Bhabinkamtibmas Beri Himbauan Kepada Warga,Dengan Mendatangi Tokoh Masyarakat Setempat


Policewatch-Dompu NTB 

Bhabinkamtibmas Polsek Woja Polres Dompu Bripka Rusnadin melakukan sambang malam hari dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat maupun warga masyarakat. Selasa (16/11/2021).

kegiatan yang di lakukan Bhabinkamtibmas sambang warga tokoh masyarakat Di malam hari bertujuan untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang peran serta masyarakat dalam pembinaan keamanan, ketertiban dan bekerja sama dalam menjaga kamtibmas di wilayah binaan serta himbauan Protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.


Seperti yang di lakukan Bhabinkamtibmas Polsek Woja Polres Dompu Bripka Rusnadin sedang asik ngobrol dengan tokoh masyarakat di Dusun Sipon Desa Bara Kecamatan Woja kabupaten Dompu dan selain beramah tamah juga menyampaikan pesan kamtibmas agar keamanan masyarakat tetap kondusif serta himbauan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona.

Bripka Rusnadin mengatakan bahwa kegiatan sambang malam hari ini adalah sebagai upaya untuk menjalin kerjasama dan kemitraan dengan tokoh masyarakat, maupun warga masyarakat guna terciptanya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Woja Polres Dompu yang aman dan kondusif, selain itu juga untuk mendapatkan informasi yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan kamtibmas juga upaya mencegah penyebaran virus corona dengan memutus mata rantai yang dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Selain kegiatan ini digelar untuk menjalin silaturahmi dengan warga desa binaan sehingga terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memantau tingkat kepatuhan masyarakat tetap protokol kesehatan demi meminimalisir dampak yang disebabkan oleh virus corona tersebut,” terang Bhabinkamtibmas Bripka Rusnadin."MN".

APA ARTI SEBUAH NAMA....? SIRKUIT BALAP DIAN RAKASIMA KELAPA PARK MENJADI POLEMIK AKHIRNYA DI SETUJUI ADA APA ...?



POLICEWATCH.NEWS;JEPARA.Dari Banner Online nama Sirkuit Balap di kawasan wisata Kelapa Park, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih mencantumkan Nama Dian  Rakashima, sebagai lokasi Kejurda Grasstrack Motorcross 2021 20-21 November 2021. Kejurda akan  memperebutkan Piala Bupati Jepara dan sekaligus peresmian sirkuit bernama Dian Rakashima,   tentunya hal menjadi perhatian warga masyarakat pencinta dunia otomotif. 


Kepribadian nama Dian dalam numerologi

Nama "Dian" mempunyai jumlah angka:

D = 4

I = 9

A = 1

N = 14

Jumlah angka untuk nama "Dian" adalah 28

Menurut studi numerologi, nama "Dian" mempunyai kepribadian Pemrakarsa, pelopor, pemimpin, bebas, pekerja keras, individualis. 

Dian dalam bahasa Perancis artinya Berkeinginan keras ,, Berkeinginan Keras, Pelita, Penerang.....

Terkait dengan nama sirkuit balap, Publik Jepara mempunyai 3 tokoh Puteri  yang sudah terkenal sebagai pejuang wanita yaitu : RA Kartini,  Ratu Shima, dan Ratu Kalinyamat dan 100% nama tersebut pantas digabung menjadi 1 (satu) nama sebuah arena balap.

3 nama itu layak dan sangat pantas di jadikan sebuah nama lokasi yang akan menjadi ikon baru di Kabupaten Jepara. Namun, dengan tambahan nama Dian, publik bertanya-tanya apa sudah layak nama Dian disematkan dan disandingkan dengan 3 nama tokoh perempuan pejuang tersebut.

Apakah sebuah  asumsi nama Dian identik dengan nama Bupati Jepara saat ini Dian Kristiandi yang familiar disapa Mas Andi.



