Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan

15 Tahun Berlalu! Polda NTB Dampingi Tim Jepang Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Tsunami 2011 di Lombok Tengah



Policewatch-Mataram.

Jejak kasih dan kejelasan keberadaan kerabat yang hilang dalam bencana besar terus dicari. Hampir 15 tahun setelah gempa bumi dan tsunami melanda Jepang pada tahun 2011, upaya identifikasi korban terus berlanjut hingga ke Nusa Tenggara Barat.

 

Kamis (15/10/2026), kawasan Gawah Malang, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, menjadi saksi langkah penuh harap tersebut. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda NTB mendampingi tim Atase National Police Agency (NPA) Kedutaan Besar Jepang dalam pengambilan sampel DNA pembanding dari dua orang yang diduga saudara kandung korban bencana tersebut.

 

Pengambilan sampel dilakukan melalui metode buccal swab — pengusapan pada bagian dalam pipi — yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita. Metode ini aman, cepat, dan tidak menimbulkan rasa sakit bagi yang bersangkutan.

 

Kabid Dokkes Polda NTB, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., FQUA. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kerja sama internasional yang dilakukan secara profesional dan penuh kehati-hatian.

 

"Pengambilan sampel DNA pembanding ini menjadi bagian dari upaya membantu proses identifikasi korban bencana. Kami mendukung pelaksanaan kegiatan secara profesional, dengan tetap memperhatikan prosedur serta kondisi keluarga yang terlibat," ungkap dr. Iskandar.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Atase Satoh Takuma dan Regional Security Officer Kuwamoto Akihiro dari Kedutaan Besar Jepang, serta Pembina Pusdokkes Polri Anak Agung G. Raka Ardian S. Proses pemeriksaan laboratorium nantinya akan dilakukan oleh tim Laboratorium Dokkes Pusdokkes Polri.

 

"Kami berharap pengambilan sampel ini dapat mendukung proses identifikasi, sekaligus memberi kejelasan bagi keluarga yang selama ini menantikan informasi mengenai anggota keluarganya," tambah dr. Iskandar.

 

Jurnalis.

Strategi PINTAR! Bidhumas Polda NTB Perkuat Kualitas Pelayanan Informasi Publik yang Transparan dan Akuntabel



POLICEWATCH -MATARAM

 Keterbukaan informasi publik menjadi semakin terjamin dan terarah di lingkungan Polda NTB. Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda NTB menggelar Sosialisasi Pedoman Standar Pelayanan Informasi Publik di Hotel Aston Inn Mataram, Senin (12/10/2026), yang diikuti para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) dari seluruh satuan kerja jajaran Polda NTB.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek perubahan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, yang mengusung strategi PINTAR — Pelayanan Informasi Normatif, Terukur, Akuntabel, dan Responsif. Strategi ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan uji konsekuensi, yaitu tahapan cermat untuk menentukan informasi mana yang dapat dibuka untuk umum dan mana yang harus dikecualikan sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

Ni Komang Three Ayu Juniartini, S.P., S.Ag., M.I.Kom., selaku PS Kasubbid PID Bidhumas Polda NTB, yang menyampaikan materi sosialisasi menekankan pentingnya keseragaman standar pelayanan.

 

"Melalui strategi PINTAR, setiap permohonan informasi akan ditangani secara normatif berdasarkan hukum, terukur melalui tahapan yang jelas, akuntabel sehingga dapat dipertanggungjawabkan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

 

Diharapkan, ke depan masyarakat akan semakin mudah, cepat, dan pasti dalam memperoleh informasi publik dari institusi kepolisian. Di sisi lain, informasi yang memang perlu dilindungi juga tetap terjaga dengan tepat. Langkah ini pada akhirnya diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian melalui tata kelola informasi yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab.

 

Mamen

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Polda NTB Gelar Tausiyah Bersama Habib Husain Ahmad Al Hamid — Doa Dipanjatkan untuk Kepemimpinan Baru Polri



POLICEWATCH -MATARAM

Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitussalam Polda NTB, Rabu (14/10/2026). Polda NTB menggelar tausiyah dan doa bersama dengan menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid, sebuah momen istimewa yang mempererat ikatan silaturahmi antara institusi kepolisian dengan para tokoh agama dan masyarakat.

 

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi Wakapolda, Irwasda, para Pejabat Utama, serta seluruh personel di lingkungan Polda NTB turut hadir dalam kegiatan yang sarat makna ini.

 

Dalam tausiyahnya, Habib Husain Ahmad Al Hamid menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dijalankan oleh satu pihak saja. Terdapat tiga pilar yang saling menguatkan: polisi menjaga keamanan dan menegakkan hukum, ulama membimbing masyarakat melalui tuntunan agama, dan masyarakat merawat kerukunan di lingkungannya.

 

"Polisi, ulama, dan masyarakat tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketiganya perlu bersinergi. Ketika polisi dekat dengan ulama dan masyarakat, persoalan warga akan lebih mudah diselesaikan secara bijak," ungkap Habib Husain.

