Diduga Melanggar Kode Etik, AKBP ST Disidang Bid. Propam Polda Jateng

 


Semarang - PoliceWatch.News Berdasarkan agenda sidang Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda  Jawa Tengah, pada Selasa (7/12/2021) menggelar sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri terhadap Kabagwasidik AKBP( S T) Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Polda Jawa Tengah. Sidang  komisi Kode Etik Profesi Polri terhadap AKBP( S T) yang dijadwal  jam 8.30 WIB namun sampai pukul 10.30 WIB baru di mulai, namun kurang  lebih 15 Menit pihak komisioner menyatakan sidang ditunda.

AKBP (ST) dilaporkan ke Bid Propam Polda Jateng pada tanggal 6 Maret 2020 lantaran merekomendasikan meningkatkan status terlapor saudara H. Utomo menjadi tersangka dan untuk  dilakukan penahanan  padahal  dalam   SP2HP peyidik Polres Pati berkesimpulan penyidikan tidak menemukan unsur pidananya ,sehingga tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan sebagaimana surat Kapolres Pati Nomor B/420/VIII/Res.1.9/2019/Reskrim tanggal 23 Agustus 2019.

Kronologi kejadian,  H Utomo merasa dirugikan dimana melalui SP2HP Polres Pati  dinyatakan perkara tidak ditemukan pidananya tiba-tiba dari Ditreskrimum Polda Jateng melakukan gelar perkara yang dipimpin langsung Kabagwasidik PoldaJateng. Kemudian menetapkan H. Utom sebagai tersangka,dimana perkara ini adalah laporan sendiri H. Penik yang sudah dinyatakan tidak cukup bukti  oleh  pernyidik Unit 1 Polres Pati. Perlu diketahui bahwa kasus ini berawal saat H. Penik melaporkan H. Utomo atas utang piutang yang dipidanakan.

H. Utomo didampingi kuasa hukumnya Nikkri Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya kecewa lantaran sidang kode etik terhadap AKBP ST ditunda. "Kami sangat kecewa karena sidang kode etik ini ditunda, terlebih tidak hadirnya terlapor dan para saksi dengan alasan tidak jelas," terangnya.

Di jelaskan pula sebenarnya sidang  hari ini terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh  AKBP( ST)dalam penyidikan sebagaimana pasal 7 ayat 1C PERKAPOLRI No.1 Tahun 2011 dengan wujud perbuatan tidak profesional dalam melaksanakan tugas pada saat memimpin gelar perkara dugaannya menggunakan surat palsu dan atas pemalsuan surat pada 12 September 2019 merekomendasikan peningkatan pengaduan saudari Penik menjadi laporan Polisi ke tingkat penyidikan.

"Sebagaimana Perkap Kapolri No. 19 Tahun 2012 pasal 51 sidang KKEP dilaksanakan terbuka atau komisi menetapkan lain ,dalam hal terduga tidak hadir setelah di panggil 2 kali secara sah sidang KKEP dilaksanakan tanpa kehadiran terduga pelanggar. Sidang KKEP  di laksanakan paling lama 30 Hari kerja dan sudah harus menjatuhkan putusan," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat dikonfirmas hanya menjawab supaya menunggu terlebih dahulu namun hingga berita ini dinaikan tidak ada konfirmasi lanjutan. Begitu juga dengan Kabid Propam Polda Jateng dan yang bersangkutan AKBP ST tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui pesan WA dan telepon.

 @ Fiq.

Warga Mengeluh, Tumpukan Sampah Bau Tak Sedap Di Kota Kendal


Policewatch.news. Kendal- Permasalahan sampah di wilayah Kabupaten Kendal hingga kini masih belum terselesaikan, dikarenakan masih banyak sampah yang berserakan di pingir jalan.

Buktinya, tumpukan sampah  yang masih ditemukan berserakan di pinggiran jalan lampu merah tepatnya samping kampus , jalan habib royo kota Kendal, Jawa Tengah, Kamis (9/12/2021) 

Tumpukan sampah itu tidak hanya merusak pemandangan, namun juga menimbulkan bau yang tak sedap. Hal itu diungkapkan AG (35) saat melintas.

