Komisi III Fraksi Golkar Berikan Aspirasi Secara Simbolis Kepada Siswa Siswi SMK Almagfuriah Subaeqah.

 


Policewatch-Lombok Tengah.

Dewan perwakilan Pusat Republik Indonesia( DPR RI) Dapil NTB memberikan bantuan dana progragram Indonesia Pintar secara simbolis kepada beberapa Sekolah Menengah Kejuruan khususnya di wulayah Lombok Tengah.

Penyerahan bantuan tersebut diberikan kepada SMK AL-Gafuriah Subaekah yang berlokasi di Desa Monggas Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Rabu27/07/2022.

Sebelum diberikan secara langsung "Ir Hj Sari Yuliati MT.selaku wakil Rakyat dapil Lombok NTB Menyampaikan dihadapan Kepala Sekolah dan para santri bahwa kedepannya akan diperjuangkan yang diusulkan kemarin 100 orang lebih,agar tahun berikutnya bisa meningkat dan ada pemerataanya tegasnya.


Dan dari pihak pengelola sekolah tugasnya adalah siapkan administrsasinya dan lengkapi agar  sesuai aturan pemerintah yang pada saat ini tambahnya.

Selain itu saya selaku wakil rakyat adalah, tugas saya akan memperjuangkan hak hak para siswa/ siswi, melalui saya selaku keperacayaan dan wakil kalian semua janjinya.

Saya menghimbau kepada semua siswa siswi, harus belajar yang baek dan rajin agar mendapatkan hasil yang baek,paparnya.

Karena kalianlah yang bisa menciptakan sebagai generasi penerus,jangan takut sekolah karna tidak ada biaya.

Harus punya cita cita  jangan minder,karena alasan tidak punya duit

Dan perlu diingat setiap  pekerjaan yang baek,akan menghasilkan tentu yang lebih baek.

Semua kesuksesan,dan hasil  yang baek, tidak terlepas dari do'a orang tua kita,dan saya berjanji akan memperjuangkan secara politik,janjinya

Jangan merasa kecil hati,kita tidak boleh minta minta ,harus bisa berbuat dan menciptakan peluang,Dan jangan lupa kita harus berguna untuk orang lain.dan kita bisa dianggap berguna,apabila bermanfaat kepada orang lain.tutupnya."MN".

Bupati Brebes Buka TMMD Sengkuyung Tahap II Dilapangan Sepak Bola Desa Cilibur

 



POLICE WATCH Brebes – Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE.MH secara resmi buka TMMD Sengkuyung tahap II di Lapangan Sepakbola Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (26/7/2022).

Program pembangunan infrastruktur dan SDM masyarakat yang dilakukan secara lintas sektoral ini, disambut hangat oleh warga setempat karena sasaran fisiknya yaitu peningkatan jalan makadam beserta sarana pendukungnya yakni jembatan, plat duiker, drainase, dan talud, jelas akan menjadi akses mempermudah kegiatan perekonomian dan juga pertanian warga antar dusun dan desa.

Seperti dikemukakan Salamah (60), salah satu warga setempat asal Dusun Kluwung RT. 07 RW. 06, Desa Cilibur, penjual makanan tradisional siap saji (jajanan), bahwa ia merasa terbantu langsung secara ekonomi sejak adanya Pra TMMD yang mulai dilaksanakan 14 Juli 2022 lalu itu.


Salamah mengaku, sebelum adanya TMMD omsetnya sehari hanya mencapai Rp. 25-30 ribu saja, dari berjualan jajanan pasar seperti cenil seharga Rp. 2 ribu per bungkusnya. Kini sejak hadirnya banyak orang yang kerja di desanya maka omsetnya naik 100 persen di kisaran Rp. 60-75 ribu per hari.

“Terima kasih buat Ibu Bupati dan Pak Dandim karena sudah mbangun jalan di desa saya. Ke kebun dan jualan ke dusun tetangga jadi mudah,” ujar janda lima anak itu kepada awak media ini. 

Terpisah, Dandim Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki memaparkan, waktu pelaksanaan TMMD Sengkuyung adalah mulai hari ini 26 Juli 2022 sampai dengan 24 Agustus 2022 (30 hari).