 

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kedekatan dengan tokoh agama merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

 

"Kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga persatuan, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di NTB," ujarnya.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, yang juga ditujukan untuk mendoakan kepemimpinan baru Polri agar senantiasa diberkahi, serta memohon kekuatan bagi seluruh personel dalam menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 Mamen 

Komisi III DPR RI Kunjungi NTB, Penegakan Hukum Jadi Sorotan — Sinergitas Aparat Diminta Semakin Dikuatkan


POLICEWATCH -MATARAM 

 Gedung Sasana Dharma Polda NTB menjadi saksi pentingnya pengawasan dan evaluasi kinerja aparat penegak hukum. Selasa (13/10/2026), Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja reses ke NTB, guna mengevaluasi pelaksanaan penegakan hukum serta menyerap aspirasi masyarakat di wilayah ini.

 

Rombongan dipimpin langsung oleh Syafruddin Suding, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN. Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Kapolda NTB, Wakapolda NTB, jajaran Pejabat Utama Polda NTB, para Kapolres/Kapolta, Kajati NTB, Kepala BNNP NTB, termasuk Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H.

 

Agenda ini merupakan bagian dari reses masa persidangan I, Tahun Sidang 2026–2027. Dalam kesempatan itu, Kapolda NTB memaparkan pelaksanaan tugas penegakan hukum yang telah dilakukan beserta berbagai upaya perbaikan yang terus dijalankan.

 

"Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi agar ke depan penegakan hukum di lingkungan Polda NTB dan jajarannya dapat semakin disempurnakan."

 

Lebih lanjut ia berharap, masukan dan arahan dari para wakil rakyat dapat menjadi bahan pembenahan nyata bagi institusi kepolisian dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

 

"Berbagai masukan yang disampaikan tentu akan segera kami tindaklanjuti untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada. Semoga sinergitas ini membuat penegakan hukum di NTB semakin profesional, transparan, dan berpihak pada masyarakat," ujarnya.

 

Diharapkan, pertemuan ini memperkuat kerja sama antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum demi terciptanya rasa aman dan keadilan yang dirasakan langsung oleh masyarakat NTB.

 Mamen

157 Ribu Penonton MotoGP Mandalika, Polda NTB Buktikan: Ramai Tetap Aman, Padat Tetap Lancar



POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH 

Rekor jumlah penonton tak berujung kemacetan! MotoGP Mandalika 2026 mencatat sejarah baru dengan kehadiran 157.875 penonton, angka yang melampaui perkiraan awal maupun capaian tahun sebelumnya. Di tengah lonjakan pengunjung tersebut, Polda NTB berhasil membuktikan: semakin ramai, semakin tertib.

 

ITDC dan MGPA pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda NTB atas keberhasilan menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas, dan pengendalian kerumunan selama tiga hari gelaran balap dunia berlangsung, 9–11 Oktober 2026.

 

Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Pajar, menilai koordinasi pengamanan bersama Polda NTB berjalan luar biasa. "Apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan pengamanan dari Pak Kapolda dan jajarannya — semuanya berjalan lancar, aman, tanpa hambatan berarti," ujarnya.

 

Dari yang semula diproyeksikan sekitar 145.000 orang, kehadiran penonton melonjak menjadi hampir 158 ribu orang. Meski jumlahnya bertambah banyak, pergerakan penonton dari kedatangan hingga kepulangan berjalan jauh lebih tertib dibandingkan penyelenggaraan awal.

 

Peningkatan paling terlihat ada pada pengendalian kerumunan. Jika pada tahun 2022 kemacetan dan penumpukan orang masih menjadi catatan penting, tahun ini ribuan orang bisa bergerak dengan teratur.

 

"Dari tahun ke tahun terus meningkat, dan luar biasa di tahun ini — penontonnya lebih banyak, tapi pengelolaan kerumunannya jauh lebih baik dan lebih rapi," ungkap perwakilan manajemen ITDC.


Chairman MGPA, Troy Reza Waroka, juga memuji kesiapan aparat. Kekhawatiran akan lonjakan kendaraan ternyata tidak berubah menjadi kemacetan besar. Situasi keamanan pun terkendali dengan sangat minimnya gangguan maupun kejadian kriminal.

 

"Alhamdulillah semua tertata, semua bisa bergerak. Paling penting, relatif aman, tidak ada hal yang membahayakan. Itu sudah menjadi sebuah prestasi," tegasnya.


Keberhasilan mengamankan MotoGP Mandalika 2026 bukan sekadar tugas selesai. Ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan kepolisian dalam menjaga keamanan acara bertaraf internasional. Tantangan ke depan adalah menjaga standar tinggi ini agar MotoGP Mandalika terus menjadi kebanggaan NTB dan Indonesia.

 

Mamen 

Turun Langsung! Kapolda NTB Uji Coba Jalur Penonton & VVIP MotoGP Mandalika — Ini Rutenya!



POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH

 Menjelang gelaran besar MotoGP Mandalika 2026, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pengaturan arus penonton. Kamis (8/10/2026) sore, beliau memimpin simulasi pergerakan kendaraan penonton, shuttle bus, hingga rombongan VVIP menuju dan dari kawasan Sirkuit Mandalika.

 

Simulasi dimulai pukul 16.30 WITA, mencakup rute dari Bundaran Sunggung hingga ke dalam kawasan sirkuit. Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan tertinggi kepolisian NTB agar nanti saat hari-H, kedatangan maupun kepulangan ribuan penonton berjalan lancar, aman, dan teratur.

 

"Kita pastikan seluruh skema arus kedatangan dan kepulangan berjalan jelas, terarah, dan mampu mengurai pergerakan penonton maupun rombongan VVIP," tegas Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

 

🚗 Rute Penonton Kendaraan Pribadi

 

Penonton yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari Gate 1, saat pulang akan diarahkan keluar melalui Black Gate I, menuju Bundaran Sunggung, lalu berbelok ke Bypass Mandalika. Sementara penonton dari area Parkir Timur juga diarahkan melewati Bundaran Sunggung menuju Bypass Mandalika.

 

🚌 Rute Shuttle Bus

 

Shuttle bus akan beroperasi dari Black Gate I menuju Bundaran Sunggung lalu lurus ke Parkir Timur. Saat menjemput penonton kembali, bus bergerak dari Parkir Timur — Bundaran Sunggung — lalu berbelok ke Black Gate II untuk mengangkut penonton berikutnya.

 

👑 Rute Khusus VVIP

 

Rombongan VVIP memiliki jalur khusus:

 

- Datang: Bundaran BIZAM → Bypass Mandalika → Bundaran Sunggung → masuk sirkuit melalui Red Gate

- Pulang: Keluar Red Gate → Bundaran Sunggung → belok kiri ke Bypass Mandalika → kembali ke Bundaran BIZAM

 

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat menjelaskan, skema ini dirancang agar arus lalu lintas tidak tumpang tindih antara penonton umum, bus, dan rombongan VVIP, sehingga seluruh pergerakan dapat berjalan tertib dan aman.

 

Dengan simulasi ini, Polda NTB semakin mematangkan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas demi suksesnya Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP Mandalika 2026.

 

 Mamen 

Dini Hari Sudah Bergerak! Tim URC Jatanras Polda NTB Sisir Mandalika, Jaga Logistik & Cegah Kejahatan Jelang MotoGP 2026

 


 

POLICEWATCH -MANDALIKA 

Menjelang dentuman mesin MotoGP Mandalika 2026, pengamanan kawasan semakin diperketat sejak dini hari. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB mengerahkan Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras untuk menyisir titik-titik rawan di seluruh kawasan KEK Mandalika, Rabu (7/10/2026).

 

Dipimpin langsung AKP Agus Eka Artha, S.H., patroli dimulai pukul 01.30 WITA — tepat saat kebanyakan orang masih terlelap. Tim tidak hanya memantau area sirkuit, tetapi juga perbatasan pemukiman warga, perbukitan, kawasan Pantai Kuta, hingga area perhotelan dan tempat penyimpanan logistik balap.

 

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.I.K., M.Si., menegaskan langkah ini bukan sekadar rutin, melainkan antisipasi nyata demi menjaga keamanan logistik, pengunjung, serta kelancaran ajang internasional ini.

 

"Kami pantau ketat dan siap bertindak terhadap segala indikasi gangguan keamanan, khususnya kejahatan 3C — curat, curas, curanmor — di sepanjang kawasan Mandalika," tegas Kombes Pol Arisandi.

 

Patroli juga menyasar kelompok warga yang berkumpul hingga larut malam. Petugas tidak langsung bertindak tegas, melainkan mengedepankan pendekatan silaturahmi dan dialogis — mengajak warga ikut menjaga ketertiban bersama.

 

Polda NTB menegaskan, pola pengawasan seperti ini akan terus ditingkatkan secara berkala hingga seluruh rangkaian Operasi Mandalika 2026 usai.

 

"Kami mengajak seluruh warga sekitar: mari bersama-sama jaga keamanan dan nama baik daerah, demi suksesnya MotoGP Mandalika 2026," tutupnya.

 

Mamen

Polda Lampung Ungkap Jaringan Narkotika Aceh–Jakarta, Amankan 89 Kg Sabu dan Ribuan Etomidate

 



Lampung Selatan – policewatch.news,- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika lintas provinsi jalur Aceh–Jakarta. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 89 kilogram, ribuan butir etomidate, serta etomidate cair, Selasa (6/10/2026).

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja keras personel dalam melakukan pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda Lampung.


