Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Polri-TNI. Tampilkan semua postingan

*PEDULI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN, SUBDIT GASUM DIT SAMAPTA POLDA NTB SALURKAN AIR BERSIH*



Policewatch -Lombok Barat 

 Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

Melalui Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB, personel menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami keterbatasan air bersih di RT 06, Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Selasa 8/9/2026


Dengan mengerahkan kendaraan dinas Karhutla atau Kebakaran Hutan dan Lahan, air bersih didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, sekitar 35 kepala keluarga menerima bantuan air bersih, serta mengisi tandon air yang ada di musola yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih semakin terbatas.


Di sela kegiatan penyaluran bantuan, Direktur Samapta Polda NTB Kombespol Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak kekeringan.


Menurutnya,“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan serta membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan”.


“Kehadiran personel Dit Samapta Polda NTB di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dan komunikasi serta kepedulian dengan warga terutama di wilayah yang mengalami kekeringan”. Ungkapnya.


“Dit Samapta Polda NTB juga memiliki Kendaraan Dinas Karhutla, yang bisa juga digunakan untuk membantu dan membagikan air bersih bagi warga yang dimana air bersihnya kita ambil dari mata air”tambahnya. 



Sementara itu, Kepala Dusun Kerandangan Safii, S.E., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polda NTB, atas bantuan air bersih yang telah diberikan kepada warga.


“kami mengucapkan terimakasih kepada kepolisian Polda NTB  yang sudah membantu dan membagikan air bersih kepada masyarakat kami di RT 06, Dusun Kerandangan, Desa Senggigi,  karena warga kami sangat membutuhkan dan sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya


Melalui kegiatan tersebut, Polda NTB kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah lingkungan masyarakat.

Jurnalis 

Mamen

Lengkap! 12 Pejabat Polresta Lombok Tengah Resmi Berganti — Ini Daftar Kapolsek & PJU Baru Jajaran



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH 

Penyegaran kepemimpinan jajaran Polresta Lombok Tengah resmi berlangsung. Sebanyak 12 pejabat melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) yang tertuang dalam Keputusan Kapolda NTB, mencakup Pejabat Utama hingga para Kapolsek di seluruh wilayah kecamatan. Pergantian ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Lombok Tengah, Kombes Pol Hariyanto, S.H., S.I.K.

 


1 I Komang Gede Arya Guna Atmaja AKP Kanit Lantas Polsek Kopang Kabag Ren Polresta Loteng 

2 Samsul Hakim IPTU Kasat Binmas Pama Polresta Loteng 

3 Nurdin AKP Kanit Binmas Polsek Praya Barat Kasat Binmas Polresta Loteng 

4 Geger MP. Suringgana AKP Kasat Pamobvit Kapolsek Batukliang Utara 

5 Wahono Brurie Cahyono AKP Kanit Polda NTB Kasat Pamobvit Polresta Loteng 

6 Muhammad Jupri, S.H. IPTU Kapolsek Batukliang Utara Kasubbag Ops Polres Lotim 

7 Sri Bagyo AKP Kapolsek Praya Timur Pama — Dalam Rangka Pensiun 

8 I Nyoman Astika, S.H. IPTU Kapolsek Sakra Polres Lotim Kapolsek Praya Timur 

9 Dahmanto, S.H. IPTU Kapolsek Praya Tengah Panalis Polda NTB 

10 Dimas Prabowo, S.H. IPDA Kanit Polres Lobar Kapolsek Praya Tengah 

11 Aswina Anggara IPDA Kapolsek Praya Barat Daya Pama Polresta Loteng 

12 Manda Arya Nugraha IPDA Kanit Polres Lobar Kapolsek Praya Barat Daya 

 

-  Batukliang Utara — AKP Geger MP. Suringgana gantikan IPTU Muhammad Jupri, S.H.

-  Praya Timur — IPTU I Nyoman Astika, S.H. datang dari Lotim gantikan AKP Sri Bagyo (pensiun)

-  Praya Tengah — IPDA Dimas Prabowo, S.H. datang dari Lobar gantikan IPTU Dahmanto, S.H.

- Praya Barat Daya — IPDA Manda Arya Nugraha datang dari Lobar gantikan IPDA Aswina Anggara

-  Kasat Pamobvit — AKP Wahono Brurie Cahyono datang dari Polda NTB

-  Kasat Binmas — AKP Nurdin naik dari jajaran Polsek Praya Barat

-  Kabag Ren — AKP I Komang Gede Arya Guna Atmaja naik dari Polsek Kopang

 

Dalam Amanatnya Kapolresta Kombes Pol Hariyanto, S.H., S.I.K. mengingatkan para pejabat baru agar segera beradaptasi dan merangkul semua elemen.

 

"Segera menyesuaikan diri dan langsung bekerja. Bangun kebersamaan yang solid — baik internal maupun bersama instansi dan masyarakat. Kekuatan utama kita terletak pada sinergi dan kebersamaan," tegasnya.

 

Kepada pejabat lama yang pindah maupun pensiun, Kapolresta menyampaikan penghargaan tulus.

 

"Terima kasih atas kerja keras, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses di tempat baru maupun di masa pensiun," pungkasnya.

 

Dengan susunan pimpinan yang baru, diharapkan kehadiran kepolisian di Batukliang Utara, Praya Timur, Praya Tengah, hingga Praya Barat Daya semakin responsif, cepat tanggap, dan benar-benar menjadi mitra masyarakat.

 Jurnalis 

Mamen


Matangkan Pengamanan MotoGP Mandalika! Polda NTB Survei Jalur Evakuasi hingga Safe House VVIP — Ini Titik yang Akan Dibenyahi


 


POLICEWATCH-MATARAM 

Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, kesiapan pengamanan semakin dimatangkan. Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026 melakukan survei menyeluruh jalur evakuasi, jalur escape, penanganan aksi terorisme, hingga kesiapan safe house di sepanjang kawasan KEK Mandalika, Senin (7/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap jalur dan titik pengamanan berfungsi optimal saat dibutuhkan.

 

Kegiatan survei yang melibatkan personel Biroops Polda NTB, Satbrimob Polda NTB, serta Bagian Operasi Polres Lombok Tengah menyusuri jalur strategis mulai dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) hingga kawasan Sirkuit Mandalika.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa survei ini menjadi langkah krusial untuk memperkuat skema pengamanan event internasional tersebut.

