Sertifikat Tanah Anda Rusak/Hilang ,Bagaimana Cara Menggantinya di BPN

policewatch.news– Tangerang 18 Juli 2024

Sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen penting yang harus dimiliki oleh pemilik tanah.

Mengapa, sertifikat tanah akan menjadi bukti kepemilikan tanah secara hukum namun sertifikat tanah bisa saja rusak karena tidak disimpan dengan benar maupun akibat bencana, seperti kebakaran dan sebagainya.

Jika sertifikat tanah rusak, masyarakat tak perlu khawatir karena bisa menggantinya dengan sertifikat yang baru.

Cara mengganti sertifikat tanah yang rusak adalah dengan mengurusnya ke Kantor BPN terdekat.

Di bawah kepemimpinan Kementerian BPN Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini Terus berbenah dalam melayani masyarakat  sejumlah perbaikan di lakukan secara Terus menerus dan Pelayanan maksimal.

Melansir dari laman Kementerian ATR/BPN, Rabu (17/7/2024), ada sejumlah persyaratan yang harus disiapkan untuk mengurus penggantian sertifikat tanah rusak


Apa saja Persyaratannya persyaratannya:

1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai

2. Surat kuasa apabila dikuasakan

3. Fotokopi identitas (KK, KTP) dan kuasa apabila dikuasakan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum

5. Sertifikat asli/yang sudah Rusak

Selain itu, sertakan juga keterangan seperti identitas diri, luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon.

 juga pernyataan bahwa  tanah tidak sengketa serta pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik.

Jika semua dokumen persyaratan telah lengkap, silakan kunjungi kantor BPN terdekat untuk mengganti sertifikat tanah yang rusak.

Pemohon akan dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu per sertifikat hak atas tanah.

Adapun proses penggantian sertifikat tanah ini memakan waktu hingga 19 hari kerja setelah Tanda Terima penyerahan Berkas.

Cara Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang dan Biayanya

Cara Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang dan Biayanya


Ketentuan terkait cara mengurus sertifikat tanah yang hilang diatur dalam Peraturan Pemerintah No.24/1997 tentang Pendaftaran Tanah. 


Dalam Pasal 57 disebutkan; “permohonan pemegang hak atas tanah, bisa diterbitkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang.”


Pada prosesnya, ada sejumlah prosedur yang harus ditempuh dalam pengurusan sertifikat tanah hilang. 



Agar lebih jelas, berikut alur pengurusannya. 


1. Membuat Surat Kehilangan

Hal pertama yang harus dilakukan dalam pengurusan sertifikat tanah hilang adalah membuat surat kehilangan. 


Patut diketahui, surat tersebut menjadi berkas yang wajib dilampirkan dalam pengurusan sertifikat tanah hilang. 


Tanpa adanya surat kehilangan dari kepolisian, pengajuan penerbitan sertifikat baru tidak akan diproses Badan Pertanahan Nasional (BPN).


Langkah pembuatannya adalah dengan membuat surat pengantar dari RT/RW untuk kelurahan, lalu pihak kelurahan akan membuatkan surat pengantar ke kepolisian.


Selanjutnya, pemohon bisa mendatangi Polsek atau Polres setempat untuk melapor dan membuat surat kehilangan.


Nantinya, pihak Polsek atau Polres tersebut akan membuatkan surat kehillangan di Polres sesuai lokasi Tanah Tersebut.


2. Mengurus Penggantian Sertifikat ke BPN 

Setelah surat kehilangan terbit, pemohon bisa langsung mendatangi kantor BPN atau Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. 


Selain surat kehilangan, pemohon juga harus melampirkan sejumlah berkas sebagai persyaratan administrasi, seperti: 


Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Fotokopi bukti lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbaru

Fotokopi sertifikat tanah yang hilang

Surat kuasa (apabila dikuasakan).

Kemudian, isi formulir penerbitan kembali sertifikat, lalu petugas akan mengecek keabsahan pemilikan tanah dari sertifikat yang hilang. 


