Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan dan budaya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan dan budaya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kukuhkan Posisi Pondok Pesantren sebagai Lokomotif Moderasi Beragama, Sulhan Muchlis Gagas Ponpes sebagai Destinasi Wisata Syariah


POLICEWATCH-MATARAM.

Tokoh muda Bumi Gora, Sulhan Muchlis, menyiapkan program pemberdayaan Pondok Pesantren di NTB dengan menjadikannya sebagai destinasi wisata syariah. Selain memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pondok pesantren dan masyarakat sekitar pesantren, program pemberdayaan ini juga untuk memastikan nilai-nilai keagamaan dan budaya tetap dihormati dan dilestarikan.

“Kita tidak boleh lupa, di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim seperti kita di Pulau Lombok ini, pondok pesantren telah menjadi pusat pendidikan agama Islam dan budaya Islam yang kaya,” ucap Sulhan, Selasa 19 September 2023. 

Sebagai santri yang terlahir, dibesarkan, dan dididik dengan tradisi pondok pesantren yang kuat, Sulhan tahu persis tentang potensi yang dimiliki Pondok Pesantren di Pulau Lombok untuk menjadi destinasi wisata syariah. Politisi muda Partai Demokrat yang merupakan Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok ini memberi contoh bagaimana misalnya pondok pesantren yang menjadi tempat di mana siswa belajar tentang agama Islam, bahasa Arab, dan budaya Islam, manakala menjadi destinasi wisata, akan dapat menjadikan wisatawan dapat datang untuk mengenal lebih dalam tentang Islam dan budaya Muslim melalui pengalaman belajar di pondok pesantren.

Di sisi lain, kata Sulhan, banyak pondok pesantren memiliki bangunan bersejarah yang indah dan arsitektur tradisional. Wisatawan dapat mengagumi keindahan arsitektur ini dan mempelajari lebih banyak tentang sejarah dan kekayaan budaya masyarakat Bumi Gora di Ponpes tersebut.


“Banyak pondok pesantren kita juga sering mengadakan kegiatan budaya dan acara keagamaan yang menarik. Wisatawan dapat menghadiri acara-acara ini dan merasakan suasana budaya dan keagamaan yang khas,” kata putra ulama kharismatik Bumi Gora TGH Muchlis Ibrahim ini.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat periode 2014-2019 ini juga mengungkapkan bagaimana di pondok pesantren juga kaya dengan kuliner berupa makanan tradisional yang lezat dan unik. Wisatawan akan dapat mencoba masakan lokal dan menikmati kuliner khas daerah tersebut. Pada saat yang sama, wisatawan yang beragama Islam dapat berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti salat, pengajian, atau tadarus Alquran.

“Pondok pesantren juga dapat menyelenggarakan program pendidikan dan workshop singkat untuk wisatawan yang ingin memahami agama dan budaya Islam,” kata Sulhan.

Selain itu, kunjungan ke pondok pesantren juga dapat mengajarkan wisatawan tentang nilai-nilai kehidupan sederhana, ketekunan, dan kesederhanaan yang diajarkan di pondok pesantren. Dan dalam jangka panjang, pondok pesantren yang menjadi destinasi wisata dapat menjadi tempat untuk terus mempromosikan pemahaman antarbudaya, membangun jembatan antaragama, dan memperkuat toleransi di antara komunitas yang berbeda.

Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata syariah, dipastikan Sulhan, akan memberi manfaat ekonomi yang besar bagi pondok pesantren, masyarakat, dan juga bagi daerah. Kunjungan wisatawan ke pondok pesantren akan menciptakan peluang bisnis baru seperti restoran, toko suvenir, dan akomodasi, dan menjadikan entitas bisnis serupa yang sudah ada semakin berkembang.

Jika program pemberdayaan pesantren sebagai destinasi wisata ini sudah berjalan, Sulhan memastikan, daya ungkitnya terhadap ekonomi daerah akan sangat besar. Mengingat, jumlah pondok pesantren yang ada di NTB sangat banyak. Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa NTB kini menjadi provinsi ketujuh di Indonesia dengan jumlah pondok pesantren terbanyak. Hingga tahun ini, tercapat 730 ponpes di NTB dengan 291.464 santri dan 25.001 guru.

“Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata syariah jelas akan membantu diversifikasi industri pariwisata di daerah kita. Ini dapat mengurangi ketergantungan pada jenis pariwisata lainnya dan memberikan pendapatan tambahan kepada masyarakat,” imbuh Sulhan.

Selain manfaat ekonomi, ada kemanfaaan lain yang diungkap Sulhan tidak kalah pentingnya. Manfaat tersebut terkait dengan eksistensi peran pondok pesantren dalam moderasi beragama. Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata dengan fokus pada moderasi beragama kata pengasuh Pondok Pesantren Al Islahuddiny, Kediri, Lombok Barat ini, adalah sebuah langkah yang sangat relevan dan bermanfaat di tengah tantangan ekstremisme agama dan ketegangan antaragama.

Dengan bertransformasi sebagai destinasi wisata syariah, akan kian mengukuhkan posisi pondok pesantren dalam hal pemahaman moderat. Pondok pesantren yang mendukung moderasi beragama bakal menjadi tempat di mana wisatawan dapat memahami pemahaman Islam dengan pendekatan yang moderat dan inklusif. Ini dapat membantu mengimbangi narasi ekstremisme. Dalam hal ini, pondok pesantren dapat menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan tentang moderasi beragama bagi wisatawan, yang dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep-konsep moderasi dan kerukunan beragama.

“Program pemberdayaan ini juga kita desain untuk menjadikan Pondok Pesantren rutin mengadakan acara-acara yang mempromosikan toleransi, perdamaian, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi wisatawan dan mendorong kesadaran mereka terhadap isu-isu sosial yang penting,” imbuh Sulhan..

Mn

Pelaksanaan Rapat Penentuan Calon Pengurus inti PD PARFI Jabar dan Rapat Halal Bihalal 1442 H

 


Bandung, POLICEWATCH,  - Pelaksanakan rapat acara Panitia Halal Bihalal sekaligus rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar yang berlokasi di The Naripan Hotel Jl. Naripan No.31-35, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/05/2021).

Dalam pelaksanaannya, pembentukan rapat Panitia Halal bihalal serta calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar dilaksanakan secara terbatas mengingat masih dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di pimpin langsung oleh Ketua PARFI Jabar Hj. Dewi Rusmanah Partadisastra yang akrab disapa Dewi Parta

Ketua PARFI Jabar  Dewi Parta menyampaikan, "Kegiatan hari ini merupakan rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar sekaligus rapat pembentukan kepanitiaan halal bihalal yang akan kita laksanakan pada tanggal 23/05/2021 bersama para Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) dengan pengurus daerah PARFI Jawa Barat," ungkapnya.


"Adapun hasil rapat diantaranya tentang teknis acara yang akan menampilkan beberapa kesenian sunda saat halal bihalal yang bertujuan untuk membangkitkan kembali rasa memiliki dan rasa bangga terhadap seni budaya dengan mengundang dan menampilkan para seniman-seniman Jawa Barat," terangnya

Selain itu, lanjutnya, "Melalui silaturahmi ini saya juga menyampaikan beberapa kegiatan dan kerjasama yang mana telah memiliki kekuatan dari berbagai elemen ataupun instansi dalam bersinergi dengan PARFI," katanya. 

Terus terang, katanya, "Saya merasa bangga atas kehadiran para pengurus dan panitia yang sangat luar biasa ini, mereka begitu semangat berpartisipasi, semua antusias dan mendukung untuk mensukseskan acara tersebut yang mana memberikan semangat, motivasi serta inspirasi baik dari orang-orang film dan seni dan budaya," ucapnya. 

"Hal ini merupakan kelanjutan dari Rakernas PARFI melalui Visi-Misi luar biasa yang mana didalamnya ada penyempurnaan dalam mewadahi berbagai elemen dalam mengembalikan eksistensi PARFI yang selama ini ada kesalahpahaman tentang ADRT," paparnya.