Jadi konotasi DIAN sangat salah kalau diidentikan dengan nama Bupati Jepara,sedangkan nama DIAN juga familiar sekali dengan seorang tokoh besar seperti Murdiyanto ,SH selaku ketua Ormas Pemuda Pancasila sapaanya juga DIAN".nah bijaklah dalam mengansumsikan kata-kata




Walau berdasarkan sumber yang dikutip dari berita daring / media online, nama Dian Rakashima dijadikan sebuah nama atas usulan Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) dan Komunitas Grasstrack Motor Cross Jepara (KGMJ), merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih, atas peran dari Dian Kristiandi yang membantu terwujudnya sirkuit balap untuk arena balap drag race, road race, motorcross, dan grasstrack.

Sirkuit balap representatif  dari segi lokasi dan sarana prasarana di pulau Jawa dan nasional.


Berdasarkan surat dari FOBM tertanggal 22 September 2021 tentang permohonan usulan penambahan nama. Selanjutnya, selaku penyelenggara Perusda bersurat kepada pemenang lomba tentang permohonan ijin penambahan nama dan memperoleh persetujuan dari pemenang.



Selasa 16/11/2021, Nur Kholis menambahkan,” Terkait nama yang nanti diresmikan atau disematkan untuk sirkuit balap di lokasi wisata Kelapa Park, Pakis Aji, Jepara, masih menunggu surat resmi dari Bupati Jepara ke Perusda Aneka Usaha, dengan pertimbangan dari beberapa sudut pandang dan regulasi atas penambahan nama nantinya,” tambahnya.


Publik tinggal menunggu ketika Kejurda sudah diperlombakan nanti tanggal 20-21 November, apa memakai nama Rakashima atau ditambah nama 'Dian' sesuai usulan pengajuan dari FOBM dan KGMJ Kabupaten Jepara.


Reporter:Maskuri

Sniper Indonesia Sikapi THM, yang Menjamur Di Kabupaten Bekasi

 

Laporan :Amun JG

   Kabupaten Bekasi.Policewatch News:

Intensnya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam melakukan penertiban dan razia THM yang beroperasi dengan dilakukan penyegelan oleh Satpol PP, tapi keesokan harinya pelaku usaha hiburan malam kembali membuka usahanya, menjadi sorotan serius dan tajam dari Sniper Indonesia.

Terkait dengan hal tersebut, Gunawan Ketua Umum LSM SNIPER INDONESIA memaparkan pendapatnya ke awak media, "Daripada Pemkab Bekasi terus menguras tenaga dan anggaran hanya untuk melakukan penertiban THM,  akan tetapi outputnya tidak jelas dikarenakan pelaku usahanya membandel dan tidak menggubris yang menjadi ketentuan dari Pemkab Bekasi, dan mereka lebih memilih bermain kucing-kucingan dengan aparat penegak Perda (Sat Pol PP), lebih baik kegiatan usaha hiburan malam di Kabupaten Bekasi dilegalkan saja."ucap Gunawan, Rabu 17/11/2021.

Dikatakan Gunawan, sepertinya Pemkab Bekasi kesulitan untuk melakukan penertiban kegiatan usaha hiburan malam,

padahal dalam Perda 3 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, jelas-jelas THM dilarang di Kabupaten Bekasi, paparnya.

"Apalagi Kabupaten Bekasi merupakan daerah industri dan banyak kaum Ekspatriat yang bekerja dan bermukimnya di wilayah Kabupaten Bekasi, yang tentunya kaum Ekspatriat membutuhkan hiburan dan memilih ke tempat yang lokasinya dekat, imbuhnya.

Masih kata Gunawan, memang sudah menjadi kebiasan bagi kaum Ekspatriat kalau sehabis bekerja seharian mereka kemudian mencari hiburan untuk melepas penat dan lelahnya. 

"Jadi, rasanya sulit sekali untuk melarang keberadaan tempat hiburan malam di Kabupaten Bekasi, tuturnya.

Dengan permasalahan THM yang tidak pernah kunjung selesai, sambung Gunawan, semestinya Pemkab Bekasi segera mencari solusinya, Kalau menurut saya, buatkan saja regulasi daerah yang melegalkan kegiatan usaha hiburan malam tersebut, yang tempat dan lokasinya jauh dari pemukiman penduduk (lokalisir), seperti di kawasan-kawasan   tertentu keberadaanya, dengan ditarik pajak yang tinggi untuk menjadi asupan PAD., Saya, rasa itu menjadi solusinya, tukasnya. 


