Tidak Mau Ada Keributan Antara LSM Gempar Dan Forum Kepala Desa,Kapolres Lombok Tengah Turun Tangan Lansung.

 


Policewatch-Lombok Tengah. NTB.

Aksi ratusan massa dari  lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam gerakan masyarakat peduli anggaran (Gempar) NTB dengan massa dari Forum Kepala Desa Lombok Tengah berlangsung damai. Itu karena Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, S.

SIK, MH, turun tangan.

"Saya minta pada massa aksi untuk menjaga Kamtibmas, Jangan ada gejolak, Ingat itu baik-baik," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH,SIK, MH di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Tengah.

Kapolres mengatakan, perbedaan pendapat, pandangan dan perjuangan menjadi hal biasa, Namun itu dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Bukan dengan cara adu fisik. Jika ada yang berani melanggar, maka akan  di tindak tegas oleh Kepolisian.

Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak antara dua kubu, Kapolres menerjunkan kekuatan penuh. Hasilnya, aksi berjalan lancar, aman, tertib dan damai. "Saya minta tolong jaga kondusifitas Kamtibmas daerah kita tercinta ini," kata Kapolres.

Keamanan dan ketertiban Masyarakat yang sudah terjaga, tidak boleh ada yang mengganggu. Kapolres menegaskan kembali, jika ada yang berani mengganggu, maka akan berurusan dengan aparat penegak hukum. 

Kepolisian tidak pandang bulu, siapa pun itu selama melanggar dan bertindak melawan hukum, maka akan yg ditindak tegas. "Kita semua bersaudara, mari kita saling bergandengan tangan demi daerah kita tercinta ini," Tutup Kapolres."MN".


            

Polda Sumsel Amankan Pilkades Serentak Di Kabupaten Lahat, Termasuk Desa Ulak Pandan Yang Kian Memanas

 


BREAKING NEWS

Pewarta :  Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Isyu yang berkembang masalah Pilkades Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, akan terjadi pertumpahan darah " ini hanya isu yang dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk menggagalkan Pilkades yang akan digelar besok Kamis tanggal 9 Desember 2021, 


Yang diikuti 4 calon kades Ulak Pandan,  Pemerintah Kabupaten Lahat, melalui Kepala Dinas BPMDES  Darul Effendi SE,MM, memimpin rapat pertemuan dihadiri Sumarno SE, MSI Camat Merapi Barat, Danramil Merapi, Kapt Inf Sudarno, Kapolsek Merapi AKP Alek Adriyan , Hakman selaku Pjs Kades Desa Ulak Pandan serta Panitia Desa Pilkades duduk bersama di Kantor Balai Desa pada Rabu (8/12/2021) 



Sementara Kadis BPMDes  Lahat Darul menyingkapi kemarin adanya  Aksi Damai mengatas namakan warga yang bertujuan menunda Pilkades, Menurut beliau bahwa pelaksanaan Pilkades tetap di laksanakan tanpa adanya penundaan, terang " Darul 


Pemkab Lahat besok ada 236 Desa dari 24 Kecamatan dalam Kabupaten Lahat serentak menggelar pilihan kepala desa termasuk Desa Ulak Pandan harus dilaksanakan, jangan ditunda lagi, alasan apapun ini merupakan Agenda Pemerintah. Seharusnya permasalahan ini cukup selesai di Desa ini saja. Minggu ini sudah Minggu tenang selama tiga hari,


Darul menyangkan ada info beredar bahwa akan Pertumpahan darah. Hal ini " nggak perlu terjadi semua di Desa ini saudara, ada Aparat Keamanan bahkan dari Polda akan turun jadi tidak perlu takut akan ada ancaman dari siapapun " ucapnya


Masih ucapnya "Kalau kalian berhenti menjadi Panitia itu nggak perlu terjadi kalian sudah di SK kan dan yang paling penting Besok Laksanakan Pilkades, bila ada temuan silahkan laporkan. Bila nyawa terancam. Terang " Darul.


Mulai dari sekarang laksanakan lah apa yang kita kerjakan dan siapkan. Sesuai dengan Peraturan Menteri dan SK Bupati Lahat Pelaksanaan Pilkades Besok Insyaallah Aman dan terkendali..


