Tampilkan postingan dengan label PARFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PARFI. Tampilkan semua postingan

KETUA PD PARFI JABAR "HADIRI LOUNCING FILM BERJUDUL MUTIARA" KARYA CALON KETUA PC PARFI KOTA SUKABUMI

 

Reporter :  lukman & Mulyadi babeh
ketua PD Parfi Jabar
Hj 
Dewi Rusmanah Partadisastra (Dewi partha)



Sukabumi,policewatch.news-    ketua PD Parfi Jabar Hj Dewi Rusmanah Partadisastra atau yang biasa  di sapa Dewi partha beserta Tiem dari PD Parfi Jabar hadiri launching perdana pemutaran film berjudul MUTIARA disalah satu universitas di Sukabumi (universitas Muhamadiyah) Kamis 20/5/21

Dalam kesempatan acara tersebut dihadiri juga oleh anggota DPRD kota Sukabumi dari komisi 1 dan dari asisten daerah (Asda) beserta staf dari Pemda kota Sukabmi. 

Dukungan serta support dari pihak universitas sangat berperan dalam lancarnya acara louncing tersebut.
Penyerahan Mandat Ketua PD Parfi Jawa barat (Dewi partha) Kepada
 Calon Ketua Pengurus Cabang (PC)  PARFI kota Sukabumi (Abdul Rosad.S.pd.CSTMI)


Hal itu terbukti dengan hadirnya kepala sekolah (Bpk Solihin.SS)SMAM Sukabumi Cinema  yang di dukung oleh universitas Muhammadiyah sukabumi .

Film tersebut di Sutradarai oleh Bpk Abdul Rosad.S.pd.CSTMI yang kebetulan beliau sudah mendapat mandat dari Ketua PD Parfi Jawa barat untuk menjabat sebagai ketua Pengurus Cabang (PC)  PARFI kota  Sukabumi.


Dalam sambutannya ketua PD Parfi Jaawa barat film yang berjudul MUTIARA dibintangi oleh para aktor/artis muda yang berbakat yang diambil dari masing"sekolah setingkat SMA. Karna film tersebut merupakan percontohan untuk para PC Parfi yang ada  di Jawa barat . 

Dimana Rencana untuk kedepannya PD Parfi Jawa barat akan mengadakan pestival film Se-Jawa Barat 


PD Parfi Jawa barat kedepannya akan membentuk,menata kepengurusan PC se-jawa barat dan kaanggotaan nya,  karna harus memenuhi mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART)  PARFI, paparnya


Menurut Ketua PD Parfi Jawa barat Film adalah bagian dari seni budaya bukan seni budaya dari film Pungkasnya***

Pelaksanaan Rapat Penentuan Calon Pengurus inti PD PARFI Jabar dan Rapat Halal Bihalal 1442 H

 


Bandung, POLICEWATCH,  - Pelaksanakan rapat acara Panitia Halal Bihalal sekaligus rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar yang berlokasi di The Naripan Hotel Jl. Naripan No.31-35, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/05/2021).

Dalam pelaksanaannya, pembentukan rapat Panitia Halal bihalal serta calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar dilaksanakan secara terbatas mengingat masih dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di pimpin langsung oleh Ketua PARFI Jabar Hj. Dewi Rusmanah Partadisastra yang akrab disapa Dewi Parta

Ketua PARFI Jabar  Dewi Parta menyampaikan, "Kegiatan hari ini merupakan rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar sekaligus rapat pembentukan kepanitiaan halal bihalal yang akan kita laksanakan pada tanggal 23/05/2021 bersama para Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) dengan pengurus daerah PARFI Jawa Barat," ungkapnya.


"Adapun hasil rapat diantaranya tentang teknis acara yang akan menampilkan beberapa kesenian sunda saat halal bihalal yang bertujuan untuk membangkitkan kembali rasa memiliki dan rasa bangga terhadap seni budaya dengan mengundang dan menampilkan para seniman-seniman Jawa Barat," terangnya

Selain itu, lanjutnya, "Melalui silaturahmi ini saya juga menyampaikan beberapa kegiatan dan kerjasama yang mana telah memiliki kekuatan dari berbagai elemen ataupun instansi dalam bersinergi dengan PARFI," katanya. 

