Nyolong Sepeda Motor Tetangganya, Terduga Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

 


Policewatch-Lombok Barat.

Polsek Lingsar Polresta Mataram Polda NTB menggelar Konferensi Pers atas keberhasilannya mengamankan pelaku seorang pria inisial F alias Tuan (33) asal Kecamatan Lingsar, Lombok Barat yang nekat mencuri sebuah motor tetangganya yang ternyata masih pamannya karena terlilit utang dan hobi judi di Mapolsek Lingsar. Senin, (20/03/2023)

Kapolsek Lingsar Iptu Riski Meirika STrk didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Lingsar Iptu Gusti Bagus Baktiasa dan Kasubsi Penmas Si Humas Aiptu I Putu Eka Winastra SH mengatakan telah terjadi peristiwa pencurian sepeda motor  yang dilakukan oleh pelaku seorang pria inisial F alias Tuan (33) asal Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

" Terduga pelaku melakukan pencurian pada tanggal 13 Februari 2023, sekitar pukul 18.30 Wita dengan cara mengambil kunci saat kesempatan dalam keadaan sepi disebuah gudang ", ucap Iptu Riski

Namun naas saat berhasil mencuri motor milik korbannya, F bertemu dengan sang korban di depan gang rumah korban, di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, saat korban dan F berpapasan di dalam gang, korban menyadari bahwa motor yang dibawa oleh F adalah motor miliknya kemudian  terduga pelaku menancapkan gas kendaraan motor milik korban yang sebelumnya ia curi, dan berhasil kabur, terang Kapolsek

Iptu Riski juga menjelaskan korban masih kerabat pelaku F yang diketahui masih pamannya dan kemudian F menggadaikan motor milik korban seharga Rp 2,5 juta di suatu pegadaian di Kota Mataram.

" Dari hasil dari gadai motor milik korban, ia mengaku menggunakan sejumlah Rp1 juta untuk judi bola adil di wilayah Cakranegara, dan membayarkan utangnya sebesar Rp1,5 juta ", tambahnya 

Saat penyelidikan, diketahui F berada di sebuah kos di Bali, F mengaku didepan Kapolsek saat ditanya " Iya saya takut dan pergi bekerja di Bali selama satu Minggu lebih ' usai mencuri dan menggadaikan motor milik korbannya.

Ia pun ditangkap tanpa perlawanan oleh tim Opsnal Polsek Lingsar di kediamannya setelah kabur dari Bali pada 3 Maret 2023 lalu, terang Iptu Riski

Kini F harus menjalani hukumannya yang harus dijerat Pasal 362, tentang pencurian biasa, dengan ancaman penjara  maksimal 5 tahun.

MN 

Kapolres Bima Kota Beri Penghargaan Personil Berprestasi dan Pembaretan 11 Bintara Remaja


 

Policewatch-Kota Bima.

Sejumlah personel Polres yang dinilai memilki loyalitas dan berprestasi dalam bekerja, mengemban tugas dengan kinerja yang luar biasa, mendapat penghargaan.

Pemberian penghargaan pada sejumlah personil itu, diberikan langsung Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, dalam rangkaian upacara pemberian penghargaan sekaligus pembaretan Bintara Remaja (Baja) Polres Bima Kota.

Upacara pemberian penghargaan berlangsung di Lapangan Presisi Lawata Mako Polres Bima Kota pada Senin (20/3) pagi ini.

Sejumlah personil yang mendapat penghargaan, diantaranya, Kasat Samapta AKP Sirajuddin, Kasi Keu Iptu I Putu Agus Suantara, Katim Puma Satu Katim Puma Dua Sat Reskrim, Katim Cobra Alpha dan Katim Cobra Bravo Sat Narkoba.

Penghargaan juga didapatkan  anggota Sat Lantas yang berhasil ungkap Narkoba pada saat rawan pagi yakni, Brigadir Andre, Briptu Andi dan sejumlah  anggota yang meraih medali pada  Porprov NTB yang baru saja berlalu.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi pada sambutan dan arahannya, upacara pemberian penghargaan kepada personel Polres Bima Kota dan tradisi pembaretan bagi bintara polri angkatan 48 sebanyak 11 orang.pemberian penghargaan merupakan hak bagi seluruh anggota polri, berdasarkan prestasi kerja dan kedisiplinan dari personil yang bersangkutan dengan kriteria yang telah ditentukan sesuai dengan kinerjanya masing- masing.

"Saya berharap pemberian penghargaan ini, dapat lebih memacu motivasi kita semua, untuk dalam melaksanakan tugas terus meningkatkan kinerja,"ucapnya.

