Polres Bima Kota Polda NTB Tingkatkan Patroli Menjelang Pilkada Serentak 2024 untuk Menjaga Keamanan


Policewatch-Bima

Dalam upaya mengantisipasi gangguan keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Polres Bima Kota Polda NTB telah meningkatkan intensitas kegiatan patroli. Satuan Samapta (Sat Samapta) dipimpin oleh Kbo Sat Samapta Aipda S David M, bersama Personel Piket, terus melaksanakan patroli pada sore dan malam hari. Patroli dilakukan dengan tujuan utama mencegah tindak kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (Curat), pencurian dengan pemberatan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta melakukan razia senjata tajam dan obat-obatan terlarang.

Kegiatan patroli melibatkan mobiling dan patroli sambang ke berbagai lokasi strategis seperti SPBU, objek wisata, dan pemukiman di sekitar wilayah hukum Polres Bima Kota. Jalur-jalur utama seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Gajah Mada, Jalan Lintas Bima – Sumbawa, dan Jalan Lintas Bima - Sape menjadi fokus patroli, serta lokasi keramaian lainnya yang rentan terhadap gangguan kamtibmas.

Selain melakukan patroli, personil Sat Samapta juga aktif memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, terutama tindak pidana 3C. Kapolres Bima Kota AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H, melalui P.s Kasubseksi Pidm Sie Humas Aipda Nasrun, menegaskan pentingnya kerjasama dengan masyarakat dalam melaporkan kejadian mencurigakan atau tindak pidana melalui nomor darurat 110 atau kantor polisi terdekat.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kondusif bagi seluruh warga masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota. Polres Bima Kota siap untuk terus mengintensifkan patroli dan kegiatan pengamanan guna memastikan terciptanya Pilkada Serentak 2024 yang aman dan damai bagi semua pihak.

Nurman

Polres Loteng Sumbang 30 Sak Semen untuk Pembangunan Masjid Nurul Imam di Kecamatan Pujut


Policewatch-Lombok Tengah.

 Kepolisian Resor Lombok Tengah memberikan sumbangan berupa 30 sak semen untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Imam di Desa Pengengat, Kecamatan Pujut.

Kasat Kapolsek Pujut, IPTU R. Kalimantan Jaya, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan inisiatif dari Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, SIK, untuk membantu masyarakat dalam membangun tempat ibadah. Langkah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam konteks keamanan, tetapi juga siap membantu dalam segala situasi.

Menurut Kapolsek, sumbangan ini menjadi awal untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga peduli terhadap kegiatan sosial seperti pembangunan tempat ibadah.

Kapolsek berharap bahwa dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh kepolisian terhadap masyarakat, hal ini dapat menjadi dukungan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pujut.

Dengan adanya sumbangan ini, diharapkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di Kabupaten Lombok Tengah, khususnya di Desa Pengengat, Kecamatan Pujut. Tindakan ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari tugas mereka untuk melindungi dan melayani.


Nurman

Brimob NTB Salurkan Air Bersih di Poto Tano KSB untuk Mengatasi Kekeringan

Policewach- Sumbawa Barat

Kemarau panjang yang melanda sebagian Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat NTB telah menyebabkan kesulitan air bersih bagi warga dalam kebutuhan sehari-hari. Menyikapi hal tersebut, personil Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTB di bawah pimpinan Danki 2 AKP Nurdin SAP. M.M mengambil inisiatif untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat menggunakan kendaraan Armored Water Canon di Desa Sagena, Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Wakil Komandan Batalyon B Pelopor, AKP Agung Budi Laksono, S.I.K, menjelaskan bahwa personel Kompi 2 Yon B Pelopor mendapat informasi mengenai kekeringan di Desa Sagena, Desa Kiantar, yang membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Sebagai respons, satu unit Ransus Armored Water Canon (AWC) turun ke lokasi untuk membantu warga Desa Sagena.

Di tempat distribusi air bersih, warga telah menyiapkan wadah penampungan air seperti jerigen, ember, dan lainnya untuk menerima pasokan air bersih.

Komandan Satuan Brimob Polda NTB, Kombes Pol Komaruz Zaman, S.I.K., M.H, menyatakan bahwa musim kemarau telah menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat, mengakibatkan kekurangan air bersih bagi masyarakat. Brimob Polda NTB turun tangan untuk membantu daerah terdampak kemarau dengan mendistribusikan air bersih, seperti yang dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Komaruz Zaman menekankan bahwa membantu masyarakat mendapatkan pasokan air bersih adalah tugas Brimob dan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Dia berharap bantuan air bersih ini bermanfaat bagi warga dan menunjukkan kepedulian Brimob terhadap kebutuhan masyarakat.