Untuk sasaran fisik berupa peningkatan akses jalan makadam sepanjang 1.015 meter lebar 3 meter yang dilengkapi dengan sarana pendukungnya yakni drainase 84 meter lebar 1 meter, talud 130 meter dengan tinggi 0,75-4 meter, 1 unit jembatan panjang 4 meter lebar 5 meter, dan plat duicker 6 meter lebar 1,5 meter.

Sebagai sasaran fisik tambahan yaitu rehab RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 5 unit.

Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela Negara, penyuluhan ideologi Pancasila, penyuluhan pengobatan ternak, penyuluhan hukum, penyuluhan narkoba dan undang undang berlalu-lintas, penyuluhan keagamaan, serta pendidikan politik bagi elemen masyarakat dari Bakesbangpol Brebes.

Kemudian ada sosialisasi pengolahan sampah rumah tangga dan bak sampah, sosialisasi undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974, sosialisasi bencana dari pihak BPBD Brebes, serta edukasi dari Dinkominfotik Brebes tentang cukai melalui pemutaran film.


Untuk pelayanan langsung meliputi rekam KTP elektronik, pembuatan akte kelahiran dan kematian, KB gratis dari DP3KB Brebes, serta pelayanan kesehatan dari Dinkes.

“Tujuan adanya TMMD adalah menumbuhkan, menyuburkan, dan memelihara semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan dari seluruh komponen yang ada, termasuk memberdayakan masyarakat setempat untuk ikut andil dalam pembangunan untuk memajukan desanya dan seluruh kegiatan pembangunan tersebut didukung dari APBD fisik kabupaten senilai Rp. 1 milyar.

Sementara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menyatakan ,komitmennya dalam upaya pemulihan ekonomi dampak pandemi covid-19. Pasalnya, selama dua tahun ke belakang (2020-2021), dampak pandemi membuat setidaknya 100 ribu warga Brebes yang miskin menjadi miskin ekstrim. Untuk itu dengan anggaran yang akan digelontorkan senilai Rp. 3.500 milyar, kemiskinan ekstrim itu dapat dituntaskan bersama-sama.

Turut hadir dalam pembukaan TMMD Sengkuyung yang bertemakan TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI meliputi Ketua DPRD Brebes Taufik S.Sn, Kapolres Brebes yang diwakili Kapolsek Paguyangan Iptu Kasam, Kajari Brebes yang diwakili Imam Suryaman SH, Ketua Pengadilan Agama Brebes yang diwakili Drs. Ishak, Ketua Dekranasda Brebes Dr. Drs. H. Warsidin SH, para kepala OPD Brebes, Kadispermades Brebes Subagyo, Camat Paguyangan Drs. Husni Pramono Ap.Sni, Kades Cilibur Nurohman SH, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXIII Dim 0713 Brebes Ny. Pangestuti Tentrem Basuki, Linmas Cilibur, segenap Ormas (Banser, Pemuda Pancasila, dan FKPPI), Mahasiswa KKN, Karang Taruna Cilibur, serta para pelajar SMA dan SLTP.

Pewarta : Haryoto/Andi

Laka Lantas Tunggal dan Menyebabkan Korban Meninggal Dunia Terjadi Di Batukliang


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB .

Laka lantas tunggal kembali terjadi dan menyebabkan korban meninggal dunia pada Selasa 26 juli 2022 sekitar pukul 00.40 Wita, tepatnya di jalan raya Dusun Dasan Cermen, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Batukliang IPTU Geger Maspanji Surenggana yang dihubungi membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa Korban Laka lantas adalah M. Tegar Riski Padli, Laki-laki, 16 tahun, Islam, Alamat desa Nyiur Lembang kecamatan Narmada, Lombok Barat dengan mengendarai sepeda motor dengan Nopol DR 4169 CH.









Kronologis kejadiannya menurut keterangan di lokasi, bahwa pengendara sepeda Motor datang dari arah barat menuju timur. Sesampainya ditikungan setelah futsall, pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraan dan akhirnya terjatuh.

 "Korban terpental ke saluran sungai" jelas Kapolsek.

Korban langsung dibantu oleh warga yang kebetulan berada dan melihat peristiwa tersebut di TKP dan langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Aik Darek, namun setelah sampai di Puskesmas dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sudah meninggal dunia oleh petugas medis.

