Ratusan Warga Gunung Kembang Aksi Demo Desak Agar Tidak Dilantik Kades Terpilih EP Dugaan Politik Uang



Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Ratusan warga desa gunung kembang, kecamatan Merapi Timur dengan menggunakan kendaraan 5 mobil menuju Pemkab Lahat, menggelar aksi demo dihalaman Pemkab lahat Rabu (22/12)

Aksi demo ini warga desa gunung kembang mendesak agar kades terpilih SP minta ditunda sesuai kesepakatan calon kades yang mengikuti Pelaksaan Pilkades secara serentak pada 9 Desember 2021, ujar salah satu pendemo kepada wartawan Rabu (22/12).

Menurut salah satu warga yang ikut aksi bahwa adanya indikasi dugaan politik uang terhadap kades SP, terang warga, dan minta jangan dilantik agar ditunda dulu, " teriak pendemo.


Bila Tuntutan Tak Didengar Sama Saja Pemkab Lahat Melegalkan Politik Uang

Massa dari Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat mendesak dan meminta Bupati Lahat untuk membatalkan hasil Pilkades diduga adanya permainan politik uang yang membuat cacatnya pesta demokrasi.


Kurni (28) kordinator aksi dengan lantang meminta proses hasil Pilkades perolehan suara unggul atas nama calon kades Edi Suparno dibatalkan karena diduga menang hasil dari jual beli suara.


Kordinator juga menuding, apabila tuntutan tak didengar dan disetujui Pemkab Lahat dalam hal ini Bupati Lahat, sama saja adanya dukungan dari Pemkab Lahat melegalkan money politik pada pesta demokrasi Pilkades.


Setelah beberapa saat menyampainya aspirasinya, empat calon kades Sarman, Ahmad Wakidi, Ridwan dan Hardianto yang ikut pada pesta demokrasi tersebut diterima di salah satu ruangan Pemkab Lahat.


Terpantau massa terlihat duduk setia berkumpul, menanti hasil musyawarah yang diwakili ke empat calon kades yang ikut pada Pilkades tanggal 09 Desember 2021 lalu.


Aksi damai ini dijaga aparat kepolisian, TNI dan dibantu Pol PP,  suasana aman dan kondusif

Ketua TP. PKK Rohil Sanimar Afrizal Irup Peringatan Hari Ibu Ke-93



ROHIL (RIAU),, POLICEWATCH.NEWS:

Sanimar Afrizal ketua TP. PKK  Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Selaku Inspektur Upacara (Irup) Hari Ibu ke-93 di depan kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (22/12/2021).

Sempena hari ibu ke-93 ini dengan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju. Perempuan Indonesia Berdaya Untuk Pemulihan Ekonomi Bangsa Pasca Pandemi Covid-19.

Turut menghadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong, Ketua DPRD Rohil Maston., Sekda Rohil M.Job Kurniawan dan seluruh unsur Forkompinda Rohil


Dalam penyampaian Ketua TP. PKK Rohil Sanimar Afrizal mengucapakan banyak terimakasih kepada selurunh Ibuk-ibuk PKK yang hadiri serta Ibuk-ibuk  Persit Kartika Chandra Kirana 0321, Ibuk-ibuk Bayangkari, Satpol PP dan lainnya di acara peringatan hari ibu ke-93 ini.


"Jadilah perempuan Indonesia berdaya dan tangguh dalam melaksanakan tugas baik bekerja di pemerintahan maupun di swasta maupun dirumah, sekali lagi saya selaku ketua TP. PKK Rohil dan mewakili dari pemerintah Rohil mengucapkan kepada seluruh Ibu-ibu Indonesia khususnya Rohil mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-93, Katanya.


Bupati Rohil Afrizal Sintong mengucapakan selamat hari ibu ke-93 untuk seluruh Indonesia, jadilah ibu yang tangguh, seperti pengalaman saya pribadi, bagai mana ibu saya membesarkan saya dan adik-adik saya dengan segala kekurang. 