Pada anggota Bintara Remaja yang baru dilaksanakan upacara pembaretan, Kapolres Bima Kota, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung bagi 11 Bintara Remaja yang mendapat penempatan pertama di Polres Bima Kota.

"Pembaretan bagi bintara remaja di lingkungan polri merupakan suatu tradisi bagi anggota polri yang baru lulus dan mulai bertugas pertama kali sebagai anggota polri sesuai dengan penyampaian setiap penerimaan bintara baru digelar tradisi pembaretan untuk menumbuhkan kesadaran nilai moral awal sebagai brigadir Polri,"kata AKBP Rohadi.

MN 


Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Sejumlah Tokoh Penting Bima Bersama Dit Binmas Polda NTB, Duduk Bareng



Policewatch-Kota Bima.
Guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Bima, Baik Kota pun Kabupaten Bima, Direktorat Bina Masayarakat (Dit Binmas) Polda NTB, memprakarsai pertemuan dengan sejumlah tokoh penting di Bima.

Duduk bersama membahas Kamtibmas di Bima yang dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD), berlangsung Senin (20/3) pagi di Hotel Mutmainah Kota Bima.

Hadir pada FGD tersebut, Direktur Bina Masyarakat (Binmas) Polda NTB Kombes Pol Dessy Ismail, pejabat Kota Bima, Pejabat Kabupaten Bima, Kapolres Bima AKBP Hariyanto, Danyon C Pelopor Satbrimobda Polda NTB AKBP Zulkarnaen, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, pejabat yang mewakili Dandim 1608/Bima,  sejumlah organisasi keagamaan, organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta sejumlah tokoh penting lainnya.

FGD ini, mengangkat tema 'Bersama Polri Wujudkan Kamtibmas Kondusif dan Masyarakat semakin Produktif'

Direktur Bina Masyarakat (Binmas) Polda NTB Kombes Pol Dessy Ismail, dalam sambutannya, keragaman agama dan suku serat adat istiadat yang begitu majemuk ini, menjadi modal negara.

Keberagaman ini, sebut Kombes Pol Dessy Ismail, mesti dijadikan modal dasar dalam menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun dan tenteram.

Begitupun katanya, masyarakat NTB yang memiliki keanekaragaman suku dan ras serta agama, mesti pula dirawat terus, nilai toleransi dan kerukunan yang begitu dama selama ini.

Agenda besar nasional baik yang bersifat keagamaan pun agenda politik, sebutnya, mesti didukung dan diapresiasi dalam keadaan visi dan kesepakatan untuk menjaga kamtibmas yang kondusif dengan saling menghormati.

"Saya berharap pada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta tokoh adat, dapat terus bersinergi dalam membangun daerah dan masyarakat yang kondusif,"harapnya.

Dalam waktu dekat, Polda NTB akan memulai menelurkan program sosial, mulai dari bedah rumah tidak layak huni, hingga bantuan bagi warga penyandang disabilitas.

"Semoga program peduli masyarakat ini, dapat bernilai manfaat dan bernilai guna,"ucap Dir Binmas Polda NTB, Dessy Ismail, sembari menutup sambutannya.

MN 

Deteksi Dini, 251 Personel Polresta Mataram Jalani Tes Urine

 


Policewatch-Mataram.

Polresta Mataram Polda NTB melakukan pemeriksaan urine secara mendadak terhadap 251 personel saat setelah apel pagi termasuk personel Polri dan ASN. Pemeriksaan tersebut juga dilakukan untuk menekan adanya anggota yang terlibat dalam pusaran narkoba. Termasuk juga penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) bagi personel di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram. Senin, (20/03/2023)

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Si Propam Polresta Mataram bersama RS. Bhayangkara dan Si Dokkes Polresta Mataram.

Hadir dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH, Kasi Propam Iptu Mutawali ST MM, Kasi Dokkes Ipda Dr Oktaviani Rinduan, Tim RS. Bhayangkara Polda NTB beserta para Kapolsek dan pergeseran personel sebanyak 251 orang saat pelaksanaan apel pagi.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH mengatakan bahwa pemeriksaan urine kita lakukan untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan terutama anggota yang diduga terpapar narkoba.

" Kami berharap tidak ada personel yang terlibat narkoba dan akan tetap dilakukan secara rutin secara berkala sehingga pencegahan bisa kita lakukan ", kata KBP Mustofa 

Sementara menurut Kasi Propam Iptu Mutawali ST MM menambahkan bahwa tes urine tersebut dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menyasar anggota yang terlibat narkoba. Tes urine tersebut dilakukan bukan untuk mencari kesalahan anggota melainkan untuk menjaga agar tidak terpapar narkoba. Karena pada prinsipnya lebih baik mencegah daripada memberikan tindakan tegas bagi anggota yang melanggar. 

