PT Adhi Acset KSO melakukan kegiatan rutin pembersihan jalan

 



Bekasi.Policewatch.News:- PT. Adhi Acset KSO melakukan giat pembersiahan jalan raya serang baru cibarusah, sukaragam, serang baru. Kab. Bekasi, jawa barat Pada sore hari tanggal 06/03/2024

pak robert humas dari Pt. Adhi Acset Kso, dalam penyampaian nya kepada awak media menyampaikan, bahwa kegiatan ini untuk menetralisir terjadinya kecalakaan pada kendaraan bermotor, dan hal ini di lakukan sewaktu waktu untuk kenyamanan kendaraan dalam melintas di jalan raya serang baru, yang memang sedang ada kegiatan pekerjaan untuk jalan tol.

"selain kegiatan tersebut kami juga sudah meberikan rambu rambu untuk berhati hati dalam melintas di jalan ini dan kami dari pihak pt yang bekerjasama dalam pembangunan proyek jalan tol ini sangat memperhatikan lingkungan dan masyarakat yang melintas di jalan raya", terang nya.

Budi pengguna jalan menerangkan,

saya sangat mengapresiasi dan mendukung dalam kegiatan ini, dan saya selaku pengguna jalan sangat berterimaksih kepada pihak pihak yang sudah melakukan kegiatan pembersihan jalan ini

"Klo bisa sih kegiatan ini slalu ada dan rutin pak agar tidak ada yg jatuh karna jalan licin, intinya saya sangat berterimakasih untuk kegiatan ini", jelasnya.(Amun JG)

Operasi Keselamatan 2024, Polres Loteng Kedepankan Edukasi Berlalu Lintas


Policewatch-Lombok Tengah

Operasi Keselamatan Rinjani tahun 2024 yang digelar selama 14 hari kedepan, Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Tengah mengedepankan edukasi berlalu lintas.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Lantas IPTU Abdul Rachman, S.Tr.K.,S.I.K saat dikonfirmasi, Rabu (6/3) mengatakan bahwa dalam operasi tersebut personel di lapangan akan lebih mengedepankan giat preemtif dan preventif selain melakukan penegakan hukum.

"Selain penegakan hukum, kami juga utamakan edukasi agar para pengendara mematuhi peraturan lalu lintas," kata Kasat Lantas.

Ia menyampaikan, kebanyakan kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas serta kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas di Lombok Tengah masih rendah.

Bahkan lanjutnya, tidak sedikit masyarakat atau pengendara yang mengabaikan kelengkapan dalam berkendara dan banyak yang tidak memahami aturan berlalu lintas. Hal tersebut dapat mengancam keselamatan penguna jalan.

"Tentunya, personel yang terlibat operasi memberikan edukasi kepada pengendara baik roda dua maupun roda empat tentang kelengkapan berlalu lintas dengan humanis," ujarnya.

Kasat lantas berharap, agar semua pihak dan lapisan masyarakat turut mendukung upaya bersama menekankan terjadinya pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan. Dan upaya tersebut dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas bagi masyarakat terutama anak-anak muda dan pelajar.

Mn

Perketat Pengamanan Objek Vital, Samapta Polres Lombok Utara Berikan Pengamanan

Policewatch-Lombok Utara.

Dalam upaya mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Samapta Polres Lombok Utara meningkatkan pengamanan pada objek vital, khususnya bank-bank di wilayah hukumnya.

IPTU I Gusti Made Suarjaya, Kasat Samapta Polres Lombok Utara, menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian di bank sebagai tempat berkumpul dan transaksi keuangan masyarakat. 

“Dengan adanya pengamanan yang intensif, kami berharap dapat menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujarnya mewakili Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si, pada Rabu (6/3/2024).

Sebelum bertugas, personel Samapta mendapatkan arahan untuk melaksanakan pengamanan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan mengutamakan keselamatan. Mereka juga diingatkan untuk menjalin hubungan baik dengan satpam bank dan masyarakat dengan cara yang ramah, sebagai upaya menciptakan situasi yang nyaman, aman, dan kondusif.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga mereka merasa aman dengan kehadiran polisi,” tutup IPTU Suarjaya.

Mn0

Gagalkan Peredaran Narkoba, Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Amankan 2 Pria Di Alas

Policewatch-Sumbawa Besar

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Sumbawa kembali berhasil meringkus dan mengamankan terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.

Dalam pengungkapan tersebut dua orang pria terduga pelaku penyalahgunaan narkotika ditangkap, masing-masing berinisial S alias Din (41) dan S alias sam (32), keduanya merupakan warga Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas.

Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P, saat dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba AKP Muh. Fatoni SH., membenarkan penangkapan tersebut, penangkapan kedua terduga pelaku terjadi pada hari Selasa tanggal 5 Maret 2024 Pukul 18.00 Wita yang berlokasi di rumah terduga pelaku S alias din.