Momentum hari ibu ke-93 ini Afrizal Sintong mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu saya, dan ibu-ibu yang lainnya, acara memperingatan hari ibu ini mematuhi prokes Covid-19., "Pungkasnya.



(Muchlis Efendi)

FIGUR SEORANG EDI SUDIANTO,TERPILIHNYA MENJADI KETUA RT.07/024 HARAPAN JAYA

 

Laporan:Amun JG

kota Bekasi.Policewatch.News: figur seorang Edi Sudianto yang terpilih menjadi Ketua Rt.07/Rw.024,adalah seorang sosok yang memang dikenal baik di masyarakat warga khususnya di Rt.07/Rw.024 Kelurahan Harapan Jaya,Kecamatan Bekasi Utara,Jawa Barat.

Dalam kesehariannya pun,beliau memang sosok yang disegani dimasyarakat yang ada disekitar

Edi Sudianto adalah seorang Ketua Rt 07,yang terpilih dengan nilai suara 80%,yang mana untuk para pesaing dan lawannyapun cukup gerah,dengan adanya sosok seorang Edi Sudianto ini,karena dipastikan beliaulah yang pastinya akan menang,dan ternyata memang betul adanya,beliau terpilih menjadi Ketua Rt.07/Rw.024 Kelurahan Harapan Jaya,Kecamatan Bekasi Utara,Bekasi Jawa Barat.

Beliau juga adalah sebagai  Koordinator Keamanan yang ada diwilayah Rw.024 Kelurahan Harapan Jaya,yang mana membawahi 10 anggota Security didalamnya,yang memang benar-benar beliau memegang kedudukan sebagai Kepala Koordinator Keamanan diwilayah setempat.Selasa 20/12/2021.


Adapun untuk kegiatan para Security tersebut,Edi Sudianto sebagai koordinator Kemanan diwilayah Rw.024,satpambekerja dan bertugas selama 1x12 jam,secara bergantian dengan menduduki beberapa pos diantaranya Pos utamà 2 orang, Pos tengah 1 orang, Pos samping 1orang,dan Pos belakang 1 orang,diwilayah blok F dan blok G.

Dan dalam waktu 3 minggu sekali selalu dilakukan kegiatan pembinaan,seperti latihan bela diri,PBB,serta pembinaan  pengetahuan dibidang keamanan,"tambah Edi Sudianto.


Edi Sudianto juga menghimbau kepada Security yang beliau bina,harus selalu bersikap tegas dan santun,serta humanis dan selalu bersinergi dengan warga, agar selalu mengedepankan kepentingan warga,dan selalu diprioritaskan kepentingan warga, apapun itu, dan tanpa pamrih,serta harus benar-benar pamrih untuk warga khususnya di Rw.024.Harapan Jaya.


Untuk anggota security  direkrut dari  8 Rt, yang mana untuk pembiayaan gaji bulanannya dibayarkan oleh tiap-tiap  Ketua Rt melalui bendahara Rw, untuk tingkat kerawanan yang selalu dikhawatirkan warga Rw.024 selama 2 tahun kebelakang,dirasakan aman, karena tidak ada celah-celah kesempatan  dan selalu dipatroli pada saat jam rawan ,untuk pergantian shif, dan dilakukan serah terima .


Sriwahyono warga Rt.07/Rw.024 menambahkan,' bahwa sosok seorang Edi Sudianto adalah seorang yang dekat dengan warga, baik dilingkungan Rt.07 maupun diluar Rt lain, artinya memang beliau adalah sosok yang supel, dan selalu bekerja keras, dan beliau berharap,jangan sampai seoarang Edi Sudianto tergantikan dengan yang lain, berharap beliau tetap menjadi Ketua Rt kami,"ujar Sriwahyono.


Pejabat Rt.07/Rw.024 sebelumnya Suyitno, sangat mengapresiasikan kepada Ketua Rt terpilih,yang mana seorang Edi Sudianto adalah sosok yang memang pas sekali untuk menggantikan posisi saya sebagai Ketua Rt yang lama, Alhamdulillah tersampaikan juga,seorang Edi Sudianto menjadi Ketua Rt 07 terpilih menggantikan dirinya,dan saya tetap akan bersinergi dengan beliaunya, dan tetap berkoordinasi dengan Ketua Rt terpilih,"tambah Suyitno.


