Warga Desa Suka Danau Demo Lurah Yang Di Duga Berselingkuh Dengan Istri Warganya

 

Laporan: Amun JG

Policewatch.News.Bekasi: Terkait aksi demonstrasi warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menutut agar Kepala Desa Suka Danau, Mulyadi dapat diberhentikan oleh Pjt.Bupati Bekasi dari Jabatan nya karena terbukti melakukan Perselingkuhan dengan Istri orang.


"Warga Suka Danau dalam Aksi Demo mengatakan," Kami Waga Suka Danau meminta kepada Plt. Bupati Bekasi dan Kepolisan agar Kepala Desa Suka Danau Mulyadi dapat segera mundur dari Jabatan dan di Non aktifkan dari Kepala Desa serta di Proses secara Hukum," kata Warga (15/12/2021).


Bahwa Ratusan Warga  Pendemo telah melontarkan Orasinya di atas Kendaraan, mereka telah menyuarakan tuntutan agar Kepala Desa Suka Danau, Mulyadi berhenti dari Jabatan sebagai Kepada Desa dan proses secara Hukum adanya Kades melakukan dugaan Perselingkuhan dengan Istri orang," ungkap Warga.


Saat warga di Konfirmasi menjelaskan, jika Kades menolak adanya tuduhan selingkuh dengan Istri orang,  Kades ditantang Warga untuk bersumpah melakukan "Sumpah Pocong" dan warga yang berorasi tetap menyuarkan agar Kepala Desa Mulyadi dapat segera di Non Aktifkan oleh Plt. Bupati Bekasi dari Jabatan nya," jelas warga.


Bahwa Kami sebagai Warga sudah melaporkan dugaan perselingkuhan Kades tersebut ke pihak Kepolisian setempat, namun belum ada proses Hukum," ungkap warga.


"Kami sebagai warga Suka Danau meminta agar Kepala Desa Suka Danau mundur dari Jabatannya dan di Non aktifkan Jabatannya dari Kepala Desa,jelasnya .


Dengan terjadinya aksi Warga Suka Danau melakukan Demo, meminta agar Plt.Bupati Bekasi dapat melakukan tindakan untuk menonaktipakan Kepala Desa Suka Danau, Kecamatan Cikarang Barat dari Jabatannya, karena sudah membuat Aib di mata warga,tutupnya.

Desa Setia Darma Tambun Bekasi Terpilih Menjadi Rumah Desa Sehat (RDS) Tingkat Nasional

 

Laporan: Amun JG

Policewatch.News.Bekasi:  Dalam acara program kegiatan Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan yang bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Dinas DPMPD Kabupaten Bekasi serta Kader Posyandu dan Pendamping Desa, bahwa Desa Setia Darma telah melaksanakan Stuting Rumah Desa Sehat.

Dalam kegiatan program Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Setia Darma, bahwa Kepala Desa Hj.Nunung Herawati mengatakan, dengan  adanya Stuting di Desa Setia Darma, Saya sangat berterima kasih kepada Dinas DPMPD Kabupaten Bekasi yang telah bekerja sama dengan Kementerian Desa telah melakukan program kegiatan Rumah Desa Sehat di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan," kata Hj. Nunung,(14/12/21).

Hj.Nunung Herawati menjelaskan, dalam Stuting yang diadakan di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan, bahwa Desa Setia Darma telah terpilih menjadi Desa percontohan masuk tingkat Nasional," jelas Hj.Nunung.


Dengan terpilihnya Desa Setia Darma di tingkat Nasional, semoga Desa Setia Darma dapat menjadi ladang Ibadah buat kita semua, dan Saya mengharapkan kepada warga masyarakat agar dapat selalu  mempertahankan kekompakan untuk bersama-sama membangun Desa Setia Darma dengan baik," ujar Hj. Nunung.


Hj. Ida Farida, M,Si Kepala DPMPD Kabupaten Bekasi mengatakan, dengan terpilihannya Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan menjadi Desa percontohan di tingkat Nasional, diharapkan agar warga Desa yang lain dapat  memperhatikan untuk pertumbuhan Anak Balita," kata Hj.Ida Farida.


Dengan adanya kegiatan Stuting di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan, agar Desa Setia Darma dapat memberikan contoh kepada Desa-desa yang ada di Kabupaten Bekasi untuk dapat ikut memprogramkan kegiatan Stuting di masing-masing Desa,tutup Hj Ida.