"Tentunya bukan hal yang mudah untuk membangkitkan kembali perfilman, seni dan budaya, semua perlu proses dan perjuangan yang mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik dan tentunya akan membangkitkan kembali otonomi daerah Jawa Barat, mengingat otonomi daerah Jawa Barat meliputi berbagai seni dan budaya," katanya.

Dalam kesempatan ini tentunya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Ridwan Kamil dalam mendukung kami, kepada Bapak kadis Dr. H Dedi Taufik, Kepala Dinas disbudpar, Ketua Kadin Kota Bandung, kepada Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Polri, TNI dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah mensupport PARFI," ungkapnya.

"Semoga PARFI akan lebih berjaya, berkibar dan bersinar lagi dengan dukungan-dukungan dari seluruh instansi terkait yang mewadahi seluruh elemen seni dan budaya yang ada di Jawa Barat baik dari perfilman maupun dari para seniman-seniman Jawa Barat," tutupnya.

Ditempat yang sama, Tintin Sumartini didampingi Rita Nilawardani mengatakan, "Sebagai salah satu pengurus PARFI Jabar di tahun milenial ini tentunya saya merasa bangga, karena PARFI Jabar kedepan tidak hanya memajukan perfilman saja, tapi akan memajukan seni dan budaya khususnya Budaya Sunda seperti Jaipongan, Degung, pencak silat dan lainnya. 

Mari kita majukan kembali kesenian khas Jawa Barat. Semoga PARFI semakin maju dan semakin berkembang," ucapnya.

Tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby


Masih ditempat yang sama tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby menambahkan, "Kegiatan ini tentunya sangat positif, karena di sini PARFI Jabar di bawah pimpinan Ibu Hj. Dewi Parta menggandeng seni dan budaya Jawa Barat yang tentunya kita dapat memvisualisasikan seni dan budaya Jawa Barat," terangnya.

"Masih banyak mutiara-mutiara yang terpendam tentang Jawa Barat yang belum tereksplor. Dengan adanya PARFI ini kedepannya kita akan bersinergi dengan orang perfilman menguak sejarah tentang terbentuknya Kota Bandung, karena tidak ada satu kota pun di dunia seperti Kota Bandung," pungkasnya.

Tampak dilokasi, acara tersebut dihadiri diantaranya para pengurus inti PD PARFI Jabar dan panitia terpilih acara halalbihalal akbar PD PARFI Jabar yang mana acara berjalan aman dan kondusif dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.


Pewarta: (M R I)

Anggota DPRD Lombok Tengah Berikan Semangat dan Arahan Inovatif di HUT ke-12 SMPN 5 Batukliang

  


 Policewatch-Lombok Tengah. 

SMP Negeri 5 Batukliang, Lombok Tengah, merayakan HUT ke-12 dan acara penamatan siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025 dalam suasana haru dan penuh kebahagiaan, Rabu (21/5/2025). 

 Acara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah Desa Barabali dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Bapak Ki Agus Azhar, yang memberikan semangat dan arahan berharga bagi para siswa dan civitas akademika.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustazah Siti Jaenah, S.Pd., dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah,  H. Zainudin.S.Pd MPd, Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas prestasi sekolah, di antaranya juara lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Lombok Tengah dan juara II pidato bahasa Sasak dalam Festival Bahasa dan Budaya Sasak.  Beliau juga memaparkan rencana pengembangan sekolah ke arah sekolah umum bernuansa pondok pesantren, serta menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan sarana prasarana, khususnya mushola yang masih dalam pembangunan.  Beliau menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan dan mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 


Penampilan seni budaya siswa, termasuk Tari Gendang Beleq, memeriahkan acara, menampilkan bakat dan kreativitas siswa sekaligus melestarikan budaya daerah. 

 Camat Batukliang L. Sudirman, S.Si., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan SMPN 5 Batukliang dan dukungan dari pemerintah kecamatan.  Beberapa pejabat dan tokoh penting lainnya juga hadir, antara lain Bapak L. Ali Junaidi (Kepala Desa Barebali), Bapak H. Syar'i (Ketua Komite), tokoh agama dan masyarakat Desa Barabali, Bapak Imam Jazuli (Pengawas Pembina), dan perwakilan dari Kepala Dinas Dikbud Lombok Tengah.

 Anggota DPRD Lombok Tengah Ki Agus Azhar, dalam sambutannya, memberikan arahan yang komprehensif dan inspiratif.  Beliau menekankan beberapa poin penting:

- Terkait Edaran Larangan Perpisahan Berlebihan:  Beliau menjelaskan bahwa meskipun ada edaran dari Dinas Pendidikan, acara tasyakuran tetap dilaksanakan dengan menekankan aspek budaya lokal dan rasa syukur sebagai bentuk keikhlasan wali murid.

 Beliau menekankan pentingnya pembangunan dan pengelolaan mushola di sekolah sebagai pusat kegiatan keagamaan.

 Ia juga endorong pemanfaatan media sosial (Youtube, TikTok, dll) untuk mempublikasikan prestasi siswa,  memberikan contoh keberhasilan sekolah lain dan meningkatkan motivasi belajar.

 Beliau menekankan pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk wakil-wakil dewan lainnya, untuk mendukung pengembangan sekolah.

Ia  menyoroti perlunya website sekolah yang aktif dan informatif sebagai media promosi, mencontohkan SMA 1 Batu Kliang yang telah menjalin kerjasama dengan alumni sukses.

 Beliau menyarankan pembuatan konten edukatif di media sosial, melibatkan para ahli di berbagai bidang, seperti bahasa Inggris dan Bahasa Sasak.

  Ki Agus Azhar juga menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati bagi orang tua: Beliau mengingatkan orang tua untuk tidak mengharapkan hasil instan dalam pendidikan anak, menekankan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik.

 Ia enegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dan manfaat jangka panjangnya bagi anak.Beliau memahami kekhawatiran orang tua terhadap biaya pendidikan, namun menekankan bahwa biaya sekolah itu sendiri seharusnya tidak menjadi beban utama, lebih mengkhawatirkan biaya tambahan di luar biaya sekolah.

Ki Agus mencontohkan program "Sekolah Rakyat" di Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan.

Acara ditutup dengan ramah tamah.  Suksesnya acara ini merupakan hasil kerja keras panitia, dewan guru, staf, dan seluruh pihak yang terlibat.  Semoga SMPN 5 Batukliang semakin jaya dan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi.


Jurnalis

LRahman

Tingkatkan SDM Yang Berkualitas & berdaya,PKBM Nurul Imam Akan Mengadakan Kursus Pelatihan.




POLICEWATCH-Batukliang.

Dalam rangka pelaksanaan
kegiatan pelatihan  ini adalah  untuk mendukung  layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha.

Kegiatan kursus atau pelatihan ini rencana akan dilaksanakan di Dusun Pagutan Desa Pagutan Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

Giat kegiatan pelatihan kursus tersebut akan diikuti oleh sekitar 30 peserta,Dinas pendidikan,Perbankan dan Ketua UMKM dan tokoh masyarakat, tokoh Agama Pemuda dan tokoh lainnya.

Menurut "Samsudin Ya’kub selaku ketua  PKBM Nurul Iman Pagutan Batukliang Lombok Tengah NTB, menyampaikan,
Tahun ini kami PKBM Nurul Iman sedang mengajukan proposal Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang Mengelas dengan Las busur Manual  yang dilaksanakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat   Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi.ucapnya.

Ia menambahkan,program ini akan kami lasanakann  bekerjasama dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja. sesuai dengan rencana jangka menengah nasional tahun 2020–2024 yang salah satunya adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.


Program ini diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan saat ini, diantaranya :

Sistem pendidikan kita baru dapat menghasilkan lulusan semi terampil, sementara pasar kerja membutuhkan lulusan yang terampil dan siap kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Dan perlu diketahui,pengembangan bidang keahlian di lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi belum semua sejalan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri,  dunia kerja,dan saat ini Rasio wirausaha di Indonesia meningkat 3,47% (Kemenkopukm).

Sementara di tahun 2024 mendatang pemerintah berharap rasio kewirausahaan menjadi 3,95%,dan sampai dengan tahun 2024 sasaran pendidikan vokasi berbasis kerja sama industri yang harus dicapai sebesar 0,78%/2,8 juta (Bappenas). Papar Samsudin 12)02/2023 di kediamannya.

