Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan

Polda Sumsel dan TNI Siapkan Pengamanan Kunjungan RI 1 serta Peninjauan Karhutla

 


PALEMBANG - policewatch.news // Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur TNI memperkuat kesiapan pengamanan menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Sumatera Selatan melalui Apel Pasukan Pengamanan VVIP di Lapangan Jasdam II/Sriwijaya, Palembang, Senin (24/8/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Danrem 044/Gapo dan digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, jalur perjalanan, serta lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Kesiapan pengamanan VVIP tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus memastikan upaya penanganan Karhutla tetap berjalan secara optimal.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi penanggulangan bencana lainnya. Setiap satuan tugas diminta menempati pos pengamanan sesuai penempatan yang telah ditentukan serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di sepanjang rute perjalanan maupun lokasi peninjauan Karhutla.


Pengamanan VVIP tersebut diselaraskan dengan pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang tengah berjalan di wilayah Sumatera Selatan. Satuan Tugas Karhutla Polda Sumsel bersama jajaran terus melaksanakan pemadaman titik api, patroli terpadu, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan Karhutla.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., bersama Dirlantas dan Dansat Brimob turut memastikan pola pengamanan rute perjalanan dan pengawalan VVIP telah disiapkan secara matang. Kesiapan tersebut meliputi koordinasi rekayasa lalu lintas, penempatan personel pada titik rawan, serta antisipasi kondisi darurat bersama seluruh Kasubsatgas di lapangan.

“Seluruh titik rawan sepanjang rute perjalanan RI 1 telah kami petakan dan disiagakan personel gabungan. Kesiapan ini kami padukan dengan operasi penanganan Karhutla yang sedang berjalan agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Ditlantas telah menyiapkan pola pengawalan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute yang akan dilalui rombongan Presiden Republik Indonesia.

“Kami telah menyiapkan skema pengawalan dan rekayasa lalu lintas di setiap titik strategis, termasuk antisipasi kepadatan kendaraan, guna memastikan kelancaran perjalanan RI 1 sekaligus meminimalkan dampak bagi mobilitas masyarakat,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede, S.I.K., M.I.K.

Kesiapan pengamanan tersebut sekaligus mendukung agenda peninjauan Karhutla yang menjadi bagian penting dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia. Koordinasi antara unsur pengamanan VVIP dan Satgas Karhutla terus diperkuat agar aspek keamanan, kelancaran perjalanan, serta penanganan lingkungan dapat berjalan secara terpadu.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengamankan seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia sekaligus mendukung penanganan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya dan memperkuat sinergi bersama TNI serta instansi terkait demi memastikan kelancaran pengamanan VVIP serta efektivitas mitigasi Karhutla di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan seluruh jajaran merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam memberikan dukungan maksimal terhadap agenda nasional sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Melalui Apel Pasukan Pengamanan VVIP ini, personel gabungan pengamanan rute, area, serta satuan tugas penanggulangan Karhutla disiapkan secara optimal untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan.

Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait tersebut menegaskan kesiapan Sumatera Selatan dalam mendukung agenda kenegaraan sekaligus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan dari ancaman Karhutla.

(irin dikale)

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kombes Pol Arisandi Terjunkan Tim URC Puma Sisir Titik Rawan di Kota Mataram



POLICEWATCH-MATARAM

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkatkan intensitas kegiatan kepolisian guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada malam akhir pekan yang menjadi salah satu jam rawan gangguan keamanan.

 

Pada Sabtu (22/8) malam, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras dikerahkan untuk melaksanakan Patroli Strong Point di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polda NTB, terutama di kawasan Kota Mataram dan sekitarnya.

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini berfokus pada pencegahan aksi kejahatan jalanan atau yang dikenal dengan 3C (Curas, Curat, Curanmor), balap liar, tawuran antarremaja, hingga potensi bentrok antarkelompok masyarakat.

 

"Kegiatan patroli strong point ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam minggu. Tim URC Puma menyisir lokasi-lokasi yang ditengarai rawan gangguan kamtibmas guna mencegah kejahatan sebelum terjadi," tegas Kombes Pol Arisandi.

 

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H., diawali dengan apel persiapan dan pemberian arahan teknis pada pukul 20.00 WITA di Lapangan Hitam Mapolda NTB. Dengan menggunakan dua unit kendaraan operasional Puma, tim bergerak menyisir berbagai kawasan strategis di Kota Mataram.

 

Beberapa rute yang menjadi sasaran pemantauan meliputi:

✅ Jalan Terusan Bung Hatta (Jalan Baru Monjok) hingga Simpang Pasar Sayang-Sayang

✅ Jalan TGH Faesal, Kelurahan Mandalika

✅ Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah

✅ Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan

 

Kombes Pol Arisandi menegaskan bahwa selain pendekatan preventif berupa pemantauan wilayah, tim di lapangan juga mengedepankan pendekatan dialogis dan edukatif kepada masyarakat serta kelompok pemuda yang ditemui di sepanjang rute patroli.

 

"Selain memantau situasi, anggota di lapangan berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab kita semua," tambah Dirreskrimum.

 

Rangkaian kegiatan patroli berakhir pada dini hari setelah tim melakukan konsolidasi di Mako Polda NTB sambil terus memantau perkembangan situasi melalui jaringan komunikasi Radio Medik (HT). Hingga patroli usai, situasi di seluruh rute yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.

 

Polda NTB berkomitmen untuk terus memetakan wilayah rawan kejahatan serta mengintensifkan kegiatan serupa secara berkala demi menjamin keamanan dan rasa aman warga masyarakat di seluruh wilayah NTB.