Apalagi tes urin tersebut merupakan program prioritas Polri dalam penguatan pencegahan dini penyimpangan anggota Polri. Terutama terkait dengan masalah penyalahgunaan narkoba termasuk juga masalah lainnya.  Apalagi personel Polri harus menjadi contoh. Maka harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba, tambahnya 

Selain Tes urin juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi oleh Tim Dokter RS. Bhayangkara Polda NTB.

 ‘’Kita harus menjadi garda terdepan memerangi penyalahgunaan narkoba sehingga tes urin ini juga sebagai bentuk keseriusan kita,” tukasnya. 

Alhamdulilah sebanyak 251 personel hasilnya negatif dan tentu hasil negatif ini diminta Bapak Kapolresta Mataram harus dipertahankan. Karena anggota Polri tidak boleh terlibat dengan narkoba, tutup Iptu Mutawali.

MN 

Bhabinkamtibmas Benete Hadiri Penutupan Turnamen Volly Putri Antar Desa di Dua Kecamatan

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Untuk memberikan rasa aman dan lancar di tengah masyarakat, bhabinkamtibmas Desa Benete Bripka Edi Purwanto menghadiri penutupan turnamen volly ball putri antar Desa se Kecamatan Maluk dan Sekongkang. 

"Bhabinkamtibmas melakukan pengamanan turnamen Volly pada Jum'at ,17 Maret 2023 pukul 16.00 Wita di lapangan volley ball Desa Benete Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat," jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos kepada media ini.

Ia mengatakan, kegiatan itu diinisiasi oleh bhabinkamtibmas Benete dan PKK Desa Benete dengan sasaran masyarakat Desa Benete, Kecamatan Maluk, KSB. "Bhabinkamtibmas Benete menghadiri giat penutupan pertandingan turnamen volly ball putri antar Desa se Kecamatan Maluk dan Sekongkang yang dilaksanakan di lapangan volley ball Desa Benete dan giat tersebut di selenggarakan oleh ibu PKK desa benete dalam rangka *Semaras Desa*.

Dia menceritakan, hadir dalam giat tersebut, Ketua PKK Desa Benete, Kasi Pemerintahan Desa Benete, Ketua BPD Desa Benete, tim yang bertanding dan masyarakat Desa Benete sekitar 100 orang. Acara tersebut diikuti oleh 9 tim volly ball putri se Kecamatan Maluk dan Sekongkang. Adapun partai final yang bertanding hari ini adalah Desa Tongo dan Desa Kemuning.

"Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah, Juara 1 Desa Kemuning, Juara 2 Desa Tongo, juara 3 bersama Desa Benete B dan Desa Sekongkang Atas (BHS). Alhamdulillah giatnya berakhir pukul 18.10 wita dan berjalan dalam keadaan aman dan lancar," pungkasnya. (MN)

Polsek Maluk Amankan Sepak Bola Liga Kabupaten Sumbawa Barat.

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, kepolisian sektor (Polsek) mengamankan pertandingan sepak bola liga KSB di lapangan Demung Maluk Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat.

"Anggota Polsek Maluk melakukan pengamanan pertandingan sepak bola. Kegiatan itu dilakukan pada Sabtu, 18 Maret 2023 pukul 14.00 wita yang bertempat di lapangan sepak bola  demung Maluk Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Ia mengatakan, pertandingan sepak bola liga KSB diselenggarakan oleh   yayasan Asa fundation bekerja sama dengan PT AMNT sebagai penanggung jawab di Maluk Kamaluddin, SE.

Dia menceritakan, club sepak bola yang bertanding yaitu Persiko FC VS PS. Benete FC dimenangkan oleh Persiko FC skor 3-1. Seloto FC vs Sebubuk FC dimenangkan oleh Sebubuk FC skor 1-0. "Alhamdulillah, giatnya berahir pukul 17.40 wita berjalan lancar aman terkendali dan dilakukan pengamanan oleh personil Polsek Maluk,* tutupnya. (MN)

Peduli Terhadap Tempat Ibadah, Kapolres Mataram Dapat Pujian Warga Dari Berbagai Kalangan

 


Policewatch-Lombok Barat.

Atas kepedulian terhadap tempat ibadah sebagai program Safari Kamtibmas, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH mendapatkan apresiasi dari masyarakat salah satunya Desa Penimbung Gunungsari dalam pembangunan Pura Padmasana Lila Buana dan Pura Dalem Durga Stawa Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Minggu, (19/03/2023)

Diketahui program Peduli Tempat Ibadah sebagai program prioritas Kapolresta Mataram untuk Safari Kamtibmas guna mendekatkan diri dengan masyarakatnya.