Samsudin menambahkan,di era masa pandemi covid-19 ini banyak berbagai tantangan dalam perekrutan lulusan ke industri,karena masih lesunya dunia industri, oleh sebab itu pendidikan wirausaha bagi anak usia sekolah tidak sekolah menjadi program unggulan.

Ditempat terpisah "Mustaan selaku Ketua PKBM Mutiara Ilmu menjelaskan,tujuan pelaksanaan kegiatan kegiatan ini bertujuan untuk,
mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha.jelasnya

Kami selaku ketua memberikan dukungan kepada anak usia sekolah tidak sekolah (ATS) agar memperoleh kesempatan untuk mengembangkan dirinya memperoleh berbagai keterampilan usaha; dan
Mendorong terwujudnya negara yang mampu mengembangkan SDM dalam berwirausaha untuk memberdayakan sumber daya alam, budaya, dan kearifan local.

Sebagai sasaran program
ini adalah, untuk umum dan Anak usia sekolah tidak sekolah (ATS), usia antara 15 s.d. 25 tahun yang masih 
menganggur.ungkapnya.

Kami akan utamakan dari keluarga tidak mampu atau pernah menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).
yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi berdasarkan program prioritas pendidikan vokasi.pungkasnya.

Program ini rencananya akan kami laksanakan setelah usulan kami dieterima dan disetujui  dan akan kami laksanakan selama 150 Jam Pelajaran. Perkiraan pelaksanaan yakni bulan Maret tahun 2023.tutupnya.

"Nurman MP"

Persuasi Budaya Anti Korupsi melalui Film, KPK Gelar Penghargaan ACFFEST 2022

 

POLICEWATCH.NEWS - GEDUNG MERAH PUTIH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Malam Anugerah Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2022 dengan mengumumkan para pemenang terbaik dari kategori kompetisi Proposal Ide Cerita, Film Pendek Fiksi, dan Film Pendek Dokumenter. Penyerahan penghargaan ini sebagai rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 yang digelar di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail Jakarta, Sabtu (3/12).


Hadir pada malam penghargaan ini Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Johanis Tanak. Dalam sambutannya, Ghufron mengatakan, budaya film di Indonesia telah digunakan untuk banyak hal, yakni hiburan yang didalamnya mengandung informasi dan edukasi yang bertujuan untuk persuasi. “KPK ingin menggunakan budaya film sebagai metode dan cara untuk bersama-sama saling memersuasi dan menggelorakan semangat antikorupsi,” kata Ghufron.

Selama ini, lanjut Ghufron, cerita mengenai korupsi dan penegakannya selalu dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Seakan budaya penegakan hukum hanya didekati dengan upaya penindakan, dimana hal tersebut seharusnya menjadi budaya paling akhir. ”Sebelum kemerdekaan bangsa Indonesia, film sudah digunakan untuk menggelorakan semangat perjuangan. Maka mudah-mudahan dengan membudayakan film ini, sedikit demi sedikit kita bisa membangun budaya antikorupsi di Indonesia,” pesannya.


Adapun para pemenang penghargaan ACFFEST 2022 adalah sebagai berikut:

*Kategori Film Proposal Ide Cerita*

Best ACFFEST Movie Award, Category Short Film - Titip Sendal (Historia, Pontianak)

Favorite ACFFEST Movie Award, Category Short Film - Loma (Relung Production, Yogyakarta) 


*Kategori Film Pendek Fiksi*

Best ACFFEST Movie Award, Category Short Fiction - Sedikit (Nirmana Films, Blora)

2nd Winner ACFFEST Movie Award, Category Short Fiction - Soto Ayam (Tutur Creaive, Sleman)

Special Mention ACFFEST Movie Award, Category Short Fiction - Labirin Lembusora (Javora Studio, Blitar)


*Kategori Film Pendek Dokumenter*

Best ACFFEST Movie Award, Category Short Documentary - Elin (Yayasan Gotong Royong Kreatif, Aceh)

Special Mention ACFFEST Movie Award, Category Short Documentary - Utan Bi’ha Re’hi (Loka Pola, Maumere)


*Pelaksanaan ACFFEST*

ACFFEST 2022 mengangkat tema ‘Berawal Dari Kita, Bangkit dan Bergerak Bersama Lawan Korupsi’, yang sejalan dengan semangat Presidensi Indonesia pada G20 ‘Recover Together Recover Stronger’. Dimana tahun ini merupakan tahun kedelapan penyelenggaraan ACFFEST sejak diluncurkan pada 2013.

Rangkaian kegiatan ACFFEST 2022 dimulai sejak peluncuran program pada 3 Juni 2022, dilanjutkan dengan kegiatan Movie Day yang dilaksanakan di kota Palangkaraya dan Medan. Kemudian International Film Screening di Bali,  Webinar Series, Movie Camp bagi finalis proposal ide cerita, Screening Day, kemudian kurasi dan penjurian karya film.


Tercatat ACFFEST 2022 menerima total 581 proposal ide cerita film dan 412 karya film pendek yang meliputi 319 film pendek fiksi dan 93 film pendek dokumenter. Karya-karya tersebut dikirimkan oleh para peserta yang berasal dari Aceh hingga Papua.


Terlibat sebagai juri dalam kategori proposal ide cerita, yaitu Kamila Andini dan Yulia Evina Bhara. Selain itu, Wregas Bhanutedja, Rahabi Mandra menjadi juri untuk kategori film pendek fiksi. Kemudian Tonny Trimarsanto dan Chairun Nissa juga turut terlibat sebagai juri pada kategori dokumenter.


ACFFEST sendiri merupakan ajang kreasi, eksibisi, dan forum diskusi yang digagas dan dikelola oleh Direktorat Sosialisasi & Kampanye Antikorupsi KPK. ACFFEST juga menjadi ajang apresiasi terhadap bakat-bakat muda kreatif guna meningkatkan kesadaran, dukungan, serta partisipasi masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi. Sekaligus menanamkan perilaku antikorupsi sebagai bagian dari gerakan, kampanye, dan pendidikan antikorupsi melalui media film.


KPK mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah mengikuti Anti-Corruption Film Festival 2022 dengan antusias. “Budaya adalah kebiasaan baik yang terpatri secara turun temurun, karenanya, mari buktikan bahwa dengan film kita mampu mendidik Indonesia yang berbudaya, yakni budaya pendidikan, budaya kerja, budaya usaha, dan budaya politik, yakni budaya yang jujur,” tutup Ghufron.

Jurnalis : Bambang.MD

Ombilin Coal Mining Heritage Of Sawahlunto PTBA Masuk Warisan Budaya Dunia Unesco


Reporter :Bambang MD                                        Pressrealuse
Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto ,  Sawahlunto, yang merupakan salah satu kota tambang dan lokasi pertambangan PT Bukit Asam Tbk, masuk ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO dengan nama Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto, Sabtu (6/7

JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS - Hasil Karya PT Bukit Asam Tbk untuk Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto ,  Sawahlunto, yang merupakan salah satu kota tambang dan lokasi pertambangan PT Bukit Asam Tbk, masuk ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO dengan nama Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto, Sabtu (6/7) di Baku, Azerbaijan. Perjuangan panjang yang selama ini  ditempuh PT Bukit Asam Tbk bersama Pemerintah dan Dirjen Kebudayaan telah berbuah manis untuk Sawahlunto.

Lebih dari seabad lalu, pertambangan batu bara di Ombilin telah dimulai oleh pemerintah kolonial hingga akhirnya dikelola oleh PT Bukit Asam Tbk. Unit Penambangan Ombilin (UPO) di Sawahlunto menjadi satu-satunya tambang batu bara bawah tanah di Indonesia.

Meski kini tak ada lagi kegiatan operasional pertambangan batubara di Unit Penambangan Ombilin, PT Bukit Asam Tbk terus memberikan kontribusinya untuk Sawahlunto hingga menjadi Warisan Budaya Dunia. Lubang tambang batu bara yang dulu menjadi lokasi penambangan batu bara bawah tanah kini diubah menjadi Lubang Pendidikan, yaitu pada Lubang Tambang Sawah luwung.

