Subsatgas Tempat Kampanye dan Tim Ranpam VIP dan Ran VIS Sambangi Bawaslu NTB



Policewatch-Mataram.

Subsatgas PAM Tempat Kampanye Tim Ranpam VIP dan Ran VIS Operasi Mantap Brata (OMB) Rinjani 2024 Polda NTB melakukan koordinasi ke Kantor Bawaslu NTB untuk mendapatkan informasi terkait jadwal Kampanye Capres / Cawapres, Rabu (10/01/2024).

Kegiatan semacam itu telah menjadi bagian dari tugas Subsatgas Tempat Kampanye Tim Ranpam VIP dan Ran VIS pada OMB Rinjani 2024 di Polda NTB yang bertujuan mempermudah Pengamanan yang dilakukan nantinya.

Kasatgas Humas OMB Rinjani 2024 Polda NTB Kombes Pol Rio Indra Lesmana SIK.,kepada media ini mengatakan bahwa seluruh satgas dalam OMB Rinjani Polda NTB telah dan akan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing termasuk yang dilakukan Subsatgas Tempat Kampanye dan Tim Ranpam VIP dan Ran VIS.

“Subsatgas tersebut sudah menjalankan tugasnya dengan menyambangi kantor Bawaslu NTB dalam rangka koordinasi terkait jadwal Kampanye Capres atau Cawapres di wilayah NTB,”ucapnya.

Kemudian dari kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memperoleh informasi sehingga pengamanan dapat dipersiapkan dengan optimal. 

“Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Satgas dan Subsatgas OMB Rinjani Polda NTB sebagai upaya mewujudkan Pemilu Damai tahun 2024 di NTB,”tutupnya. 

Mn

Polres Sumbawa Barat dan Polsek Brang Rea Lakukan Pengamanan Kampanye Tatap Muka Caleg DPR RI dari PAN


Policewatch-Sumbawa Barat.

Sebanyak 10 personel gabungan polres Sumbawa Barat dan Polsek Brang Rea melakukan pengamanan Kegiatan Kampanye tatap muka Calon Legislatif DPR RI dari Dapil I NTB dari PAN Dr. H. Muhammad Syafruddin ST.,MM., di Dusun Gong Datu, Desa Rarak Ronges, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (09/01/2024).

ke 10 personil Polres dan Polsek Brang Rea tersebut melakukan tugas Ops Mantap Brata (OMB) Rinjani 2023-2024  Polres Sumbawa Barat. Pengamanan kegiatan Kampanye tersebut dipimpin langsung Kapolsek Brang Rea Iptu Siswoyo SH.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap SIK., melalui Kapolsek Brang Rea mengatakan kegiatan pengamanan yang dilakukan merupakan upaya untuk mencegah segala jenis gangguan yang muncul sehingga kegiatan kampanye tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Ini merupakan bagian tugas yang dijalankan OMB Rinjani 2023-2024 Polres Sumbawa Barat dan Polsek Brang Rea.

Kegiatan kampanye yang dilakukan Caleg dari PAN tersebut sesuai data yang diterima telah dilengkapi dengan STTP bernomor 384.yang dikeluarkan Direktorat Intelkam Polda NTB.

“Sebagai petugas Pengamanan, Personil memantau lingkungan sekitar selain memberikan pengamanan Caleg yang berkampanye serta masyarakat yang menghadirinya. Jadi kita harus bisa memastikan keamanan acara tersebut,”tegasnya.

Menurut Siswoyo sapaan akrab Kapolsek Brang Rea ini, seluruh kegiatan terpantau dengan baik, dimana seluruh rangkaian kampanye tatap muka yang dilakukan Caleg dari PAN tersebut berjalan dengan baik dan lancar.(Adb)

Mn

Kapolda NTB Minta Mahasiswa Awasi Kecurangan Pemilu 2024


Policewatch-Mataram

Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Raden Umar Faroq, S.H., M.Hum., mengajak turut serta mengawasi dan mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ajakan itu disampaikan Kapolda NTB, Selasa (9/1/2024), saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum bertema "Peran Kampus Dalam Menjaga Kondusifitas Pesta Demokrasi", yang diselenggarakan Universitas Mataram (Unram) di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat Universitas Mataram.