NTT Dilanda Lagi Gempa Susulan Usai Lindu M 7,4

 

POLICEWATCH.NEWS, LARANTUKA -- Gempa susulan terjadi lagi di Nusa Tenggara Timur pada hari ini, menurut Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebutkan terdapat 291 aktivitas gempa susulan yang terjadi di Laut Flores, hingga Rabu (15/12/2021).

Gempa tersebut merupakan lanjutan dari gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,4 yang terjadi Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sehari sebelumnya, Selasa (14/12/2021), pukul 12.20 WITA.

"Hingga hari Rabu, 15 Desember 2021 pukul 09.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 291 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ujar Kepala Pusat gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, melalui keterangan tertulis, Rabu (15/12/2021).

Berdasarkan lokasi pusat gempa di permukaan bumi atau episenter dan pusat gempa di kedalaman atau hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif di Laut Flores.

Akibatnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, peringatan tsunami resmi dicabut pada pukul 13.24 WITA.

Data yang dihimpung per Selasa (16.04), gempa bumi M7,4 tersebut dirasakan dan berdampak di tiga provinsi yang meliputi; Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Kabupaten Flores Timur, Sikka, Lembata, Manggarai, Nagekeo, Kepulauan Selayar, Buton, Wakatobi, Kabupaten Sabu Raijua, Kota Bau Bau dan Kabupaten Manggarai Barat.


Sementara itu Plt. Abdul Muhari Kepala Pusat Data dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, terdapat tujuh orang terluka dan ratusan rumah rusak akibat gempa tersebut. Selain itu, Kota Makassar dan Kabupaten Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara juga turut merasakan gempa dan terkena dampaknya pada. Selasa (14/12/2021) (Muchdor)

Sat ResNarkoba Polres Loteng,Tindak Tegas Pemilik Maupun Pengedar Sabu.

 


Policewatch-Lombok Tengah.NTB.

 Pada Kamis 9 Desember 2021 pukul 01.20 Wita, Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku kepemilikan sabu dengan inisal L asal Kecamatan Pujut.

Terduga pelaku yang merupakan Target Operasi (TO), diketahui sering melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu.

"Tidak berlangsung lama, kami berhasil mengamankan terduga pelaku," kata Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah, IPTU Hizkia Siagian, STK, SIK, Rabu (15/12/2021).

Setelah mendapat informasi dari Masyarakat, Satuan Resnarkoba Polres Lombok Tengah bergerak cepat melakukan penangkapan.

Pada saat hendak dilakukan penangkapan, L berusaha melarikan diri dan sempat membuang barang bukti yang diduga sabu yang dibungkus menggunakan klip transparan.

Dan ketika dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum, ditemukan barang bukti yang dibuang sekitar 1 meter dari tempat L ditangkap.

Berdasarkan kejadian tersebut, L beserta barang bukti 1 bungkus klip transparan berisi 1,50 gram diduga sabu, 3 klip kosong, 2 HP Oppo dan

1 motor merk Kawasaki KLX  dibawa ke Sat Narkoba Polres Lombok Tengah guna proses penyidikan lebih lanjut."ZM".


          

Nekat Curi Motor,Pelaku Diamuk Massa


Policewatch-Lombok Tengah.NTB .

 Pada Selasa 14 Desember 2021 sekitar pukul 20.30 Wita, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan Kekerasan di Kelurahan Leneng Kecamatan Praya, Tepatnya di depan rumah makan Ayam Geprek 10 K.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono ,SH, SIK, MH, Melalui Kapolsek Praya IPTU Hariono, membenarkan kejadian tersebut. Disebutkan pelaku inisial R usia 21 tahun, alamat Dusun Pasung Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kronologis kejadian, sekitar pukul 16.00 Wita korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah makan Ayam Geprek tempatnya bekerja.

Sekitar pukul 20.30 Wita, korban dengan saksi inisial LGA sedang memasak di dapur. Mendengar suara barang yang dirusak dan motor dihidupkan, kemudian saksi dan korban keluar dapur untuk mengecek kendaraannya.

Namun, kendaraan milik korban sudah dibawa kabur oleh pelaku. Kemudian korban berusaha mengejar sepeda motornya dengan dibonceng saksi.

Melihat kendaraannya dibawa pelaku menuju jalan Ki Hajar Dewantara, lingkungan Tengari Kelurahan  Praya, tepatnya di depan warung soto Lamongan, kemudian saksi dengan korban berusaha menendang kendaraan yang dibawa pelaku.