Jenazah laka lantas tersebut telah di bawah ke RSUD Praya dan sudah ditangani unit Laka lantas Polres Lombok Tengah, dan  sekitar pukul 08.30 Wita sudah diambil oleh pihak keluarga untuk dikebumikan di Desa Nyiur Lembang, kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat,  tutup IPTU Geger."FR".


            

IPW Minta Kapolri Kasus Tewasnya Brigpol Nopriyansah Yosua Hutabarat Di Usut Tuntas Sesuai Pesan Presiden Jokowi


BREAKING NEWS
Pewarta : Bambang.MD
Ketua umum IPW

JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Indonesia Police Watch (IPW) menilai Tim Khusus Internal Polri kasus polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo merupakan tantangan menjaga marwah institusi dan menyelamatkan Polri dari hujatan masyarakat. Oleh karena itu, setiap anggota tim harus mempertanggungjawabkan sumpahnya selaku bhayangkara negara untuk benar-benar konsisten menegakkan hukum sesuai fakta sebenarnya. 

Pasalnya, kasus tewasnya brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat yang ditembak oleh rekannya sesama ajudan, Bharada Richard Eliezer menjadi perhatian masyarakat luas karena terjadi di rumah petinggi Polri. Munculnya, banyak kejanggalan yang diungkap oleh pihak Polri, mulai  dari ditutup rapatnya kasus selama tiga hari sejak Jumat (8 Juli 2022 ke hari Senin (11 Juli 2022), hingga hilangnya HP Yosua dan rusaknya CCTV di lokasi menjadi pertanyaan para tokoh masyarakat di DPR, LSM hingga Presiden Joko Widodo. 

Bahkan Presiden Jokowi telah tiga kali mengingatkan kepada Kapolri bahwa kasus itu jangan ditutup-tutupi, diproses hukum dan terbuka. Terakhir pesan Presiden diucapkan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (21 Juli 2022).

"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya, jangan ditutup-tutupi, transparan," kata Presiden Jokowi, sambil menasehati bahwa kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga. 

Menjaga marwah institusi Polri dan menjaga kepercayaan publik terhadap Polri menurut Indonesia Police Watch (IPW) harus dilakukan para senior-senior anggota Polri. Utamanya, yang masuk di jajaran Tim Khusus Internal yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menunjuk Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Penanggung Jawab Tim Khusus Internal. Komjen Gotot Eddy merupakan lulusan Akpol 1988. 

Sementara Ketua Tim Khusus ditunjuk anggota yang lebih senior lagi yakni Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto yang merupakan lulusan Akpol 1987 dan yang sebentar lagi pensiun. Sedang anggota lainnya yaitu Kabareskrim Komjen Agus Andrianto (Akpol 1990), Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri (Akpol 1989 dan peraih Adhi Makayasa), serta Asisten SDM Polri Irjen Wahyu Widada (Akpol 1991 dan peraih Adhi Makayasa). 

Oleh karena itu, dengan kekuatan Tim Khusus Internal kasus polisi tembak polisi yang diisi oleh para senior dan anggota Polri terbaik peraih Adhi Makayasa, seharusnya tidak ada keraguan untuk menyelamatkan institusi dari tangan-tangan kotor yang mencoreng Polri. 

Sehingga siapa pun yang terlibat menyimpang dari penanganan kasus polisi tembak polisi tersebut, harus ditindak dan diperiksa tanpa keraguan. Kalau ada pelanggaran disiplin dan kode etik maka harus diselesaikan melalui sidang disiplin dan sidang etik. Sedang kalau ada dugaan pidananya maka Tim Khusus Internal meneruskannya melalui Bareskrim Polri. Dengan begitu, maka kepercayaan publik akan terbangun kembali dari merosotnya citra Polri yang disebabkan oleh aksi polisi tembak polisi di rumah pejabat utama Polri itu. 

Sebab, sejak awal kasus ini dikonstruksikan oleh mabes Polri  bahwa dari aksi polisi tembak polisi itu tidak ada yang dapat  dihukum. Karena, pelaku yang menembak yaitu Bharada Richard Eliezer  melakukan pembelaan diri karena Putri, istri Kadiv Propam saat itu Irjen Ferdy Sambo, diancam dan dilecehkan oleh Brigpol Yosua. Sehingga terjadinya tembak menembak yang menyebabkan kematian Yosua sebagai pembelaan diri. 

