Santri Pecinta Gus Dur Adakan Bukber Gratis di Caffe BBC Bangil

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Memasuki bulan puasa Ramadhan 2023 yang ke 7, santri pecinta Gus Dur yang datang dari beberapa elemen masyarakat baik dari kalangan Jurnalis, LSM, Advokat, fakir miskin dan kaum duafa buka puasa bersama, bertempat di Caffe BBC atau di Plaza lama kota Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Selasa ( 28/03/2023)

Muslim pemilik Caffe BBC dan sekaligus ketua DPC Barikade Gus Dur mengungkapkan, saya mengadakan acara buka bersama selama empat hari ini bertujuan hanyalah semata untuk berbagi sedikit rezeki yang di berikan Allah SWT kebetulan pas dengan bulan Romadhan di mana hari yang penuh ridho dan ampunan, selain itu juga untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan sesama para Santri pecinta Gus Dur yang datang dari berbagai elemen masyarakat.


"Saya ucapkan terimakasih kepada tamu yang sudi datang di Caffe BBC ini dalam acara buka bersama di bulan suci Ramadhan, semoga apa yang sedikit saya berikan di ridhoi Allah SWT,"ujarnya.

Sementara itu Wahyu ketua aktifis Bangjo yang juga datang dalam acara buka bersama tersebut, dirinya menguncapkan terima kasih dan mengapreasi kepada Mas Muslim semoga amal ibadahnya di terima sama Allah SWT.

"Terima kasih kami ucapkan ke Mas Muslim yang sudah mengajak atau mengundang tiem kami bersama kaum duafa dan fakir miskin di acara buka bersama di bulan Ramadhon tahun ini, semoga usahanya bertambah lancar dan di tambah rezekinya sama Allah SWT  supaya di bulan Ramadhon yang akan datang bisa mengadakan acara yang sama, acara yang sangat mulia ini,"ungkapnya. (Dr)

KPK Tetapkan Tersangka Satu Anggota DPR RI dan Bupati di Kalteng,

 


POLICEWATCHNEWS - JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang kepala daerah di Kalimantan Tengah dan anggota DPR RI sebagai tersangka.

“Saat ini KPK telah melakukan penyidikan dan menetapkan pihak sebagai tersangka terkait dugaan korupsi oleh penyelenggara negara,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan pers Selasa (28/3), 

Ali merahasiakan siapa kepala daerah dan anggota DPR RI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Masih kata Ali Fikri  ia menerangkan bahwa kepala daerah itu ketika menjalankan tugas melakukan perbuatan yang melanggar hukum, di antaranya meminta, menerima, atau memotong pembayaran kepada pegawai negeri atau kepada kas umum.

“Seolah-olah memiliki utang pada penyelenggara negara tersebut, padahal diketahui hal tersebut bukanlah utang,” ucap Ali.

Pria berlatar belakang jaksa itu melanjutkan para tersangka diduga pula menerima suap dari beberapa pihak terkait dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara

Pihak penyelenggara negara dimaksud merupakan salah satu kepala daerah di Kalteng beserta salah seorang anggota DPR RI,” terang " Ali

Jurnalis : Bambang.MD

Dampak Kenaikan Harga Bapokting, Polresta Mataram Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

 


POLICEWATCH-Mataram.

Dalam rangka berbagi peduli kepada warga masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bapokting (Bahan pokok penting) dan slum area yakni daerah yang sifatnya kumuh tidak beraturan yang terdapat di daerah perkotaan, Polresta Mataram memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 50 sak dari Bapak Kapolresta Mataram, kepada masyarakat kurang mampu di wilayah hukumnya. Selasa, (28/03/2023)

Kegiatan yang dipimpin langsung  oleh Kasat Binmas Polresta Mataram AKP Maad Adnan didampingi oleh Kasi Humas Polresta Mataram beserta Angggota Sat Binmas terlihat mengunjungi Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Kapolresta Mataram melalui Kasat Binmas AKP Maad Adnan menjelaskan bahwa bantuan sosial ini dilakukan Polresta Mataram untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu serta yang benar-benar membutuhkan.