Bila tidak ada masalah, petugas BPN akan mengambil sumpah pemilik sertifikat, serta dilanjutkan dengan pembuatan berita acara sumpah.


3. Pengumuman di Media Massa

Berita acara sumpah akan dikirim ke sejumlah media massa.


Biasanya, pengumuman dimuat pada tiga media massa berbeda.


Tujuan dibuatnya pengumuman tersebut adalah untuk mengetahui apakah ada pihak yang keberatan dan ingin melakukan sanggahan.


4. Penerbitan Sertifikat Pengganti

Jika dalam waktu satu bulan tidak ada sanggahan atau gugatan dari pihak lain, BPN akan menerbitkan sertifikat pengganti.


Lantas, berapa lama pengurusan sertifikat tanah yang hilang? Secara umum, proses ini memakan waktu antara 2–3 bulan. 


5. Biaya Urus Sertifikat Tanah yang Hilang

Berapa biaya mengurus sertifikat tanah yang hilang? Dilansir dari laman ATR/BPN, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp350 ribu. 


Selain itu, pemohon juga harus menyiapkan sejumlah dana untuk membayar biaya lain, salah satunya biaya pengumuman kehilangan di media massa.


Bea satu ini jumlahnya bervariasi, lantaran setiap media massa memiliki tarif iklan baris yang berbeda-beda.


Cara Mengurus Sertifikat Tanah yang Rusak dan Biayanya

Cara Mengurus Sertifikat Tanah yang Rusak dan biayanya


Cara mengurus sertifikat tanah yang hilang maupun rusak sejatinya tidak jauh berbeda.


Hanya saja, tidak dibutuhkan surat kehilangan dalam pengurusan tanah yang rusak. 


Selain itu, pengurusannya juga bisa dilakukan di kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).


Pengajuan penerbitan sertifikat baru di ANRI dapat dilakukan tanpa jangka waktu alias kapan saja.

Syarat dan Biaya Mengurus Sertifikat Tanah Rusak

Adapun biaya mengurus sertifikat tanah yang rusak adalah Rp50 ribu, dengan waktu penyelesaian sekitar 19 hari.


Berikut berkas yang harus dilengkapi dalam pengurusan surat tanah yang rusak:


Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai 

Fotokopi KTP, KK, dan surat kuasa (apabila dikuasakan) 

Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum 

Sertifikat asli 

Surat keterangan luas, letak dan penggunaan tanah 

Pernyataan tanah tidak sengketa

Pernyataan tanah atau bangunan dikuasai secara fisik.

Itulah pembahasan mengenai cara mengurus sertifikat tanah yang hilang dan rusak beserta biayanya.


Cukup mudah, bukan? Selamat mencoba, ya.

Redaksi 

H.Irvanto A Wahid


 



Moral Dinjak Injak"Yaga Yingde Group Berikan Putusan Sepihak Kami Merasa Tidak Dihargai"


POLICEWATCH-Lombok Tengah

Ketua tim E Yaga Yingde Group, Nurman Ntb, mengekspresikan kekecewaannya terhadap putusan sepihak yang membuatnya merasa tidak dihargai oleh Yaga Yingde Group. Dalam pernyataan yang disampaikan, Nurman Ntb menyoroti bahwa meskipun tim telah memenuhi persyaratan yang diminta, proses yang seharusnya transparan dan adil ternyata tidak terwujud.

 Salah satu poin yang menimbulkan kekecewaan adalah adanya persyaratan tambahan yang harus dilalui oleh tim, tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Hal ini menimbulkan ketidakpastian dan membuat proses menjadi lebih rumit dari yang dijanjikan.

"Kami merasa tidak dihargai dengan putusan sepihak ini. Kami telah berusaha memenuhi semua persyaratan yang diberikan, namun proses yang seharusnya jelas dan adil ternyata tidak terlaksana," ungkap Nurman Ntb dengan rasa kecewa.

Nurman juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya pada janji-janji yang terlalu muluk dan tidak transparan. Kekecewaan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim dalam mengelola harapan dan menjaga kewaspadaan terhadap tawaran yang terlalu menggiurkan. Keadaan ini juga mengingatkan semua pihak akan pentingnya transparansi dan kejujuran dalam setiap kerjasama dan komitmen yang dijalani.

