Diduga Korban Tabrak Lari Seorang Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia di Tempat

 


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

 Kecelakaan Lalulintas yang diduga akibat tabrak lari mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat, Peristiwa  tersebut terjadi di Jalan raya Dusun Jurang Sate, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa 28/003/2023 sekitar pukul 17.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Kapolsek menyampaikan bahwa korban atas nama Udin, laki laki, 40 tahun alamat Desa Bodak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Korban mengendarai sepeda motor Honda jenis Beat dengan Nomor Polisi DR 5441 BN.

"Korban mengalami tempurung kepala pecah sehingga mengakibatkan meninggal dunia di TKP" Kata Kapolsek.

Menerima laporan tentang peristiwa tersebut anggota Polsek Pringgarata langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi serta menghubungi unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah.

AKP Sulyadi Muchdip menyampaikan kronologis Kejadiannya berdasarkan keterangan saksi saksi yang melihat kejadian tersebut mengatakan bahwa Sepeda Motor Honda Beat datang dari arah barat menuju ke timur (arah Pringgarata - Barebali) kemudian pengendara  sepeda motor tersebut ditemukan  sudah terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian.

"Korban diduga merupakan korban tabrak lari dan atas permintaan keluarga, korban di bawa ke Rumah Sakit Islam Yatopa Bodak".jelas AKP Sulyadi Muchdip.

Barang bukti sepeda motor telah diamankan di Unit Lakalantas Polres Lombok Tengah serta Kejadian tersebut sudah ditangani unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah.

MN 

            

Anggota Piket Polsek Maluk Polres KSB Berikan Imbauan Agar Hentikan Hiburan Malam Selama Ramadhan


Policewatch-Sumbawa Barat. 

Dalam bulan suci ramadhan 1444 H/2023 M merupakan bukan penuh ampunan dan berkah,anggota Polsek Maluk wilayah hukum Polres Sumbawa Barat melaksanakan imbauan kepada pengelola  lapak pantai maluk terkait adanya laporan masyarakat yang melakukan aktivitas bertempat di Pantai Maluk Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat  pada minggu (26 /3/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi ,S.Sos mengatakan, anggota piket Polsek Maluk melakukan himbauan kepada pengelola lapak di pantai maluk saat ada pengajian Alquran di masjid- masjid di harapkan jangan membunyikan musik dengan keras sehingga mengganggu.

"Anggota menyampaikan kepada pengelola lapak yang ada di Pantai Maluk agar menghentikan sementara kegiatan musik sesuai dengan himauan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat dengan No. 400/721/KESRA/III/2023." terangnya 

Ia berharap,kepada pengelola lapak, agar menghargai kegiatan keagamaan pada bulan suci Ramadhan 1444 H.Apabila membuka lapak agar tidak membunyikan musik Karaoke dalam waktu bulan Suci Ramadahan.(mn)

Tim Forensik Olah TKP Kapal MT Kristin Yang Terbakar di Perairan Ampenan


Policewatch-Mataram.

Hingga hari kedua Tim pencarian korban Kapal MT. Kristin Surabaya yang terbakar di Pantai Ampenan Lombok terus berlangsung. Saar ini Polda NTB masih fokus kepada proses penanganan baik korban selamat maupun korban meninggal serta proses pencarian korban yang belum ditemukan. 

Hal ini di sampaikan Plh. Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan dalam konferensi pers di Posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB (28/03/2023).

Seperti diberitakan media  hari ini bahwa sebelumnya  Kapal Pemuat BBM MT. Kristin Surabaya terbakar di lepas Pantai Ampenan Lombok Minggu (26/03/202) dengan ABK berjumlah 17 orang. 14 diantaranya berhasil selamat dan telah dievakuasi oleh Satgas yang terdiri dari Polda NTB serta stekholder  lainnya.