 

Mamen 

Duka Menyelimuti Sade: Kawasan Budaya Ikonik Lombok Tengah Terbakar, Puluhan Prajurit TNI Turun Bantu Warga



 

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH 

 Duka mendalam menyelimuti warga Dusun Sade Buluq, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut! Kawasan Rumah Adat Sade yang menjadi ikon budaya dan pariwisata Lombok Tengah dilanda musibah kebakaran hebat pada Sabtu (22/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Apinya berkobar dengan cepat dan melalap sejumlah bangunan rumah adat yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

 

Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman tradisional yang dihuni ratusan Kepala Keluarga ini sontak menjadi perhatian luas. Sebagai respons cepat dan nyata, Kodim 1620/Loteng segera bergerak menurunkan Satuan Setingkat Peleton (1 SST) untuk membantu proses pemadaman api sejak kebakaran terjadi hingga proses pembersihan lokasi pasca-kebakaran, Minggu (23/8/2026).

 

Puluhan personel TNI bahu-membahu bersama warga dan aparat terkait bekerja tanpa kenal lelah — dari malam hingga pagi hari — berjuang memadamkan api, membersihkan puing-puing sisa kebakaran, serta mengamankan barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan.

 

Dandim 1620/Loteng, Letkol Arh Mohamad Arifin, menjelaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah warga adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.

 

"Kehadiran personel Kodim 1620/Loteng di tengah warga ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan kejadian kebakaran, sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah pasca-kebakaran," ujar Dandim di lokasi kejadian.

 

Dengan peralatan yang tersedia, para prajurit bersama warga bekerja gotong royong memadamkan api, memilah material dan puing yang masih dapat dimanfaatkan kembali, serta memastikan barang-barang berharga milik warga dapat diamankan dan dievakuasi dengan selamat.

 

"Respon cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana. Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat nyata dalam proses gotong royong membersihkan lokasi serta membantu pemulihan lingkungan sekitar Rumah Adat Sade," tegasnya.

 

Rumah Adat Sade bukan sekadar tempat tinggal — kawasan ini merupakan salah satu permukiman tradisional yang paling terkenal di Nusa Tenggara Barat, sangat kental dengan adat istiadat dan tradisi turun-temurun, serta menjadi aset pariwisata dan kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. Kebakaran ini pun menjadi perhatian masyarakat luas dan mendorong berbagai pihak untuk bergerak memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.

 

Kodim 1620/Loteng menegaskan akan terus mendampingi warga. "Kami pastikan personel akan terus membantu masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan dan melakukan koordinasi bersama Pemerintah Daerah. Kehadiran TNI diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi warga dalam melewati masa sulit setelah musibah kebakaran ini," tambahnya.

 

Semoga musibah ini menjadi ujian yang dapat dilewati bersama, dan Rumah Adat Sade dapat kembali tegak sebagai warisan budaya yang membanggakan. 

Mamen

 

Pesan Kapolres Hendri Syaputra Dalam Hari Juang Polri,Jadikan Semangat Perjuangan Pengabdian Para pendahulu Polri

 



Muara Enim - policewatch.news //  Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri 21 Agustus 2026 dan semangat patriotisme salam momentum mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945 yang diwariskan oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin menjadi teladan bagi kita untuk senantiasa menjunjung tinggi kesetiaan kepada bangsa dan negara.

" Mari kita jadikan Hari Juang Polri sebagai momentum untuk memperkuat komitmen memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan humanisme. Teruslah menjadi Bhayangkara yang hadir, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera," Tutur Kapolres Muara Enim Kepolisian Daerah Sumatera Selatan,AKBP Hendri Syaputra,S.I.K.,M.H via WhatsApp kepada awak media ( Jum'at,21/8/2026

Sebagai informasi,Dalam memaknai hari bersejarah yang dibacakan dalam Upacara Hari Juang Polri setiap tanggal 21 Agustus adalah Teks Proklamasi Polisi.

 Naskah ini merujuk pada ikrar kesetiaan kesatuan Polisi Istimewa yang dipimpin oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Surabaya pada tanggal 21 Agustus 1945.

Isi Naskah Proklamasi Polisi

PROKLAMASI

Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan polisi sebagai Polisi Repoeblik Indonesia. 

Surabaya, 21 Agustus 1945
Atas nama seluruh warga polisi,
Moehamad Jasin
Inspektur Polisi Kelas I

Makna dan rangkaian pembacaan naskah ini menegaskan bahwa kepolisian berdiri teguh bersama rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sejak awal masa kemerdekaan hingga di zaman sekarang ini.

(irin dikale)

HUT ke-81 RI, Kombes Dewa Wijaya: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata, Jaga Persatuan & Wujudkan Indonesia Berdaulat Makmur


Policewatch-Jakarta

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum berharga untuk kembali menguatkan semangat kebangsaan dan persatuan. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen bangsa tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi mengisinya dengan kerja nyata demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

 

Pesan tersebut disampaikan perwira tinggi Korps Bhayangkara yang akrab disapa Kombes Dewa Wijaya pada Senin (17/8/2026), usai berpartisipasi dalam aksi terjun payung di rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta. Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sekadar lepas dari penjajahan, melainkan sekaligus sebagai tanggung jawab bersama menjaga kedaulatan dan mendorong bangsa terus melaju ke arah kemajuan.

 

"Semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing," ungkap Kombes Dewa Wijaya.

 

Doktor hukum yang meraih gelarnya dengan predikat cumlaude itu menegaskan, semangat gotong royong dan kebersamaan memegang peran sangat penting di tengah beragam tantangan yang dihadapi bangsa. Nilai luhur tersebut wajib terus dirawat dan dijaga agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) senantiasa kokoh berdiri.

