LIDI KKRIMSUS RI Angkat Bicara, Oknum ASN Dinas Pertanian Diduga Terlibat Jual Beli Proyek Minta di Pecat dan di Proses Hukum.


POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA,- Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lahat diisukan terlibat langsung bermain proyek Aparat hukum pun diminta turun tangan untuk menyikapi isu yang sudah beredar tersebut.

Apa yang diduga sudah dilakukan oleh oknum ASN itu sudah melanggar aturan, dan akan kita dalami, 

Sikap dan ataupun Tindakan ini meresahkan karena oknum tersebut bukan pegawai berwenang dan terkesan telah menyalahgunakan jabatan.

"Itu kegiatan di Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, sementara oknum itu tercatat sebagai pegawai di dinas lain,  kata Tim Lidik krimsus RI.Minggu (22/9/24)

Menyikapi hal ini Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto SH, meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memproses Hukum dan diberikan sanksi tegas secara hukum, maupun pemecatan jika terbukti Bersalah

Rodhi menilai sikap oknum tersebut bukan hanya tidak sesuai secara etika, tapi juga sangat berpotensi melanggar hukum.

Makanya dalam persoalan ini, Rodhi, berharap ada sikap dari Pemkab Lahat  untuk memanggil oknum tersebut untuk dimintai keterangan juga penjelasan. Di sisi lain, aparat hukum juga harus aktif mengusut dugaan pidananya.

"Bukan kapasitas kami menyatakan persoalan sebagai bentuk pelanggaran hukum, tapi sebagai kontrol sosial, kami wajib mengingatkan aparat hukum untuk membenahi sistem yang salah, ataupun aturan yang berlaku" tambah Rodhi Irfanto SH 

Dan kita akan berkoordinasi kepada pihak Aparat hukum, untuk segera berikan atensi agar aparat hukum di kabupaten Lahat cepat menelusuri kasus ini, yang di lakukan oleh Oknum Aparat Sipil negara ASN berinisial AD itu, yang kami duga melakukan  Jual beli Paket Proyek Pada Dinas pertanian kabupaten Lahat." 

Jurnalis: Bambang MD

Pilkada Empat Lawang Memanas, Aksi Masa Bakar Ban di Empat Lawang, Massa Tak Terima Keputusan KPU


POLICEWATCH.NEWS - EMPAT LAWANG 

Aksi protes terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera di Lesehan Sinar Alam, Tebingtinggi, Kabupaten Empat Lawang pada Minggu (22 September 2024). Para pendukung pasangan calon Budi Antoni dan Heny terlihat melakukan tindakan dengan membakar ban sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang, yang tidak meloloskan mereka dalam pemilihan.

Sebuah video menunjukkan bahwa aksi ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut, mempengaruhi arus lalu lintas baik dari arah Tebing Tinggi maupun arah sebaliknya. Diperkirakan sekitar 40 orang terlibat dalam aksi tersebut.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Dody Surya Putra, menjelaskan bahwa aksi bakar ban tersebut berlangsung dengan damai dan langsung dibubarkan oleh aparat kepolisian. "Tidak ada kericuhan, massa hanya melakukan aksi bakar ban kecil. Selama masa kepemimpinan saya, baik dalam Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif, maupun Pilkada, tidak ada kerusuhan yang berarti, meskipun ada beberapa insiden ditolaknya pendaftaran," ujarnya.

Menurut Dody, saat polisi arrive di lokasi, para demonstran segera bubar. "Begitu kami datang, banyak dari mereka yang melarikan diri. Namun, kami berhasil mengamankan beberapa individu yang dianggap sebagai provokator," tutur Dody

Saat ini, situasi di jalan tersebut sudah kembali normal, dan tidak ada lagi kemacetan. Dody menyatakan bahwa polisi akan tetap meningkatkan pemantauan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. "Sekarang, jalan sudah aman, tidak ada masalah lagi," tutupnya.

Jurnalis: Bambang MD

Bursah Zarnubi Hadir Meriahkan Tasyakuran Aqiqah Alesha dan Ameena di Desa Tanjung Payang


LAHAT-POLICEWATCH.NEWS.

 Tokoh fenomenal Bursah Zarnubi kembali menyapa masyarakat dengan menghadiri acara tasyakuran Aqiqah Alesha Aliya Hibatillah dan Ameena Fatina Rizki, putri dari pasangan Jeffry Ryanto dan Ayu Rizki Hartini, di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat, Minggu (22/09/2024).