Kapolda NTB menyebutkan jika keterlibatan kampus dan mahasiswa dalam pesta demokrasi Pemilu 2024, tidak hanya sebatas menyuarakan hak pilihnya.

"Tapi mahasiswa juga harus terlibat dalam melakukan pengawasan, atas potensi adanya kecurangan yang terjadi serta turut aktif melaporkan kecurangan tersebut," ungkapnya.

Menurut Kapolda NTB, adanya partisipasi kampus serta mahasiswa dalam melakukan pengawasan pemilu sebagai bentuk dari penggunaan hak warga negara, untuk mengawal hak pilihnya sekaligus sebagai upaya kontrol publik dalam menjaga suara rakyat. 

"Mahasiswa punya peran penting sebagai penerus bangsa dan negara, sehingga dalam pesta demokrasi, Pemilu 2024 ini, hendaknya dapat berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 agar dapat berjalan demokratis, aman dan kondusif," jelas Umar Faruq.

Jenderal bintang dua itu juga menambahkan, jika saat ini kita berada di era 4.0, yakni era dalam penggunaan teknologi seperti media sosial (medsos) menjadi tren, karena itu mahasiswa diharapkan dapat menjadi pengguna medsos yang bijak. 

"Peran mahasiswa juga sebagai agen perubahan sangat diharapkan bisa bersama-sama dan bersinergi dengan Polri, untuk dapat mencegah dan menanggulangi maraknya penyebaran berita hoaks, provokasi dan ujaran kebencian di tengah-tengah masyarakat," tandasnya.

Tampak hadir dalam Kuliah Umum tersebut, Rektor dan para Wakil Rektor Unram, para PJU Polda NTB dan Kapolresta Mataram.

Mn

Parah, 20 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ratusan Guru Geruduk Kantor BKD Mamasa Ancam Mogok Kerja

 



Mamasa - Policewatch,'News - 20 bulan gaji tak di bayarkan, ratusan guru geruduk Kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Mamasa, untuk minta penjelasan dari Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Mamasa Herry Kurniawan. 

Menurut Abraham salah seorang perwakilan guru, ia mengungkapkan "Gaji sertifikasi kami selalu menyeberang tiap tahun, padahal dalam aturan tidak di bolehkan menyeberang tahun. Namun, justru sekarang suda tanggal 8 Januari 2024. Bahkan, parahnya lagi masih ada tahap 3 (Tiga) yang belum terbayarkan.

Merujuk Permendibudristek No 4 Tahun 2022. Larangan dan sanksi di antaranya; 

(1) Pemerintah Daerah dilarang menunda penyaluran tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan melewati 14 (Empat Belas Hari) hari kerja sejak tanggal diterimanya dana tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan di rekening kas umum Daerah. 

(2) Pemerintah Daerah dilarang menguntungkan alokasi dana tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan selain peruntukan tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan sebagaimana diatur dalam peraturan menteri.

(3) Pemerintah Daerah yang menunda penyaluran dan/menggunakan alokasi dana sebagaimana di maksud pada ayat (1) dan (2) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan." ungkap Abraham   

Namun, ratusan guru merasa kecewa karna mereka tidak mendapat penjelasan apapun dikarenakan Kepala BKD Mamasa tidak adak di tempat, seperti yang di ucapkan Zadrak yang akan kembali menuntut hak-hak mereka ke Kepala BKD Mamasa dan akan melakukan aksi demo tanggal 11 serta aksi mogok kerja sampai tunjangan sertifikasi di bayarkan. ucap Zadrak