"Pada saat kejadian masih ada tiga korban yang belum dapat dievakuasi tapi dari ketiga orang yang belum dtemukan satu diantaranya telah ditemukan keesokan harinya diatas kapal yang terbakar dalam keadaan meninggal. Tim Biddokes Polda NTB berhasil mengidentifikasi dengan identitas korban  djketahui bernama Sukirman,"jelasnya.

Sedangkan untuk Tim Laboratorium Forensik (Labfor) saat ini sedang bekerja untuk melakukan penyelidikan terhadap kapal yang terbakar tersebut di Pelabuhan Lembar. 

" Sedangkan Labfor masih konsentrasi pada proses penyelidikan untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya kebakaran, semoga beberapa hari kedepan kita sudah dapat memberikan keterangan hasil olah TKP. Namun tiap hari kita akan update perkembangan peristiwa terbakarnya MT. Kristin Surabaya,"tutupnya.

Sementara Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Kobul S. Ritonga SIK yang juga turut hadir untuk menyampaikan keterangannya pada konferensi pers tersebut menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus pada proses pencarian korban yang  belum ditemukan.

Hingga saat ini lanjutnya hampir semua fungsi yang ada di Ditpolairud Polda NTB ikut  turun bergabung dengan tim satgas lainnya dalam rangka melakukan proses pencarian.

"Proses pencarian kami sudah sampai puluhan Mil baik dibagian selatan hingga lembar maupun bagian Utara hingga perairan Lombok Utara namun kami belum mendapatkan tanda-tanda hingga saat ini. namun demikian  proses pencarian akan terus berjalan,"tegas Kobul sapaan Akrab Dirpolairud Polda NTB.

Kabiddokkes Polda NTB Kombes Pol Sumarsono M.M spesialis Radiologi, dalam keterangannya saat konferensi pers tersebut menyebutkan bahwa baru satu korban yang bisa ditemukan dari tiga korban yang dinyatakan hilang  dalam peristiwa tersebut dan sudah  berhasil dievakuasi serta diidentifikasi. 

" Dari hasil identifikaai Korban diketahui atas nama Sukarmin dan saat ini masih berada di ruang Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, dan menurut rencana akan diserahkan kepada keluarganya besok pagi dan akan diberangkatkan ke Jakarta,"jelasnya.

Selain itu Tim Biddokes Polda NTB telah memberikan layanan kesehatan kepada 14 ABK yang berhasil dievakuasi saat kejadian. 

"Hingga saat ini belum pernah ada keluarga korban yang  langsung bertanya ke posko DVI mengingat kami secara intens telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan pemilik kapal. Jadi keluarga korban selama ini berkoordinasinya dengan pihak perusahaan,"tutupnya.

Mn


KPK tahan Bupati Kapuas dan Istri pakai rompi orange


BREAKING NEWS



POLICEWATCH NEWS - JAKARTA,-Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan istri Ary Egahni Ben Bahat yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/3/2023).

Penahanan dilakukan setelah keduanya diduga menerima suap.

Kini keduanya menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Sebelumnya dua penyidik KPK menggeledah rumah jabatan dan kantor bupati di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa pukul 21.00 sampai 14.00 WIB.

Setelah menggeledah, penyidik membawa beberapa koper yang diduga berisi sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus suap tersebut.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menjelaskan,kepada awak media, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penerimaan suap dari beberapa pihak terkait dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara.

“Ketika menjalankan tugas melakukan perbuatan meminta, menerima, atau memotong pembayaran kepada pegawai negeri atau kepada kas umum, seolah-olah memiliki utang pada penyelenggara negara tersebut, padahal diketahui hal tersebut bukanlah utang,” jelas Ali melalui keterangan tertulisnya. 

Kedua tersangka diduga melanggar Pasal 12 huruf f serta 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Kedua tersangka terancam dipidana penjara seumur hidup atau paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun,  juga pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan  paling banyak Rp 1 miliar. 