" Baik yang terdampak dengan kenaikan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) dan daerah yang sifatnya kumuh, semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan, kata AKP Maad Adnan 

Kasi Humas juga menambahkan bahwa bantuan ini diberikan tidak besar namun setidaknya dapat bermanfaat terutama dalam kondisi pemulihan ekonomi Nasional saat ini, ungkapnya

Pihaknya juga berpesan agar masyarakat kurang mampu selalu memiliki semangat juang yang tinggi dalam menjalani kehidupan ini dan selalu diberikan kesehatan, kemudahan serta kelancaran, harap Kasi Humas

" Kedepannya kami Polri akan lebih aspiratif lagi sejalan sebagaimana menuju Polri yang Presisi agar kehadirannya dirasakan bermanfaat untuk masyarakat ", tutup Iptu Siswoyo.

"MN ".

Laksanakan Perintah Kapolres, Anggota Polsek Dan Bhabinkamtibmas Lakukan One Day One Bansos


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepala Kepolisian Resort Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP memerintahkan anggota untuk selalu melakukan One Day One Bansos.

One day one bansos dilakukan oleh Ka SPKT II Bripka Iwan Satriawan anggota Polsek Seteluk melakukan kegiatan itu pada Selasa tanggal 28 Maret 2023 sekitar jam 09.30 wita yang bertempat di dusun Selayar Desa Persiapan Seteluk Rea Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat," jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Ia mengatakan, anggota Polsek Seteluk membagikan paket sembako kepada warga binaan yang membutuhkan. One Day One Bansos juga dilakukan bhabinkamtibmas Desa Goa pada Selasa, 28 Maret 2023 sekitar pukul 10.00 wita yang bertempat di RT. 06 RW. 02 dusun Goa Desa Goa Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat telah membagikan paket sembako.

Dia menambahkan, hal yang sama juga dilakukan oleh bhabinkamtibmas Desa Tongo Bripka Sarijon anggota Polsek Sekongkang, pada hari Selasa, 28 Maret 2023 sekitar pukul 11.00 Wita yang bertempat di dusun Tamalang, Desa Tongo Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat, bhabinkamtibmas telah menyalurkan paket sembako kepada warga binaan yang kurang mampu. "Alhamdulillah, giatnya berjalan aman dan lancar," tutupnya. (Mn)

Akibat Disambar Petir,Satu Meninggal Dunia & Dua Mengalami Luka Bakar

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Satu lagi korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar akibat disambar petir di Saung Dusun Lingkuk Patung Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur pada Senen 27/03/2023 sekitar pukul 17.00 wita.

Satu korban merupakan seorang perempuan meninggal dunia dan dua korban mengalami luka bakar dan masih dirawat di Puskesmas Awang Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa korban meninggal dunia atas nama inaq Budi, 50 tahun alamat Dusun Lingkuk Patung Desa Mertak Kecamatan  Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara korban luka bakar atas nama Amaq Budi, 50 tahun dan Lacim, Perempuan, 45 tahun sama sama beralamat di Dusun Lingkuk Patung Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. 

"Menurut informasi bahwa ketiganya merupakan satu keluarga" Kata AKP Dimas.

AKP Dimas menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Berawal pada saat satu keluarga yang berjumlah 7 orang berangkat dari rumahnya menuju lokasi kejadian untuk panen jagung.

Pada saat sedang panen jagung situasi cuaca dalam keadaan hujan sehingga korban dan keluarganya yang lain menghentikan aktivitasnya dan berteduh di sebuah gubuk kecil yang dibangun di bawah pohon.

Secara tiba-tiba petir menyambar bangunan kecil tersebut dan mengenai korban sehingga akibat dari peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka bakar.