Sama-sama terjatuh saat itu, pelaku pun berusaha melawan korban dan saksi dengan mencabut sebilah parang yang dibawa pelaku.

Korban yang dibantu saksi berusaha melawan sehingga korban mengalami luka tebas di pangkal lengan sebelah kiri, luka sayat di dada dan dagu," terang Kapolsek.

Seketika itu, Masyarakat sekitar ikut membantu korban untuk menangkap pelaku sehingga pelaku dihakimi massa sampai babak belur dan mengalami pingsan.

"Untuk sementara pelaku dan korban dibawa ke RSUD Praya untuk dirawat dan dalam pengawasan Aparat Kepolisian " ujar Kapolsek.

Adapun barang bukti yang di amankan yakni, sepeda motor Honda Beat warna hitam Nomor Polisi DR 6285 UB, 1 bilah parang milik pelaku dan 1 buah kunci leter T milik pelaku, Tutup Kapolsek." MN".



            

JANGAN BIARKAN MASYARAKAT FOBIA DENGAN PONDOK PESANTREN

 


WONOSOBO POLICEWATCH NEWS - Mencuatnya berita pemerkosaan terhadap belasan santriwati yang dilakukan pemilik pondok pesantren di kawasan Cibiru Kota Bandung dan pencabulan yang dilakukan guru agama di sekolah dasar di Cilacap, telah mencoreng nama baik pondok pesantren di negeri ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat memberikan sambutan pada acara Harlah ke - 6 Jam'iyyah Pengasuh Pesantren Putri dan Muballighah (JP3M) di Ponpes Al Mubarok Manggisan Kabupaten Wonosobo, Selasa(14/12/2021).


Kejadian itu, menurut Wagub Taj Yasin mesti menjadi momentum untuk membuktikan dan menyuarakan ajaran pondok pesantren yang murni. Pondok pesantren yang murni adalah yang mengedepankan _akhlakul karimah_ dan syariat islam dan akhlak moral yg baik.

"Harusnya ini yang dimunculkan. Harusnya ini yang kita angkat. Sehingga orang-orang _ngowoh bahasane_ (melongo ibaratnya). Oo.. ternyata pondok pesantren yang ada kasus perkosaan 14 santrinya ternyata bukan pondok pesantren ya. Oo... ternyata itu _boarding school_ saja ya. Jadi harus dibedakan antara pondok pesantren yang benar-benar mengajarkan syariat, mengajarkan akhlakul karimah dan mana yang hanya abal-abal," urai Wagub.

Apabila persoalan seperti ini tidak direspon, tandasnya, berpotensi membuat masyarakat tidak percaya dengan pendidikan di pondok pesantren. Masyarakat menjadi fobia karena pondok pesantren tidak memberikan jaminan rasa aman dan nyaman untuk belajar agama.


"Kalau mereka (masyarakat) fobia dengan pondok pesantren, lalu bagaimana tanggungjawab kita sebagai masyarakat pesantren. Padahal kita _ngertos_ (tahu) banyak pondok-pondok pesantren yang lebih bagus dari pondok-pondok pesantren yang saat ini dipromosikan masif," tandas dia


Wagub berpandangan, organisasi Islam perempuan seperti JP3M bisa membantu menyuarakan pendidikan pondok pesantren. Antara lain dengan mengunggah konten-konten positif di media sosial. Di samping itu, bisa juga bergabung dengan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jateng. 


Menurutnya, dengan bergabung ke BKOW, bisa melakukan kontribusi yang lebih besar. Dalam organisasi BKOW, JP3M bisa menyisipkan ajaran Islam, dan menyampaikan bahwa pondok pesantren tidak hanya memikirkan kepentingan pondok pesantren tetapi juga memberi perhatian pada lingkungan di wilayah sekitarnya.

(Sus)

TAK MAIN-MAIN, KARENA TOLAK LAPORAN WARGA AIPDA RUDI LANGSUNG DICOPOT OLEH KAPOLDA

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran

Jakarta, policewatch,- Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran marah besar terhadap anak buahnya yang menolak laporan warga yang menjadi korban perampokan di Jakarta Timur.

“Bapak Kapolda dalam anev (analisa dan evaluasi) sudah memerintahkan kepada seluruh Kapolres dan Kapolsek se-Polda Metro Jaya agar memperbaiki pelayanan dan melindungi melayani masyarakat dengan baik,” Kombes Zulpan, Senin (13/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan Kapolda Irjen Fadil Imran langsung mengumpulkan jajarannya untuk analisis dan evaluasi atas kejadian itu.