Jurnalis : Bambang.MD

Pemprov Kepri Sudah Dapat Pajak Besar dari Warga Batam, Bantulah Bangun Jalan Provinsi



𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑔𝑢𝑛𝑎𝑛 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑢𝑡𝑎𝑚𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑎𝑡 𝑖𝑛𝑖, ℎ𝑎𝑚𝑝𝑖𝑟 70 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛 𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑟𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎𝑙 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝐵𝑃 𝐵𝑎𝑡𝑎𝑚.

TANJUNGPIAYU, policewatchnews.com KataBatam- Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akhirnya angkat bicara soal kondisi Jalan S Parman Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, yang rusak parah.

Meski prihatin dengan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut, namun BP Batam menjelaskan bahwa kewenangan untuk perbaikan Jalan S Parman berada di tangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov  Kepri).

Kepala BP Batam H Muhammad Rudi (HMR), melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan telah membagi kelompok jalan umum kepada lima kategori.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pasal 9 yakni jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, dan jalan desa.

Lebih jelas perihal status Jalan S Parman Tanjungpiayu juga telah diatur dalam Keputusan Gubernur Provinsi Kepri, Nomor 1863 Tahun 2016 Tentang Ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Provinsi Kepri.

Disebutkan bahwa jalan yang memiliki panjang 13,7 kilometer tersebut berstatus milik Pemerintah Provinsi Kepri.

"Itu tanggung jawab provinsi. Kita berharap, pemerintah provinsi turut membangun (jalan di Kota Batam yang jadi tanggung jawabnya), karena anggaran Kota Batam juga terbatas," ujar Ariastuty, Senin (27/3/2023).

Penjelasan tersebut beralasan. Pasalnya, banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Kepala BP Batam di beberapa kesempatan.

Oleh karenanya, Ariastuty meminta agar masyarakat memahami kondisi yang ada.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa anggaran BP Batam pun juga terbatas. Tak sebesar yang diharapkan masyarakat.

"Makanya ada skala prioritas yang harus kita selesaikan. Pemerintah provinsi juga mendapat pajak dari Kota Batam yang cukup besar yaitu Pajak Kendaraan Bermotor. Ketika masyarakat telah menjalankan kewajibannya membayar pajak, maka pemerintah wajib memenuhi kebutuhannya agar ada hubungan timbal balik," bebernya lagi.

Untuk pembangunan jalan utama yang sedang berlangsung saat ini, Ariastuty Sirait menuturkan bahwa hampir 70 persen anggarannya berasal dari BP Batam.

Termasuk peningkatan dan pelebaran jalan dari Nongsa menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta sejumlah jalan arteri lainnya.

"Kepala BP Batam sudah bangun semua karena kota yang kita cintai ini menjadi lokomotif ekonomi Kepri. Maka kami berharap, tahun 2029 semua jalan yang saat ini dikerjakan selesai. Mari kita dukung bersama pembangunan yang sedang berlangsung," pungkasnya.

𝗕𝗣 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗔𝗺𝗯𝗶𝗹 𝗔𝗹𝗶𝗵 𝗣𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗱𝗶 𝗦𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗶𝘄𝗮𝗻

BP Batam berkomitmen untuk membangun infrastruktur jalan yang ada. Bahkan, BP Batam juga turun tangan mengambil alih perbaikan jalan rusak di Simpang Taiwan, Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Meski berstatus jalan provinsi, tapi BP Batam langsung merespons keluhan masyarakat di sekitar lokasi terkait kerusakan jalan yang cukup parah.

"Kita tidak bisa mengabaikan kondisi kerusakan jalan ini berlarut-larut. Karena jalan ini masuk dalam kawasan strategis nasional, salah satu pusat industri Batam," ujar Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, pertengahan tahun lalu. (Erlina)

Santri Pecinta Gus Dur Adakan Bukber Gratis di Caffe BBC Bangil

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Memasuki bulan puasa Ramadhan 2023 yang ke 7, santri pecinta Gus Dur yang datang dari beberapa elemen masyarakat baik dari kalangan Jurnalis, LSM, Advokat, fakir miskin dan kaum duafa buka puasa bersama, bertempat di Caffe BBC atau di Plaza lama kota Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Selasa ( 28/03/2023)

Muslim pemilik Caffe BBC dan sekaligus ketua DPC Barikade Gus Dur mengungkapkan, saya mengadakan acara buka bersama selama empat hari ini bertujuan hanyalah semata untuk berbagi sedikit rezeki yang di berikan Allah SWT kebetulan pas dengan bulan Romadhan di mana hari yang penuh ridho dan ampunan, selain itu juga untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan sesama para Santri pecinta Gus Dur yang datang dari berbagai elemen masyarakat.