Sementara itu Kapolsek Merapi Barat dengan bijak menyingkapi hal ini bahwa di Desa Ulak Pandan ini tidak ada keributan di Desa ini, Pihak TNI- POlRI kita mengamankan dan tidak pandang bulu, apapun itu kami menjunjung tinggi mengawal kegiatan ini dan salam dari Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK untuk melaksanakan Pilkades dengan damai ” pesan AKP Alek Adriayan

Sedikitnya Tiga orang sekaligus wartawan di keluarkan dari Group Rekan Media Polres Rohil

 


UJUNG TANJUNG ROHIL (RIAU) ,, POLICE WATCH NEWS

Diketahui ada 3 (tiga) orang wartawan dari berbeda  Media online yang selama ini tergabung di Grup whatsapp Rekan Media Polres Rokan hilir Riau, di keluarkan oleh admin grup, tepat pada hari Selasa 07, desember, 2021 sekitar pukul 7.00 wib.

Keterangan yang di himpun dari salah satu sumber menjelaskan, setelah mengetahui hal tersebut dirinya di keluarkan, dirinyapun  langsung menghubungi Kapolres Rokan hilir melalui sms whatsapp nya dengan mengajukan pertanyaan, kenapa hal itu terjadi atau alasan apa sampai Rekan Pers dikeleurkan dari grup Media Polres "Pak Kapolres"?  Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH S.IK dengan singkat menjawab "saya cek dulu".

 Lagi lagi sumber berita ini pun langsung menghubungi Kasubbag humas Polres Rokan hilir AKP Juliandi SH yang sekaligus Admin di grup, melalui panggilan telephone, namun tidak di gubris, kemudian di ajukan pertanyaan melalui pesan singkat whatsapp, hanya menjawab tidak berkenan,tanpa ada alasan yang kongkrit. Karna  diketahui yang mengeluarkan ketiga para pegiat social control itu dari grup adalah  Kasubbag humas Polres Rohil.


Adapun ketiga pegiat kontrol social yang dikeluarkan dari grup whatsapp Rekan media polres Rohil adalah: Wartawan Perwakilan Riau dari media online Police Watch News, Kabiro kompas 86.com, Kabiro Detik19.com.  Kabiro Kompas86.com adalah sekaligus menjabat sebagai Sekjen DPC SPRI Rokan hilir Periode 2021- 2023, turut di Keluarkan dari grup rekan media polres, karna diketahui wartawan ini sangat Vokal dalam melakukan kegiatan socialnya dengan Investigasi dan kemudian mempublikasikanya melalui media online yang sah.

 

Dapat di duga kejadian yang tidak patut di puji oleh oknum kasubbag humas polres rokanhilir itu, berawal dari pemberitaan masalah Ilegal loging yang pernah di soroti oleh Tim media tersebut.kemudian 2 ( dua ) hari setelah berita tentang ilegal loging itu Viral, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH.S.ik. M. Si pun langsung melakukan Patroli udara dengan menggunakan Helikopter ke areal Hutan Tanam Industri ( IUPHHK - HTI ) di wilayah kerja PT RUJ Tanjung penyebal kecamatan sungai sembilan kota Dumai yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Rimbamelintang kab. Rokan hilir Riau.


Dikutip dari laman berita Aktualdetik.com terbitan pada tanggal 22 november 2021 yang lalu, Lembaga pemerhati Hutan Alam Jikalahari menanggapi hal kegiatan terkait adanya mafia ilegal logging dikawasan Perizinan PT. RUJ, dinilai adalah sudah kong kali kong dengan para Oknum aparat penegak hukum selaku pihak pihak pengusaha kayu hasil pembalakan itu dengan oknum pegawai PT. RUJ, ungkap Made Ali SH.

 

Setelah beberapa minggu terakhir pasca Patroli Kapolda Riau, Sekjen DPC SPRI  Rokan hilir  selalu meminta keterangan dari warga yang bermukim di areal jalan perlintasan mengenai pergerakan pelaku ilegal loging di wilayah kecamatan Rimba melintang, dapat di pastikan masih tetap berjalan lancar seperti tak ada hambatan Hukum apapun yang dapat menghentikan praktik kegiatan ilegal loging tersebut, terang salah seorang warga kepada awak media ini melalui pesan whatsapp nya, yang namanya tak mau di cantumkan dalam berita ini, dirinyapun meminta melalui Media ini,  kiranya para pelaku usaha ilegal loging tersebut segera di Tangkap dan di Adili oleh Pihak berwajib singkatnya.