Kasus pertama terungkap pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 05.50 WIB, bertempat di Area Pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Saat melakukan pemeriksaan terhadap satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Innova, petugas menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 39 paket dengan berat 39 kilogram serta 1.929 pcs etomidate dan etomidate cair sebanyak 8,4 liter.

Berdasarkan hasil pengembangan dan pemeriksaan terhadap tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan jaringan hingga berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut di wilayah Depok, Jawa Barat dan Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan beberapa tersangka dengan peran berbeda, mulai dari kurir, penerima barang, hingga pihak yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan.

Selain itu, pada waktu yang sama, Polres Lampung Selatan juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu lainnya di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari pengungkapan tersebut diamankan 50 kilogram sabu yang dibawa oleh tiga orang tersangka yang diduga berperan sebagai kurir jaringan Aceh–Jawa.

Dari keseluruhan pengungkapan, total barang bukti yang berhasil diamankan yaitu:


-Sabu seberat 89 kilogram
-Etomidate sebanyak ±1.929 pcs
-Etomidate cair sebanyak ±8,4 liter
-4 unit kendaraan roda empat
-9unit telepon genggam
-Uang tunai Rp251.500.000

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa Polda Lampung berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika yang memanfaatkan wilayah Lampung sebagai jalur lintas distribusi.

"Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar" ujar Helfi,

Selasa (6/10/2026).

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana perubahan dan penyesuaian ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Dari jumlah barang bukti yang berhasil disita, diperkirakan sebanyak ±450.165 jiwa dapat diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.**R.E**

Kejutan HUT ke-81 TNI, Polres Muara Enim Datangi Kodim 0404 Bawa Tumpeng Pererat Sinergitas

 



MUARA ENIM – Policewatch // Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Kodim 0404 Muara Enim, Senin (5/10/2026). Momen istimewa tersebut semakin hangat ketika jajaran Polres Muara Enim hadir membawa ucapan selamat dan tumpeng sebagai bentuk penghormatan serta mempererat sinergitas TNI-Polri.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Waka Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Muara Enim, mendatangi Kodim 0404 Muara Enim sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kasdim 0404 Muara Enim Letkol Inf Ignatius Joko Triadhi bersama jajaran pejabat utama Kodim 0404 Muara Enim.

Kehadiran jajaran Polres Muara Enim bukan sekadar memberikan ucapan selamat ulang tahun. Momen tersebut menjadi simbol kuat kedekatan dan kebersamaan dua institusi negara dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., bersama jajaran menyampaikan ucapan Selamat HUT ke-81 TNI Tahun 2026 kepada keluarga besar Kodim 0404 Muara Enim. Ucapan tersebut disampaikan dengan penuh keakraban sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi TNI kepada bangsa dan negara.

Suasana semakin hangat saat jajaran Polres Muara Enim menyerahkan  tumpeng kepada keluarga besar Kodim 0404 Muara Enim. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 TNI.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM. Situmorang, Kasi Propam AKP Rahman Edi, S.H., Kasat Binmas AKP M. Sitompul, KBO Sat Lantas Ipda Puryono, Kanit Provos Ipda Dedi Irma, S.H., serta para Kanit Sat Lantas Polres Muara Enim.

Momen kebersamaan antara jajaran Polres Muara Enim dan Kodim 0404 Muara Enim tersebut mencerminkan hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri. Kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Peringatan HUT ke-81 TNI di Kodim 0404 Muara Enim pun menjadi momentum untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri di Kabupaten Muara Enim.

Siap Kawal Kelancaran MotoGP! Ditlantas Polda NTB Kerahkan 350 Personel & 50 Kendaraan, Ini Aturan Jalurnya


POLICEWATCH-MATARAM

Jelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, pengamanan dan pengaturan lalu lintas semakin matang! Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB memastikan seluruh kesiapan — mulai dari personel, armada, hingga skema rekayasa lalu lintas — sudah disiapkan sepenuhnya demi kelancaran pergerakan masyarakat maupun penonton.

 

Saat meninjau kesiapan armada di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (02/10/2026), Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.Si., menyampaikan:

 

"Alhamdulillah, persiapan pengamanan lalu lintas telah maksimal. Segala sesuatunya sudah kami siapkan," ujarnya.

 

 

- ✅ 350 personel Ditlantas Polda NTB + 30 personel bantuan dari Kakorlantas

- ✅ 50 unit kendaraan roda empat — 25 unit milik Polda NTB, 10 unit dari Polres jajaran, serta 15 unit bantuan Kakorlantas Mabes Polri

 

Ditlantas juga telah berkoordinasi erat dengan Dinas Perhubungan menyusun sejumlah alternatif pengaturan dan rekayasa lalu lintas. Jalur di kawasan KEK Mandalika sudah dibagi sesuai gelang penonton maupun jalur umum, sehingga tidak tumpang tindih.

 

Kombes Iman menegaskan, kesiapan petugas saja tidak cukup — dukungan masyarakat sangat menentukan:

"Kami mohon kerja sama seluruh warga: patuhi arahan petugas, jangan menerobos jalur yang telah ditetapkan, dan ikuti pembagian jalur sesuai gelang maupun arahan di tempat. Bersama-sama kita pastikan MotoGP Mandalika berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.