"Saya ucapkan terimakasih kepada tamu yang sudi datang di Caffe BBC ini dalam acara buka bersama di bulan suci Ramadhan, semoga apa yang sedikit saya berikan di ridhoi Allah SWT,"ujarnya.

Sementara itu Wahyu ketua aktifis Bangjo yang juga datang dalam acara buka bersama tersebut, dirinya menguncapkan terima kasih dan mengapreasi kepada Mas Muslim semoga amal ibadahnya di terima sama Allah SWT.

"Terima kasih kami ucapkan ke Mas Muslim yang sudah mengajak atau mengundang tiem kami bersama kaum duafa dan fakir miskin di acara buka bersama di bulan Ramadhon tahun ini, semoga usahanya bertambah lancar dan di tambah rezekinya sama Allah SWT  supaya di bulan Ramadhon yang akan datang bisa mengadakan acara yang sama, acara yang sangat mulia ini,"ungkapnya. (Dr)

KPK Tetapkan Tersangka Satu Anggota DPR RI dan Bupati di Kalteng,

 


POLICEWATCHNEWS - JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang kepala daerah di Kalimantan Tengah dan anggota DPR RI sebagai tersangka.

“Saat ini KPK telah melakukan penyidikan dan menetapkan pihak sebagai tersangka terkait dugaan korupsi oleh penyelenggara negara,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan pers Selasa (28/3), 

Ali merahasiakan siapa kepala daerah dan anggota DPR RI yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Masih kata Ali Fikri  ia menerangkan bahwa kepala daerah itu ketika menjalankan tugas melakukan perbuatan yang melanggar hukum, di antaranya meminta, menerima, atau memotong pembayaran kepada pegawai negeri atau kepada kas umum.

“Seolah-olah memiliki utang pada penyelenggara negara tersebut, padahal diketahui hal tersebut bukanlah utang,” ucap Ali.

Pria berlatar belakang jaksa itu melanjutkan para tersangka diduga pula menerima suap dari beberapa pihak terkait dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara

Pihak penyelenggara negara dimaksud merupakan salah satu kepala daerah di Kalteng beserta salah seorang anggota DPR RI,” terang " Ali

Jurnalis : Bambang.MD

Dampak Kenaikan Harga Bapokting, Polresta Mataram Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

 


POLICEWATCH-Mataram.

Dalam rangka berbagi peduli kepada warga masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bapokting (Bahan pokok penting) dan slum area yakni daerah yang sifatnya kumuh tidak beraturan yang terdapat di daerah perkotaan, Polresta Mataram memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 50 sak dari Bapak Kapolresta Mataram, kepada masyarakat kurang mampu di wilayah hukumnya. Selasa, (28/03/2023)

Kegiatan yang dipimpin langsung  oleh Kasat Binmas Polresta Mataram AKP Maad Adnan didampingi oleh Kasi Humas Polresta Mataram beserta Angggota Sat Binmas terlihat mengunjungi Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Kapolresta Mataram melalui Kasat Binmas AKP Maad Adnan menjelaskan bahwa bantuan sosial ini dilakukan Polresta Mataram untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu serta yang benar-benar membutuhkan.