 Di Lubang Pendidikan ini, masyarakat dapat melihat dan mempelajari proses penambangan batu bara bawah tanah. Beberapa universitas juga kerap mengunjungi Lubang Pendidikan ini  untuk mempelajari proses penambangan batubara bawah tanah.

 PT Bukit Asam Tbk juga membuka Museum Tambang Batu Bara Ombilin yang berada di sebelah kantor Unit Pernambangan Ombilin di Sawahlunto. Di museum ini, PT Bukit Asam Tbk memamerkan beberapa peralatan yang digunakan untuk menambang batu bara di Ombilin sejak ratusan tahun lalu beserta dengan diorama proses pertambangan batubara. 

Tak hanya  itu, informasi mengenai sejarah perusahaan juga tersedia di museum ini, Peran aktif PT Bukit Asam Tbk dalam mendorong Sawahlunto menjadi Warisan Budaya Dunia juga terlihat dari upaya PT Bukit Asam tbk mengubah lahan pasca tambang menjadi area wisata. Kini, lahan pasca tambang PT Bukit Asam Tbk telah diubah menjadi Kebun Binatang Kandi, Danau, arena pacuan kuda, arena olahraga dan fasilitas umum lainnya untuk masyarakat Sawahlunto. Tak hanya itu, aset PT Bukit Asam Tbk lainnya juga telah dipersiapkan untuk mendukung Sawahlunto sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO antara lain Kantor Unit Penambangan Ombilin, lokasi Saringan, dan Silo yang merupakan tempat menyimpan batubara pada PT Bukit asam Tbk sangat bersyukur atas pencapaian Sawahlunto sebagai Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Warisan Budaya Dunia UNESCO. 

Atas pencapaian ini, PT Bukit Asam Tbk mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Walikota Sawahlunto, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, para Pemuka Adat & Masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung PT Bukit Asam Tbk dalam mempersiapkan dan menjadikan Sawahlunto menjadi kota tujuan wisata. Atas hal tersebut, PT Bukit Asam Tbk akan segera menggelar syukuran di Sawahlunto. Atas pencapaian ini, PT Bukit Asam Tbk bangga dan optimis bahwa tidak selamanya lokasi bekas tambang akan menjadi kota mati setelah operasional penambangan selesai. Hal ini terbukti dengan pencapaian Sawahlunto, di mana lahan bekas tambang PT Bukit Asam Tbk kini telah mampu berubah menjadi lokasi wisata hingga mampu masuk menjadi Warisan Budaya Dunia UNESCO. (Humas PTBA/ ADV)

Selain Jadi Polisi Aipda Zaki Bangun Yayasan Pendidikan Agama Untuk Warga Kurang Mampu


Policewatch-Lombok Barat

Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri, Aipda Muzakki menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mencetak generasi muda dan memberantas angka putus sekolah. Ia mendirikan Yayasan Pendidikan Riyadlul Wardiyah di Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, yang telah menjadi oase bagi anak-anak kurang mampu untuk meraih pendidikan.

Pada bulan suci Ramadhan, Aipda Muzakki sehari-hari bertugas di kompi 4 Yon A pelopor Brimob Polda ntb, selalu mengisi paginya dengan mengajar dan tadarusan bersama siswa-siswi dari tingkat RA (TK), MI (SD), dan MTs (SMP) di lingkungan yayasan. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari berkah di bulan Ramadhan dan menanamkan pendidikan agama kepada siswa agar tidak terpengaruh oleh budaya luar, terutama mengingat lokasi yayasan yang berada di daerah wisata.

"Kegiatan yang kami lakukan ini adalah selama bulan suci Ramadhan, mengajak anak didik untuk tadarusan dan mengajak anak-anak bersedekah," ujar Aipda Muzakki.

Lebih lanjut Muzakki menyatakan, bahwa Yayasan Riyadlul Wardiyah adalah berbasis Islam yang berada di desa Senggigi yang notabennya dikenal sebagai salah satu daerah wisata, dan dimana identik dengan budaya-budaya barat yang masuk ke wilayah ini.

“Alhamdulillah dengan adanya yayasan ini, harapan kedepan sebagai filter atau menyaring generasi muda ini, agar tidak tergerus oleh budaya-budaya barat," imbuhnya.

Yayasan Riyadlul Wardiyah dirintis sejak tahun 1996 dengan tujuan untuk membantu warga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Aipda Muzakki, yang merupakan cucu pendiri yayasan, melanjutkan dedikasi ini dengan membagi waktunya antara tugasnya sebagai anggota Polri dan mengajar di yayasan.

"Untuk kegiatan yang saya lakukan terkait membagi tugas, di sela-sela tugas rutin saya, kami juga ada kegiatan mengabdi untuk masyarakat melalui yayasan ini. Setiap waktu libur bertugas, saya selalu menyempatkan untuk mengajar di yayasan ini," tuturnya.

Lahan seluas 32 are yang menjadi lokasi yayasan merupakan wakaf dari keluarga Aipda Muzakki. Dedikasi dan semangatnya dalam membangun yayasan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk H. Abdul Mugni, salah satu pengurus yayasan.

"Kami saya bangga sekali, jarang ada anggota polisi yang mau mengabdikan diri untuk membangun sekolah atau melanjutkan warisan kakeknya. Ya semoga beliau tetap diberikan kesehatan, agar bisa terus mengontrol kami di yayasan, sehingga kelak jika beliau pensiun, bisa menetap di yayasan ini," ungkap H. Abdul Mugni.

Saat ini, Yayasan Riyadlul Wardiyah menampung 199 siswa dari tingkat RA (TK), MI (SD), dan MTs (SMP). Mayoritas siswa berasal dari keluarga kurang mampu.

"Rata-rata anak yang sekolah di sini adalah anak yang kurang mampu. Kalau warga yang memiliki ekonomi menengah ke atas, mereka menyekolahkan anaknya ke sekolah lain," jelas H. Abdul Mugni.

Di tengah arus budaya luar yang deras, Aipda Muzakki hadir sebagai benteng dan filter, memastikan generasi muda Lombok Barat tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan budaya bangsa.

Mn

Pasangan H. Puaddi - Legewarman Resmi Deklarasikan Tim Kampanye, Siap Berjuang Untuk Lombok Tengah

 


 Policewatch-Lombok Tengah.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Puaddi, S.E. dan Legewarman, S.I.P., Nomor Urut 3"resmi mendeklarasikan tim kampanye mereka pada hari Senin, 25 September 2024 di Praya. Deklarasi ini menandai dimulainya perjuangan pasangan nomor urut 3 untuk meraih simpati masyarakat Lombok Tengah dalam Pilkada 2024.

Dalam visi dan misinya, pasangan "H. Puaddi - Legewarman" berkomitmen untuk membangun Lombok Tengah yang religius, unggul, berdaya saing, dan sejahtera. Mereka menjabarkan visi ini dalam lima poin utama:

1. Lombok Tengah Religius: Mewujudkan pembangunan yang didasarkan pada prinsip-prinsip moral dan etika yang kuat, menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual.

2. Lombok Tengah Unggul: Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Lombok Tengah melalui transformasi yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan karakter, guna mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045.

3. Lombok Tengah Berdaya Saing: Mendorong transformasi ekonomi yang menciptakan peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja, pengelolaan lingkungan dan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan, sosial budaya yang inklusif, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

4. Lombok Tengah Sejahtera: Menanggulangi kemiskinan, memastikan ketersediaan pangan, memenuhi hak dasar masyarakat, dan mewujudkan kesetaraan keadilan dalam pengembangan diri.

5. Lombok Tengah Ngabdi: Memberikan layanan kepedulian yang mudah, cepat, dan tanpa birokrasi yang rumit untuk menjaring aspirasi masyarakat Lombok Tengah.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, pasangan H. Puaddi - Legewarman telah merumuskan program-program unggulan, antara lain:

1. Pendidikan: Memberikan 1000 beasiswa pendidikan bagi putra-putri Lombok Tengah untuk Santri, Hafizh Qur'an, ASN, Nakes, Guru Honorer, P3K, Karang Taruna, atlet, penyandang disabilitas, dan anak kurang mampu berprestasi.