Alesha Aliyah Hibatillah lahir pada 19 November 2022, sementara Ameena Fatina Rizki lahir pada 17 Juni 2024. Keduanya kini telah disambut dengan penuh suka cita dalam acara tasyakuran aqiqah yang meriah.

Acara yang berlangsung di kediaman keluarga besar Jefry Ryanto ini dihadiri oleh kerabat, tetangga, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Bursah Zarnubi disambut hangat oleh keluarga dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bursah menyampaikan doa untuk kedua anak tersebut, "Semoga Alesha dan Ameena menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, sehat, dan membawa keberkahan bagi keluarga."

Tasyakuran diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz setempat, dilanjutkan dengan pemotongan rambut sebagai bagian dari prosesi aqiqah.  Suasana penuh kekeluargaan tercipta saat para tamu undangan menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh keluarga besar Jefry Ryanto.

Kehadiran Bursah Zarnubi semakin memeriahkan acara, di mana beliau juga menyempatkan diri berfoto bersama keluarga dan para tamu undangan. Acara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan.

 

Jurnalis: Bambang MD

 

Sumur Misteri di Dusun Paok Tawah: Plang Tidak Ada, Kami Kecewa, Aturan Diabaikan?


Policewatch-Lombok  Tengah, 

Mendadak dihebohkan oleh kemunculan sumur bor baru. Namun, kebahagiaan warga atas hadirnya sumber air bersih ini terusik oleh misteri yang menyelimuti proyek tersebut,yang berada di dusun paok tawah desa Bunut baok kecamatan Praya kabupaten lombok tengah 

Muhammad Nurman, warga setempat, mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya bantuan sumur bor di wilayahnya. "Saya terkejut ketika sumur bor digali, tidak ada papan plang sama sekali!" ungkapnya dengan nada kecewa. "Saya bingung, berapa anggaran yang dialokasikan, berapa kedalamannya, dan jenis pipa yang digunakan. Ini kan dibangun dari dana pemerintah, seharusnya informasi lebih transparan."

Ketidakjelasan informasi ini diperparah dengan keterangan Kepala Dusun yang menyatakan bahwa sumur bor tersebut merupakan aspirasi  dari Partai PPP."HM" "Saya kira informasi sudah disampaikan oleh RT," ujarnya. 

"Saya hanya memberikan saran untuk rembuk dengan warga sekitar agar mengurangi beban konsumsi. Saya sendiri memberikan satu ekor ayam untuk dipotong sebelum penggalian."ucap Kadus melalui telepon WhatsApp 

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa melalui telepon seluler dan WhatsApp tidak membuahkan hasil, karena nomornya tidak aktif.

 Ketiadaan papan plang di lokasi pengeboran sumur bor merupakan pelanggaran serius terhadap aturan yang berlaku. Plang informasi merupakan hal penting dalam setiap proyek pembangunan, terutama yang menggunakan dana publik. Plang berfungsi untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat tentang proyek tersebut, termasuk sumber dana, pelaksana proyek, dan kontak person yang dapat dihubungi.


Ketiadaan plang di lokasi pengeboran sumur bor di Dusun Paok Tawah Bat menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas proyek ini. Warga merasa diabaikan dan tidak dilibatkan dalam proses pembangunan yang seharusnya menjadi milik mereka.

Pengeboran sumur bor di Indonesia diatur oleh beberapa peraturan dan undang-undang, yang bertujuan untuk mengatur pengelolaan air tanah secara berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memastikan keselamatan pekerja. Berikut beberapa aturan dan UU yang relevan dengan kasus ini:

- Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air:  Pasal 30, 31, dan 32 mengatur tentang izin pemanfaatan air tanah, kewajiban pengelolaan, dan monitoring

- Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemanfaatan Air Tanah untuk Kepentingan Rumah Tangga: Pasal 3 dan 4 mengatur tentang persyaratan teknis dan monitoring untuk sumur bor rumah tangga.

- Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Air Tanah: Setiap daerah memiliki Perda yang mengatur tentang pengelolaan air tanah, termasuk tentang pengeboran sumur bor.

