Ingin Membawa dan Menghadirkan Berkah untuk Sesama, “Rachmat Hidayat Elektrik” Kembali Sebar Kursi Roda di Gumi Patuh Karya


 POLICEWATCH-Mataram 

Konsistensi Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat yang begitu intens membantu kaum difabel dan orang-orang tua yang menderita lumpuh di Pulau Lombok, mendapat apresiasi tinggi khalayak. Masyarakat Pulau Seribu Masjid pun kini punya sapaan baru untuk politisi kharismatik Bumi Gora ini. Publik menyematkan nama baru, _*“Rachmat Hidayat Elektrik”*_.

Sabtu (16/4), Rachmat kembali menggelar aksi kemanusiaan di Lombok Timur. Memasuki sepuluh hari terakhir Bulan Suci Ramadan, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini membagikan tiga kursi roda sekaligus kepada warga yang kini menderita stroke dan lumpuh.

Pemberian bantuan kursi roda pertama dilakukan Rachmat kepada Hj Sahrun, pensiunan guru sekolah dasar yang tinggal di kompleks Rumah Sehat, di Kelurahan Majidi, Pancor, Lombok Timur.

Sudah sepuluh tahun, pensiunan abdi negara tersebut tidak lagi bisa berjalan dengan leluasa. Jika pun dipapah, perempuan kelahiran 1955 tersebut, hanya mampu berjalan beberapa langkah saja. Aktivitasnya pun kini hanya ditopang oleh kursi roda yang kondisinya sudah sangat butut.

Rachmat mengenal baik Hj Sahrun. Mereka sama-sama melewati masa remaja di lingkungan yang sama. Suami Hj Sahrun yang kini sudah meninggal, adalah juga sahabat baik Rachmat. Karena itu, manakala kemarin mendapati Rachmat tetiba sudah berada di depan pintu rumahnya, tumpahlah tangis Hj Sahrun.

“Ini air mata bahagia,” ucap perempuan yang terkahir menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, tersebut.

Bersama anak-anak dan keluarga Hj Sahrun, Rachmat kemudian membantu perempuan yang kini sudah berusia 68 tahun tersebut untuk duduk di kursi. Sebagai dua karib, mereka pun lantas berbagi beragam cerita nostalgia.

Kepada Hj Sahrun, Rachmat membawakan bantuan kursi roda elektrik yang harga satu unitnya mencapai Rp 27 juta. Bantuan tersebut merupakan program aspirasi Rachmat Hidayat melalui Kementerian Sosial, salah satu mitra kerja Rachmat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.

Rachmat kemudian meminta tim Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB yang turut serta dalam penyerahan bantuan kursi roda elektrik tersebut untuk menjelaskan bagaimana cara pengoperasiannya. Setelah mendapat penjelasan, Hj Sahrun kemudian didudukkan di atas kursi roda elektrik itu, lalu mencobanya.

Tak butuh waktu lama bagi Hj Sahrun untuk mengakrabi fitur-fitur canggih di kursi roda elektrik tersebut. Raut wajahnya tak bisa menyembunikan, betapa hatinya membuncah bahagia.

“Saya tidak menyangka, ternyata masih begitu diperhatikan oleh Kak Rachmat,” katanya. Segudang rencana pun sudah ada di benaknya. Yang sudah pasti, kursi roda elektrik canggih itu kini menjadi kepingan pelengkap dalam aktivitas sehari-hari, setelah dirinya tidak bisa lagi berjalan leluasa. Termasuk akan sangat membantunya dalam berbibadah ke masjid dan musala terdekat.

Selain bantuan kursi roda elektrik, Rachmat menyerahkan pula bingkisan untuk Idul Fitri bagi Hj Sahrun. Kepada sejumlah anak-anak Hj Sahrun, Rachmat juga menyerahkan bantuan uang untuk menghadapi Lebaran.

Dari rumah Hj Sahrun, masih di Kelurahan Majidi, Rachmat kemudian menyambangi rumah sepasang suami istri di Lingkungan Kampung Baru, yakni Darmasih dan Faizah. Hanya kendaraan roda dua yang bisa sampai di rumah suami istri yang menderita stroke dan lumpuh tersebut.

Sesampai di rumah tersebut, Rachmat mendapati Darmasih sedang tergolek di lantai rumah. Suasana siang yang terik rupanya menyebabkan pria kelahiran 1948 tersebut mendinginkan tubuh di lantai. Tanpa baju, Darmasih berbaring lelap. Sementara sang istri Faizah, sedang duduk di atas kursi. Di dekatnya ada anak dan menantunya yang sedang memasak. Ikut menemani, saudara perempuanya.

Kedatangan Rachmat disambut histeris oleh keluarga Darmasih. Rupanya, dengan keluarga ini, Rachmat memiliki hubungan yang sangat dekat. Darmasih, telah dikenal Rachmat semenjak dirinya masih menempuh pendidikan di bangku SMA di Pancor. Darmasih dahulu adalah pria yang dikenal sangat kuat secara fisik di Pancor. Tak ada yang berani melawannya. Maling-maling pun takut kepadanya.

Pekerjaan sehari-hari Darmasih adalah sebagai buruh di pasar. Konon, karena begitu kekar dan kuat fisiknya, memindahkan gabah satu ton, cukup hanya dua kali dilakukannya. Tak berbilang pula maling-maling ternak yang tumbang di tangannya.

Selepas jadi buruh di pasar, Darmasih kemudian beralih profesi sebagai kusir cidomo. Profesi yang terus melekat pada dirinya, hingga menderita stroke dan lumpuh tahun 2018. Semenjak itu, Darmasih tidak bisa berjalan. Bicaranya pun sudah tidak jelas. Butuh waktu, untuk mengetahui apa yang dikatakannya.