Kemudian korban di bawa oleh pihak keluarga dengan menggunakan Ambulance Kantor Desa Mertak menuju rumah duka sedangkan korban yang mengalami luka bakar di bawa ke Puskesmas Awang untuk mendapatkan perawatan Medis.

"Atas peristiwa tersebut pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kematian korban dan menganggapnya sebagai sebuah musibah" Tutup AKP Dimas.

Mn

Ulama Apresiasi Kinerja Polres Pasuruan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei tingkat kepercayaan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada periode Februari - Maret 2023 meningkat, berada di angka 70,8 persen. Ketua Umum Rabithah Al-Alawiyah (Organisasi Pencatat dan Penghimpun Keluarga alawiiyin atau para Habaib di Indonesia) Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf mengapresiasi terkait meningkatnya kembali kepercayaan publik kepada Institusi Polri.

"Saya ucapkan Selamat kepada Institusi Polri atas peningkatan kinerjanya sehingga kepercayaan publik kepada Polri semakin bertambah. Tentu kepuasan kepercayaan publik kepada Polri ini merupakan buah dari kerja keras Kapolri dan jajarannya hingga ke bawah dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik di tengah isu yang mendera kepolisian saat ini," ucap Habib Taufiq di kediamannya, Jln. Jawa, Gg : II Kota Pasuruan, Selasa (28/03/2023).

"Polri dan TNI merupakan bagian dari kebutuhan kita semua dalam ber-negara, karena untuk menjaga stabilitas dan keamanan NKRI adalah tugas mereka, harapan kita adalah dengan adanya Polri dan TNI yang Professional, Disiplin, dan Jujur dalam melaksanakan tugas, maka masyarakat akan merasa terayomi dan masyarakat akan terjamin keamanannya, bukan malah sebaliknya masyarakat akan ketakutan dan merasa terancam," kata Pembina Yayasan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah ini.

Sebagai bangsa yang besar, negara Indonesia harus mempunyai Polisi yang mampu memberikan perlindungan, Pengayoman, Pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga Polri bisa mendapatkan kepercayaan dan dicintai masyarakat.

"Alhamdulillah Allah SWT telah mengungkap penghianatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merusak institusi Polri, dan alhamdulillah perlahan sudah terungkap semuanya, mudah-mudahan untuk ke depannya Polri akan lebih cermat dan akan lebih terawasi sehingga pelanggaran tidak terjadi kembali," kata Habib Taufiq.


Habib Taufiq  menghimbau agar masyarakat tidak boleh pesimis tetapi masyarakat harus tetap mendukung Kepolisian untuk menjadi tonggak keamanan dan kedaulatan di negeri ini.


"Kita harus tetap bersama-sama dalam keadaan apapun untuk menjaga NKRI, Polri adalah milik kita bersama, kami semuanya masyarakat tidak pernah berpisah dan dipisahkan oleh Polri dan TNI, karena itu harapan kita, ayo kita berbenah diri dan kita mendukung yang benar untuk kebenaran, dan yang salah harus berhenti," tutup Habib Taufiq.


Berikut data tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri dari tahun ke tahun:
April 2014.           : 57,6%
Januari 2015.      : 68,6%
Agustus 2016.     : 73,2%
September 2017 : 76,5%
September 2018 : 79,8%
Februari 2019      : 80,5%
September 2020 : 72,3%
September 2021 : 70,9%
November 2021  : 80,2%
Desember 2021. : 74,1%
Februari 2022      : 75,2%
April 2022.            : 77,3%
Juni 2022.            : 76,4
Agustus 2022      : 69,6%
September 2022 : 62,6%
November 2022.  : 64,5%
Desember 2022.  : 70,4%
Februari 2023.     : 70,8%. 
(Dr)

Kapolres Loteng Pimpin Upacara PTDH Brigadir Lalu Muh. Mungkadar


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM memimpin upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) In Absentia terhadap Brigadir Polisi Lalu Muh. Mungkadar, Selasa (28/3/23). 