 Mamen

2.678 Personel Siaga! Nonton MotoGP Mandalika — Dilarang Bawa Balita, Jangan Buang Sampah & Puntung Rokok Sembarangan



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH

 Jelang gelaran MotoGP Mandalika 2026, pengamanan semakin diperkuat! Polda NTB menyiapkan 2.678 personel gabungan TNI–Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Puncak pengamanan jatuh pada 10–11 Oktober 2026, dan seluruh penonton diimbau mematuhi sejumlah aturan demi keselamatan bersama.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan imbauan penting setelah kegiatan Tactical Floor Game (TFG) di Raja Hotel, Kuta–Mandalika:

 

"Kami mengimbau penonton tidak membawa anak di bawah usia 5 tahun ke lokasi acara. Keramaian dan suara kendaraan balap yang keras perlu diperhatikan demi keselamatan dan kenyamanan anak," ujarnya.

 

Penonton juga diminta bertanggung jawab menjaga kebersihan kawasan sirkuit. Puntung rokok dilarang dibuang sembarangan, mengingat saat ini sedang musim kemarau dan sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengganggu jalannya balapan.

 

"Buanglah sampah dan puntung rokok pada tempat yang sudah disediakan. Kita pastikan tidak ada karhutla yang mengganggu keselamatan balapan," tegasnya.

 

Rekayasa lalu lintas telah disiapkan agar penonton nyaman saat tiba maupun saat meninggalkan kawasan sirkuit. Personel ditempatkan di titik parkir, jalur keluar–masuk, hingga bandara dan pelabuhan guna memastikan pergerakan tetap lancar.

 

Pelepasan pasukan pengamanan dijadwalkan pada 5 Oktober 2026, menandai dimulainya Operasi Mandalika Rinjani 2026. Semua personel telah dibekali pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing agar acara berjalan aman, tertib, dan sukses.

 

Mamen

Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Ratno Edy Putra Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

 



Muara Enim – policewatch.news, // Batalyon Infanteri 141/AYJP melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung dengan khidmat , Kamis (01/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh prajurit Yonif 141/AYJP.

Upacara dipimpin langsung oleh Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Ratno Edy Putra selaku Inspektur Upacara. 


Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila serta perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan ideologi negara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi seluruh prajurit Yonif 141/AYJP untuk terus memperkuat semangat kebangsaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI AD.


Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh prajurit Yonif 141/AYJP semakin teguh dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, serta senantiasa menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.

(irin dikale)

Naik Pangkat Pengabdian, AKP RTM Situmorang Resmi Sandang Pangkat KOMPOL

 



MUARA ENIM – policewatch.news, // Dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia mendapat apresiasi. AKP RTM. Situmorang, yang menjabat sebagai Kasi Humas Polres Muara Enim, resmi menerima kenaikan pangkat pengabdian menjadi Komisaris Polisi (KOMPOL) terhitung mulai 1 Oktober 2026.

Laporan kenaikan pangkat pengabdian tersebut dilaksanakan dalam upacara yang digelar di Lapangan Apel Polres Muara Enim, Rabu (30/9/2026). Upacara dipimpin langsung Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan turut dihadiri Waka Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., Ketua Bhayangkari Cabang Muara Enim Ny. Teni Hendri beserta pengurus, para pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta personel Polres Muara Enim. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat.


Kenaikan pangkat pengabdian dari AKP menjadi KOMPOL tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan negara dan institusi Polri kepada personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga integritas selama berdinas.

“Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan negara dan institusi Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian terbaik selama bertugas. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjaga nama baik institusi Polri,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi personel penerima kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Muara Enim untuk terus bekerja secara bertanggung jawab, menjaga integritas, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Momentum kenaikan pangkat pengabdian tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan penghargaan kepada personel yang telah mengabdikan diri dengan baik. Semangat pengabdian tersebut diharapkan dapat menjadi teladan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi.

Usai upacara kenaikan pangkat pengabdian, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan personel Purnabakti Kompol Ahmad Zuhdi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian personel yang telah menyelesaikan masa dinasnya di institusi Polri.

(irin dikale)

Amankan MotoGP & Jaga Kepercayaan Dunia! Polri Matangkan Skema Pengamanan Mandalika — Jalur Evakuasi hingga Antisipasi Karhutla Dipastikan



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH

Menjelang gelaran paling bergengsi tahun ini, pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia — MotoGP Mandalika 2026 semakin diperkuat! Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri bersama Kapolda NTB mematangkan seluruh pola pengamanan melalui Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani 2026, Kamis (1/10/2026) di Ball Room Raja Hotel, Kuta-Mandalika.