Saat dibangunkan Rachmat, Darmasih sempat melongo. Melihat dari dekat siapa yang membangunkannya, pria 75 tahun itu pun terperanjat. Namun, sejurus kemudian, senyumnya mengembang. Ditatapnya lekat-lekat wajah Rachmat, macam orang yang masih tak yakin, sahabat karibnya tetiba kini ada di depannya.

Rachmat pun menceritakan, dirinya datang untuk mengantarkan kursi roda untuk Darmasih dan Faizah. Rachmat ingin keduanya bisa beraktivitas lebih normal lagi. Bersosialisasi dan menyapa para tetangga. Mengisi masa tua bersama sang istri, yang sudah lebih dari sepuluh tahun menderita stroke dan lumpuh.

“Kenangan saya di sini, bersama dengan keduanya, tak akan pernah saya bisa lupakan,” ucap Rachmat.

Kepada Darmasih dan Faizah, Rachmat kemudian menyerahkan pula bantuan paket idul Fitri. Juga bantuan uang tunai. Kepada anak Darmasih, Rachmat juga berpesan, agar terus menjaga kedua orang tuanya.

“Allah yang akan membalas budi dan bhaktimu kepada orang tua,” katanya.

Rachmat pun pamit. Disalaminya Darmasih dan Faizah dengan hangat. Memandang lekat Rachmat, muncul sepatah kata dari Darmasih. Entahlah. Sepertinya dia berucap, “Alhamdulillah…”

Dari Pancor, Rachmat kemudian meluncur ke Desa Rempung, Kecamatan Sukamulia. Di Lingkungan Lestari, Rachmat menemui Maemunah, istri pensiunan pegawai di Kementerian Agama, yang sudah empat bulan ini menderita lumpuh. Rachmat membawakan kursi roda untuk perempuan kelahiran 1942 tersebut.

Para tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW, serta anak-anak Maemunah menyambut kedatangan Rachmat. Maemunah sedang duduk di teras samping saat Rachmat datang. Tak satu pun kata keluar darinya, manakala Rachmat menyerahkan bantuan kursi roda. Namun, matanya tetiba sembab, dan bulir-bulir air mata jatuh ke pipi. Diambilnya sudut kain sarung yang dikenakannya, lalu Maemunah menyeka bulir-bulir air mata yang jatuh itu.

Ucapan terima kasih meluncur deras dari tokoh masyarakat, anak-anak, dan keluarga Maemunah. Mereka tak menyangka, hanya dalam hitungan hari bantuan kursi roda itu dilayangkan, Rachmat kini sudah merealisasikannya langsung.

Rachmat menegaskan, apa yang dilakukannya untuk membantu kaum difabel dan para orang tua yang menderita lumpuh, sepenuhnya adalah aksi kemanusiaan belaka. Tak ada kaitannya dengan politik sama sekali. Rachmat menegaskan, hanya ingin mewakafkan dirinya untuk kebaikan masyarakat Pulau Lombok. Rachmat ingin membawa dan menghadirkan berkah untuk sesama.

“Sangat penting bagi kita untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya mereka yang sulit untuk bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari,” kata Rachmat.

Dia menekankan, apa yang dilakukannya ini adalah tindakan kecil. Namun, dia berharap, tindakan kecil tersebut, dapat turut membantu memperbaiki kualitas hidup mereka yang telah dibantu, dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka.

MN 

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Wako Bandung Dugaan Suap Proyek CCTV dan ini namanya

Konferensi pers
Penulis : Bambang MD


JAKARTA - POLICEWATCH NEWS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 6 orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Walikota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam konfirmasi pers di Gedung Merah Putih KPK, jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta selatan,Sabtu, 15 April 2023 malam.

Nurul Ghufron dalam keterangan pers, malam itu, keenam tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi suap dalam proyek pengadaan CCTV dan ISP (Internet Service Provider) untuk layanan digital Bandung Smart City di Pemkot Bandung.

Menurut Ghufron bahwa keenam tersangka adalah,
1.Yana Mulyana, Walikota Bandung periode 2022 sampai dengan sekarang, 
2.Dadang Darmawan, Kepada Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, 
3.Khairul Rijal, Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, 
4.Benny, Direktur PT SMA, 
5.Sony Setiadi, CEO PT CIFO, 
6.Andreas Guntoro, Manager PT SMA.

Masih ujar " Nurul Ghufron kepada para tersangka disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"BN, SS dan AG sebagai pemberi melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13," terang Nurul Ghufron***

Diduga ada indikasi ketika DPO Kuasa hukum RSO, Natalia Rusli di sembunyikan di rumah RSO.

 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS,- Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengumumkan akan maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Kesiapan Oegroseno untuk maju sebagai calon Ketua Umum dilandasi oleh keinginan kuat untuk menjadikan KOI lebih baik.

“Jadi Saya ingin menjadikan KOI itu rumah kita bersama, tidak ada yang harus ekslusif,” kata Oegroseno dalam rilis yang diterima media.

“Semua cabang olahraga (cabor) yang menjadi anggota KOI punya hak dan kewajiban yang sama,” tambah dia.

Mantan Wakapolri itu menilai bahwa KOI mempunyai peran penting dan sebagai representasi International Olympic Committe (IOC).

LQ Indonesia Lawfirm dalam keterangan resmi nya menyambut baik berita ini. “Ini angin segar agar Raja Sapta Oktohari (RSO) bisa digantikan oleh Ketua KOI yang baru saja.