Ketiadaan plang informasi di lokasi pengeboran sumur bor di Dusun Paok Tawah menunjukkan adanya ketidakpatuhan terhadap aturan dan UU yang berlaku. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas proyek, serta potensi pelanggaran terhadap standar teknis dan keselamatan. Warga berharap agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan informasi yang jelas kepada masyarakat, serta menindaklanjuti pelanggaran aturan yang terjadi.

 MN 

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Lombok, Pimpin Bakti Sosial HUT TNI ke-79


Policewatch-Lombok Tengah 

 Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni S.I.P.,M.Si., beserta ibu dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (22/9/2024). Kunjungan ini dalam rangka meninjau kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Kodim jajaran Korem 162/WB, termasuk Kodim 1620/Loteng, di taman Sangkareang Mataram.

Kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-79 dan bertujuan untuk mendalami kondisi masyarakat serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, operasi katarak di RSAD, donor darah, dan sunatan masal. "Kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial TNI AD terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," tambah Dandim.



Pangdam IX/Udayana mengapresiasi inisiatif dari seluruh kodim jajaran dan berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi satuan lain. “Keterlibatan aktif TNI dalam kegiatan sosial adalah langkah ultimate untuk mendekatkan diri dengan rakyat, sekaligus membantu mengatasi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” terangnya.

Selain bakti sosial, kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Pulau Lombok juga untuk memastikan kesiapan penyambutan dan pengamanan VVIP, terutama terkait kedatangan Presiden yang dijadwalkan akan meresmikan smelter baru pada tanggal 23 September 2024. Peresmian ini dianggap sebagai tonggak penting dalam pengembangan industri nasional, khususnya di sektor mineral, dan menjadi kontribusi strategis bagi perekonomian wilayah NTB serta nasional.

Kunjungan Pangdam IX/Udayana ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala desa dan tokoh setempat, yang menyatakan rasa terima kasih atas perhatian TNI. "Semoga melalui kegiatan ini diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin, serta memberi dampak positif bagi pembangunan daerah khususnya Pulau Lombok NTB," tandasnya.

 Mn.

LIDIK KRIMSUS RI DESAK KEJAGUNG USUT TUNTAS KASUS DUGAAN PENYIMPANGAN DANA BOSDA DINAS PENDIDIKAN LAHAT SENILAI 21 M.

 


POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA - Ketua Harian Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (LIDIK KRIMSUS RI) M Rodhi Irfanto,SH angkat bicara adanya dugaan penyimpangan Dana Bosda di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat anggaran Tahun 2020,

Kasus ini sudah ditangani pihak Kejari Lahat dan berdasarkan data LHP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nomor : 35,A/LHP/VIII.PLG/05/2021.atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2020, tentang pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Pemerintah Daerah dan peraturan menteri keuangan nomor 9/PMK.07/2020.

Tentang pengelolaan dana khusus non fisik dalam pelaksanaan dana BOS reguler, dana BOS afirmasi dana BOS kinerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat tahun anggaran 2020 senilai Rp 21.097.983,375.00; disinyalir tidak memiliki dasar hukum yang sah,

Dari hasil investigasi Tim Lidik krimsus RI , Rodhi Irfanto SH selaku Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI meminta kepada pihak Kejaksaan Negeri Lahat untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan penyimpangan Dana Bosda di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,

kasus ini yang saat ini sedang ditangani kejaksaan negeri lahat untuk memanggil kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat maupun yang terkait " jangan ada tebang pilih " ujar Rhodi kepada policewatch.news Sabtu (21/9)

Rodhi menambahkan perbuatan yang mana sangat bertentangan dengan PERMENDAGRI nomor: 24 tahun 2020, yang dianggarkan sebesar Rp 21.097.983.375.00;

Dana BOS reguler dianggarkan sebesar Rp 6.646.924.028,00; 

Dana BOS afirmasi dianggarkan sebesar Rp 14.607.116.845. OO; 

Dari hasil investigasi tim LIDIK KRIMSUS RI adanya temuan dugaan penyalahgunaan atas penggunaan dana BOS satuan pendidikan dasar (satdiksar) negeri yang tidak sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)

Adanya dugaan dana BOS afirmasi dan dana BOS kinerja tahun 2019, diduga tidak dianggarkan pada tahun 2020,

Adanya dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat adalah Perbuatan melawan hukum yang diatur undang-undang Tindak Pidana Korupsi nomor: 20 tahun 2021, tutup " Rodhi.