Sekretaris Rw.024  Harapan Jaya Tidar Bhagaskara mengapresiasikan cara kerja seorang Edi Sudianto,yang mana baru 2 bulan 29 hari menjabat sebagai Ketua Rt.07 terpilih, beliau sudah membuktikan kinerjanya dengan baik, dari segi keamanannya yang seorang koordinator Kemanan wilayah dan sebagai Ketua Rt juga sudah dibuktikan oleh warga Rt.07, dan Seluruh warga Rw.024 Kelurahan Harapan  Jaya khususnya.


Security Rw.024 Harapan Jaya Sodikin sangat senang sekali, mewakili teman-teman,bahwa sosok seorang Komandannya,yaitu Edi Sudianto dimata beliau sangat tegas sekali, kepada anak buah,kalo sudah bicara A ya A, tidak ada kata B dan seterusnya,dengan kepemimpinan beliau, angin segar angggotanya, apapun permasalahan.


Masih kata Sodikin, beliau mewakili rekan-rekan sebagai Security yang ada diwilayah RW.024 Kelurahan 

Harapan Jaya, agar seorang Edi Sudianto jangan sampai digantikan dengan yang lain,"pintanya.


Dengan kerja yang baru seumur jagung,yaitu dengan waktu 2 bulan 29 hari, Edi Sudianto mampu menggebrak segala kegiatan acara secara  cepat tanpa jeda waktu ,hingga terciptanya kegiatan2 untuk warganya diantaranya pemasangan rambu petunjuk blok , pemadangan tiang lampu sebagai penerangan jalan juga terbentuknya fasilitas pelatihan beladiri untuk anak-anak, dan  diakhir bulan ini, berhasil membangunan Kantor Sekretariat Rt.007, mendapat dukungan dana dari partisipasi warga yang begitu antusias akan adanya perubahan di lingkungan di Rt.007.

Mengenal Bambang MD Wartawan senior Yang di Tugaskan di KPK & MABES POLRI dari Media POLICEWATCH

Tanpa Adanya Reklamasi Tambang Galian C di Dusun Sekantong - Mojokerto Kondisinya Sangat Memprihatinkan

 



POLICEWATCH.NEWS, MOJOKERTO, Aktivitas galian C di Desa Kunjorowesi, Kecamatan ngoro, Kabupaten Mojokerto, tepatnya di Dusun Sekantong kondisinya sangat memprihatinkan, kini warga setempat mulai resah dan khawatir terjadi longsor, aparat penegak hukum seakan diam tidak berdaya.

Dari berbagai pemberitaan yang di muat baik dari media Policewatch.news dan beberapa media cetak maupun online di Jawa Timur, beberapa hari yang lalu tak membuat aparat penegak hukum maupun Pemda bergerak atau hanya sekedar sidak ke lokasi.

Menurut salah satu tokoh masyarakat di Dusun Sekantong yang namanya minta di rahasiakan banyak para penambang legal maupun ilegal mereka menggali pasir dan batu hingga kedalaman mencapai 90 meter hingga 100 meter lebih, ironisnya lagi walaupun dugaan pelanggaran aturan yang berlaku, para Pejabat dari tingkat Desa, Camat, Bupati, Satpol PP, Gubernur, begitu juga aparat penegak hukum,  seakan mereka diam dan membiarkan galian C tersebut tetap jalan tanpa terkontrol, ada apa ini? Timbul pertanyaan besar di benak warga. Selasa (21/12/2021)



"Para pemilik tambang itu sebagian ada orang Kunjorowesi dan orang Sekantong pada umumnya, ada juga yang dari luar Desa kami mereka mengeruk tanah dengan seenaknya sendiri tanpa memikirkan dampak yang di timbulkan bekas galian yang mereka keruk setiap hari, kami sangat menghawatirkan akan terjadi longsor jika tidak secepatnya di ambil tindakan,"ujarnya ke awak media.



