KETUA UMUM PJI: MENGAPRESIASI KESERIUSAN JPU KEJATI JATIM BANDING “VONIS BANCI”

 

SURABAYA, Police Watch. News,_ Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Senin, 17/1/2022 mengajukan banding dalam perkara penganiayaaan jurnalis Tempo, Nurhadi. Untuk ini saya mewakili insan Pers Nasional, “angkat jempol”. Saya mengapresiasi komitmen penegakan hukum/keadilan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), M. Dofir. 

Jum’at 14/1 saya  mengirim surat kepada Kajati Jatim, berharap agar JPU melakukan upaya hukum banding atau kasasi secara serius dan JPU bersungguh-sungguh melakukan upaya hukum. Dan Kajati menjawab melalui pesan singkat Whatsapp kepada saya, hari Senin (17/1) diputuskan.

Sebelumnya Rabu 12/1/2022 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memvonis 2 Terdakwa Polisi aktif penganiaya jurnalis Nurhadi dengan hukuman 10 bulan penjara dan membayar restitusi 35 juta rupiah lebih. Terdakwa yang berdinas di Polda Jatim itu terbukti bersalah melanggar Undang-undang Pers pasal 18 ayat (1); menyekap dan menganiaya Nurhadi. Peralatan jurnalistiknya dilucuti dan data di dalamnya dihapus saat korban Nurhadi menjalankan kerja jurnalistik di Surabaya, akan meminta konfirmasi mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji yang terlibat kasus suap pajak, 

JPU menuntut dua Terdakwa Bripka Purwanto dan Brigadir Muhammad Firman Subkhi hukuman masing-masing 1 tahun 6 bulan penjara. Namun Majelis Hakim memutus 10 bulan penjara, tidak sampai 2/3 tuntutan JPU. Itupun tanpa perintah memasukkan terpidana ke dalam tahanan/penjara. Dalam tulisan sebelum ini yang dimuat oleh ratusan media/jurnalis anggota PJI, saya mengistilahkan vonis hukuman seperti itu, “Vonis Banci” atau “setengah-setengah”. Penilaian saya, Majelis Hakim tidak cukup serius mengadili dan memutus perkara itu. 

Terlebih bila infornasi yang saya dapat benar bahwa 2 tersangka/terdakwa oknum Polisi itu berstatus tahanan kota, maka nyaris dipastikan terjadi "Sandiwara Hukum/Keadilan". Sampai putusan berkekuatan hukum tetap  (inkracht  van  gewijsde), terpidana tidak menjalani hukuman penjara. Saya tetap berharap info ini salah. 

Majelis Hakim di semua tingkatan peradilan seyogyanya bisa menjadi “alat ukur keadilan” dalam artian sebenar-benarnya. Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jatim saya harapkan memutus hukuman berat/maksimal bagi 2 Terdakwa Polisi aktif itu yang tentunya sangat paham perbuatannya melanggar hukum. Jadi selayaknya menjadi alasan pemberatan bagi Majelis. 

2 oknum Polisi Polda Jatim itu juga melecehkan Kapolri. Kapolri dan Ketua Dewan Pers telah menanda-tangani Nota Kesepahaman yang pada intinya saling menghargai kerja jurnalis dan Polri. Jadi institusi Polri seyogyanya memberi tambahan hukuman administratif yang tegas bagi anggotanya itu.

Tak pelak hukuman berat akan menjadi peringatan/penegasan/pelajaran bagi semua pihak agar tidak sembarangan menghalangi kerja jurnalis yang benar.(A*) 


Penulis: 

Hartanto Boechori

Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia)

LONGBOAT DUA PUTRA SAYANG TENGGELAM DI LAUT LEKSULA BURU SELATAN

 

Buru, Police Watch. News,_ Kecelakaan laut Body Jonson (Longboat) dengan nama lambung Dua Putra Sayang asal Desa Sekat, Kecamatan Kepala Madan dengan tujuan Namrole, Kabupaten Buru Selata. Kecelakaan terjadi di Laut Leksula, Pulau Kabat Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan pada, Kamis (20/1) sekitar Pukul 08.10 Waktu Indonesia Timur.

Informasi yang berhasil di himpun Media Police Watc News berdasarkan laporan  Kanit Intel Polsek Leksula, Polres Pulau Buru bahwasanya pada, Kamis (20/1) Pukul: 04.00 waktu setempat Longboat asal Desa Sekat Kecamatan Kepala Madan dengan nama Dua (2) Putra Sayang dengan Sopir (Kemudi) Sudirman Marua dan  Kenek Sahril Defenubun dengan muatan tiga belas (13) orang penumpang dan hasil pertanian.