Jurnalis: Bambang MD

GMNI AKSI DEMO DI KPK DESAK USUT TUNTAS DI BLOK MEDAN

 


POLICEWATCH .NEWS - JAKARTA Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dan memeriksa keluarga Presiden Joko Widodo atas berbagai dugaan kasus korupsi

Desakan itu disampaikan langsung GMNI Jakarta Selatan saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat sore (20/9).

Ketua GMNI Jakarta Selatan, Deodatus Sunda Se alias Bung Dendy mengatakan, pihaknya meminta agar KPK segera mengusut tuntas kasus "Blok Medan" seperti yang terungkap di persidangan kasus dugaan korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.

Mengingat, pada Jumat lalu (9/8), GMNI Jakarta Selatan sudah membuat laporan resmi ke KPK terkait "Blok Medan".

"Kami menuntut KPK untuk menangkap dan mengadili anak presiden, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution yang diduga terlibat kasus suap dan gratifikasi IUP yang dijalankan AGK di Maluku Utara atau 'Blok Medan'," kata Bung Dendy dalam orasinya.

Selain itu, GMNI Jaksel juga menyoroti beberapa kasus yang juga diduga menyeret nama keluarga Jokowi, seperti dugaan gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, dan juga dugaan gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi oleh Bobby Nasution.

"GMNI Jaksel menuntut segera memanggil dan memeriksa saudara Joko Widodo sebagai ayah kandung Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, dan Kahiyang Ayu yang sedang menjabat sebagai Presiden RI, yang telah diduga menerima gratifikasi melalui anak-anaknya tersebut," tegas Bung Dendy.

Dalam aksinya ini, GMNI Jaksel membawa berbagai atribut, seperti spanduk, bendera, hingga "keranda hitam" yang terdapat foto wajah Jokowi, Gibran, Bobby, Kahiyang Ayu, dan Anwar Usman.

Sementara pada spanduk yang dibawa itu, bertuliskan "Tangkap dan adili semua keluarga Mulyono", "Lebih baik pelihara kambing daripada KPK". "Siluman KPK" dan "Hentikan dinasti Jokowi, batalkan pelantikan Gibran"." (Bam...)

Polres Loteng Berhasil Bongkar Gudang Sabu Raksasa, 3 Tersangka Diamankan!


Policewatch-Lombok Tengah

Dalam sebuah operasi yang menegangkan, Polres Lombok Tengah berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Sebanyak 7,34 Kg sabu disita dari sebuah gudang di Kecamatan Praya Barat, dan tiga orang tersangka berhasil diamankan.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, SIK, yang langsung memberikan piagam penghargaan kepada 14 personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalitas mereka dalam menjalankan tugas," ujar Kapolres, Sabtu (21/9).

Pengungkapan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah peredaran narkoba di wilayah NTB. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Polres Lombok Tengah dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

Kapolres berharap keberhasilan timnya dapat menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam menjalankan tugas kepolisian.

"Saya berharap seluruh personel Polres Lombok Tengah dapat mencontoh semangat dan profesionalitas tim yang berhasil mengungkap kasus ini," pesan Kapolres.

Ia juga berpesan kepada seluruh personelnya agar terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan Polri yang presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 Mn

Aswari ajak Artis Edwin Super Bejo Untuk Menangkan BZ dan WIN Pilkada Lahat


POLICEWATCH NEWS - LAHAT .

 Mantan Bupati Lahat Priode Tahun 2008 - 2018 Saifuddin Aswari Rivai menyapa masyarakat Merapi Area di acara syukuran kediaman rumah anggota DPRD Kabupaten Lahat Yunani,

Kehadiran Kak" Wari disambut oleh masyarakat sambil berselfi ria, mereka rindu " Bantuan Ayam dan Uang Sejuta, program yang masih dikenang oleh masyarakat,

Kehadiran Wari didampingi artis kocak Edwin super Bejo di salah satu stasiun TV swasta, ikut memberikan dukungan pasangan BZ - WIN di Pilkada Lahat. Secara gesture gaya edwin masih kocak dan lucu, didepan tamu yang hadir diacara tsyakuran ibu Yunani,

Sementara itu H Saifudin Aswari Rivai SE, " masih ingat dengan ayam ucap " Wari lanjut emak emak masih, dan " saya akan lanjutkan lagi untuk bantuan ayam, ucap " Wari,

Mari kita mendukung sambil mengajak seluruh lapisan masyarakat Merapi Area untuk bersama sama memenangkan BZ-WIN.