 

"HUT RI ke-81, Indonesia berdaulat, adil dan makmur," tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni semata. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen menghadirkan keamanan, keadilan, kesejahteraan, serta kesempatan yang lebih baik bagi seluruh generasi bangsa ke depannya.

 

Kombes Dewa Wijaya berharap semangat kemerdekaan terus mendorong Indonesia menjadi negara yang semakin kokoh, mandiri, dan mampu menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat secara adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Dum spiro, spero — dum vivimus, vivamus. Selagi masih bernapas, marilah kita hidup dengan lebih bermakna," pungkasnya penuh harap.

 Mamen

Jaga Kondusivitas Wilayah: Polsek Narmada Sisir Titik Rawan 3C Hingga Kawal Pentas Seni & Jalan Sehat




POLICEWATCH-LOMBOK BARAT 

 Menjelang puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Polsek Narmada mengerahkan kekuatan penuh memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Rangkaian operasi pengamanan, patroli malam, hingga pendekatan sosial berjalan padat sepanjang Sabtu (15/8/2026) hingga Ahad dini hari, termasuk membagikan ratusan bendera kepada warga.

 

Kapolsek Narmada, AKP I Kadek Ariawan, S.H., memimpin langsung apel pengerahan Bhabinkamtibmas di Mapolsek Narmada mulai pukul 20.40 Wita. Ia menekankan pentingnya kehadiran personel di garis terdepan desa binaan guna menjaga stabilitas keamanan.

“Pastikan situasi tetap kondusif. Usai apel, Bhabinkamtibmas segera turun ke desa, berinteraksi dengan warga dan patroli menyasar titik rawan seperti minimarket, kandang ternak, hingga tempat tongkrongan pemuda. Segera laporkan jika ditemukan hal yang mencurigakan,” tegas AKP Ariawan.

 

Kewaspadaan diperkuat saat personel mengamankan kegiatan pentas seni tahunan di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Desa Tanak Beak, berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas setempat.

 

Memasuki Ahad dini hari, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) kembali digelar. Tujuh personel diterjunkan menyisir jalan-jalan utama dan lokasi rawan mulai pukul 00.05 hingga 03.30 Wita. Sasaran utama: kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), balap liar, knalpot berisik, peredaran minuman keras dan narkotika, serta keramaian di kawasan pertokoan dan pemukiman.

“Kami utamakan pendekatan humanis, namun tetap tegas menjaga keamanan dari berbagai potensi gangguan,” tambah Kapolsek.

 

Tak hanya soal keamanan, Polsek Narmada juga merangkul semangat kemerdekaan. Sebelumnya, Polsubsektor Keru mengawal kegiatan jalan sehat di MI Nurul Yakin Sabe Lendang, Desa Keru—mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan peserta didik.

 

Gelorakan semangat Merah Putih semakin terasa saat Wakapolsek Narmada, AKP Arif Suryadi, memimpin pembagian 200 bendera kepada pengendara di depan Mapolsek Narmada, Jalan Ahmad Yani, Desa Lembuak.

“Bendera ini simbol persatuan dan kebersamaan. Harapannya, semangat kemerdekaan terasa di setiap hati warga, sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar AKP Arif.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Polsek Narmada menegaskan kesiapan siaga penuh hingga puncak peringatan 17 Agustus nanti demi kenyamanan dan keamanan warga di wilayahnya.

Jurnalis

Mamen

Jaga Malam Kota Mataram, URC Puma Jatanras Sisir Titik Rawan — Sasar Kejahatan 3C & Balap Liar



Policewatch-Mataram 

Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB turun ke jalan melaksanakan Patroli Strong Point menyisir titik-titik rawan di wilayah hukum Kota Mataram dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2026) malam.

 

Patroli yang digelar sejak pukul 20.00 WITA ini langsung dipimpin Kanit URC Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S., S.H., berlandaskan arahan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB.

 

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Fokus utama patroli: menekan kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), memberantas balap liar, serta mencegah potensi tawuran dan bentrokan antarkelompok.

 

"Setelah menerima arahan dari Karo Ops Polda NTB terkait Cara Bertindak dan sasaran operasi, Tim URC Puma segera bergerak menyusuri sejumlah titik krusial dan pusat keramaian di Kota Mataram," ujar Kombes Pol. Arisandi.

 

Rangkaian patroli berlangsung dari pukul 20.30 hingga pukul 00.00 WITA dini hari, meliputi:

 

- Jalan Langko hingga Bundaran Udayana — berdialog langsung dengan warga sambil menyampaikan imbauan keamanan;

- Area depan Kantor Imigrasi Mataram, Jalan Udayana — menghimbau pemuda yang berkumpul agar tidak terlibat balap liar dan menjaga ketertiban;

- Jalan Pejanggik & Taman Sangkareang — mengantisipasi tindak kejahatan di kawasan pusat keramaian;

- Wilayah Cakranegara — menyisir jalan-jalan dan menyiagakan personel di Pos Polisi Cakranegara;

- Jalan Lingkar Selatan — memantau ketat jalur yang kerap dipakai balap liar;

- Kawasan Perumahan Lingkar Pratama — mengecek keamanan lingkungan pemukiman serta berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menghimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan ikut menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

"Kami juga mengingatkan para orang tua untuk terus mengawasi putra-putrinya agar tidak keluyuran hingga larut malam, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terlibat balap liar maupun tawuran. Mari kita jaga bersama NTB, khususnya Kota Mataram, agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jika melihat atau mengalami gangguan keamanan, segera laporkan ke pos atau kantor polisi terdekat," tegas Kabid Humas.

 

Dengan sinergi antara kepolisian dan kesadaran masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda NTB senantiasa terjaga dengan baik.