 

"Survei ini dilakukan untuk mempermudah sekaligus memperkuat pelaksanaan pengamanan MotoGP Mandalika melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, guna menyukseskan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar," ujarnya.

 

 

Dari pengecekan langsung di lapangan, ditemukan sejumlah hal yang harus segera diperbaiki sebelum event digelar:

 

- Penambahan ploting personel di seputaran luar kawasan Bandara BIZAM

-  Penambahan penerangan di sepanjang jalur evakuasi dan jalur escape kawasan bandara

- Perbaikan titik jalan rusak, termasuk bagian overpass

-  Peninjauan kesiapan jalur hingga kawasan Sirkuit Mandalika

 

 

Polda NTB juga mematangkan perubahan skema penyiapan Pasukan Huru-Hara (PHH), termasuk skenario penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat yang melibatkan tamu VVIP.

 

"Apabila terdapat kondisi yang mengancam keselamatan tamu VVIP, yang bersangkutan akan segera diamankan menuju safe house. Selanjutnya, proses evakuasi akan dilakukan oleh tim Gegana sesuai skema pengamanan yang telah dipersiapkan," tegas Kabid Humas.

 

Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan bahwa survei lapangan adalah langkah antisipatif penting untuk memastikan setiap kemungkinan telah diantisipasi sebelum operasi digelar.

 

"Kegiatan survei ini kita lakukan agar pengamanan MotoGP Mandalika nantinya dapat berjalan aman dan lancar. Keamanan ini penting karena tidak hanya untuk menjaga keselamatan orang, tetapi juga menyangkut citra positif daerah dan negara selaku tuan rumah penyelenggara," tutupnya.

 

Dengan persiapan yang semakin matang, diharapkan MotoGP Mandalika 2026 berlangsung aman, tertib, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTB maupun Indonesia.

 Jurnalis 

Mamen

Polri Hadir Memberi Rasa Aman, Unit Patroli Subdit Gasum Polda NTB Amankan Ibadah Umat Katolik di Gereja St. Maria Immaculata



POLICEWATCH -MATARAM 

 Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali nyata. Unit Patroli Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah umat Kristen di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil guna menciptakan rasa aman dan nyaman, sehingga seluruh jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan tenang.

 

Sejak kegiatan ibadah dimulai, personel kepolisian berjaga dan melakukan pemantauan menyeluruh di lingkungan gereja. Kehadiran tersebut tidak hanya menjamin keamanan dan ketertiban tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada umat yang datang beribadah.

 

Usai ibadah, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Sebaliknya, mereka mengadakan dialogis dan berkomunikasi hangat dengan pengurus gereja serta masyarakat. Interaksi ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan warga.

 

Salah seorang suster di gereja tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus atas kehadiran pihak kepolisian.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah hadir memberikan pengamanan, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Ini merupakan kerja sama yang baik untuk saling menghormati dan saling melengkapi."

 

Saat jemaah mulai meninggalkan area gereja, personel kembali bergerak aktif mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Upaya ini dilakukan agar kendaraan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan tertib dan lancar, tanpa kepadatan maupun hambatan.

 

Direktur Samapta Polda NTB, Kombespol Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., melalui Kasubdit Gasum AKBP I Ketut Suastika, S.H., M.Kom., menegaskan bahwa kehadiran personel di tempat ibadah adalah wujud nyata tugas Polri memberikan rasa aman dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

 

"Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan Polri kepada seluruh masyarakat."

 

Kegiatan patroli dan pengamanan seperti ini akan terus dilakukan sebagai upaya preventif untuk mendeteksi dan mencegah sejak dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, hal ini diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dan masyarakat, sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah NTB.

 

Melalui kegiatan ini, Dit Samapta Polda NTB menunjukkan komitmennya untuk terus hadir — bukan hanya saat dibutuhkan, tetapi untuk memastikan setiap warga dapat beribadah dengan aman, beraktivitas dengan nyaman, dan menjalani kehidupan dalam suasana yang penuh kedamaian.

 

jurnalis 

Mamen

Tragedi Tambang Desa Lantung Sumbawa — 3 Penambang Tewas, Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Olah TKP

 


 

POLICEWATCH -SUMBAWA 

 Kabar duka menyelimuti Kabupaten Sumbawa setelah tiga orang warga diketahui meninggal dunia di lokasi yang diduga menjadi area penambangan di Desa Lantung, Kecamatan Lantung. Menanggapi peristiwa tersebut, Polda NTB segera menurunkan tim untuk melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap kronologi dan penyebab pasti meninggalnya ketiga korban.

 

Kepolisian secara resmi telah melaksanakan olah TKP sebagai langkah awal mengumpulkan informasi, barang bukti, serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. Personel kepolisian melakukan dokumentasi menyeluruh di lokasi, mengamankan benda-benda yang berkaitan dengan kejadian, serta memeriksa kondisi area yang diduga menjadi tempat aktivitas pertambangan. Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

 

Kapolda NTB melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda NTB, KBP Ade Zamrah, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti dan kronologi peristiwa tersebut.

 

"Polisi telah melaksanakan olah TKP dan melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses pendalaman," jelasnya.

 

Dir Reskrimsus menambahkan, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana, kepolisian akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Imbauan Kepada Masyarakat & Penertiban Tambang Ilegal

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut," pungkasnya.

 

Peristiwa ini juga semakin menegaskan urgensi penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah NTB. Sebelumnya, tim Polda NTB telah melaksanakan pemasangan spanduk dan plang larangan menambang di lokasi penambangan ilegal, antara lain di wilayah Prabu, Lombok Tengah, dan akan terus dilaksanakan di lokasi lain di seluruh Provinsi NTB. Langkah ini bertujuan menertibkan penambangan ilegal serta mendorong pemerintah daerah agar segera menerbitkan izin pertambangan rakyat yang telah diajukan oleh beberapa koperasi, dan mempercepat pengesahan IPERA agar koperasi yang telah mengantongi IPR dapat beroperasi secara optimal dan legal.

 

Kepolisian berharap penertiban dan pengaturan perizinan ini pada akhirnya dapat melindungi keselamatan dan meningkatkan kesejahteraan para penambang, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan legalitas, kepastian hukum, dan jaminan keselamatan.