Terus terang, katanya, "Saya merasa bangga atas kehadiran para pengurus dan panitia yang sangat luar biasa ini, mereka begitu semangat berpartisipasi, semua antusias dan mendukung untuk mensukseskan acara tersebut yang mana memberikan semangat, motivasi serta inspirasi baik dari orang-orang film dan seni dan budaya," ucapnya. 

"Hal ini merupakan kelanjutan dari Rakernas PARFI melalui Visi-Misi luar biasa yang mana didalamnya ada penyempurnaan dalam mewadahi berbagai elemen dalam mengembalikan eksistensi PARFI yang selama ini ada kesalahpahaman tentang ADRT," paparnya.


"Tentunya bukan hal yang mudah untuk membangkitkan kembali perfilman, seni dan budaya, semua perlu proses dan perjuangan yang mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik dan tentunya akan membangkitkan kembali otonomi daerah Jawa Barat, mengingat otonomi daerah Jawa Barat meliputi berbagai seni dan budaya," katanya.

Dalam kesempatan ini tentunya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Ridwan Kamil dalam mendukung kami, kepada Bapak kadis Dr. H Dedi Taufik, Kepala Dinas disbudpar, Ketua Kadin Kota Bandung, kepada Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Polri, TNI dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah mensupport PARFI," ungkapnya.

"Semoga PARFI akan lebih berjaya, berkibar dan bersinar lagi dengan dukungan-dukungan dari seluruh instansi terkait yang mewadahi seluruh elemen seni dan budaya yang ada di Jawa Barat baik dari perfilman maupun dari para seniman-seniman Jawa Barat," tutupnya.

Ditempat yang sama, Tintin Sumartini didampingi Rita Nilawardani mengatakan, "Sebagai salah satu pengurus PARFI Jabar di tahun milenial ini tentunya saya merasa bangga, karena PARFI Jabar kedepan tidak hanya memajukan perfilman saja, tapi akan memajukan seni dan budaya khususnya Budaya Sunda seperti Jaipongan, Degung, pencak silat dan lainnya. 

Mari kita majukan kembali kesenian khas Jawa Barat. Semoga PARFI semakin maju dan semakin berkembang," ucapnya.

Tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby


Masih ditempat yang sama tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby menambahkan, "Kegiatan ini tentunya sangat positif, karena di sini PARFI Jabar di bawah pimpinan Ibu Hj. Dewi Parta menggandeng seni dan budaya Jawa Barat yang tentunya kita dapat memvisualisasikan seni dan budaya Jawa Barat," terangnya.

"Masih banyak mutiara-mutiara yang terpendam tentang Jawa Barat yang belum tereksplor. Dengan adanya PARFI ini kedepannya kita akan bersinergi dengan orang perfilman menguak sejarah tentang terbentuknya Kota Bandung, karena tidak ada satu kota pun di dunia seperti Kota Bandung," pungkasnya.

Tampak dilokasi, acara tersebut dihadiri diantaranya para pengurus inti PD PARFI Jabar dan panitia terpilih acara halalbihalal akbar PD PARFI Jabar yang mana acara berjalan aman dan kondusif dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.


Pewarta: (M R I)

PARFI Jabar Mengucapkan Selamat Hari Kartini

 



Red, POLICEWATCH,-  Ada yang spesial di Bulan suci Ramadhan kali ini, karena pada tanggal 21/04/2021 merupakan hari pahlawan perempuan Indonesia yang dikenal Raden Ajeng (R.A.) Kartini.

Siapa yang tak kenal dengan tokoh yang begitu aktif memperjuangkan kesetaraan hak perempuan ini, yang mana melalui sepak terjang Raden Ajeng (R.A.) Kartini akhirnya Emansipasi wanita mulai mengemuka.