Salah satu warga, Bapak Solihin Razak dari Desa Sagena, Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, dan kehadiran Brimob Polda NTB memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.

Dengan semangat "Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, Brimob Untuk Nusa dan Bangsa," aksi Brimob dalam menyalurkan air bersih di Kabupaten Sumbawa Barat menjadi contoh nyata kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Nurman

Satresnarkoba Polres Sumbawa Berhasil Amankan 2 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Lopok


Policewatch-Sumbawa Besar

Kepolisian Resor Sumbawa Polda NTB melalui Personel Satresnarkoba berhasil mengungkap dan mengamankan dua terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa.

Para terduga pelaku yang diketahui berinisial UW (49) dan M (43) berhasil diamankan di rumah masing-masing di Desa Pungkit, Kecamatan Lopok pada hari Selasa, 06 Agustus 2024, pukul 15.00 Wita.

Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi SH, S.IK, M.AP., melalui Kasat Narkoba AKP Tamrin S.Sos., menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat tentang aktivitas transaksi narkotika di salah satu rumah di Desa Pungkit.

Tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita 3 poket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto total 3,03 gram.

Selama interogasi, Sdr. UW mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari Sdr. M. Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah Sdr. M dan berhasil mengamankannya di depan rumahnya.

Para terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan ke Mapolres Sumbawa untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Narkoba juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut berperan aktif dalam membantu Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Ia mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian guna menciptakan wilayah Kabupaten Sumbawa yang aman dan bebas dari narkoba.

Nurman

Kapolda NTB Irjen Pol. R. Umar Faroq Membuka Rakernis Baharkam dengan Pesan Penting untuk Keamanan dan Ekonomi Inklusif


Policewatch-Mataram

Kapolda NTB, Irjen Pol. R. Umar Faroq, S.H., M.Hum., pada Selasa (6/8/2024), secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Baharkam Polda NTB di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram. Rakernis tersebut mengusung tema "Baharkam Presisi yang Proaktif dan Adaptif Siap Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif Berkelanjutan untuk NTB Lebih Baik".

Dalam pidatonya, Irjen Umar Faroq menekankan pentingnya peran Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tindakan preemtif dan preventif guna mencegah gangguan keamanan.

Irjen Umar Faroq juga menyoroti hubungan antara keamanan dan perekonomian inklusif, menyatakan bahwa keamanan adalah fondasi utama untuk meningkatkan perekonomian di Provinsi NTB. Fungsi Baharkam sebagai tulang punggung Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan mendekati Pilkada serentak di Provinsi NTB, peran Baharkam menjadi semakin penting. Kapolda NTB mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas tugas pokok mereka sebagai bagian dari upaya cooling system dan problem solving menjelang Pilkada serentak tahun 2024.

Dengan kolaborasi proaktif, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di NTB tetap kondusif, mendukung kelancaran Pilkada, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Nurman

Polres Loteng Bersama FKUB Ajak Umat Beragama Jaga Persatuan Jelang Pilkada 2024



Policewatch-Lombok Tengah

Kepolisian Resor Lombok Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Tengah telah mengajak umat beragama untuk menjaga persatuan dan kesatuan menjelang Pilkada Serentak 2024. Kasi Humas IPTU L. Brata Kusnadi menyatakan pentingnya peran aktif para tokoh agama yang tergabung dalam FKUB dalam mengajak masyarakat untuk memelihara kerukunan selama periode pesta demokrasi.

Dalam konfirmasinya di Praya, Rabu (7/8), IPTU L. Brata Kusnadi menjelaskan bahwa Pilkada seringkali diwarnai oleh persoalan dukungan dan kubu yang dapat mengganggu kerukunan dan kedamaian di masyarakat. Oleh karena itu, peran FKUB dalam mengajak masyarakat untuk menghadapi Pilkada 2024 dengan bijak, cerdas, dan edukatif sangatlah penting.

Selain mengajak umat beragama untuk berperilaku bijak dalam menyikapi Pilkada, Kasi Humas juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan berita hoaks, ujaran kebencian, atau menggunakan media sosial sebagai alat kampanye hitam.