Nurman MPW


Policewatch-Bima Kota

 Sat Binmas Polres Bima Kota memberikan materi dalam acara Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MtsN 2 Kota Bima. Kegiatan ini dihadiri oleh Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Asnawi dan Kanit Binpolmas Sat Binmas Aipda Munawar Halil, yang menjadi pemateri dengan tema "Cegah Kekerasan dengan Sekolah Ramah Anak." Acara tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Juli 2024 pukul 08:15 Wita.

Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H, melalui P.s Kasubseksi Pidm Sie Humas Aipda Nasrun, menjelaskan bahwa materi disampaikan oleh Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas, Aiptu Asnawi, SH. Aiptu Asnawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada MtsN 2 Kota Bima atas undangan untuk berbagi tentang kenakalan remaja. Ia juga berharap agar kegiatan serupa terus dilakukan di seluruh Kota Bima.

Dalam penyampaian materi, Aiptu Asnawi menekankan dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi, terutama dalam penggunaan media sosial. Ia menyatakan bahwa kenakalan remaja sering terjadi akibat kegagalan dalam proses perkembangan jiwa selama masa kanak-kanak dan remaja. Aiptu Asnawi juga menyoroti pentingnya penyelesaian konflik secara baik untuk mencegah kenakalan remaja.

Polres Bima Kota telah menangani berbagai kasus kenakalan remaja seperti panah misterius, tawuran antar pelajar, dan asusila, yang kemudian diproses hukum. Aiptu Asnawi mengingatkan siswa MtsN 2 Kota Bima untuk menjauhi tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Ia juga mendorong siswa untuk mengejar mimpi dan sukses.

Selain itu, Aiptu Asnawi juga mengingatkan tentang kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh ugal-ugalan dalam berkendara. Polres Bima Kota menekankan pentingnya patuh terhadap hukum lalu lintas dan aturan berkendara yang benar. Pelajar di bawah umur diingatkan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor, dan orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak mereka.

Polres Bima Kota juga melakukan operasi patuh terhadap kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Selain itu, Polda NTB membuka penerimaan Bintara Polri setiap tahunnya, dengan seleksi yang transparan dan tanpa biaya. Siswa yang berminat untuk bergabung dengan Polri diharapkan untuk mempersiapkan diri dari segi jasmani, kesehatan, dan akademik.

Mn

Prodi MBS STAI Nida El-Adabi Sukses Gelar MBS Goes to school Kolaborasi Tingkatkan Motivasi Santri Berprestasi



Red, policewatch.news - 
Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) STAI Nida El Adabi  berkolaborasi  dengan Yayasan Pendidikan Islam Raudhatuttauhid (Yapira)  berlokasi di Sukamulya  kecamatan Rumpin Kab.Bogor berhasil menyelenggarakan acara bertajuk MBS Goes To School, selasa  16/7/24

Acara yang diadakan di Yayasan Pendidikan Islam Raudhatut Tauhid (Yapira) Rumpin Bogor ini bertujuan untuk mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan meningkatkan motivasi santri berprestasi.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh MC dari Yapira yang berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh semangat.

Tampak santri  Yapira Membuka acara dengan pembacaan Kalam Ilahi, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Yapira, yang menambah khidmat dan nasionalisme para Santriwan Santriwati.


  Kata Sambutan dari Kepala SMA Raudhatut Tauhid  Dodih Damanhudi,S.Pd menandai awal pembukaan resmi acara Dalam sambutannya, sekaligus mengapresiasikan Hadirnya Prodi MBS Nida El-Adabi 

" Terima kasih kepada MBS STAI Nida El-Adabi yang Telah hadir  untuk mengisi Spirit para Santri dan be kerjasama Untuk menekankan pentingnya menjadi santri yang berprestasi,Cerdas dan Unggul dalam Belajar,Tentunya kedepan acara ini dapat terus bersinergi".