Pembelaan diri ini secara gamblang dijelaskan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan dan disampaikan lagi oleh Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat konferensi pers pertamanya, Senin (11 Juli 2022). Hal tersebut diperjelaskan karena adanya dua laporan polisi tentang pencabulan serta pengancaman dan percobaan pembunuhan yang dijerat dengan pasal 335 KUHP, 289  KUHP. 

Masyarakat dan juga IPW menilai banyak kejanggalan dengan kasus polisi tembak polisi tersebut. Kejanggalan itu antara lain, pada saat olah tempat kejadian perkara (TKP), pertama, tidak adanya police line di rumah Irjen Ferdy Sambo. Padahal fungsi police line ini, untuk melarang siapapun masuk ke TKP kecuali penyidik dan petugas polisi lain yang ditunjuk agar keaslian TKP tetap terjaga guna kelancaran penyidikan selanjutnya. 

Dipasangnya police line ini, telah diatur pada Surat Keputusan Kapolri No.Pol: Skep/1205/IX/2000 tanggal 11 September 2000 tentang Bujuklap, Bujuknis dan Bujuk administrasi tentang Proses Penyidikan Tindak Pidana. Dijelaskan dalam skep tersebut bahwa police line merupakan bagian alat yang harus ada. 

Nyatanya, perlakuan memberikan police line itu sangat berbeda ketika Tim Khusus Internal dibentuk dan langsung melakukan Olah TKP. Pelaksanaan yang dipimpin oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto yang masuk ke rumah Irjen Ferdy Sambo sebagai TKP pada Selasa (12 Juli 2022) malam. Saat itu, anggota Polri melaksanakan police line terlebih dulu. Demikian juga saat beberapa kali Tim Khusus melakukan pendalaman di TKP. Bahkan, hingga kini police line tetap terpasang di rumah Irjen Ferdy Sambo. 

Kejanggalan kedua, tentang tidak adanya pemotretan dan sketsa. Pemotretan dilakukan agar dapat mengabadikan situasi atau keadaan TKP termasuk korban dan barang bukti lain pada saat diketemukan. Disamping, bertujuan memberikan gambaran nyata situasi kondisi TKP. Pemotretan sangat erat dengan identifikasi dan kedokteran forensik  

Sementara dalam pembuatan sketsa digunakan untuk menggambarkan situasi atau keadaan TKP seteliti mungkin guna kepentingan rekonstruksi di kemudian hari. Termasuk menampilkan barang-barang bukti yang ditemukan. Tanpa adanya Berita Acara Pemotretan dan Sketsa maka rekontruksi yang akan dilakukan menjadi Bias.

Baik pemotretan maupun sketsa ini, tidak ditampilkan oleh pihak Polri saat mengumumkan kejadian perkara atas tewasnya Brigpol Yosua, termasuk jenis  senjata, nomor register senjata  dan kaliber  peluru yang telah ditemukan. Sehingga, masyarakat menilai ada banyak kejanggalan dalam kasus tersebut. 

Kejanggalan ketiga, karena penanganan pertama kasus tewasnya Brigpol Yosua tersebut sudah terjadi kejanggalan-kejanggalan. Hingga jenazah tidak boleh dibuka dan akhirnya ditemukan ada sayatan maka keluarga dan kuasa hukumnya meminta dilakukan otopsi ulang. Kapolri menyepakati diadakannya otopsi ulang pada hari Rabu (27 Juli 2022) ini dengan melibatkan ahli-ahli yang netral dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) . 

Dengan adanya otopsi ulang pada hari ini Rabu, 27 Juli 2022 dengan melibatkan Forensik Dokkes, ahli Forensik independen  dari Persatuan Dokter Forensik Indobesia ( PDFI ) serta  dokter forensik dari TNI yang dijamin kenetralannya oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, diharapkan kasus tersebut mendapatkan kebenaran materiil. Karena dilakukan melalui Scientific Crime Investigation sehingga kasusnya terkuak dan menemukan tersangkanya. 

Pada sisi lain IPW menyoroti penanganan Kasus pelecehan seksual dan pengancaman (289 KUHP dan 335 KUHP oleh Polda metro Jaya dapat menimbulkan potensi kesimpulan yang berbeda bila tidak ditarik penanganannya oleh Bareskrim Polri yang juga sedang menangani Kasus laporan pembunuhan berencana, pembunuhan dan Penganiayaan yang mengakibatlan matinya orang. Pasalnya kasus ini adalah peristiwa pidana yang sama yaitu memeriksa matinya Brigpol Yosua. 