Di tempat yang sama Ardi Andy Sekretaris BKD Mamasa berjanji akan menampung semua aspirasi dan masukan para guru-guru, baik guuru sertifikasi maupun guru kontrak Daerah, ia menyebutkan "Saya tidak bisa terlalu jauh menjelaskan masalah keuangan, karena itu kewenangan Kepala BKD Manasa." sebutnya 

Sementara Ray Tangke meminta ke Sekretaris BKD Mamasa agar pesannya di sampaikan ke Kepala BKD Mamasa supaya jangan selalu membohongi kami. "Dimana dia selalu menyampaikan kepada stafnya bahwa dia diluar Daerah, padahal dia ada di Mamasa. Bahkan, mirisnya lagi dia pernah mengatakan tidak ada Mamasa, namun besoknya ada pencairan 29 M waktu itu. 

Setelah kami kembali, mereka semua menghilang untuk itu kami menginginkan agar Kepala BKD Mamasa jujur ke kami, kami ini adalah guru. Bahkan Ibu Jannah menjelaskan tanggal 28 Desember 2023 dana sertifikasi tahap empat ada, tapi sampai saat ini belum terbayarkan." kata Ardi  ((*ZUL*))

LIDIK KRIMSUS RI Apresiasi Keberhasilan Polda Jateng Dalam Meringkus Lima Pelaku LENGEK, Sindikat Penjual dan Penadahan Mobil Bodong



Red, policewatch.news, Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (DPN LIDIK KRIMSUS RI) Apresiasi atas keberhasilan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah dalam Keberhasilan ungkap kasus sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong dengan menangkap Lima orang tersangka dan mengamankan Dua puluh mobil dan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam kejahatan tersebut,hal ini di sampaikan oleh Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto SH, kepada policewatch.news, 9/01/24

Kejahatan sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong sangatlah merugikan masyarakat dan juga pihak lembaga pembiayaan,dalam situasi ekonomi yang sulit seperti ini terkadang masyarakat para pelaku Debitur yang kesulitan dalam membayar cicilan terkadang berfikir secara pintas untuk meng Over Kriditkan Unit Kendaraan nya Dibawah tangan Ataupun terkadang dengan akad atau perjanjian Gadai di situlah sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong beraksi papar Rodhi

 Debitur atau Customer yang meng Over Kriditkan Unit Kendaraan nya Dibawah tangan ataupun yang menggadaikan Kendaraan nya akan akan kehilangan Unit kendaraan nya yang Over Kridit Tidak di lanjutkan pembayarannya dan yang menggadaikan kendaraannya rata rata akan di LENGEK alias di jualputus oleh  sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong dan merekapun rata-rata tidak bisa berbuat apa apa karena secara hukum Debiturpun akan terjerat Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia menyatakan bahwa Pemberi Fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia yang tidak merupakan benda persediaan, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia. ujar Rodhi

saya menghimbau agar masyarakat pelaku Debitur atau Customer  berfikir bijak dan lebih waspada jika memang sudah tidak mampu membayar jika ingin di over kriditkan harus sepengetahuan  dan persetujuan Perusahaan Leasing pungkasnya 

Dengan diringkusnya Lima orang tersangka anggota sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong ditangkap aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa , Keberhasilan ungkap kasus tersebut digelar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, pada sebuah konferensi pers yang dilaksanakan di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (9/1/2024)


Menurut Kapolda, lima yang tersangka yang ditangkap berinisial AP (38) asal Pati, SJ (36) asal Pati, PT (29) asal Pati, AP (37) asal Pati dan MNS asal Jepara.” Mereka merupakan bagian dari kelompok yang bernama “Lengek Squad” yang berpusat di Pati, “Mereka cari mobil yang murah lalu dijual lagi dengan harga jauh dibawah pasaran umum, dalam hal ini, yang dirugikan adalah Corporate perusahaan-perusahaan leasing ,” jelas Kapolda

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora menuturkan kasus ini terbongkar berawal dari laporan sejumlah warga yang curiga dengan adanya aktivitas penjualan mobil bodong di Kabupaten Pati, para anggota Lengek Squad berjumlah sekitar 30 orang dan sudah beroperasi sejak 2017.Mereka saling membantu dan berkoordinasi untuk melakukan penjualan mobil bodong melalui pertemuan yang dikemas dalam bentuk arisan rutin bulanan.