" Baik yang terdampak dengan kenaikan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) dan daerah yang sifatnya kumuh, semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan, kata AKP Maad Adnan 

Kasi Humas juga menambahkan bahwa bantuan ini diberikan tidak besar namun setidaknya dapat bermanfaat terutama dalam kondisi pemulihan ekonomi Nasional saat ini, ungkapnya

Pihaknya juga berpesan agar masyarakat kurang mampu selalu memiliki semangat juang yang tinggi dalam menjalani kehidupan ini dan selalu diberikan kesehatan, kemudahan serta kelancaran, harap Kasi Humas

" Kedepannya kami Polri akan lebih aspiratif lagi sejalan sebagaimana menuju Polri yang Presisi agar kehadirannya dirasakan bermanfaat untuk masyarakat ", tutup Iptu Siswoyo.

"MN ".

Laksanakan Perintah Kapolres, Anggota Polsek Dan Bhabinkamtibmas Lakukan One Day One Bansos


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepala Kepolisian Resort Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP memerintahkan anggota untuk selalu melakukan One Day One Bansos.

One day one bansos dilakukan oleh Ka SPKT II Bripka Iwan Satriawan anggota Polsek Seteluk melakukan kegiatan itu pada Selasa tanggal 28 Maret 2023 sekitar jam 09.30 wita yang bertempat di dusun Selayar Desa Persiapan Seteluk Rea Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat," jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Ia mengatakan, anggota Polsek Seteluk membagikan paket sembako kepada warga binaan yang membutuhkan. One Day One Bansos juga dilakukan bhabinkamtibmas Desa Goa pada Selasa, 28 Maret 2023 sekitar pukul 10.00 wita yang bertempat di RT. 06 RW. 02 dusun Goa Desa Goa Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat telah membagikan paket sembako.

Dia menambahkan, hal yang sama juga dilakukan oleh bhabinkamtibmas Desa Tongo Bripka Sarijon anggota Polsek Sekongkang, pada hari Selasa, 28 Maret 2023 sekitar pukul 11.00 Wita yang bertempat di dusun Tamalang, Desa Tongo Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat, bhabinkamtibmas telah menyalurkan paket sembako kepada warga binaan yang kurang mampu. "Alhamdulillah, giatnya berjalan aman dan lancar," tutupnya. (Mn)

Akibat Disambar Petir,Satu Meninggal Dunia & Dua Mengalami Luka Bakar

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Satu lagi korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar akibat disambar petir di Saung Dusun Lingkuk Patung Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur pada Senen 27/03/2023 sekitar pukul 17.00 wita.

Satu korban merupakan seorang perempuan meninggal dunia dan dua korban mengalami luka bakar dan masih dirawat di Puskesmas Awang Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa korban meninggal dunia atas nama inaq Budi, 50 tahun alamat Dusun Lingkuk Patung Desa Mertak Kecamatan  Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara korban luka bakar atas nama Amaq Budi, 50 tahun dan Lacim, Perempuan, 45 tahun sama sama beralamat di Dusun Lingkuk Patung Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. 

"Menurut informasi bahwa ketiganya merupakan satu keluarga" Kata AKP Dimas.

AKP Dimas menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Berawal pada saat satu keluarga yang berjumlah 7 orang berangkat dari rumahnya menuju lokasi kejadian untuk panen jagung.

Pada saat sedang panen jagung situasi cuaca dalam keadaan hujan sehingga korban dan keluarganya yang lain menghentikan aktivitasnya dan berteduh di sebuah gubuk kecil yang dibangun di bawah pohon.

Secara tiba-tiba petir menyambar bangunan kecil tersebut dan mengenai korban sehingga akibat dari peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka bakar.

Kemudian korban di bawa oleh pihak keluarga dengan menggunakan Ambulance Kantor Desa Mertak menuju rumah duka sedangkan korban yang mengalami luka bakar di bawa ke Puskesmas Awang untuk mendapatkan perawatan Medis.

"Atas peristiwa tersebut pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kematian korban dan menganggapnya sebagai sebuah musibah" Tutup AKP Dimas.

Mn

Ulama Apresiasi Kinerja Polres Pasuruan Dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

 



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei tingkat kepercayaan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada periode Februari - Maret 2023 meningkat, berada di angka 70,8 persen. Ketua Umum Rabithah Al-Alawiyah (Organisasi Pencatat dan Penghimpun Keluarga alawiiyin atau para Habaib di Indonesia) Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf mengapresiasi terkait meningkatnya kembali kepercayaan publik kepada Institusi Polri.