Disamping itu untuk memberikan bantuan material berupa semen untuk membantu pembangunan tempat ibadah baik Masjid dan Pura diwilayah hukumnya. 

Ketua Pura I Made Rasna Tanaya mengucapkan terimakasih banyak kepada Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH yang sudah memberikan kelancaran dan kemudahan dalam pembangunan Pura Padmasana Lila Buana.

" Bantuan yang diberikan oleh Bapak Kapolresta Mataram sudah langsung kita gunakan sebagai dasar pembangunan atas perencanaan Pengurus Pura ", ucapnya

" Kami Pengurus dan warga mengucapkan " Semoga Bapak Kapolresta Mataram beserta sekeluarga selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan Polri selalu jaya serta selalu dicintai masyarakat ", pungkasnya

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Kerama Pura Dalem Durga Stawa Gunungsari Nengah Sukiada bersama warganya mengucapkan banyak-banyak terimaksih atas bantuan bapak Kapolres Mataram.

“ Berkat bantuan sumbangsih bapak Kapolresta Mataram kelengkapan Pura sudah mencapai 80 % dari perencanaan pengurus sehingga pembangunan menjadi lancar dan sesuai harapan ", ucapnya.

“ Semoga Bapak Kapolresta selalu diberikan kesehatan dan kami dengan warga masyarakat selalu menjaga dan mendukung untuk terciptanya Kamtibmas khususnya di wilayah hukum Gunungsari ", ujarnya.

MN 

LAGI, TIGA BOCAH DI SANEO DIGIGIT ANJING 'RABIES', KAPOLSEK WOJA: KEJAR DAN MUSNAHKAN


Policewatch-Polres Dompu.

Tiga orang bocah di Desa Saneo, Kecamatan Woja masing-masing bernama Elfina (7), Fahrin (5) dan Haryono (13) jadi korban keganasan seekor anjing diduga terjangkit rabies (penyakit anjing gila), Minggu (19/3/2023) pagi sekira pukul 06.30 Wita.

Merasa prihatin terhadap insiden yang menimpa sejumlah bocah ini, Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.I.P., dengan tegas meminta anggota untuk melakukan pengejaran sekaligus pemusnahan terhadap anjing-anjing nahas tersebut.

Dikatakannya, insiden yang serupa beberapa kali terjadi di Desa Saneo di mana seorang bocah 5 tahun bernama Elisa, menjadi sasaran keganasan Anjing Gila, Senin (6/3/2023) pagi ini sekira pukul 07.00 Wita. 

"Tidak menutup kemungkinan apabila tidak dimusnakan akan makin banyak lagi korban dan menular ke anjing milik warga lainnya," ujar Kapolsek tegas.

Terkait kejadian, kata Kapolsek, insiden kali ini berawal dari korban bernama Alfina sedang bermain di depan rumahnya. Tiba-tiba dari arah belakang datang seekor anjing langsung menggigit korban.

"Akibatnya, korban mengalami luka gigitan pada bokong atas," ungkap Kapolsek.

Untungnya, orang tua korban yang tak jauh dari TKP melihat hal tersebut langsung melemparkan batu kearah anjing tersebut. Namun, anjing tersebut lari dan malah menggigit paha kaki kanan korban lainnya, yakni Haryono alias Dono. 

"Dono saat itu sedang berdiri di pinggir jalan depan rumahnya," sambung Kapolsek.

Tak berhenti di situ, warga yang menyaksikan kejadian di sekitar TKP langsung melakukan pengejaran terhadap anjing tersebut. Akan tetapi, yang terjadi, anjing ganas ini malah kembali menyerang Fahrin alias Fari yang baru selesai BAB di pinggir sungai.

"Fahri di gigit oleh anjing tersebut di bagian wajah," imbuh Kapolsek.

Lebih lanjut, atas kejadian yang dialami, selanjutnya ketiga orang korban tersebut dibawa ke Puskesmas Dompu Barat untuk di berikan perawatan medis.

"Ketiga korban gigitan anjing tersebut sudah diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) oleh pihak medis Puskesmas Dompu Barat," tutur Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan data Puskesmas Dompu Barat sejak awal Maret 2023, jumlah kasus gigitan anjing rabies di Kecamatan Woja sejauh ini sudah berjumlah 11 kasus.

"Di tahun 2022 kasus gigitan anjing rabies berjumlah 25 kasus," papar Kapolsek.