Aktivitas para tersangka, adalah membeli mobil-mobil bodong dengan harga murah lalu dijual kembali melalui media sosial WhatsApp dan Facebook untuk mengambil margin keuntungan yang tinggi.
“Misal, pajero harga Rp 180 juta lalu dijual 210 juta. Mereka sebenarnya tahu kalau tidak ada BPKB nya, mobil tersebut ditampung di Pati dan dijual lagi, Keuntungan sekitar 30 juta” bebernya.

Atas kejahatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 481 KUHP dan atau 480 KUHP juncto pasal 55 dan atau 56 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.jelas Ronald **Red/Tim**

Heboh..! Sebuah mini bus yang diduga bermuatan BBM ilegal Terbakar

 


policewatch.news,Bengkayang -  Warga desa Goa Boma di hebohkan adanya peristiwa Tragedi Sebuah mobil minibus yang terbakar di Desa Goa Boma, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (9/1/2024).


Sontak kejadian terbakarnya mini bus di siang bolong dengan besarnya kobaran api di tempat kejadian tersebut membuat heboh masyarakat warga desa Boma Goa, yang mana Diduga mobil mini bus tersebut bermuatan bahan bakar minyak (BBM) ilegal hingga mengakibatkan kendaraan tersebut cepat hangus terbakar


Menurut informasi, Supir minibus pengangkut BBM yang terbakar  tersebut berinisial ( L ) dan Pemilik Minibus tersebut berinisial ( IS ) 


Sampai berita ini di turunkan belum ada keterangan lebih lanjut Terkait terbakarnya mini bus yang viral beredar di group Whatsapp warga Goa Boma tersebut, **Hasan**

Puluhan Masa LAPSI Aksi Demo di Kejati Sumsel " Tangkap Untung dan Para Koruptor di Kabupaten Lahat

 



POLICEWATCH.NEWS  - SUMSEL-  Puluhan Masa LAPSI Kabupaten Lahat mendatangi Kantor Kejati Sumsel mereka menggelar aksi demonstrasi dipimpin langsung Koordinator Aksi Meriyansyah didampingi Korlap Ernan,

Masa meneriakkan " Tangkap Untung dan Kadis PUPR diduga terkait proyek di kabupaten Lahat masa meminta kepada Kejati Sumsel agar di proses hukum teriak pendemo dalam aksi nya  di depan kantor Kejati Sumsel Selasa (9/1)

Mereka bergantian menyuarakan aksi agar kasus korupsi lahat di proses hukum, apabila tidak ada tindak lanjut kami akan mengerahkan masa yang lebih besar lagi kata " Meriyansyah dalam orasinya meminta sdr.Untung di tangkap dan Sekda Lahat di proses hukum " Tangkap Untung teriak pendemo" 


Usai melakukan aksi perwakilan dari LAPSI menyerahkan satu berkas kepada perwakilan Kejati Sumsel diruang pengaduan masyarakat satu bendel dan satu buah CD.

Terpisah Ketua LAPSI Kabupaten Lahat Khoiri memberikan apresiasi kepada Kejati Sumsel saat menyerahkan satu bendel berisi 15 berkas dan satu kAset CD dari perwakilan LAPSI dan diterima bagian lapdu Kejati Sumsel kata " Khoiri kepada wartawan dalam keterangan pers di Kejati Sumsel Selasa (9/1)

Yang jelas Kami. Minta Kejati Sumsel turunkan tim investigasi imbuh " Khoiri

Perwakilan kejaksaan tinggi Sumatera Selatan ibu Endiana.SH Langsung menerima pendemo, ia mengatakan nanti langsung kebagian laporan pengaduan dan berkas diterima.