Menyikapi hal tersebut Hj. Dewi Rusmanah Partadisastra yang diketahui sebagai Ketua PARFI Jabar yang akrab dipanggil Dewi Parta lewat pesan singkatnya menyampaikan, “Dibulan penuh keberkahan kali ini, kita juga akan merayakan hari besar yaitu perayaan lahirnya Ibu kita Kartini sebagai pelopor yang juga sosok pahlawan perempuan Indonesia,” ungkapnya.

Perjuangan dan kegigihannya sebagai perempuan untuk menyetarakan hak perempuan pada masanya tentu bukanlah hal yang mudah. Hal itu membuktikan bahwa apapun yang kita cita-citakan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan,” tuturnya.


Karena itu saya sebagai perempuan merasa bangga dengan lahirnya pahlawan Indonesia yang dikenal Ibu Kita Kartini yang lahir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada 21 Januari 1879 yang mana hingga kini namanya tetap harum dan dirayakan sebagai hari Nasional sesuai dengan ketetapan Presiden RI, Ir. Soekarno, melalui surat No.108 Tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964 menetapkan R. A. Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang jatuh pada tanggal 21 April,” ungkap Dewi Parta yang mengaku sebagai pengagum sosok pahlawan ini.

Di hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2021 ini tentunya kita tahu masih dalam kondisi pandemic Copid-19 yang mana dalam perayaannya tentu tidak semeriah tahun-tahun yang lalu. Walau demikian kita tidak perlu bersedih, marilah kita rayakan dengan berdoa agar badai Copid-19 cepat berlalu,” ungkapnya.


Dalam kesempatan ini, lanjutnya, “Saya mengajak semua perempuan di seluruh Indonesia untuk sejenak mengheningkan cipta dan mengenang perjuangannya, mari kita mendo’akan beliau, bangsa dan untuk kita semua agar menjadi lebih baik lagi, untuk menjadi perempuan masa kini yang tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi sesulit apapun,” ungkapnya.

Habis gelap terbitlah terang meskipun wabah Covid-19 hampir meluluhlantahkan semua aktivitas, hal ini tentu harus menjadi penyamangat kaum perempuan agar hidup lebih kuat dan tangguh. Selamat hari KARTINI untuk perempuan Indonesia,” pungkasnya

PARFI MENDUKUNG PROGRAM BNN: HIDUP100%





Jakarta , POLICEWATCH,- Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB.PARFI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Jakarta Selatan sepakat menjalin kemitraan dalam edukasi dan sosialisasi HIDUP 100 %  yang isinya : sadar ,sehat , produktif ,bahagia tanpa narkoba.

Jumat , 4/9/2020 bertempat di gedung kantor Walikota Jakarta selatan pertemuan itu penuh kehangatan dan akrab. Ketua umum PARFI Alicia Djohar dan ketua DPO Pong Hardjatmo diterima langsung oleh Kepala BNN kota Jakarta selatan Dik Dik Kusnadi Bc.IP Sos.MM. dan staf

Dalam kesempatan itu Dik Dik mengatakan bahwa Indonesia sudah sampai pada tahapan darurat narkoba. sudah menghajar dan mengancam kita semua tanpa perduli strata,usia dan profesi.karena itulah diperlukan keperdulian dan kesadaran dari berbagai pihak untuk ikut berperan serta dalam mengedukasi tentang bahaya narkoba.dan para Artis diharapkan menjadi salah satu bagian yang mengambil peran ini.

Alicia Djohar menyambut baik gagasan ini dan memberi formula ide bahwa setiap artis yang akan terlibat dalam sebuah produksi baik itu layar lebar atau sinetron sebaiknya memegang surat bebas narkoba , agar tidak menimbulkan kerugian bagi PH atau Broadcast,  yang bisa saja produksi terhenti atau minimal terganggu ditengah jalan akibat artis utamanya terkena kasus narkoba. tinggal dibuat payung hukum dan regulasinya supaya mudah dan bisa dijalankan semua pihak.