Sementara itu kasubbag humas polres Rokan hilir dinilai tidak mengindahkan Intruksi Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bahwa seluruh "Kapolres dan Kapolda" di seluruh Indonesia agar cepat respon telepon atau pesan singkat dari Wartawan dan atau masyarakat biasa, apa bila belum siap dapat memberi waktu untuk mencari Data, tegasnya dalam Vicom kepada seluruh jajaranya  beberapa hari yang lalu di Jakarta.




( Muchlis Efendi)

Terduga Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid, Mengaku Asal Tengari, Diamankan Polisi


POLICEWATCH- Lombok Tengah. NTB.

Terduga pelaku pencurian kota Amal sebuah Masjid di Dusun Salam Sukur Desa Taman Indah Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah di tangkap warga, mendapatkan informasi tersebut Anggota Piket SPKT III Polsek Pringgarata Polres Lombok Tengah langsung menuju TKP Untuk mengamankan pelaku, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2021sekitar pukul 11.20 wita.

Adapun Anggota yang turun ke TKP adalah AIPDA Sihar M. Capah, AIPDA Indra Haryadi, BRIPKA Aziz Kurniawan, BRIPKA Sunardi dan BRIPKA M. Irwan Rozani.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, Melalui Kapolsek Pringgarata IPTU Derpin Hutabarat, SH, S.Hum, yang dihubungi Wartawan membenarkan adanya kejadian dugaan pelaku pencurian kotak amal Masjid dan menyampaikan Kronologisnya.

Mendapatkan informasi tersebut Anggota Polsek Pringgarata langsung turun ke TKP melakukan pengamanan terhadap salah seorang yang diduga melakukan pencurian Kotak amal Masjid dan telah diamankan oleh Masyarakat Dusun Salam Sukur Desa Taman Indah Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. 

"Adapun terduga pelaku adalah inisial MI, Umur 24 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Kelurahan Tengari Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" ungkap Kapolsek. 

Saat di interogasi pelaku mengakui telah beberapa kali mengambil kotak amal di beberapa tempat, Untuk itu pelaku beserta barang bukti berupa uang dan kotak amal Masjid serta sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku telah diamankan di Polsek Pringgarata untuk dilakukan penyelidikan. 

Ditanya terkait motif pelaku Kapolsek Pringgarata menjawab kita akan dalami dan masih dalam proses, jelasnya." MN".


           

Anak Yang Hilang Terseret Air,Ahirnya Ditemukan Sudah Dalam Kondisi Tidak Bernyawa.


Policewatch- Lombok Tengah. NTB.

Sempat hilang diduga terseret air,anak yang hilang di Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah berhasil ditemukan sebuah saluran irigasi di Dusun Belunsuk Desa Kuripan Timur Kecamatan Kuripan Utara Kabupaten Lombok Barat, pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2021 sekitar pkl.07.30  wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno membenarkan hal tersebut dan menyampaikan kronolois Penemuannya yaitu

Janazah tersebut ditemukan oleh saksi pertama atas nama Sahlim, 55 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat  Dusun Belunsuk, Desa Kuripan Timuk, Kecamatan Kuripan Utara, Kabupaten Lombok Barat, dimana saksi I sedang menanam padi di dekat TKP,  pada saat saksi akan sarapan pagi di pinggir kali dekat TKP, 

Sebelum jenazah korban dilihat oleh saksi I, saksi I pernah mendengar informasi bahwa  ada seorang anak dari Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah yang hilang/ hanyut dibawa air sewaktu hujan lebat pada hari minggu tanggal  5 desember 202.

Berdasarkan informasi tersebut saksi I berinisiatif melihat-lihat diseputaran kali dan langsung menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup, lengan kanan putus dan tidak menggunakan pakaian.

Mengetahui kejadian tersebut saksi I berteriak minta tolong kepada temannya yang sedang menanam padi  dan menginformasikan kejadian yang ditemukan kepada  saksi II atas nama Animah, umur 45 tahun, jenis kelamin perempuan,alamat sama dengan Saksi I dan Saksi III atas nama Sahnun, umur 50 tahun, jenis kelamin perempuan alamat sama dengan saksi I dan II, selanjutnya para saksi menginformasikan penemuan jenazah kepada warga sekitar.

Warga langsung menginformasikan kepada kepala Desa Ubung "Rodi Setiawan" kemudian kepala Desa Ubung menginformasikan penemuan jenazah tersebut ke kepolisian Sektor Jonggat.

Mendapat informasi tersebut anggota jaga Polsek Jonggat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jonggat langsung menuju TKP dan mengamankan TKP,  selanjutnya tim Basarnas Provinsi NTB, BPBD Kabupaten Loteng, Dinas Kesehatan PKM Bonjeruk lansung menuju TKP.