Dengan penanganan yang terbuka, akuntabel, transparan serta tidak diarahkan melindungi dan menutup kesalahan pihak-pihak tertentu  akan memenuhi rasa keadilan masyarakat dan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Polri. Akan tetapi bila sebaliknya, maka dugaan publik yakni hukum tajam ke bawah tumpul ke atas, seperti juga disinyalir Kapolri jenderal Sigit Listryo Pravowo saat fit and proper test pada januari 2021 di depan DPR RI benar adanya.

Aliansi Aktivis Sumsel Rencana Aksi Demo Di Polda Sumsel Dan Kejati Minta Oknum Provokator Ditangkap Dan Copot Kejari Muara Enim

 


SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Buntut Adanya Salah satu LSM menggelar Aksi Demontrasi Di Kabupaten Muara Enim belum lama ini, terkait masalah korupsi mereka menyuarakan hak dan pendapat dimuka umum, demo ini disusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga memicu keributan akibat ulah oknum propokator inisial DN, mengaku amtivis Muara Enim rabu (27/7/2022)  kata " Alex kepada policewatch.news, 

Alex mengaku bahwa kami akan menggelar aksi demo di Mapolda Sumsel dan Kejati Sumsel terdiri gabungan Aliansi Amtivis, Ormas, LSM, OKP meminta oknum provokator segera ditangkap dan Kejari Muara Enim dicopot tegas " Alex Kazjuda aktivis anti korupsi ini sering menyuarakan aksi di sumsel.

Senada juga disampaikan oleh Sukma Hidayat kami akan menggelar aksi besar besaran di Mapolda Sumsel dan Kejati Sumsel mendesak Kapolda Sumsel untul ditangkap Provokator segera diproses hukum, saat sahabat kita Rohadi selaku kordinator aksi menggelar aksi dikabupaten muara emim, bahwa oknum DN mengaku aktivis muara enim menyusup untuk membuat keonaran,sehingga memicu keributan nampak jelas dalam rekaman vidio DN menyusup untuk memperkeruh suasana aksi yang sedang berjalan namun DN tidak diamankan oleh pihak kepolisian kata " Sukma kami mewakili akrivis Sumsel  segera ditangkap DN, terlihat dalam tayangan vidio yang beredar salah satu LSM Melakukan Aksi Dikantor Kejari Muara Enim, tiba tiba salah satu mengaku aktivis muara enim masuk di mendatangi pendemo masa yang sedang berorasi menyuarakan tiba tiba masuk sambil mengaku " Namaku Doni aktivis muara enim " ini mengganggu memicu keributan saya minta provokator ini segera ditangkap kita negara hukum, bukan premanisme tegas " Sukma,

Lebih lanjut Sukma mengaku saya akan memimpin dalam aksi demo di Mapolda Sumsel dan di Kejati Sumsel pada tanggal 3 agustus 2022, mendesak Kajati Sumsel agar Kepala kejaksaan Negeri Muara Enim di copot serta oknum provokator DN meminta kapolda sumsel ditangkap tegas " Sukma