Lebih lanjut ia mengatakan, harapan dari masyarakat Kunjorowesi Dusun Sekantong dan sekitarnya, kami berharap kepada para pejabat dan penegak hukum segera bertindak dan menghentikan tambang-tambang tersebut.


"Kami menduga para penambang tersebut, melanggar UU RI nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Dari hasil pantauan awak media dan fakta di lapangan Tim memang benar adanya di sepanjang perjalanan, Tim menjumpai ekskavator dan juga buldoser yang digunakan penambang untuk mengeruk tanah dan pasir, kemudian dimuat ke dump truk dan di sepanjang perjalanan ditemukan beberapa lokasi bekas galian c yang dibiarkan begitu saja tanpa adanya reklamasi. Lubang bekas tambang itu diperkirakan sedalam 80-100 meter lebih.



Sementara itu Humas Polda Jatim Gatot saat di konfirmasi tiem awak media melalui pesan singkat Whatshaap beliaunya mengatakan Krimsus Polda juga sudah kami infokan untuk di tindak lanjuti," ucapnya.


Patut di ketahui UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara serta Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2010 tentang reklamasi dan pasca tambang, yang menyebutkan perusahaan harus menutup lubang bekas tambang paling lambat 30 hari setelah tidak ada kegiatan pertambangan.


Sementara Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 4 tahun 2014, menyebutkan reklamasi bekas galian tambang sebagai upaya menata dan memulihkan kualitas lingkungan agar kembali berfungsi sesuai peruntukannya. Akibatnya, banyak lubang tambang dibiarkan menganga oleh pelakunya, meski mereka secara hukum wajib mereklamasi bekas galian setelah dieksplorasi. (Dr)

Agus Pecok Ketua F -BMAP Tebar Ikan Nila di Sumber Wakaf Desa Taman Suruh Kec. Glagah Banyuwangi

 

POLICEWATCH. NEWS, BANYUWANGI - Team Forum Masyarakat Anti Pungli F-MAP tebar Ikan nila di sumber wakaf yang terletak di Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Kegiatan tebar Ikan tersebut merupakan salah satu kegiatan kepedulian terhadap binatang yaitu ikan Nila yang dikembalikan kepada habitatnya air asli sumber alam yang jernih tidak tercemari bahan bahan yang lain. Disamping itu ikan nila yang ditebar bisa  dinikmati bersama dan oleh siapapun sebagai hiasan maupun menjaga kelestariannya" Selasa (22/11/2021).


Sumber wakaf merupakan tempat ambil Wudhu penduduk sekitar yang berada di daerah dekat lokasi tersebut, biasanya bangunan wakaf digunakan sebagai tempat ibadah sholat.


Forum Masyarakat Anti Pungli F-MAP yang diketuai oleh Agus Purwanto yang dipanggil dengan sebutan akrabnya Agus Pecok, dalam kegiatannya sudah banyak yang terbukti selain sebagai fungsi kontrol sosial juga  banyak melaksanakan kegiatan Sosial kemasyarakatan termasuk menjaga kelestarian alam.


Yuri Sambora, anggota Forum Masyarakat Anti Pungli F-MAP angkat bicara. "Kegiatan penebaran ikan ini merupakan suatu bukti bahwa kita cinta mahluk hidup serta kelestarian alam dan lingkungan, maksud dan tujuannya adalah mengajak kepada semua lapisan Masyarakat agar mencintai lingkungan kita sengaja memilih tempat ini, karena di samping airnya asli dari sumber tempat ini merupakan tempat wakaf yang digunakan ibadah sholat penduduk sekitar sehingga


"Agus Pecok mengatakan, bisa menikmati keindahan ikan yang ada di sumber air tersebut, ibadah menjadi kerasan dalam waktu dekat sumber wakaf akan diperlebar agar menjadi sebuah destinasi wisata, kami mengajak kepada seluruh Masyarakat ikut menjaga kelestarian alam dan lingkungan mengenai ikan bisa dilihat tapi tidak boleh diambil, bibit ikan nila diperoleh dari Dinas perikanan Banyuwangi yang telah mendukung kegiatan kami mensuport kami serta memberikan bantuan bibit ikan"ucap, Agus Pecok


