Warisan Tidak Dapat Akhirnya Anak di Tahan

 

Laporan: Amun JG

Bekasi.Policewatch. News:  Seorang Ibu Kandung bernama Hj.Rodiah usia 72 tahun telah di laporkan Anak Kandungnya ke Polisi membuat hati sedih dan merinding mendengar kasus tersebut, bahwa Anak Kandung telah melaporkan orang Tua nya ke Polisi masalah Wariaan, karena ingin menguasai Warisan orang Tua.


Kata pepatah, bahwa Surga terletak di bawah telapak kaki Ibu, dan Anak adalah buah hati dan masa depan orang Tua", namun dengan pepatah tersebut si anak tidak menghiraukan, karena bagi si Anak Warisan orang Tua agar dapat di Kuasai nya.


Dengan kasus tersebut terjadi, maka si Anak telah berurusan dengan penegak Hukum, bahwa si Anak tidak menyadari diri nya telah di lahirkan dari Rahim Ibu nya.


Akibat Warisan tidak di dapat, akhirnya si Anak melakukan pengrusakan dan di tahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi atas pengrusakan yang di lakukan oleh Anak Kandung kepada Ibu Hj. Rodiah usia 72 Tahun.


M.Taufik Akbar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi mengatakan, bahwa  kami telah menerima penyerahan Dua orang tersangka dan barang bukti atas Nama Sonya Susilawati Binti Almarhum H. Zein Chair dan Syarif Fadilah Bin Almarhum Zein Chair,” kata M. Taufik, Kamis (22/12/2021)


M.Taufik Akbar menjelaskan,

setelah dilakukan penyerahan tersangka beserta barang bukti atas perkara tersebut dengan melakukan upaya perdamaian dengan memanggil dan menawarkan agar ada penyelesaian perkara dengan cara penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative, namun upaya perdamaian tersebut tidak berhasil dengan alasan bahwa Korban selama ini sudah mengupayakan perdamaian di Pengadilan Agama dan Polsek Cibarusah serta ke Polres Metro Bekasi namun tidak ada titik temu,” jelas Taufik.


"Bahwa kami telah melakukan penahanan kepada para Tersangka yaitu : Sonya Susilawati Binti Almarhum H. Zein Chair dan Syarif Fadilah Bin Almarhum Zein Chair dengan di kenakan Hukum Pasal 20 ayat (2) KUHAP Junto Pasal 25 ayat (2) KUHAP," papar M.Taufik Akbar.


M.Taufik Akbar menegaskan, bahwa dengan kejadian tersebut maka Tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP atau Pasal 406 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP yang ancaman Hukumannya dimungkinkan untuk dilakukan penahanan untuk kepentingan penuntutan,” tegasnya.


"Bahwa Tersangka Sonya Susilawati Binti Almarhum H. Zein Chair dan tersangka Syarif Fadilah dikhwatirkan akan melarikan diri dan mengulangi kembali perbuatannya serta menghilangkan atau merusak barang bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (4) KUHAP," ungkap M.Tufik.

MPSII Menajamkan Moslem National Onderweijs di Jawa Barat


Garut-POLICEWATCH.NEWS-Pangandaran, 

Majelis Pendidikan Syarikat Islam Indonesia (MPSI Indonesia) Provinsi Jawa Barat telah menggelar Peningkatan Kompetensi Moslem National Onderweijs bagi para Kepala Sekolah, Kepala Madrasah dan Pimpinan Pesantren se-Jawa Barat, pada tanggal 20-22 Desember 2021 di Krisna Beach Hotel Kab. Pangandaran.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan refleksi Milad Syarikat Islam Indonesia ke 116 tahun tingkat wilayah Provinsi Jawa Barat.