Lebih lanjut dijelaskan dalam laporan tersebut pada saat keberangkatan dari Desa Sekat cuaca laut telah memburuk dan pada pukul 08.15 wit Longboat 2 Putra Sayang tiba di Laut Leksula dekat Pulau Kabat. Kemudian  longboat tersebut di hantam ombak dari samping kiri dan kanan yang menyebabkan air masuk ke dalam bodilongboat dan perlahan- lahan  tenggelam. Kemudian  penumpang melompat keluar dengan menggunakan papan alas longboat. Setelah 10 menit kemudian  Longboat Mala asal Desa Sekat  yang kebetulan lewat memberi bantuan dan memberikan informasi ke Desa Leksula untuk meminta bantuan dan mengevakuasi korban.

Masih menurut laporan tersebut team penyelamat yang dipimpin Kapolsek Leksula AKP.Obed.N.R. S.sos dan Camat Leksula  Rein Tasane S.Sos tiba di tempat kejadian perkara, seluruh korban telah di selamatkan oleh Longboat dengan nama lambung Sinar Palea asal Desa sekat.

Berikut keterangan penumpang Longboat Dua Putra Sayang: 

1. Sudirman Marua (51) Tahun, Islam, Sopir/Juru Mudi Longboat  Dua Putra Sayang, Alamat Desa Sekat.

2. Sahril defenubun (20), Islam,

Alamat Desa Sekat, Kernet Longboat  Dua Putra Sayang.

3. Jahama (58), Islam, Swasta,

Alamat Desa Sekat.

4. Nurian Kolengsusu (50), Islam, Ibu Rumah Tangga, Alamat Desa Sekat.

5. Warati Wance (34), Islam, Ibu Rumah Tanggal, Alamat Desa Sekat.

6.Tuty Ipa (32) Islam, Honor Bidan Kesehatan, Alamat Desa Sekat.

7. Astari Ipa (30), Islam, Honor Bidan Kesehatan, Alamat Desa Sekat.

8. Mohtar Limau (52) Tahun, Islam, Penghulu Masjid, Alamat Desa Sekat.

9.Bayang Flores (40), Islam, Petani, Alamat Desa Sekat.

10.Jihan Tueka, (23), Islam, Petani, Alamat Desa Sekat.

11. Nijam (3 ), Laki-Laki, Islam, Alamat Desa Sekat.

12.Enjel Flores (3), Perempuan, Islam, Alamat Desa Sekat.

13.Arsila Humaira (bayi) (3 Bulan), Islam, Perempuan, Alamat Desa Sekat.

14 . Sutiono (43), Islam, Karyawan Jalan Desa Sekat, Amat Desa Sekat.

15. Budi (48), Islam, Swasta, Alamat Medan (Sumut).

Sementara kerugian materi berupa Uang Tunu Juta Rupiah  (Rp. 7.000.000) milik Sopir/Juru Mudi, Uang Satu Juta Limaratus Ribu Rupiah (Rp. 1.500.00) milik Jihan Tueka, muatan barang Pisang 60 ikat, dan cili 11 karung sekitar Rp. + 16.500.000 ( enam belas juta lima ratus ribu rupiah saja). (A*)

Intensifkan Vaksinasi oleh Pemdes Namlea bersama Binda Maluku

 

Buru, Police Watch.News,_ Kegiatan Vaksinasi yang diselenggarakan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi Maluku yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru untuk meningkatkan vaksinasi di desa-desa yang ada di pulau Buru terus di genjot guna mencapai Herd Immunity. 

Disampaikan Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Buru, Azis Tomia, Kali ini Desa Namlea Kecamatan Namlea yang menjadi sasaran untuk dilaksanakan vaksinasi.  

"Peserta vaksin kali ini menargetkan masyarakat umum, pelajar dan lansia yang mana hingga saat ini masih banyak yang belum melaksanakan vaksin", Kata Azis kepada wartawan (20/1).  

Sampai saat ini Kabupaten Buru masih belum mencapai target yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat, sehingga seluruh stakeholder terkait masih perlu untuk terus bekerja keras dalam menyelenggarakan dan melakukan sosialisasi terkait vaksinasi. 

"Adapun yang menjadi target vaksinasi pada hari ini sebanyak 750 orang terdiri dari 600 masyarakat umum 100 pelajar dan 50 lansia," lanjut Aziz.