"Tim Basarnas langsung  mengangkat jenazah korban kemudian dimasukkan kedalam kantong jenazah, selanjutnya jenazah dibawa menggunakan Ambulance Desa Pengenjek  menuju Puskesmas Bonjeruk untuk dilakukan pengecekan jenazah, yang disaksikan oleh keluarga almarhum" ungkap Bambang. 

Setelah dilaksanakan pengecekan, keluarga membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anak yang hilang pada hari minggu tanggal 05 desember 2021 sekitar pkl.14.00 wita, dan oleh tim PKM Bonjeruk jenazah langsung dibawa menuju rumah duka untuk dimakamkan.

"Keluarga korban menolak untuk dilakukan Autopsi dengan menandatangani Surat Penolakan dilakukannya Autopsi" tutup Kapolsek"MN".


          

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Semarang-Demak

 Pewarta : Habib


DEMAK, policewatch,  - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Semarang-Demak, tepatnya di seberang PT Aroma KopiKrim Indonesia (Arkof), Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada Rabu (8/12/2021) pagi tadi.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah mikrobus atau bus engkel yang terguling di jalur menuju arah Demak.

Diketahui terdapat korban meninggal akibat kecelakaan itu Sedangkan, bus engkel tersebut ringsek di bagian samping dan depan terlihat sejumlah korban jiwa maupun luka-luka tergeletak di jalan.

Dari penuturan saksi mata, warga setempat, Klm (52) bus itu menabrak medan jalan hingga terguling-guling.

“Saya tidak tahu (sopir bus) mengantuk atau kenapa, tapi tiba-tiba oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan sampai terguling-guling.

Belum diketahui jumlah korban secara pasti akibat kejadian ini termasuk identitasnya sementara itu Polisi telah memeriksa TKP, mengevakuasi kendaraan dan sedang menangani peristiwa tersebut.

Empat Calon Kades Laporkan Ke BPMDes Terkait Demontrasi Rencana Gagalkan Pilkades Di Desa Ulak Pandan

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Buntut terjadinya aksi demontrasi ratusan masa yang mengatasnamakan Forum Cinta Demokrasi Bersatu ( FCDB ) yang digelar Selasa (7/12) di Desa Ulak Pandan, mereka mendesak agar pelaksanaan Pilkades Ditunda yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2021, kini 4 calon kades melaporkan kasus ini ke BPMDes yang akan menggagalkan pesta demokrasi besok akan digelar secara serentak di Kabupaten Lahat,

Salah satu kandidat calon nomor 4 Joni Walker, mengatakan kami akan menempuh upaya hukum, siapapun yang menggagalkan Pilkades Ulak Pandan, kami sudah mengikuti tahapan tahapan yang dibuat oleh BPD dan Panitia, dan kami sudah melakukan Deklarasi Damai, dihadiri oleh Tripika,"  kok ini mau ditunda itu alasan yang tidak bisa kami terima seluruh 4 calon kepala desa Kadus ini sudah kami laporkan ke BPMDes dan apabila ini ditunda besok, kami akan melaporkan oknum provokator yang membuat provokasi untuk membuat kerusuhan, maupun provokatif sehingga gagalnya Pilkades khususnya di Desa Ulak Pandan, ucap " Calon nomor 4 yang sudah siap mencalonkan diri bersama calon lainnya, 


Yang jelas ke empat calon kades menginginkan  agar Bupati Lahat melalui BPMDes Agar tetap Pilkades Di Desa Ulak Pandan digelar pada tanggal 9 Desember 2021, "  pungkasnya

2 Anggota Polres Lahat Di Pecat Dengan Tidak Hormat

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -  Humas polres lahat, pada hari Selasa tanggal 7 Desember 2021, pukul 07.30 wib bertempat di halaman apel polres Lahat telah berlangsung upacara Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) kepada 2 (dua) anggota polres lahat atas nama Briptu Age Suwito dan Bripda Ahmad Yovie berdasarkan  keputusan Kepolisian Sumatera Selatan nomor skep :789/X/2021 dengan dasar melanggar pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri, junto pasal 7 ayat 1 hirup (m) Pasal 11 hirup (c) dan pasal 21 ayat 3 huruf i perkap no. 14 tahun 2011.