Disamping itu dari Dinas perikanan selalu siap membantu kegiatan kami terutama terkait budidaya ikan demi kesejahteraan serta peningkatan perekonomian Masyarakat, kami akan selalu menggandeng kelompok budidaya ikan dan Dinas perikanan," Tekat yuris Sambora. (Dr)

E Warong Berada Di gang sempit, kadinsos desak di Buat Tiga Tempat Di Tiga Dusun

  

Laporan: Amun JG

Kabupaten Bekasi.Policewatch.News:  Keberadaan E warong di salah satu tempat di kampung Tegal gede RT 07/ 03 desa pasir sari kecamatan Cikarang Selatan kabupaten Bekasi,yang sempat di keluhkan para penerima bantuan sosial akhirnya di sidak oleh dinas sosial kabupaten Bekasi di dampingi bank BNI 46.

Di lokasi tersebut memang nampak akses jalan yang di lalui tidak sesuai dengan aturan yang harus di penuhi, yaitu tempat yang harusnya dekat dengan jalan dan dapat di lalui kendaraan roda dua maupun roda empat, bukan tempat yang berada di dalam dengan akses yang sulit untuk dilalui para penerima bantuan sosial.


Tadi kita(Senin/20/12/21) melakukan rapat dengan bni, tksk, psm dan perangkat desa pasirsari di desa pasirsari, terkait adanya aduan warga penerima bantuan sosial yang resah dengan keberadaan E warung yang berada di gang sempat dan sulit akses jalannya" tutur Endin Kadinsos Kabupaten Bekasi.

"dalam rapat tersebut BNI rencana akan  siapkan edisi untuk penambahan e warung, karena di e warung yg ada memenuhi syarat tapi kpmnya terlalu banyak, rencananya akan ada penambahan e warung untuk memudahkan kpm dalam transaksi, hingga nanti tidak ada keluhan dari para penerima bantuan sosial" lanjut Endin saat di mintai tanggapan melalui pesan Watshap.

Sementara pihak BNI yang di mintai tanggapannya mengaku bersama dengan pihak dinas sosial kabupaten Bekasi sudah mendatangi lokasi dan langsung terjun ke lokasi yang di keluhkan para penerima bantuan sosial.


"tadi Sudah dengan pihak Dinsos,tksk dan Desa mendatangi Lokasi,memang kondisi e warung  tidak Stategis Akses saja,Tapi menurut kami sangat Startegis dengan Letak KPM penerima Manfaat nya, dekat di area itu" ujar Rian yang mengaku sebagai pegawai BNI Jababeka.


"Logika nya kalau pun akses bisa mobil,tapi letak nya tidak terjangkau KPM,percuma.

Dan tadi pun sudah di wawancara beberapa KPM yang terdekat,tidak mengeluhkan trkait lokasi" ujarnya lagi.


Rian juga meneminta awak media jangan terlalu mempermasalahkan informasi yang di dapat dan jangan terlalu membesar besarkannya.


"Jadi tolong Mas Nya ke depan buat berita sesuai dengan Realita yang ada,dan berkordinasi dengan pihak Desa,selaku tikor tingkat Desa, dan dari hasil mufakat tadi,akan di lakukan pergantian Agen Penyalur Nya, kami sudah kordinasi dengan pihak Desa,Tksk & Psm" ulasnya melalu pesan Washup.


Sementara sekdes pasir sari Ida Farida,saat di mintai tanggapannya keberadaan e warong di gang sempit mengaku kemarin sudah ada kadinsos dan BNI yang mendatangi, jadi e warung saat itu penerima sedikit, jadi cukup e warung situ saja, yang kebetulan banyak penerima bantuan sosial yang berdomisili di situ,dan dengan banyaknya penerima bantuan sosial rencana akan di buat tiga e warung di mana nantinya per dusun hingga tidak satu e warung saja 


"Sebagai perwakilan pemerintah setempat, keberadaan e warung yang saat ini meski berada di gang sempit namun cukup layak meski secara aturan tidak perbolehkan, Saat ini hanya ada satu e warung, yang saat ini berada di gang sempit, namun kedepannya akan di buat tiga e warung di desa pasir sari"ujar Ida Farida.