 

Tiga Tahap Operasi, Kekuatan Meningkat Bertahap

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menjelaskan bahwa persiapan berjalan bertahap. Sebelumnya telah berlangsung Operasi Kresna Mandalika Rinjani (14–27 September) dengan 200 personel, dilanjutkan Operasi Cipta Mandalika Rinjani (28 September–4 Oktober) dengan 500 personel menjaga ketertiban di Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Sepuluh Polres lainnya juga menjalankan operasi pendukung agar seluruh NTB tetap kondusif.

 

"MotoGP Mandalika bukan sekadar olahraga — ini nama Indonesia di panggung dunia. Keamanan, keselamatan, dan kenyamanan setiap tamu adalah kunci keberhasilan," tegas Kapolda NTB.

 

Tahap berikutnya adalah Operasi Mandalika Rinjani Kontinjensi, siap merespons segala kemungkinan gangguan dengan cepat dan tepat.

 

Simulasi Lengkap: Siapa, Tugas Apa, Di Mana

Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., menegaskan TFG ini memastikan tidak ada yang "meraba-raba" saat bertugas. Empat sasaran utama — orang, barang/fasilitas, lokasi, dan rangkaian kegiatan — dipetakan sejelas-jelasnya.

 

"Siapa berbuat apa, bagaimana cara bertindaknya, harus jelas. Call sign, pos pengamanan, perlengkapan, semua seragam dan siap," ujarnya.

 

Jalur masuk, keluar, parkir, drop-off, jalur evakuasi, hingga helipad kedatangan pejabat negara dipastikan terpetakan lengkap agar pergerakan lancar dan terarah.

 

Karhutla Jadi Fokus — Lahan Disiapkan Sejak Dini

Satu hal yang mendapat perhatian khusus: antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Titik panas di sekitar sirkuit akan dipantau ketat, lahan dibasahi, dan masyarakat diajak berpartisipasi agar pandangan pembalap maupun kenyamanan penonton tidak terganggu asap.

 

Kampanye & Informasi untuk Masyarakat

Komjen Roycke meminta informasi disebarkan luas melalui media lokal: aturan barang bawaan, alur kedatangan, keselamatan anak, hingga jalur keluar-masuk. Semua orang harus paham sebelum datang ke lokasi.

 

"Jangan sampai personel lupa tugas utama karena ikut menonton. Sedikit melirik boleh, tapi pengamanan tetap prioritas nomor satu," pesannya menutup arahan.

 

Bersiap, terintegrasi, dan berkelas dunia — itulah tekad seluruh jajaran Polri menyambut dunia di Mandalika.

 

Mamen

Patroli Perketat! Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Jaga Ketat Pintu Masuk BIZAM



POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH 

 Menjelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, kesiapan pengamanan terus diperkuat! Subsatgas Obvit Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 turun langsung melakukan patroli ketat di kawasan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Rabu (30/09/2026).

 

Sebagai pintu gerbang utama kedatangan tamu dari dalam dan luar negeri, kawasan BIZAM menjadi lokasi strategis yang mendapat perhatian penuh. Personel tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat, pedagang, juru parkir, hingga petugas keamanan bandara.

 

Semua elemen diajak meningkatkan kewaspadaan dan bergotong-royong menjaga ketertiban serta keamanan menjelang acara bergengsi tersebut.

 

Dua Tahap Operasi Demi Kamtibmas Kondusif

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., MM., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 — upaya pencegahan sebelum masuk ke tahap utama Ops Mandalika Rinjani 2026 yang berlangsung 5–16 Oktober 2026.

 

"Patroli di titik-titik strategis dilakukan untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan sekaligus mempererat komunikasi dengan warga. Kami ingin memastikan suasana tetap aman, tertib, dan nyaman seiring meningkatnya aktivitas serta kedatangan pengunjung," ujarnya.

 

Kehadiran kepolisian di lapangan bukan hanya untuk menjaga ketertiban, melainkan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi mata dan telinga bersama kepolisian. Dukungan warga dinilai menjadi kunci utama agar penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 berjalan lancar, aman, dan sukses.

 

Polda NTB berkomitmen terus memperketat pengawasan di seluruh titik vital dan pintu masuk wilayah NTB hingga acara selesai.

 

Mamen

9 Pelabuhan Dikunci! Ditpolairud Polda NTB Perketat Jalur Laut Jelang MotoGP Mandalika 2026

 


 POLICEWATCH-NTB

 Jalur perairan dan seluruh pintu masuk pelabuhan di Pulau Lombok kini dijaga lebih ketat. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB memperkuat pengamanan serta pemantauan di sembilan titik strategis pelabuhan, Senin (28/9/2026), sebagai langkah antisipasi menjelang gelaran internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia — MotoGP Mandalika 2026.

 

Kegiatan ini masuk dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan "Cipta Mandalika Rinjani 2026", bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah meningkatnya arus kedatangan wisatawan, kru, serta tamu dari berbagai negara.