 

Mamen

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Kapolda NTB Pimpin Penanaman 10 Ribu Pohon Serentak di Mandalika Se-NTB



 

Policewatch-Mataram.

Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memimpin langsung kegiatan penanaman 10 ribu pohon secara serentak di kawasan The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (14/8/2026). Aksi ini merupakan bagian dari dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Indonesia Asri dengan tajuk “Polda NTB Menanam untuk Negeri”.

 

Penanaman pohon tidak hanya digelar di lokasi pusat kegiatan, melainkan berjalan serentak di seluruh jajaran 10 Polres/Polsek Kota se-wilayah hukum Polda NTB, yang mencakup wilayah Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur TNI, jajaran Pemerintah Daerah, instansi vertikal terkait, pegiat lingkungan hidup, pemerhati pariwisata, serta dukungan luas dari masyarakat setempat.

 

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah komitmen nyata berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pohon yang ditanam hari ini adalah investasi lingkungan berharga bagi generasi mendatang, yang berfungsi menjaga ketersediaan cadangan air tanah serta menjaga keseimbangan ekosistem alam.

 

“Kegiatan penanaman pohon hari ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian dan komitmen nyata Polda NTB bersama 10 Polres jajaran, dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem,” ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

 

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, ditambah potensi ancaman bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, hingga kekeringan, menuntut langkah nyata dan kerja sama lintas pihak. Penanaman 10 ribu pohon ini diharapkan ikut memperkuat benteng pertahanan lingkungan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

 

“Pohon yang kita tanam hari ini bukan sekadar penghijauan semata, melainkan investasi bagi masa depan untuk menghadirkan udara yang lebih bersih, menjaga ketersediaan air, memperkuat keseimbangan ekosistem, serta mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus,” tegasnya.

 

Perwira tinggi bintang dua ini juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak berhenti saat bibit sudah tertanam di tanah. Proses perawatan menjadi kunci keberhasilan agar pohon dapat tumbuh subur dan bermanfaat jangka panjang.

 

“Menanam adalah langkah awal, namun merawat adalah kunci keberlanjutan. Saya mengajak seluruh jajaran Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memastikan bibit pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan kita bersama,” serunya.

 

Gerakan ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dan kekuatan sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan di NTB. Kapolda berharap semangat menanam dan merawat pohon terus tumbuh subur di tengah masyarakat luas.

 

“Polda NTB menanam untuk negeri. Menanam hari ini, melestarikan bumi untuk generasi mendatang,” pungkas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menutup pernyataan.

 Mamen

Gagalkan Jaringan Curanmor di Sekotong: Polda NTB Amankan Penadah & Sita 3 Motor, Termasuk Hasil Curian di Masjid

 


 

POLICEWATCH-MATARAM 

Keberhasilan operasi Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan di wilayah Sekotong Barat, Lombok Barat. Tindakan tegas ini dilakukan Rabu dini hari (12/8/2026), menyusul kasus pencurian yang terjadi di area tempat ibadah.

 

Kasus bermula dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat hitam dari parkiran Masjid Raudatul Jannah, Pagutan Barat, Mataram, pertengahan April lalu. Pelaku beraksi dengan cara nekat: masuk lewat pintu samping masjid saat korban sedang shalat Ashar, mengambil kunci kontak yang ada di dalam bangunan, lalu membawa kabur kendaraan.

 

Berdasarkan petunjuk dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang sudah diproses di Polsek Mataram, Tim Puma di bawah pimpinan AKP Agus Eka Artha bergerak cepat melacak alur distribusi barang curian. Hasilnya, mereka menemukan terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong.

 

Saat penggeledahan di kediaman IMA, petugas tidak hanya menemukan motor milik korban, tetapi juga menyita dua unit kendaraan lain yang diduga hasil kejahatan serupa: Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan Honda Beat Street hitam. Seluruh barang bukti beserta tersangka kini diamankan di Mapolda NTB untuk proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

 

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan keberhasilan ini berkat kerja cepat dan terpadu. Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M, mengimbau masyarakat tetap waspada.

"Jangan lengah mengamankan kendaraan di tempat umum maupun ibadah. Kunci ganda dan jangan tinggalkan kunci atau dokumen penting di tempat mudah dijangkau. Segera lapor polisi jika melihat aktivitas mencurigakan," tegasnya.

 

Polda NTB berkomitmen terus menindak tegas kejahatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Mamen

Menyambut HUT ke-81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Yonif 141/AYJP Gelar Perlombaan Olah Raga

 



Muara Enim — policewatch.news // Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yonif 141/AYJP menggelar kegiatan semarak 17-an yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Ratno Edy Putra.dan diikuti oleh seluruh prajurit, Persit Kartika Chandra Kirana, serta anak-anak prajurit Yonif 141/AYJP. Rabu (12/08/2026). 

Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 141/AYJP, Letkol Inf Ratno Edy Putra menyampaikan kepada awak media kegiatan tersebut berbagai perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan turut memeriahkan kegiatan. Antusiasme dan keceriaan terlihat dari seluruh peserta yang mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, sportif, dan rasa kebersamaan.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan dan rasa kekeluargaan di antara prajurit beserta keluarga besar Yonif 141/AYJP.

Danyonif 141/AYJP dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh prajurit dan keluarga untuk menjadikan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


“Semangat kemerdekaan harus terus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga kekompakan, kebersamaan dan terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ungkap Danyonif 141/AYJP.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keceriaan. Sorak-sorai dan tawa anak-anak, Persit, maupun prajurit menambah semarak perayaan 17-an di lingkungan Yonif 141/AYJP.

Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar Yonif 141/AYJP menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan.