Disisi lain kata Zulpan, pihaknya akan benar-benar serius dalam menindak oknum anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran yakni Aipda Rudi Pandjaitan.

“Kan jabatannya Unit Serse Pulogadung kemudian dipindahkan ke Polres Jaktim non job jadi Basium atau Bintara Seksi Umum itu dalam rangka pembinaan,” katanya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, menegaskan memberikan tindakan tegas kepada salah satu anggota Polsek Pulogadung tersebut.

Erwin mengatakan bahwa oknum polisi tersebut telah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Metro Jakarta Timur dan terancam mendapatkan sanksi mutasi.

“Tadi juga Pak Kapolda memberikan usulan untuk hukumannya adalah dimutasi atau dipindahkan. Jadi keluar Polda Metro Jaya,” kata Erwin.

Erwin menambahkan bahwa pihaknya meminta maaf atas tindakan kurang sopan yang dilakukan oleh oknum petugas Polsek Pulogadung saat menerima laporan terkait aksi kejahatan dari warga.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat untuk kemudian saya perbaiki dan kami akan menghukum oknum atau petugas yang tidak bisa menempatkan diri berempati atau melanggar SOP,” jelasnya.

Kapolres mengatakan bahwa laporan warga yang mengalami tindakan kejahatan itu sudah diterima dan pihaknya langsung bergerak mencari pelaku kejahatan yang dimaksud.

“Untuk kasusnya sendiri kita masih selidiki nanti dipimpin Kasatreskrim dan Kapolsek. Tim Resmob dan Jatanras sudah turun untuk mengungkap pelaku. Artinya kita menindaklanjuti laporan itu,” ujar Erwin.

Sebelumnya, seorang warga yang menjadi korban pencurian di wilayah Jakarta Timur membagikan pengalamannya melalui media sosial saat melapor ke pihak kepolisian.

Dalam curhatannya itu, korban mengaku disambut dengan tak ramah oleh anggota polisi yang bertugas dan menyarankan korban pulang untuk menenangkan diri.

Oknum polisi itu juga mengatakan kepada korban bahwa percuma mencari pelaku, Korban yang merasa kecewa dengan tindakan oknum polisi Polsek Pulogadung.

 

Plt Bupati Bekasi Resmikan Pembangunan Kantor Desa Sindang Jaya Kecamatan Cabang Bungin

 

Laporan:Amun JG

Kabupaten Bekasi,Policewatch.News:

Plt .Bupati Bekasi H.Akhmad Marjuki meresmikan dua  pembangunan gedung kantor Kapala Desa yaitu Desa Sindang Jaya dan Setia Jaya yang  langsung di tandatangani di atas prasasti di saksikan Camat Cabangbungin dan beberapa Kepala Desa yang turut hadir.

Dalam Kunjungannya Plt.Bupati Bekasi H.Akhmad Marjuki mengatakan," pembangunan Desa Sindang Jaya ini sangat megah dan  pelayanan di Desa Sindang jaya Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi diharapkan semakin ditingkatkan. Terlebih, dengan diresmikannya bangunan kantor desa yang baru, sehingga mesti diimbangi dengan pelayanan terbaik bagi masyarakat,ucap H.Akhmad Marjuki,selasa 15/01/2021.

Dikatakan Bupati, semua pembangunan yang dilaksanakan merupakan keberhasilan bersama jajaran pemerintah, dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam berbagai aspek.

"Mudah-mudahan pelayanan dapat lebih ditingkatkan lagi apalagi dengan kantor yang megah seperti ini," ujar Bupati 

Ditempat yang sama Camat Cabangbungin Asep Buchori S menyampaikan, dari 8 (delapan) Desa diwilayahnya Alhamdulillah 3 (tiga) sudah selesai dalam pembangunannya dan Desa Sindang Jaya merupakan simple dan konsep perkantoran Desa yang lengkap dan dengan desain megah tapi sederhana, dan ini salahsatu jadi kebanggaan di Kecamatan Cabangbungin, imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Desa Sindangjaya Ruslan  Abdul Gani mengemukakan bahwa bangunan kantor desa yang baru itu dibangun bersumber dari swakelola dan dirinya juga berharap dukungan Pemkab Bekasi  akan di bangunnya stadion mini di area belakang Desa, tukas Kades Sindang Jaya.


Dalam liputan awakmedia Perkantoran Desa Sindang Jaya dilengkapi fasiltas olahraga, GOR, lapangan futsal,posyandu dan di depan akan disempurnakan taman ruang terbuka hijau. 