"Dengan adanya Perda yang mengatur jelas tentang tempat hiburan malam, tentunya akan berdampak terhadap ketertiban umum dan kepastian hukum di kedua belah pihak baik pemerintah daerah maupun pelaku usaha itu sendiri, tandas Ketua Umum Sniper Indonesia. 

Sumber :  *Sniper Indonesia*

Pengacara Yang Hamburkan Uang Rp40 Juta di Polsek Banyuwangi, Dipanggil Pihak Polres

 Pewarta : Dor

Pengacara, Nanang Slamet

Policewstch.news Jatim ,-  Kabar terbaru datang terkait Pengacara, Nanang Slamet buka suara usai diundang oleh Polresta Banyuwangi, terkait hal yang dilakukan, setelah dia melakukan aksi penghamburan uang senilai Rp.40 juta di depan Mapolsek Banyuwangi beberapa waktu lalu

Setelah melakukan pembicaraan dengan Polisi, Nanang Slamet pun memberikan pernyataan terkait aksinya tersebut. "Acara atau spontanitas aja ya," ucapnya,  Selasa, 16 November 2021.

Dia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polresta Banyuwangi yang merespons aksinya tersebut.

"Saya berterima kasih kepada jajaran Polresta Banyuwangi, karena sangat merespons cepat ya," ujar Nanang Slamet, Dia juga menyampaikan apa yang dibicarakan bersama dengan jajaran Polresta Banyuwangi.

"Kita barusan bersama Wakapolresta beserta jajaran yang pada intinya ya kita membangun komunikasi yang lebih baik," tutur Nanang Slamet.

Sedangkan terkait video yang beredar dan viral di media sosial, dia tidak menampik apa yang terjadi.

"Hal apa yang sudah beredar di media sosial, ya itulah yang terjadi," kata Nanang Slamet.

Oleh karena itu, dia berterima kasih kepada jajaran Polresta Banyuwangi yang telah merespons cepat keluhannya tersebut.

"Saya terima kasih kepada bapak Kapolresta Banyuwangi yang sangat menerima kami, merespons dengan cepat atas kejadian yang terjadi," ujar Nanang Slamet.

Sementara untuk aksi menghambur-hamburkan uang, dia mengatakan hal itu merupakan bentuk spontanitas  saya sebagai advokat," ucap Nanang Slamet. 

Bupati Lahat Cik Ujang, SH Adanya Dapur Sehat Stunting Akan Menurun Di Tahun 2022

 


Pewarta : Bambang./AWDI

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Bupati Lahat,Cik Ujang.SH meresmikan sekaligus Lounching Program  Dapur Sehat Atasi Stunting ( DASHAT ) di Kampung KB yang bertempat di Desa Sinjar Bulan Kecamatan Gumay Ulu, Selasa ( 16/11/2021 )

Pelaksana kegiatan Dinas DALDUK dan KB Kabupaten Lahat. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluargga Berencana H.Ujang Kurniawan melaporkan, dapur sehat atasi stunting (Dashat) secara Nasional diresmikan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo pada Agustus 2021 di Kabupaten Bogor. untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kabupaten Lahat yang pertama launching dashat.

"Program Dashat merupakan upaya pemenuhan gizi seimbang, yang harus dimiliki calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu menyusui dan balita 2-5 tahun maupun balita stunting dari keluarga tidak mampu," jelasnya


Sementara itu Bupati Lahat, Cik Ujang.SH menerangkan, perlu diketahui bahwasanya pencegahan stunting dengan mengembangkan dapur sehat atasi stunting (Dashat).


"Menjamin ketersediaan akses makanan sehat, bagi ibu hamil, menyusui dan balita serta keluarga beresiko stunting. Maka dari itu tujuan, mengatasi stunting di daerah, kurang gizi dan kronis di 1000 hari pertama kehidupan," kata Cik Ujang


Dari pola makan itu sangat paling, dan juga gizi yang paling tinggi adalah ikan belut dan nila. Kepada Dinas Dalduk, PUPR, Dinkes dan Dinsos bisa membantu masyarakat mulai dari kondisi hamil dan gejala ketika melahirkan terlihat stunting.


