"Sat Samapta Polres Bima Kota Polda NTB Melaksanakan Patroli Malam Hari untuk Antisipasi Kerawanan Gangguan Kamtibmas"


Policewatch-Kota Bima

Personel Satuan Samapta Polres Bima Kota Polda NTB melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan menjaga keamanan masyarakat di sekitar Kota Bima. Kegiatan patroli dilakukan secara mobile, menyasar titik-titik rawan dan ramai.

Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata S.I.K., S.H, menjelaskan bahwa patroli malam ini merupakan kegiatan rutin Satuan Samapta yang dikenal sebagai Patroli Presisi Samapta Polri. Tujuannya adalah memantau aktivitas masyarakat dan mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Patroli dilakukan setiap hari dan ditingkatkan pada jam rawan untuk mencegah tindak pidana di Kabupaten Sikka. Harapannya, dengan adanya patroli ini, tingkat kriminalitas di Kota Bima dapat ditekan dan masyarakat dapat merasa lebih aman dan tenang.

Polres Bima Kota berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi warga.

Nurman MPW 

"Kedisiplinan Ditekankan: Apel Pagi Polres Lombok Utara, Momentum Penting untuk Mendapatkan Arahan Pimpinan"


Policewatch-Lombok Utara

Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si, melalui Kabag SDM AKP I Dewa Gede Wija Astawa, S.H, memimpin pelaksanaan apel jam pimpinan di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga, Polres Lombok Utara. Kabag SDM menekankan pentingnya apel pagi sebagai kewajiban dan kesempatan untuk mendapatkan arahan langsung dari pimpinan.

Dalam amanatnya, Dewa mengingatkan bahwa apel pagi bukan hanya rutinitas, melainkan momen penting untuk memastikan setiap anggota siap menjalankan tugas dengan baik dan sesuai arahan. Ia juga menekankan pentingnya bekerja dengan hati dan ikhlas, serta mengutip pesan Kapolres bahwa kebaikan hati akan memengaruhi prilaku dan kualitas kerja seseorang.

Apel pagi dihadiri oleh pejabat utama Polres, perwira, dan seluruh anggota Polres Lombok Utara, menunjukkan komitmen dan tingginya disiplin dalam menjalankan tugas kepolisian.

Mn

"Klarifikasi: Program Bantuan Pendidikan Yaga Yingde Group Dipertanyakan, M Nurman Ungkap Ketidaksesuaian Realitas"


 POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH

Sebuah kontroversi muncul terkait program bantuan pendidikan yang diumumkan oleh Yaga Yingde Group untuk anak-anak miskin di Loteng, NTB. Meskipun perusahaan tersebut telah mengumumkan program bantuan pendidikan jangka panjang dengan dana yang signifikan, kenyataannya menimbulkan pertanyaan atas keberlanjutan dan efektivitasnya.

M Nurman, Kaperwil Media Policewatch, menyoroti ketidaksesuaian antara apa yang dijanjikan dalam program bantuan pendidikan dan implementasinya di lapangan. Dalam pernyataannya pada 22 Juli 2024, M Nurman menegaskan bahwa realitas program tidak sejalan dengan ekspektasi, dengan beberapa penerima bantuan mengalami kendala seperti kekurangan peralatan dan biaya tambahan yang harus ditanggung sendiri.

Kritik juga muncul terkait dengan keterlibatan M Nurman dalam program bantuan tersebut. Meskipun memiliki keinginan untuk memberikan kontribusi positif, M Nurman mengungkapkan ketidakpuasan karena tidak diberikan kesempatan untuk turut serta dalam proses penyantunan dan pelaksanaan program.

Dalam situasi ini, terbuka ruang untuk klarifikasi dan evaluasi lebih lanjut terhadap program bantuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Yaga Yingde Group. Diperlukan transparansi dan keterlibatan aktif dari semua pihak terkait untuk memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat yang signifikan bagi anak-anak miskin di Loteng, NTB.

MPW

"BRIPKA DAVID HARWIANTO & OJI RAIH JUARA BINTANG KEDIRI CUP 1.

 


POLICEWATCH-Lombok Barat

Dalam rangka memperingati HARLAH Kecamatan KEDIRI LOMBOK BARAT, Kota Santri, diadakan turnamen badminton "BINTANG KEDIRI CUP 1" di Desa Montongare, Kecamatan Kediri, Lombok Barat. 

Turnamen ini diikuti oleh 78 pasang pemain andalan dari berbagai klub, termasuk pasangan BRIPKA DAVID HARWIANTO dari Satlantas Polres Lombok Tengah yang berpasangan dengan Oji.

 Pasangan ini berhasil mengharumkan nama Polres Lombok Tengah di kabupaten tetangga sebelah, Lombok Barat, dan meraih kemenangan dalam turnamen tersebut.