2. SDM dan Tata Kelola Pemerintahan: Memberikan tambahan insentif/TPP bagi ASN, Guru, Nakes, Kader Posyandu, petugas kebersihan, guru ngaji, pekasih, marbot masjid/tempat ibadah lainnya, aparat desa (staf Desa/Kelurahan, BKD, BKK), dan Kaling, Ketua RT, dan Kadus.

3. Ekonomi: Membina 60.000 UMKM dan memberikan modal bagi 10.000 pelaku UMKM unggul.

4. Pertanian: Memberikan tambahan subsidi pupuk bagi petani.

5. Sosbud: Meningkatkan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan pertunjukan seni budaya di setiap desa atau kecamatan, serta lomba budaya di setiap desa.

6. Tata Kelola Pemerintahan: Mengadaan mobil operasional 1 unit per desa dan memberikan sepeda motor untuk operasional BKD, BKK, dan Ketua RT.

7. Infrastruktur: Mengadaan sumur bor untuk mengatasi kekeringan di desa dan membangun infrastruktur yang mantab dan berkualitas untuk mendukung semua sektor.

8. Lingkungan: Mewujudkan Lombok Tengah Bebas Sampah.

Tim kampanye pasangan H. Puaddi - Legewarman dibentuk dengan komposisi yang lengkap, terdiri dari tim tingkat kabupaten/kota dan tingkat kecamatan, serta petugas penghubung. Tim ini siap bekerja keras untuk memenangkan hati masyarakat Lombok Tengah dan mewujudkan visi dan misi pasangan H. Puaddi - Legewarman.

Deklarasi tim kampanye ini disambut antusias oleh para pendukung pasangan H. Puaddi - Legewarman. Mereka yakin bahwa pasangan ini mampu membawa perubahan positif bagi Lombok Tengah. "Kami percaya bahwa pasangan "H. Puaddi - Legewarman" adalah pemimpin yang tepat untuk membawa Lombok Tengah menuju masa depan yang lebih baik," ujar salah satu pendukung.

Dengan semangat optimis dan tekad yang kuat, pasangan "H. Puaddi - Legewarman" siap berjuang untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 2024 dan mewujudkan Lombok Tengah yang religius, unggul, berdaya saing, dan sejahtera.

Pewarta

"M Nurman MPW"

"Kapolres dan Bhayangkari Lombok Utara Angkat Martabat Tenun Lokal di Fashion Street 2025: Sinergi Budaya dan Ekonomi Kreatif"

 


 

Policewatch-Lombok Utara

Fashion Street Lombok Utara 2025 menjadi panggung istimewa yang memancarkan keindahan dan potensi wastra lokal. Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, tampil memukau dalam balutan Tenun Lombok Utara, memeriahkan acara bertema "From Shadow to Spotlight" di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (15/8/2025).

Acara yang digelar dalam rangka HUT ke-17 Kabupaten Lombok Utara dan menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, menampilkan kolaborasi berbagai instansi dan OPD. Paduan tenun dan batik asli Lombok Utara menghasilkan busana elegan yang menegaskan identitas budaya sekaligus mendorong ekonomi kreatif daerah.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menyatakan komitmen Polri dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis budaya. "Polri bertransformasi menjadi mitra pemerintah dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi dan budaya. Produk lokal Lombok Utara memiliki potensi besar untuk bersaing jika kualitas dan kreativitas terus ditingkatkan," ujarnya.

Kapolres menekankan pentingnya menjadikan Fashion Street sebagai agenda tahunan untuk melestarikan budaya dan memberikan ruang inovasi bagi generasi muda. "Tema 'From Shadow to Spotlight' sangat relevan. Lombok Utara harus berani tampil di kancah yang lebih luas, dan Polres siap mendukung iklim ekonomi yang pro-kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, berbagi pengalamannya yang terinspirasi oleh tenun sejak melihat proses pembuatannya di Bayan. "Saya langsung jatuh hati dan membeli beberapa motif untuk dijadikan busana modern. Tenun bisa dikreasikan oleh generasi muda agar tetap menarik," katanya.

Sebelumnya, Ny. Heny Agus Purwanta juga telah mempromosikan Tenun Bayan di Bazzar Kreasi Bhayangkari Nusantara di Jakarta. Konsistensinya menunjukkan komitmen Bhayangkari Lombok Utara sebagai duta budaya yang menghubungkan kearifan lokal dengan pasar nasional.

Ia menambahkan bahwa Bhayangkari siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan UMKM untuk mendorong ide-ide kreatif dari generasi muda. "Anak muda bisa menjadikan tenun dan batik Lombok Utara sebagai produk fashion yang stylish dan bernilai ekonomi. Penggunaan batik lokal setiap Kamis oleh OPD adalah langkah nyata menggerakkan perekonomian kita," jelasnya.

Bagi Ny. Heny, kegiatan ini adalah bentuk pemberdayaan. "Bhayangkari akan terus berfokus pada pendidikan, sains, dan teknologi untuk pemberdayaan perempuan dan anak. Budaya adalah pintu masuk untuk kesejahteraan masyarakat. Fashion Street perlu menjadi agenda rutin dengan konsep yang lebih kreatif dan segmen pasar yang lebih luas," ujarnya.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, sebelumnya menekankan pentingnya menjadikan kain tenun dan batik lokal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, serta mengusulkan penggunaan wastra Lombok Utara sebagai identitas resmi dalam setiap kegiatan publik.

Dari halaman Kantor Bupati, Fashion Street tahun ini membuktikan bahwa tenun Lombok Utara benar-benar melangkah menuju sorotan, membawa harapan baru bagi ekonomi kreatif dan budaya daerah.

 M

Serakah Adalah Musuh Peradaban Oleh; Syahlarriyadi Institut Nida El Adabi (INDABI) Bogor

policewatch.news
Tangerang,28 Juli 2025
Di tengah kemajuan teknologi dan geliat pembangunan yang menggema di berbagai pelosok negeri, bangsa Indonesia masih terus berhadapan dengan ancaman laten yang merusak fondasi moral dan sistem kenegaraan: korupsi. Ia bukan hanya soal hukum dan angka kerugian negara, melainkan soal nilai. 

Di balik semua praktik korupsi itu, terdapat satu sifat mendasar yang menjadi akarnya: serakah.

Serakah adalah musuh peradaban. 
Ia menghancurkan kepercayaan publik, memperdalam kemiskinan, dan mempermalukan bangsa di mata dunia. Ketika kerakusan merasuk ke dalam sistem kekuasaan dan birokrasi, maka yang hancur bukan hanya anggaran negara, tapi juga martabat bangsa. Korupsi yang lahir dari sifat serakah bukanlah sekadar pelanggaran administratif atau tindak pidana, tetapi kejahatan moral yang menggerus integritas pribadi dan kolektif.

Sayangnya, serakah tidak pernah diajarkan secara formal. Sebagaimana dikemukakan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Kongres PSI, “Ilmu serakah tidak pernah diajarkan di universitas manapun.” Namun dampaknya sangat nyata menjadikan sebagian elit politik dan pejabat publik lupa bahwa jabatan adalah amanah, bukan ladang untuk memperkaya diri dan kroni.


Penanggulangannya pun tidak cukup dengan penindakan hukum atau peraturan semata. Ia harus menyentuh akar terdalam bangsa: melalui reformasi akhlak, agar generasi yang tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga takut dan malu untuk berbuat curang; melalui keteladanan pemimpin, agar jabatan ditunaikan sebagai tanggung jawab moral dan bukan kesempatan untuk menumpuk kekayaan pribadi; serta melalui pembangunan sistem digital yang antikorupsi, agar transparansi tidak berhenti sebagai jargon, melainkan menjadi budaya birokrasi yang melekat.


Di sinilah Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin menawarkan panduan utama. Akhlak menjadi poros utama dalam setiap perintah agama. Rasulullah SAW sendiri bersabda, “Sungguh aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad). Artinya, urusan kejujuran, amanah, dan rasa takut pada Allah dalam menjalankan tugas adalah bagian inti dari iman.