Hal ini agar RSO bisa fokus menjalani Proses Hukum di kepolisian yang mana sudah di laporkan oleh banyak korbannya atas kasus dugaan penipuan.

Penggelapan dan pencucian uang PT Mahkota dan OSO Sekuritas dengan kerugian sekitar 7 Triliun.” Ucap Advokat Bambang Hartono, SH, MH

Bambang melanjutkan bahwa selama ini dalam proses penyidikan RSO selalu beralasan tidak bisa hadir dan mempersulit penyidikan dengan mengunakan Jabatan KOI sebagai alasan kesibukannya.

“Biarkan Raja Sapta Oktohari turun dan digantikan saja, apalagi sangat tidak pantas seorang terlapor kasus Investasi Bodong menjalankan tugas negara.

Ngurus perusahaan Mahkota saja ga becus hingga gagal bayar Triliunan, apalagi mengurus Olimpiade. Babak belur nanti olah raga di Indonesia akibat ketidakmampuannya.”

Diketahui bahwa Raja Sapta Oktohari anak Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, belum lama ini terjerat berbagai kasus gagal bayar, PKPU hingga penipuan ribuan korbannya.

Tidak selesai sampai disana bahkan Kuasa Hukum Raja Sapta Oktohari juga sudah ditahan kepolisian karena praktek menipu dan menggelapkan uang kliennya.

“Lingkaran RSO tidak ada yang benar dan lurus, Kuasa Hukum nya saja sempat DPO dan kini ditahan.

Bahkan ada indikasi ketika DPO Kuasa hukum RSO, Natalia Rusli di sembunyikan di rumah RSO.

Cara-cara dan lingkaran RSO ini selalu bermasalah dan tidak bisa dijadikan teladan.

“Kami dukung penggantian RSO dengan Oegroseno, agar RSO bisa bertanggung jawab dan segera di jadikan Tersangka pidana penipuan.” Tutup Bambang Hartono.(red/ Bamb.MD)

Unit Reaksi Cepat(URC) Cikarang Kabupaten Bekasi Adakan Posko Mudik

 


Kab Bekasi, policewatch.news,-Driver ojek online yang tergabung di urc cikarang bersama sama membuka posko mudik dijalur pantura,gak jauh dr gerbang perumahan Bumi Citra Lestari (BCL) Lemah abang, jalan jendral urip sumoharjo kp waluya cikarang utara kabupaten bekasi (16/04/2023)

Buat para pemudik yang jalur pantura bisa istirahat di posko mudik urc cikarang, kami menyediakan tempat istirahat, charger HP, kopi dan air mineral secara gratis, ujar Bilal ketua urc cikarang kabupaten bekasi,


Posko mudik ini melibatkan teman teman driver ojek online, piket saling bergantian agar bisa onbit juga, walaupun disela sela kami sambil nunggu orderan tetap memaksimalkan diposko mudik, buat teman teman sejabodetabek yang melintasi jalur pantura silahkan singgah tuk istirahat, pungkas Bilal ketua urc cikarang kabupaten bekasi

Babeh jay selaku humas di urc cikarang menghimbau kepada para pemudik tuk berhati-hati dijalan jika kondisi lelah capek bisa istirahat diposko mudik urc cikarang kabupaten bekasi, juga tuk urc cikarang semoga dengan diadakannya giat posko mudik ni dapat menyatukan ojol sekabupaten bekasi, pungkas babeh jay humas urc cikarang kabupaten bekasi,


Saya berharap kepada semua teman teman urc cikarang jaga kekompakan dan kesolidan tetap menjaga hubungan baik dengan siapapun dan silaturahmi, persaudaraan, dengan adanya posko mudik teman teman pemudik bisa mampir,   ujar Jefry Gobang pembina Urc cikarang kabupaten bekasi, (Amun JG)

Anggota Polsek Sandubaya Berikan Pengamanan Pentas Seni Bali Dalam Rangka Pujawali

 



POLICEWATCH-Mataram 

Anggota Polsek Sandubaya Polresta Mataram Polda NTB memberikan pengamanan acara Pentas Seni Tari Bali dalam rangka Pujawali. Acara tersebut berlangsung di Pura Jagat Natha Tohpati, Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, (15/04/2023).

"Mengingat acara tersebut dilaksanakan pada malam hari dan diikuti oleh peserta yang banyak serta penonton yang ramai, maka perlu kiranya kita lakukan pengamanan guna mengantisipasi kejadian ataupun peristiwa yang nantinya akan mengganggu kelancaran kegiatan. Untuk itu kami terjunkan personel untuk pengamanan acara,"ungkap Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK saat di konfirmasi media ini, (15/04/2023).

Sebagai upaya Polsek Sandubaya menciptakan situasi yang tetap kondusif, Kapolsek telah memerintahkan kepada segenap anggota terutama Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan agar terus memantau setiap kegiatan masyarakat untuk segera dilaporkan sehingga dapat disiapkan Pengamanan.

Dalam setiap kegiatan yang telah dilaporkan sebelumnya oleh panitia penyelenggara kepada Polsek Sandubaya sudah tentu akan dipantau serta diberikan pengamanan dengan mengirim anggota di lokasi kegiatan.

"Akan sangat mudah bagi kami tim Pengamanan bila setiap kegiatan masyarakat dilaporkan ke petugas atau secara resmi ke Polsek Sandubaya, sehingga mudah untuk melakukan koordinasi terkait persiapan dan pola Pengamanan acara yang dilaporkan,"ucapnya.