Selanjutnya ia juga mengungkapkan, selain menganggu pemandangan, tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau busuk kepada semua pengendara yang melintasi lokasi itu.

"Sampah rumah tangga tersebut diduga dibuang secara sengaja oleh warga sekitar, karena di lokasi sini hanya ada 1 tong sampah yang telah disediakan, sehingga tidak cukup menampung sampah yang akhirnya meluber.


Ini harus jadi perhatian khususnya buat  pemerintah kabupaten Kendal untuk membuatkan tempat Pembuangan sampah yang memadai" tuturnya.


Pantau di lokasi lain juga sama, tumpukan sampah juga terlihat jelas berserakan di dua lokasi pinggir jembatan dan sungai di ruas jalan raya tepatnya sebelum SPBU Cangkring Brangsong dan ditemukan  sampah menumpuk di pinggir jembatan sebelum SPBU jalan lingkar kaliwungu. 


Sampah yang berserakan itu dibiarkan hingga menumpuk, bau busuk pun tidak terelakkan tidak ada petugas yang memungut sampah maupun membersihkan, 


Dengan kondisi seperti itu juga dikeluhkan oleh salah satu pekerja pabrik St (25) saat sedang melintasi lokasi jembatan Sebelum SPBU Cangkring tersebut.


Kata dia, tumpukan sampah yang di sungai itu baunya sangat menyengat kayak bau bangkai, semoga ada perhatian khusus dari pemerintah kabupaten Kendal untuk membersihkan sungai dan membuatkan tempat pembuangan sampah yang memadai, pungkasnya. 


(NY).

Seorang Warga Pujut,Diamankan Petugas,Karena Kedapatan Memiliki Ganja


Policewatch- Lombok Tengah.NTB.

Heboh 1batang pohon ganja yang ditanam di Pot menggunakan ember, di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pelaku inisial J, Umur 31 tahun, Alamat Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dan telah diamankan oleh Anggota Sat Res Narkoba Polres Lombok Tengah pada hari Sabtu tanggal 04 Desember 2021 Pkl 17.09 Wita, pelaku di duga menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I jenis tanaman ganja.

Polisi telah mengamankan pelaku dan Barang Bukti berupa 1Batang pohon ganja yang ditanam di Pot menggunakan ember warna putih dengan jumlah ranting 23 serta sebuah HP Mi warna silver.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kasat Narkoba IPTU Hizkia Siagian, STK, SIK, yang dihubungi wartawan membenarkan hal tersebut dan menyampaikan kronologis penangkapannya, berdasarkan informasi Masyarakat pada tanggal 04 Desember 2021, bahwa inisial J diduga menanam ganja di rumahnya yang beralamat di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

"Atas informasi dari masyarakat tersebut  anggota tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok tengah melakukan penyelidikan dan mendalami informasi masyarakat lebih lanjut" ungkap Kasat

Setelah mengetahui keberadaan tanaman yang di duga ganja tersebut berada di halaman rumah terduga J, yang di Pot menggunakan ember warna putih, kemudian anggota tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok tengah memastikan terduga berada di rumahnya,  dan dilakukan penangkapan terhadap terduga serta dilakukan penggeledahan di areal rumah terduga yang disaksikan oleh saksi umum selaku RT setempat.

Dari hasil penggeledahan ditemukan 1batang pohon yang diduga ganja yang ditanam di Pot warna putih di depan rumah terduga, dari pengakuan Terduga bahwa 1 pohon batang yang diduga ganja tersebut berumur  kurang lebih 2 bulan yang ditanam sendiri oleh terduga.

"Dengan adanya kejadian tersebut selanjutnya anggota mengamankan barang bukti dan terduga pelaku ke  Polres Lombok Tengah Guna Proses Penyidikan lebih lanjut" tutup Kasat" MN".


             

Tumpukan Sampah Jl. Ahmad Yani Bawah Underpass, Mengundang Aroma Bau Tak Sedap.