Dirinya juga mengaku, Kedepannya akan kembali di evaluasi termasuk akan memanggil setiap RT dan lainnya dengan mengadakan rapat keberadaan e warung di gang yang sempit, salah satunya akan di buat tiga e warung di setiap dusunnya.


"Dalam Minggu ini bersama psm dan tksk akan melakukan rapat internal dengan membuat e warung yang tujuannya mempermudah penerima bantuan sosial yang mencapai 1180 penerima bantuan, adanya PSM selaku pendamping yang menjadi  e warung, karena saat itu di lakukan percepatan, dan di tempat tersebut banyak penerima bantuan sosial, kedepannya juga akan di evaluasi juga dengan mengajak rapat tksk dan PSM setempat adanya e warung di gang sempit tersebut" ujar ida Farida.


Di tempat terpisah ketua tksk kecamatan Cikarang Selatan nerly Lolita,saat di mintai tanggapnya terkait keberadaan e warong di gang sempit mengaku memang bener untuk percepatan dalam program BPNT ( bantuan pangan non tunai) saat itu dan kini BSP (bantuan sosial pangan).


"saat itu pihak abb BNI meminta tolong ke Kami selaku tksk untuk cari agen ewarung dan saya pun berkoordinasi dengan PSM se kecamatan cikarang selatan terkait lokasi agen e warung tersebut"ucap nerly 


" tapi kan saya kembalikan lagi kewenangan penuh ada di pihak BNI yang mengACC apakah layak atau tidak lokasi/orang/warung tersebut. Trus 6bulan yang lalu saya sudah lapor ke pihak BNI untuk melakukan evaluasi terkait agen warung BNI yang ada di cikarang selatan, karena saya pikir proses percepatan dulu butuh perubahan lokasi yang sesuai ketentuan dan kenyamanan penerima bantuan dalam penanganan nya (baik lokasi dan kondisi e warung)"ucap nerly 


Di tempat berbeda camat cikarang selatan Agus Dahlan juga mengaku adanya e warung di gang sempat yang di keluhkan penerima bantuan sosial, mengaku baru mendengar dan akan segera kelokasi guna mengetahui informasinya ke tksk maupun ke pemerintahan setempat.


"Berdasrkan peninjauan beberapa bulan yg lalu memang lokasi e warung pasir sari ada di dalam, tapi saya baru sekarang mengetahui ada keluhan dari warga terkait lokasi tsb, coba nanti saya koordinasi dgn TKSK terkait lokasi e warung desa pasirsari, Harusnya untuk  penentuan letak E warung itu yg aksesnya mudah di jangkau oleh masyarakat, dan jangan merepotkan masyarakat" tandes Agus Dahlan.Camat Cikarang Selatan.

SMA Negeri 4 Semarang Gelar IHT Peningkatan Profesionalisme Guru dan Kinerja Karyawan

 

      SEMARANG POLICEWATCH.NEWS:

Guna meningkatkan penjaminan mutu pendidikan di era milenial menuju abad 21, serta meningkatkan kualitas tenaga pendidik menuju era digital industri 4.0, SMA Negeri 4 Semarang menggelar In House Training (IHT)  dengan tagline 

Peningkatan Profesionalisme Guru dalam merancang Penilaian Autentik dan Menggunakan Classpoint sebagai media Pembelajaran In teraktif yang Ramah Anak di Era Pandemi serta Peningkatan Kinerja Karyawan SMA Negeri  Tahun Pelajaran 2021/2022

yang dilaksanakan di Aula Utama  SMAN 4 Semarang, jalan Karangrejo Raya 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Senin (21/12/2021).