Pengurus Wilayah MPSI Indonesia Provinsi Jawa Barat mengundang Wakil Gubernur Jawa Barat KH. Uu Ruzhanul Ulum, S.E. untuk membuka kegiatan. Selain itu, mengundang pula Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat Dr. H. Adib, M.Ag., Kapolda Jawa Barat Irjen Drs. H. Suntana, M.Si, dan Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Ade Kaca, S.T. sebagai Narasumber dari kalangan Pemerintahan yang diharapkan dapat bersinergi dalam membangun pendidikan berkualitas yang religius, humanis, dan berwawasan kebangsaan di Jawa Barat.


Ketua Umum Pengurus Wilayah Majelis Pendidikan Syarikat Islam Indonesia Provinsi Jawa Barat, M. Azizi Rois mengatakan bahwa kegiatan tersebut mengangkat tema "Moslem Nationaal Onderweijs" untuk perbaikan generasi bangsa.

"Bonus demografi Indonesia 2035 tidak akan berhasil membangun peradaban Indonesia yang lebih baik, jika generasi mudanya saat ini terpapar degradasi akhlak yang sudah cukup akut. MPSI Indonesia harus hadir kembali menajamkan Moslem National Onderweijs di sekolah, madrasah dan pesantren di bawah naungan  Syarikat Islam Indonesia untuk menyelematkan generasi Indonesia masa depan." kata Azizi, penulis buku Pedoman Super Moslem Nationaal Onderweijs.

Selanjutnya, ia menambahkan "Sistem pendidikan nasional kita saat ini, sesungguhnya harus dikembalikan kepada konsep awal yang digagas oleh Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto sejak tahun 1930-an, yaitu Moslem National Onderweijs. Wajar saja, murid-murid Pak Tjokro berhasil menjadi pemimpin hebat di negeri ini." tambah Direktur Tjokro Guru Bangsa Institute ini.


Terakhir, ia menegaskan peran MPSII, "Saudara-saudara Kepala Sekolah, Kepala Madrasah dan Pimpinan Pesantren! Kegiatan ini jangan hanya sekedar formalitas belaka, harus dioptimalkan sebaik-baiknya untuk benar-benar mengafirmasi Moslem National Onderweijs sebagai sistem pendidikan yang akan mampu mencetak generasi pemimpin yang memiliki kualitas keislaman dan kebangsaan yang handal untuk perbaikan Indonesia di masa yang akan datang. Di pundak Saudara-saudara, Jawa Barat akan menjadi Juara lahir bathin dengan pendidikan hebat ala Guru Bangsa!" tegas Ketum PW MPSII Jabar dalam pidatonya yang membius peserta hingga disambut pekikan takbir.


Di sesi lain, salah satu narasumber dari DPRD Jawa Barat Komisi V, Ade Kaca menyampaikan point penting tentang keberpihakannya terhadap pendidikan islam di Jawa Barat. 

"Jawa Barat adalah provinsi religius. Dalam menjalankan amanah masyarakat, Komisi 5 DPRD Jawa Barat yang membidangi pendidikan selalu konsen mengawal pendidikan Islam untuk mewujudkan generasi hebat di Jawa Barat. Salah satu contohnya, adanya Perda tentang pengembangan pesantren dan pendidikan islam lainnya. Tentu saya dari Fraksi PAN sangat menyambut baik dan siap men-support itikad PW MPSII Jawa Barat dengan program-programnya dalam bersinergi bersama membangun Jawa Barat yang lebih baik." paparnya.


"Ada 3 poin penting dalam motif seorang Pemimpin. Yakni motif Sosial, Politik dan Ekonomi. Maka para pimpinan sekolah di bawah naungan MPSII ini harus mampu meramunya dalam kurikulum pendidikan ala Pak Tjokro itu. Insyaallah jika sekolah, madrasah dan pesantren yang Bapak/Ibu pimpin mengusulkan program kepada Pemprov Jawa Barat, bismillah saya siap mengawalnya." pungkas Ade Kaca diiringi riuh tepuk tangan seisi ruangan.