AKBP Irfan menjelaskan bahwa Brigadir Polisi Lalu Muh. Mungkadar diberhentikan dengan tidak hormat setelah sebelumnya menjalani sidang kode etik dan sudah sesuai dengan tahapan yang harus dilalui, dengan ketentuan perundang-undangan diantaranya asas kepastian hukum. 

"Ini merupakan pembelajaran bagi kita sekaligus sebagai kacamata rekan-rekan, jika kita selaku praktisi hukum seyogyanya kita tidak boleh melanggar hukum, jika masih sayang dengan polisi maka tetaplah jaga marwah dan nama baik Polri,"

Kapolres juga menambahkan bahwa sebelumnya upacara PTDH belum pernah dilakukannya, namun kegiatan tersebut harus dilaksanakan karena sudah sesuai dengan peraturan dan  perundang-undangan 

"Sekali lagi ini akan jadi momentum terakhir kali anggota Polres Lombok Tengah dipecat, saya minta sampai kapanpun, mudah-mudahan sampai diakhir hayat dinas saya tidak akan pernah mendengar anggota Polres Lombok Tengah dipecat dengan tidak hormat lagi," tutup AKBP Irfan.

Mn

          

Aksi Demo Pemilik lahan minta Pemkab Lahat Cabut IUP PT. Priamanaya Energy

 


POLICEWATCH. NEWS - SUMSEL  - Puluhan masyarakat pemilik lahan diataran Sungai Kili dan dan Sedung Desa Keban, Kecamatan Kota Lahat, menggelar aksi unras di halaman Pemkab Lahat selasa (28/3) 

Aksi ini terkait belum ada pihak PT. Priamanaya Energy untuk menyelesaikan lahan milik masyarakat yang beberapa kali sudah dilakukan pertemuan di Polsek Kota, bahkan di DPRD dan hari ini meraka menuntut kepada Pemkab Lahat agar mencabut ijin usaha pertambangan (IUP) PT. Priamanaya Energy milik mantan menteri Jan Farid ucap " pendomo dalam orasi nya disampaikan oleh Nata Hiri selalu Kordinator Aksi, 

Aksi demo ini salah satu pemilik lahan warga Desa Muara Temiang, " ia menangis histeris lahan miliknya sudah dirusak dan diserobot oleh PT. Priamanaya Energy, dan hingga kini belum dibayar, alias diganti rugi " ujarnya

Pemilik lahan diterima langsung Bupati Lahat yang diwakilkan Wakil Bupati H. Haryanto. SE, MM, hadir juga Camat Kota Lahat Gemris Palo, kasat intel AKP Mulyono, Kapolsek Kota AKP Sam Suardi, kadis Perkim Limra, ST, 


Salah satu perwakilan pemilik lahan Ganda Yusran Warga Desa Muara Temiang menuturkan kepada Wabup Lahat agar lahan kami ini sudah beberapa kali  diadakan pertemuan baik dari perwakilan PT. Priamanaya, DPRD, belum ada titik temu, dan kami minta untuk memanggil pihak management pihak PT. Priamanaya Energy, dan agar persoalan ini dihadirkan dan bisa diselesaikan tambah " Asrul selaku pemilik lahan warga Desa Telatang, 

Senada juga dikeluhkan Rodiah mantan anggota DPRD Lahat priode 1998 - 2023, selaku pemilik lahan sejak tahun 1953 itu tanah Keban, dan kami ingin pimpinan Priamanaya Energy (jan farid red) 

Camat kota Lahat Gemris Palo bahwa lahan yang diklaim warga ini masalah tapal batas, antara Keban, senabing dan tanjung Telang, dan agar di GPS dulu dan di inventaris dulu adanya indikasi tumpang tindih wilayah terang " Camat, dihadapan wabup Lahat Haryanto, diruang cahaya 2 Pemkab Lahat. 

Kapolres Lahat melalui Kasat Intel AKP Mulyono menjelaskan untuk menyelesaikan permasalahan Ini harus bersabar dan harapan nya akan ada cukup baik, masih dalam proses. 