Mamen

Jelang MotoGP 2026, Puma Jatanras Polda NTB Sisir Mandalika Petakan Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Kondusif




POLICEWATCH -MATARAM

 Menjelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB memperkuat pengamanan dengan menyisir kawasan KEK The Mandalika guna memetakan titik rawan gangguan kamtibmas. Patroli mobile yang digelar pada Kamis (3/9/2026) ini menjadi langkah antisipasi awal demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif saat event berlangsung.

 

Dipimpin langsung oleh Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha, S.H., tim bergerak menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua mulai pukul 13.30 Wita. Patroli tidak hanya menyasar area sirkuit, tetapi juga jalur-jalur strategis yang berpotensi menjadi titik rawan gangguan keamanan.

 

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa pemetaan titik rawan ini dilakukan sebagai langkah proaktif mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas menjelang MotoGP. "Tim URC Puma Jatanras melakukan mobile patrol sekaligus pemetaan titik rawan di kawasan KEK dan Sirkuit Mandalika, sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas menjelang MotoGP," ungkapnya.

 

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim bergerak menyusuri Jalan Langko menuju Bundaran Bandara Internasional Lombok (BIL), memantau sejumlah lokasi yang dinilai rawan kericuhan antarkampung. Patroli kemudian berlanjut melalui jalur Bypass BIL–Mandalika hingga kawasan Kuta, memantau situasi sepanjang jalan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

 

"Pemantauan dilakukan sejak jalur menuju kawasan Mandalika. Personel melihat langsung kondisi lapangan sekaligus memetakan lokasi yang perlu mendapat perhatian lebih," ujar Kombes Kholid.

 

Sekitar pukul 16.00 Wita, tim masuk ke area Sirkuit Mandalika. Situasi di sekitar sirkuit saat pemantauan terpantau aman dan kondusif. Meski begitu, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi. Menjelang malam, tim melanjutkan patroli melalui Jalan Sengkol–Kuta, menyasar lokasi rawan gangguan kamtibmas dan kejahatan 3C.

 

Kombes Kholid menegaskan bahwa pemetaan tidak hanya menyasar lokasi yang dikenal rawan, tetapi juga tempat berkumpulnya kelompok masyarakat atau pemuda yang berpotensi memicu gangguan keamanan. "Personel melakukan pendekatan dan pemantauan secara langsung. Kami ingin potensi gangguan bisa dikenali lebih awal, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan dengan cepat," jelasnya.

 

Sekitar pukul 20.00 Wita, tim kembali ke Mako Polda NTB untuk konsolidasi. Personel tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas melalui komunikasi radio. Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan pemetaan wilayah rawan 3C serta monitoring secara berkala. Hasil pemantauan juga akan dilaporkan kepada Kapolda NTB untuk menentukan langkah berikutnya.

 

"Menjelang MotoGP, pengamanan tidak hanya dilakukan saat event berlangsung. Pemetaan dan monitoring sejak awal penting untuk menjaga kawasan Mandalika tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun para pengunjung," pungkas Kombes Kholid.

 

Mamen

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo: Helikopter Polairud Turun Tangan, 9.000 Liter Air Dijatuhkan dari Udara Jinakkan Api



POLICEWATCH-SOLO 

Kobaran api hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, mendapat penanganan khusus. Pemerintah mengerahkan satu unit helikopter Polairud Baharkam Polri yang bertugas Bantuan Kekuatan Operasional (BKO) Polda Jawa Tengah untuk melakukan operasi pemadaman dari udara, Jumat (4/9/2026).

 

Kebakaran yang melanda kawasan TPA tersebut sempat membesar dan menyulitkan petugas pemadam yang bertugas dari jalur darat, terutama di Blok C sisi timur yang sulit dijangkau. Melihat kondisi tersebut, helikopter yang dikemudikan langsung oleh AKP Kaisal, Pilot Helikopter Bolkow BO-105 Polairud Baharkam Polri, segera dikerahkan untuk melakukan misi water bombing.

 

Helikopter tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung beraksi. Dalam sekali penerbangan, helikopter mampu membawa hingga 9.000 liter air yang kemudian dijatuhkan tepat ke titik-titik kebakaran yang paling sulit dijangkau petugas darat. Hingga pukul 11.00 WIB saja, helikopter telah melakukan 12 kali penyiraman dengan jeda waktu sekitar empat menit setiap kali penerbangan, menurunkan ribuan liter air untuk memadamkan kobaran api yang terus berkobar.

 

"Kami fokuskan penyiraman di Blok C sisi timur, area yang sulit dijangkau dari darat. Dengan penyerangan dari udara, diharapkan api dapat lebih cepat diredam dan mempercepat proses pemadaman secara keseluruhan," ujar AKP Kaisal, Pilot Helikopter Bolkow BO-105 Polairud Baharkam Polri yang memimpin misi udara tersebut.

 

Demi keselamatan, selama operasi penyiraman dari udara berlangsung, aktivitas pemadaman dari darat di kawasan Blok C untuk sementara dihentikan. Petugas di lapangan beralih memastikan ketersediaan pasokan air serta mengamankan area sekitar lokasi agar misi udara berjalan lancar dan aman.

 

Aksi helikopter yang hilir mudik membawa ribuan liter air dan menjatuhkannya tepat di atas titik api menarik perhatian warga. Ratusan masyarakat sekitar memadati area luar TPA Putri Cempo untuk menyaksikan langsung upaya pemadaman yang dilakukan dari udara.

 

Penggunaan metode water bombing ini diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman kebakaran, khususnya di titik api yang sulit dijangkau kendaraan pemadam darat, sehingga kebakaran di TPA Putri Cempo dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke area sekitarnya.

Mamen 

Tampil Profesional & Tangguh! Polwan Ditlantas Polda NTB Asah Keterampilan Kendarai Moge Jelang MotoGP 2026



Policewatch -Mataram.

Menjelang gelaran internasional MotoGP 2026 yang akan berlangsung di Mandalika awal Oktober nanti, kesiapan personel kepolisian terus diperkuat. Salah satunya datang dari para Srikandi kepolisian — Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB yang kini sedang gencar mengasah kemampuan mengendarai sepeda motor besar atau Moge.