Aliansi Aktivis, Ormas, LSM , OKP Se Sumatera Selatan

Tangkap Doni Muara Enim , premanisme di OJK  Dan PECAT KAJARI MUARA ENIM 

Tempat : MA.POLDA SUMATERA SELATAN Dan KEJATI SUMSEL
PUKUL : 09.30 S/D SELESAI

HARI, TANGGAL : Rabu , 3 Agustus 2022

1. Sukma Hidayat
2. Deslefri
3.ELVIS
4. Rahmat sandi
5. Alex Kazjuda
6. khyanta alfallah
7. Budi rizkiyanto
8. Jp. Evanton
9. Rahmat hidayat
10.Yongki Ariansyah.
11.yan coga
12.Jeki Andesva
13. Yogi Bob
14. Nuris Bob
15. FADRIANTO
16. Kuyung Iful
17. Hendriyanto
18. Harno Pangestou
19.agam gemppa
20. Herman Nago
21.rubi 
22. *Aan Wiradinata*
23. HARRIS
24. Ali Aman
25. Ferry Iskandar ...
26. Renaldy Davinci
27. Muhammad Ridho ( MPDSS )
28. Dian PST
29. Ruben
30.Arie anggara(Aa) 
31.Syamsu..
32. Sampurna LSM Geram DPD Sumsel
33. Hipzin
34. Amrul Alamsyah ( Ketua LSM Gerak )
35. Hermanto Idris Media SIGAP88NEWS
36. LEO Nardo
37. Olson
38. Junirianyo LSM RIB OKU
39. Narul Asmadi
40. Jauhari Japar S.Hum Media News Publik
41. Hipson Munandar 
42. Sisriadi
43. Komarudin 
44. Endri ( MUBA )
45. Nursyamsu.M.A.H Iding 
46. Charma Afrianto 
47. Risdiana (GERCIN)
48.Afrian TPMHK SS 
49.M.Amin Fauzi JPPS 
50. Iwan Tuaji
51. FH 
52.Fendi (POSE) 
53. Yovi Meitaha
54. Danu LAAGI
55. Jimmy ( DPC LAAGI Kabupaten OKU )
56. Darwin Saputra ( DPC LAAGI Kabupaten OKU )
56. Deki Lubay 
57. Dodi ketum gpp-pan.
58. Bem sum sel
59.
60.
KORAK :
SUKMA HIDAYAT
DESLEFRI
YAN COGA
RUBI INDIARTA
RAHMAT SANDI
KORLAP 
RAHMAT HIDAYAT
ALEX KAZJUDA
BUDI
EVANTON
JEKI ANDESPA (tim policewatch.news

Ciptakan Kondusifitas Lalunlintas, Satlantas Polres Lotara Luncurkan Strong Point

 



POLICEWATCH-Lombok Utara, Polda NTB.

 Masyarakat Lombok Utara kini tak perlu lagi khawatir akan terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) saat berkendara khususnya pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari atau jam pulang kantor. 

Puluhan petugas Kepolisian Resor Lombok Utara, telah disebar di beberapa titik rawan kemacetan, rawan lakalantas, pusat keramaian serta lokasi sekolah.

Hal itu disampaikan Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K., M.H melalui Kasat Lantas Lotara Iptu Asri Putra Bahari S.Tr.K Selasa (26/07/2022)

Menurut mantan Kapolsek Pagutan ini, pihaknya akan terus menciptakan program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Lombok Utara termasuk salah satunya dalam hal kelancaran arus lalu lintas dan pencegahan kecelakaan.

“Program ini kita namakan program  Strong Point, yaitu pengaturan lalu lintas diseluruh titik rawan kemacetan, rawan lakalantas, pusat keramaian serta lokasi persekolahan,” ujarnya ketika dikonfirmasi. 

Kasat Lantas juga menambahkan, Strong Point, diciptakan juga agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran personel Polri di Wilayah Hukum Polres Lombok Utara dalam hal memberikan pelayanan yang maximal kepada masyarakan di saat masyarakat menjalankan aktifitasnya sehari – hari. 

Ia berharap, dengan hadirnya polisi setiap pagi di lapangan, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, baik terhadap pengemudi, pengendara, pedagang, pegawai kantoran, pelajar,  pejalan kaki dan yang lainnya, sembari harapannya sehingga masyarakat dapat dengan lancar menuju tempat tujuan dengan tidak ada gangguan selama diperjalanan.

“Strong Point ini kita laksanakan setiap pagi mulai Pukul 06.30 wita sampai dengan 08.30 wita, di 8 titik antara lain Simpang 4 (Empat) Sira, Depan SMAN 1 Tanjung, Simpang 3 (Tiga) Ibunda, Simpang 4 (Empat) SDN 1 Tanjung, Simpang 4 (Empat) Bank NTB, Depan Lapangan Tioq Tata Tunaq, Simpang 3 (Tiga) Dishub dan Simpang 4 (Empat) Lendnag bagian ," pungkas Iptu Asri Putra Bahari"MN".

Khas Sasak Lombok,Kapolres Lombok Tengah Ajak Awak Media "Begibung




POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, (NTB).

Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM mengajak sejumlah awak media untuk makan bersama (Begibung), bertempat di Mapolres Lombok Tengah, Selasa (26/6). 

Acara Begibung atau tradisi makan bersama yang dikenal budaya sasak tersebut digelar Kapolres Lombok Tengah dalam rangka menjalin silaturahmi antara Kepolisian dengan awak media. 