Sebelum acara berakhir, Ketua Panitia Ade Hoerudin menyampaikan prakatanya "Kami bersyukur telah melaksanakan acara penting ini. Mohon doanya dari semua saudara seperjuangan, semoga MPSI Indonesia Wilayah Jawa Barat terus bergerak maju dengan selalu koordinasi, inkronisasi dan sinergi dengan mitra pemerintah. Insyaallah dengan dukungan berbagai pihak yang telah terbangun melalui acara ini, kami optimis bisa bergerak cepat, tepat, akurat dan hemat dalam membangun peradaban ummat." tutupnya.(dera)

Dra.Anni Prabandari,M.Pd : Lingkup Penilaian Bagi Pendidik Untuk Memantau dan Mengevaluasi Proses Kemajuan Belajar Peserta Didik

 

Kegiatan In House Training

SEMARANG POLICEWATCH.NEWS,- Guna meningkatkan penjaminan mutu pendidikan di era milenial menuju abad 21, serta meningkatkan kualitas tenaga pendidik menuju era digital industri 4.0, SMA Negeri 4 Semarang menggelar In House Training (IHT)  dengan tagline Peningkatan Profesionalisme Guru dalam merancang Penilaian Autentik dan Menggunakan Classpoint sebagai media Pembelajaran In teraktif yang Ramah Anak di Era Pandemi serta Peningkatan Kinerja Karyawan SMA Negeri  Tahun Pelajaran 2021/2022 yang dilaksanakan di Aula Utama  SMAN 4 Semarang, jalan Karangrejo Raya 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Senin (21/12/2021).

In House Training (IHT) digelar selama dua hari,   selasa dan rabu , 21– 22 desember 2021 diikiti 56 guru dan 19 karyawan SMA Negeri 4 Semarang. Materi pada hari pertama meliputi Merencanakan penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian pada sekolah ramah anak di era pandemi yang disampaikan oleh Dra. Anni Prabandari,M.Pd dilanjutkan dengan Praktik penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian.

Pada hari kedua rabu, 22/12/2021 dengan materi Sosialisasi kebijakan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 terkait dengan sekolah ramah anak di era pandemi dilanjutkan dengan materi Penggunaan Classpoint sebagai media pembelajaran interaktif.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya menuturkan kegiatan IHT ini diselenggarakan sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan karyawan  karena sangat penting sebagai salah satu dari Continous Profesional Development (CPD) yang harus senantiasa dilakukan oleh guru dan karyawan untuk menjaga kualitas," tuturnya.

Lebih lanjut Eny mengatakan tujuan IHT ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan optimalisasi guru agar dapat merencanakan penilaian autentik sesuai prinsip prinsip penilaian di era pandemi serta menumbuhkan komitmen profesional guru SMAN 4 Semarang dalam meningkatkan penguasaan kurikulum di era pandemi.yang ramah anak," terang Eny.

Selanjutnya untuk meningkatkan pengetahuan kemampuan dan ketrampilan kata Eny, dalam pengelolaan pembelajaran yang ramah anak di era pandemi sesuai Rencana Program Pengajaran (RPP) yang disusunnya.

Dia menambahkan maksimalisasi penggunaan classpoint dalam pembelajaran dengan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dalam penguasaan IT bagi karyawan dan dapat mengaplikasi hasil kegiatan kepada peserta didik dengan harapan dapat bermuara pada mutu pendidikan.

"Kegiatan IHT ini kami laksanakan sebelum masuk semester genap agarbketika.memasuki semester genap sudah mempunyai gambaran dan pedoman yang dapat digunakan sebagai acuan kegiatan pelaksanaan pembelajaran semester genap. Kegiatan IHT ini ada produk yang dihasilkan semoga IHT ini dapat menambah ilmu dan wawasan bapak/ibu guru dan karyawan SMA Negeri 4 Semarang," tutup Eny.