Untuk di ketahui Kegiatan vaksinasi ini jenis vaksin yang di gunakan merek Sinovac dan Pfizer.


"Kami berharap dengan ini masyarakat bisa mau mengikuti program pemerintah untuk kita masyarakat yang ada di pulau Buru dapat terhidar dari penularan Covir-19", Harapnya. (A*)

ANAK USIA 6-11 TAHUN ANTUSIAS IKUTI VAKSINASI YANG DIGELAR BINDA BANTEN

 



Tangerang, Police Watch. News,_ Suasana berbeda hari ini terlihat di SDN Rajeg 4, Kecamatan Rajeg dan MI Nurul Falah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang karena kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Banten, Kamis (20/1).

Hasil pantauan dilokasi Vaksinasi tampak spanduk berlogo BIN dan standing banner bertuliskan vaksinasi massal untuk pelajar usia 6-11 tahun terpampang. Anak-anak tampak ceria duduk rapi menunggu giliran untuk divaksin, sementara sebagian tampak berlarian dan bermain. 

Kaposda Kabupaten Tangerang, Abdullah Yulizar menyapa dan sempat berdialog dengan anak-anak. "Semuanya sudah siap divaksin?, Sudah sarapan tadi?

"Dengan suara lantang anak-anak yang sedang duduk mengantri menjawab "Siap divaksin dan sudah sartadi,” jawab mereka.

Binda Banten bekerjasama dengan puskesmas kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk anak usia 6-11 Tahun Kali ini bertempat di dua lokasi Kecamatan yaitu SDN Rajeg 4 Kecamatan Rajeg dan MI Nurul Falah Kecamatan Sepatan.

Abdullah Yulizar dalam statemennya kepada media mengatakan keberadaan BIN dalam kegiatan vaksinasi merupakan pelaksanaan perintah dari Presiden Jokowi agar segera tuntas vaksinasi.

"Hari ini kami mentargetkan 1000 siswa tapi Alhamdulillah hasil vaksinasi melebihi target yaitu 1.594 tentunya hal ini tidak lepas dari antusiasnya anak-anak dan petugas kesehatan yang baik melayani vaksinasi,” tuturnya disela-sela kegiatan. (Red)

Viralnya Vidio Kadispendik Ancam LSM dan Wartawan, Bupati Pasuruan Akan Berikan Sanksi Tegas

 


POLICEWATCH-NEWS, PASURUAN.

Terkait viralnya vidio yang beredar masyarakat perkataan Kadispendik Kabupaten Pasuruan, Hasbullah yang mengeluarkan nada ancaman ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan. Bupati Pasuruan Ir. H. Irsyad Yusuf berjanji akan menindak lanjuti dengan menyidangkan kode etik kepegawaian dan pihak yang bersangkutan hingga menjatuhi sanksi tegas, ini di sampaikan pada perwakilan awak media dan LSM di Pendopo Kabupaten Pasuruan, jalan Alun-alun Timur, Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kamis (20/01/2022)

Menyikapi aksi demo sejumlah wartawan dan LSM di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Bupati Irsyad  Yusuf merespon dan berjanji akan menindak lanjuti masalah ini dengan menindak dan menyidangkan secara etik PNS yang bersangkuatan bahkan akan kami beri sanksi yang tegas.

"Bukan insan pers dan LSM saja yang malu akan perkataan yang di ucapkan seorang Kepala Dinas Pendidikan, saya juga sangat malu kepada masyarakat, karena saya yang mengangkatnya menjadi Kepala Dinas dan saya berjanji kepada teman-teman LSM dan media untuk memberikan sanksi kepada pihak yang bersangkutan namun melalui mekanisme-mekanisme yang ada,"ucap beliaunnya. (Dr)

Ketua DPP LSM P-MDM.Desak Bupati. Copot Jabatan Kadisdik Pasuruan


POLICEWATCH-NEWS, PASURUAN.

Hari ini sejumlah wartawan dan gabungan LSM mengelar demo di depan Pendopo Agung, jalan Alun-alun Timur No. 7, Panggungrejo, Kota Pasuruan. Bangilan terkait beredar video viral di media sosial perkataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah yang melontarkan ancaman kepada Wartawan dan LSM yang tak pantas menurut norma-norma Agama dan Budaya. Kamis (20/01/2022).