Seminar Kolaborasi Untuk memotivasi santri berprestasi  menjadi inti acara ini dipandu oleh moderator yaitu Ibu Aniyatussaidah, M.Pd., dengan narasumber utama yaitu Ibu Diyah Pertywi Setyawati, M.M. 


Dosen yang dikenal dengan gaya bicaranya yang inspiratif, membagikan pengalaman dan tips sukses yang relevan bagi para peserta didik. Beliau mengajak para santri untuk terus berjuang dan berprestasi, menanamkan semangat bahwa setiap usaha pasti akan membuahkan hasil. Beberapa tips and trik yang beliau bagikan diantaranya: 

1) Memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar, 

2) Memiliki sikap diri yang aktif, 

3) Memiliki Manajemen Waktu yang Baik, 

4) Memiliki Percaya diri, siap untuk membiasakan diri, melakukan hal-hal baik, 

5) Berani mengambil Peluang, 

6) Biasakan mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri atas upaya-upaya yang sudah dilakukan, serta meminta maaf kepada diri sendiri atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan, 

7) Biasakan berdoa atau mengafirmasi diri dengan  berkata-kata baik.

Dalam berdoa untuk diri sendiri, Ibu diyah juga membagikan teksnya, supaya dapat langsung diaplikasikan oleh peserta didik setiap setelah solat subuh/setelah sholat tahajud. 


Berikut teksnya:

Bismillahirrahmaanirrahim

Di hari ini yang penuh berkah ini, Ya Allah saya…(sebutkan nama) bin/binti sangat sangat sangat bahagia, mulai hari ini saya sangat sangat sehat, dan semua penyakit sembuh.

Mulai hari ini saya mempunyai banyak berkah darimu ya Allah, Mulai Hari ini saya akan sangat mencintai orangtua saya, sahabat-sahabat saya, saudara-saudara saya, dan tak lupa pula saya akan sangat mencintai diri saya sendiri. Aamiin

Alfatihah….

Seminar diikuti dengan antusias oleh sekitar 300an santri dari kelas VII hingga kelas XI. 

Mereka aktif berpartisipasi dalam setiap sesi, dan salah satu momen yang paling ditunggu adalah pembagian doorprize untuk lima siswa yang paling aktif. Keceriaan dan semangat terpancar dari wajah para siswa, menunjukkan bahwa acara ini dapat menggugah semangat  mereka. 

Setelah sesi inti selesai, selanjutnya acara ditutup dengan doa bersama, dan pemberian sertifikat dan kenang-kenangan


.

Diharapkan kegiatan ini membawa manfaat besar bagi para peserta didik. Kerjasama antara STAI Nida El Adabi dan Yapira ini diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin menguatkan semangat para santri untuk terus berprestasi dalam berbagai hal, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Terima kasih khusus kami sampaikan kepada Yayasan Pendidikan Islam Raudhatut Tauhid (Yapira) dan tim dari Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) STAI Nida El Adabi yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini,kedepan akan kami adakan Kegiatan ini kembali".Ujar Fahrul Hidayat,S.Pd.I.,M.M (Kaprodi MBS) Nida El-Adabi yang berlokasi di Parung Panjang Bogor.


Dengan semangat kebersamaan dan motivasi tinggi, mari kita ciptakan generasi muda yang berprestasi dan siap menghadapi tantangan masa depan!.

acara di akhiri Ramah Tamah Dan Sholat Berjamaah.

Perlu kita Ketahui bahwa pada Tahun Ajaran 2024-2025 kembali menerima Calon mahasiswa mahasiswi Baru.

STAI Nida - El adabi adalah perguruan tinggi Islam yang berada di Kebasiran  Parung Panjang Bogor di bawah Naungan Yayasan NIDA El Adabi.

Saat ini Ada Beberapa Jurusan Mata Kuliah dengan 4 jurusan S1 yaitu Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Ekonomi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah.