Dalam amanatnya Kapolres lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, upacara PTDH merupakan salah satu wujud tanggung jawab pimpinan dalam pelaksanaan tugas dan merupakan Punishment bagi anggota yang telah melakukan kesalahan dan telah mencoreng nama baik institusi kepolisian khususnya Polres Lahat. PTDH terhadap personel polri dilakukan setelah melalui proses hukum oleh bidang profesi dan pengamanan polres lahat dan selanjutnya dilakukan pemecatan oleh institusi polri sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,

diharapkan kepada personel yang di berikan PTDH dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada, dan harapan saya sebagai warga negara yang baik yang pernah dididik menjadi anggota polri agar tetap memiliki hubungan emosional dengan polri dan menjadi mitra polri, untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di tengah tengah masyarakat.


Polri adalah organisasi lembaga yang di tuntut untuk memberikan contoh teladan yang baik dari masyarakat dan juga di tuntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik dalam setiap bidang tugas dan harkamtibmas.


Polri banyak tapi kualitas masih rendah, maka belum bisa memenuhi harapan masyarakat secara sempurna, namun dengan kualitas yang ada polisi yang cukup mampu hanya sedikit yang mempunyai dan memiliki kualitas yang baik, maka dapat memberikan pelayanan yang baik dan dapat memenuhi harapan masyarakat.


Langkah tegas harus dilakukan sebagai pimpinan sebagai implementasi program PRESISI Kapolri dengan pemantapan reformasi internal yaitu penegakan aturan kode etik dan profesi polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan solidaritas internal yang baik dalam rangka perbaikan kultur yaitu tindak tegas anggota yg terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono SH.


Agen BRILink Khususnya Kecamatan Praya Melakukan Penggalangan Dana Untuk Korban Bencana Alam


Policewatch-Lombok Tengah

Bencana alam Banjir dan Longsor mengundang aksi sosial dari berbagai pihak. Salah satunya, aksi sosial yang digelar oleh Agen BRI Link Kecamatan Praya.

Situasi saat ini yang menimpa banyak warga seperti banjir dan tanah longsor  yang terutama yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) turut menggetarkan hati Agen BRI Link Kecamatan Praya dan mencoba meringankan masyarakat yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan. 

Disebutkan, donasi yang diberikan merupakan kepedulian bersama  untuk bantuan diberikan kepada kepala keluarga di area terdampak Banjir dan longsor.

"Kami sangat bersimpati dan berduka bagi saudara kita di Lombok Barat yang terkena musibah dan kehilangan keluarga atau harta benda. 

Oleh karena itu, Agen BRI Link hadir untuk mengambil bagian turut peduli dan memberikan bantuan agar masyarakat bisa merasa terbantu walau donasi yang terkumpul hanya seberapa," Jelas Marianah salah satu Agen BRI Link Praya, Senin (7/12/2021).

Saat dijumpai Wartawan, Nuzulul Hadi selaku salah satu Agen BRI Link Kecamatan Praya menjelaskan bahwa kegiatan yang ia lakukan bersama dengan sejumlah rekannya ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari teman-teman Agen BRI Link Kec. Praya bagi korban bencana alam, ia menyebut penggalangan dana ini juga rencananya akan dilakukan selama sepekan ke depan untuk mendapat donasi sebanyak-banyaknya untuk disalurkan kepada korban bencana Alam di Lombok Barat, 

“Jadi, penggalangan ini sebagai bentuk solidaritas kita Aen BRI LInk Kecamatan Praya untuk saudara saudari kita yang ada di Lombok Barat,” jelas Adi .

Bantuan yang diberikan kepada korban banjir berupa dana yang terkumpul dari beberapa Agen bri Link Kecamatan Praya sebesar Rp 1.500.000,- ( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan menyusul sembako berupa beras serta pakaian yang masih layak pakai ungkap Nuzulul Hadi.

Sementara itu, di Konfirmasi Wartawan melalui pesan Whatsapp, Kepala Unit BRI Praya yang akrab di Panggil Nunung menjelaskan, "Donasi ini sengaja kita kumpulkan bersama Agen BRI Link Kecamatan Praya, untuk membantu sahabat kita, keluarga kita yang menjadi korban dalam musibah bencana alam Banjir dan Longsor di Lombok Barat Donasi yang terkumpul, secara transparan akan dilaporkan dan segera dikirim  kepada korban bencana melalui Posko di Lokasi Musibah. "Akan dikirim dalam bentuk uang agar efektif," Tutup Nunung


“Ojik”

Ketua DPP SPRI ( Serikat Pers Reformasi Indonesia ) Telah mengapresiasi Kapolda Riau saat konfirmasi para Awak media.

