Buntut ada dugaan korupsi kader Gerindra mahasiswa akan turun demo di DPP Gerindra.

 


Jakarta-policewatch.news 04 Mei 2023,- Sentra Aktivis Gerakan Mahasiswa (STIGMA) akan melakukan aksi besar-besaran di DPP Gerindra, KPK dan Kejaksaan Agung guna mendesak Kepada DPP Gerindra untuk dengan tegas segera mencopot seluruh kader Partai Gerindra yang diduga melakukan korupsi.

Perwakilan STIGMA sekaligus Koordinator Lapangan, Awan mengklaim unjuk rasa itu akan dilakukan berjilid.

"Tentu kita akan melakukan aksi ini hingga DPP Gerindra tegas terhadap kader yang diduga melakukan tindakan korupsi dalam arti akan aksi berjilid-jilid," kata Wawan.

"Untuk tanggal dimulai dari hari Jumat, 05 Mei 2023 ," imbuhnya.

Awan mengatakan, STIGMA melihat bahwa Bapak Prabowo Subianto  selaku Calon Presiden Republik Indonesia harus memberikan citra baik kepada masyarakat apalagi Partai Gerindra adalah partai besar di Indonesia, jangan sampai ini justru merusak nama Prabowo sendiri karena membiarkan ada kadernya yang diduga melakukan korupsi.

Sebagai informasi bahwa ada dugaan korupsi yang dilakukan oleh kader partai Gerindra yang merupakan anggota DPR RI dari dapil Jawa Timur.

Untuk mengetahui lebih lanjut kita ketemu lah di lapangan.

Menurut Awan, Ini dapat membahayan masa depan Indonesia apalagi ketum partai Gerindra merupakan calon presiden yang apabila melakukan pembiaran pada dugaan korupsi, bagaimana bila jadi presiden pasti berbahaya, ngeri lah kalo kata anak aktivis.

Terduga Pelaku Penganiayaan Berhasil Diamankan Polsek Pringgarata

 

                 Korban 

POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Terduga pelaku penganiayaan di Dusun Bertais Desa  Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah diamankan Polsek Pringgarata pada Rabu 03/05/2023.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip yang dihubungi Kamis /04/05/2023 membenarkan pengamanan terhadap terduga pelaku penganiayaan tersebut.

Korban Inisial S, laki laki, 55 tahun sedangkan terduga pelaku inisial H, laki laki, 37 tahun sama sama beralamat di Dusun Bertais Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.

Kronologis kejadiannya, pada Rabu 03 Mei 2023 sekitar pukul 18.30 wita, terduga pelaku datang kerumah korban dan menanyakan keberadaan korban kepada istri korban.

Istri korban menjawab "sedang memperbaiki mesin air"

            Terduga Pelaku 


Selang beberapa saat istri korban mendengar teriakan meminta tolong, ia kemudian bergegas menuju sumber suara.

Sesampainya pada sumber suara tersebut ia melihat korban sudah dalam posisi tergeletak dengan luka tusukan dibagian Perut, Dada, Pinggang, Punggung dan Kemaluan Korban.

Sedangkan terduga pelaku melarikan diri menuju utara dari TKP (ke arah kuburan).

Melihat suaminya bersumpah darah,Istri korban spontan berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Mendapatkan laporan tentang peristiwa tersebut anggota Polsek Pringgarata langsung menuju TKP melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau berukuran panjang sekitar 20 cm, gagangnya terbuat dari kayu dilapisi karet ban serta mengamankan terduga pelaku.

Menurut keterangan warga bahwa,Korban dan terduga pelaku masih ada hubungan keluarga" Kata AKP Sulyadi Muchdip.

Kapolsek Pringgarata "Menambahkan dari keterangan awal dari terduga pelaku bahwa korban pernah meminta ijin kepada terduga pelaku untuk buang air kecil di halaman rumahnya, yang menyebabkan terduga pelaku merasa kesal akan tetapi tidak langsung menegur korban"Jelasnya.