Korupsi bukan hanya kejahatan hukum, tapi juga dosa moral. Dan bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang membangun gedung pencakar langit dan membanggakan pertumbuhan ekonomi, melainkan bangsa yang mampu menumbuhkan manusia-manusia yang takut mengambil yang bukan haknya.

 Bangsa yang menjadikan kejujuran sebagai kekuatan, bukan kelemahan.
Akhirnya, di tengah disrupsi global dan tantangan digitalisasi, Indonesia memiliki peluang besar menjadi bangsa yang bukan hanya maju secara teknologi, tapi juga unggul secara moral. Dengan akhlak yang kuat, kepemimpinan yang bersih, serta sistem digital yang adil dan transparan, negeri ini akan tumbuh menjadi bangsa yang tidak hanya besar di atas kertas, tapi juga mulia dalam sejarah.



Berikut Profil Penulis: Dr.Syahlaryadi,Mpd.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Profile Penulis:
Dr. H. Syahlarriyadi, M.M. lahir di Jakarta dari orang Bapak Alm.H. Royani bin H. Samin dan Ibu Almarhumah Hj. Siti Ahyanah, pasangan dari istri Siti Aisyah binti Arid yang telah dikaruniai 3 orang anak bernama Moch. Risyad Akbar, Rifqia Rahim dan Rihana Rahim dan mempunyai cucu 6 orang yang bernama Kanza, Kefa, Asyraf, Arsal, Reva dan Resa.

Pendidikan ditempuh muali SD, SMP, SMA di Jakarta, S1 di Uhamka, S2, UMJ dan S3 Program Doktoral ditempuh di UMJ. 

Penulis mengikuti Short Course di dalam dan luar negeri. Short Course di luar negeri seperti Fundamentals of Computer and Information Technology oleh Singapore Cooperation Programme; English For Profesionals oleh International Training Programme, Ciefle India; Leadership (Problem Solving, Decision Making, and Comprehensive Managerial Skills). Penulis juga aktif dalam membuat jurnal, baik jurnal nasional maupun jurnal internasional seperti: Jurnal Nasional: Kebenaran Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Dan Pendidikan Agama Islam; 'Impelementasi Penjaminan Mutu Pendidikan Islam Melalui Madrasah Di Indonesia. Jurnal Internasional: Strategies for Developing the Quality of SMK Education Islamic High School Majoring in Multimedia and Technology Information (Case Study in Parung Panjang District-Bogor Regency); The Role Of Leaders Of Islamic Educational Institutions In Increasing The Quality Of Islamic Education In Madrasah.


Penulis adalah seorang pensiunan PNS (ASN) Sekretariat Negara yang ditempatkan di Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden, sejak tahun 2006 menangani bidang Keagamaan, Kebudayaan dan Pendidikan dan menjadi Anggota Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden. Sejak Tahun 2018 – sekarang penulis menjadi dosen pada Prodi Pendidikan Agama Islam, dan Hukum Ekonomi Syariah, serta Manajemen Bisnis Syariah di Institut Nida El Adabi Parung Panjang, Bogor.



Team redaksi 
H.Irvanto Wakid

Teken Pakta Integritas, Johanis Tanak Siap Perkuat Pemberantasan Korupsi




JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS,-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak menandatangani Pakta Integritas sekaligus menandai kelengkapan lima pimpinan KPK yang akan saling bahu membahu dalam langkah pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (3/11). 

Setidaknya ada empat poin utama Pakta Integritas yang dibacakan sekaligus disepakati oleh Johanis sebagai Wakil Ketua KPK.

 Pertama bersedia mematuhi dan melaksanakan secara sungguh -sungguh peraturan perundang-undangan dan kode etik Pimpinan KPK.

Kedua bersedia menghindari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas. 

Ketiga bersedia diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila selama menjabat ditemukan perbuatan melanggar peraturan perundang-undangan

Keempat apabila melanggar hal-hal yang tertuang di dalam Pakta Integritas, Johanis menyatakan kesediaannya dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, dan sanksi pidana sesuai dengan peraturan yang berlaku. 


" Dalam sambutannya, Johanis mengaku momen pelantikan dirinya pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022 yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo, akan dimaknai menjadi semangat dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh insan KPK untuk bersama-sama melangkah, mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. 

“Sehingga tugas, kewajiban, dan fungsi saya bersama para pimpinan bisa berjalan atau terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat, bangsa dan negara untuk membasmi tindak pidana korupsi,” kata Johanis. 

" Induksi bagi Wakil Ketua Baru KPK

Selanjutnya, Johanis juga akan mengikuti masa induksi yang dilakukan oleh Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK di bawah Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Induksi ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni 3 -4 November 2022. Induksi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan insan yang baru bergabung bersama KPK agar segera beradaptasi dengan budaya kerja di lingkungan KPK. 

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan, induksi merupakan hal standar yang dilakukan bagi para insan yang baru bergabung di KPK. Induksi dilakukan agar Johanis—sebagi Wakil Pimpinan KPK terbaru—dapat memahami baik sistem, tata kelola dan sarana prasarana yang akan dilekatkan kepada Johanis dalam bekerja.

“Kelengkapan pimpinan berlima ini memberikan semangat, motivasi, dan kekuatan baru supaya kita lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberantasan korupsi ke depan,” kata Ghufron. 

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Harjono menyampaikan Johanis juga akan mendapatkan induksi mengenai kode etik pegawai KPK. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Senin (8/11), di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.

Harjono berpesan, hadirnya Johanis dalam melengkapi kursi pimpinan KPK bisa membuat harapan masyarakat akan kehidupan yang bebas dari tindak pidana korupsi tercapai. “Begitu menjadi insan KPK maka integritas kita harus terjaga. Integritas adalah suatu kualitas pribadi insan komisi, dan jangan melakukan atau berpikir melakukan hal yang tidak diinginkan,” kata Harjono. 

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Dewas KPK Indrianto Seno Adji, Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana, Deputi Bidang Informasi dan Data Mochamad Hadiyana, dan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Didik Agung Widjanarko. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para pejabat struktural KPK.

Jurnalis : Bambang.MD

Teken Pakta Integritas, Johanis Tanak Siap Perkuat Pemberantasan Korupsi

  

JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak menandatangani Pakta Integritas sekaligus menandai kelengkapan lima pimpinan KPK yang akan saling bahu membahu dalam langkah pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (3/11). 


Setidaknya ada empat poin utama Pakta Integritas yang dibacakan sekaligus disepakati oleh Johanis sebagai Wakil Ketua KPK. Pertama bersedia mematuhi dan melaksanakan secara sungguh -sungguh peraturan perundang-undangan dan kode etik Pimpinan KPK.

Kedua bersedia menghindari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas. 


Ketiga bersedia diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila selama menjabat ditemukan perbuatan melanggar peraturan perundang-undangan. 


Keempat apabila melanggar hal-hal yang tertuang di dalam Pakta Integritas, Johanis menyatakan kesediaannya dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, dan sanksi pidana sesuai dengan peraturan yang berlaku. 


" Dalam sambutannya, Johanis mengaku momen pelantikan dirinya pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022 yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo, akan dimaknai menjadi semangat dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh insan KPK untuk bersama-sama melangkah, mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. 


“Sehingga tugas, kewajiban, dan fungsi saya bersama para pimpinan bisa berjalan atau terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat, bangsa dan negara untuk membasmi tindak pidana korupsi,” kata Johanis. 


" Induksi bagi Wakil Ketua Baru KPK

Selanjutnya, Johanis juga akan mengikuti masa induksi yang dilakukan oleh Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK di bawah Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Induksi ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni 3 -4 November 2022. Induksi ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan insan yang baru bergabung bersama KPK agar segera beradaptasi dengan budaya kerja di lingkungan KPK. 


Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan, induksi merupakan hal standar yang dilakukan bagi para insan yang baru bergabung di KPK. Induksi dilakukan agar Johanis—sebagi Wakil Pimpinan KPK terbaru—dapat memahami baik sistem, tata kelola dan sarana prasarana yang akan dilekatkan kepada Johanis dalam bekerja.