Dan 1 Program Pasca Sarjana (S2) jurusan Pendidikan Agama Islam

Disamping Perguruan tinggi ada Sekolah mulaiDari tingkat RA, SDI, SMP dan SMK

Saat ini kami sedang  Penerimaan Mahasiswa -siswi baru ,kami Persilahkan bagi Bapak ibu yang ingin Mendaftarkan Putra Putrinya untuk Kuliah maupun Belajar Di Nida El-Adabi.

Sampai di tahun 2024 tidak kurang ada 800 an Mahasiswa Mahasiswi yang sedang Kuliah di STIA NIDA El-ADABI 

berlokasi di Parung Panjang Kab.Bogor Jawa Barat.

Team Redaksi.

H.Irvanto Wahid

Bea Cukai Batam dan BNN Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu di Kapal Berbendera Singapura"


Policewatch-Batam

Bea Cukai Batam dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine, atau sabu-sabu, yang dilakukan oleh 3 warga negara India di kapal berbendera Singapura. Penyelundupan ini terungkap setelah petugas mendapatkan informasi tentang kapal niaga dengan call sign LCT Legend Aquarius yang diduga akan melakukan kegiatan ilegal dari Malaysia menuju Indonesia.

Pada tanggal 13 Juli 2024, tim Bea Cukai Batam melakukan pemantauan terhadap kapal tersebut di sekitar perairan Pongkar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pemeriksaan dilakukan pada barang bawaan kapal dengan bantuan unit K-9, dan berhasil mengamankan 106 bungkus narkotika Methamphetamine yang disembunyikan di tangki bahan bakar kapal. Narkotika tersebut dikemas dalam teh China dan disimpan dalam compartment palsu di tangki bahan bakar yang dimodifikasi.


Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menyatakan bahwa penindakan ini merupakan hasil sinergi antara BNN, Bea Cukai Batam, PSO Batam, dan Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau. Kapal beserta barang bukti dan awak kapal telah dibawa ke dermaga Bea Cukai di Tanjung Uncang untuk selanjutnya diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau.

Upaya penyelundupan narkotika ini dapat dijerat sesuai dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau pidana minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda minimal Rp 1.000.000.000 hingga Rp 10.000.000.000. Tindakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah perairan Indonesia.

Erlina

"Kondemnasi Keras: Kaperwil Media Menyalahkan Oknum & Persoalan Akan Dibawa ke Ranah Hukum"


Policewatch-Lombok Tengah 

Kontroversi memuncak dalam grup WhatsApp UD Mandiri setelah seorang akun memosting expressi yang meremehkan profesi wartawan, menyebutnya sebagai orang yang "biasanya ngemis cari kesalahan orang." Kaperwil media Policewatch NTB, M Nurman, mengecam keras oknum tersebut atas pernyataan yang merendahkan martabat profesi wartawan.

M Nurman dengan tajam menyampaikan kecaman terhadap oknum tersebut, menegaskan bahwa pernyataan yang melecehkan profesi wartawan tidak dapat diterima dan merupakan bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalistik. "Dua wartawan Lombok Tengah juga menyatakan kutukan keras terhadap oknum tersebut, yang telah merendahkan martabat wartawan," ujar M Nurman.

Persoalan ini kini dinyatakan akan dibawa ke ranah hukum, sebagai langkah tegas dan konsekuen terhadap tindakan yang meresahkan dan merendahkan profesi wartawan. Ancaman hukum diinisiasi sebagai upaya untuk menegakkan keadilan dan menjaga integritas serta harga diri profesi jurnalistik yang merupakan pilar dalam penegakan kebebasan pers.

Kondemnasi keras dari kaperwil media dan wartawan yang terlibat menunjukkan bahwa sikap tidak toleran terhadap penghinaan terhadap wartawan. Kebebasan pers dan martabat profesi jurnalistik harus tetap dijaga dan dihormati dalam setiap konteks dan situasi, tanpa terkecuali. Skandal ini menjadi pukulan bagi komunitas wartawan dan menunjukkan betapa pentingnya menjaga dan menghormati profesi jurnalis dalam melaksanakan tugasnya.