Bupati Lahat melalui Wabup Haryanto dalam waktu dekat kita akan memanggil pimpinan PT. Priamanaya Energy untuk duduk bersama dengan pemilik lahan, termasuk Kades Keban, Senabing dan Tanjung Telang, serta Camat Merapi Barat,"  ucapnya

Pantauan wartawan aksi demo ini dijaga Pol PP dan Polres Lahat

Jurnalis : Bambang. MD

Tingkatkan Pelayanan Di Bulan Ramadhan, Polresta Mataram Gelar Strong Point Rawan Sore


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas tetap Kondusif dan kelancaran arus Lalu lintas serta meningkatkan pelayanan Kepolisian terhadap Masyarakat, Polresta Mataram melaksanakan Rawan Sore untuk  Strong Point menjelang berbuka puasa dan saat berbuka puasa di wilayah hukumnya.

Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa berdasarkan surat perintah nomor: Sprin / 569 /III/ PAM.2.4 / 2023 tanggal 23 Maret 2023 tentang untuk melaksanakan rawan sore jelang berbuka puasa dan saat berbuka puasa pada bulan suci Ramadhan di lokasi keramaian serta rawan gangguan kamtibmas di wilayah Polres Kota Mataram. Senin, (27/03/2023)

Sehingga di beberapa ruas jalan seperti di Jalan Bundaran Udayana, Simpang Empat Bank Indonesia, Simpang Kantor Gubernur, Jalan Airlangga, Pintu Islamic Center dan Jalan Pejanggik untuk jalan protokol yang mobilitas masyarakat meningkat serta berpotensi membuat kepadatan lalu lintas, kata Kompol Gede

Sedangkan Simpang Empat Karang Jangkong, Depan Toko Sukses, Depan Toko Ruby, Toko Apolo, Toko Roxy, Toko Fashion One dan Simpang Kios Biru mobilitas masyarakat pengunjung yang  meningkat untuk melakukan aktivita berbelanja, tambahnya

Oleh sebab itu untuk antisipasi kemacetan serta laka lantas juga gangguan kamtibmas sejumlah personel Polresta Mataram meningkatkan pelayanan Strong Point pengaturan lalulintas akibat tingginya intensitas arus kendaraan menjelang berbuka puasa, jelasnya

Kabag Ops juga menghimbau kepada masyarakat agar tertib di jalan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku, tidak lupa memakai helm untuk keselamatan pengendara dan jangan sembarangan membawa kendaraan secara ugal-ugalan, knalpot brong dan aksi balapan liar.

Kemudian penggunaan petasan atau mercon yang dapat mengganggu rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat melaksanakan puasa dan ibadah di bulan suci ramadhan 1444 H, tutup Kompol Gede.

Mn

Seorang Bocah Meninggal Disungai,Karena Terpeleset


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Seorang anak 5 tahun meninggal akibat tenggelam saat sedang memancing bersama teman seusianya, disebuah sungai yang berada di Montong Balas, Dusun Sinah, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah pada Senen 27/03/2023 sekitar pukul 15.00 wita.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pujut IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum melalui keterangan resminya.

Adapun identitas korban atas nama Kholis Azhari, laki laki, 5 tahun alamat Montong Balas Dusun Sinah, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut anggota Polsek Pujut langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Kapolsek Pujut menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut yaitu sekitar pukul 11.00 wita, korban bersama dua orang temannya yang seumuran pergi untuk memancing di sungai dekat rumahnya.

Setibanya disana, pada saat ketiganya sedang memancing korban terpeleset dibibir sungai kemudian terjatuh.

Korban sempat berusaha untuk naik menyelamatkan diri, namun korban terjatuh lagi yang akhirnya tenggelam. 

Pada saat korban terjatuh kedua temannya hanya bisa terdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa serta tidak berani memberitahukan kepada orang tuanya tentang hal tersebut.