(irin dikale)

Polda NTB Intensifkan Patroli Malam: Tim Puma Jatanras Sisir Titik Rawan 3C, Tawuran, dan Balap Liar di Mataram

 


 

Policewatch-Mataram 

Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, Tim Puma Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB menggelar operasi patroli strong point menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kota Mataram. Kegiatan berlangsung mulai Sabtu malam, 8 Agustus 2026 hingga dini hari Minggu.

 

Dipimpin langsung oleh Kanit Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S., S.H., personel bergerak menggunakan kendaraan operasional menuju lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat gangguan keamanan, seperti tempat berkumpul yang rawan tindak pidana 3C (pencurian dengan kekerasan/pemberatan/kendaraan bermotor), tawuran antarkelompok, hingga aksi balap liar.

 

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif strategis yang diintensifkan pada jam-jam rawan.

 

"Kami tidak hanya hadir untuk memantau, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan warga. Kehadiran personel diharapkan mampu mencegah niat jahat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan warga adalah kunci utama menjaga wilayah tetap kondusif," tegas Kombes Arisandi.

 

Sekitar pukul 20.00 Wita, tim menyusuri Jalan Langko menuju Jalan Terusan Bung Hatta atau Jalan Baru Monjok. Di sana, petugas berdialog dengan warga serta memberikan imbauan agar tetap waspada dan tidak memfasilitasi kegiatan balap liar atau tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

 

"Kami mengajak para pemuda untuk menghindari hal-hal negatif. Jika masyarakat melihat aktivitas yang mencurigakan, segera hubungi petugas keamanan," tambahnya.

 

Rangkaian patroli berlanjut pukul 21.00 Wita ke kawasan Jalan TGH Faesal, Sweta, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Tim memastikan tidak ada perkumpulan remaja yang berpotensi memicu konflik. Pergerakan dilanjutkan ke Jalan I Gusti Jelantik Gosa hingga ke dalam Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah untuk memantau potensi kejahatan di lingkungan perumahan.

 

Menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita, operasi berlanjut menuju Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan. Selain berpatroli bergerak, personel juga menyambangi kelompok warga dan pemuda di lapangan terbuka untuk memberikan pendekatan persuasif dan imbauan kamtibmas.

 

Pada pukul 24.00 Wita, tim melakukan konsolidasi dan evaluasi singkat di Markas Komando Polda NTB, namun pemantauan situasi tetap berjalan lancar melalui jaringan komunikasi radio.

 

Arisandi menegaskan pola patroli seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan pemetaan wilayah rawan yang terus diperbarui.

 

"Pemetaan wilayah rawan terus kami lakukan dan dievaluasi. Setiap dinamika di lapangan menjadi acuan strategi kami selanjutnya untuk menjaga NTB tetap aman dan damai bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.

 

Situasi di seluruh wilayah pantauan dilaporkan aman, tertib, dan terkendali tanpa hambatan berarti selama kegiatan berlangsung.

 Mamen

JUNGLE Fun Run 2026 Suranadi: Kapolsek Narmada Hadir Langsung, Wujud Polri Dekat di Tengah Warga



POLICEWATCH-LOMBOK BARAT 

Suasana akrab dan penuh semangat menyelimuti kegiatan JUNGLE Fun Run 2026 yang digelar di wilayah Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran Kepala Polsek Narmada, Ipda I Gede Sarya, menjadi warna tersendiri sekaligus mempererat ikatan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat luas.

 

Ipda I Gede Sarya hadir tidak hanya untuk memantau keamanan, namun lebih menekankan pada pendekatan kekeluargaan dan kebersamaan di tengah warga serta peserta lari yang antusias. Kehadiran pimpinan Polsek Narmada ini disambut hangat oleh panitia dan warga setempat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda I Gede Sarya menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan positif yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana sehat dan gembira.

 

"Kehadiran kami di sini adalah wujud silaturahmi dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan seperti JUNGLE Fun Run ini sangat bagus, selain menjaga kesehatan juga mempererat persaudaraan. Kami berharap sinergi yang terjalin semakin kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Narmada," ujar Ipda I Gede Sarya di lokasi acara.

 


Kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat olahraga, dan tetap terjaga dalam suasana aman serta tertib. Kehadiran Kapolsek Narmada menjadi bukti nyata bahwa kepolisian selalu hadir dan dekat dengan masyarakat dalam setiap kegiatan positif.

 Jurnalis

Mamen

Polsek Narmada Gandeng Pecalang Kawal Rangkaian Ngaben Massal: Ngeroras hingga Ngaskara Berjalan Aman dan Tertib




POLICEWATCH-LOMBOK BARAT 

Pengamanan penuh digelar Polsek Narmada untuk memastikan rangkaian upacara Ngaben Massal, dari prosesi Ngeroras hingga Ngaskara, berjalan aman, lancar, dan khidmat. Pengamanan terpadu bersama pecalang dilakukan di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Narmada, Jumat (7/8/2026).

 

Sejak pagi, personel Polsek Narmada yang dipimpin Ipda I Gede Sarya telah berjaga di Griya Pasraman Siwa Yoga Lemah Tulis, Dusun Pemunut, Desa Suranadi, guna mengamankan prosesi Ngeroras. Bersama pecalang, petugas mengatur arus lalu lintas dan penataan parkir agar aktivitas masyarakat tetap lancar selama prosesi adat berlangsung.

 

Memasuki siang, patroli antisipasi kembali digelar di kawasan Dusun Pemunut. Personel berdialog bersama pecalang sekaligus menyampaikan imbauan keamanan, mengingatkan agar tetap waspada dan memastikan kendaraan serta barang bawaan terjaga. Suasana terpantau tertib, arus lalu lintas lancar, dan parkir tertata rapi.