" Maka untuk mendukung dan membantu Kabupaten Lahat keluar dari stunting. Maka dengan adanya lounching program dapur sehat atasi stunting ( DASHAT ). Stunting di Kabupaten Lahat di Tahun 2022 menurun." terang Bupati Lahat


Kemudian juga usai meresmikan louncing dapur sehat atasi stunting  ( DASHAT ) Bupati Lahat,Cik Ujang.SH didampingi Sekda Lahat Chandra.SH MM dan Jajaran OPD terkait meninjau lokasi pelaksanaan vaksinasi di tempat yang sama.

Masyarakat Ingin Lukman Hadi Pimpin Kembali Kades Tanjung Pinang

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -  Sebagai wujud perhatian dan mengutamakan kepentingan masyarakat, Lukman Hadi Kepala Desa Tanjung Pinang Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat melakukan rehab berat jembatan gantung yang menuju perkebunan warga.

Darmawi, warga desa setempat mengungkapkan dengan telah direhabnya jembatan gantung dengan lantai baja, dirinya merasa aman saat menyeberangi sungai lematang menuju kebun miliknya.


"Sangat merasa aman, karena lantai jembatannya diganti dari papan menjadi baja" kepada media policewatch.news Selasa, (16/11/2021).


Dilanjutkan Darmawi, sosok pemimpin seorang Lukman lah yang sekarang di idam - idamkan oleh warga desa, karena sejak kepemimpinannya, desa Tanjung Pinang sangat pesat pembangunannya, baik di bidang infrastruktur maupun SDM nya.

" Enam tahun pak Lukman memimpin Kami, namun begitu banyak perubahan yang ada didesa Tanjung Pinang ini, karena memang beliau benar - benar memperhatikan kepentingan masyarakat tanpa pandang pilih, dan mengutamakan kepentingan masyarakat " lanjut Darmawi.


Dan sekarang, bapak Lukman telah merehab Jembatan Gantung, tentu ini sangat berdampak positif khususnya warga yang membawa hasil pertanian yang melalui jembatan yang dibangun semasa dia, dan kami menginginkan lagi beliu terpilih dalam Pilkades pada tanggal 30 Desember 2021 ucap " Darmawi .


"Terima kasih Pak Lukman Hadi, harapan Kami Bliau dapat kembali menjadi Kepala Desa di Desa Yang amat Kami Cintai ini " harapnya.


Senada dikatakan Hamsah yang juga warga setempat mengungkapkan, Pembangunan atau perehaban Jembatan Gantung didesanya itu berasal dari Dana desa tahun 2021 dengan volume : 1,2 x 200 M.


" Jadi Dana desa itu benar - benar bermanfaat dan Bapak Lukman Hadi selalu transparan terhadap dana desa, tidak ada yang ditutup - tutupinya, sehingga kami sebagai masyarakat tau dan arah kemana dana desa tersebut " katanya.


Orang jujur seperti inilah yang kami cari saat ini, dan kabarnya Pak Lukman Hadi telah mencalonkan diri Kembali sebagai Kades, tentu kami sangat mendukung dan berharap Pak Lukman Hadi dapat terpilih kembali sebagai kepala desa Tanjung Pinang Periode 2022 - 2027 mendatang, tandasnya.

Terindikasi Gunting Anggaran, Pekerjaan Drainase oleh Pokmas di Kelurahan Purwosari Metro Utara terlihat asal jadi

 

POLICEWATCH,NEWS,KOTA METRO Lampung

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh POKMAS ( Program kerja masyarakat ) bersumber dari APBD tahun 2021 rawan terjadinya penyimpangan anggaran. Apalagi dana anggaran yang dikelola sangatlah tinggi dan besar. Bahkan, hingga mencapai puluhan juta rupiah. Sehingga sebagian POKMAS dengan berbagai cara agar supaya untung besar. Akibatnya banyak hasil pembangunan terlihat asal - asalan dengan cara menggunting anggaran.


Salah satunya adalah kegiatan dalam pembangunan saluran drainase di kelurahan Purwo Sari Kecamatan Metro Utara. Melihat hasil dari pekerjaan fisik di RW 07/ RT 039 diduga tidak sesuai dengan RAB pekerjaan.