Pernyataan Hasbullah yang mengancam wartawan dan LSM dengan perkataan, “katek ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati, Mati awakmu engkok yo!! Kepala sekolah semuanya gak usah takut sama LSM, sama siapa saja ini perwakilane iki ya," ucap Hasbulloh di muka umum, membuat sejumlah wartawan dan LSM geram mereka mendesak Bupati Pasuruan bertindak tegas terhadap Kadispendik dan memberikan sanksi yang berat atau bila perlu di pecat secara tidak hormat.

Salah satunya, Ketua umum LSM P-MDM Gus Ujay meminta dan mendesak Bupati Pasuruan untuk mencopot jabatan Kepala Dinas Pendidikan "Hasbullah" dari kursinya karena ia menilai apa yang di katakan seorang Kepala Dinas tidak sepatutnya berkata demikian dan seharusnya, sebagai Kadispendik mengucapkan sikap tauladan yang baik untuk memberi contoh Representatif dunia pendidikan, bukan hanya sekedar mengejar popolisme sesaat dihadapan anak buahnya dengan mengumbar dedikasi yang tidak pantas sehingga mencederai dan menimbulkan reaksi keras kepada rekan-rekan LSM dan Wartawan.

"Saya Ketua Umum DPP LSM P-MDM Mendorong kepada Bapak Bupati Kabupaten Pasuruan untuk segera mencopot jabatan Kadispendik atau memecatnya,' ujar Gus Ujay.

Lebih lanjut ia mengatakan jika Bupati Pasuruan tidak menanggapi masalah ini, kami gabungan LSM dan media akan melakukan upaya-upaya hukum demi marwah LSM dan Wartawan.

" Harus di pecat, minimal di copot dari jabatanya, karena ia tak pantas menjadi panutan di masyarakat dan menduduki kursi sebagai Kadispendik Kabupaten Pasuruan demi menjaga Pasuruan yang Maslahat," tukasnya.

Sementara itu dalam menyikapi aksi demo sejumlah wartawan dan LSM di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Bupati Irsyad Yusuf berjanji akan menindak lanjuti masalah ini dengan menindak yang bersangkuatan bahkan akan kami beri sanksi yang tegas.

"Bukan insan pers dan LSM saja yang malu akan perkataan yang di ucapkan seorang Kepala Dinas Pendidikan, saya juga sangat malu kepada masyarakat, karena saya yang mengangkatnya menjadi Kepala Dinas dan saya berjanji kepada teman-teman LSM dan media untuk memberikan sanksi kepada pihak yang bersangkutan namun melalui mekanisme-mekanisme yang ada,'ucap beliaunnya. (Dr)

Puluhan Masa Aksi Demo Di Kantor Gubernur Sumsel Minta Segera Defenitifkan Sekda Muara Enim

 

Pewarta : Bambang.MD 

SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Puluhan masyarakat Kabupaten Muara Enim yang tergabung  beberapa Organisasi Kemasyarakatan  menggelar Aksi Didepan Kantor Gubernur Sumsel Kamis (20/1)

Dalam Aksi damai di depan kantor Gubernur Sumatera Selatan, untuk  menuntut segera dibuka seleksi sekertaris daerah  dan mencari kinerja yang terbaik agar segera di definitif kan sekda kabupaten Muara Enim,

Beberapa perwakilan ormas kabupaten Muara Enim yang hadir langsung ke kantor gubernur antara lain PD GNPK-RI Muara Enim, DPD GALAKSI Muara Enim, FORMUBA (Forum Masyarakat Ulak Bandung), PD PIMPINAN MUDA MUHAMMADIYAH dan sejumlah masyarakat Muara Enim.

Masa aksi  melakukan demo untuk menyampaikan beberapa tuntutan  kepada Gubernur  Sumsel  H. Herman Deru. Ada pun tuntutan yang disampaikan diantaranya :

1. Meminta  kepada Gubernur Sumsel untuk segera memerintahkan kepada Pj Bupati Muara Enim  H. Nasrun Umar untuk melaksanakan pelelangan sekda muara Enim secepatnya

2. Meminta kepada gubernur untuk menegur Pj Bupati Muara Enim yang mana sudah hampir 8 bulan dalam kepemimpinan nya masih ada kepala OPD ( Organisasi Pemerintah Daerah ) di lingkungan kabupaten Muara Enim yang belum terisi .