"Saya ucapkan Selamat kepada Institusi Polri atas peningkatan kinerjanya sehingga kepercayaan publik kepada Polri semakin bertambah. Tentu kepuasan kepercayaan publik kepada Polri ini merupakan buah dari kerja keras Kapolri dan jajarannya hingga ke bawah dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik di tengah isu yang mendera kepolisian saat ini," ucap Habib Taufiq di kediamannya, Jln. Jawa, Gg : II Kota Pasuruan, Selasa (28/03/2023).

"Polri dan TNI merupakan bagian dari kebutuhan kita semua dalam ber-negara, karena untuk menjaga stabilitas dan keamanan NKRI adalah tugas mereka, harapan kita adalah dengan adanya Polri dan TNI yang Professional, Disiplin, dan Jujur dalam melaksanakan tugas, maka masyarakat akan merasa terayomi dan masyarakat akan terjamin keamanannya, bukan malah sebaliknya masyarakat akan ketakutan dan merasa terancam," kata Pembina Yayasan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah ini.

Sebagai bangsa yang besar, negara Indonesia harus mempunyai Polisi yang mampu memberikan perlindungan, Pengayoman, Pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga Polri bisa mendapatkan kepercayaan dan dicintai masyarakat.

"Alhamdulillah Allah SWT telah mengungkap penghianatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merusak institusi Polri, dan alhamdulillah perlahan sudah terungkap semuanya, mudah-mudahan untuk ke depannya Polri akan lebih cermat dan akan lebih terawasi sehingga pelanggaran tidak terjadi kembali," kata Habib Taufiq.


Habib Taufiq  menghimbau agar masyarakat tidak boleh pesimis tetapi masyarakat harus tetap mendukung Kepolisian untuk menjadi tonggak keamanan dan kedaulatan di negeri ini.


"Kita harus tetap bersama-sama dalam keadaan apapun untuk menjaga NKRI, Polri adalah milik kita bersama, kami semuanya masyarakat tidak pernah berpisah dan dipisahkan oleh Polri dan TNI, karena itu harapan kita, ayo kita berbenah diri dan kita mendukung yang benar untuk kebenaran, dan yang salah harus berhenti," tutup Habib Taufiq.


Berikut data tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri dari tahun ke tahun:
April 2014.           : 57,6%
Januari 2015.      : 68,6%
Agustus 2016.     : 73,2%
September 2017 : 76,5%
September 2018 : 79,8%
Februari 2019      : 80,5%
September 2020 : 72,3%
September 2021 : 70,9%
November 2021  : 80,2%
Desember 2021. : 74,1%
Februari 2022      : 75,2%
April 2022.            : 77,3%
Juni 2022.            : 76,4
Agustus 2022      : 69,6%
September 2022 : 62,6%
November 2022.  : 64,5%
Desember 2022.  : 70,4%
Februari 2023.     : 70,8%. 
(Dr)

Kapolres Loteng Pimpin Upacara PTDH Brigadir Lalu Muh. Mungkadar


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM memimpin upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) In Absentia terhadap Brigadir Polisi Lalu Muh. Mungkadar, Selasa (28/3/23). 

AKBP Irfan menjelaskan bahwa Brigadir Polisi Lalu Muh. Mungkadar diberhentikan dengan tidak hormat setelah sebelumnya menjalani sidang kode etik dan sudah sesuai dengan tahapan yang harus dilalui, dengan ketentuan perundang-undangan diantaranya asas kepastian hukum. 