Nurman MPW 

Hati Hati Dengan Program Yaga Yingde Graop,Jangan Sampai Kecewa


POLICEWATCH-Lombok Tengah

Skandal panas melanda Lombok Tengah seiring dengan terbongkarnya konflik dalam program sosial kontroversial milik Yaga Yingde Group. Awalnya dipuji sebagai upaya mulia memberikan bantuan kepada anak yatim, program ini kini tenggelam dalam sorotan negatif karena ketidakjelasan dan kekecewaan yang mendalam.

Ketua tim D, Herjan, yang beralamat di Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Yaga Yingde Group, harus menghadapi dampak dari pembatalan tiba-tiba program sosial yang sebelumnya viral. Keputusannya merekrut 12 anggota dan menghadapi serangkaian pertanyaan telah menjadikan "Group D" fokus utama atas keraguan dan kekecewaan yang melanda.

M Nurman, kaperwil media Policewatch NTB, dalam tim E di bawah kepemimpinan Herjan, juga turut merasakan kekecewaan dan mengecam keputusan sepihak yang berujung pada kegagalan. Penolakannya terhadap tindakan yang menjanjikan imbalan uang namun berakhir dalam kebohongan menunjukkan kejelasan sikap dan integritasnya.

MJ, yang biasa disapa, dalam grup WhatsApp mengingatkan bahwa setiap karyawan yang tidak puas dapat memilih untuk berhenti tanpa paksaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan akan manajemen perusahaan yang menonjolkan kemandirian karyawan dalam pengambilan langkah.

Ketegangan semakin memuncak ketika oknum ketua inisial "R"/UD meragukan integritas wartawan dengan menuduh mereka dengan mengatatakan "Biasanya wartawan ngemis hanya mencari kesalahan Orang " Ketegangan ini merembet hingga proses hukum yang akan dilakukan oleh wartawan yang tersinggung, membuka lembaran baru dalam skandal yang mengguncang Lombok Tengah.

Nurman MPW

"Operasi Patuh Rinjani: Polres Lombok Tengah Tindak Tegas 159 Pelanggar Lalu Lintas"


POLICEWATCH-Lombok tengah

Dalam rangka menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan masyarakat, Polres Lombok Tengah melaksanakan operasi Patuh Rinjani yang dilaksanakan di depan IPDN Jalan Gajah Mada. Dalam rentang waktu mulai hari Senin hingga Rabu, total jumlah pelanggaran mencapai 128 orang yang telah mendapatkan tilang, sedangkan 11 orang lainnya diberikan teguran.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP Abdul Rachman, seorang perwira dengan pengalaman dan kepemimpinan yang tangguh. Di bawah koordinasi Kanit Gakkum IPDA Sasmita Adika Candra, operasi dilaksanakan dengan tegas dan disiplin untuk menegakkan aturan lalu lintas yang berlaku.


Pelanggaran lalu lintas yang ditindak dalam operasi ini mencakup berbagai pelanggaran, mulai dari pelanggaran kecepatan, tidak menggunakan helm, berkendara melawan arus, hingga penggunaan ponsel saat berkendara. Tindakan tegas ini bertujuan untuk menciptakan disiplin dan kesadaran bermasyarakat dalam berlalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Dengan adanya operasi Patuh Rinjani yang dilaksanakan oleh Polres Lombok Tengah, diharapkan kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat dan terciptanya keamanan serta ketertiban di jalanan. Ini juga menjadi bukti komitmen Polres dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan di wilayah hukumnya.

Nurman MPW

Skandal Kontroversial Yaga Yingde Group: Pertarungan Internal dan Keraguan Integritas Program Sosial



Policewatch-Lombok Tengah 

Skandal panas merenggut Lombok Tengah seiring dengan terbongkarnya konflik dalam program sosial yang kontroversial milik Yaga Yingde Group. Awalnya dipuji sebagai upaya mulia memberikan bantuan kepada anak yatim, program ini kini terperosok dalam sorotan negatif karena ketidakjelasan dan kekecewaan yang mendalam.