 

Pengamanan kemudian berlanjut ke prosesi Ngaskara di Dusun Peninjoan. Bhabinkamtibmas Desa Golong bersama personel terus mengawal jalannya upacara hingga seluruh rangkaian berakhir dengan tertib.

 

Kapolsek Narmada, AKP I Kadek Ariawan, S.H., mengapresiasi sinergi yang terjalin rapi antara personel Polri, pecalang, dan dukungan masyarakat.

 

"Kolaborasi Polsek Narmada bersama pecalang mampu menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran seluruh rangkaian Ngaben Massal. Kami juga mengimbau masyarakat tetap peduli terhadap kendaraan dan barang bawaan, agar situasi kamtibmas terus terjaga," ujar AKP Ariawan.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa hambatan berarti. Kehadiran personel di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti prosesi adat tersebut.

 Jurnalis

Mamen

Sertijab Kapolsek Gunungsari: AKP Imran Rosyadi Gantikan IPTU Ida Bagus Adnyana, Kapolresta Mataram Tekankan Adaptasi Cepat & Sinergi Kuat



POLICEWATCH-MATARAM

 Terjadi pergantian Komandan di jajaran Polresta Mataram. Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., secara resmi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Gunungsari, Jumat (7/8/2026) di Lapangan Apel Mapolresta Mataram.

 

Dalam prosesi tersebut, pejabat lama IPTU Ida Bagus Adnyana Putra menyerahkan tongkat komando kepada pejabat baru AKP Imran Rosyadi, S.H. untuk memimpin jajaran Polsek Gunungsari ke depannya.

 

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakapolresta Mataram, para Pejabat Utama, seluruh Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Polresta Mataram. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kapolda NTB, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima, lalu ditutup dengan acara kenal pamit di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram.

 

Dalam amanatnya, Kapolresta Mataram menyampaikan apresiasi mendalam kepada pejabat lama atas pengabdiannya.

 

"Atas nama pimpinan dan keluarga besar Polresta Mataram, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga di tempat tugas yang baru semakin sukses dan senantiasa diberi kelancaran menjalankan amanah," ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko.

 

Kepada Kapolsek yang baru, Kapolresta berpesan agar segera beradaptasi.

 

"Selamat bergabung. Segera pahami karakteristik wilayah dan dinamika masyarakat Kecamatan Gunungsari agar pelayanan berjalan optimal tanpa jeda."

 

Kapolresta juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor. Mengingat wilayah Gunungsari berada di bawah administrasi Kabupaten Lombok Barat, koordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Pergantian jabatan ini pun disampaikan sebagai bagian wajar dari pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan, guna melahirkan semangat baru, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 Jurnalis

Mamen

Wujud Cinta Tanah Air: Ditreskrimsus Polda Kepri Eratkan Ikatan dengan Warga Lewat Bendera & Bantuan Sembako



POLICEWATCH-BATAM

Semangat kebangsaan dan cinta tanah air kian berkobar menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ditreskrimsus Polda Kepri turut menyemarakkan momen istimewa ini dengan turun langsung ke tengah masyarakat, membagikan sekaligus memasang ratusan Bendera Merah Putih beserta tiangnya, disertai penyaluran bantuan paket sembako kepada warga.

 

Kegiatan yang berlangsung Selasa (4/8/2026) ini dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Simamora, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat dan personel, dipusatkan di Perumahan Arira Garden, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Jangkauan kegiatan tak hanya di satu titik, melainkan menyasar juga wilayah Pulau Ngenang, TPA Punggur, hingga Sambau.

 

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Silvester Simamora menegaskan, pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus upaya menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa.

 


"Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan. Polri tidak bisa bekerja sendiri — dukungan dan partisipasi aktif warga adalah kunci terciptanya suasana yang aman dan kondusif," ujarnya.

 

Warga tampak antusias menyambut kedatangan personel. Bersama-sama, bendera Merah Putih dipasang di halaman rumah sebagai simbol kebersamaan dan semangat gotong royong. Pada kesempatan itu, warga juga diperkenalkan dengan Bhabinkamtibmas wilayah masing-masing agar komunikasi dan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat.

 

Ketua RW 18 Perumahan Arira Garden menyampaikan apresiasi mendalam. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan damai.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengingatkan masyarakat untuk terus bersinergi menjaga keamanan. Jika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan pengaduan, warga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif 24 jam secara gratis.

 Erlina

Dari Pulau Seribu Masjid ke Podium Nasional — Polda NTB Ukir Sejarah Gemilang di Kapolri Cup 2026



POLICEWATCH-MATARAM

Kabar membanggakan datang dari ibu kota Provinsi NTB. Tim bulutangkis Polda NTB berhasil menembus jajaran tiga terbaik nasional dan mengamankan medali perunggu pada ajang bergengsi Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, 27 Juli–1 Agustus 2026.

 

Diikuti 54 tim se-Indonesia dengan 558 atlet Polri yang bersaing ketat, Polda NTB membuktikan diri bukan sekadar peserta, melainkan kekuatan yang patut diperhitungkan. Menyingkirkan banyak Polda besar, tim NTB akhirnya berdiri di podium bersama Korps Brimob (Juara I) dan Polda Jawa Barat (Juara II), berbagi posisi ketiga dengan Polda Jawa Tengah.

 

Kepala Official sekaligus Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. yang juga turun langsung menjadi atlet, menyebut prestasi ini buah dari kerja keras dan kekompakan tujuh personel yang terdiri dari unsur Polda NTB, Polres Lombok Barat, dan Polres Lombok Timur.

