![]() |
| Penyerahan Mandat Ketua PD Parfi Jawa barat (Dewi partha) Kepada Calon Ketua Pengurus Cabang (PC) PARFI kota Sukabumi (Abdul Rosad.S.pd.CSTMI) |
![]() |
| Penyerahan Mandat Ketua PD Parfi Jawa barat (Dewi partha) Kepada Calon Ketua Pengurus Cabang (PC) PARFI kota Sukabumi (Abdul Rosad.S.pd.CSTMI) |
Bandung, POLICEWATCH, - Pelaksanakan rapat acara Panitia Halal Bihalal sekaligus rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar yang berlokasi di The Naripan Hotel Jl. Naripan No.31-35, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/05/2021).
Dalam pelaksanaannya, pembentukan rapat Panitia Halal bihalal serta calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar dilaksanakan secara terbatas mengingat masih dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di pimpin langsung oleh Ketua PARFI Jabar Hj. Dewi Rusmanah Partadisastra yang akrab disapa Dewi Parta
Ketua PARFI Jabar Dewi Parta menyampaikan, "Kegiatan hari ini merupakan rapat penentuan calon-calon pengurus inti PD PARFI Jabar sekaligus rapat pembentukan kepanitiaan halal bihalal yang akan kita laksanakan pada tanggal 23/05/2021 bersama para Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) dengan pengurus daerah PARFI Jawa Barat," ungkapnya.
"Adapun hasil rapat diantaranya tentang teknis acara yang akan menampilkan beberapa kesenian sunda saat halal bihalal yang bertujuan untuk membangkitkan kembali rasa memiliki dan rasa bangga terhadap seni budaya dengan mengundang dan menampilkan para seniman-seniman Jawa Barat," terangnya
Selain itu, lanjutnya, "Melalui silaturahmi ini saya juga menyampaikan beberapa kegiatan dan kerjasama yang mana telah memiliki kekuatan dari berbagai elemen ataupun instansi dalam bersinergi dengan PARFI," katanya.
Terus terang, katanya, "Saya merasa bangga atas kehadiran para pengurus dan panitia yang sangat luar biasa ini, mereka begitu semangat berpartisipasi, semua antusias dan mendukung untuk mensukseskan acara tersebut yang mana memberikan semangat, motivasi serta inspirasi baik dari orang-orang film dan seni dan budaya," ucapnya.
"Hal ini merupakan kelanjutan dari Rakernas PARFI melalui Visi-Misi luar biasa yang mana didalamnya ada penyempurnaan dalam mewadahi berbagai elemen dalam mengembalikan eksistensi PARFI yang selama ini ada kesalahpahaman tentang ADRT," paparnya.
"Tentunya bukan hal yang mudah untuk membangkitkan kembali perfilman, seni dan budaya, semua perlu proses dan perjuangan yang mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik dan tentunya akan membangkitkan kembali otonomi daerah Jawa Barat, mengingat otonomi daerah Jawa Barat meliputi berbagai seni dan budaya," katanya.
Dalam kesempatan ini tentunya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Ridwan Kamil dalam mendukung kami, kepada Bapak kadis Dr. H Dedi Taufik, Kepala Dinas disbudpar, Ketua Kadin Kota Bandung, kepada Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Polri, TNI dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah mensupport PARFI," ungkapnya.
"Semoga PARFI akan lebih berjaya, berkibar dan bersinar lagi dengan dukungan-dukungan dari seluruh instansi terkait yang mewadahi seluruh elemen seni dan budaya yang ada di Jawa Barat baik dari perfilman maupun dari para seniman-seniman Jawa Barat," tutupnya.
Ditempat yang sama, Tintin Sumartini didampingi Rita Nilawardani mengatakan, "Sebagai salah satu pengurus PARFI Jabar di tahun milenial ini tentunya saya merasa bangga, karena PARFI Jabar kedepan tidak hanya memajukan perfilman saja, tapi akan memajukan seni dan budaya khususnya Budaya Sunda seperti Jaipongan, Degung, pencak silat dan lainnya.
Mari kita majukan kembali kesenian khas Jawa Barat. Semoga PARFI semakin maju dan semakin berkembang," ucapnya.