Kasat mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa di rumah sdr. S alias Din yang beralamat di Desa Labuan Alas Kec. Alas Kab. Sumbawa, sering di jadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

"Setibanya di lokasi tim pun menemukan dua orang pria yang dicurigai, dengan sigap petugas langsung mengamankan keduanya." Ucap Kasat.

Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 7 poket yang diduga narkotika jenis sabu yang ditemukan di kantong celana milik Sdr. S alias Sam dengan berat Bruto 1,64 Gram dan juga ditemukan barang bukti lainnya terkait narkotika jenis sabu berupa 2 buah alat hisap/bong,1 bendel klip obat kosong, 1 buah pipa kaca, 2 buah skop plastik, 1 unit timbangan digital, 2 buah korek gas, 1 buah gunting, 1 buah kotak plastik, 1 buah kotak kacamata dan 2 unit HP android.

Selanjutnya, Tim Opsnal melakukan pengembangan menuju ke tempat tinggal terduga pelaku S alias Sam yang beralamat di Desa Labuan Alas Kec. Alas namun Tim Opsnal tidak menemukan barang bukti terkait narkotika jenis sabu.

Tim Opsnal kemudian membawa kedua terduga pelaku dan seluruh barang bukti ke Mako Polres Sumbawa untuk dimintai keterangan guna proses hukum lebih lanjut. 

Mn

IPW Laporkan Mantan Gubernur Jateng GP dan Eks Dirut Bank Jateng ke KPK Dugaan Gratifikasi

 




JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Indonesia Police Watch (IPW) melaporkan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan eks Direktur Utama Bank Jateng berinisial S ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, Ganjar dan S dilaporkan atas dugaan penerimaan gratifikasi dan atau suap berupa cashback dari perusahaan asuransi.

"IPW melaporkan adanya dugaan penerimaan gratifikasi dan atau suap yng diterima oleh Direksi Bank Jateng dari perusahaan-perusahaan asuransi," kata Sugeng pada Selasa (5/3/2024).

Sugeng mengatakan, perusahaan asuransi itu memberikan pertanggungan jaminan kredit kepada kreditur Bank Jateng yang dipahami sebagai Cashback

Nilai cashback itu diduga sekitar 16 persen yang dibagikan untuk tiga pihak.

Rinciannya, 5 persen untuk operasional Bank Jateng, 5,5 persen untuk pemegang saham Bank Jateng yang terdiri dari pemerintah atau kepala daerah, dan 5,5 persen untuk pemegang saham pengendali Bank Jateng.

"Yang diduga adalah kepala daerah jawa tengah dengan inisial GP," ujar Sugeng.

Dalam bukti tanda terima laporan Sugeng disebutkan, laporan itu menyangkut dugaan gratifikasi/suap/penyalahgunaan wewenang Direktur Utama Bank BPD Jateng periode 2014-2023 berinisial S

Aliran dana dalam kasus itu diduga mengarah ke Ganjar selaku Gubernur Jawa Tengah.

"Terkait dengan cashback dari perusahaan asuransi sebesar 16 persen," sebagaimana dikutip dari tanda terima laporan itu.

Adapun nilai dugaan gratifikasi atau suap itu mencapai lebih dari Rp 100 miliar. Angka tersebut senilai dengan 5,5 persen cashback yang diberikan perusahaan asuransi.

"Lebih dari 100 miliar. Direktur Bank Jateng S. S ini mengundurkan diri tahun 2023 sesaat sebelum pilpres ya," kata Sugeng.

Terpisah, Juru Bicara Peninndakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan telah menerima laporan tersebut. 

"Setelah kami cek, betul ada laporan masyarakat dimaksud," kata Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa.

Ali mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti aduan tersebut dengan melakukan klarifikasi.

Adapun laporan di KPK diproses oleh Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK.

"Kami segera tindak lanjuti dengan verifikasi lebih dahulu oleh bagian Pengaduan Masyarakat KPK," tutur Ali.( Red)

Ops Keselamatan, Polres Sumbawa Bagikan Brosur Tertib Berlalu Lintas


Policewatch-Sumbawa Besar

Jajaran personel Operasi Keselamatan Rinjani 2024 Polres Sumbawa melaksanakan sosialisasi dan pembagian brosur di wilayah Kota Sumbawa, Selasa (5/3/2024) pagi.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, personel dipimpin KBO Lantas  IPTU Edi Juandi dan personel gabungan Ops Keselamatan Polres Sumbawa menyampaikan informasi tentang tertib berlalu lintas kepada pengendara roda 2 dan roda 4.

Untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalulintas, Personel gabungan Ops Keselamatan Rinjani turun langsung membagikan brosur dan pamflet. Berisikan Ops Keselamatan Lalu Lintas Rinjani  2024 kepada pengguna jalan

“bahwa petugas dilapangan mengingatkan bagi pengendara roda dua agar memakai helm SNI, untuk pengendara roda empat agar menggunakan sabuk keselamatan/pengaman serta jangan menerima telepon saat berkendara. ” ungkap KBO Lantas.

Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi dan himbauan serta pembagian brosur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas). 

Mn

Kerap Di Jadikan Lokasi Transaksi Narkoba, Polsek Lunyuk Grebek Sebuah Rumah Dan Amankan Satu Pria


Policewatch-Sumbawa Besar

Polsek Lunyuk jajaran Polres Sumbawa berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya, Senin (05/03/24) pukul 00.30 wita.

Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial SN (43) warga desa Padasuka Kec. Lunyuk di amankan dari rumahnya beserta barang bukti terkait narkotika.

Kapolsek Lunyuk AKP Edi Sumarsono saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut, Kapolsek mengatakan pengungakapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah terduga pelaku SN kerap dijadikan lokasi untuk transaksi narkotika.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek selanjutnya meminta jajarannya melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar TKP.

 “sekira pukul 00.30 wita petugas langsung melakukan penangkapan kepada pelaku yang mana pada saat itu sedang berada di rumahnya kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis Sabu beserta barang bukti lainnya." jelas Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya berupa 1 buah plastik klip besar diduga sisa penyimpanan sabu, ⁠7 poket kecil yang diduga sabu, 1 buah alat hisap/bong, 1 bendel klip obat kosong, 1 buah dompet emas berwarna abu-abu, 1 buah pipa kaca, 1 buah skop plastik dan 2 buah korek gas.

Lanjut Kapolsek, Hasil interogasi awal terhadap terduga pelaku SN mengaku bahwa barang haram tersebut disimpan oleh seseorang berinisial S dirumahnya.

Kemudian personel Polsek Lunyuk langsung melakukan pengembangan dan mencari keberadaan Sdr S ke tempat tinggalnya, namun Sdr.S tidak ditemukan.

Terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa dan diamankan ke Mapolsek Lunyuk guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. 

Mn

Hari Kedua Operasi Keselamatan Rinjani 2024 Polres Loteng, Sejumlah Pelanggar Terjaring Razia


Policewatch-Lombok Tengah

Hari kedua Operasi Keselamatan Rinjani 2024 Polres Lombok Tengah di jalan Jendral Sudirman Praya Selasa (5/3), sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terjaring razia oleh personel gabungan operasi keselamatan. 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, melalui Kasat Lantas IPTU Abdul Rachman, STrk.,SIK menyampaikan masih ditemukan pengendara R2 dan R4 yang belum mematuhi peraturan lalu lintas. Seperti tidak menggunakan helm mengangkut penumpang dengan kendaraan bak terbuka (pickup), tidak memakai seat belt serta tidak melengkapi surat kendaraan saat berkendara.

“Kendati demikian, pengendara yang melakukan pelanggaran tidak kami berikan tilang. Namun kita hanya berikan teguran secara lisan dan himbauan agar kedepan masyarakat lebih tertib lagi saat berkendara di jalan raya,” imbuhnya.

Dalam Operasi Keselamatan Rinjani 2024 Polres Lombok Tengah ada 11 pelanggaran lalu lintas yang menjadi target sasaran penindakan petugas antara lain, berkendara menggunakan ponsel, pengemudi atau pengendara di bawah umur, berkendara sambil membawa lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm,tidak menggunakan sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas dan berkendara melebihi batas kecepatan.

Selain itu kata IPTU Abdul Rachman, kami juga akan menindak penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong), kemudian kendaraan yang melebihi muatan, penggunaan strobo yang tidak sesuai peruntukan dan penggunaan plat khusus palsu.

Dalam kegiatan tersebut, Personel Ops Keselamatan Rinjani 2024 Polres Lombok Tengah juga turut membagikan browser himbauan tertib berlalu lintas. Hal ini sebagai sarana penyuluhan dan sosialisasi tata tertib berlalu lintas kepada masyarakat di jalan raya.

Mn

Melalui Jejak Kaki, Babinsa Gagalkan Pencurian 3 Ekor Sapi Di Gunung Bare Bojot


Policewatch-Lombok Tengah

Melalui Jejak langkah sebagai petunjuk, Babinsa Koramil 1620-04/Praya Barat Serka Sanusi bersama warga berhasil menggagalkan pencurian tiga ekor hewan ternak sapi di atas pegunungan Bare Bojot Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, setelah adanya laporan kehilangan hewan ternak dari warga setempat. 