H. Herman Deru langsung menemui masa aksi,  dan Gubernur akan mengirim surat kepada Pj Bupati Muara Enim untuk melakukan lelang jabatan sekda kabupaten Muara Enim. "Terimakasih Adek Adek ku yang telah datang ke kantor gubernur, saya akan mengirim surat untuk segera membuka lelang sekda dan  mengikuti seleksi, siapapun nanti terpilih itu lah akan menjadi sekda  kabupaten Muara Enim." ungkap Herman Deru.

Koordinator aksi Doni menyampaikan kepada gubernur, jika tuntutan kami tidak di gubris maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi. "kalau aksi dan tuntutan yang diajukan kami ini, tidak mendapat tanggapan dari gubernur maka kami akan datang lagi ke kantor gubernur ini yang membawa masa yang lebih besar lagi" beber  kordinator aksi ini dengan nada tegas


Sementara itu Antoni Dequien yang di dampingi  ketua ormas lain menyampaikan Aksi ini murni dari hati dan tidak ada pihak lain dan ia merasa kalo masyarakat di asu oleh bapak tiri, "Aksi demo yang di lakukan kami ini murni dari hati, tanpa ada pihak ke dua  dan ke tiga. Dan kami ini anak yatim piatu kami merasa di asuh oleh bapak tiri semenjak di tinggalkan Bupati non aktif" Pungkasnya

Kunjungi Metro Selatan, Kapolres AKBP Yuni himbau jaga kesehatan secara Herd Immunity

 

POLICEWATCH,NEWS KOTA METRO LAMPUNG

Sebagai bagian dari salah satu wilayah hukum Polres Metro, Kecataman Metro Selatan, memiliki berbagai macam warga suku dan agama. Melihat hal itu, Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari, S.IK melakukan kegiatan anjau silau/silaturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Selain itu, Anjau silau di adakan sebagai wujud tindak lanjut program Polda Lampung dalam pelayanan Polri pada masyarakat.

Hal lainnya, bahwa kegiatan anjau silau/silaturahmi tersebut ralam rangka menjaga tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan serta dapat menjaga situasi kamtibmas khususnya diwilayah hukum Metro Selatan, Kamis (20/1) pagi.

Selain itu, Anjau Silau merupakan kegiatan rutin pendekatan kekeluargaan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi mempererat hubungan kekeluargaan, Anjau Silau dalam bahasa Lampung berarti mengunjungi kerabat, sanak saudara, baik yang sedang kesusahan atau pun suka cita, saling mengunjungi dalam metode pendekatan Anjau Silau.

Dalam sambutannya, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandar, S.IK mengatakan, bahwa giat anjau silau/silaturahmi untuk hal - hal penting terkait bahaya narkoba dan kamtibmas.

" Hal yang penting yang kita sampaikan adalah yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat, juga disampaikan tentang penyuluhan bahaya narkoba ,”kata Kapolres.

AKBP Yuni Iswandar, S.IK menambahkan, anjau silau dalam penyampaian pesan kepada masyarakat terkait Kamtibmas. Terutama pelayanan Polri khususnya di Polresta Metro .


“Hal ini sebagai wujud antisipasi Polri dari Jajaran Polresta Metro, guna menciptakan keamanan dan kenyamanan serta ketertiban masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat di Kota Metro ," tambahnya.


Sementara itu, Yulia Chandra Sari selaku Camat Metro Selatan, menjelaskan sangat menyambut baik atas kegiatan Anjau Silau yang di insiasi oleh Polres Metro.

" Kegiatan ini sangat baik, dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di Metro Selatan. Terutama peningkatan kerjasama masyarakat dengan kepolisian,kemitraan. Termasuk instruski dan himbauan Kapolres Metro, bagi masyarakat untuk ikut vaksinasi serta menjaga kesehatan secara Herd Immunity ," jelasnya.

Masih dikatakannya, bahwa banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh Babikamtibmas diwilayah Kecamatan Metro Selatan.


" Sejak dilantik tiga bulan lalu, saya melihat banyak yang telah dilakukan oleh Babinkamtibmas, yakni sosialisasi keamanan, dan ketertiban masyarakat. Mengingat, masa pandemi ini Babinkamtibmas turun dan mengajak masyarakat terkait vaksinasi. Fokus utama adalah antisipasi terhadap bahaya terorisme. Tapi alhamdulillah, di wilayah Metro Selatan tidak ada ," tutup Camat Yulia Chandra.