![]() |
| Tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby |
Masih ditempat yang sama tokoh seniman dan budayawan Ayah Bobby menambahkan, "Kegiatan ini tentunya sangat positif, karena di sini PARFI Jabar di bawah pimpinan Ibu Hj. Dewi Parta menggandeng seni dan budaya Jawa Barat yang tentunya kita dapat memvisualisasikan seni dan budaya Jawa Barat," terangnya.
"Masih banyak mutiara-mutiara yang terpendam tentang Jawa Barat yang belum tereksplor. Dengan adanya PARFI ini kedepannya kita akan bersinergi dengan orang perfilman menguak sejarah tentang terbentuknya Kota Bandung, karena tidak ada satu kota pun di dunia seperti Kota Bandung," pungkasnya.
Tampak dilokasi, acara tersebut dihadiri diantaranya para pengurus inti PD PARFI Jabar dan panitia terpilih acara halalbihalal akbar PD PARFI Jabar yang mana acara berjalan aman dan kondusif dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.
Pewarta: (M R I)
Red, POLICEWATCH,- Ada yang spesial di Bulan suci Ramadhan kali ini, karena pada tanggal 21/04/2021 merupakan hari pahlawan perempuan Indonesia yang dikenal Raden Ajeng (R.A.) Kartini.
Siapa yang tak kenal dengan tokoh yang begitu aktif memperjuangkan kesetaraan hak perempuan ini, yang mana melalui sepak terjang Raden Ajeng (R.A.) Kartini akhirnya Emansipasi wanita mulai mengemuka.
Menyikapi hal tersebut Hj. Dewi Rusmanah Partadisastra yang diketahui sebagai Ketua PARFI Jabar yang akrab dipanggil Dewi Parta lewat pesan singkatnya menyampaikan, “Dibulan penuh keberkahan kali ini, kita juga akan merayakan hari besar yaitu perayaan lahirnya Ibu kita Kartini sebagai pelopor yang juga sosok pahlawan perempuan Indonesia,” ungkapnya.
“Perjuangan dan kegigihannya sebagai perempuan untuk menyetarakan hak perempuan pada masanya tentu bukanlah hal yang mudah. Hal itu membuktikan bahwa apapun yang kita cita-citakan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan,” tuturnya.
“Karena itu saya sebagai perempuan merasa bangga dengan lahirnya pahlawan Indonesia yang dikenal Ibu Kita Kartini yang lahir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada 21 Januari 1879 yang mana hingga kini namanya tetap harum dan dirayakan sebagai hari Nasional sesuai dengan ketetapan Presiden RI, Ir. Soekarno, melalui surat No.108 Tahun 1964 tertanggal 2 Mei 1964 menetapkan R. A. Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang jatuh pada tanggal 21 April,” ungkap Dewi Parta yang mengaku sebagai pengagum sosok pahlawan ini.
“Di hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2021 ini tentunya kita tahu masih dalam kondisi pandemic Copid-19 yang mana dalam perayaannya tentu tidak semeriah tahun-tahun yang lalu. Walau demikian kita tidak perlu bersedih, marilah kita rayakan dengan berdoa agar badai Copid-19 cepat berlalu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, lanjutnya, “Saya mengajak semua perempuan di seluruh Indonesia untuk sejenak mengheningkan cipta dan mengenang perjuangannya, mari kita mendo’akan beliau, bangsa dan untuk kita semua agar menjadi lebih baik lagi, untuk menjadi perempuan masa kini yang tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi sesulit apapun,” ungkapnya.
“Habis gelap terbitlah terang meskipun wabah Covid-19 hampir meluluhlantahkan semua aktivitas, hal ini tentu harus menjadi penyamangat kaum perempuan agar hidup lebih kuat dan tangguh. Selamat hari KARTINI untuk perempuan Indonesia,” pungkasnya
![]() |
| Lidia Toruan (Artis) |
![]() |
ibu Tatiek Maliyati WS.bersama Pengurus PARFI
|
![]() |
| Ibu Tatiek Maliyati WS. |
![]() |
| Segenap Pengurus & Anggota PARFI |
![]() |
| Wasekum Syam L Fin |
![]() |
| Teguh Julianto (Aktor) bersama Mr Ardi (Produser) |
![]() |
| Teguh Julianto Bersama Para Pemain Film The Bandit |
![]() |
| Dok :MPW |