Ia berharap kepada segenap Bhabinkamtibmas Polsek Sandubaya untuk terus memantau dan memberikan laporan setiap kegiatan yang akan dilaksanakan masyarakat, hal ini akan mempermudah koordinasi dalam melakukan pengamanan oleh pihak kepolisian.

MN 

Antisipasi Petasan Dan Mercon Bhabinkamtibmas Polsek

 


POLICEWATCH-Mataram 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebun Sari Polsek Ampenan Polresta Mataram Polda NTB Aiptu Abdul Malik bersama pihak kelurahan terus rutin melakukan pengawasan dan sweeping menjelang sahur di bulan suci Ramadan 1444 H yang menuju Jalan Udayana, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Minggu, (16/04/2023) pagi hari

Tepatnya di lokasi pinggir kali jangkuk Udayana terlihat Bhabinkamtibmas bersama Kelurahan dan Kepala Lingkungan guna menjaga kondusifitas keamanan.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afrihadi SH mengatakan bahwa sesuai perintah Kapolresta Mataram untuk meningkatkan peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga Kamtibmas di lingkungannya

Seperti antisipasi balap liar, balap lari, petasan atau mercon yang sudah rutin dilakukan dengan sasaran anak-anak muda yang melakukan jalan jalan ke Udayana, untuk hasil sweeping tidak ada pelanggaran yang ditemukan ", kata Kapolsek

Kami juga Sinergitas Tiga Pilar sebagaimana hasil koordinasi terus melakukan pemantauan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, terangnya

Disamping itu juga nantinya Bhabinkamtibmas beserta aparat Kelurahan dan lingkungan akan dilibatkan apabila masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran diharapkan melaporkan sehingga mudah untuk dilakukan pengamanan, tambahnya

Kapolsek pun mengapresiasi kerjasama Bhabinkamtibmas terutama pihak Kelurahan dan lingkungan yang terus membantu tugas-tugas Kepolisian yang sampai saat dalam situasi kondusif.

" Mari bersama-sama menciptakan kondusifitas keamanan di lokasi masing-masing karena kami Polri tanpa kerjasama masyarakat tidak akan bisa terwujud ", tutupnya.

MN 

Puluhan Minol Tanpa Ijin Kembali Disita Saat Polresta Mataram Gelar Patroli KRYD


POLICEWATCH-Mataram 

Pelaksanaan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) Polresta Mataram Polda NTB kembali menemukan jenis minuman alkohol tanpa ijin dengan sasaran lokasi cafe yang melanggar ketentuan atau dilarang buka di wilayah hukum Polresta Mataram. Sabtu, (15/04/2023)

Patroli KRYD yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH yang didampingi oleh Kasat Intelkam Kompol Hatta, SIP dan Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH beserta 21 peronel yang terlibat dalam surat perintah tugas.

Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH mengatakan bahwa rutin pelaksanaan kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) tetap dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi yang Kamtibmas yang kondusif selama Bulan Suci Ramadhan 1444 H. 

" Kegiatan Patroli ini dengan kembali sasaran Cafe dan beberapa tempat yang tempat berkumpulnya anak - anak muda yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas ", kata Kompol Gede 

" Kami juga melibatkan semua piket Satfung di Polresta Mataram terlibat dalam kegiatan pada malam hari ini sehingga dapat melaksanakan sesuai dengan tugas pokoknya masing - masing ", tambahnya 

Kabag Ops juga menekankan kepada personel untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis dan melaksanakan tugas sesuai dengan SOP sehingga tindakan menjadi terukur.

Dari hasil pelaksanaan dalam kegiatan KRYD saat di Cafe B Cakranegara Kota Mataram kami berhasil kembali menemukan masih ada yang menjual  Minol tanpa ijin dan petugas langsung melakukan penyitaan, ungkap Kompol Gede

Adapun jenis minuman beralkohol sebanyak 17 botol dengan rincian Bir Hitam merk Black Panther sebanyak 5 botol dan minuman tradisional jenis Brem sebanyak 12 Botol, terangnya 

Berdasarkan Surat Edaran Walikota Mataram Nomor 100.3.4/275/SETDA/III/2023 tentang aktivitas selama bulan suci Ramadan menekankan bahwa tempat hiburan malam seperti karaoke dan kafe dilarang beraktivitas selama bulan suci Ramadan, jelasnya 

Sehingga harapannya selama bulan suci nanti kondusivitas wilayah lebih terjaga sebagai bentuk saling menghormati dan toleransi masyarakat, tutup Kompol Gede.

MN 

Satlantas Polres Lombok Tengah Kembali Menerapkan Tilang Manual


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Satlantas Polres Lombok Tengah kembali menerapkan tilang manual sesuai arahan Kakorlantas Mabes Polri beberapa hari lalu dan berlaku di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP Putu Gede Caka PR, SIK pada Sabtu, 15/04/ 2023.

"Polri kembali menerapkan tilang manual berdasarkan pertimbangan angka kecelakaan lalulintas yang cukup tinggi karena kurangnya kesadaran dan disiplin pengendara saat berkendara dan dinilai sebagai salah satu faktor penyebabnya" Kata AKP Putu Caka.

Masih kata Kasat Lantas bahwa tilang manual dipandang masih efektif untuk menekan angka pelanggaran lalulintas.

Satlantas Polres Lombok Tengah dalam menjalankan amanah untuk kembali menerapkan tilang manual akan tetap bekerja secara profesional dan menekankan kepada anggota di lapangan menghindari praktik pungutan liar (Pungli).

AKP Putu Caka berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan selalu mentaati aturan dalam berlalu lintas saat berkendar demi keamanan dan kenyamanan pengendara" tutup Kasat Lantas.

