Policewatch-Jakarta.
09/6/2026.Memasuki usianya yang ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana tidak lagi hanya dipandang sebagai organisasi pendukung pengabdian TNI, melainkan telah berevolusi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Dengan tema "Mewujudkan Keluarga Tangguh Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas", organisasi ini mempertegas komitmennya dalam membangun ketangguhan ekonomi nasional.
Melalui inisiatif strategis Persit Bisa 2 yang berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Persit kini bertransformasi menjadi platform pemberdayaan perempuan di era digital. Gerakan ini menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, di mana para istri prajurit dibekali pelatihan, pendampingan, dan apresiasi untuk mengembangkan usaha mandiri yang berdaya saing tinggi.
Semangat pemberdayaan ini dirasakan hingga ke daerah, termasuk di bawah naungan Persit Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap anggotanya, telah dibentuk Galeri Wira Bhakti 162. Galeri ini menjadi etalase kebanggaan yang menampilkan berbagai produk kreasi istri prajurit, sekaligus ruang promosi yang efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Di antara deretan produk unggulan yang dipamerkan, tiga karya tangan kreatif ibu-ibu Persit Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana mencuri perhatian:
1. Tenun Pringgasela karya Ny. Lili Mariana dengan motif khas yang elegan dan tidak mencolok.
2. Mutiara Lombok milik Ny. Dwi Istanti yang diolah menjadi berbagai bentuk perhiasan cantik.
3. Tas Ketak Modern karya Ny. Baiq Ike Aprilia Musanti yang memadukan sentuhan modern dengan ornamen Mutiara Mabe.
Puncak kebanggaan bagi Persit Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana terukir manis dalam ajang Persit Bisa 2. Salah satu produk andalan mereka, Tenun Pringgasela milik Ny. Lili Mariana (istri dari Pelda Nukman, anggota Cabang XXIX Dim 1615), terpilih dan sukses tampil memukau dalam sesi Fashion Show.
Pencapaian ini bukan sekadar kemenangan individu, melainkan bukti bahwa produk lokal Nusa Tenggara Barat memiliki kualitas setara dengan karya nasional. Persit terus membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, organisasi ini mampu menopang ekonomi rumah tangga, daerah, hingga berkontribusi signifikan bagi ekonomi nasional Indonesia.
Mamen




