Sementara Pong Hardjatmo berharap sinergi ini menghasilkan kebaikan bagi semua pihak.
dalam kesempatan itu juga dibicarakan akan ada beberapa kegiatan misalnya : tes urin bagi pengurus ,kerjas sama pementasan seni off air , training atau seminar sosialisasi bahaya narkoba ,dan lain-lainnya

Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus PARFI diantaranya : Yetty Loren , Evie singh , Jody , Annisa Queen, dan mewakili Sekum Gusti Randa Wasekum Syam L Fin.

Mari  hidup 100%

BNN yess
PARFI yess
Narkoba NO !

Pewarta : T Amin S

Lidia Toruan "Pendatang Baru di Jagat Film ini" Selain Cantik Punya Gaya yang Keren juga Totalitas dalam Perankan Akting

Lidia Toruan (Artis)


Red, POLICEWATCH,- Perfilman Indonesia kini semakin menunjukkan tajinya. Boleh dikatakan, dewasa ini industri perfilman sudah makin berkembang dari masa ke masa Meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap film dalam negeri, ternyata membawa berkah untuk aktor dan aktris. Sederet film yang tayang di layar kaca maupun layar lebar hal itu membuat nama aktor dan aktrisnya ikut melejit.

Film yang syarat makna edukasi dan penuh drama aktion berjudul The Bandhit ini, (Pertarungan Antar Geng Narkoba) garapan Sutradara Roy Wijaya dan di produser-in oleh MR ard juga melibatkan aktor senior era 90-an yaitu Teguh Julianto ini lebih mengedepankan peran perempuan juga para pendatang baru berbakat.

Siapa saja ya kira-kira pendatang baru berbakat ini. Arta Dewangga Van Ard (17 Thn) dan Adek kandungnya Arviona Aisyah Van Ard (16 Thn) dua artis pendatang baru ini adalah putra dan putri dari Produser ternama Mr Ard

Arta dan Viona  adalah sederet selebriti yang bakal gemilang di tahun 2020 ini,  Totalitas kesempurnaannya dalam memerankan Akting nya di Film Perdanaya yaitu The Bandit dimana mereka menjadi peran utama dan berakting bersama Aktor kawakan yang kondang yaitu Teguh Julianto adalah salah satu modal besar dalam dunia perfilman


Selain itu ada juga Lidia Toruan , aktris cantik kelahiran jakarta berdarah batak ini, sebelumnya berkarier di dunia perbankkan, ini adalah Film Perdana saya dan puji tuhan dalam film ini saya mendapat peran utama, papar wanita cantik yang akrab di sapa dengan panggilan Ledy, saat di temuin awak media di lokasi shoting Swiss-Belhotel Serpong 09/08/2020

Lidia Toruan menjadi salah satu pemeran utama dan berperan sebagai seorang ibu muda yang gaul, sosialita sehingga anaknya kurang mendapatkan perhatian hingga terjerembab di dunia narkoba.

Saking begitu jahatnya bahaya norkoba, seks terselubung dan penculikan anak menjadi momok yang  sangat menakutkan. Tapi lagi lagi, ending cerita Film ini tetap mengacu pada ketentuan debagai dasar terhadap pencegahan bahaya narkoba.

Pewarta : Tenor  Amin Susanto



ANTARA BUKU PANDUAN ACTING ,PARFI & TATIEK MALIYATI WS.


ibu Tatiek Maliyati WS.bersama Pengurus PARFI
 

Red, POLICEWATCH,-  Satu lagi Agenda Program PB.PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia )akan segera di realisasikan yakni kerjasama penerbitan buku panduan Akting yang akan menjadi dasar  pembinaan pengetahuan dan latihan akting.