 

Pelabuhan yang menjadi fokus utama pengamanan meliputi:

✅ Pelabuhan Senggigi

✅ Pelabuhan Ampenan

✅ Pelabuhan Awang

✅ Kawasan Kuta Mandalika

✅ Pelabuhan Lembar

✅ Pelabuhan Gili Mas

✅ Pelabuhan Khayangan

✅ Pelabuhan Tanjung Luar

✅ Pelabuhan Bangsal

 

Patroli dipimpin langsung oleh Subsatgas Polairud, menyasar mulai dari area pesisir, perkantoran pelabuhan, hingga zona inti pelabuhan. Personel gabungan dikerahkan sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai untuk melakukan pemantauan menyeluruh.

 

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F S Samola, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jalur laut adalah gerbang vital yang harus dijaga sebaik-baiknya.

 

"Pengamanan ketat di seluruh jalur keluar-masuk pelabuhan se-Pulau Lombok ini adalah komitmen kami menghadirkan rasa aman — bagi warga lokal, wisatawan, maupun kru yang mulai berdatangan. Kami lakukan deteksi dini potensi gangguan, agar MotoGP berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.

 

Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh kawasan pelabuhan terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

 

Polda NTB mengimbau masyarakat serta pengguna jasa transportasi laut untuk turut menjaga ketertiban dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada petugas. Kesuksesan MotoGP bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama.

 Mamen

Sat Polairud Polres Bangka Razia Ti Rajuk Ilegal Pantai Lepar Kecamatan Belinyu

 




Belinyu, Bangka Belitung policewatch.news,- Personil Sat Polairud polres Bangka hari ini melaksanakan kegiatan himbauan tambang jenis ti ponton rajuk tower ilegal yang beraktifitas di pantai Lepar dan perairan teluk kelabat dalam kecamatan Belinyu kabupaten Bangka.Selasa ( 29/09/2026 ).

Kegiatan himbauan penertiban yang dipimpin komandan kapal Aipda Eftra Volta N,SH bersama personil satpolairud polres Bangka KP.1302-XXVIII 


( BKO Belinyu ) melaksanakan kegiatan himbauan penertiban ti ponton rajuk tower ilegal yang beraktifitas di pantai Lepar teluk kelabat dalam kecamatan Belinyu.

Saat dilakukan penertiban, ditemukan sekitar kurang lebih ada 13 ponton ti rajuk tower di perairan laut kecamatan Belinyu.

3 unit ponton rajuk tower di pantai Lepar dan 10 unit ponton rajuk tower ilegal yang beroperasi di perairan teluk kelabat dalam kecamatan Belinyu.

Dalam kegiatan tersebut Satpolairud polres Bangka melakukan himbauan langsung terhadap para penambang ponton rajuk tower ilegal supaya segera mengkosongkan ponton ti rajuk tower paling lama hari ini dan apabila tidak diindahkan  himbauan tersebut maka akan dilakukan penegakan hukum sesuai undang undang yang berlaku.


Hendy Okfriansyah 
( Een Gondrong BLY)

Siap 2.678 Personel! Polda NTB Gelar Simulasi Pengamanan Penuh Jelang MotoGP Mandalika 9–11 Oktober



 

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH 

 Menjelang gelaran internasional paling bergengsi, MotoGP Mandalika 2026, kesiapan pengamanan semakin diperkuat. Polda NTB menggelar Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Operasi Mandalika Rinjani 2026 di halaman Parkir Timur Sirkuit Mandalika, Senin (28/9/2026). Latihan ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh pihak sudah bersiap mengawal acara yang akan berlangsung 9 hingga 11 Oktober 2026.

 

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. memimpin langsung kegiatan ini, didampingi jajaran Pemprov NTB, Direktur Utama ITDC Troy Waroka, para Kapolres/Kapolta se-Pulau Lombok, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

 

Berbagai skenario diuji secara langsung: mulai dari pemeriksaan ketat penonton di pintu masuk, pengamanan tamu VVIP, penanganan ancaman benda mencurigakan/teror, kebakaran lahan, hingga pengendalian aksi unjuk rasa. Semua dilakukan untuk menyamakan langkah dan memastikan setiap personel sigap bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila situasi sesungguhnya terjadi.

 

“Pengamanan MotoGP ini kita beri sandi Operasi Mandalika Rinjani 2026, yang melibatkan 2.678 personel gabungan — Polri, TNI, pemerintah, serta segenap mitra kamtibmas dari elemen masyarakat,” tegas Kapolda.

 

Sebelum puncak acara, Polda NTB telah lebih dulu melaksanakan Operasi Kresna Mandalika Rinjani dan Operasi Cipta Mandalika Rinjani guna menciptakan suasana aman dan damai di seluruh wilayah NTB. Pengamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama dari tahap persiapan hingga pelaksanaan selesai.

 

Direktur Utama ITDC Troy Waroka memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan yang ditunjukkan. “Kami saksikan langsung persiapan pengamanan yang matang. Mari kita, seluruh masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah, bersama-sama menyukseskan MotoGP Mandalika 2026. Ini akan membawa manfaat besar bagi daerah dan kita semua,” ajaknya.