"Ini merupakan pembelajaran bagi kita sekaligus sebagai kacamata rekan-rekan, jika kita selaku praktisi hukum seyogyanya kita tidak boleh melanggar hukum, jika masih sayang dengan polisi maka tetaplah jaga marwah dan nama baik Polri,"

Kapolres juga menambahkan bahwa sebelumnya upacara PTDH belum pernah dilakukannya, namun kegiatan tersebut harus dilaksanakan karena sudah sesuai dengan peraturan dan  perundang-undangan 

"Sekali lagi ini akan jadi momentum terakhir kali anggota Polres Lombok Tengah dipecat, saya minta sampai kapanpun, mudah-mudahan sampai diakhir hayat dinas saya tidak akan pernah mendengar anggota Polres Lombok Tengah dipecat dengan tidak hormat lagi," tutup AKBP Irfan.

Mn

          

Aksi Demo Pemilik lahan minta Pemkab Lahat Cabut IUP PT. Priamanaya Energy

 


POLICEWATCH. NEWS - SUMSEL  - Puluhan masyarakat pemilik lahan diataran Sungai Kili dan dan Sedung Desa Keban, Kecamatan Kota Lahat, menggelar aksi unras di halaman Pemkab Lahat selasa (28/3) 

Aksi ini terkait belum ada pihak PT. Priamanaya Energy untuk menyelesaikan lahan milik masyarakat yang beberapa kali sudah dilakukan pertemuan di Polsek Kota, bahkan di DPRD dan hari ini meraka menuntut kepada Pemkab Lahat agar mencabut ijin usaha pertambangan (IUP) PT. Priamanaya Energy milik mantan menteri Jan Farid ucap " pendomo dalam orasi nya disampaikan oleh Nata Hiri selalu Kordinator Aksi, 

Aksi demo ini salah satu pemilik lahan warga Desa Muara Temiang, " ia menangis histeris lahan miliknya sudah dirusak dan diserobot oleh PT. Priamanaya Energy, dan hingga kini belum dibayar, alias diganti rugi " ujarnya

Pemilik lahan diterima langsung Bupati Lahat yang diwakilkan Wakil Bupati H. Haryanto. SE, MM, hadir juga Camat Kota Lahat Gemris Palo, kasat intel AKP Mulyono, Kapolsek Kota AKP Sam Suardi, kadis Perkim Limra, ST, 


Salah satu perwakilan pemilik lahan Ganda Yusran Warga Desa Muara Temiang menuturkan kepada Wabup Lahat agar lahan kami ini sudah beberapa kali  diadakan pertemuan baik dari perwakilan PT. Priamanaya, DPRD, belum ada titik temu, dan kami minta untuk memanggil pihak management pihak PT. Priamanaya Energy, dan agar persoalan ini dihadirkan dan bisa diselesaikan tambah " Asrul selaku pemilik lahan warga Desa Telatang, 

Senada juga dikeluhkan Rodiah mantan anggota DPRD Lahat priode 1998 - 2023, selaku pemilik lahan sejak tahun 1953 itu tanah Keban, dan kami ingin pimpinan Priamanaya Energy (jan farid red) 

Camat kota Lahat Gemris Palo bahwa lahan yang diklaim warga ini masalah tapal batas, antara Keban, senabing dan tanjung Telang, dan agar di GPS dulu dan di inventaris dulu adanya indikasi tumpang tindih wilayah terang " Camat, dihadapan wabup Lahat Haryanto, diruang cahaya 2 Pemkab Lahat. 

Kapolres Lahat melalui Kasat Intel AKP Mulyono menjelaskan untuk menyelesaikan permasalahan Ini harus bersabar dan harapan nya akan ada cukup baik, masih dalam proses. 

Bupati Lahat melalui Wabup Haryanto dalam waktu dekat kita akan memanggil pimpinan PT. Priamanaya Energy untuk duduk bersama dengan pemilik lahan, termasuk Kades Keban, Senabing dan Tanjung Telang, serta Camat Merapi Barat,"  ucapnya

Pantauan wartawan aksi demo ini dijaga Pol PP dan Polres Lahat

Jurnalis : Bambang. MD

Tingkatkan Pelayanan Di Bulan Ramadhan, Polresta Mataram Gelar Strong Point Rawan Sore


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas tetap Kondusif dan kelancaran arus Lalu lintas serta meningkatkan pelayanan Kepolisian terhadap Masyarakat, Polresta Mataram melaksanakan Rawan Sore untuk  Strong Point menjelang berbuka puasa dan saat berbuka puasa di wilayah hukumnya.

Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa berdasarkan surat perintah nomor: Sprin / 569 /III/ PAM.2.4 / 2023 tanggal 23 Maret 2023 tentang untuk melaksanakan rawan sore jelang berbuka puasa dan saat berbuka puasa pada bulan suci Ramadhan di lokasi keramaian serta rawan gangguan kamtibmas di wilayah Polres Kota Mataram. Senin, (27/03/2023)

Sehingga di beberapa ruas jalan seperti di Jalan Bundaran Udayana, Simpang Empat Bank Indonesia, Simpang Kantor Gubernur, Jalan Airlangga, Pintu Islamic Center dan Jalan Pejanggik untuk jalan protokol yang mobilitas masyarakat meningkat serta berpotensi membuat kepadatan lalu lintas, kata Kompol Gede

Sedangkan Simpang Empat Karang Jangkong, Depan Toko Sukses, Depan Toko Ruby, Toko Apolo, Toko Roxy, Toko Fashion One dan Simpang Kios Biru mobilitas masyarakat pengunjung yang  meningkat untuk melakukan aktivita berbelanja, tambahnya

Oleh sebab itu untuk antisipasi kemacetan serta laka lantas juga gangguan kamtibmas sejumlah personel Polresta Mataram meningkatkan pelayanan Strong Point pengaturan lalulintas akibat tingginya intensitas arus kendaraan menjelang berbuka puasa, jelasnya

Kabag Ops juga menghimbau kepada masyarakat agar tertib di jalan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku, tidak lupa memakai helm untuk keselamatan pengendara dan jangan sembarangan membawa kendaraan secara ugal-ugalan, knalpot brong dan aksi balapan liar.

Kemudian penggunaan petasan atau mercon yang dapat mengganggu rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat melaksanakan puasa dan ibadah di bulan suci ramadhan 1444 H, tutup Kompol Gede.

Mn

Seorang Bocah Meninggal Disungai,Karena Terpeleset


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Seorang anak 5 tahun meninggal akibat tenggelam saat sedang memancing bersama teman seusianya, disebuah sungai yang berada di Montong Balas, Dusun Sinah, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah pada Senen 27/03/2023 sekitar pukul 15.00 wita.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pujut IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum melalui keterangan resminya.

Adapun identitas korban atas nama Kholis Azhari, laki laki, 5 tahun alamat Montong Balas Dusun Sinah, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut anggota Polsek Pujut langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Kapolsek Pujut menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut yaitu sekitar pukul 11.00 wita, korban bersama dua orang temannya yang seumuran pergi untuk memancing di sungai dekat rumahnya.

Setibanya disana, pada saat ketiganya sedang memancing korban terpeleset dibibir sungai kemudian terjatuh.

Korban sempat berusaha untuk naik menyelamatkan diri, namun korban terjatuh lagi yang akhirnya tenggelam. 

Pada saat korban terjatuh kedua temannya hanya bisa terdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa serta tidak berani memberitahukan kepada orang tuanya tentang hal tersebut.

Selang beberapa waktu teman korban tersebut ditanyakan oleh kakek korban

"Dimana Kholis" dan teman korban tersebut memberitahukan bahwa korban jatuh di sungai pada saat sedang memancing.

Seketika itu kakek korban langsung melakukan pencarian ke sungai tempat memancing dan langsung turun kelokasi tenggelamnya korban dan menemukan korban dalam kondisi tenggelam serta sudah tidak bernapas sehingga kakek korban membawa korban pulang untuk menginformasikan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya.

Atas kejadian itu Orang tua korban menolak untuk dilakukan Outopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan yang disaksikan oleh keluarga dan masyarakat setempat.

"Mn"