Bersumber dari tulisan dan pengalaman seorang tokoh besar yang juga Dosen IKJ di bidang  penulisan scenario Film , televisi ,,teater  , dan artikel artike yang berkaitan dengan seni peran. yaitu Ibu Tatiek Maliyati WS.
Ibu Tatiek Maliyati WS.

Rabu 8 Agustus 2020 , ketua bidang pendidikan PARFI yang juga sutradara senior Dedi Setiadi  bersama Wasekum Syam L Fin  telah membuat kesepakatan awal dengan pihak Ibu Tatiek yang diwakli oleh putranya Ronggur Sihombing yg juga seorang sutradara dan produser.

"...sebagian besar materi buku sudah saya siapkan ,tinggal beberapa bagian yg mesti saya susun lagi dan mencari di file file yang masih tercecer.."

Yang menarik adalah ,ada beberapa tulisannya masih ditulis tangan dan memakai mesin ketik jaman dulu , tetapi hebatnya tulisan itulah yang mewarnai dan menjadi pengetahuan bagi para pelaku seni peran sampai sekarang.
Segenap Pengurus & Anggota PARFI

Hal adalah sebuah kebanggaan bagi PARFI dipercaya bekerjasama dengan seorang pakar seperti Tatiek Maliyati WS.

Alicia Djohar Ketua Umum PARFI terpilih 2020-2025  dan juga Sekum Gusti Randa sangat antusias dan memberi apresiasi setinggi tingginya dengan kerjasama penerbitan buku ini.

Karena ini pertama kali sejak PARFI berdiri puluhan tahun akan mempunyai buku resmi panduan akting PARFI.
Wasekum Syam L Fin

Buku ini juga akan menjadi rujukan beberapa program PARFI khususnya bidang Pendidikan dan Pelatihan dibawah komando Dedi Setiadi  beserta anggotanya : Ismail sofyan sani ,Iran ,Bedjo.S , Budi Sumarno.

diantara program itu adalah : Diklat Anggota ,Move Festival antar pelajar , Got talent , Bina acting tv program , Acting Goes to school , lomba penulisan scenario , Work shop , dll

Beberapa Penerbit sudah bersedia bekeja sama dalam rangka penerbitan buku ini.

PARFI                                                                                   Pewarta : Tenor Amin Susanto
Maju terus
Berkibar 
Berkarya
Tetap semangat
Merdeka.

Teguh Julianto, Aktor Senior baik Layar Lebar maupun Televisi ini Kembali Berakting di Film The Bandit

Teguh Julianto (Aktor) bersama Mr Ardi (Produser)


Red, Policewatch,- Teguh Julianto Aktor kelahiran ambon  7 Agustus 1968, atau yang kerap disapa dengan nama panggilan Teguh ini merupakan salah satu aktor asal Indonesia,  Namanya tak asing lagi dalam panggung hiburan dunia per-Film an  baik dalam Layar lebar maupun stasiun Televisi

Nama Aktor satu ini tak asing lagi dalam kancah dunia Film, Ia mengawali kariernya di dunia Film sejak tahun 1992 an, Pria kelahiran Ambon  ini pun sudah memainkan banyak sekali peran judul film di Tanah air, baik filim Kolosal maupun Senetron,  kemahirannya dalam dunia akting dan kesempurnaannya melakukan peran di Film  membuat namanya semakin bersinar di dunia seni peran  dan aktor film  di Tanah Air ini

Teguh sering mendapatkan peran utama bahkan menjadi bintang dalam setiap pembuatan film oleh sutradara karena kemahiran Acting nya,

Berikut beberapa flim yang dia bintangi :
1) kembalinya janda kembang
2) gairah yang nakal
3) simanis jembatan Ancol
4) pergaulan metropolis
5) puncak kenikmatan
6) misteri permainan terlarang
7) skandal iblis 
8) diperkosa setan
9) Godaan cinta 
10)Gaun merah
11) ranjang cinta
12) misteri dimalam pengantin dan masih banyak film-film lainnya