 

Latihan keterampilan mengendarai motor besar tersebut digelar di kawasan Ex Bandara Selaparang, Rembiga, Mataram, pada Kamis (03/09/2026), dan diikuti seluruh personel Polwan Ditlantas Polda NTB. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan seluruh unsur kepolisian, tanpa terkecuali, untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Pamwal) selama event bergengsi tersebut berlangsung.

 

Mengendarai motor besar bukanlah hal yang mudah. Bobot kendaraan yang berat, sistem pengendalian yang berbeda, hingga teknik pengereman dan akselerasi yang membutuhkan ketelitian tinggi — semuanya harus dikuasai dengan baik agar dapat dikendarai dengan aman, terampil, dan tangguh di lapangan.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., MM., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan personel, khususnya Polwan, dalam mengoperasikan kendaraan dinas berkapasitas besar.

 

"Ini adalah salah satu program pembinaan untuk meningkatkan kemampuan personel, khususnya personel Polwan dalam menggunakan Moge. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas di lapangan," ujar Kombes Kholid.

 

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa mengendarai motor besar membutuhkan keterampilan khusus yang berbeda dengan sepeda motor pada umumnya. Oleh karena itu, penguasaan teknik berkendara yang tepat menjadi syarat mutlak agar personel mampu melaksanakan tugas pengamanan dengan optimal.

 

"Mengendarai sepeda motor besar membutuhkan keterampilan khusus. Bobot kendaraan, sistem pengendalian, hingga tata cara pengoperasiannya memiliki perbedaan dibandingkan sepeda motor biasa. Karena itu, penguasaan teknik berkendara menjadi hal penting agar personel mampu mengoperasikan Moge dengan aman, terampil, dan sesuai prosedur," tegasnya.

 

Melalui latihan intensif ini, Ditlantas Polda NTB menargetkan seluruh personel Polwan semakin percaya diri dan mahir mengendarai motor besar saat bertugas nanti. Kehadiran para Srikandi yang tangguh dan terampil di jalan raya diharapkan tidak hanya memperkuat barisan kepolisian, tetapi juga memberikan kesan profesional dan humanis di mata masyarakat maupun para wisatawan mancanegara yang hadir menyaksikan MotoGP.

 

Masyarakat pun menyambut baik persiapan matang yang dilakukan Polda NTB. Semoga seluruh rangkaian pengamanan MotoGP 2026 berjalan lancar, aman, dan kondusif — didukung oleh seluruh personel kepolisian, termasuk para Polwan yang semakin tangguh dan siap mengabdi.

 Jurnalis 

Mamen

Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Ronny Samtana Hadiri Rapimwil I Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan

 


Lubuk Linggau,- policewatch.news //Bertempat di Hotel Dewinda telah digelar kegiatan Rapimwil I Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan ( Kamis/3/9/2026) dan rangkaian agenda terkait Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan yang diselenggarakan di Kota Lubuklinggau pada tanggal 3-4 September 2026. 

Acara akbar yang mengusung tema "Pemuda Negarawan Untuk Sumsel Maju" ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gubernur Herman Deru,Dandim 0406/Lubuklinggau ,Letkol Inf Danny Steven Surbakti,Kapolres Lubuklinggau AKBP Agung serta tamu undangan lainnya.

Hadir juga Rahmad Hidayat walikota Lubuklinggau dan 
Joncik bupati termasuk Anggota DPRD Ferdi Perdana,Ketua PP Muhammadiyah yang
Diwakili Mahendra,
PP Muhammadiyah Palembang,Ridwan serta 
Pimpinan 
Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan,Fajar Febriansyah

Kehadiran Wakapolda Brigjen Pol Ronny yang merupakan salah satu perwujudan dan komunikasi jajaran pimpinan daerah menunjukkan bentuk sinergi dan dukungan penuh TNI terhadap gerakan kepemudaan, khususnya Pemuda Muhammadiyah, dalam melahirkan gagasan strategis demi kemajuan masyarakat dan daerah. 

Rangkaian utama dari kegiatan ini meliputi pengesahan segenap pengurus Pemuda Muhammadiyah dan IMM Kota Lubuklinggau dan juga sambutan dari Pimpinan Wilayah Sumatera Selatan,Fajar Febriansyah.

Konsolidasi & Rapimwil I PWPM Sumsel: Ruang merumuskan keputusan organisasi yang berkemajuan.

Pelantikan Serentak: Pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Lubuklinggau bersama PC IMM Lubuklinggau.

(irin dikale)

Curi Motor Kunci Nyantol, Residivis HA Alias Gero Ringkus URC Puma Polda NTB — Barang Bukti Ditemukan di Sandubaya



POLICEWATCH-MATARAM 

Kecepatan dan ketepatan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HA alias Gero (27), warga Selagalas, Mataram. Pria yang ternyata seorang residivis ini ditangkap tak lama setelah menggasak satu unit sepeda motor Yamaha N-Max milik warga di kawasan Jalan Majapahit, Kota Mataram.

 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan penangkapan tersebut. Kejadian bermula saat korban, I Made Juni Hartawan, memarkirkan sepeda motornya di sebuah warung bakso — dan tanpa sengaja meninggalkan kunci kontak masih menempel di kendaraan.

 

"Modus operandi pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci kontak masih menempel di motor — yang biasa kita sebut 'kunci nyantol' — saat memesan makanan. Pelaku yang melihat kesempatan tersebut langsung membawa lari kendaraan korban," jelas Kombes Pol Arisandi.

 

Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp25.000.000. Berdasarkan laporan resmi korban dan hasil penyelidikan terukur di lapangan, Tim URC Puma Jatanras di bawah pimpinan AKP Agus Eka Artha, S.H., bergerak cepat melakukan pemetaan hingga berhasil melacak keberadaan pelaku serta barang bukti di wilayah Kuranji dan Negarasakah, Kecamatan Sandubaya.

 

 

Selain mengamankan tersangka HA, polisi juga menyita 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max warna abu-abu milik korban. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial I.R yang diduga menyimpan barang bukti hasil pencurian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Subdit III Ditreskrimum Polda NTB guna proses hukum dan pengembangan tempat kejadian perkara (TKP) lainnya. Terhadap tersangka HA, penyidik menjeratnya dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara.

 


Menanggapi maraknya kasus curanmor akibat kelalaian pengendara, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., memberikan himbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat:

 

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan. Pastikan kunci kontak selalu dicabut dan hindari sikap lalai seperti meninggalkan kunci nyantol, meskipun hanya ditinggal sebentar. Gunakan pula kunci ganda untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan," imbau Kombes Pol Mohammad Kholid.

