Bukan Sekadar Popularitas, H. Serimin Dinilai Sosok Paling Siap Bawa Perubahan Barabali


 


Policewatch - BARABALI 

Dukungan kepada H. Serimin, S.Pd., sebagai bakal calon Kepala Desa Barabali terus mengalir. Kali ini, Abdul Fattah, mantan Ketua Karang Taruna Indonesia Kecamatan Batukliang, secara tegas menyatakan dukungannya, menilai pengalaman panjang dan kematangan pengabdian H. Serimin adalah jaminan bagi kemajuan desa.

 

Bagi Abdul Fattah, dukungan ini bukan lahir dari sekadar kedekatan pribadi atau momentum semata, melainkan dari rekam jejak pengabdian yang nyata dan terbukti selama puluhan tahun di tengah masyarakat.

 

“Pak H. Serimin bukan orang yang baru mengenal desa ketika ingin menjadi kepala desa. Beliau sudah lama berada di tengah masyarakat. Pernah mendidik, pernah menjadi Kadus, pernah menjadi staf desa, dan pernah dipercaya sebagai Ketua BPD. Jadi kalau hari ini beliau maju, beliau datang membawa pengalaman, bukan sekadar keinginan untuk mencoba,” tegas Abdul Fattah.

 

H. Serimin, yang berlatar belakang pendidik (S.Pd.), memang memiliki rekam jejak pengabdian yang sangat lengkap: mulai dari guru, Kepala Dusun, staf desa, hingga dipercaya memimpin Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hampir seluruh ruang pengabdian di desa telah beliau jalani.

 

Menurut Abdul Fattah, setiap posisi yang pernah diemban H. Serimin membentuk kesiapan kepemimpinannya: sebagai pendidik, beliau ditempa untuk membangun manusia; sebagai Kadus, bersentuhan langsung dengan persoalan warga; sebagai staf desa, memahami mekanisme pemerintahan; dan sebagai Ketua BPD, memahami bagaimana aspirasi masyarakat diserap serta bagaimana pemerintahan desa diawasi dan dijalankan.

 

“Beliau sudah merasakan berbagai posisi. Dari mendidik manusia, melayani masyarakat, bekerja dalam pemerintahan, sampai memimpin lembaga desa. Jadi jangan bicara kematangan hanya dari usia. Lihat proses hidup dan pengalaman panjang pengabdiannya,” ujar Abdul Fattah.

 


Ia menegaskan, memimpin Desa Barabali bukan pekerjaan untuk belajar dari nol. Kepala desa harus memahami masyarakat, memahami pemerintahan, memahami persoalan desa, sekaligus mampu mengambil keputusan.

 

“Kita tidak sedang mencari orang untuk sekadar belajar menjadi pemimpin. Kita sedang mencari orang yang ketika diberikan amanah sudah memahami apa yang harus dilakukan. Dan saya melihat pengalaman Pak H. Serimin menjadi modal yang sangat kuat,” katanya.

 

Pengalaman dari berbagai sisi inilah yang membuat H. Serimin memahami bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan dengan ego pribadi, melainkan harus dengan komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan mengelola seluruh potensi masyarakat.

 

“Kalau kita ingin Barabali bergerak maju, jangan hanya mencari siapa yang paling banyak bicara. Cari siapa yang sudah punya pengalaman mengabdi. Jangan hanya melihat siapa yang ingin menjadi kepala desa. Lihat siapa yang benar-benar siap menjadi pelayan masyarakat,” tandas Abdul Fattah.

 

 

Menanggapi dukungan tersebut, H. Serimin, S.Pd., menyampaikan terima kasih sekaligus menegaskan komitmennya untuk menghibahkan seluruh pengalaman dan kemampuannya bagi kemajuan Desa Barabali.

 

“Saya menyadari bahwa kepercayaan yang diberikan masyarakat bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Selama puluhan tahun saya berada di tengah masyarakat Barabali — mendidik anak-anak, melayani warga, mengelola administrasi desa, hingga mengawasi tata kelola pemerintahan — semua itu saya lakukan dengan satu tujuan: melihat Barabali lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat. Jika nanti dipercaya memimpin, saya tidak akan mulai dari nol. Saya akan melanjutkan apa yang sudah baik, memperbaiki apa yang kurang, dan membangun apa yang belum ada — bersama-sama, bukan sendiri-sendiri. Transparansi, pelayanan yang cepat dan adil, serta pembangunan yang merata menjadi prioritas utama saya. Bukan janji manis, tapi kerja nyata dari hari pertama menjabat.”

 

 Ditempat terpisah Tokoh Masyarakat,Sejumlah tokoh masyarakat dan warga Desa Barabali juga menyampaikan dukungan dan pandangannya:

 “Kami butuh pemimpin yang sudah tahu seluk-beluk desa, bukan yang baru belajar. Pak Serimin sudah tahu mana jalan yang rusak, mana sumur yang kering, mana warga yang butuh bantuan. Itu yang kami butuhkan — orang yang paham kondisi rakyatnya tanpa harus ditanya dulu.”ucapnya Minggu 30/08/2026.

 

Beberapa Warga Dusun Barabali,juga menyatakan:“Beliau orangnya tenang, tidak banyak janji tapi banyak kerja. Kalau ada masalah warga, beliau datang sendiri, bukan panggil-panggil ke kantor. Itu pemimpin yang kami harapkan — dekat, jujur, dan mengerti kami.”

 

Salah satu tokoh pemuda di desa Barabali juga menyampaikan,Pengalaman H Serimin di BPD membuat beliau sangat paham soal anggaran dan transparansi. Itu penting agar uang desa tidak lari ke mana-mana. Kami yakin beliau bisa menjamin setiap rupiah yang masuk dan keluar bisa dipertanggungjawabkan kepada seluruh warga.”

Jurnalis 

Mamen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terkini