 

"Prestasi ini lahir dari kerja keras, kekompakan, serta semangat pantang menyerah seluruh pemain. Kami bangga bisa membawa Polda NTB berdiri di podium nasional," ujar AKBP Agus Purwanta, Selasa (4/8/2026).

 

Lebih dari sekadar kemenangan di lapangan, raihan ini menjadi bukti bahwa semangat "Membangun Prestasi untuk Negeri" benar-benar dihayati tim NTB. Hasil ini sekaligus menjadi bekal motivasi untuk terus mengasah kemampuan dan mengharumkan nama NTB di panggung kejuaraan berikutnya.

 

Jurnalis

Mamen

Indikasi Bisnis Haram BBM Ilegal dari Sisa Kapal di Pelabuhan Tikus Sambau, Diduga Dikendalikan Oknum AL Berinisial Rdy

 


BATAM – policewatch.news,- Praktik bisnis bahan bakar minyak (BBM) industri ilegal yang mengambil sumber dari sisa pembuangan atau “kencingan” kapal kini diduga beroperasi leluasa di kawasan pelabuhan tikus, Kampung Dapur Arang, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

Kegiatan yang jelas-jelas melanggar aturan ini diduga kuat dikelola dan diatur oleh pihak berinisial “Rdy” yang diketahui merupakan oknum dari Angkatan Laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lapangan, aktivitas ini berlangsung secara tertutup dan memanfaatkan jalur perairan yang minim pengawasan. Bahan bakar yang berasal dari sisa muatan maupun buangan tangki kapal tersebut dikumpulkan, diolah seadanya, lalu diedarkan kembali sebagai BBM industri tanpa melalui prosedur resmi, tanpa perizinan penyimpanan maupun perdagangan, serta tanpa melunasi kewajiban pajak dan pungutan negara yang berlaku.

Keterlibatan oknum yang berwenang dalam menjaga keamanan wilayah perairan justru diduga menjadi tameng bagi berjalannya bisnis haram ini. Hal ini semakin mempersulit penindakan sekaligus mencoreng nama baik institusi, serta menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan disiplin di lingkungan tersebut.


Selain merugikan negara akibat hilangnya pendapatan cukai dan pajak yang nilainya tidak sedikit, praktik ini juga membahayakan keselamatan karena penyimpanan dan penanganan bahan bakar yang tidak memenuhi standar keamanan. Di samping itu, keberadaan BBM ilegal ini merugikan pelaku usaha yang beroperasi secara sah dan patuh aturan karena tidak mampu bersaing dengan harga yang tidak memuat kewajiban negara.

Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan segera menindaklanjuti dugaan ini dengan pemeriksaan mendalam. Jika terbukti benar, seluruh pihak yang terlibat tanpa terkecuali harus diproses sesuai hukum yang berlaku demi menegakkan keadilan, melindungi pendapatan negara, dan memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum maupun institusi pertahanan. (Erlina)

Pesan Dan Kearifan Lokal AKBP Hendri Syaputra Di saat Nobar Final Piala Dunia 2026 ,Satukan Semangat Suporter dan Pererat Sinergi dengan Masyarakat

 


Muara Enim – policewatch.news // Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap sepak bola mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digelar di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tersebut berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan pencinta sepak bola.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., Danyon 141/AYJP Letkol Inf. Ratno Edy Putra, Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., jajaran Forkopimda, OPD Kabupaten Muara Enim, personel Batalyon 141/AYJP,  personil Polres Muara Enim serta sekitar 500 masyarakat yang antusias menyaksikan laga puncak pesta sepak bola dunia tersebut.

Pertandingan final mempertemukan Spanyol dan Argentina. Laga berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah mencetak gol tunggal kemenangan dan menutup pertandingan dengan skor 1-0.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, MH melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan ," Satukan semangat positif dan juga kearifan lokal dalam momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat," Tutur AKBP Hendri Syaputra,Alumni Akpol Batalyon Setia 38 Tahun 2006.

"Kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, serta sinergitas antara Pemkab Muara Enim, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Muara Enim," ujar Kasi Humas Polres Muara Enim.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi pemersatu berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Kegiatan nonton bareng berlangsung mulai pukul 02.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama seluruh pihak serta tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Muara Enim berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam ajang Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Serasan Sekundang.

(irin dikale)

Tak Ada Toleransi bagi Kejahatan Lingkungan, Polda Sumsel Ringkus 11 Pelaku PETI di Kawasan IUP PTBA

 Pewarta : Irin


MUARA ENIM — policewatch.news // Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam nasional dengan mengungkap aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Muara Enim. Operasi penegakan hukum yang dilaksanakan pada 8 dan 10 Juli 2026 tersebut berhasil membongkar jaringan tambang batubara ilegal di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, sekaligus mencegah potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp95,9 miliar, termasuk potensi kehilangan penerimaan negara dari sektor royalti sebesar Rp8,6 miliar.

Pengungkapan kasus dilakukan oleh Polres Muara Enim jajaran Polda Sumatera Selatan berdasarkan delapan laporan polisi yang berkaitan dengan aktivitas penambangan ilegal di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk. Sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan dengan peran berbeda, mulai dari pemilik usaha, mandor lapangan, operator alat berat, sopir hingga kernet pengangkut batubara ilegal.

Kasus ini terungkap setelah masyarakat melaporkan maraknya aktivitas pertambangan ilegal beserta lalu lintas angkutan batubara tanpa dokumen resmi di Desa Penyandingan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., memerintahkan Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhamad Andrian, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., bersama Kanit Pidsus Iptu Muhamad Yusuf Aprian, S.Tr.K., dan tim untuk melakukan penyelidikan intensif.