Saat ditanya wartawan ibu N.Endiana kasi Penkum ibu Venny Yulia Ekasari sedang diluar "  ucapnya

Pantauan wartawan nampak personil kepolisian dari Poltabes Palembang mengawal dalam aksi ini yang digelar di depan kantor Kejati Sumsel aman dan kondusif.

Penulis: Bambang

Kapolda Subar Minta Bintara Remaja Harus Bisa Jadi Polisi Harapan Masyarakat

 

Dok: policewatch.news

Sulbar – Policewatch,'News - Setelah menimba ilmu selama lima bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mekkatta, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginajar menyampaikan pesan penting kepada para bintara remaja yang baru saja lulus, Selasa 9/1/24.

Pesan penting tersebut disampaikan disela-sela pelaksanaan apel pagi, yang berbunyi "perjuangan kalian hingga saat ini dan resmi sebagai kesatria Bhayangkara tidaklah mudah. Untuk itu, tunjukkan kebanggaan kalian dengan menjadi Polisi yang diharapkan masyarakat.

Untuk menjadi Polisi yang profesional, sosok Polisi yang diidam-idamkan masyarakat, Kapolda menekankan kepada Bintara baru untuk terus belajar, lihat contoh-contoh yang baik dari senior-senior kalian dan terpenting tidak melupakan jasa orang tua dangan membanggakan mereka.

"intinya kita laksanakan tugas dengan baik dan terpenting kita harus sadar bahwa posisi kita saat ini adalah pelayan, pengayom serta pelindung masyarakat," tutur Kapolda.

Terakhir, Kapolda juga mengingatkan agar seluruh bintara remaja tetap memperhatikan kesehatan, jika ada yang sakit segera dilaporkan dan jangan dibiarkan. Tugas kita itu kompleks jadi perlu fisik dan kesehatan yang terus stabil demi menjawab segala tantangan tugas yang ada.

"Tunjukkan kepada masyarakat bahwa Bintara dari Samapta Polda Sulbar cerdas, profesional dan humanis dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya di tengah-tengah masyaraka,” tutup Kapolda.  ((*ZUL*))

BPBD Lombok Tengah Berikan Bantuan Matrial Kepada Korban Kebakaran


Policewatch-Lombok Tengah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Lombok Tengah memberikan bantuan matrial kepada korban kebakaran seperti Asbes,Semen Paku dan kayu.

Penyerahan bantuan berupa Kayu.semen,paku dan Asbes  tersebut, berlansung di kantor BPBD yang beralamat di jalan S Parman kelurahan Leneng kabupaten Lombok Tengah selasa 09/01/2024.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, lansung  diberikan oleh petugas Badan penaggulangan  Bencana Daerah (BPBD),Lombok Tengah yang diwakili oleh "Lalu "Fauzi" kepada korban "H Muksim Salim" yang diwakili oleh anaknya.

Menurut korban "H Muksim" mengucapkan beribu terima kasih atas bantuan dari bapak bapak yang sudi kiranya membantu kami, yang dalam kondisi kesusahan dan kekurangan ucapnya.


Saya hanya bisa mendo'akan bapak bapak yang telah membantu kami semoga diberikan kesehatan,umur panjang, dan Rizki yang halal imbuhnya 

Ditempat terpisah  kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Tengah "H Ridwan Ma'ruf S Sos" melalui Stap Bid BPBD "Lalu Fauzi"menjelaskan kepada awak Media Policewatch menjelaskan , bahwa bantuan kepada warga yang kena musibah, adalah kewajiban kami sebagai petugas dan pelayan masyarakat,dengan tujuan agar masyarakat bisa terbantu dan dalam kesusahan terangnya.

Apalagi saya lihat masyarakat dalam kondisi saat ini serba kesusahan,saya berharap kalau ada yang mengalami musibah agar segera melaporkan dan mengimpormasikan kepada kami atau petugas semoga dengan bantuan yang kami salurrkan bermanfaat bagi korban harapnya.