Mn

          

Wali Kota Bandung dan Beberapa Orang Dinas Perhubungan Kena OTT KPK, Dugaan Suap CCTV


Pewarta: Bambang MD


Red,policewatch.news,- Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjadi wali kota kedua Kota Kembang yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yana ditangkap melalui kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (14/4) dengan dugaan suap program Bandung Smart City.

Selain Yana, KPK juga menangkap delapan orang lain yang beberapa di antaranya merupakan pejabat Dinas Perhubungan Kota Bandung. Dalam kegiatan OTT itu, KPK telah mengamankan sejumlah nominal uang dalam bentuk pecahan rupiah.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dia diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di Kota Bandung.

Yana Mulyana saat ini telah berada di Gedung Merah Putih KPK.

"Para pihak yang ditangkap sudah berada di Gedung Merah Putih KPK," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Sabtu (15/4/2023).

Ali mengungkapkan kegiatan tangkap tangan dilakukan terhadap beberapa orang yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi.

Yana dan beberapa orang lainnya yang ditangkap saat ini masih menjalani pemeriksaan. Seluruh pihak saat ini masih berstatus terperiksa dan statusnya bakal ditentukan usai pemeriksaan 1x24 jam.

"Masih menjalani pemeriksaan," kata Ali.

"Berikutnya segera menentukan sikap 1x 24 jam setelah penangkapan tersebut. Perkembangan segera kami informasikan," tuturnya.

Diketahui, Yana Mulyana diduga menerima suap terkait program Bandung Smart City. Dalam program ini Yana diduga menerima suap atas pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet.

"Iya program Bandung smart city," ujar Ali.

"Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet," tuturnya.

BEBERAPA OKNUM PENGUSAHA JPT/EKSPEDISI ANGKUTAN BARANG, TAK MEMBAYAR UPAH BURUH BONGKAR MUAT

 


Red,policewatch.news,- Sangat miris dan sangat keterlaluan, karena kewajiban pembayaran upah buruh yang tak kunjung di bayar oleh beberapa oknum pengusaha  JPT atau ekspedisi angkutan logistik terhadap buruh buruh pekerja bongkar muat yg bernaung dalam lembaga koperasi jasa penyedia tenaga kerja khusus bongkar muat kubu raya. 

Ketika awak media melakukan wawancara terhadap para buruh , mereka mengatakan memang benar bahwa sebagian besar hak hak mereka berkaitan dengan upah bongkar muat tidak di bayar oleh beberapa oknum pengusaha JPT/ekspedisi angkutan barang yang beropesional atau melakukan aktivitas pembongkaran barang di pergudangan wilayah kubu raya dengan alasan yang tidak relevan,14/04/2023

Menurut Rd alias Dd, bahwa kelompok kerja mereka sudah melakukan kewajiban dlm tugas sebagai pekerja bongkar muat tetapi mengapa para oknum pengusaha ekspedisi tidak bertanggungjawab melakukan kewajiban pembayaran atas keringat , lelah kami sebagai buruh kata Rd kepada awak media.


Kami sebagai buruh dan juga anggota koperasi jasa penyedia tenaga kerja khusus bongkar muat kubu raya sudah memberikan surat kuasa kepada pengurus koperasi kami dan di tandatangan di atas materai yang cukup oleh semua regu kerja yg tergabung di dlm koperasi jasa penyedia TKKBM KUBU RAYA dan pengurus koperasi kami juga sdh menyurati para pengusaha ekspedisi terkait kewajiban membayar upah ataupun tagihan kami tetapi tidak di respon secara bijak oleh beberapa oknum pengusaha ekspedisi yg seharusnya bertanggungjawab dlm kewajiban pembayaran jasa bongkar muat kepada kami.

Menurut Rd yg merupakan buruh bongkar muat , saat ini beberapa hari lagi akan memasuki hari lebaran tapi sepertinya beberapa oknum pengusaha ekspedisi seperti nya tdk menunjukan tanggungjawab atau pun etikad baik utk segera melakukan kewajiban pembayaran tagihan jasa bongkar muat dengan alasan yg tidak masuk akal.


Contoh alasan para oknum pengusaha ekspedisi yaitu mengatakan karena ada pihak lain yg melakukan penagihan yg sama pada kegiatan yg sama pula, lha itu hanya alasan yg tidak masuk akal karena kami yg bekerja dan kami juga jelas telah memberi kuasa kepada pengurus kami untuk menagih mengapa para pengusaha ekspedisi masih merespon pihak lain yg jelas jelas bukan pihak yg kami beri kepercayaan utk mengelola sistem penagihan kegiatan bongkar muat yg kami lakukan...

Bukankah tindakan melakukan penagihan atau menguasai keuangan dengan cara cara yg tidak prosedural apalagi menagih hasil keringat orang lain tanpa dasar atau hak kuasa merupakan perbuatan yang melanggar hukum,  mengapa kami yg jelas jelas banting tulang ini menjadi korban atau permainan para oknum oknum termasuk oknum pengusaha ekspedisi lalai dlm kewajiban pembayaran tagihan jasa bongkar muat kami kata Rd menjelaskan.

Ketika awak media mengkonfrontir keluh kesah dari anggota buruh kepada ketua koperasi jasa penyedia tenaga kerja khusus bongkar muat kubu raya bpk A. Mis Suryadi dan beliau membenarkan apa yg di katakan oleh para buruh tersebut. Melalui telepon pk Mis mengatakan bahwa banyak lembaran tagihan yg diajukan kepada para mitra kerja yaitu ekspedisi belum dilakukan pembayaran dengan alasan ada pihak lain  juga yg melakukan intimidasi kepada para pengusaha ekspedisi agar jgn melakukan pembayaran kepada pihak kami dengan alasan yg tidak tepat dan jelas melanggar aturan. 