Dari keterangan warga sekitar bahwa dalam kesehariannya, terduga pelaku dikenal jarang bersosialisasi dengan masyarakat.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Lombok Tengah untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Sedangkan korban dirujuk menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk dilakukan perawatan medis secara intensif.

"".MN 

          

Kabur & Melawan, DPO Kawakan Curanmor Terpaksa Dilumpuhkan Tim Puma 1


Policewatch-Kota Bima.

Aksi pencurian sepeda motor yang menjadi kerjaan R Alias O (25) yang selama ini menjadi target dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB, akhirnya berujung di door Tim Puma 1.

Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid dan anggotanya yang bekerja keras selama dua hari terakhir ini, mengejar dan memburu pelaku, berhasil menangkapnya.

Hanya saja, DPO Kawakan ini, terpaksa dengan tindakan tegas terukur, meletakan peluru di kakinya, akibat melawan dan hendak kabur.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, Kamis (4/5/2023) pagi ini.

R alias O yang sudah lama diburu dan dicari Tim Puma 1 sebut Kasi Humas, akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya pada Rabu kemarin.

Sebelumnya, kata Kasi Humas Tim Puma 1 lebih dulu mengamankan dua terduga penadah alias pembeli sepeda motor hasil curian pelaku.

Berdasar informasi masyarakat dan keterangan yang diperoleh dari dua penadah ini, jelas AKP Jufrin, Tim Puma 1 bergerak menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Kalodu Langgudu Kabupaten Bima.

Dengan rute yang begitu berat, naik dan turun gunung, Tim Puma 1 berhasil menangkap pelaku yang merupakan warga Kabupaten Bima ini.

Saat ditangkap, pelaku kooperatif dan mengakui, beraksi di sejumlah lokasi di wilayah Kota Bima atau setidaknya di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Namun, saat Tim Puma 1 menggiring pelaku di rumahnya, pelaku tetiba saja berontak dan melawan hendak kabur,"Tim Puma 1 yang sudah mengingatkan pelaku agar tidak melawan dan kabur dengan tembakan peringatan ke atas udara, pelaku yang sudah hilang pikiran sehatnya, tetap berusaha kabur. Dengan terpaksa Tim Puma 1 mengambil tindakan tegas terukur, melumpuhkan korban tepat di kakinya.

Barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan pelaku yang berhasil diamankan Tim Puma 1, sambung Kasi Humas menjelaskan, 6 unit sepeda motor berbagai merk.

"Kini pelaku dan dua penadah berikut barang bukti, telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,"tutup Kasi Humas AKP Jufrin.

MN 


Kuatkan Karakter Personel Untuk Lebih Humanis Wakapolresta Mataram Pimpin Kegiatan Binrohtal

 


POLICEWATCH-Mataram.

Polresta Mataram Polda NTB, melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari Kamis setelah Apel pagi. Pembinaan  rohani dan mental (Binrohtal) sebagai wadah untuk menguatkan karakter Anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga Kepolisian di mata masyarakat bisa memberikan contoh yang lebih baik.

Kegiatan Binrohtal tersebut secara serentak baik Polresta dan Polsek jajaran yang dipimpin langsung oleh Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK dihadiri para pejabat utama dan personel beragama Islam bertempat di Musholla Polresta Mataram, untuk beragama Kristen, Hindu dan Budha di tempat yang sudah disediakan pada hari Kamis tanggal 04 Mei 2023 pukul 08.30 Wita s/d selesai. Kamis, (04/05/2023)

Kapolresta Mataram melalui Wakapolresta AKBP Syarif Hidayat SH SIK mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini yaitu menguatkan karakter anggota polri khususnya anggota personel Polresta Mataram menjadi lebih Humanis dan juga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan mkepada Tuhan YME, yang mana dengan di adakan kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa menjadi lebih baik.