Kapolres berharap melalui pertemuan tersebut, dapat menunjukkan kebersamaan antara kepolisian khususnya Polres Lombok Tengah dengan setiap individu insan pers, dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat.

"Melalui Begibung, kita tunjukkan bahwa tidak ada jarak antara kita karena Begibung artinya kebersamaan. Apa lauk yang kita makan sama, sambel yg kita makan sama, sekalipun tangan kita kotor yang penting kita makan bersama tanpa adanya rasa jijik sedikitpun," kata AKBP Irfan. 



Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh awak media untuk terus bermitra atau menjalin kerjasama dalam menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. 

"Intinya Polri butuh media, kami minta kerjasama dari rekan-rekan media baik TV, Radio, cetak maupun online mengingat kedepan akan ada banyak event Internasional di Kabupaten Lombok Tengah," tutup Kapolres"MN".


            

Kapolda Sumsel Pimpin Bin Opnal Zoom Metting diikuti Seluruh Kapolres Untuk Penanganan PMK Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi



SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - 

Humas polres lahat, pada hari Selasa tanggal 26 Juli 2022, pukul 08.00 wib, Kapolres lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK mengikuti Gelar Bin Opnal yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol.Drs Toni Harmanto.MH, yang di dampingi Waka polda Brigje Pol Rudi Setiawan SH.MH, seluruh PJU Polda da seluruh Kapolres jajaran Polda Sumsel yang berlangsung di polres Ogan Ilir Indralaya.

Gelar Bin Opsnal buka mei da Juni 2022 digelar dalam rangka penanganan penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak guna mendukung pemulihan ekonomi di Povisi Sumatera Selatan.


Giat gelar BinOpsal Polda Sumsel juga berlangsung secara zoom mitting di masing-masing polres.Di polres lahat Zoom Metting di pimpin oleh Waka polres lahat Kompol Feby Febriyana SIK, da diikuti oleh seluruh PJU polres lahat dan para Kapolsek jajaran polres lahat.

Dalam sambutanya Kapolda Sumsel Irjen pol Drs.Toni Harmato MH menekankan kepada para Kapolres untuk serius penanganan penyakit kuku dan mulut (PMK) di wilayahnya masing-masing.Para Kapolres untuk memerintahkan kasat binmas dan para Kapolsek jajaran untuk mengoptimalkan para Bhabinkamtibmas bekerjasama dengan  dinas penyuluhan peternakan dan Bhabinsa untuk selalu mensosialisasikan penjegahan dan penanganan PMK.


Lakukan peyemprotan kandang ternak, berita vaksinasi, dan pisahkan cara penanganan pada hewan yang sudah terpapar virus PMK.


Secara global situasi Kamtibmas di wilayah hukum dan polres jajaran Polda sumsel masih kondusif, namun jangan lengah dengan situasi yg demikian dan harus tetap waspada.


Syukur Alhamdulillah penanganan Covid 19 di tingkat nasional Polda Sumsel dinilai berhasil dengan turunya penularan dan penyebaran Covid 19, hal ini karena kita capai karena keseriusan dalam menangani dan mematuhi segala petunjuk dari pusat .


Gelar Bin Opsnal bertujua n megevaluasi kinerja kita pada bulan Mei dan Juni apakah sudah memenuhi target atau belum dan mari kita sama2 perbaiki kekurangan bulan yang sudah berlalu dan di tingkatkan lagi untuk bulan kedepannya.


Diakhir acara Gelar Bin Opsnal Kapolda Sumsel Irjen pol Drs.Toni Harmanto,MH memberikan hadiah atau piagam penghargaa kepada Kapolres lahat lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK, sebagai juara kedua dalam penanganan penyebaran Covid 19, melalui Waka Polda Sumsel Brigen pol. Rudi Setiawan SH MH.


Kasubsi penmas Humas polres lahat Aiptu Lispono.SH.(Bambang/AWDI)

Kapolres Sumbawa Barat Dukung &Suport Pelaksanaan TMMD ke 114 Oleh Kodim 1628/Sumbawa Barat.

 



POLICEWATCH-Sumbawa Barat.