Desa Kendang Dukuh Manjakan Warganya Dengan Membangun Night Spektakuler

 

POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Kendang Night Spektakuler atau Alun - Alun Malam Kendang, merupakan satu lagi karya Pemerintah Desa Kendang Dukuh, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Desa yang letaknya berada di tengah pedesaan ingin membuat karya dengan indah, maka Desa tersebut membuat sebuah Taman Bunga di tengah - tengah lapangan Desa Kendang Dukuh. Selasa (14/12/21)


Hasil pantauan awak media saat ini perjalanan pembangunan masih 80% dan dikerjakan dalam jangka waktu 20 hari. 


"Saya targetkan pergantian tahun taman bunga ini sudah rampung dengan kerja sama bersama warga." Ujar Hamim Syaputra Kepala Desa Kendang Dukuh.


Sementara itu Hasyim Sekretaris Desa Kendang Dukuh juga menyampaikan, Pembangunan ini melebihi dari perencanaan karena  Kepala Desa ingin memberikan yang terbaik. Ujar Hasyim ke awak media.


Disisi lain LSM P-MDM mengaprasi kenerja atas pembangunan alun-alun Desa Kendang Dukuh di mana sang Kepala Desa memperhatikan betul apa yang di inginkan masyarakatnya dengan membangun alun-alun di tengah Desa mengingat Desa Kendang Dukuh letaknya jauh dari keramai di kota,"ujar Irwanda Ketua-01 Satgas P-MDMN ketika berkunjung dan melihat langsung ke lokasi.


"Saya sangat mengapreasi kinerja Kepala Desa Kendang Dukuh ia bisa merespon masyarakatnya dengan membangun alaun-alun di tengah-tengah pedesaan dan kami diterima baik oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kendang Dukuh," tukasnya. (Dr)

TOP UP BLT DD DI JATENG SUDAH TERSALUR 76,49%


SEMARANG POLICEWATCH NEWS- Pemerintah pusat menargetkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD) pada bulan ini selesai pada tgl 15 Desember 2021. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melaporkan, di Jawa Tengah penyaluran BLT DD saat ini sudah mencapai 76,49%.

Laporan itu disampaikan kepada Direktur Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suprayoga Hadi pada saat Rapat Monitoring Penyaluran BLT dan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem secara virtual, Senin (13/12/2021)


Wagub secara rinci menjelaskan, progress penyaluran sebesar 76,49% itu tersalur untuk 57.640 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan jumlah anggaran Rp 51.624.300.000 di lima kabupaten/ kota yang tingkat kemiskinannya dinilai ekstrem oleh pemerintah pusat. Lima kabupaten/ kota itu adalah Kabupaten Kebumen, Banyumas, Pemalang, Banjarnegara dan Brebes.



Kabupaten Pemalang sudah mampu memback-up seluruh kebutuhan top up BLT melalui anggaran dana desanya. Sementara empat kabupaten lain, yakni Banyumas, Banjarnegara, Brebes dan Kebumen memenuhi penganggaran top up BLT melalui dana desa dan APBD kabupaten.



"Pemalang tidak perlu APBD karena sudah bisa dicover semua oleh BLT DD. Sehingga, kita tinggal memikirkan Kabupaten Brebes, Banjarnegara, Kebumen dan Banyumas dan seluruhnya sudah ditutup. Tinggal instruksi dari para bupati. Untuk penyaluran direncanakan tanggal 13-15 Desember ini sudah clear semua," tutur Taj Yasin ditemui usai rapat.



Pihak nya pun melaporkan kepada pemerintah pusat bahwa Jawa Tengah sudah melakukan inisiatif-inisiatif untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem, di luar dari yang diinstruksikan pemerintah pusat. Antara lain dengan merangkul BUMN, BUMD dan perusahaan-perusahaan swasta untuk ikut berkontribusi mengentaskan kemiskinan.

"Kami juga tadi melaporkan, untuk Jateng sebenarnya bukan hanya BLT DD saja yang kita garap. Kita juga sudah merangkul sejak lama dengan BUMN, BUMD, maupun perusahaan-perusahaan swasta untuk menyalurkan CSR-nya," tuturnya.


Hasil kerja sama untuk keperluan mengentaskan kemiskinan dengan pihak eksternal tersebut, di antaranya adalah terealisasinya pemasangan listrik gratis, pembangunan rumah tidak layak huni, dan jambanisasi. 

(sus)