Selang beberapa waktu teman korban tersebut ditanyakan oleh kakek korban

"Dimana Kholis" dan teman korban tersebut memberitahukan bahwa korban jatuh di sungai pada saat sedang memancing.

Seketika itu kakek korban langsung melakukan pencarian ke sungai tempat memancing dan langsung turun kelokasi tenggelamnya korban dan menemukan korban dalam kondisi tenggelam serta sudah tidak bernapas sehingga kakek korban membawa korban pulang untuk menginformasikan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya.

Atas kejadian itu Orang tua korban menolak untuk dilakukan Outopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan yang disaksikan oleh keluarga dan masyarakat setempat.

"Mn"

           

Akibat Tersambar Petir,Seorang Warga Meninggal Dunia


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Seorang perempuan 47 tahun meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang panen padi, di Dusun Selangaran Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah pada Senin 2703/2023 sekitar pukul 15.45 wita.

Identitas Korban atas nama Seni alias Inaq Ben, perempuan, 47 tahun, alamat Dusun Selak Desa Kidang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Praya Timur IPTU Supardi dalam keterangan tertulisnya membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan kronologis kejadiannya.

Pada saat itu korban sedang panen padi disawah milik warga Dusun Selangaran Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah, cuaca sedang hujan namun sudah mau reda.

"Korban yang sedang panen padi tiba-tiba disambar oleh petir sehingga terjatuh" Kata Kapolsek.

Melihat hal itu teman-teman korban yang sedang bersama-sama panen padi segera menolong korban dengan membawanya ke Puskesmas Mujur.

Akan tetapi ketika sampai di Puskesmas Mujur dan setelah korban mendapatkan pemeriksaan oleh petugas kesehatan dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Oleh pihak keluarga korban, Jenazah almarhumah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan atas kejadian tersebut keluarga korban menerima dan mengikhlaskan sebuah musibah" Tutup Kapolsek.

"Mn"

          

KPK Geledah Kantor Dirjen Minerba Kementerian ESDM

 

BREAKING NEWS



JAKARTA - POLICEWATCH,NEWS,-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM. 

Penggeledahan tersebut ditengarai terkait dengan dugaan korupsi tunjangan kinerja (tukin).

“Kasus baru, manipulasi pembayaran tukin 2020-2022,” ungkap sumber di KPK yang enggan disebutkan namanya, Senin (27/3).

Sumber itu mengatakan, negara mengalami kerugian dari kasus dugaan korupsi manipulasi tukin dimaksud.

“Kerugian keuangan negara. Temuan awal puluhan miliar,” tutur sumber tersebut.

Terkait dengan penggeledahan di Kantor Ditjen Minerba Kementerian ESDM di Jalan Prof. DR. Soepomo nomor 10, RT 1/RW 3, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, 

Juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri membenarkan adanya penggeledahan di kementrian ESDM. 

“Informasi yang kami peroleh, betul ada kegiatan dimaksud,” ujar Ali.

Namun demikian, Ali masih enggan membeberkan secara detail penyidikan baru kasus dugaan korupsi di Kementerian ESDM ini.

“Saat ini  masih berlangsung. Terkait kegiatan penyidikan baru oleh KPK atas dugaan korupsi di Kementerian ESDM,”  ujar " Ali Fikri

Jurnalis : Bambang. MD

Terkait Tumpahan batubara di Desa Gunung Kembang 7 Perusahaan Tidak Hadir Akhirnya Ditunda

 




POLICEWATCH, NEWS - SUMSEL - LAHAT - Hari ini pihak Kecamatan Merapi Barat menggelar rapat di kantor camat Merapi barat (27/3) 

Agenda rapat ini dihadiri Kapolsek Merapi AKP Herman Akhiri, Camat Merapi Timur Idealis pokal, sekcam Merapi Barat, Koramil Merapi yang mewakili, Kades Gunung Kembang Edi Suparno, Kades Merapi Herdadi,  dan perwakilan perusahaan batubara PT. BSR, PT. Bukit Tunjuk, PT. MIP dan PT. BAU, Sementara perwakilan dari PT. TMP, PT. DIZAMATRA POWERINDO, PT. BME, PT. SMS, PT. BOMBA GRUP, PT. DAS. tidak hadir dalam daftar undangan oleh pihak kecamatan, 