 


Laporan:Amun JG

Kota Bekasi,Policewatch.News: Tumpukan sampah yang berserakan di Jalur Protokol Jl. Ahmad Yani di bawah Underpass Kota Bekasi, mengundang bau tak sedap.

"Cengli selaku pengawas Jl. Ahmad Yani - sigap mendatangi lokasi sampah, langsung meberikan perintah kepada anak buahnya untuk membersihkan Tumpukan sampah yang berserakan di pinggir jalan  jl. Ahmad Yani Jalur Protokol Kota Bekasi".

Kalau tidak dibersihkan selain mengundang aroma bau tak sedap hal itu sangat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan, terlebih warga yang berada di sekitar dimana tempat lokasi titik adanya tumpukan sampah," ungkap Cengli pada media online, Kamis. (09/12/2021)


Apalagi Jl. Jalur Protokol sering dilalui oleh pengguna jalan baik roda dua dan juga roda empat yang menjalankan aktivitas sehari-hari, harus tetap terjaga Kebersihan lingkungannya jangan sampai ada tumpukan sampah di setiap sisi jalannya, "Ungkap Cengli.

"Membuang sampah sembarangan tentu saja dapat mengakibatkan kerugian yang tidak bisa dianggap sepele".

Banyak dampak yang sangat berpengaruh akibat membuang sampah sembarangan salah satunya ;

1. Mendatangkan bau tak sedap

2. Mendatangkan banjir

3. Mendatangkan berbagai macam penyakit dan

4. dapat mencemari lingkungan


"Menurut Cengli selaku PENGAWAS Dinas Lingkungan Hidup jalur Protokol Jl. Ahmad Yani Kota Bekasi, Tumpukan sampah jangan sampai menumpuk di lokasi yang sama, untuk itu harus ada kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.


"Apabila ada Masyarakat yang terbukti melakukan pelanggaran dengan unsur kesengajaan, membuang sampah tidak pada tempatnya wajib di tindak tegas berdasarkan PERDA NO. 04 Tahun 2012, "ungkap Cengli pada Media online.


Disitu sudah jelas ada sanksi yang mengikat kepada para pelanggar, baik denda dan juga pidana.


Sebagai kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. Peran Pemerintah dalam hal ini juga sangat diperlukan, dengan peraturan-peraturan dan sangsi-sangsi yang ada, diharapkan bisa meminimalkan perusakan lingkungan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


Selain itu Para pengawas lapangan dinas Lingkungan Hidup Jalur Protokol Kota Bekasi khususnya agar wajib melakukan monitoring kontrol di lapangan, untuk menimalisir titik wilayah yang di jadikan pembuangan sampah.


Untuk itu mulai sekarang marilah kita membiasakan membuang sampah harus pada tempatnya.


Pengendalian sampah yang paling sederhana dan efektif adalah dengan menumbuhkan kesadaran diri sendiri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah.

16 Desa Merapi Barat Hasil Perolehan Suara Pilkades Serentak 2021



Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Setelah Hasil hitungan perolehan suara dalam Pilkades di gelar secara serentak pada tanggal 9 Desember 2021,

Untuk Kecamatan Merapi Barat 

1, Desa Muara Temiang

 - Tri Wahyuni SIP Total (301) suara

 - Septa Hariyanto Total (330) suara

2.Desa Lubuk Kepayang

- Miriansa Total (356) suara

-Ari Saputra Total (226) suara


3,Desa Karang Endah 

- Ramlan Total (194) suara

- Pirmansyah Total (251) suara

- Ahmad Okta Total (137)suara


4, Desa Payo

- HernisawatiTotal  (263) suara

- Eko Sigit Apriadi Total (95) suara

- Parmansyah Total (55) suara

- Harun Rasyid Total (246)suara

- Ferdi Zhanjoyo Total (197)suara


5, Desa Suka Marga

- Rislansyah Total (232) suara

- Sukriyanto Total (212) suara

- Fahrudin Mirzal Total  (132) suara


6, Desa Tanjung Pinang 

- Harpensi Total (353) suara

- Hamsi  Total (247) suara

- Lukman Hadi Total (154)