" Jika dilihat secara kasat mata, pasang batu belah hanya satu susun. Selain itu, banyak menggunakan bekas gempuran bangunan. Kemudian, setelah itu di timbun tanah bekas galian dan lalu bibir atasnya di semen ," kata salah satu pekerja kepada awak media, Sabtu ( 06/20 ).


Pada kesempatan itu, atas buruknya hasil pekerjaan dalam pembuatan saluran drainase dikelurahan Purwosari Metro Timur. Salah satu pekerja mengakui sudah diberikan aturan oleh sang pengawas.


"  iya om, separo menggunakan tanah separo semen,lebih jelas tanya langsung ke pak Rt nya kebetulan dia ada disini ikut bekerja ," jawab Purwanto.


Kemudian,tim menghampiri Sunaryo selaku Ketua RW 07/RT 039. Lalu, ia menjelaskan secara umum tentang pekerjaan itu. Bahkan, pihak pengawas juga tidak mengetahui nilai anggrannya.


"Semua 76 meter ,upahnya diborongkan 4 juta. Apalagi anggarannya kami juga tidak tahu. Padahal kami akan mencobanya ," tambahnya. 


Sementara itu, Sugiyana selaku  Lurah Purwosari Metro Utara, saat ditemui awak media menjelaskan, tentang program POKMAS di Kecamatan dan ada anggarannya.


" POKMAS Purwosari telah kucuran dana sebesar 200 juta. Berita bagi ke tiap RW untuk RT 09 kegiatan salah satu nya pekerjaan Dreinase di Rw 07 ," pungkasnya.

Diharapkan kepada APH ( aparat penegak hukum ) untuk turun ke lokasi pekerjaan. Dikarena pekerjaan teesebut menggunakan anggaran dari negara.


pewarta:Samadi


,

Gabungan LSM Anti Korupsi Demo Di Kejati Adanya Berbau Aroma KKN Pengadaan Pakaian Batik Dinas Pendidikan Muara Enim Senilai 21 M

 


Liputan : Bambang.MD

SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Puluhan masa yang mengatasnamakan Gabungan LSM Anti Korupsi Sumsel menggelar Aksi demo di Kejaksaan Tinggi Sumsel selasa (16/11/2022)

Aksi demo ini dapat pengawalan ketat dari anggota Poltabes Palembang, mereka menggelar aksi demo di luar halaman Kejati Sumsel, salah satu pendemo Kordinator Aksi Alex Kasuba meminta kepada pihak Kejati Sumsel dalam pengadaan Pakaian Batik Di Dinas Pendidikan Muara Enim ,menurut Alex pemenang nya sudah di arahkan dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Muara Enim,

Sambil memegang pengeras suara didepan pegawai Kejati, mereka mendesak agar pengadaan batik di Dinas Pendidikan Muara Enim Minta diusut, kata " Kordinator Aksi dalam menyampaikan orasinya kami minta pihak kejaksaan tinggi Sumsel, segera mengusut tuntas terkait pengadaan batik diduga telah di arahkan selaku pemenang dalam proses tender, indikasi adaya KKN (Kolusi, Korupsi Dan Nepotisme) Undang Undang nomor : 28 Tahun 1999.


"Koordinator Aksi SEKBER Gabungan LSM Anti Korupsi SumSel Alex Kasuda mengatakan terkait aksi hari ini kami menyampaikan beberapa Aspirasi kami terkait dugaan Indikasi adanya nepotisme /KKN pada kegiatan proyek proyek di Kabupaten Muara Enim.


1.Indikasi dugaan Korupsi yang kami sampaikan hari ini, pengadaan pakaian seragam batik siswa SD/MI Negeri dan swasta dan seragam batik siswa siswi SMP/MTS Negeri dan Swasta di kabupaten Muara Enim dengan nilai kontrak Rp.21,560,000." Ungkapnya


2.Pembangunan pagar keliling Islamic Center dengan nilai kontrak Rp.907,767,286. pembangunan taman serasan sekundang Kabupaten Muara Enim dengan nilai Kontrak Rp.2,404,500,000"


Aksi unjuk rasa dari Gabungan LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan, di Kejati Sumsel di terima langsung oleh Kasie A, Chandra SH, ia menjelasakan semua laporan akan kami terima dan akan seera di sampaikan kepada intel kejati, namun ada beberapa Item yang di sampaikan ini proyek nya sedang berjalan maka dari itu kita akan pelajari dahulu, yakinlah laporan yang di sampaikan akan di proses,”Pungkasnya.