Untuk itu Kapolsek mengingatkan pada warga untuk menjaga anjing masing-masing untuk tidak berkeliaran bebas bahkan dapat mengancam nyawa manusia.

Kapolsek mengakui, bahwa saat ini masih ada warga yang memelihara anjing terutama di wilayah pelosok, yang mana umumnya selain sebagai hewan penjaga rumah.

"Anjing tersebut dimanfaatkan sebagai penjaga kebun dan ladang oleh para petani jagung sehingga trend penyebaran kasus gigitan anjing rabies di Kecamatan Woja dapat meningkat," sebutnya.

Untuk mencegah timbulnya gangguan serupa, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, melakukan penggalangan terhadap toga, tomas dan toda serta melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi.

MN 


Libatkan 130 Personel Polresta Mataram Amankan Upacara Melasti Di Pantai Loang Baloq

 


 

Policewatch-Mataram.

Dalam rangka memberikan rasa aman dan kenyamanan Umat Hindu Provinsi NTB menyambut Perayaan Hari Raya Nyepi 1945 Saka Tahun 2023, Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan pengamanan Upacara Melasti bertempat di Pantai Loang Baloq, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Minggu, (19/03/2023)

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc.,Kasi Ter Kasrem 162/WB Kolonel Czi. I Gusti Putu Dwika, Kabag Ops Polres Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH, Danramil Ampenan/09 Kapten Inf Zainul Fahri, Kapolsek Ampenan AKP Faisal Apriadi S.H, Ketua PHDI NTB Ida Made santiatnya S.H MH, Ketua IAHN Gede Puja Mataram Dr. I Wayan Wiratha, Ketua PSN Korwil NTB Gusti Marjana peserta upacara Melasti sekitar 4000 orang.

Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pada pukul 14.00 Wita sudah mulai berkumpul dari 1500 pendek Umat Hindu di seluruh Provinsi NTB.

Jadi berdasarkan Nomor : Sprin/ 533 /III/PAM.2.1./2023, tanggal 18 Maret 2023 kami menurunkan personel pengamanan sebanyak 130 orang terdiri gabungan Polresta Mataram dan Polsek Ampenan, kata Kompol Gede.

Hal ini untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan ibadah umat Hindu menyambut perayaan Hari Raya Nyepi 1945 Saka sebagai rangkaian yakni Upacara Melasti, jalasnya 

" Upacara Melasti sendiri yaitu suatu proses pensucian bagi setiap manusia untuk menciptakan kedamaian bagi sesama umat. Kita juga habis dengan ini akan kita laksanakan di mayure dalam artian pengarakan Ogoh-ogoh dan kita juga bertujuan menjada kelestarian lingkungan ", ungkapnya

Kita juga harus sama-sama menjaga lingkungan kita ciptakan perpecahan antar umat dan kita dukung Pemerintahan yang ada supaya tetap rukun dan aman, tambahnya 

Selama kegiatan persembahyangan bersama Umat Hindu ini berlangsung terpantau  aman tertib dan lancar, kegiatan Upacara Melasti berakhir dan selesai pada pukul 18.00 Wita, tutup Kompol Gede.

MN 

Jelang Bulan Puasa Bhabinkamtibmas Dasan Agung Lakukan Pemasangan Spanduk Himbauan Larangan Petasan

 


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka menekan dan meminimalisir tingkat kejahatan di masyarakat, Bhabinkamtibmas Dasan Agung Polsek Selaparang Polresta Mataram Polda NTB  memasang spanduk himbauan kamtibmas menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H, di beberapa tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat. Minggu (19/03/2023).

Spanduk tersebut berisikan tentang himbauan larangan bermain membunyikan petasan kepada warga masyarakat terutama anak-anak dan pelajar.

Bhabinkamtibmas Dasan Agung Aiptu Ahmad Yani mengatakan bahwa himbauan tersebut sebagai langkah awal untuk kita sosialisasikan larangan bermain membunyikan petasan menjelang bulan puasa.

" Apabila tidak diindahkan dan ditemukan kami akan tindak tegas dengan melakukan pembinaan baik di sekolah ataupun membawanya ke Polsek Selaparang ", jelasnya

Pemasangan spanduk imbauan Kamtibmas ini merupakan tindak lanjut arahan dan atensi Kapolsek Selaparang Iptu I Putu Sastrawan SH bersama unsur Kecamatan, Kelurahan dan Lingkungan mengenai larangan petasan yang meresahkan warga di wilayah hukum Polsek Selaparang.

Melalui pemasangan spanduk himbauan Kamtibmas ini, warga masyarakat dapat berperan serta membantu pihak kepolisian dalam mencegahnya dan tetap waspada dengan lingkungan di sekitar masing-masing, tutupnya.