7,Desa Gunung Agung 

- Mirta Dinata total (92) suara

- Meriadienata total (234)

- David Apriansyah total (370)

- Darussalam total (456)

- Delhiana (11)


8, Desa Suka Cinta

- Rudiansyah total (268)

- Chandra Sapriandi total (220)

-Apriyansah total (228)

- Dedi Apriadi total(137)


9,Desa Ulak Pandan

- Suria Dinata total (30)suara

- Hasairin total (324)suara

- Pirsol Hindi total (2) suara

- Jhoni Walker total (66) suara 


10, Desa Neger Agung

- Darimansi total (287) suara

- Ruslan,SE total (336) suara


11, Desa Lebak Budi

- Epriansyah total (332) suara

- Susi Maryani Total( 354) suara

- Nopriansi total (147) suara


12, Desa Tanjung Baru

- Atamsi Indra total (477) suara

- Rusman Total (265) suara

- Nopiansi total (51) suara


13, Desa Telatang

- Marlan Total (52) suara

- Nopriadi total (96) suara

- Endang Setiana total (115) suara

- Nopika Chandra total (326) suara

- Edi Marlian total  (345) suara


14, Desa Muara Maung

- Armannudin total (386) suara

- Ganda Yusran total (102).

-:Gusman Aswari total (114) suara

-Hermanto total (147) suara

- Marlin total ( 219) suara


Desa Merapi 

- Eryadi total (154) suara

- Liga Astuti, SE (87) suara

- Erdadi total (668) suara

- Heri Agusman total (310) suara 

- Sapri total (515) suara


Sementara Camat Merapi Barat Sumarno, SE,MSI ditemui wartawan diruang kerjanya Kamis (9/12) dia menjelaskan suasana Pilkades Merapi Barat yang baru dilaksanakan hari ini Kamis pada tanggal 9 Desember 2021, berjalan lancar aman dan kondusif untuk tahun ini, saya selaku camat Merapi barat mengucapkan terimakasih kepada Bupati Lahat, Kapolres, Dandim, atas bantuan pengamanan dalam Pilkades serentak khususnya di Kecamatan Merapi Barat, sejumlah personil dari pihak Polres Lahat, Polsek Merapi, TNI, serta masyarakat yang telah memberikan hak suaranya ke TPS, sehingga Pilkades ini berjalan lancar dan Aman ucap " Sumarno

Polsek Air Buaya Lakukan Pengaman Gerai Vaksinasi Presisi Polres Pulau Buru

 

 

Dok :MPW

 Buru, policewatch.news,_* Personil Kepolisian Sektor (POLSEK) Air Buaya lakukan pengamanan Gerai Vaksinasi Presisi  Polres Pulau Buru yang di laksanakan Kepolisian Resort (POLRES) Pulau Buru di Balai Desa Wamlana, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, Kamis (9/12/2021). 

Dalam giat vaksin tersebut ditinjau langsung Kapolres Pulau Buru AKBP Egia F.Kusumawiatmaja S.I.K, M.I.K, yang di dampingi Kabag Ops Polres Pulau Buru AKP Ruben M.H.Sihombing S.I.K, Kasat Samapta IPTU J.R.Soplanit, Ps.Kanit Provos Bripka A.Iskandar Lamani, Kasi Dokkes sebagai Ketua Tim Vaksin Polres Pulau Buru Bripka Rogert Saija bersama Tim Vaksin Polres Pulau Buru, Kapolsek Airbuaya IPTU Adryan Muhiddin, Danki Brimob 3A Pelopor IPTU Andri Fitriyansyah S.Tr.K, Camat Fena Leisela Abd.Haris Salasiwa SP, Dandramil 1506 - 03/ Airbuaya Letda Inf. M.Mulaicin, Personil Polsek Airbuaya, Personil Koramil 1506 - 03/ Airbuaya, Personil BINDA Buru, dan Kepala Puskesmas Wamlana Basri Hentihu AMKL. 