“Kelengkapan pimpinan berlima ini memberikan semangat, motivasi, dan kekuatan baru supaya kita lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberantasan korupsi ke depan,” kata Ghufron. 


Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Harjono menyampaikan Johanis juga akan mendapatkan induksi mengenai kode etik pegawai KPK. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Senin (8/11), di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.


Harjono berpesan, hadirnya Johanis dalam melengkapi kursi pimpinan KPK bisa membuat harapan masyarakat akan kehidupan yang bebas dari tindak pidana korupsi tercapai. “Begitu menjadi insan KPK maka integritas kita harus terjaga. Integritas adalah suatu kualitas pribadi insan komisi, dan jangan melakukan atau berpikir melakukan hal yang tidak diinginkan,” kata Harjono. 


Hadir dalam kegiatan ini Anggota Dewas KPK Indrianto Seno Adji, Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana, Deputi Bidang Informasi dan Data Mochamad Hadiyana, dan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Didik Agung Widjanarko. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para pejabat struktural KPK.


Jurnalis : Bambang.MD

MENJEMPUT ASA DI SINGARAJA

 

Prof. Dinn Wahyudin. 
Guru Besar UPI




  Red, policewatch.news,- Sejuk dan memukau. Itu kesan pertama yang dialami ketika menatap riak air di pinggiran danau. Kawasan danau Tamblingan di Bali bagian utara memang tak setenar danau Batur di Kintamani Bali Selatan. Danau ini pun tak seartistik Danau Beratan yang menawarkan pesona romantis di Bedugul Bali.

    Danau Tamblingan yang terletak di lereng gunung Lesung kecamatan Banjar Buleleng   Bali, ternyata memiliki nuansa  dan panorama alam yang unik dan memesona. Suguhan pemandangan alam yang indah dengan perbukitan hijau memukau, menjadikan  impian bagi semua pengunjung.    Danau Tamblingan  memiliki panorama indah bertema religius magis. Di sekitar danau berdiri beberapa Pura tua yang konon peninggalan Kerajaan Hindu  sejak abad ke 10 sebelum masehi. Ini salah satu ciri Danau Tamblingan Buleleng yang legendaris dan magis.

   "Sesekali para guru dan siswa pada sekolah kami, datang  berkunjung ke   kawasan danau ini. Kami ajak siswa untuk lebih mencintai alam." Demikian dikatakan seorang sahabat  bapak _I Nyoman Arsana, S.Pd. SD._ Ia sebagai Kepala SDN 2 Gesing Kecamatan  Banjar Kabupaten Buleleng.

     Selain para siswa belajar kurikulum muatan lokal,  seperti budaya bersih, mengenal adat istiadat dan budaya dan bahasa Bali,  mereka juga diajak untuk belajar merawat alam sekitar,  dan berkhidmat  mensyukuri  karunia Sang Pencipta. Siswa juga dilatih untuk bisa "merangkai sesajen" sebagai implementasi guna meningkatkan keimanan dan kepatuhan kepada Sang Pencipta Alam.

    Hal  yang sama dikemukakan  _Gusti Ayu Putu Sukma Trisna, M.Pd._ dosen Undiksha yang saat ini sedang menulis Disertasi  pada Prodi Pengembangan Kurikulum di FIP UPI. Penelitian yang sedang dilakukannya tentang  Implementasi kearifan lokal Bali  berbasis Heutagogi  pada kurikulum Sekolah Dasar di Kabupaten Buleleng Bali.



*Pantai lovina*

   Pulau Bali sangat memesona. Bila sahabat berlibur di Bali, jangan hanya puas berlibur di area Bali selatan, seperti Kuta, Legian, Jimbaran. Sisihkan waktu beberapa hari untuk berkunjung ke area liburan di Bali Utara. Selain kita bisa menikmati pemandangan alam yang masih asri dan sunyi,  pegunungan dan bukit hijau dengan danau indah memukau, juga wilayah pantai utara yang tenang dan adem.

   Datanglah ke pantai Lovina. Pantai sepanjang Singaraja Buleleng ini unik dan berbeda. Pantai yang dipenuhi    pasir hitam pekat. Daya tarik pantai Lovina bukan hanya pada pantainya yang khas, tetapi juga pantai Lovina memberikan suguhan  spektaler alami. Atraksi lumba lumba liar yang beraksi melenggang lenggok di tengah laut lepas. Di pagi hari, terkadang sekumpulan lumba lumba  liar bercanda mendekat pantai.

   Bila pengunjung ingin melihat atraksi alami lumba lumba liar di tengah laut, teman teman bisa menyewa perahu tradisional menuju ke tengah laut, dengan jarak 3 - 5 km dari pantai.  Nelayan lokal dengan ramah bisa mengantar para pengunjung ke tengah laut untuk menyaksikan pertunjukan alami atraksi lumba lumba berenang ria di laut lepas. Dengan perjalanan pulang pergi  3 - 4 jam di pagi hari, pengunjung dapat menikmati atraksi sensasional alami. Serombongan Lumba lomba seolah "menyapa" para pengunjung dengan gaya, gerakan, dan liuk tubuh gempal yang menggoda. Mereka berenang dan bercanda di laut lepas.


*Dolphin falls in love*

    Lumba lumba ternyata binatang mamalia yang memiliki romantisme tinggi. Lumba lumba merupakan jenis binatang yang senang bercinta sepanjang waktu _(all seasons)._ Ia mahluk hidup mamalia yang sangat romantis. Seekor Lumba lumba jantan  rela menghabiskan waktu berhari- hari atau puluhan jam, hanya untuk mencari dan mendapatkan rumput laut _(seaweed)_ terbaik, guna dipersembahkan kepada calon kekasihnya lumba lumba betina. 

   Rob Pilley (2013) melaporkan bahwa  _male dolphin will swim away in the ocean, to search the best seaweed bouquet to give to his female._ _After getting it, the male dolphin will wear it and show off his skills in playing  a bouquet of seaweed in the tail, fins, and nose._

    Setelah rumput laut didapat, lumba lumba jantan memamerkan kepiawaiannya "memainkan" karangan rumput  laut tadi di antara ekor, sirip dan hidungnya. Apabila  lumba lumba betina menyukainya, ia akan menerima "pinangan"  dan mendekat dengan sirip yang bergerak menuju lumba lumba jantan. Gayungpun bersambut. Ia tak bertepuk sebelah tangan. Afair ala lumba lumba dimulai. Itulah perjalanan panjang  petualangan cinta dua sejoli lumba lumba.

   Lagi lagi ini bukan fitnah. Ternyata, lumba lumba betina bukan tipe binatang yang setia pada pasangannya.  _Female dolphin is not the kind of loyal creature on her partner. When the mate season, the female dolphins could have date with multiple males within a day._  Bila sudah merasa puas, sang lumba lumba betina dengan enteng menghentikan kencannya. Ia lalu mencari pasangan lain. Sang lumba lumba betina tak henti hentinya berenang dengan mengibaskan kedua siripnya yang ramping. Ia terus menggerakkan lekuk tubuhnya yang gemulai untuk "menggoda" lumba lumba jantan lainnya.


*Jalak Bali*

   Bali sangat spektakuler. Pulau dengan sebutan _Pulau Dewata_  ini menyisakan sejuta kenangan dan impian. Bali tak hanya hanya  kaya ragam budaya dan kearifan lokal, Bali juga kaya akan flora dan fauna. Salah satu fauna yang terkenal adalah Jalak Bali _(Bali Starling)._

Menurut IUCN (2018), jalak bali termasuk satwa yang terancam punah _(threatened),_ dengan status "extinct in the wild". Artinya burung Jalak Bali sudah punah di alam liar, dan hanya ada di tempat penangkaran atau  hanya terdapat di habitat Taman Nasional.

_Jalak bali is uniquely endemic on the island of Bali and found nowhere else in Indonesia._

    Bila sahabat penasaran ingin melihat  burung Jalak Bali di alam bebas, menginaplah di _Pelataran Menjangan Resort and Spa_ di Kawasan Taman Nasional Bali Barat. Para tamu akan disuguhi berbagai satwa liar langka antara lain ayam hutan, rusa, hingga Jalak Bali yang langka. Bila beruntung, para tamu bisa melihat dan kicauan jalak bali di hutan kawasan Taman Nasional Bali Barat.