In House Training (IHT) digelar selama dua hari,   selasa dan rabu , 21– 22 desember 2021 diikiti 56 guru dan 19 karyawan SMA Negeri 4 Semarang. Materi pada hari pertama meliputi Merencanakan penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian pada sekolah ramah anak di era pandemi yang disampaikan oleh Dra. Anni Prabandari,M.Pd dilanjutkan dengan Praktik penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian.


Pada hari kedua rabu, 22/12/2021 dengan materi Sosialisasi kebijakan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 terkait dengan sekolah ramah anak di era pandemi dilanjutkan dengan materi Penggunaan Classpoint sebagai media pembelajaran interaktif.


Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya menuturkan kegiatan IHT ini diselenggarakan sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan karyawan  karena sangat penting sebagai salah satu dari Continous Profesional Development (CPD) yang harus senantiasa dilakukan oleh guru dan karyawan untuk menjaga kualitas," tuturnya.


Lebih lanjut Eny mengatakan tujuan IHT ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan optimalisasi guru agar dapat merencanakan penilaian autentik sesuai prinsip prinsip penilaian di era pandemi serta menumbuhkan komitmen profesional guru SMAN 4 Semarang dalam meningkatkan penguasaan kurikulum di era pandemi.yang ramah anak," terang Eny.


Selanjutnya untuk meningkatkan pengetahuan kemampuan dan ketrampilan kata Eny, dalam pengelolaan pembelajaran yang ramah anak di era pandemi sesuai Rencana Program Pengajaran (RPP) yang disusunnya.


Dia menambahkan maksimalisasi penggunaan classpoint dalam pembelajaran dengan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dalam penguasaan IT bagi karyawan dan dapat mengaplikasi hasil kegiatan kepada peserta didik dengan harapan dapat bermuara pada mutu pendidikan.


"Kegiatan IHT ini kami laksanakan sebelum masuk semester genap agarbketika.memasuki semester genap sudah mempunyai gambaran dan pedoman yang dapat digunakan sebagai acuan kegiatan pelaksanaan pembelajaran semester genap. Kegiatan IHT ini ada produk yang dihasilkan semoga IHT ini dapat menambah ilmu dan wawasan bapak/ibu guru dan karyawan SMA Negeri 4 Semarang," tutup Eny.


Sementara Pengawas SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Anni Prabandari,M.Pd salah satu nara sumber saat menyampaikan materi merencanakan penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian, memaparkan bahwa penilaian pendidikan terdiri atas Pemerintah terksit dangan Asesmen Nasional kemudian  Satuan Pendidikan yang terdiri atas  Penilaian Akhir Sekolah (PAS) , Penilaian Akhir Tahun (PAT) serta Ujian Sekolah (US).


"Untuk pendidik meliputi penilaian harian, penilaian tengah semester,penugasan, pengamatan. Sedangka  prinsip prinsip penilaian harus valid, bersifat mendidik serta sebagai penghargaan untuk memotivasi siswa yang berhasil dan sebagai pemicu semangat untuk meningkatkan hasil belajar secara berkesinambungan ," papar Anni


Lebih lanjut Anni menjelaskan terkait lingkup penilaian dari sisi Pemerintah untuk menilai Satuan Pendidikan berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar.


Menurutnya Kalau dari Sekolah untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran, sedangkan bagi Pendidik untuk memantau dan mengevaluasi prose


s kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar peserta secara berkesinambungan," tutup Anni.


Dalam kegiatan IHT nara sumber yang memberikan materi diantaranya Sunarto,S.Pd.M.Pd selaku Kacabdin Wilayah 1 Jateng, Dra. Anni Prabandari,M.Pd (Pengawas SMA Kota Semarang), Drs. Moch. Ansori (SMAN 2 Semarang), Suyanto,M.Pd (SMAN 4 Semarang) serta Suparmi,SE.MM (Plt. Ka TU SMAN 4 Semarang).


   @Taufiq

Dua Siswi Meninggal Dunia, Setelah Motornya Diseruduk Dum Truk di Bundaran Apolo-Gempol




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Dua pelajar siswi terlibat kecelakaan dan tewas di lokasi kejadian usai motor matic yang di tumpanginya di hantam dump truk di tikungan Bundaran Apollo, kejadian ini sempat terekam kamera CCTV, atau lebih tepatnya kejadian ini di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/12/2021).