Dalam giat tersebut Tim Vaksin Polres Pulau Buru menyampaikan kepada warga masyarakat bahwa Saat pelaksanaan kegiatan Vaksinasi berlangsung agar masyarakat tetap memperhatikan Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker serta menjaga jarak, Kepada masyarakat yang hadir agar menyampaikan kepada keluarga yang belum di vaksin untuk datang ke Desa Wamlana agar bisa di vaksin karena saat ini dilayani penyuntikan vaksin tahap I dan tahap II dengan vaksin yang digunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer.

Adapun hasil kegiatan vaksinasi berdasarkan data yang berhasil di himpun policewatch.news Jumlah Vaksin yang terpakai 454 orang (Tahap I 403 orang Tahap II 51 orang) dan ditunda  20 orang.

Jenis Vaksin yang digunakan Sinovac 48 dosis tahap I (satu) 1 Orang dan tahap II (dua) 47 Orang, sedangkan Pfiser 406 dosis

tahap I (satu) 402 Orang dan tahap II (dua) 4 Orang. Dengan rincian PNS 5 (lima) Orang, Bhayangkari 1(satu) orang, Mahasiswa 6 (enam) Orang, Pelajar / Siswa 11 Orang masyarakat umum 431 orang.

Hasil pantauan policewatch.news kegiatan Vaksinasi dimulai pukul 09.00 WIT sampai dengan 17.00 WIT berjalan lancar dan aman dengan diikuti antusias oleh masyarakat. (AP)

KSM Sandes Bangun Karya adakan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

 


Laporan:Amun JG

Bekasi,Policewatch.News:

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Aula Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi, yang dihadiri Lurah Kalibaru dan Jajarannya, Petugas Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Kelurahan Kali Baru, TFL dan Penerima Manfaat Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya Tahun Anggaran 2021 dan seluruh Anggota KSM 27/11/2021 


Ketua KSM Sandes Bangun Karya Kelurahan Kali Baru H. Paryadi, SE dalam sambutannya, menyampaikan 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Yang saya hormati Dinas Perkimtan Kota Bekasi, yang saya hormati bapak Lurah Kalibaru beserta jajaranya, yang saya hormati Faskot Kota Bekasi, yang saya hormati Seketarian Puskesmas Kelurahan Kali Baru. yang saya hormati tim Fasilitator Lapangan (TFL), yang saya hormati dan saya banggakan seluruh anggota KSM yang tak kenal lelah dan para Hadirin penerima manfaat yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu tapi tidak mengurangi rasa hormat kami. 

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah kementri PUPR dalam program Sanitasi Perdesaan Padat Karya Tahun 2021 dan Alhamdulillah acara Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada hari ini hampir 100% penerima manfaat hadir mengikuti acara ini. 


Yang pertama kami akan menjelaskan Ciri-ciri Tangki Septik yang belum kedap, yang pertama tanki Tidak pernah di sedot,

yang kedua Tidak pernah penuh, yang ketiga Tidak pernah aktif dan Sumber air tercemar. 

Kalau Ciri-ciri Tangki Septik yang kedap 

Pertama Tersedianya pipa masuk dan keluar, yang kedua Memiliki lobang kontrol, yang ketiga Memiliki lobang Fentilasi itu yang dinamakan Septik Tank Kedap Air. 

Ia juga menanyakan kepada penerima manfaat, Apakah Tangki Septik di rumah kita sudah aman? 

Kenapa kita harus memiliki Tangki Septik yang aman?. Sekdikit akan kami sampaikan kepada semua yang hadir di sini, Tinja mengandung puluhan miliar kuman yang menjadi sumber penyakit. 

Tangki Septik memberikan solusi agar Tinja tidak mencemari sumber air dan lingkungan, serta menjadi sumber penyakit. 


Tangki Septik berfungsi sebagai tempat penampungan dan pengelolaan tinja sementara, dimana terjadi penguraian secara anaerobik, (pengolahan air limbah dengan Mikro organisme tanpa injeksi oksigen kedalam proses). 


Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan Pemanfaat sumberdaya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka Stunting Khususnya di Kelurahan Kali Baru Kecamatan Medan Satria.