 

Polda NTB mengingatkan, kejahatan curanmor sering kali terjadi bukan karena pelaku sangat pintar, melainkan karena pemilik kendaraan lengah. Selalu pastikan kendaraan terkunci rapat dan kunci dicabut sebelum meninggalkannya — meski hanya sebentar membeli makanan.

 Mamen

Patroli Malam Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan, Sempat Tangani Laporan Kebakaran Lahan di Batulayar




POLICEWATCH-MATARAM

Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB menyisir sejumlah titik rawan di Kota Mataram hingga Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (29/8/2026) malam hingga Ahad (30/8/2026) dini hari. Patroli tak hanya memantau potensi kejahatan 3C, tawuran dan balap liar, namun juga merespons cepat laporan kebakaran lahan yang muncul di tengah perjalanan.

 

Dipimpin Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H., tim berangkat menggunakan dua kendaraan operasional URC Puma Jatanras. Rute patroli mencakup Jalan Terusan Bung Hatta (Jalan Baru Monjok), kawasan Geria Pagutan Indah, Jalan TGH Faesal, hingga Kompleks BTN Pepabri.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa patroli Strong Point ini digelar sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan kehadiran polisi dirasakan langsung oleh masyarakat di titik-titik yang dinilai rawan.

 

"Tim URC Puma Jatanras melaksanakan patroli Strong Point, sebagai langkah pencegahan dan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sasaran utamanya adalah lokasi yang rawan kejahatan 3C, tawuran, balap liar, hingga potensi bentrok antarkelompok," ungkap Kombes Kholid.

 

Saat patroli berlangsung, sekitar pukul 21.15 Wita, tim menerima informasi adanya kebakaran lahan di salah satu bukit di Dusun Loco, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Personel langsung bergerak menuju lokasi untuk memantau dan membantu pengamanan.

 

Sesampainya di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kabupaten Lombok Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari percikan petasan yang digunakan untuk mengusir monyet, lalu menyambar rumput ilalang kering di sekitarnya.

 

"Tim menerima informasi kebakaran lahan saat patroli dan langsung bergerak mengecek lokasi. Setibanya di sana, api sudah dipadamkan Damkar. Tidak ada korban jiwa dan situasi di lokasi tetap aman," tuturnya.

 

Patroli dilanjutkan kembali sekitar pukul 22.00 Wita menuju Jalan TGH Faesal, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, lalu ke Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah, hingga Kompleks BTN Pepabri pada pukul 00.00 Wita — saat yang dinilai jam paling rawan terjadinya kejahatan.

 

Selain berkeliling, personel juga berhenti dan berdialog langsung dengan warga serta kelompok pemuda di titik-titik keramaian. Warga diajak untuk ikut serta menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan.

 

"Tim tidak hanya melakukan patroli keliling, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan, dan segera menyampaikan informasi jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Pendekatan kepada kelompok pemuda juga dilakukan agar kita sama-sama menjaga situasi tetap kondusif," jelas Kabid Humas.

 

Patroli berakhir sekitar pukul 00.30 Wita saat tim kembali ke Markas Komando Polda NTB untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi.

 

Kombes Kholid menegaskan, patroli seperti ini akan terus dilakukan dan diarahkan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan. Pemetaan titik rawan dan monitoring berkala menjadi prioritas agar gangguan keamanan dapat dicegah sebelum terjadi.

 

"Patroli ini akan terus dievaluasi dan diarahkan sesuai perkembangan situasi. Kami ingin kehadiran polisi bisa mencegah gangguan sebelum terjadi, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," pungkas Kombes Pol. Mohammad Kholid.

 Mamen

Polda Sumsel dan TNI Siapkan Pengamanan Kunjungan RI 1 serta Peninjauan Karhutla

 


PALEMBANG - policewatch.news // Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur TNI memperkuat kesiapan pengamanan menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Sumatera Selatan melalui Apel Pasukan Pengamanan VVIP di Lapangan Jasdam II/Sriwijaya, Palembang, Senin (24/8/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Danrem 044/Gapo dan digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, jalur perjalanan, serta lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Kesiapan pengamanan VVIP tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus memastikan upaya penanganan Karhutla tetap berjalan secara optimal.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi penanggulangan bencana lainnya. Setiap satuan tugas diminta menempati pos pengamanan sesuai penempatan yang telah ditentukan serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di sepanjang rute perjalanan maupun lokasi peninjauan Karhutla.


Pengamanan VVIP tersebut diselaraskan dengan pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang tengah berjalan di wilayah Sumatera Selatan. Satuan Tugas Karhutla Polda Sumsel bersama jajaran terus melaksanakan pemadaman titik api, patroli terpadu, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan Karhutla.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., bersama Dirlantas dan Dansat Brimob turut memastikan pola pengamanan rute perjalanan dan pengawalan VVIP telah disiapkan secara matang. Kesiapan tersebut meliputi koordinasi rekayasa lalu lintas, penempatan personel pada titik rawan, serta antisipasi kondisi darurat bersama seluruh Kasubsatgas di lapangan.

“Seluruh titik rawan sepanjang rute perjalanan RI 1 telah kami petakan dan disiagakan personel gabungan. Kesiapan ini kami padukan dengan operasi penanganan Karhutla yang sedang berjalan agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Ditlantas telah menyiapkan pola pengawalan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute yang akan dilalui rombongan Presiden Republik Indonesia.

“Kami telah menyiapkan skema pengawalan dan rekayasa lalu lintas di setiap titik strategis, termasuk antisipasi kepadatan kendaraan, guna memastikan kelancaran perjalanan RI 1 sekaligus meminimalkan dampak bagi mobilitas masyarakat,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede, S.I.K., M.I.K.

Kesiapan pengamanan tersebut sekaligus mendukung agenda peninjauan Karhutla yang menjadi bagian penting dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia. Koordinasi antara unsur pengamanan VVIP dan Satgas Karhutla terus diperkuat agar aspek keamanan, kelancaran perjalanan, serta penanganan lingkungan dapat berjalan secara terpadu.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengamankan seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia sekaligus mendukung penanganan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya dan memperkuat sinergi bersama TNI serta instansi terkait demi memastikan kelancaran pengamanan VVIP serta efektivitas mitigasi Karhutla di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan seluruh jajaran merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam memberikan dukungan maksimal terhadap agenda nasional sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Melalui Apel Pasukan Pengamanan VVIP ini, personel gabungan pengamanan rute, area, serta satuan tugas penanggulangan Karhutla disiapkan secara optimal untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan.

Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait tersebut menegaskan kesiapan Sumatera Selatan dalam mendukung agenda kenegaraan sekaligus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan dari ancaman Karhutla.

(irin dikale)

Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Kombes Pol Arisandi Terjunkan Tim URC Puma Sisir Titik Rawan di Kota Mataram



POLICEWATCH-MATARAM

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkatkan intensitas kegiatan kepolisian guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya pada malam akhir pekan yang menjadi salah satu jam rawan gangguan keamanan.

 

Pada Sabtu (22/8) malam, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras dikerahkan untuk melaksanakan Patroli Strong Point di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polda NTB, terutama di kawasan Kota Mataram dan sekitarnya.

 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini berfokus pada pencegahan aksi kejahatan jalanan atau yang dikenal dengan 3C (Curas, Curat, Curanmor), balap liar, tawuran antarremaja, hingga potensi bentrok antarkelompok masyarakat.

 

"Kegiatan patroli strong point ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam minggu. Tim URC Puma menyisir lokasi-lokasi yang ditengarai rawan gangguan kamtibmas guna mencegah kejahatan sebelum terjadi," tegas Kombes Pol Arisandi.

 

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H., diawali dengan apel persiapan dan pemberian arahan teknis pada pukul 20.00 WITA di Lapangan Hitam Mapolda NTB. Dengan menggunakan dua unit kendaraan operasional Puma, tim bergerak menyisir berbagai kawasan strategis di Kota Mataram.

 

Beberapa rute yang menjadi sasaran pemantauan meliputi:

✅ Jalan Terusan Bung Hatta (Jalan Baru Monjok) hingga Simpang Pasar Sayang-Sayang

✅ Jalan TGH Faesal, Kelurahan Mandalika

✅ Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah

✅ Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan

 

Kombes Pol Arisandi menegaskan bahwa selain pendekatan preventif berupa pemantauan wilayah, tim di lapangan juga mengedepankan pendekatan dialogis dan edukatif kepada masyarakat serta kelompok pemuda yang ditemui di sepanjang rute patroli.

 

"Selain memantau situasi, anggota di lapangan berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan, karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab kita semua," tambah Dirreskrimum.

 

Rangkaian kegiatan patroli berakhir pada dini hari setelah tim melakukan konsolidasi di Mako Polda NTB sambil terus memantau perkembangan situasi melalui jaringan komunikasi Radio Medik (HT). Hingga patroli usai, situasi di seluruh rute yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.

 

Polda NTB berkomitmen untuk terus memetakan wilayah rawan kejahatan serta mengintensifkan kegiatan serupa secara berkala demi menjamin keamanan dan rasa aman warga masyarakat di seluruh wilayah NTB.

 

Mamen 

Duka Menyelimuti Sade: Kawasan Budaya Ikonik Lombok Tengah Terbakar, Puluhan Prajurit TNI Turun Bantu Warga



 

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH 

 Duka mendalam menyelimuti warga Dusun Sade Buluq, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut! Kawasan Rumah Adat Sade yang menjadi ikon budaya dan pariwisata Lombok Tengah dilanda musibah kebakaran hebat pada Sabtu (22/8/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Apinya berkobar dengan cepat dan melalap sejumlah bangunan rumah adat yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

 

Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman tradisional yang dihuni ratusan Kepala Keluarga ini sontak menjadi perhatian luas. Sebagai respons cepat dan nyata, Kodim 1620/Loteng segera bergerak menurunkan Satuan Setingkat Peleton (1 SST) untuk membantu proses pemadaman api sejak kebakaran terjadi hingga proses pembersihan lokasi pasca-kebakaran, Minggu (23/8/2026).

 

Puluhan personel TNI bahu-membahu bersama warga dan aparat terkait bekerja tanpa kenal lelah — dari malam hingga pagi hari — berjuang memadamkan api, membersihkan puing-puing sisa kebakaran, serta mengamankan barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan.

 

Dandim 1620/Loteng, Letkol Arh Mohamad Arifin, menjelaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah warga adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.

 

"Kehadiran personel Kodim 1620/Loteng di tengah warga ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan kejadian kebakaran, sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah pasca-kebakaran," ujar Dandim di lokasi kejadian.

 

Dengan peralatan yang tersedia, para prajurit bersama warga bekerja gotong royong memadamkan api, memilah material dan puing yang masih dapat dimanfaatkan kembali, serta memastikan barang-barang berharga milik warga dapat diamankan dan dievakuasi dengan selamat.

 

"Respon cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana. Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat nyata dalam proses gotong royong membersihkan lokasi serta membantu pemulihan lingkungan sekitar Rumah Adat Sade," tegasnya.

 

Rumah Adat Sade bukan sekadar tempat tinggal — kawasan ini merupakan salah satu permukiman tradisional yang paling terkenal di Nusa Tenggara Barat, sangat kental dengan adat istiadat dan tradisi turun-temurun, serta menjadi aset pariwisata dan kekayaan budaya yang tak ternilai harganya. Kebakaran ini pun menjadi perhatian masyarakat luas dan mendorong berbagai pihak untuk bergerak memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.

 

Kodim 1620/Loteng menegaskan akan terus mendampingi warga. "Kami pastikan personel akan terus membantu masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan dan melakukan koordinasi bersama Pemerintah Daerah. Kehadiran TNI diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi warga dalam melewati masa sulit setelah musibah kebakaran ini," tambahnya.

 

Semoga musibah ini menjadi ujian yang dapat dilewati bersama, dan Rumah Adat Sade dapat kembali tegak sebagai warisan budaya yang membanggakan. 

Mamen

 

Pesan Kapolres Hendri Syaputra Dalam Hari Juang Polri,Jadikan Semangat Perjuangan Pengabdian Para pendahulu Polri

 



Muara Enim - policewatch.news //  Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri 21 Agustus 2026 dan semangat patriotisme salam momentum mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945 yang diwariskan oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin menjadi teladan bagi kita untuk senantiasa menjunjung tinggi kesetiaan kepada bangsa dan negara.