"Haedir A"

Tim Gabungan Lakukan Operasi Patuh Karantina Di Pelabuhan Poto Tano

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kapolsek Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersama tim gabungan melakukan Operasi Rutin Patuh Karantina di wilayah kerja Pelabuhan Poto Tano.

"Saya selalu memerintahkan agar anggota selalu hadir membantu masyarakat. Kegiatan operasi rutin patuh karantina dilakukan pada Jumat, 17 Maret 2023 pukul 21.15 Wita," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Adapun sebagai penanggung jawab Karantina pertanian Wilker Pelabuhan Fery Poto Tano Drh Erin Febriansyah bekerja sama dengan polsek Kawasan pelabuhan Poto Tano, personil TNI Koramil 1628-04 Poto Tano dan Instansi terkait yang ada di Pelabuhan Poto Tano.

Eddy mengatakan, hadir dalam giat tersebut, Kapolsek KPL Tano IPTU Nurlana, Koordinator Karantina hewan Wilker Poto Tano dr. Erin Febriansyah, personil Koramil 1628-04 Poto Tano Serda Beni Eka, personil Polsek KPL Tano dan personil karantina Wilker Poto Tano.

Koordinator Karantina Hewan Wilker Poto Tano dr. Erin Febriansyah mengucapkan, terima kasih kepada Kapolsek kws Pelabuhan Laut Tano yang sudah berkerja sama dengan kami atau karantina hewan. Dalam kesempatan ini kita akan melakukan Operasi Rutin Patuh Karantina Hewan dan tumbuhan Wilker Pelabuhan Poto Tano.

Terkait dengan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumbawa Barat sekarang sudah berkurang. Sekarang sudah mulai muncul penyakit varian baru HPAI (high patogenic avian influenza) clade 2.3.4.4b yang sekarang sudah ada di Kalimantan. "Tim gabungan melaksanakan pengecekan / pemeriksaan kendaraan yang keluar dan masuk areal Pelabuhan," jelas Eddy.

Ia mengungkapkan, hasil dari giat operasi karantina yang dicapai berupa, ditertibkan sertifikasi kesehatan dan sertifikasi pembebasan dibuatkan surat dan diijinkan jalan. Barang bukti yang di amankan 2 buah keranjang yang berisi burung yang tidak dilengkapi dengan surat dari karantina hewan dan diserahkan ke BKSDA. "Alhamdulillah giatnya berakhir pukul 11.50 Wita dalam keadaan aman dan terkendali," tutupnya. (Mn)

Aniaya Anaknya,Tim Polsek Pringgarata Amankan Terduga Pelaku


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, kali ini menimpa seorang anak inisial TAS, laki laki, 3 tahun alamat Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Terduga pelaku diamankan pada Sabtu 18/03/2023 di rumahnya.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip dalam keterangan resminya pada Minggu 19/03/2023 membenarkan pengamanan terhadap terduga pelaku.

Ia menyampaikan bahwa, terduga pelaku merupakan ayah kandung dari korban sendiri inisial S, alamat  Desa  Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.

AKP Sulyadi Muchdip menyampaikan kronologis kejadiannya berawal dari terduga pelaku pada Selasa 21/02/2023 bercerai dengan ibu korban, kemudian terduga pelaku tidak mengijinkan ibu korban membawa korban, sehingga korban tinggal bersama terduga pelaku (ayahnya).

Pada Sabtu 18/03/2023 sekitar pukul 13.30 wita, saat itu ibu korban sedang bekerja di Mataram kemudian terduga pelaku mengirimkan sebuah video.

Dalam video tersebut terduga pelaku sedang melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara merendam korban di dalam kolam ikan sambil memaki korban dengan kata kata kasar.

"Tidak hanya itu terduga pelaku juga memukul korban pada bagian kepala menggunakan gagang sapu lantai sebanyak dua kali" Kata AKP Sulyadi Muchdip.

Setelah mendapat video tersebut ibu korban berusaha menghubungi terduga pelaku dengan maksud ingin menanyakan kebenaran dan alasan terduga pelaku melakukan hal tersebut.

Namun terduga pelaku tidak meresponnya sehingga ia (Ibu Korban) merasa keberatan dan melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pringgarata Polres Lombok Tengah.

Menerima laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Pringgarata langsung berkoordinasi dengan Kepala Dusun setempat, kemudian mengamankan terduga pelaku ke Mapolsek Pringgarata.

"Pengamanan tersebut di lakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali terhadap korban oleh terduga pelaku" jelas Kapolsek Pringgarata.