Keteria Desa sasaran Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya, Desa yang memiliki angka gizi buruk (stunting). Desa yang memiliki angka Buang air besar sembarangan (BABS) Tinggi, Desa yang mayoritas penduduknya MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Dan Termasuk Desa tertinggal dan Desa berkembang. 


Harapan kami kepada penerima manfaat Septik Tank program Sandes tahun 2021 untuk merawat dan menjaga apa yang telah diberikan dari pemerintah " tegas H. Paryadi, SE".


 Ditempat yang sama dr. Tri, menyapaikan tentang 

Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

pentingnya seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari keluarga kita sendiri, untuk mengurangi Angka Stunting di wilayahnya, ia juga mempratekan cara mencuci tangan yang benar " ucap Tri".



Kasie Permasbang Abdul Kodir, AP dalam sambutannya, Semua masyarakat boleh BAB hanya di jamban dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban.


Dalam hal penggunaan pampers agar kotoran dibuang ke jamban terlebih dahulu sebelum pampers dibuang ke tempat sampah," tegas Abdul Kodir".


Ditempat yang sama dr. Retno, memaparkan tentang 

Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang  air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Verifikasi ODF adalah proses memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat yang menyatakan bahwa secara kolektif mereka telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan. Terkait desa yang telah ODF, untuk mempertahankan statusnya diperlukan adanya peran atau peraturan untuk menyadarkan Masyarakat"ucap dr. Retno".

TNI - POLRI & Elemen Masyarakat Perkuat Sinergitas Jelang Akhir Tahun

 


Policewatch- Lombok Tengah

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan S. IP., meminta seluruh prajurit TNI di jajarannya dapat bekerjasama dengan stakeholder terkait, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan sejumlah kasus di akhir tahun.

Menjelang Natal 2021 hingga Tahun Baru 2022, Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi secara aktif memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

Hal itu Ia sampaikan saat Apel KaposKamling Bersama Tiga Pilar di Lapangan Bencingah Agung Adiguna Jl. Ahmad Yani No.21, Kecamatan Praya, Kamis 9 Desember 2021, dalam rangka meningkatkan harkamtibmas yang kondusif dan penanganan Covid-19 di kabupaten lombok tengah. 

"Sehingga terwujut kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya sejumlah kasus seperti tindak kejahatan orang maupun bahaya yang dapat di timbulkan oleh bencana alam gempa, banjir, longsor atau kebakaran," ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengungkap dengan cukup padatnya agenda akhir tahun, terlebih dengan adanya liburan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi terjadinya kerumunan massa dan kemungkinan adanya gangguan keamanan.

Untuk itu, Dandim menyebut perlunya mengambil langkah antisipasi agar tercipta kondisi aman dan kondusif, serta tidak terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 akibat kerumunan massa di wilayah Lombok Tengah.

Selain itu, Dandim meminta semua pihak bekerja sama dengan baik menjaga keamanan dan  kedamaian dalam rangka hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. "Karena kita semua merupakan satu kesatuan utuh yang sebangsa dan setanah air, yaitu bangsa dan negara Indonesia," ungkapnya.

Kepada para Prajurit TNI-Polri,  diharapkan mampu mengedukasi warga masyarakat untuk tidak membuat acara besar-besaran, mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda. Termasuk agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam melakukan vaksinasi Covid-19.

Pada kesempatan Apel tersebut, Dandim sembari mengingatkan masyarakat Lombok Tengah tetap waspada bencana. Antisipasi cuaca ekstrem dan hindari berpergian ketempat-tempat/daerah rawan bencana.

"Apel ini juga sebagai momentum untuk terus meningkatkan sinergitas Tiga Pilar sehingga kedepan lebih efektif dalam mewujudkan Lombok Tengah yang jauh lebih maju, aman dan kondusif," ucapnya.

"Koordinasi segenap pemangku kepentingan (stakeholder) harus bersinergi dan bekerjasama dengan baik. Setiap instansi yang berwenang supaya memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, demi meningkatkan perlindungan masyarakat Tatas Tuhu Trasna (Kabupaten Lombok Tengah)," pungkasnya." MH".