Kami murni melakukan penagihan atas dasar anggota atau buruh yg bernaung pada koperasi kami dan lengkap surat pernyataan sekaligus kuasa dari para buruh yg merupakan anggota kami, jadi apa yg kami tagih adalah fakta real merupakan komponen kegiatan bongkar muat oleh anggota kami , terus mengapa pihak lain mau menguasai tatakelola penagihan apa dasar mereka.  Seharusnya pihak ekspedisi lebih paham dan tau regu atau kelompok mana yg bekerja dan pihak mana yg berhak melakukan penagihan. Kami merasa sebagai pihak yang sangat di rugikan karena yg menjadi korban adalah para buruh yg bernaung pada koperasi kami, terlebih lagi surat pernyataan sikap dari para buruh sangat tdk di hargai oleh beberapa oknum pengusaha ekspedisi. 

Maka kami unsur pengurus telah melakukan pembahasan internal utk menentukan langkah langkah strategis agar masalah ini segera terselesaikan tuntas karena kami sudah mengantongi hak kuasa dari para anggota atau pekerja bongkar muat yg bernaung dlm koperasi kami. Saat ini sedang di lakukan verifikasi oleh tim internal kami pihak mana saja yg tidak melakukan tanggungjawab pembayaran tagihan dari kami , berdasarkan hak kuasa dari anggota pekerja maka tidak menutup kemungkinan akan segera melakukan tindakan hukum sebagai wujud kepedulian terhadap hak hak para buruh.

Tidak ada alasan bahwa adanya klaim dari pihak lain sehingga upah buruh kami tidak di bayar, ketika buruh yg bekerja memberi kuasa dan kepercayaan kepada kami sebagai pengurus mengelola mekanisme penagihan maka hal itu menjadi pegangan kuat dan jelas bahwa apa yg kami tagih memiliki dasar hukum yang jelas dan justru pihak lain yg ingin menguasai tagihan dan keuangan tanpa dasar yg jelas maka hal tersebut patut di duga merupakan praktek PUNGLI karena mengeluarkan invoice atau pun kwitansi dan melakukan tagihan secara ilegal kepada para ekspedisi.

Berkaitan dengan isu bahwa tagihan para buruh ada yang di kuasai oleh salah satu organisasi atau asosiasi , ketika hal ini ditanyakan kepada pk Mis beliau mengatakan memang benar bahwa ada beberapa tagihan upah buruh kami yang masuk ke rekening Alfi/Ilfa wilayah kalbar tanpa persetujuan dari pekerja bongkar muat apalagi tanpa persetujuan atau pun perjanjian tertulis dari kami sebagai pengurus. Hal ini sangat saya sayangkan dan ini jelas kesalahan prosedural yg fatal karena ini menyangkut uang jadi tidak dapat kami benarkan ada pihak lain yang memegang atau menguasai dana upah buruh kami tanpa persetujuan dari kami atau pun anggota buruh kam. 

Dan sampai saat ini kami tidak pernah menerima perincian dana kami yg masuk ke rekening alfi/ilfa justru kami menerima bukti transfer dari ekspedisi ke rekening alfi/ilfa atas laporan dari pihak ekspedisi bukan dari pimpinan alfi/ilfa. Perlu di ingat barang barang atau pun logistik sudah kami kerjakan atau kami bongkar sesuai tanggungjawab kami melalui anggota kami yang bekerja terus mana tanggungjawab kewajiban  pada upah buruh kami sampai saat ini sebagian besar tidak ada titik terang nya. 

Berdasarkan hak kuasa yg kami terima dari para anggota , maka kami tetap memperjuangkan hak hak kami sekalipun ada tagihan kami yang sudah di bayar kepada pihak lain tapi kami tetap akan menagih apa yang menjadi hak para anggota pekerja kami bahkan tidak menutup kemungkinan kami akan menyertakan denda atas keterlambatan atau kelalaian  para ekspedisi melakukan pembayaran tagihan kami.

Di singgung masalah internal koperasi,  kata pk Mis sudah tidak ada masalah internal karena kami sudah mandiri dan berdaulat dlm pengelolaan lembaga koperasi dan justru di duga pihak pihak lain yg sebenarnya bermasalah bukan kami, silahkan dipikir apa yg saya maksud bermasalah kata pk Mis sambil tertawa melalui sambungan telpon.

Ada beberapa ekspedisi tetap melakukan pembayaran tagihan jasa bongkar muat kami , dan atas nama anggota kami sangat berterimakasih atas dukungan para mitra kerja yg memahami begitu penting dan wajib hukum nya membayar hasil jerih payah dan lelah serta keringat para buruh.

Secara tegas pk Mis Suryadi mengatakan tidak ada kompromi atau negosiasi kepada pihak pihak yg mencoba merusak tatakelola kegiatan para anggota buruh kami. Buruh itu perlu di perhatikan dan diperjuangkan kesejahteraannya bukan justru di jadikan alat utk kepentingan kelompok atau oknum tertentu , mengapa buruh pro dan memilih kami sebagai sandaran mereka bernaung ya karena buruh yg merasakan dan menilai pihak mana yg benar benar berjuang dan mengemban amanah demi kebaikan dan kepentingan anggota sesuai dgn visi dan misi yg selama ini kami perjuangkan kata pk Mis sambil menutup pembicaraan via telpon.