" Mari kita jadikan Hari Juang Polri sebagai momentum untuk memperkuat komitmen memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan humanisme. Teruslah menjadi Bhayangkara yang hadir, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera," Tutur Kapolres Muara Enim Kepolisian Daerah Sumatera Selatan,AKBP Hendri Syaputra,S.I.K.,M.H via WhatsApp kepada awak media ( Jum'at,21/8/2026

Sebagai informasi,Dalam memaknai hari bersejarah yang dibacakan dalam Upacara Hari Juang Polri setiap tanggal 21 Agustus adalah Teks Proklamasi Polisi.

 Naskah ini merujuk pada ikrar kesetiaan kesatuan Polisi Istimewa yang dipimpin oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Surabaya pada tanggal 21 Agustus 1945.

Isi Naskah Proklamasi Polisi

PROKLAMASI

Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan polisi sebagai Polisi Repoeblik Indonesia. 

Surabaya, 21 Agustus 1945
Atas nama seluruh warga polisi,
Moehamad Jasin
Inspektur Polisi Kelas I

Makna dan rangkaian pembacaan naskah ini menegaskan bahwa kepolisian berdiri teguh bersama rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sejak awal masa kemerdekaan hingga di zaman sekarang ini.

(irin dikale)

HUT ke-81 RI, Kombes Dewa Wijaya: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata, Jaga Persatuan & Wujudkan Indonesia Berdaulat Makmur


Policewatch-Jakarta

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum berharga untuk kembali menguatkan semangat kebangsaan dan persatuan. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H., mengajak seluruh elemen bangsa tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi mengisinya dengan kerja nyata demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

 

Pesan tersebut disampaikan perwira tinggi Korps Bhayangkara yang akrab disapa Kombes Dewa Wijaya pada Senin (17/8/2026), usai berpartisipasi dalam aksi terjun payung di rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta. Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sekadar lepas dari penjajahan, melainkan sekaligus sebagai tanggung jawab bersama menjaga kedaulatan dan mendorong bangsa terus melaju ke arah kemajuan.

 

"Semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing," ungkap Kombes Dewa Wijaya.

 

Doktor hukum yang meraih gelarnya dengan predikat cumlaude itu menegaskan, semangat gotong royong dan kebersamaan memegang peran sangat penting di tengah beragam tantangan yang dihadapi bangsa. Nilai luhur tersebut wajib terus dirawat dan dijaga agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) senantiasa kokoh berdiri.

 

"HUT RI ke-81, Indonesia berdaulat, adil dan makmur," tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni semata. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen menghadirkan keamanan, keadilan, kesejahteraan, serta kesempatan yang lebih baik bagi seluruh generasi bangsa ke depannya.

 

Kombes Dewa Wijaya berharap semangat kemerdekaan terus mendorong Indonesia menjadi negara yang semakin kokoh, mandiri, dan mampu menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat secara adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Dum spiro, spero — dum vivimus, vivamus. Selagi masih bernapas, marilah kita hidup dengan lebih bermakna," pungkasnya penuh harap.

 Mamen

Jaga Kondusivitas Wilayah: Polsek Narmada Sisir Titik Rawan 3C Hingga Kawal Pentas Seni & Jalan Sehat




POLICEWATCH-LOMBOK BARAT 

 Menjelang puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Polsek Narmada mengerahkan kekuatan penuh memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Rangkaian operasi pengamanan, patroli malam, hingga pendekatan sosial berjalan padat sepanjang Sabtu (15/8/2026) hingga Ahad dini hari, termasuk membagikan ratusan bendera kepada warga.

 

Kapolsek Narmada, AKP I Kadek Ariawan, S.H., memimpin langsung apel pengerahan Bhabinkamtibmas di Mapolsek Narmada mulai pukul 20.40 Wita. Ia menekankan pentingnya kehadiran personel di garis terdepan desa binaan guna menjaga stabilitas keamanan.

“Pastikan situasi tetap kondusif. Usai apel, Bhabinkamtibmas segera turun ke desa, berinteraksi dengan warga dan patroli menyasar titik rawan seperti minimarket, kandang ternak, hingga tempat tongkrongan pemuda. Segera laporkan jika ditemukan hal yang mencurigakan,” tegas AKP Ariawan.

 

Kewaspadaan diperkuat saat personel mengamankan kegiatan pentas seni tahunan di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Desa Tanak Beak, berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas setempat.

 

Memasuki Ahad dini hari, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) kembali digelar. Tujuh personel diterjunkan menyisir jalan-jalan utama dan lokasi rawan mulai pukul 00.05 hingga 03.30 Wita. Sasaran utama: kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), balap liar, knalpot berisik, peredaran minuman keras dan narkotika, serta keramaian di kawasan pertokoan dan pemukiman.

“Kami utamakan pendekatan humanis, namun tetap tegas menjaga keamanan dari berbagai potensi gangguan,” tambah Kapolsek.

 

Tak hanya soal keamanan, Polsek Narmada juga merangkul semangat kemerdekaan. Sebelumnya, Polsubsektor Keru mengawal kegiatan jalan sehat di MI Nurul Yakin Sabe Lendang, Desa Keru—mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan peserta didik.

 

Gelorakan semangat Merah Putih semakin terasa saat Wakapolsek Narmada, AKP Arif Suryadi, memimpin pembagian 200 bendera kepada pengendara di depan Mapolsek Narmada, Jalan Ahmad Yani, Desa Lembuak.

“Bendera ini simbol persatuan dan kebersamaan. Harapannya, semangat kemerdekaan terasa di setiap hati warga, sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar AKP Arif.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Polsek Narmada menegaskan kesiapan siaga penuh hingga puncak peringatan 17 Agustus nanti demi kenyamanan dan keamanan warga di wilayahnya.

Jurnalis

Mamen

Jaga Malam Kota Mataram, URC Puma Jatanras Sisir Titik Rawan — Sasar Kejahatan 3C & Balap Liar



Policewatch-Mataram 

Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB turun ke jalan melaksanakan Patroli Strong Point menyisir titik-titik rawan di wilayah hukum Kota Mataram dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2026) malam.