Sementara Pengawas SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Anni Prabandari,M.Pd salah satu nara sumber saat menyampaikan materi merencanakan penilaian autentik yang sesuai dengan kompetensi dan prinsip prinsip penilaian, memaparkan bahwa penilaian pendidikan terdiri atas Pemerintah terkait dengan Asesmen Nasional kemudian  Satuan Pendidikan yang terdiri atas  Penilaian Akhir Sekolah (PAS) , Penilaian Akhir Tahun (PAT) serta Ujian Sekolah (US).

"Untuk pendidik meliputi penilaian harian, penilaian tengah semester,penugasan, pengamatan. Sedangka  prinsip prinsip penilaian harus valid, bersifat mendidik serta sebagai penghargaan untuk memotivasi siswa yang berhasil dan sebagai pemicu semangat untuk meningkatkan hasil belajar secara berkesinambungan ," papar Anni

Lebih lanjut Anni menjelaskan terkait lingkup penilaian dari sisi Pemerintah untuk menilai Satuan Pendidikan berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar.

Menurutnya Kalau dari Sekolah untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran, sedangkan bagi Pendidik untuk memantau dan mengevaluasi proses kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan," tutup Anni.

Dalam kegiatan IHT nara sumber yang memberikan materi diantaranya Sunarto,S.Pd.M.Pd selaku Kacabdin Wilayah 1 Jateng, Dra. Anni Prabandari,M.Pd (Pengawas SMA Kota Semarang), Drs. Moch. Ansori (SMAN 2 Semarang), Suyanto,M.Pd (SMAN 4 Semarang) serta Suparmi,SE.MM (Plt. Ka TU SMAN 2 Semarang).

  @Taufiq




 SIARAN PERS HUMAS KOTA BEKASI

Rabu, 22 Desember 2021

laporan: Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:  Bertepatan dengan Hari Ibu, Istri Wakil Walikota Bekasi, Wiwiek Hargono bersama suami, Tri Adhianto hadiri launching Keren Studio yang dinahkodai oleh Safira Yusriandi selaku Creative Director Keren Studio di Naturalis Coffe, Bekasi Timur (22/12). 

Keren Studio sendiri merupakan talent management yang mewadahi para seniman, seni musik, seni tari, dan seni budaya.

“Alhamdulillah, Keren Studio lahir atas keresahan kondisi para pelaku seni di Kota Bekasi yang belum tersalurkan secara optimal,” tutur Wiwiek yang juga ditemani sang suami, Tri Adhianto.

hal serupa juga disampaikan Tri Adhianto, kehadiran keren studio bisa menjadi wadah bagi pelaku seni untuk dapat meningkatkan dan menyalurkan bakatnya dibidang kesenian.

"saya sependapat dengan istri saya, keren studio bisa dijadikan wadah bagi pelaku kesenian untuk dapat mengekspresikan talentanya dibidang kesenian," Ujar Tri Adhianto.

Menurutnya, dia bertemu orang yang tepat di kondisi yang tepat pada saat dirinya juga merasa harus ada wadah yang bisa mengakomodir pelaku industri kreatif di Kota Bekasi sehingga lahirlah Keren Studio.


“Kebetulan saat itu Safira (Creative Director Keren Studio) datang ke saya, dan kita punya visi misi yang sama untuk mengembangkan industri kreatif di Kota Bekasi. Jadi saya pikir ini harus di realisasikan,” lanjutnya. 


Dalam acara tersebut, Keren Studio menampilkan talent penyanyi yang diambil dari para Pemenang Ajang Pencarian Bakat tahun lalu.


Dilanjutkan dengan talkshow yang dihadiri oleh Wiwiek Hargono (Istri Wakil Wali Kota Bekasi), Safira Yusriandi (Creative Director Keren Studio), ZANA (Talent Keren Studio) dan Deny Djatnika (Music Producer) yang membahas industri kreatif di Kota Bekasi.


“Kita juga ada music producer hingga digital publisher yang nantinya diharapkan muncul talent-talent baru untuk mewarnai dunia permusikan tanah air,” tambahnya.