Ed"@s

WaoW..!!! Segini Harta Kekayaan Kadis PUPR Empat Lawang yang Dicopot Bupati

 



POLICEWATCH.NEWS – EMPAT LAWANG - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang yang viral di sosial media Twitter terus menjadi sorotan.

Bahkan usai viral, jabatan Kepala Dinas PUPR Empat Lawang langsung dicopot Bupati 

Lantas publik bertanya-tanya, berapa kekayaan Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, Ismail Hakim yang sempat viral pamer harta gaya hedon. 

Berdasarkan laporan harta kekayaan  Kepala Dinas PUPR yang dilihat melalui situs elhkpn.kpk.go.id.

Diketahui Kepala Dinas PUPR Empat Lawang Ismail Hakim memiliki harta kekayaan ditahun 2022 sebesar Rp5.518.468.862.

Harta tersebut meliputi tanah, bangunan dan alat transportasi dan mesin.

Berikut rincian harta kekayaan Kepala PUPR Empat Lawang tahun 2022 :

Tanah dan Bangunan

- Tanah dan bangunan Seluas 660 m2/141 m2 di  Bengkulu hasil sendiri Rp1.980.000.000

– Tanah seluas 1519 m2 di Palembang (hasil sendiri) Rp. 160.000.000

– Tanah seluas 370.000 m2 di Musi Rawas Utara (warisan) Rp370.000.000***(Tim)

Sumber : situs elhkpn.kpk.go.id

PT. GGB Gelar Bukber bersama Masyarakat Merapi Timur

 


POLICEWATCH, NEWS - LAHAT - PT. Golden Great Borneo (GGB) gelar acara buka bersama dengan Masyarakat Merapi Timur, yang dihadiri Camat Merapi Timur Edialis Pokal, mantan camat Merapi Timur Darmi Valentina, Tokoh Masyarakat H.Samiri, Sos, Kades, hadir juga karyawan PT.GGB, acara ini digelar di resto Ce Mechua jalan karet muara enim sabtu (15/4/2023) 

Pimpinan PT. GGB melalui Kadiv humas Edi Mulyono dalam sambutan nya kami mewakili dari pihak perusahaan menyampaikan Terima Kasih atas kehadirannya dalam acara silahturahmi di acara berbuka puasa di bulan suci ramadhan ini, khusus nya masyarakat Merapi Timur di ring satu,dan dua, di IUP PT. GGB, dalam acara bukber ini tidak lain untuk menjalin silaturahmi dalam suasana ramadhan yang penuh  berkah dan nikmat ujar " Edi


Kami sudah memberikan bantuan melalui program CSR ( Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat Merapi Timur, Desa Banjar Sari, Prabu Menang, Gunung Kembang, Sirah Pulau, Arahan, sebagai bentuk kepedulian kami yang selama ini telah terjalin dengan baik, khususnya di Kecamatan Merapi Timur, 

Diserahkan selah sambil menanti waktu berbuka puasa ada siraman rohani memberikan sedikit ilmu agama kepada undangan yang hadir agar kita selalu ingat harta itu tidak dibawa mati, namun amal ibadah yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak ujar " Ustadz. 

Usai ceramah dilakukan doa buka puasa langsung dipandu ustadz Taufik, dan dilanjutkan sholat maghrib berjama'ah. dan santap malam, 

Dan Pihak dari perusahaan tambang batubara PT. GGB diakhir  acara memberi bingkisan secara simbolis diterima Camat Merapi Timur Edialis Pokal, 

Jurnalis : Bambang.MD

Direktur PT BALI FOAM Menanyakan Kepastian Hukum Atas Laporannya Di Polres Lombok Tengah

 


POLICEWATCH-Lombok Tengah.

Mengingat kasus ini sudah cukup lama  hampir 1 tahun dari sejak kami lapor ke pihak Polsek Pujut di bulan Mei 2022 lalu, sampai saat ini belum ada kepastian hukum.

Kejadian dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum warga asing, yang pada saat itu memesan barang berupa springbad kepada "PT BALI FOAM" alamat jalan jendral Sudirman no 82 Rembiga.

Menurut Pelapor Atas Heri Purnomo selaku wakil .PT BALI FOAM" telah melaporkan kejadian tersebut namun Sampai saat ini belum ada kepastian dan kejelasan dari pihak berwajib ucapnya.

Sementara  "Vincen" Direksi PT FOAM, juga menanggapi terkait laporan kami seperti ada  kejanggalan karena kami tidak  pernah dimintai keterangan yang lengkap ucapnya.

Ditempat terpisah "Yohanes Darmadi" Direksi PT Balifoam Nusa Megah Lombok juga menyampaikan bahwa,kasus ini sudah hampir 1 tahun dari sejak kami lapor ke pihak Polsek Pujut di bulan Mei 2022 lalu, dan barang kami masih di lokasi oknum terlapor hingga saat ini.ungkapnya kepada awak media policewatch melalui Via WhatsApp.

Tapi pihak kami tetap akan berupaya mencari keadilan,karena tahun kemarin kami tidak ditanggapi oleh Polsek Pujut yang dalam wilayah hukum Polres Lombok Tengah, sehingga kami mengadukan dan melaporkan ke Polda Nusa Tenggara Barat, kalaupun di Polda NTB tidak ditanggapi juga saya akan naekan ke Mabes Polri pungkasnya.

Namun kami berharap  kepada pihak kepolisian di tingkat Polda dapat membantu mengawal penyelesaian kasus ini dengan segera, agar kami mendapatkan kepastian hukum sebagai warga negara indonesia. 

Terkait terlapor  yg ternyata warga asing dari Russia, justru kita harus mampu menegakkan hukum Indonesia terhadap siapapun yang melanggar, tanpa terkecuali demi kewibawaan negara kita”tutupnya 

"MN"

Polda NTB Segera Terapkan Tilang Non Elektronik.