Operasi pertama dilakukan pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 18.30 WIB di lokasi stockpile ilegal. Petugas mendapati lima unit truk bermuatan batubara siap diberangkatkan menuju wilayah Jabodetabek serta dua unit ekskavator yang sedang melakukan aktivitas penambangan. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan delapan orang yang terdiri atas lima sopir berinisial EF, S, TS, ES, dan F, pemilik usaha sekaligus pemilik alat berat berinisial MRI, operator alat berat berinisial HSL, serta mandor lapangan berinisial DN.


Pengembangan penyidikan berlanjut pada Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 16.18 WIB di kawasan Sungai Bangke, Desa Penyandingan. Tim kembali mengamankan tiga pelaku tambahan, yakni dua operator ekskavator berinisial JP dan BS serta seorang kernet berinisial A. Meskipun beberapa pelaku sempat berupaya melarikan diri, seluruhnya berhasil diamankan berkat kesigapan personel di lapangan.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menyita empat unit alat berat ekskavator yang terdiri atas dua unit Kobelco, satu unit Liugong, dan satu unit Caterpillar, lima unit truk Colt Diesel bermuatan sekitar 52 ton batubara ilegal, satu unit sepeda motor Honda Beat, sebelas unit telepon genggam, tiga jerigen kosong, serta empat lembar surat jalan yang diduga digunakan secara tidak sah. Seluruh barang bukti kini diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Pengungkapan ini memiliki arti strategis bagi negara karena tidak hanya menghentikan praktik eksploitasi sumber daya alam secara ilegal, tetapi juga menjaga penerimaan negara, melindungi kawasan pertambangan resmi, menjaga iklim investasi, serta mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana ekologis. Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola sektor pertambangan yang transparan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap praktik penambangan tanpa izin di wilayah hukum Polres Muara Enim.

“Penambangan ilegal merupakan kejahatan yang merugikan negara, merusak lingkungan, dan mengancam keberlangsungan pembangunan. Polres Muara Enim berkomitmen menindak tegas seluruh pelaku tanpa pandang bulu. Kami juga akan terus mengembangkan perkara ini untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, termasuk pemodal di balik aktivitas pertambangan ilegal tersebut,” tegas Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional terhadap setiap bentuk kejahatan yang merugikan negara maupun masyarakat.

“Penambangan ilegal bukan hanya persoalan pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman terhadap ketahanan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan masa depan generasi mendatang. Polda Sumatera Selatan berkomitmen menindak tegas seluruh pelaku kejahatan pertambangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi sehingga pengungkapan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Para tersangka kini menjalani proses penyidikan di Polres Muara Enim. Lima tersangka yang berperan sebagai pengangkut dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sedangkan enam tersangka lainnya yang berperan sebagai pengelola dan operator dijerat Pasal 158 undang-undang yang sama. Penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan pemodal maupun pihak lain yang memperoleh keuntungan dari aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Polda Sumatera Selatan menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap seluruh bentuk kejahatan pertambangan sebagai bagian dari komitmen menjaga kekayaan sumber daya alam Indonesia, mendukung program pemerintah dalam tata kelola minerba yang berkelanjutan, serta memastikan pembangunan ekonomi berjalan di atas kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Usai Temui Korban, Kapolda: Tersangka Segera Ditetapkan, Restitusi Biaya Pengobatan Dikawal Ketat

 


Policewatch-Lombok Tengah. 

Langkah tegas datang dari Polda Nusa Tenggara Barat terkait kasus kekerasan yang menimpa santri di salah satu Pondok Pesantren di Lombok Tengah. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., turun langsung memantau kondisi korban dan memerintahkan seluruh proses hukum diselesaikan secepat mungkin—tak terkecuali pemenuhan hak ganti kerugian bagi mereka yang menderita.

 

Kunjungan Kapolda dilakukan ke kediaman para korban pada Selasa, disambut dengan rasa haru sekaligus harapan baru. Irjen Kalingga menyampaikan keprihatinan mendalam atas perlakuan tidak manusiawi yang dialami anak-anak tersebut, sekaligus memberikan dukungan moril agar semangat mereka tak padam.

 

"Kami hadir di sini sebagai wujud perhatian nyata negara untuk anak-anak kita. Saya ingin memastikan mereka tetap kuat, berani bangkit, dan tidak kehilangan semangat menjalani hari ke depan," tegas Kapolda di hadapan awak media.

 

Bukan sekadar kunjungan simpati, Kapolda juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, dan alat tulis. "Kondisi sulit ini tak boleh menjadi alasan untuk berhenti mengejar cita-cita. Pendidikan mereka harus tetap jalan," tambahnya.

 

Sisi penegakan hukum pun dikebut. Proses yang semula di Polres Lombok Tengah kini sudah naik ke tahap penyidikan penuh. "Kami targetkan penetapan tersangka segera dilakukan dalam waktu dekat, begitu seluruh alat bukti dan keterangan saksi sudah lengkap dan sah," janji Irjen Kalingga.

 

Poin paling krusial lainnya: Polda NTB akan mengawal langsung hak restitusi korban. Artinya, keluarga berhak memperoleh ganti kerugian untuk menutup seluruh biaya pengobatan, pemulihan fisik hingga psikologis, sesuai aturan hukum yang berlaku. Pendampingan psikologis pun dijamin berlanjut sampai kondisi korban pulih sepenuhnya.

 

Terakhir, Kapolda mengingatkan seluruh pengelola pondok pesantren dan lembaga pendidikan di NTB untuk segera memperketat pengawasan. "Lingkungan sekolah dan pesantren harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak. Semua pihak punya tanggung jawab agar tragedi seperti ini tidak pernah terulang lagi," pungkasnya.

 

Jurnalis

Mamen