Danrem 162/WB Tinjau Lansung Pembangunan Pompa Hidram Di Wilayah Sumbawa Besar.

 


 Policewatch-Sumbawa.

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han didampingi oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos., M.Tr (Han) serta pemerintah Desa meninjau langsung pembangunan Pompa Hydram untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bertempat di Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Senin, (15/11/2021).

Hujan deras bukan halangan bagi Komandan Korem 162/Wira Bhakti beserta rombongan saat perjalanan menuju lokasi pengerjaan Pompa Hydram. Rombongan harus melewati sungai serta kondisi medan yang berlumpur akibat hujan yang mengguyur lokasi tersebut.


Setibanya di lokasi Pompa Hydram, Danrem bertatap muka secara langsung kepada masyarakat. Di hadapan masyarakat setempat, Danrem menyampaikan, pembangunan Pompa Hydram ini sebagai bentuk upaya TNI khususnya Kodam IX/Udayana dan Korem 162/Wira Bhakti dalam mengatasi kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih.

“Pompa Hydram ini merupakan bantuan dari Bapak Pangdam IX/ Udayana, jadi saya harapkan agar masyarakat selalu dirawat dan dijaga, sehingga masa pemakaiannya lama", kata Danrem saat memberi pesan kepada masyarakat yang membantu pengerjaan pembangunan Pompa Hydram.


Tak lupa juga Danrem memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang telah bergotong royong bersama TNI - Polri dalam pembangunan Pompa Hydram. “Pembangunan Pompa Hydram di Marente ini sangat menantang walaupun suasana hujan deras tidak menyurutkan niat baik, semangat kita dalam pembangunan Pompa Hydram untuk membantu kesulitan masyarakat,” ungkap Danrem.

Salah seorang warga yang ikut membantu dalam pembangunan Pompa Hydram ini mengungkapkan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada TNI yang telah memberikan solusi terbaik dalam membantu kebutuhan air bersih di Desa Marente.

“Kami sebagai warga masyarakat Desa Marente sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu kami dengan membangun Pompa Hydram untuk masyarakat Marente ini. Kami warga masyarakat bersama TNI-POLRI bergotong royong dalam pembangunan Pompa Hydram, karena tentunya akan membantu kesulitan masyarakat akan air bersih dan pengairan sawah,” ungkapnya. (DG14/MN).

DPD PARTAI GELORA KAB. JEPARA HADIR DALAM PEMBEKALAN RAPAT KORDINASI PEMENANGAN DPW PARTAI GELORA JAWA TENGAH

 


POLICEWATCH NEWS,, JEPARA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, Indonesia memerlukan 'generasi musim semi', bukan 'generasi musim dingin, sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia.

Generasi musim semi, adalah generasi yang penuh optimisme dan keyakinan yang tahu cara mengubah krisis sebagai peluang. Bukan sebaliknya generasi musim dingin, generasi yang penuh kebekuan yang tidak tahu arah dan tahun, serta berputus asa dan mudah menyerah.

"Jadi kita di Partai Gelora ini, tidak hanya memikirkan nasib kita saja, tetapi juga bisa mengubah wajah Indonesia, tahu cara mengubah krisis menjadi peluang," kata Anis Matta saat menyampaikan pembekalan Rapat Koordinasi Pemenangan DPW Partai Gelora Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (13/11/2021). Seperti dikutip nyarink.com dari portal partaigelora.id

Menurut Anis Matta, Partai Gelora menyadari bahwa ide lima besar dunia memang masih susah dipahami oleh masyarakat, termasuk para pemimpin sekarang. Tetapi dengan generasi musim semi itu, ide lima besar dunia itu bisa tercapai.


Harnawi, SH., wakil ketua DPD Partai Gelora Jepara, yang hadir langsung pada rapat di Hotel Patra Jasa Semarang, mengatakan bahwa kehadiran saya ke rapat ini, untuk ikut serta mendengarkan dalam pembekalan Rapat Koordinasi Pemenangan DPW Partai Gelora Jawa Tengah (Jateng).