Camat Merapi Barat melalui Sekcam Dahrip Agustian, SP. MM mengatakan bahwa hari ini pak Camat tidak bisa hadir dikarenakan ada kepentingan keluarganya ada yang meninggal dunia, rapat hari ini hanya ada 4 perusahaan yang hadir bagaimana rapat ini kita tunda dulu ada tujuh Perusahaan yang diundang untuk rapat tidak hadir Terkait tumpahan batubara yang terjadi dijalan, kata " Yayan 

Camat Merapi Timur idealis pokal holling batubara pada 23 maret terjadi aksi demo dari warga gunung Kembang akibat tumpahan batubara, namun hari ini yang ikut rapat hanya 4 perwakilan perusahaan dari 11 perusahaan tambang batubara yang diundang agar minta hari ini kita tunda dulu, pinta " Camat Merapi Timur, 

Disamping itu saya juga menghimbau kepada warga saya di Merapi Timur agar selalu kordinasi kepada Kades Dulu, jangan melakukan demo, dan saya minta juga pihak  perusahaan yang hadir di sini, kita ada win win solution, kepada pihak perusahaan, agar tidak lagi masyarakat melakukan penyetopan angkutan batubara ujarnya


Sementara Kapolsek Merapi AKP Herman Akhiri, SIP mengatakan dalam pertemuan di kantor Camat Merapi Barat (27/3) saat

kejadian malam itu terjadi tumpahan batubara di desa kebur namun malam itu cepat dibersihkan dari pihak PT. BAU, sedangkan yang di Gunung Kembang informasinya kami dapatkan tumpahan diduga dari pihak PT. PE, dan agak terlambat sehingga warga Desa gunung Kembang melakukan aksi penyetopan peristiwa kejadian ini tanggal 23 maret 2023, dan saya sempat di telpon Kapolres, saya juga menghimbau agar masyarakat untuk melakukan kordinasi dengan Polsek dulu dan jangan melakukan aksi pinta " Kapolsek. 

Kades Gunung Kembang Edi Suparno, tumpahan batubara sudah empat kali semenjak saya menjabat 1 tahun tiga bulan, dan kami minta bantu agar cepat dibersihkan dan belum ado peduli pihak perusahaan, dan sempat minta bantu kepada kapolsek untuk menyelesaikan masalah ini ( tumpahan batubara red) ucap " Kades Gunung Kembang. 

Harapannya  kedepannya kami masyarakat jangan dirugikan akibat tumpahan batubara yang menjadi persoalan selama ini, untuk kedepan ini apabila ada tumpahan batubara di Desa Gunung Kembang, agar dibersihkan oleh pihak pemilik perusahaan angkutan batubara. 

Salah satu perwakilan dari pihak perusahaan PT. ADARO grup PT. MIP Andi Wijaya agar rapat berikut nya dihadirkan pihak transportir, juga, 

Senada juga disampaikan oleh perwakilan PT. BSR Ronald meminta agar 32 perusahaan untuk diundang juga dalam rapat pertemuan selanjutnya

Termasuk Perwakilan dari pihak Muara Enim dan seluruh perusahaan tambang batubara diundang semua ketus  " Komar perwakilan dari PT. Bara Alam Utama. 

Jurnalis : Bambang. MD

Polres Lotara Olah TKP Meninggalnya WNA di Bungalo Gili Trawangan


Policewatch-Lombok Utara.

