relawan yang akan bekerja di lapangan. Mereka membawa peralatan medis lengkap untuk operasional di bawah daratan, obat-obatan, dan alat kesehatan guna mendukung Mercy bergerak dalam konteks layanan medis darurat dan rutin.

 

Layanan yang akan diberikan mencakup empat fokus utama: (1) penanganan kegawat daruratan kesehatan, (2) pemeriksaan dan pengobatan penyakit umum untuk semua kalangan, (3) layanan kesehatan ibu dan anak yang ditangani oleh bidan tim, serta (4) pemulihan mental pasca bencana yang ditangani oleh psikolog klinis.

 

"Kami berharap semua anggota tim tetap sehat dan bisa memberikan manfaat yang banyak bagi para korban. Semoga misi ini bisa terus dilanjutkan oleh relawan-relawan yang baik sebagai bagian dari jihad profesi kami sebagai dokter dan tenaga kesehatan," ungkap dr. Yudha.

 

Dari RSUD Praya, rekan-rekan dr. Yudha menyampaikan rasa bangga dan harapan, meskipun beberapa di antaranya mengaku "pengen sekali ikut, tinggal daftar saja" tapi tidak bisa bersamanya. Mereka meminta maaf dan mengajak semua orang untuk tidak putus do'a: "Semoga selamat dalam Lindungan dan Naungan Suci ALLAH SWT, baik selama perjalanan, di lokasi, hingga kepulangan ke keluarga terkasih."

 

Dengan semangat yang kuat, tim meyakini bahwa "jika ALLAH SWT sudah menggerakkan hati, maka tak akan ada penghalang disana-sini." Semoga ALLAH SWT selalu bersama mereka. Aamiin YRA.

 

Jurnalis

Mamen