Launching Keren Studio juga dirangkaikan dengan launching single lagu dari Wiwiek Hargono Istri dari Wakil Wali Kota Bekasi yang berjudul Wahai Jiwa karya Wiwiek Hargono yang di produksi oleh Keren Studio.


Acara ditutup dengan penampilan kolaborasi antara ZANA, Wiwiek Hargono, Sarah Ayu KDI dan para Penari Gema Nusa Patriot yang menampilkan lagu Ekspresi - Titi D.J

BEREDAR NOMOR WHATSAPP MENGATAS NAMAKAN WAKIL WALI KOTA BEKASI, WARGA KOTA BEKASI HARAP WASPADA

 Rabu, 22 Desember 2021

Laporan: Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS: Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono mengumumkan melalui sebaran pesan singkat Whatsapp bahwa terdapat oknum yang mengatasnamakan Tri Adhianto untuk meminta sumbangan kepada pihak pihak yayasan di Kota Bekasi.

Bernomorkan 0895395897800 dengan profil Whatsapp bersosok foto Wakil Wali Kota Bekasi, oknum tersebut sempat berkomunikasi melalui japri atas nama Abdullah Muktar dengan Putra dari pemilik yayasan Sabilul Muhtadin. 

Oknum tersebut menyampaikan adanya rencana penggalangan dana donasi mengatas namakan yayasan Sabilul Muhtadin. Dengan singkatnya Screen Shoot percakapan tersebut terlah beredar dan tidak full.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah memperingatkan bahwa nomor tersebut adalah oknum yang tidak benar dengan mengatasnamakan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Nomor tersebut beredar seolah ingin menawarkan dan mengirimkan bantuan kepada yayasan.


Salah satu staff Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan kepada warga masyarakat untuk lebih berhati-hati, apabila ada oknum yang mengatas namakan Wakil Wali Kota Bekasi atau pejabat lainnya melalui nomer whatsapp atau media sosial hendak meminta sumbangan atau penggalangan dana, diharapkan untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak Humas Kota Bekasi.

Dimediasi Polsek Gempol Kasus KDRT Warga Jurang Pelen Berakhir Damai

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Kasus Pelaporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang di alami warga Dusun Jurang Palen, Desa Watukosek Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berujung damai setelah aparat Polsek Gempol melakukan upaya mediasi dengan memanggil kedua belah pihak pasca pelaporan. Dalam mediasi tersebut, (TA) terlapor sekaligus suami korban meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatan yang serupa. Rabu (22/12/2021)

Kasusnya tidak dilanjutkan, karena sudah kami mediasi dan si korban (AP) masih cinta dan hari ini pelapor telah mencabut laporannya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Gempol, Iptu Khoirul Anam saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya.


"Karena telah melalui proses perdamaian, maka kasus KDRT tersebut ditutup dan mereka juga menyadari kesalahanya masing-masing.

Lebih lanjut Iptu Khoirul mengatakan, langkah damai ini ditandai dengan perjanjian tertulis. Apabila sang suami atau pelaku kembali melakukan tindak kekerasan terhadap AP, maka akan langsung dilanjutkan ke proses hukum tanpa melalui mediasi.

"Sang istri Aini sudah memaafkan terduga pelaku (suaminya). Namun jika pelaku melakukan KDRT lagi, kami tidak segan-segan akan memproses secara hukum terduga pelaku tanpa proses mediasi,"tukasnya.


Diberitakan sebelumnya, KDRT yang dilakukan Taslimin terhadap istrinya Aini ini terjadi pada Senin (20/12/2021) pagi. Saat itu TA baru saja pulang kerja karena berselisih paham dengan Aini dan terjadi cek cok mulut dan bogem mentah tak dapat di hindari hingga mendarat ke wajah Aini. (Dr)

Kapolres didampingi Waka Polres Lahat Tinjau Vaksinasi Di Desa Suka Negara

  


Pewarta : Bambang .MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -- Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK didampingi waka Polres Lahat Kompol Feby Febriyana, SIK pada hari ini meninjau proses vaksinasi di desa Suka Negara Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.