Aksi pencurian tiga ekor sapi tersebut diketahui sekitar pukul 03.30 wita oleh pemiliknya yakni H. Munasif Akbar (70) setelah selesai melaksanakan sholat Tahajud, merasa curiga tidak mendengar suara krontongan yang dipakai dileher sapinya yang ada di kandang tidak bunyi, ia pun bergegas lari kebelakang rumah mengecek kandang ternaknya. 

Melihat 3 ekor sapinya sudah tidak ada didalam kandang H Munasif langsung spontan berteriak meminta tolong dan menelpon Babinsa untuk di bantu mecarikan 3 ekor sapinya yang hilang di gondol kawanan pencuri. 

"Merasa aksinya diketahui, kawanan pencuri ini pun kabur dan meninggalkan sapi itu di atas pegunungan Bare Bojot Desa Mekar Sari yang jauhnya sekitar 6 Km dari lokasi pemiliknya," terang Sanusi Selasa, (5/3/2024). 


Selain itu, posisi ketiga sapi terikat di pohon, lalu bersama warga dan unit Intel kodim kami amankan untuk sementara di Kampung Dusun Panggal Desa Mekar Sari," tambahnya. 

Danramil 1620-04/Praya Barat Kapten Inf Wage Rudolf, membenarkan aksi yang dilakukkan oleh Babinsa bersama warga dan Unit Intel Kodim 1620/Loteng telah menggagalkan aksi pencurian tiga ekor hewan ternak sapi tersebut. 

Setelah mendapatkan informasi dari warga, sekitar pukul 05.30 Wita pihaknya langsung melakukan penyisiran bersama warga mengikuti jejak langkah kaki, mulai dari pintu kandang pemiliknya yang berada di dusun Batu Apun Desa Mangkung sekitar 6 km sampai di seputaran atas gunung Bare Bojot desa mekar sari Kecamatan Praya Barat. 

"Hasilnya, pihaknya bersama warga menemukan tiga hewan ternak sapi itu terikat diantara pepohonan di atas gunung bare bojot desa mekar sari," jelas Kapten Wage. 

Selain itu, keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari pentingnya peran Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tugasnya selama 24 jam penuh, dengan menerapkan ilmu mengesankan jejak (Sanjak) yang dimiliki sebagai anggota TNI, tugas dalam membantu wargapun bisa melaksanakan dengan baik. 

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di sekitar lingkungan mereka. 

"Dengan kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak baik siang maupun malam hari," tandasnya.

Mn

Atas Prestasinya, Kapolda NTB dan Direktur Reskrimsus Terima Penghargaan dari Lemkapi


Policewatch-Mataram

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda NTB atas prestasinya menyelesaikan beberapa kasus Korupsi di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat.

Penghargaan berupa Piagam tersebut diserahkan langsung Direktur Lemkapi Dr. Edi Hasibuan SH.,MH., dan diterima langsung Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Nasrun Pasaribu SIK., MH., di ruang kerja Direktur Reskrimsus Polda NTB, Senin (04/02/2024).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Rio Indra Lesmana SIK.,mengatakan bahwa kehadiran Direktur Lemkapi beserta rombongan dalam rangka penyerahan Piagam Penghargaan atas prestasi yang dicapai oleh Polda NTB dan Dit. Reskrimsus Polda NTB.

“Sebelum penyerahan penghargaan kepada Direktur Reskrimsus Polda NTB, Direktur Lemkapi terlebih dahulu menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda NTB atas capaian yang dihasilkan selama ini dan piagam tersebut diterima langsung Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Raden Umar Faroq SH.,M.Hum,”jelas Rio sapaan akrab Kabid Humas.

Kemudian, lanjut Rio. Usai menyerahkan piagam kepada Kapolda NTB di Ruang Kerja Kapolda, Tim Lemkapi menuju Direktorat Reskrimsus Polda NTB untuk menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada Direktur Reskrimsus atas prestasinya mengungkap Kasus korupsi di Nusa Tenggara Barat.

Kemudian Dit. Reskrimsus juga dianggap berhasil melakukan penindakan terhadap kasus penyaluran pupuk bersubsidi tidak sesuai peruntukannya serta mengungkap pertambangan ilegal dan tindak Pidana Siber.

“Atas prestasi tersebut, Lemkapi memberikan piagam penghargaan kepada Direktur serta anggota Dit Reskrimsus yang dianggap berprestasi,”ucapnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut tentu akan menjadi semangat dan motivasi baru kepada Direktorat dan anggotanya untuk meningkatkan kinerja lebih optimal lagi.  Tentu penghargaan ini bukan hanya menjadikan semangat bagi Dit Reskrimsus saja tetapi juga kepada Direktorat lainnya yang ada di Polda NTB.

“Semoga prestasi ini terus dapat lebih ditingkatkan atau di pertahankan sebagai wujud Kinerja seluruh anggota Polda NTB dan Jajarannya,”pungkasnya. 

Mn