Dari hasil introgasi sementara terhadap terduga pelaku dan berdasarkan keterangan warga setempat bahwa  terduga pelaku keseharianya sering mengkonsumsi minuman keras dan sering membuat ribut (onar) dengan tetangganya.

Mn

          

TANGGAPAN ATAS PELAKSANAAN RAPAT ANGGOTA TAHUNAN yg mengatasnamakan koperasi jasa TKKBM KUBU RAYA.

 


policewatch,Kalbar,-Saudara A.Mis Suryadi ketika ditanya tanggapan atas pelaksanaan rapat anggota tahunan yang mengatasnamakan koperasi jasa TKKBM KUBU RAYA yg di laksanakan hari minggu 19 maret 2023 mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak dianggap SAH sebagai kegiatan rapat anggota tahunan yg sesungguhnya karena hanya di hadiri oleh segelintir anggota koperasi aktif dan yg lain merupakan oknum oknum yg hanya di ajak ikut dan di bagikan baju kaos oleh pihak pihak tertentu. Membuktikan nya mudah sekali kata pak Mis,  lembaga koperasi itu ada nama nya buku daftar anggota bisa di lihat atau di koreksi dari buku daftar anggota mana anggota yg sesungguhnya yg memiliki hak berpendapat dan juga hak suara sebagai anggota sekaligus pemilik koperasi. 

Terlebih lagi kata pak Mis,  anggota koperasi jasa TKKBM KUBU RAYA itu mereka juga merupakan pekerja bongkar muat dan sudah memiliki daftar data area kegiatan regu kerja dan daftar daftar data area kegiatan regu kerja ini sudah jauh hari pernah kita berikan ke para pihak terutama dinas koperasi baik dinas koperasi Kabupaten dan juga dinas koperasi provinsi. 

Jadi sudah kita lakukan registrasi berlapis lapis agar data dan legalitas anggota aktif benar benar tercatat dan terdata secara real dan akurat. Jadi di jelaskan oleh pak Mis , bila yg hadir sebagian besar bukan anggota sah maka segala keputusan apapun yg di hasilkan dalam rapat anggota tahunan tersebut di nyatakan non prosedural dan tidak memiliki kekuatan hukum tetap sebagai keputusan yg sah dan di akui sesuai undang undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. 

Dari catatan struktur pengurus,  bisa di lihat lah yg duduk di meja itu adalah orang orang yg berbeda dengan data struktur pengurus sah koperasi jasa TKKBM KUBU,  nah apakah hal tersebut bisa di benarkan kata pak Mis di depan awak media menjelaskan. 

Tanya kepada yg hadir sebagai anggota menurut versi mereka,  status anggota nya mana dan area kegiatan nya di mana dan kapan teregistrasi di dalam buku daftar anggota dan kapan baju kaos yg di gunakan di bagikan?? Saya yakin hanya 15 sampai 20 persen saja yg hadir di kegiatan tersebut sebagai anggota yg sebenarnya.

Karena mereka mengatakan it


u rapat anggota tahunan,  maka apa yang telah mereka lakukan sangat tidak sesuai dengan ketentuan yang tertuang di dalam undang undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. 

Ketika di tanya langkah langkah apa yg akan di ambil atas pelaksanaan rapat anggota tahunan tersebut, pak Mis menjelaskan program utama tetap menjalankan roda organisasi koperasi terus bergerak maju sesuai dengan kepercayaan yg telah anggota berikan sebagaimana kehendak dan suara kedaulatan anggota pada saat RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA yang tempo hari diselenggarakan pada tanggal 26 februari 2023. 

Dan langkah berikut nya , pasti akan menyurati dinas terkait yang berkenaan dengan pembinaan termasuk juga menyurati Menteri koperasi UMKM Republik Indonesia di Jakarta.

Saya berharap jgn lagi ada kepentingan kelompok tertentu di dalam pengelolaan koperasi, karena nasib anggota yg merupakan buruh pekerja bongkar muat jgn sampai para anggota itu jadi alat bagi oknum oknum tertentu. Sangat di sayangkan , di duga pada kegiatan tersebut menampilkan oknum oknum anggota yg tidak jelas agar terlihat ramai di depan tamu undangan , hal ini sangat miris sekali dan tidak boleh lagi terjadi karena di duga mengelabui  publik di depan para tamu yang seharus nya di hormati dan di suguhkan dengan fakta fakta real dan transparan kata pak Mis.