Ketua tim D, Herjan, yang beralamat di Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Yaga Yingde Group, harus menghadapi dampak dari pembatalan tiba-tiba program sosial yang sebelumnya viral. Keputusannya merekrut 12 anggota dan menghadapi serangkaian pertanyaan telah menjadikan "Group D" fokus utama atas keraguan dan kekecewaan yang melanda.

Di sisi lain, M Nurman, kaperwil media Policewatch NTB, dalam tim E di bawah kepemimpinan Herjan, juga turut merasakan kekecewaan dan mengecam keputusan sepihak yang berujung pada kegagalan. Penolakannya terhadap tindakan yang menjanjikan imbalan uang namun berakhir dalam kebohongan menunjukkan kejelasan sikap dan integritasnya.

Sementara yang biasa disapa MJ,  dalam grup WhatsApp mengingatkan bahwa setiap karyawan yang tidak puas dapat memilih untuk berhenti tanpa paksaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan akan manajemen perusahaan yang menonjolkan kemandirian karyawan dalam pengambilan langkah.

Terlepas dari semua itu, ketegangan semakin memuncak ketika oknum ketua UD meragukan integritas wartawan dengan menuduh mereka mencari kesalahan. Ketegangan ini merembet hingga proses hukum yang akan dilakukan oleh wartawan yang tersinggung, membuka lembaran baru dalam skandal yang mengguncang Lombok Tengah.

Daftar judul dan isi berita di atas menyoroti kekisruhan dalam program sosial yang semula diharapkan memberikan manfaat, namun berujung dalam konflik internal dan ketidakjelasan yang mencuat ke permukaan.

Nurman MPW 

Kades Bilebante Apresiasi Program Pembentukan Kampung Pancasila Oleh Kodim 1620/Loteng


Policewatch-Lombok Tengah

Kepala Desa Bilebante, Zainal arifin, mengapresiasi rencana pembentukan program Kampung Pancasila, oleh Kodim 1620/Loteng sebagai wadah atas segala potensi yang dimiliki oleh desa bilebante kecamatan pringgarata, kabupaten Lombok Tengah. 

Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bilebante selain sebagai wujud nyata kehidupan masyarakat, desa bilebante juga dikenal sebagai destinasi wisata hijau yang meliputi 90 persen wilayah desa bilebante adalah lahan persawahan dan memiliki kehidupan dua lintas agama. 

"Kami sangat bersyukur program ini nanti nya tidak hanya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mengajarkan kepada generasi muda tentang pentingnya hidup rukun, saling menghargai, dan gotong royong," ujarnya Kades Bilebante saat di konfirmasi di ruang kerjanya Rabu, (17/7/2024). 

Menurutnya, program Kampung Pancasila ini akan mencakup berbagai kegiatan, antara lain seperti pengenalan adanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), program ketahanan pangan wilayah, pembinaan perlawanan rakyat (Wanra) dan pengembangan potensi wisata oleh generasi muda desa bilebante melalui pembinaan karang taruna.

“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Bilebante dapat lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta dapat mempromosikan segala potensi yang dimiliki,” ucap Arifin. 


Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegar, melaui Danramil 09/Pringgarata Lettu Inf Hernan mengatakan, bahwa pembentukan program Kampung Pancasila oleh Kodim 1620/Loteng ini adalah salah satu bentuk pengabdian TNI khususnya TNI AD kepada masyarakat. 

"Kami berharap melalui program ini, masyarakat dapat semakin memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di desa serta tetap berkarya dalam segala potensi yang dimiliki oleh desa bilebante," ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat Bilebante dengan segala kegiatan yang akan dilakukan TNI Kodim 1620/Loteng melalui Koramil 09/Pringgarata melakukan pembinaan terhadap Badan Keamanan Desa (BKD), generasi muda melalui wahana karang taruna, melakukan program ketahanan pangan dan mempromosikan segala bentuk UMKM yang dimiliki desa bilebante.

“Diharapkan masyarakat Bilebante dapat semakin solid dan harmonis, serta dapat mempromosikan desa bilebante sebagai desa wisata hijau yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi Masyarakat,” tandasnya.

Mn