Sinetron:
1) kucing2 hitam
2) Brahma Kumbara
3) Deru Debu 
4) Tirai kasih yg terkoyak
5) bulan didenpasar ( Denpasar moon )
6) mutiara cinta 
7) bidadari yang terluka

Bahkan  masih banyak film-film  yang ia perankan , seperti film kolosal yang sangat fenomenal yaitu Brama Kumbara

Teguh Julianto Bersama Para Pemain Film The Bandit

Saya lupa sebagian judul-judul yang pernah saya perankan karena saking banyaknya film yang saya bintangi,  papar teguh saat di temui awak media di tengah-tengah kesibukannya di lokasi sothing film The Bandhit (movie) di Swiss-Belhotel Serpong 09/08/2020.

Film The Bandit ini Teguh juga mendapatkan peran utama pembantu di mana film ini bercerita tentang dunia Mafia Narkoba, film Garapan Roy Wijaya ini di Produser in oleh Mr Ardi.

Pewarta : Tenor Amin Sutanto





PARFI DAN 43 KOMUNITAS PEKERJA SENI MENERIMA BANTUAN SEMBAKO DARI KEMENSOS.

*PREES RELEASE*
Dok :MPW


Jakarta, POLICEWATCH,-Bertempat di lobby PPHUI jalan HR. Rasuna Said Kuningan hari ini 22 Juni 2020 jam 15:00 Wib telah diadakan penyerahan secara simbolik bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian sosial. Bantuan ini berkaitan dengan terjadinya pandemi Covid 19.

Komunitas Artis senior yang tergabung dalam C'Nior menjadi mediator penghubung antara Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dengan pihak Kemensos sehingga mendapatkan 153 paket sembako yang sudah dibagikan kepada anggota PARFI.

Dalam kesempatan ini hadir langsung Menteri Sosial Juliani P.Batubara yang menyerahkan secara simbolik kepada 43 Komunitas pekerja Film, Teater dan Seni.

Dalam sambutannya Menteri Sosial menyebutkan, bahwa dia merasa sangat bahagia bisa membantu para pekerja seni karena biasanya dirinyalah yang dibahagiakan oleh para pekerja seni dengan menikmati karya karya para seniman, baik film, teater ataupun musik sehingga bisa menjadi hiburan yang mengurangi rasa stress, dan yang lebih penting memang Negara harus hadir untuk membantu rakyatnya dalam situasi seperti ini.

Dedy Mizwar sebagai Artis senior mewakili komunitas C'nior dalam sambutanya menyebutkan bahwa bansos ini sebagai bentuk penghargaan kepada insan seni bahwa negara tetap perduli pada para seniman.

Dalam sambutan lainnya Yessy Gusman menyebutkan bahwa bantuan ini sangat berarti mengingat akibat dari bencana Covid 19 ini banyak sekali para pekerja seni yang tidak bisa atau terhenti melakukan pekerjaan seninya.

Sementara itu ketua PB.PARFI Alicia Djohar menyambut baik rencana pihak Kemensos yang akan mengupayakan bahwa bantuan ini tidak akan berhenti hanya satu kali tapi bisa berkelanjutan pada pembagian bantuan sembako selanjutnya kepada para pekerja seni.

hadir dalam acara itu sejumlah artis senior seperti Yati Octavia,  Ninik L. Karim, Ratna riantiarno, Aty Cancer, Emma Febry, Dwi yan, Pong Hardjatmo, Ricky Hosada, Hanna Widjaja,  Linda Sulaiman, Yetty loren, Yuzar Nazaros, Teguh Yulianto, Evie Singh, Adhityawarman, Fery WR.mogontha, Annisa Queen, Rio Bwock, ,Maya Damayanti,Herdi K, dan Wasek Syam L Fin.

Acara yang diliput oleh berbagai media televisi, cetak, youtuber dan media online ini diakhiri tanya jawab mensos dengan para wartawan.

*PARFI BERJUANG*
*PARFI BERKIBAR*
*SATUKAN HATI UNTUK NEGRI*

Pewarta :T A S