Pada partai final, hadir beberapa tokoh penting seperti , Ketua PBSI Lombok Barat, Camat Kediri, dan Kepala Desa Kediri. Hadir pula Kades Kediri, Fadholiy Ibrohim, Kades Montongare, Mujitahid, Ketua PBSI Lobar, Tahul, serta Kapolsek Kediri, AKP Jhayadi Sibawaih.


Dengan semangat dan dukungan penuh dari Bapak Kapolres dan PB. Bhayangkara Lombok Tengah, BRIPKA DAVID HARWIANTO dan Oji berhasil menjadi pemenang dalam turnamen tersebut.

 Kemenangan ini menjadi prestasi gemilang bagi Polres Lombok Tengah, yang turut membanggakan seluruh masyarakat di wilayah tersebut. Selamat kepada BRIPKA DAVID HARWIANTO dan Oji atas kemenangan yang membanggakan ini!

Nurman MPW

Kisah Tragis: Pengalaman Pahit Relawan Yaga Yingde Group


Policewatch-Lombok Tengah

Sebuah kisah tragis telah terjadi di wilayah Lombok Tengah yang melibatkan Yaga Yingde Group. Sebuah pengalaman pahit dialami oleh sekelompok relawan yang berencana memberikan bantuan kepada anak yatim, namun berakhir dengan kekecewaan dan dilecehkannya harga diri mereka.

Seorang ketua tim relawan dengan gigih mencari anggota untuk menyantuni anak yatim dengan bantuan uang tunai dan sembako. Namun, semua rencana tersebut terguncang ketika salah satu ketua tim lain membuat kontroversi dengan memposting video tentang Yaga Yingde Group yang ia dapat dari yutub,tanpa ada penjelasan dimana letak salahnya

Dampaknya, kegiatan mulia tersebut terpaksa dibatalkan secara tiba-tiba oleh pihak pusat, meninggalkan tim relawan, terutama tim E, merasa terhina dan kecewa dengan perlakuan yang mereka terima.

Tim E berharap agar aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini dan menindaklanjuti pelaku yang telah meresahkan masyarakat. 

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua orang untuk tidak terlalu mudah percaya dengan ajakan yang mengatasnamakan suatu organisasi tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

Pengalaman pahit relawan Yaga Yingde Group menjadi cerminan bahwa harga diri dan integritas tidak boleh diinjak-injak demi kepentingan pribadi atau kelompok. 

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menerima ajakan atau tawaran yang terlalu menggiurkan.

Nurman

Sat Polair Berikan Imbauan Kepada Pengunjung di Pelabuhan Bangsal


 Policewatch-Lombok Utara 

Pada Sabtu malam, 20 Juli 2024, Sat Polair Polres Lombok Utara melaksanakan patroli dan sambang ke Pelabuhan Bangsal di Kecamatan Pemenang KLU. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan di pelabuhan dan mengontrol kendaraan yang diparkir di sekitar pelabuhan.

Kasat Polair Polres Lombok Utara, Iptu Henni Adriani, menyampaikan bahwa selain menjalankan tugas patroli di laut, Sat Polair juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berkunjung ke pelabuhan. Imbauan disampaikan secara humanis dengan harapan agar bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan di wilayah pelabuhan.

Henni menegaskan bahwa tugas ini dilakukan bersama-sama untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Melalui patroli dan imbauan ini, diharapkan potensi gangguan dapat diminimalisir, terutama karena Pelabuhan Bangsal merupakan pintu gerbang menuju destinasi wisata 3 Gili.

Dengan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan yang akan berkunjung dan menggunakan layanan transportasi di Bangsal, masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya menjaga reputasi daerah sebagai destinasi wisata yang ramah dan aman. Tutup Kasat Polair.

Nurman MPW 

Pesta Presean: Meriahnya Festival Seni Tradisional di Tanjung, Lombok Utara


 Policewatch-Lombok Utara 

Pada Sabtu sore, 21 Juli 2024, Polsek Tanjung di Polres Lombok Utara, Polda NTB, mengamankan pagelaran Presean di Lapangan Tiuq Tata Tunaq Desa Tanjung. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Lombok Utara yang ke-16 dan Hari Kemerdekaan RI ke-79.

Kapolsek Tanjung, AKP Remanto SH, menyampaikan bahwa selain sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban, pagelaran ini juga menjadi ajang sosialisasi Gempur Rokok Ilegal. Sebanyak 22 pertarungan Presean diikuti oleh 11 partai, disertai dengan irama gambelan yang memeriahkan suasana.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran sekitar 350 orang yang menyaksikan festival tersebut. Polri, terutama Polsek Tanjung, turut hadir untuk mengantisipasi potensi gangguan dan menjaga keamanan.