 


POLICEWATCH-Mataram 

Segera lengkapi kendaraan anda, Polisi akan mulai berlakukan tilang manual atau non elektronik. Jumat (14/4/2023) kemarin, Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo telah mengumumkan isi surat telegram Kapolri terkait hal itu.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Kombes Pol Djoni Widodo mengatakan, dalam waktu dekat, di NTB akan diberlakukan tilang manual atau penindakan non elektronik bagi pelanggar lalu lintas.

"kami sampaikan kepada seluruh masyarakat NTB, sehubungan dengan meningkatnya angka Fatalitas yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan menurunnya disiplin masyarakat akan pentingnya tertib berlalulintas,  maka seluruh jajaran lalu lintas secara nasional akan dilakukan penindakan hukum secara non elektronik," jelas Djoni di kantornya, Jumat (14/4).

Di NTB sendiri, kata Djoni, untuk penegakan hukum sudah tergelar menggunakan kamera etle yang berada di lima titik, di Kota Mataram.

Sementara 10 kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat ini belum bisa terpenuhi kamera etle.

Melihat hal itu, serta banyaknya pelanggaran dan terjadinya kecelakaan yang menyebabkan korban luka berat bahkan meninggal dunia, maka pihkanya akan kembali memberlakukan penindakan secara non elektronik atau tilang manual.

Dijelaskan pelanggaran lalu lintas yang akan ditindak dengan menggunakan sistim non elektronik atau tilang manual ini meliputi:

Pelanggaran lalu lintas kasat mata seperti pengendara masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, tidak menggunakan Helem standar SNI, melawan arus lalu lintas, melampaui batas kecepatan berkendara, berkendara dalam pengaruh alkohol, berkendara sambil menggunakan HP.

Selin itu kelengkapan ranmor yang tidak sesuai dengan speknya, seperti Spion, Knalpot Brong dan sebagainya.

Berikutnya kendaraan angkutan yang overload, overdimensi, dan yang terkahir pengendara yang memalsukan nomor polis (Nopol).

"bagi pelanggar yang tertangkap tangan oleh petugas, itu bisa dilakukan penindakan secara non elek ltronik atau tilang manual," jelasnya.

Djoni mengungkapkan, hal ini semata-mata untuk menyelamatkan masyarakat dari fatalitas akibat kecelakaan yang dapat mengakibatkan cedera atau merenggut nyawanya.

"Hal ini demi masyarakat, untuk meminimalisir resiko kecelakaan yang dapat mengakibatkan pengendara cedera parah bahkan merenggut nyawa," pungkasnya.

MN 

Kapolres Lombok Tengah Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek Jajaran

 


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres Lombok Tengah mengalami pergeseran dan dilaksanakan kegiatan upacara serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat yang lama ke pejabat yang baru di lapangan apel Polres Lombok Tengah pada Sabtu 15/04/2023. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lombok Tengah selaku inspektur upacara, Kabag Binkar Polda NTB, Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan.

Berikut nama dan jabatan PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Lombok Tengah yang  melaksanakan serah terima jabatan 

Kompol Refindo Pradikta Rulando menjabat sebagai Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Maskur, S. Sos menjabat sebagai Kabag SDM Polres Lombok Tengah, AKP Lalu Budi Setiawan ditetapkan sebaga PS Kabag Ren Polres Lombok Tengah, AKP Hery Indrayanto, SH menjabat sebagai Kabag Ops Polres Lombok Tengah, AKP Lalu Punia Asmara menjabat  sebagai PS Kapolsek Praya Barat.

IPTU Hizkia Siagian menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Derpin Hutabarat, SH, M. Hum menjabat sebagai Kasat Res Narkoba Polres Lombok Tengah, IPTU Samsul Bahri  menjabat sebagai Ps Kapolsek Pujut, IPTU Jalaludin menjabat sebagai Kapolsek Praya Barat Daya.

IPTU Hariono menjabat sebagai Ps Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Susan V Sualang menjabat sebagai Ps Kapolsek Praya. IPTU Sribagio menjabat sebagai Kasub Bagdalops Bag Ops Polres Lombok Tengah, IPTU Ichwan Satriawan, SH menjabat sebagai Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Kadek Suhendra menjabat sebagai Ps Kapolsek Kawasan Mandalika.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM  menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian permutasian atau peralihan tugas dan merupakan program dari Biro SDM, hal tersebut tidak terlepas dari tahapan proses dan analisa kerja serta kebijakan pimpinan.

"Diharapkan dengan adanya serah terima jabatan tersebut, kinerja dari pejabat yang baru lebih optimal serta menampilkan sebagai anggota polri yang presisi" Kata AKBP Irfan Nurmansyah.

Lanjut ia mengatakan bahwa "Pejabat baru diharapakan mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan job description yang telah ditentukan serta diucapkan terima kasih seluas-luasnya kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab" harapnya.

Masih Kata AKBP Irfan Nurmansyah bahwa "Pejabat baru harus segera menyesuaikan diri dengan tugas barunya dan diharapkan dapat  melaksanakan tugasnya dengan Penuh amanah" Pintanya.

Mengucapkan terima kasih kepada para istri pejabat lama karena telah berperan akti dalam organisasi Bhayangkari demikian juga diharapkan dukungan dari Istri Pejabat yang baru dalam mendukung suaminya bertugas di Polres Lombok Tengah.

Selanjutnya dilaksanakan kegiatan tradisi pelepasan terhadap pejabat lama Polres Lombok Tengah.

Mn