"Tentunya saya hadir disini adalah undangan dari adinda Yunani. Dan sebelum kami kemari, aku sempat mampir melayat terlebih dahulu. Dan Alhamdulillah disana, masyarakat selalu memanggilku dengan panggilan bupati ayam. Oleh karena itulah, aku minta dan pesankan ke kanda Bursah Zarnubi dan adinda Widia, untuk selalu dekat dengan masyarakat,"kata Kak Wari, Sabtu 21 September 2024.

Menurut kak Wari, Paslon Bursah Widia (BZ-WIN) merupakan Paslon yang ideal. Dimana Bursah merupakan tokoh nasional dan Widia merupakan politisi muda berprestasi.

"Aku yakin, jika mereka (BZ-WIN) terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lahat, tentunya pro rakyat akan dilanjutkan oleh mereka,"ungkap kak Wari.

Sementara itu, Widia Ningsih Calon wakil Bupati Lahat disela sela kegiatan 

memohon doa restu dan mohon dukungan agar dirinya dapat merebut posisi kursi Wakil Bupati Lahat.

"Saya asli dari Kabupaten Lahat yang berasal di Merapi Area, mohon dukungan dan doa, agar dalam pilkada tahun ini saya bersama Bursah Zarnubi menang dalam pemilihan kepala daerah tahun 2024," ucapnya.

Bahkan Widia mengatakan, program - program yang pernah dibawa oleh kak Wari akan dihidupkan kembali dimasa kepemimpinannya nanti.

Jurnalis: Bambang MD

Patroli KRYD Ditingkatkan, Polres Lombok Tengah Siap Amankan MotoGP dan Pilkada 2024


Policewatch-Lombok Tengah

Menjelang gelaran MotoGP dan Pilkada Serentak 2024, Polres Lombok Tengah gencar melakukan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya. Patroli skala besar yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Moh. Nasrullah, SIK, menyasar wilayah selatan, mulai dari Bandara Bizam hingga kawasan Sirkuit Mandalika Kuta, pada Jumat (20/9).

"Malam ini kami melakukan patroli KRYD skala besar dalam rangka Harkamtibmas menjelang MotoGP dan cipta kondisi dalam rangka pemilukada serentak 2024," tegas Wakapolres Kompol Moh. Nasrullah, SIK, kepada awak media.

Polres Lombok Tengah bersama Polsek jajaran telah dibagi menjadi tiga zona patroli KRYD, dengan tujuan agar setiap Polsek dapat saling membackup. Fokus kegiatan patroli saat ini terpusat pada jalur Bandara - Sirkuit, mengingat kedua lokasi tersebut merupakan objek vital menjelang MotoGP.

"Ini juga upaya dari kami untuk mengantisipasi aksi kriminalitas pencurian fasilitas umum seperti lampu penerangan jalan dan kabel di sepanjang jalan Bypass BIL - Sirkuit," terang Wakapolres.

Selain patroli, Polres Lombok Tengah juga telah mendirikan beberapa pos pengamanan terpadu untuk memaksimalkan keamanan. "Kami sudah dirikan beberapa pos, diantaranya di jalan bypass, Bandara BIZAM, Pujut, Kopang, dan juga pos shelter Sabhara diperbatasan Lombok Barat," jelas Wakapolres.

Wakapolres menyampaikan bahwa patroli KRYD telah dilakukan sejak sebulan sebelumnya, namun saat ini intensitasnya ditingkatkan dengan jumlah personel yang lebih banyak. "Alhamdulillah sampai saat ini wilayah Lombok Tengah masih dalam keadaan aman terkendali, ini berkat kerja keras dan kerja sama kita semua. Mudah-mudahan situasi seperti ini terus berlanjut sampai dengan pelaksanaan pengamanan MotoGP dan Pilkada serentak 2024," ungkapnya.

Wakapolres berharap event MotoGP dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Lombok Tengah. "Mari kita sama-sama jaga keamanan dan ketertiban, karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga Lombok Tengah ini. Peran serta dari seluruh elemen masyarakat sangat kita butuhkan guna mensukseskan event MotoGP 2024 dan pengamanan Pilkada serentak 2024," tutup Wakapolres.

Mn