Terpantau media ini, selain meninjau berjalannya vaksinasi, Kapolres Lahat juga mengikuti zom mitting secara virtual terkait evaluasi, penekanan pelaksanaan vaksinator dalam rangka pencapaian target 70% akhir Desember 2021 bersama Kapolda Sumsel yang diikuti oleh seluruh jajaran Polres di Sumatera Selatan.

Terkait hal tersebut, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK meminta kepada seluruh warga Kabupaten Lahat agar dapat mengikuti vaksinasi yang terus dilaksanakan di polsek jajaran wilayah hukum Polres Lahat bekerja sama dengan ormas yang ada diwilayah masing - masing.


" Alhamdulillah, di desa Suka Negara hari ini warga begitu antusias mengikuti vaksinasi dan kami himbau kepada warga lainnya yang belum vaksin silahkan datang kepolres Lahat atau polsek jajaran wilayah hukum polres Lahat" ajak AGH, Rabu 22/12/21.


Dilanjutkan AGH, ia menjelaskan betapa pentingnya serta besar manfaat dari vaksin tersebut." Manfaatnya agar warga dibekali ketahanan tubuh dimasa vandemi ini " ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suka Negara Apriadi menyampaikan terima kasih kepada pihak polres Lahat yang telah menyelenggarakan vaksin kedua kalinya didesa Suka Negara.


" Terima kasih Pak Kapolres atas penyelenggaraan vaksin didesa Kami " ucapnya.

Terpantau awak media, usai divaksin, para warga mendapatkan sembako berupa beras.

Ketua DWP Rohil Devi Pranita Maston Selamat Hari Ibu Ke-93 Untuk Para Ibu Sedunia

 

ROHIL (RIAU),,POLICEWATCH NEWS. 

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Nyonya Devi Pranita Maston, nenghadiri acara peringatan hari Ibu ke-93.


Devi Pranita Maston menyampaikan dalam momentum hari ibu ini bahwa apa yg akan Ku tulis tentang Ibu, karena Ibu telah menuliskannya untuk Ku "God in my heart"

Aku bisa menulis puisi yg indah untuk Ibu tapi Aku belum tentu atau bahkan tidak mampu membalas jasa seorang Ibu. 


Terang Devi  "Menjadi seorang Ibu sangatlah Sulit, tapi tidak ada kesulitan selagi bersama Ibu" Aku beruntung masih bisa bersamamu sampai detik ini.,"Katanya.


Lanjut Devi menjadi seorang Ibu adalah hadiah termahal bagi seorang wanita dari yang maha kuasa, darimu aku belajar menjadi Liar, Jatuh berakar dan bangkit untuk bisa mekar. Tiada hari bagi seorang Ibu dan setiap hari terjadi dengan Ibu.,"Jika ada orang lain Tiada hari bagi seorang Ibu dan setiap hari terjadi dengan Ibu" 

Jika ada orang lain berkata "Jarak bisa memisahkan raga tapi tidak bisa memisahkan hati,  itu adalah kamu ibu. "Jarak bisa memisahkan raga tapi tidak bisa memisahkan hati" itu adalah kamu ibu.,"Ungkapnya.


Devi Paranita Maston yang ditemui usai menghadiri acara peringatan hari ibu yang di laksanakan TP PKK Kabupaten Rohil, Rabu (22/12/2021) di Bagansiapiapi 


Peringatan Hari Ibu ke-93 ini bertema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju

Devi Pranita Maston mengucapkan kepada seluruh ibu di Indonesia dan perempuan Indonesia berdaya untuk pemulihan ekonomi bangsa pasca Pandemi Covid-19."Pungkasnya.