Kapala Kepolisian Resor Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin,SIK,.MIP menghadiri kegiatan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) ke 114 Tahun 2022 Kodim 1628/KSB bertempat di halaman Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa Barat Komplek Kemuter Telu Center (KTC)  pada selasa (26/7/2022).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo.S.Sos., M.M.Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir H W Musyafirin,MM, Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Octavian Englana P, Kajari Sumbawa Barat Suseno, SH,.MH.Ketua DPRD Kaharudin Umar.Ketua Pengadilan Negeri Agama KSB.Pimpinan OPD di jajaran Pemda Sumbawa Barat serta tamu undangan lainnya.

Saat diwawancarai, Kapolres AKBP Heru Muslimin,SIK,.MIP menyampaikan selaku Forkopimda pada institusi Polri terlebih khusus dari Polres Sumbawa Barat sangat mensuport Kodim 1628/KSB secara personil dan tim yang melaksanakan pembangunan pada program TMMD di Desa Senayan Kecamatan Poto Tano.

“Kegiatan yang di laksanakan ini adalah suatu program yang baik dan tepat sasaran yang mana lokasi kegiatan bertempat di desa tertinggal di kecamatan poto tano kabupaten Sumbawa Barat” tandas Kapolres Heru.

AKBP Heru selaku aparat keamanan juga mengungkapkan, kegiatan mendukung program pemerintah dalam kesejahteraan masyarakat, maka kesadaran dari masyarakat akan sadar bahwa negara hadir untuk mereka ( masyarakat ).

“Negara hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat sehingga hasil program TMMD ini dapat mensuport kesejahteraan masyarakat terlebih khusus di kabupaten Sumbawa Barat” tutur AKBP Heru

AKBP Heru menjelaskan,bahwa  Sinergitas TNI dan Polri dalam hadir untuk melayani masyarakat merupakan suatu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan seperti Koin logam yaitu saling melengkapinya.

Selanjutnya rombongan Danrem 162/ WB meninjau lokasi TMMD di Desa Senayan serta memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang dilakukan oleh Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo.S.Sos. MM yang didampingi Dandim 1628/KSB letkol inf Octavian Englana P.Kapolres KSB AKBP Heru Muslimin,SIK,.MIP.Camat Poto Tano dan Kades Senayan (MN)

Satgas Polresta Mataram Gencar Dampingi Dinas Pertanian Upaya Pencegahan PMK

  


Policewatch - Mataram

Pencegahan terhadap penanganan penyakit PMK dilakukan terus-menerus oleh Satgas Ops Aman Nusa II Polresta Mataram dalam hal ini melakukan pendampingan kepada Dinas Pertanian Kota Mataram. Selasa, (26/07)

Kapolresta Mataram melalui Kasi Humas Iptu Siswoyo SH mengatakan bahwa adapun beberapa langkah upaya cara pencegahan dilakukan  perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan yakni penyekatan dibeberapa perbatasan masuk wilayah Kota Mataram, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans, pemotongan pada hewan terinfeksi, hewan baru sembuh, dan hewan - hewan yang kemungkinan kontak dengan agen PMK, mendesinfeksi asset dan semua material yang terinfeksi (perlengkapan kandang, mobil, baju, ucapnya

Selain kegiatan pendampingan kepada Dinas Pertanian Kota Mataram kami juga  melaksanakan kegiatan Binluh dan edukasi memberikan himbauan kepada kelompok pemilik ternak hewan sapi diantaranya bertempat di Lingkungan Mapak Indah, Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela,  Kandang milik perorangan sebagai ketua Bapak Rumasi populasi sapi 19 ekor.

" Kemudian melanjutkan menuju Lingkungan Mapak Indah Kelurahan Jempong baru kecamatan Sekarbela, Kandang perorangan sebagai Ketua Bapak Samsudin populasi sapi 25 ekor "

" Terakhir di Lingkungan Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru kecamatan Sekarbela, Kandang perorangan sebagai Ketua Bapak Usman populasi sapi 2 ekor ", tandasnya 

" Di sore hari melakukan penyekatan terhadap kendaraan pengangkut hewan ternak yang akan memasuki wilayah kota Mataram yang wajib memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) di pos penyekatan Tembolak Pelangi di Jalan Lingkar Selatan Kota  Mataram, tambahnya.

" Kegiatan juga terus dilakukan upaya himbauan, sosialisasi dan pemberitaan melalui media online, media sosial dan media cetak kepada masyarakat dengan harapan bisa tersampaikan cara penanganan PMK pada hewan ternak, tutup Kasi Humas." MN"