Dalam era teknologi digital yang memungkinkan komunikasi tanpa batas, Kasi Humas menyoroti potensi kebablasan yang dapat menyebabkan konflik dan perselisihan, baik di tingkat individu maupun kelompok agama dan ras. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat dan meminta dukungan dari para tokoh agama untuk merangkul dan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi kelancaran Pilkada Serentak 2024 yang aman, lancar, dan kondusif.

Nurman

Tanpa Plang, Proyek Irigasi di Bosar Bayu Mirip Proyek Pribadi, Aparat Diminta Turun Tangan

 


Tanpa ada papan plank  proyek


policewatch.news,-Simalungun Proyek Pembangunan irigasi di Nagori Bosar Bayu, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara terkesan tidak mentaati UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan, peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan ke dua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang atau jasa Pemerintah, bahwa setiap pembangunan yang menggunakan APBD atau APBN wajib memasang papan informasi. 

Pasalnya, dilokasi pembangunan tersebut tidak terlihat adanya tanda bahwa proyek bersumber dari APBD meski pembangunan sudah dikerjakan sekitar 50 persen. Pantauan Policewatch.news, Rabu (07/08/2024), Proyek Irigasi sepanjang 116 M yang membelah kawasan persawahan di wilayah itu tampak dikerjakan oleh hanya 2 orang pekerja. 

Secara umum, pembangunan irigasi di desa Bosar Bayu tepatnya di Huta III, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara sangat dibutuhkan warga terkhusus mereka yang berprofesi sebagai petani. Dengan adanya Irigasi ini setidaknya aliran air untuk mengairi sawah dapat terjaga dengan baik. Namun sangat disayangkan, transparansi dari pelaksanaan proyek tidak terlihat dan terkesan adanya unsur kesengajaan untuk menutupi biaya pembangunan.

Informasi yang dihimpun dari beberapa warga setempat bahwa selama pengerjaan berlangsung tidak pernah melihat papan plang proyek " Sudah dua bulan dikerjakan tapi tidak pernah kami lihat plang proyeknya, dan pekerja nya juga bukan orang desa sini melainkan desa tetangga bang, kita malah bertanya-tanya ini proyek Pemerintah apa proyek pribadi, tapi setahu kami ini proyek Pemerintah yang informasinya dikerjakan oleh kelompok Tani ". Ujar warga yang tidak mau identitas nya disebut.

Warga menambahkan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan tepat sasaran, pihaknya berharap Aparat Penegak Hukum (APH) atau Instansi terkait untuk turun ke Lokasi pekerjaan. " Kami berharap aparat penegak hukum atau dinas terkait agar segera turun ke Lokasi. Jangan sampai proyek ini disalahgunakan untuk mencari keuntungan. Kita warga disini sebagai pihak terdampak sangat menyesalkan jika proyek dikerjakan tidak sesuai perencanaan " pungkasnya.

Sementara 2 orang pekerja saat di temui dilokasi dan ditanyai awak media ia menyampaikan bahwa dirinya hanyalah pekerja saja " Kami hanya pekerja bang, kami bukan warga sini kami warga Silo Kataran, Nagori Maligas Bayu, kami dibayar per meter bang tidak sampai 100 ribu , kalau mau tanya - tanya, Kepala desa saja bang, kami kerja sudah 3 Minggu, kami juga tidak tau papan proyeknya  karena dari awal pengerjaan tidak terlihat, kalau ingin jelas tanya sama Kadesnya bang kalau untuk panjangnya 116 M "  ucap Sukade dan Suratman dilokasi.

Kepala Desa Nagori Bosar Bayu Edu Sitorus ditemui dikantor namun kepala desa sedang tidak berada dikantornya, dikonfirmasi melalui panggilan suara WhatsApp dan pesan singkat aplikasi WhatsApp sepertinya Kontak wartawan telah diblokir kepala desa Bosar Bayu. (A.S)

Manager PTPN IV Regional II Unit Mayang Dikonfirmasi Terkait Pemeliharaan Tanaman, Blokir Kontak Wartawan


Policewatch-Simalungun

Sebagai pemimpin dan atasan langsung dari karyawan, seorang manajer memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan timnya menuju pencapaian tujuan organisasi. Namun, di PTPN IV Regional II Unit Mayang, terdapat dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan tanaman yang perlu diinvestigasi lebih lanjut.