 

Patroli yang digelar sejak pukul 20.00 WITA ini langsung dipimpin Kanit URC Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S., S.H., berlandaskan arahan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB.

 

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Fokus utama patroli: menekan kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), memberantas balap liar, serta mencegah potensi tawuran dan bentrokan antarkelompok.

 

"Setelah menerima arahan dari Karo Ops Polda NTB terkait Cara Bertindak dan sasaran operasi, Tim URC Puma segera bergerak menyusuri sejumlah titik krusial dan pusat keramaian di Kota Mataram," ujar Kombes Pol. Arisandi.

 

Rangkaian patroli berlangsung dari pukul 20.30 hingga pukul 00.00 WITA dini hari, meliputi:

 

- Jalan Langko hingga Bundaran Udayana — berdialog langsung dengan warga sambil menyampaikan imbauan keamanan;

- Area depan Kantor Imigrasi Mataram, Jalan Udayana — menghimbau pemuda yang berkumpul agar tidak terlibat balap liar dan menjaga ketertiban;

- Jalan Pejanggik & Taman Sangkareang — mengantisipasi tindak kejahatan di kawasan pusat keramaian;

- Wilayah Cakranegara — menyisir jalan-jalan dan menyiagakan personel di Pos Polisi Cakranegara;

- Jalan Lingkar Selatan — memantau ketat jalur yang kerap dipakai balap liar;

- Kawasan Perumahan Lingkar Pratama — mengecek keamanan lingkungan pemukiman serta berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menghimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan ikut menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

"Kami juga mengingatkan para orang tua untuk terus mengawasi putra-putrinya agar tidak keluyuran hingga larut malam, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terlibat balap liar maupun tawuran. Mari kita jaga bersama NTB, khususnya Kota Mataram, agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jika melihat atau mengalami gangguan keamanan, segera laporkan ke pos atau kantor polisi terdekat," tegas Kabid Humas.

 

Dengan sinergi antara kepolisian dan kesadaran masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda NTB senantiasa terjaga dengan baik.

 

Mamen

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Kapolda NTB Pimpin Penanaman 10 Ribu Pohon Serentak di Mandalika Se-NTB



 

Policewatch-Mataram.

Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memimpin langsung kegiatan penanaman 10 ribu pohon secara serentak di kawasan The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (14/8/2026). Aksi ini merupakan bagian dari dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Indonesia Asri dengan tajuk “Polda NTB Menanam untuk Negeri”.

 

Penanaman pohon tidak hanya digelar di lokasi pusat kegiatan, melainkan berjalan serentak di seluruh jajaran 10 Polres/Polsek Kota se-wilayah hukum Polda NTB, yang mencakup wilayah Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur TNI, jajaran Pemerintah Daerah, instansi vertikal terkait, pegiat lingkungan hidup, pemerhati pariwisata, serta dukungan luas dari masyarakat setempat.

 

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah komitmen nyata berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pohon yang ditanam hari ini adalah investasi lingkungan berharga bagi generasi mendatang, yang berfungsi menjaga ketersediaan cadangan air tanah serta menjaga keseimbangan ekosistem alam.

 

“Kegiatan penanaman pohon hari ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian dan komitmen nyata Polda NTB bersama 10 Polres jajaran, dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem,” ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

 

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, ditambah potensi ancaman bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, hingga kekeringan, menuntut langkah nyata dan kerja sama lintas pihak. Penanaman 10 ribu pohon ini diharapkan ikut memperkuat benteng pertahanan lingkungan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

 

“Pohon yang kita tanam hari ini bukan sekadar penghijauan semata, melainkan investasi bagi masa depan untuk menghadirkan udara yang lebih bersih, menjaga ketersediaan air, memperkuat keseimbangan ekosistem, serta mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus,” tegasnya.

 

Perwira tinggi bintang dua ini juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak berhenti saat bibit sudah tertanam di tanah. Proses perawatan menjadi kunci keberhasilan agar pohon dapat tumbuh subur dan bermanfaat jangka panjang.

 

“Menanam adalah langkah awal, namun merawat adalah kunci keberlanjutan. Saya mengajak seluruh jajaran Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memastikan bibit pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan kita bersama,” serunya.

 

Gerakan ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dan kekuatan sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan di NTB. Kapolda berharap semangat menanam dan merawat pohon terus tumbuh subur di tengah masyarakat luas.

 

“Polda NTB menanam untuk negeri. Menanam hari ini, melestarikan bumi untuk generasi mendatang,” pungkas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menutup pernyataan.

 Mamen

Gagalkan Jaringan Curanmor di Sekotong: Polda NTB Amankan Penadah & Sita 3 Motor, Termasuk Hasil Curian di Masjid

 


 

POLICEWATCH-MATARAM 

Keberhasilan operasi Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan di wilayah Sekotong Barat, Lombok Barat. Tindakan tegas ini dilakukan Rabu dini hari (12/8/2026), menyusul kasus pencurian yang terjadi di area tempat ibadah.

 

Kasus bermula dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat hitam dari parkiran Masjid Raudatul Jannah, Pagutan Barat, Mataram, pertengahan April lalu. Pelaku beraksi dengan cara nekat: masuk lewat pintu samping masjid saat korban sedang shalat Ashar, mengambil kunci kontak yang ada di dalam bangunan, lalu membawa kabur kendaraan.

 

Berdasarkan petunjuk dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang sudah diproses di Polsek Mataram, Tim Puma di bawah pimpinan AKP Agus Eka Artha bergerak cepat melacak alur distribusi barang curian. Hasilnya, mereka menemukan terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong.

 

Saat penggeledahan di kediaman IMA, petugas tidak hanya menemukan motor milik korban, tetapi juga menyita dua unit kendaraan lain yang diduga hasil kejahatan serupa: Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan Honda Beat Street hitam. Seluruh barang bukti beserta tersangka kini diamankan di Mapolda NTB untuk proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

 

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan keberhasilan ini berkat kerja cepat dan terpadu. Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M, mengimbau masyarakat tetap waspada.

"Jangan lengah mengamankan kendaraan di tempat umum maupun ibadah. Kunci ganda dan jangan tinggalkan kunci atau dokumen penting di tempat mudah dijangkau. Segera lapor polisi jika melihat aktivitas mencurigakan," tegasnya.

 

Polda NTB berkomitmen terus menindak tegas kejahatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Mamen