Kanit Lantas Polsek Gempol, Polres Pasuruan, Iptu Yusuf membenarkan kejadian tersebut ketika dikonfirmasi awak media.

"Memang benar, ada laka-lantas di bundaran apolo dan dua korban tewas," ujar Iptu Yusuf.

Lebih lanjut Iptu Yusuf mengatakan, kami masih mendalami dan mengumpulan keterangan saksi-saksi terkait kronologi dan pemicu kecelakaan tersebut. Untuk identitas korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan kami belum bisa memberikan secara pasti dan kami masih mendalaminya. 


"Kami masih mengumpulkan saksi-saksi dan bukti-bukti, untuk sementara kendaran motor dan dump truk yang terlibat kecelakaan saat ini telah diamankan ke Pos Lantas Polsek Gempol. Sedangkan jenazah kedua korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek,"pungkasnya.(Muchd)

Penutupan MuBes II HikNeSa di Pantai Lowita Kabupaten Pinrang-Sulawesi Selatan

Pewarta: Sukmawaty
BrigJen TNI Edi Imran,SH,MH,M.si(Ketua HikNeSa),bersama dengan Jajaran Pengurus terpilih Periode 2022-2026


Sulawesi Selatan, Policewatch,- Suasana Penutupan Musyawarah Besar (MuBes) II Himpunan Keluarga Nenek Sangga (HikNeSa)di Pantai Lowita Kabupaten Pinrang-Propinsi Sulawesi Selatan,berlangsung sangat meriah dan ramai,seperti hal nya sewaktu pembukaan MuBes II HikNeSa,yang lebih banyak Peserta MuBes yang berkesempatan hadir daripada yang tidak sempat hadir pada Penutupan MuBes II HikNeSa ini

Pada Penutupan MuBes II HikNeSa ini, Terealisasi Tema MuBes II yang tentang Sipakamojak,Sipakario,dan Sipakatau(Dalam Bahasa Daerah Duri Kab.Enrekang Sul-Sel) yang berarti Saling Menyayangi,saling Bergembira,dan Saling Kenal Mengenali,yang karena sudah saling mengenal antara keturunan Nenek yang satu dengan Nenek yang lainnya dari 10 Orang Nenek Bersaudara yang menjadi Anak-anak dari Nenek Sangga ini.Dengan saling menyanyi dan berjoget bergembira,karena dapat bertemu dengan Keluarga-keluarga yang selama ini berpencar dimana-mana di Seantero Nusantara ini,bahkan yang selama ini tinggal di Negeri Jiran-Malaysia,pulang kampung juga untuk menghadiri dan memeriahkan MuBes II HikNeSa ini



Dalam rangkaian acara Pembukaan & Penutupan MuBes II HikNeSa ini,tak lupa pula diperkenalkan Kuliner Makanan & Minuman Khas Daerah Duri Kab.Enrekang yang bernama 'Sokko' Pulu' Mandoti,Nasu Cemba,dan Dangke,yang disajikan oleh Ibu-Ibu Warga HikNeSa yang berada di Jajaran Panitia MuBes.Dan untuk Minuman berupa minuman Kopi Khas Daerah Duri Kab.Enrekang,disajikan oleh para pemuda dari Generasi Muda keturunan Nenek Sangga.Yang mana Makanan & Minuman ini sangat erat kaitan nya dengan Kearifan Lokal dalam segi bidang Kuliner Daerah

Tak lupa pula,BrigJen TNI Edi Imran,SH,MH,M.si,selaku Ketua HikNeSa terpilih menyampaikan pesan dan kesan nya mengenai suasana Penutupan MuBes II HikNeSa ini,yang rencana nya pula beliau akan mengadakan Rapat Kerja HikNeSa pada Bulan Februari Tahun 2022,bersama dengan Jajaran Pengurus lain nya yang telah terpilih di MuBes II HikNeSa dalam Masa Kepengurusan 2022-2026 ini.