Kapolsek berharap festival Presean ini dapat menjadi wadah untuk menemukan bakat baru dalam melestarikan budaya lokal Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ikon pariwisata daerah, mengingat potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kabupaten Lombok Utara.

Dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat menonton pertunjukan Presean.

Nurman MPW 

Drama Penganiayaan di Restoran Siap Saji: Viral Video Berujung Penetapan Empat Tersangka oleh Polisi"


Policewatch-Mataram 

Kehebohan terjadi di Kota Mataram setelah video penganiayaan di salah satu restoran siap saji di Jalan Sriwijaya menjadi viral di media sosial. Korban penganiayaan, yang dikenal sebagai AA, memutuskan untuk melaporkan insiden tersebut ke Polresta Mataram setelah kejadian pada Jumat (12/7) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, melalui Kanit Jatanras Sat Reskrim Ipda Adhitya Satriya Yudistira, S.TrK, mengungkapkan bahwa keempat tersangka yang terlibat dalam penganiayaan tersebut telah berhasil diamankan. Identitas keempat tersangka yakni E, M, S (berasal dari Lombok Mataram), dan U (berdomisili di Jawa Timur, Madura).

Menurut Ipda Adhitya, insiden penganiayaan ini dipicu oleh perselisihan antara rekannya, MT, dengan salah satu dari keempat pemuda tersebut. AA, sebagai korban, berusaha untuk meredakan konflik yang terjadi antara rekannya dan salah satu tersangka.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan analisis terhadap bukti-bukti yang ada, termasuk surat keterangan dokter, rekaman video, dan keterangan saksi-saksi, keempat tersangka akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik penganiayaan ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan bagi korban. Dengan perkembangan ini, masyarakat pun semakin waspada terhadap potensi konflik yang dapat terjadi di tempat umum.

Nurman MPW 

Operasi KRYD Polresta Mataram: Aksi Tegas di Cafe Remang-Remang Menjelang Pilkada 2024"


Policewatch-Mataram 

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada 2024, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Mataram menggelar Operasi KRYD yang mengarahkan fokusnya pada Cafe Remang-Remang dan tempat hiburan malam lainnya. Dibawah komando Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, operasi ini bertujuan untuk menekan kriminalitas seperti penjualan minuman beralkohol tanpa izin, kehadiran anak di bawah umur, kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dokumen resmi, serta kejahatan jalanan lainnya.

Wakasat Reskrim Iptu Sang Putu Gede SH memimpin tim yang terdiri dari Kanit Tipidter Ipda Rosihan Al Fajri, S.Trk, Kanit Ranmor Ipda Binawan, dan Kanit Jatanras Ipda Adhitya Satriya Yudistira, S.Trk dalam melaksanakan berbagai kegiatan preventif dan preemtif. Selain melakukan pemantauan, pemeriksaan identitas, dan razia minuman beralkohol, tim juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan harkamtibmas.

Imbauan yang disampaikan oleh Iptu Sang Putu Gede SH bersifat humanis dengan tujuan mencegah gangguan kamtibmas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga. Diharapkan bahwa kehadiran Polresta Mataram dalam Operasi KRYD ini dapat memberikan rasa aman dan mendukung terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

Operasi KRYD tidak hanya berhenti pada satu malam, namun akan terus berlanjut secara intensif di Cafe Remang-Remang dan lokasi lainnya sebagai upaya preventif dalam menjaga ketertiban masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan bahwa masyarakat dapat merasakan dampak positifnya dan turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari kriminalitas.

Nurman MPW 

Polsek Kopang Amankan Pria Parubaya Terduga Pelaku Tindak Asusila terhadap Anak di Bawah Umur


Policewatch-Lombok Tengah

Polsek Kopang dari Polres Lombok Tengah telah berhasil mengamankan seorang pria parubaya S (49) atas dugaan tindak pidana asusila terhadap seorang anak di bawah umur.

Kapolsek Kopang, AKP Bambang Sutrisno, mengungkapkan bahwa terduga pelaku S diamankan setelah dugaan melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur inisial R (10) di Kecamatan Kopang.

Peristiwa ini terjadi ketika orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setelah anak mereka ditinggalkan pulang oleh terduga pelaku usai acara zikir di rumah tetangga pada Jumat (19/7) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kapolsek Bambang menjelaskan bahwa terduga pelaku melakukan tindakan asusila terhadap korban di tengah perjalanan pulang. Korban kemudian menangis dan memberitahu ibunya tentang kejadian tersebut, yang kemudian melaporkannya ke Polsek Kopang.

"Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Kopang untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut guna menghindari potensi konflik dari keluarga korban," tutup Kapolsek Bambang.

Nurman MPW