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, ditemukan meninggal dunia sabuah Bungalow  di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Minggu,26 Maret 2023

Dengan adanya  Laporan Informasi dari masyarakat terkait meninggalnya seorang Warga Negara Asing (WNA) yang di kenal dengan nama Alan Evan Croft umur 71 tahun Laki-Laki, Subiaco, Australia. Anggota Unit Reskrim Polsek Pemenang  langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Pospol Subsektor Gili Indah dan pihak terkait untuk melakukan pertolongan dan mengevakuasi jenazah korban.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata, SH, MH.,  saat di Konfirmasi Media di Mapolsek setempat Senin, 27/03/2023 pagi membenarkan tentang  seorang WNA yang telah meningal dunia bernama Mr.Alan Evan Croft. Istri korban yang  bernama Linda farahas kusnadi, Spd., M.M. datang dari Bali menuju Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang. KLU untuk berlibur, bersama dengan korban.

"Dan sesampainya di Dusun Gili Trawangan Mr.Alan Evan Croft dan istrinya menginap di salah satu penginapan yang ada di Gili Trawangan" terang Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan pada hari minggu tanggal 26 maret 2023 sekitar pukul 20.30 WITA, istri korban yang bernama  Linda melihat korban dalam keadaan terlentang  diatas tempat tidur, selanjutnya. Linda membangunkan korban namun tidak bergerak/bangun.

"Selanjutnya Linda berteriak minta tolong, dan salah seorang warga menghubungi Dr. Dani Wendi dari Medical Mitra Pratama Dusun Gili Trawangan, Dr. Dani Wendi datang ke TKP untuk mengecek keadaan korban, dan setelah dilakukan pengecekan korban dinyatakan telah meninggal dunia" ujar Kapolsek

Mendapat laporan dari warga setempat pihaknya langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang KLU selanjutnya Pihaknya bersama tim berhasil mengevakuasi Jenazah dari Gili Trawangan menuju Pelabuhan Mentigi Dusun Mentigi Desa  Malaka Kecamatan Pemenang untuk di bawa  ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

"Tim menyerahkan jenazah tersebut berdasarkan kesepakatan dari pihak keluarga/istri kepada pihak Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penitipan jenazah dan di lakukan VER ( Visum Et Revertum)  luar serta penanda tanganan penolakan autopsi" tutup Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata..

Mn

Warga Pengembur Ditemukan Terjatuh dan Meninggal Saat Sedang Berwudhu di Masjid Agung Praya


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Tidak disangka L. Nuruddin alias Mamiq Lasmini, laki laki, 55 tahun alamat Dusun Rajan, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia setelah terjatuh saat sedang melakukan wudhu di Masjid Agung Praya Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu 26/03/2023 pukul 15.30 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Praya IPTU Hariono dalam keterangan resminya membenarkan peristiwa tersebut.

Kapolsek Praya menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan keluarga diketahui bahwa almarhum L. Nuruddin alias Mamiq Lasmini sering menghadiri pengajian di Masjid Agung Praya pada bulan Ramadhan 1444 H yang pada saat itu juga memang sedang ada pengajian.

Kapolsek juga menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut, sekitar pukul 15.40 wita almarhum sedang melaksanakan wudhu untuk menunaikan shalat ashar di Masjid Agung Praya tiba tiba terjatuh ditempat wudhu, seketika itu juga saksi yang kebetulan sedang berwudhu didekat almarhum  langsung mendekati almarhum kemudian mengangkatnya dan membawa almarhum menuju Puskesmas Praya untuk mendapatkan tindakan medis.

Setibanya di Puskesmas Praya petugas medis langsung memeriksa almarhum dan berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Nakes Puskesmas Praya bahwa almarhum sudah meninggal dunia.

Selain itu berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, tidak ditemukan adanya tanda memar, benjol dan lebam disekujur tubuh almarhum atau tanda tanda kekerasan.

Pihak keluarga almarhum tiba di Puskesmas Praya dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah serta menolak untuk dilakukan Outopsi yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan kemudian membawa pulang jenazah almarhum dengan menggunakan Ambulans Puskesmas Praya menuju rumah duka untuk dimakamkan.

Mn