*Singaraja: Kota Pendidikan*

   Singaraja sebagai kota pendidikan _(the City of Education)_ sudah melekat sejak dulu. Kota ini sangat cocok disebut kota pelajar. Masyarakat dan warga kotanya sangat ramah. Kota  adem, jauh dari kebisingan, jauh dari hiruk pikuk masyarakat urban seperti hal nya kota kota dan lokasi wisata di  wilayah Bali Selatan.

   Di kota ini telah berdiri Universitas yang legendaris. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dan beberapa perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas Panji Sakti, dan  STKIP Agama Hindu. Kehidupan malam  warga kota yang tak glamour seperti di Bali Selatan.  Bagi para generasi muda yang ingin belajar dengan suasana yang nyaman, dan hening, tak salah apabila menetapkan tujuan untuk belajar di berbagai satuan pendidikan menengah, SMA/SMK termasuk Universitas di Singaraja.

    Itulah selintas Menjemput asa di Singaraja. Kota pendidikan dengan spirit lokal yang mendunia: _Singa Ambara Raja!_

Penulis: Prof. Din Wahyudin
Editor :Dewi Rahmasari

DR. H. Ayep Rukmana M.Si Dari Partai Gerindra Gandeng Jane Shalimar selebritis yang juga kader Partai Demokrat, Maju di Pilkada Kab. Bandung 2020-2025

Pasangan Balon Bup Kab Bandung 2020-2025
Bandung, POLICEWATCH,-  Ayep Rukmana atau DR. H. Ayep Rukmana M.Si, ini dikenal sebagai praktisi di bidang pendidikan. Ia telah lama mengabdikan dirinya di bidang pendidikan, juga pernah aktif di bidang kebudayaan. Lahir pada 25 Juni 1965, kini Ayep sudah memantapkan langkahnya untuk menjadi calon Bupati Kabupaten Bandung Timur 2020-2025. Ia maju melalui Partai Gerindra.

Ayep telah memulai karirnya di dunia pendidikan dalam waktu yang lama. Ia meniti karirnya dari bawah, yakni sebagai guru SD pada tahun 1988-1998. Sepuluh tahun mengabdi sebagai guru, Ayep kemudian menduduki posisi sebagai kepala sekolah pada tahun 1998 hingga 2008. Selain itu, ia juga aktif sebagai kepala seksi Kepurbakalaan sampai tahun 2010.

Ayep juga pernah menjabat sebagai kepala UPT Pendidikan dan serta mejadi kepala bidang kebudayaan di tahun 2015-2017. Selanjutnya sejak tahun 2017 hingga saat ini, Ayep Rukmana aktif menduduki jabatan fungsional di dinas pendidikan. Meskipun menduduki posisi di Dinas Pendidikan, namun Ayep nampaknya masih menunjukan kecintaan pada mengajar, dengan masih aktif sebagai staf pengajar (dosen luar biasa) di berbagai perguruan tinggi dari tahun 2005 hingga sekarang

Dalam profil Ayep Rukmana ini, sejumlah organisasi juga sudah pernah ia ikuti. Kurang lebih ada tujuh organisasi, baik sebagai ketua maupun anggota lainnya. Di antaranya seperti Ketua PPSI (Persatuan Pencak Silat) Kabupaten Bandung, Ketua Pelti KONI Kabupaten Bandung, ia juga bagian dari organisasi Kosgoro 1957 Kabupaten Bandung sebagai bendahara. 

Tak sampai disitu, Ayep Rukmana juga pernah menjadi ketua untuk IKA SPG PGRI Kota Bandung, Ketua IKA SMP Soreang Putra, ia juga pernah berperan sebagai Pembina Yayasan SD IT AL TAFTZANI. Ayep Rukmana sebagai ASN maju menjadi calon Bupati Kabupaten Bandung 2020 melalui proses penjaringan yang diakukan oleh Partai Gerindra
Pasangan Balon Bup Kab.Bandung Bersama Tim Suksesnya

Ayep pun optimis dapat lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan balonbup di partai besutan Prabowo Subianto itu walau harus bersaing dengan empat kandidat lain demi mendapatkan surat rekomendasi maju.

“Memang baru pertama masuk politik dan ikut kontestasi Pilkada, tapi saya tetap yakin untuk terus maju dan ikut tahapan sebagai bakal calon Bupati Bandung,” tutur figur balonbup yang berlatar belakang birokrat itu.

untuk maju di pilkada kabupaten Bandung Ayep Menggandeng artis cantik untuk jadi wakilnya , Dia adalah selebritis yang juga kader Partai Demokrat, Jane Shalimar 

kini artis cantik Jane Shalimar yang kemungkinan besar akan berdampingan dengan Ayep  untuk maju menjadi calon wakil Bupati. 

Jane Shalimar, salah seorang pengurus DPP Partai Demokrat yang juga selebritas nasional, disebut-sebut menjadi salah seorang kandidat kuat bakal calon wakil bupati Bandung dari Partai Demokrat.
Kiprah Jane dalam turut serta mewarnai perhelatan Pilkada Kab. Bandung yang diagendakan pada 9 Desember 2020 mendatang, dia terus-menerus melakukan road show atau blusukan ke daerah-daerah di Kabupaten Bandung.

Pada minggu lalu, Jane Shalimar menemui teman-temannya dan keluarganya di kawasan Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Kebetulan di kawasan tersebut ada kolega & keluarga, sang suami pun memiliki rumah di Soreang.

Ditanya alasan Jane Shalimar berencana maju pada Pilkada Bandung, menurutnya karena ingin ada perubahan signifikan di Kabupaten Bandung.

Hal itu Jane kemukakan kepada wartawan  di sebuah rumah makan kawasan Parakanmuncang, Jalan Raya Bandung-Garut, Minggu (19/7).

Jane Shalimar mengatakan, maju pada Pilkada Bandung itu dirinya berbekal semangat untuk menyuarakan tiga program kerja.

“Ketiganya yaitu perlindungan terhadap anak dan perempuan, pariwisata, dan pendidikan,” tegasnya.

Ia mengatakan, khususnya pada program kerja perlindungan anak dan perempuan, dia menilai selama ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. 

Terutama bagi kepala daerah yang dua-duanya bupati dan wakil bupati dari kaum laki-laki.

“Kepemimpinan kepala daerah dari kaum laki-laki itu lebih fokus pada pembangunan infrastruktur. Sementara program kerja perlindungan anak dan perempuan kurang mendapatkan perhatian. Sementara saya sebagai perwakilan dari kaum perempuan ingin menyikapi hal itu, terutama  untuk memberi perlindungan terhadap perempuan dan anak.

 Di saat bupatinya laki-laki dan wakil bupatinya dari perempuan, bisa berbagi tugas, ibarat pernikahan, sosok pemimpin adalah laki-laki, perempuan tugasnya melengkapi dan menjaga stabilnya rumah tangga” tutur Jane Shalimar.

Jane Shalimar pun mengungkapkan tentang sasaran programnya pada bidang pariwisata. Di antaranya, untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bandung dengan membuat profil destinasi wisata tersebut dengan lebih detail dan dengan sinematografi yang indah.
Jane Shalimar Bersama Irwan Sutaryo ST

Sementara  itu menurut Ketua Team Sukses Ayep -Jane yaitu Irwan Sutaryo ST , dia sangat yakin bahwa pasangan Ayep-Jane ini akan duduk di kursi Bupati dan Wakil Bupati Kab.Bandung. hal ini di sampaikan Irwan Kepada Redaksi Policewatch.news melalui pesan singkat WhatsApp.31/7

Menurutnya berbagai loby dan kampanye juga Tim Sukses yang dia bentuk sudah menembus di berbagai kalangan masyarakat kabupaten Bandung, dengan di bantu oleh para tokoh masyarakat, tokoh Agama, Budaya, Pemuda , dan lain sebagainya.paparnya.

Pewarta : Ecep Gunawan