 


      Rokan hilir, POLICE WATCH NEWS

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Reformasi Indonesia (DPP SPRI), Feri Sibarani, mengakui bahwa Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH, SIK.,M.Si adalah Kapolda yang sangat "always accept"  kepada wartawan, disaat keperluan atau Konfirmasi.

Hal itu di katakannya saat melakukan rapat koordinasi dengan jajarannya di kantor DPP SPRI di Pekanbaru sabtu (4/12/2021) yang lalu.


 Dalam kesempatan itu Feri dengan jelas mengakui, dirinya maupun para wartawan lainnya yang bermitra dengan Polda Riau, sangat harmonis dengan pak "Agung, karena begitu mudah untuk di hubungi oleh semua wartawan bahkan masyakarat biasa.


"Kita sangat apresiasi dengan  Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, sebagaimana di sampaikan oleh Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bahwa seluruh Kapolres dan Kapolda di Indonesia agar respon cepat setiap telepon wartawan, dan bila belum siap agar minta waktu sebentar untuk mencari data," tegas jenderal bintang tiga itu.


Dalam rapat tersebut, Feri Sibarani mengatakan bahwa dirinya telah menyaksikan perihal intruksi Irwasum Polri tersebut dalam diri Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi saat mulai menjabat sebagai Kapolda Riau pada tahun 2019 lalu.

,"Saya sebagai wartawan dan Pimpinan Redaksi Media di Pekanbaru merasakan langsung bahwa setiap Konfirmasi saya ke Kapolda Riau selalu di respon cepat, khususnya terkait Karhutla, Narkoba, Ilegal logging, Korupsi, dan terutama soal penanganan kasus Covid 19 selama kurun waktu 2 tahun terakhir, Kapolda Riau tidak pernah abai dengan setiap Konfirmasi wartawan," sebut Feri. 


Namun berbeda dengan yang di alami teman teman Pers dari beberapa wartawan media di kabupaten Rokan hilir Riau, yang selama ini diketahui tergabung dalam satu Gurup WA Rekan Media Polres, tiba tiba ada tiga ( 3 ) orang wartawan di keluarkan dari Grup oleh admin grup terang salah satu wartawan yang juga dirinya ikut di keluarkan admin, atau lebih jelas kasubbaghumas Polres Rokan hilir telah mengeluarkan tiga wartawan dari grup Rekan Media Polres Rohil tanpa ada alasan yang konkrit.


Dengan tindakan tidak terpuji itu, dapat diduga, ke tiga rekan pers yang di keluarkan oleh admin grup rekan media polres berbuntut dari pemberitaan tentang Ilegal loging oleh rekan media di Rohil dua hari sebelum Polda Riau Patroli udara ke wilayah hutan di Rohil, dimana Perwira pertama di institusi korps coklat itu diduga merasa terusik dengan usaha showmilnya yang berada di simpang Mutiara kelurahan Banjar XII kec. Tanah putih kab. Rohil, yang tidak jauh jaraknya dari Mapolres Rohil. Dengan tanpa konfirmasi langsung memutus hubungannya dengan beberapa wartawan yang selama ini bergabung di Rekan media Polres Rohil,  terang Feri. 


Masih Feri "Baru ini Kapolda Riau yang begitu respon dengan telepon wartawan. Saya juga tau, hampir semua wartawan mengakui hal itu saat berbincang di setiap pertemuan. Namun berbeda dengan di Polres Rohil,  baru-baru ini  Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH S.I.K yang memblokir WA wartawan langsung saya laporkan ke Kapolda Riau, 

Menurutnya, arahan dari Mabes Polri terkait komunikasi para pimpinan Polri di setiap daerah agar harmonis dengan semua wartawan dan media, itu sangat tepat sekali dalam rangka mengelola sebuah informasi. Sebab menurut Feri Sibarani, kerapkali pemberitaan di media terkesan tidak berimbang, oleh karena para Kapolres atau Kapolda tidak merespon atau tidak memberikan tanggapannya saat di konfirmasi.

,"Menurut saya wartawan dan polisi itu adalah sama-sama profesi pencari informasi, Sehingga seharusnya bisa menjadi mitra solid dan satu semangat dalam membongkar berbagai bentuk Kejahatan di wilayah masing-masing, jadi saatnya kerjasama yang baik untuk sebuah informasi yang berimbang dan profesional," Tegas mantan Kapolda Banten itu menyudahi perintahnya.



(Muchlis Efendi)