Mn


Satgas Humas OMB Rinjani Polda NTB Pantau Perkembangan Isu Pemilu 2024 Secara Online


Policewatch-Mataram

Seluruh satuan tugas pada Satgas Operasi Mantap Brata (OMB) Rinjani 2023-2024 Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat terus dan secara rutin melaksanakan apa yang telah menjadi tugas masing-masing dalam rangka Mensukseskan Pemilu Damai tahun 2024 dapat terwujud.

Salah satu satgas yang juga rutin menjalani tugas pokoknya yaitu Satgas Humas yang setiap harinya meski hanya di depan Meja dan didalam ruangan terus bekerja tanpa henti memantau kegiatan masyarakat yang berkaitan Pemilu 2024 melalui Media Sosial.

Salah satu tugasnya yaitu memantau dan menganalisa isu-isu yang berkembang terkait Pemilu 2024 di wilayah hukum Polda NTB baik melalui media sosial,media cetak media online maupun elektronik.

“Ini menjadi bagian dari tugas pokok kami sebagai Satgas Kehumasan dalam OMB Rinjani 2023-2024 dengan terus melakukan pemantauan serta melakukan analisa terkait semua isu yang berkembang di NTB khususnya yang berkaitan Pemilu 2024,”ungkap Kasatgas Humas OMB Rinjani 2023-2024 Polda NTB Kombes Pol Rio Indra Lesmana SIK., Selasa (09/01/2024).

Menurutnya, pemantauan dan analisa isu Pemilu 2024 tersebut bertujuan untuk dapat mengetahui isu yang tengah berkembang di masyarakat sehingga dampaknya diharapkan dapat segera menemukan langkah-langkah antisipasi.

Sejauh ini lanjutnya, isu yang berkembang di lokal NTB masih sama dengan isu yang berkembang di nasional yaitu berbagai tanggapan terkait debat ketiga Capres pemilu 2024. Namun dari hasil pemantauan ada juga isu lain terkait Pemilu 2024 yang berkembang di tingkat lokal seperti Isu Netralitas ASN di NTB dalam pemilu 2024. 

Selain itu yang berhasil dirangkum oleh satgas Humas Polda NTB beberapa isu kegiatan sosialisasi KPU NTB dan beberapa isu penegakan hukum yang dilakukan Bawaslu NTB.

“Secara kuantitas isu pemilu yang berkembang baik lokal maupun nasional masih sangat dominan dalam pencarian keyword google, namun isu pengamanan yang dilakukan  khususnya petugas kepolisian Polda NTB  beserta jajaran  masih minim,”tegas Rio sapaan akrab Kabid  Humas Polda NTB yang juga menjabat  sebagai Kasatgas Humas OMB Polda NTB ini.

Menurut Rio, kedepan Polda NTB dan jajaran akan terus melakukan penggalangan terhadap seluruh media yang ada di NTB baik lokal maupun nasional untuk menjalin kerjasama yang baik sehingga dapat menyajikan informasi positif terkait kegiatan Polda NTB dan jajaran dalam OMB Rinjani 2023-2024.

Selain terus memantau dan menganalisa isu yang berkembang, Satgas Humas OMB Polda NTB juga diharapkan terus melakukan dan menyuguhkan konten-konten kreatif di medsos dengan tujuan mengajak dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kerukunan, memelihara silaturahmi serta menciptakan Kamtibmas di tengah masyarakat selama proses pemilu berlangsung.

“Karena perbedaan yang ada pada kita saat Pemilu nantinya bukan sebagai alasan kita untuk bercerai berai akan tetapi justru perbedaan itu akan menjadikan kita kuat dan berkembang,”ucapnya.

Terakhir Ia menegaskan bahwa Satgas Humas akan terus melakukan monitoring pada sebaran informasi dengan framing propaganda serta cipta opini negative baik pada Polri maupun pada salah satu pihak yang dapat berimplikasi pada munculnya gangguan Harkamtibmas di wilayah NTB baik  yang dilakukan media Online maupun Media sosial. 

Mn