(Muchlis Efendi)

Ratusan Warga Gunung Kembang Aksi Demo Desak Agar Tidak Dilantik Kades Terpilih EP Dugaan Politik Uang



Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Ratusan warga desa gunung kembang, kecamatan Merapi Timur dengan menggunakan kendaraan 5 mobil menuju Pemkab Lahat, menggelar aksi demo dihalaman Pemkab lahat Rabu (22/12)

Aksi demo ini warga desa gunung kembang mendesak agar kades terpilih SP minta ditunda sesuai kesepakatan calon kades yang mengikuti Pelaksaan Pilkades secara serentak pada 9 Desember 2021, ujar salah satu pendemo kepada wartawan Rabu (22/12).

Menurut salah satu warga yang ikut aksi bahwa adanya indikasi dugaan politik uang terhadap kades SP, terang warga, dan minta jangan dilantik agar ditunda dulu, " teriak pendemo.


Bila Tuntutan Tak Didengar Sama Saja Pemkab Lahat Melegalkan Politik Uang

Massa dari Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat mendesak dan meminta Bupati Lahat untuk membatalkan hasil Pilkades diduga adanya permainan politik uang yang membuat cacatnya pesta demokrasi.


Kurni (28) kordinator aksi dengan lantang meminta proses hasil Pilkades perolehan suara unggul atas nama calon kades Edi Suparno dibatalkan karena diduga menang hasil dari jual beli suara.


Kordinator juga menuding, apabila tuntutan tak didengar dan disetujui Pemkab Lahat dalam hal ini Bupati Lahat, sama saja adanya dukungan dari Pemkab Lahat melegalkan money politik pada pesta demokrasi Pilkades.


Setelah beberapa saat menyampainya aspirasinya, empat calon kades Sarman, Ahmad Wakidi, Ridwan dan Hardianto yang ikut pada pesta demokrasi tersebut diterima di salah satu ruangan Pemkab Lahat.


Terpantau massa terlihat duduk setia berkumpul, menanti hasil musyawarah yang diwakili ke empat calon kades yang ikut pada Pilkades tanggal 09 Desember 2021 lalu.


Aksi damai ini dijaga aparat kepolisian, TNI dan dibantu Pol PP,  suasana aman dan kondusif

Ketua TP. PKK Rohil Sanimar Afrizal Irup Peringatan Hari Ibu Ke-93



ROHIL (RIAU),, POLICEWATCH.NEWS:

Sanimar Afrizal ketua TP. PKK  Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Selaku Inspektur Upacara (Irup) Hari Ibu ke-93 di depan kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (22/12/2021).

Sempena hari ibu ke-93 ini dengan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju. Perempuan Indonesia Berdaya Untuk Pemulihan Ekonomi Bangsa Pasca Pandemi Covid-19.

Turut menghadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong, Ketua DPRD Rohil Maston., Sekda Rohil M.Job Kurniawan dan seluruh unsur Forkompinda Rohil


Dalam penyampaian Ketua TP. PKK Rohil Sanimar Afrizal mengucapakan banyak terimakasih kepada selurunh Ibuk-ibuk PKK yang hadiri serta Ibuk-ibuk  Persit Kartika Chandra Kirana 0321, Ibuk-ibuk Bayangkari, Satpol PP dan lainnya di acara peringatan hari ibu ke-93 ini.


"Jadilah perempuan Indonesia berdaya dan tangguh dalam melaksanakan tugas baik bekerja di pemerintahan maupun di swasta maupun dirumah, sekali lagi saya selaku ketua TP. PKK Rohil dan mewakili dari pemerintah Rohil mengucapkan kepada seluruh Ibu-ibu Indonesia khususnya Rohil mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-93, Katanya.


Bupati Rohil Afrizal Sintong mengucapakan selamat hari ibu ke-93 untuk seluruh Indonesia, jadilah ibu yang tangguh, seperti pengalaman saya pribadi, bagai mana ibu saya membesarkan saya dan adik-adik saya dengan segala kekurang. 


Momentum hari ibu ke-93 ini Afrizal Sintong mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu saya, dan ibu-ibu yang lainnya, acara memperingatan hari ibu ini mematuhi prokes Covid-19., "Pungkasnya.



(Muchlis Efendi)