POLICEWATCH-LOMBOK BARAT
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan kesiapan dan kecepatan tanggap darurat. Pada Minggu (8/3/2026), personel Ditpolairud berhasil mengevakuasi sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.
Peristiwa ini bermula pada pukul 10.36 WITA, ketika anggota piket jaga Kapal Polisi XXI-2015, Bripda Reza Hardianto, menerima informasi penting dari anggota Basarnas Unit Bangsal. Laporan tersebut menyebutkan adanya penemuan mayat di koordinat perairan Senggigi, sebuah wilayah wisata yang ramai dikunjungi.
Tanpa menunda waktu, tim gabungan yang terdiri dari personel Polairud dan tim SAR Bangsal segera bergerak. Pada pukul 11.16 WITA, mereka meluncur ke lokasi menggunakan sarana air untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Ketepatan waktu dan koordinasi yang solid membuahkan hasil: tepat pukul 12.02 WITA, posisi korban berhasil ditemukan di tengah laut.
"Personel segera melakukan prosedur evakuasi menuju pesisir Pantai Senggigi, tepatnya di area Pasar Seni," ungkap Komandan Kapal Polisi XXI-2015, Bripka Nurul Hidayat, yang mengonfirmasi peristiwa ini atas nama Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke FS Samola, SIK, MH.
Setelah berhasil dibawa ke daratan, petugas melakukan pemeriksaan awal namun tidak menemukan tanda pengenal atau dokumen identitas apa pun pada tubuh korban. Jenazah laki-laki tersebut langsung diangkut menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Di sana, tim kedokteran kepolisian akan melakukan tindakan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
"Rencana tindak lanjut saat ini adalah pemeriksaan jenazah di RS Bhayangkara. Kami mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tambah Bripka Nurul.
Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Upaya yang dilakukan mencakup penelusuran penyebab kematian korban serta upaya maksimal untuk mengungkap identitas asli dari jenazah tersebut.
Mamen