Dilaporkan bahwa kegiatan pemeliharaan tanaman seperti pemangkasan, penyiangan, dan pemeliharaan tempat penimbunan hasil di Unit Mayang tidak dilaksanakan sesuai rencana anggaran. Anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut diduga digunakan secara fiktif dan sebagian anggaran disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Awak media dari policewatch.com mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Manager Unit PTPN IV Unit Mayang, Januar Saragih, melalui pesan aplikasi WhatsApp. Namun, upaya konfirmasi tersebut menghadapi kendala ketika nomor kontak wartawan langsung diblokir oleh pihak manajemen. Tindakan pemblokiran ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan atau ditutupi oleh pihak terkait.

Sikap blokir kontak wartawan ini menciptakan keraguan terhadap integritas dan transparansi manajemen perusahaan. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaian sikap dengan nilai-nilai AKHLAK BUMN (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang seharusnya dipegang teguh oleh seluruh sumber daya manusia di lingkungan BUMN.

Dalam konteks ini, penting bagi Kementerian BUMN untuk melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan di tubuh perusahaan PTPN IV Regional II Unit Mayang guna memastikan bahwa nilai-nilai inti BUMN terwujud secara konsisten. Tindakan Januar Saragih dalam memblokir kontak wartawan saat dikonfirmasi harus dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan transparansi dalam organisasi BUMN.

A.S

Kodim 1615/Lotim Gelar Pelatihan PBB untuk Siswa SMK Bajang NWDI Ajan dalam Kegiatan Non Fisik TMMD Ke-121



 Policewatch-Lombok Timur 

Dalam rangkaian kegiatan Satuan Tugas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-121 Kodim 1615/Lombok Timur, program TMMD tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek non fisik yang memiliki nilai penting bagi masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipimpin oleh Serka Harianto, Babinsa Loyok Koramil 1615-09/Sikur, di Lapangan Sekolah SMK Bajang NWDI Ajan, Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (06/08/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, dan keterampilan baris-berbaris para siswa. Serka Harianto menyatakan, "Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya disiplin dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari."

Selain itu, pelatihan PBB juga dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan kepada para siswa. "Kedisiplinan yang dipupuk melalui pelatihan PBB diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi tantangan di masa depan," tambahnya.

Kepala Sekolah SMK Bajang NWDI Ajan, Bapak Tontowi Jauhari M.Pd, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi dukungan TNI dalam membentuk karakter siswa. "Kami sangat menghargai perhatian dan bimbingan yang diberikan oleh TNI kepada siswa-siswa kami. Semoga kegiatan semacam ini terus dilakukan dan memberikan manfaat positif bagi para siswa," ucapnya.

Pelatihan PBB ini merupakan bagian dari upaya Kodim 1615/Lombok Timur dalam mendukung pendidikan karakter dan pembentukan mental yang tangguh bagi generasi muda melalui program TMMD ke-121.

Nurman MPW 

Semangat Gotong-Royong Warga Desa Loyok Dapat Apresiasi dari Dandim 1615/Lotim dalam Program TMMD Ke 121


 Policewatch-Lombok Timur 

Memasuki hari ke-14 pengerjaan fisik program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-121 di Kabupaten Lombok Timur, progres mencapai tingkat signifikan. Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, mengakui bahwa prestasi ini tak lepas dari semangat gotong-royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Loyok dari berbagai kalangan. 

Peran serta aktif masyarakat dalam mempercepat pengerjaan proyek, seperti yang terlihat di Desa Loyok, membuatnya yakin bahwa pelebaran jalan dan irigasi persawahan akan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Bayu Sigit Dwi Untoro menyatakan, "Antusiasme warga di sini dalam membantu sangat baik, ditambah dengan komitmen personel, kami yakin proyek pelebaran jalan dan irigasi persawahan menuju pemakaman umum akan selesai tepat waktu." 

Dia juga menegaskan bahwa target program TMMD, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, diharapkan selesai paling lambat pada tanggal 21 Agustus mendatang.

"Kami akan terus berupaya maksimal agar pada tanggal 21 nanti, semua program dapat terselesaikan 100%," tambahnya.

Dalam konfirmasi terkait kesiapan prajurit TNI yang terlibat dalam TMMD kali ini, Dandim 1615/Lotim memastikan bahwa semangat seluruh prajurit tetap tinggi dan optimis untuk menyelesaikan proyek tepat waktu.

"Dengan rasa syukur, semangat prajurit tetap terjaga, saya telah memeriksa termasuk kebutuhan sehari-hari mereka," tegasnya.

Nurman MPW