Pewarta :Samadi

PLT. WALI KOTA BEKASI PIMPIN RAPAT MUSREMBANG TINGKAT KELURAHAN

 Kamis. 20 Januari 2022

Laporan:Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS: Dalam rangka menyelenggarakan proses musrembang tahun terakhir kepemimpinan Mas Tri Adhianto dan bang pepen. Tri Adhianto selaku Plt Wali Kota Bekasi meninjau langsung  jalannya musrembang tingkat kelurahan, di Kelurahan Cikiwul Kecamatan Bantar gebang, Kamis (20/01/2022).

Diketahui bersama, terkait perencanaan pembangunan di Kota Bekasi tidak terlepas dari penggunaan anggaran yang ada, pada saat pembukaan musrembang tingkat Kota (12/01/2022). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi menyampaikan kepada kepala daerah untuk dapat menyusun perencanaan pembangunan yang kemudian disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Dalam kesempatan ini Tri menjelaskan keterkaitan pembangunan tidak lepas dari (APBD), Tri juga menyampaikan kepada Ketua RW diwilayah untuk dapat bersabar, dan menyerahkan kepada pihak Kelurahan untuk dapat mengawal perencanaan pembangunan diwilayah.

Tri juga menyampaikan pada saat penyampaian program 100 hari kerja pertama, disampaikan pembangunan yang ada di Kota Bekasi tidak hanya terfokus kepada perbaikan jalan saja, melainkan banyak program yang harus direalisasikan, diantaranya penanggulangan banjir, pembangunan sarana kesehatan dan pendidikan.

"banyak yang sudah kita realisasikan semenjak saya dilantik, diantaranya, perbaikan jalan, pembuatan folder air, perbaikan drainase, sarana kesehatan, kita sudah programkan satu puskesmas untuk satu kelurahan, normalisasi kali Bekasi, Kali rawalumbu, dan masih banyak lagi yang kita realisasikan," Ujar Tri Adhianto.

Dibawah kepemimpinan Tri Adhianto, Beliau juga menyampaikan akan memperhatikan sarana-sarana edukatif, seperti Rumah Pintar, dalam rangka mencerdaskan generasi bangsa, membuat sarana olahraga, dan tempat yang nyaman untuk belajar disuasana alam terbuka.


Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya merealisasikan program pembangunan yang sudah direncanakan, disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, agar terwujud visi misi Kota Bekasi menjadi Kota yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

PLT WALI KOTA BEKASI HADIRI HUT KE-4 RS MUSTIKA MEDIKA

 Kamis, 20 Januari 2022

Laporan:Amin JG

BEKASI. POLICEWATCH. NEWS:

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri acara peringatan ulang tahun ke-4 Rumah Sakit Mustika Medika, Kecamatan Mustikajaya, Kamis(20/1/2022). Acara diawali dengan pertunjukan tarian khas Bekasi yang disaksikan pula oleh warga yang datang. 

Tampak hadir pada acara tersebut Direktur PT Mustika Keluarga Sejahtera Asyifa Humaira, Direktur RS Mustika Medika Dewangga Gegap Gempita, Camat Mustikajaya Gutus Hermawan, Lurah Padurenan, Lurah Cimuning, dan kepala puskesmas se-Kecamatan Mustikajaya.

Tri menyampaikan, kehadiran Rumah Sakit Mustika Medika sangat membantu warga Kota Bekasi yang ingin berobat atau memeriksakan kesehatan. Apalagi, di masa seperti sekarang, keberadaan fasilitas kesehatan sangat diperlukan dalam membantu pemerintah untuk menangani pandemi. 

 


“RS Mustika Medika saat ini berusia genap empat tahun, rumah sakit ini hadir di waktu yang tepat. Kita tahu kita masih mengalami pandemi yang belum usai. Hadirnya rumah sakit ini tentu sangat membantu warga Kota Bekasi yang mau berobat atau kontrol maupun periksa kesehatan,” katanya.

“Saya meminta RS Mustika Medika sudah siap jikalau penyebaran virus Covid-19 naik signifikan, tentu harus betul-betul disiapkan segala sesuatunya,” tambah Tri.

Tri mengapresiasi peran RS Mustika Medika yang selama ini sudah dirasakan oleh masyarakat khususnya warga di sekitar rumah sakit. Ia berharap sinergitas dan komunikasi yang sudah terjalin baik antara rumah sakit dan puskesmas, kecamatan, serta kelurahan dapat terus berjalan dan berkembang.


“Selamat ulang tahun ke-4. Semoga sukses dan semakin maju. Berharap setiap kecamatan di Kota Bekasi ada RS Mustika Medika sehingga warga dapat merasakan pelayanan yang diberikan RS Mustika Medika,” tutup Tri.