Kapolsek Gerung Berikan Trauma Healing,Kepada Anak Korban Penjambretan.

 


POLICEWATCH-Lombok Barat, NTB.

Peristiwa penjambretan terhadap anak, yang terjadi di Dusun Dasan Tapen Barat, Desa Dasan Tapen Gerung, mengakibat korban trauma.

Kapolsek Gerung Polres Lombok Barat, Polda NTB AKP Syaripuddin Zohri, mengatakan kerena korbannya adalah anak-anak, maka pihaknya berupaya melakukan trauma healing terhadap korban, Senin (6/12/2021).

"Korbannya merupakan anak-anak, usia delapan tahun, dan masih duduk di kelas 4 SD, kami langsung mendatangi korban," ungkapnya, kamis (9/12/2021).

Pada saat pertama kali mendatanginya,  korban masih merasa tertekan, dan takut melihat petugas kepolisian berseragam.

"Pertama kali kami datangi, korban masih merasa takut dan tertekan, kemudian setelah didatangi kedua kali, korban sudah mulai terbiasa dengan kedatangan dari pihak Kepolisian," ucapnya.

Untuk menghilangkan rasa trauma korban, maka Kapolsek Gerung menyerahkan hadiah kepada korban, mengganti anting korban yang dijambret oleh pelaku

"Kami memberikan hadiah, menggantikan anting-antingnya, sehingga korban menerima dan mengucapkan terimakasih kepada  Polres Lombok Barat," katanya.

Sehingga, trauma korban atas peristiwa buruk yang dialaminya berangsur-angsur hilang, dan mulai normal kembali.

"Dimana saat kejadian itu,  korban sedang menuju kerumah temannya untuk belajar, dan setelah peristiwa itu korban benar-benar merasa trauma," tandasnya.

Terkait peristiwa jambret yang menimpa terhadap anak-anak, Kapolsek Gerung menghimbau agar tidak memakaikan perhiasan berlebihan terhadap anak.

"Termasuk jangan memberikan anak bermain HP sendirian, karena dapat mengundang aksi kejahatan kejahatan terhadap anak," tandasnya."ZM".

Polres Lahat Dibantu 7 Personil Polda Sumsel Amankan Pilkades Serentak Digelar 9 Desember 2021

 

BREAKING NEWS 

Laporan : Bambang.MD

POLIEWATCH.NEWS - LAHAT - Kapolres Lahat diwakili Waka Polres Kompol Feby Febriyana,SIK  meninjau langsung pelaksanasn Pilkades Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi didampingi Kasat Reskrim, Kasat Intel  Kapolsek AKP Alex Andrian, Skom, kam,Pjs Kades Ulak Pandan Hatman 

Waka Polres Lahat Feby Febriyana mengatakan  kepada policewatch.news personil kita turunkan setiap satu TPS satu personil, untuk pengamanan Pilkades serentak Hari ini tanggal 9 Desember 2021, dibantu dari Polsek setempat, kita tetap mobile ada sekitar 1 Peleton kita terjunkan guna memantau pelaksanaan Pilkades hingga sampai selesai perhitungan surat suara terang " Kompol Feby,

Kapolsek Merapi AKP Alex Andrian,Skom, dia menjelaskan saat ini aman dan kondusif dalam pelaksanaan Pilkades di Merapi Barat, Timur Dan Selatan, dia juga menghimbau kepada warga Ulak pandan tetap jaga keamanan dan berikan hak suara ke TPS masing - masing.


Ketua panitia pelaksana Pilkades Lebak Budi Evan ditemui wartawan di TPS 1, Insya Allah semua warga memberikan hak suaranya di tempat TPS ada 4 TPS , dengan jumlah 1900 surat suara, terang"  Evan


Pantauan wartawan policewatch.news Kamis (9/12) warga desa Ulak pandan mendatangi TPS untuk memberikan suaranya  suasana aman dan kondusif,


Ada 7 Personil dari Polda Sumsel diterjunkan untuk memantau Pilkades serentak di Kabupaten Lahat, Erik salah satu personil dari Polda Sumsel