Sambil menutup obrolan , pak Mis mengatakan bahwa sesuatu yang non prosedural mau di olah seperti apapun tetap tidak akan SAH. Yang tanda tangan di laporan pertanggungjawaban pengurus pada forum rapat anggota tahunan itu siapa , apa bisa di wakili kata pak mis dengan nada meninggi. Maka nya kata pak mis , bila di beri amanah oleh anggota jgn memikirkan kepentingan pribadi atau kelompok ketika kepercayaan sebagian besar anggota sudah tidak ada lagi akhir nya bermanuver dengan berbagai cara dan terindikasi melanggar ketentuan dlm undang undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian dan juga melanggar ketentuan yang tertuang di dalam ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA koperasi hal ini sangat tidak di benarkan. Mari membangun ekonomi koperasi secara demokratis,  berkeadilan dan sesuai aturan kata pak Mis menutup pembicaraan.


Ed'as

Kafe Remang Remang di Pantai Tanjung Aan Menjadi Sasaran Razia Polsek Pujut


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Lagi lagi kafe remang remang yang menyediakan minuman keras (Miras) yang berada di wilayah hukum Polsek Pujut Polres Lombok Tengah di razia petugas. Razia yang dilakukan sebagai upaya menekan angka tindak kriminal, Minuman Keras (Miras), Judi, Prostitusi dan Penyakit masyarakat lainnya dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H. Sabtu 18/03/2023 pukul 22.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pujut IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum pada Sabtu 19/03/2023 menyampaikan "tidak ada ruang bagi pelaku tindak kriminal, ini sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terutama saat melaksanakan ibadah pada bulan suci ramadhan" katanya.

Dalam razia yang dilakukan oleh Polsek Pujut kali ini dengan menggandeng anggota TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dengan menyasar lokasi tempat hiburan malam di willayah hukum Polsek Pujut tepatnya di seputar Pantai Tanjung Aan.

Dalam razia tersebut petugas berhasil mengamankan ratusan liter minuman keras (Miras) tradisional jenis tuak dan berem serta puluhan botol Minuman keras (Miras) jenis Bir.

"Kegiatan ini terus akan kita lakukan dan berharap kerjasama yang baik dengan masyarakat untuk memberikan informasi apabila ada hal hal yang akan mengganggu Kamtibmas ditengah tengah masyarakat" Ungkap IPTU Derpin Hutabarat.

Masih kata Kapolsek Pujut "kami menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadhan 1444 H yang sebentar lagi tiba"

Ratusan Minuman Keras (Miras) hasil sitaan tersebut kemudian langsung diamankan ke Mako Polsek Pujut untuk dimusnahkan.

Mn

          

Layak Dibacklist..!! PT Yang Kerjakan Proyek Tambal Sulam Jalan Raya Purwosari-Pandaan

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- PT ataupun CV yang mengerjakan Proyek tambal sulam sepanjang jalan Pandaan - Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang di kerjakan pada beberapa hari yang lalu banyak disorot masyarakat termasuk para kalangan aktifis, selain pengerjaannya diduga kuat asal-asalan di sepanjang lokasi proyek juga tidak di temukanya papan informasi baik penggunaan anggaran maupun lamanya pengerjaan serta nama PT atau CV yang mengerjaakan juga masih misterius.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Persatuan Masyarakat Desa Mandiri (LSM P-MDM) Gus Ujay mendesak Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa timur untuk memblacklist PT atau CV yang mengerjakannya, karena ia menilai proyek yang di kerjakannya asal-asalan dan cenderung membuang buang uang Negara atau uang rakyat.

" Kami mendesak Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa timur untuk memasukan daftar hitam PT atau CV yang mengerjakan proyek tambal sulam sepanjang jalan Pandaan-Purwosari,  jangan sampai tutup mata dan tutup telinga terhadap kontraktor yang hanya memikirkan perutnya sendiri tanpa memperdulikan kuwalitas dan keselamatan pengguna jalan karena uang yang di pakai untuk perawatan jalan juga dari uang rakyat yang di ambil dari Pajak yang di bayar rakyat, untuk itu kami akan mengawal terus terkait akan hal ini, bila memang tidak ada tindakan dari pihak yang berwenang, kami akan melaporkan PT atau CV tersebut ke Kejaksaan "tegasnya. Sabtu (18/03/2023)

Sementara itu pihak Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa timur melalui koordinator pengawas lapangan saat di konfirmasi tiem awak media melalui pesan singkat Whatshapp beliaunya mengatakan, semuan yang terkait di lapangan termasuk kulinya akan di panggil ke kantor pada besok hari Senin tanggal 20/03/23 untuk di mintai keterangan.

"Petugas yang di lapangan akan kami panggil termasuk kulinya untuk dimintai keterangan," balasnya dalam pesan singkat. Bersambung....(Dr)