 

Pesan penting yang disampaikan: kesuksesan acara bergengsi ini bukan milik satu pihak saja — keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama adalah tanggung jawab setiap warga. Kita amankan Mandalika, kita banggakan Indonesia.

 

Mamen 

Simulasi Menegangkan! Bom Meledak di Mandalika, 2.678 Personel Siap Kawal MotoGP 2026 — Skenario Teror, Ricuh, hingga Karhutla Diuji



POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH

Suasana mencekam menyelimuti kawasan Sirkuit Mandalika, Senin (28/9/2026). Dentuman keras terdengar nyata, benda mencurigakan diduga bom ditemukan, tim Jibom dikerahkan secepat kilat, bahkan robot canggih dan drone nano diterjunkan ke lokasi. Bukan kejadian nyata, melainkan simulasi pengamanan berskala besar untuk memastikan MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman dan lancar.

 

Aksi nyata pengamanan bertajuk Operasi Mandalika Rinjani 2026 digelar di area parkir Pertamina Mandalika International Street Circuit. Skenario yang disajikan tak main-main: mulai dari ancaman teror terhadap tamu VVIP, baku tembak, pengejaran orang tak dikenal, temuan benda mencurigakan, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan serta aksi ricuh ratusan warga.

 

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jibom) Polda NTB menjadi bintang utama dalam momen ini. Dengan sigap bergerak menuju lokasi, didukung satu unit robot Jibom serta pesawat pengintai Black Hornet Nano Drone, seluruh ancaman ditangani secara presisi.

 

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menjelaskan bahwa latihan ini adalah bukti kesiapan nyata aparat menghadapi segala kemungkinan. MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

 

"Pelaksanaannya nanti tanggal 9, 10, 11 Oktober 2026. Hari ini kita uji kesiapan dari segala aspek pengamanan," ujarnya.

 

Sebanyak 2.678 personel gabungan disiapkan penuh untuk mengawal acara bergengsi ini — melibatkan Polri, TNI, Pemprov NTB, Lanal, ITDC, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Pengamanan dibagi dalam tiga zona dan 42 titik pos, mencakup kawasan KEK The Mandalika hingga lingkar pengamanan terluar. Polres jajaran di seluruh NTB juga tak luput bergerak dengan operasi imbangan demi kelancaran kedatangan hingga kepulangan para wisatawan.

 

Direktur ITDC, Troy Warokka, mengapresiasi kekompakan seluruh pihak. "Kami solid, kami membawa nama Indonesia, kami membawa Merah Putih. Mari kita amankan bersama," tegasnya.

 

Puncak acara ditutup dengan pesan menyatukan tekad: mengamankan MotoGP bukan sekadar tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

 

"Bukan hanya tugas Polri mengamankan ini, namun ini tugas kita bersama. Kita amankan bersama Mandalika, kita amankan Indonesia," tandas Kapolda NTB.

 

Mamen

Bersama Dit Polairud Polda Kep Babel Sat Polair Polres Bangka Monitoring Tambang Ilegal Das Kerekai Dan Jade Bahrin kec merawang kab Bangka

 



Sungailiat, Bangka Belitung,policewatch.news , Personil pos sandar Dit Polairud Polda Kep Babel bersama Sat Polair Polres Bangka melakukan kegiatan monitoring dan pengecekan pasca himbauan terhadap

aktifitas penambangan ilegal yang beroperasi di DAS kerekai Dan Jade Bahrin kec merawang kab Bangka.Kamis ( 24/09/2026 ).

Pastikan Zero tambang sekitar pukul 14.30 wib sd selesai, personil Sat Polairud Polres Bangka dan personil pos sandar Polairud Polda Kep babel yang dipimpin kasubnit tindak Sat Polairud polres Bangka Aiptu Harry Gunawan melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan pasca himbauan terhadap aktifitas tambang ilegal yang beroperasi di DAS kerekai Dan Jade Bahrin kec merawang kab Bangka.

Pada saat dilakukan pengecekan di DAS kerekai ditemukan adanya kurang lebih 20 unit ponton jenis rajuk tower yang tidak beraktivitas dan hanya parkir di alur sungai kerekai.


Telah dilakukan pengecekan pasca himbauan pada hari senin tanggal 21 September 2026  kmaren aktifitas penambangan ilegal telah berhenti beroperasi dan tidak ditemukan adanya aktifitas tambang jenis ponton rajuk tower dan hanya terparkir di DAS kerekai Dan Jade Bahrin.

Dari pantauan kami awak media dilapangan bahwa tidak ditemukan lagi adanya aktifitas tambang ilegal yang beroperasi di DAS kerekai Dan Jade Bahrin kec merawang kab Bangka.


Hendy Okfriansyah 

( Een Gondrong BLY )