" Semakin mendekatkan diri sekaligus saling introspeksi diri antara personel bisa menjadi kontrol dalam pelaksanaan tugas ke depan, personel harus bisa merubah sikap dengan iman yang kuat ", kata Wakapolresta 

Lanjut disampaikannya, Binrohtal bagi anggota Polri juga dilaksanakan untuk memberikan siraman rohani dan moral setiap anggota agar menjadi lebih baik serta menjadi alat control diri melalui penceramah yang kita hadirkan begitupun personel lainnya yang beragama Kristen, Hindu dan Budha, terangnya

Dengan rutin dilaksanakan Binrohtal berharap tugas personel  kedepannya dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan, masalah dan selalu dalam lindungan Tuhan YME, tutupnya.

MN 

Operasi Ketupat Rinjani 2023 di NTB Berakhir, Hasilnya Kondusif Aman dan Lancar.


POLICEWATCH-Mataram.

Operasi ketupat Rinjani tahun 2023 telah berakhir, meski volume kendaraan meningkatan terutama saat lebaran ketupat beberapa waktu lalu, namun arus lalu lintas tetap lancar.

"Hal ini patut disyukuri dan diapresiasi kinerja teman-teman di jajaran lalu lintas, baik di Ditlantas Polda NTB maupun di Polres Jajaran," kata Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin S.H S.I.K M.H., Rabu (3/5/2023).

Iapun berharap, hal seperti ini terus bisa teratasi dalam situasi apapun dan kapan pun.

"Saya sempat turun ke lapangan memantau situasi saat lebaran ketupat kemarin, kendaraan padat namun tetap bisa diurai hingga tidak terjadi kemacetan," jelasnya.

Secara umum kegiatan Operasi Ketupat Rinjani 2023 selama 14 hari mulai 18 April hingga 1 Mei 2023 berjalan aman dan kondusif.

"Alhamdulillah masyarakat dapat melaksanakan mudik lebaran idul Fitri hingga perayaan lebaran ketupat aman dan nyaman," jelasnya.

Kendati demikian ada beberapa yang harus dievaluasi terutama masalah Kamtibmas, sebab pada operasi Ketupat Rinjani 2023 di NTB terjadi kenaikan angka kejahatan konvensional.

"Tahun sebelumnya selama dua minggu terjadi 72 kasus, pada tahun 2023 ini sebanyak 153 kasus," jelasnya.

Meski demikian, Satgas yang ada bekerja dengan baik sehingga kasus-kasus tersebut dapat teratasi dengan baik.

Sementara kecelakaan lalu lintas juga terjadi kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo mengatakan, pada tahun sebelumnya secara kuantitas sebanyak 30 kasus dan pada tahun 2023 ini sebanyak 32 kasus.

Namun menurut Djoni secara kualitas kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat Rinjani 2023 ini tercatat menurun.

"Tahun lalu korban meninggal 11 orang, pada Operasi Ketupat Rinjani 2023 ini menurun hanya 9 orang," jelasnya.

Selain itu korban luka berat dan luka ringan juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Yang mengalami kenaikan dibadning tahun sebelumnya yakni pelanggaran lalu lintas, pada Operasi Ketupat Rinjani 2022 terdapat 300 kasus, tahun 2023 ini lebih 600 kasus.

"Karena penindakan non elektronik sudah di perbolehkan oleh Kapolri maka mereka kita tindak sesuai pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara," ujarnya.

Menurut Dirlantas Polda NTB pelanggaran yang paling banyak adalah pengendara yang tidak menggunakan Helem.

Namun secara keseluruhan Operasi Ketupat Rinjani 2023 berjalan lancar dan kondusif, lebih rapi ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, warga juga sudah banyak yang memahami dengan pengaturan yang dilakukan Polisi terutama saat Lebaran Ketupat.

Meski penyekatan dan pengalihan arus dilakukan, warga tetap memahami dan menaati aturan yang dibuat.

"Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah memahami kondisi saat pengaturan lalu lintas saat Idul Fitri maupun saat Lebaran Ketupat," pungkasnya.

Mn


Ketua BAANAR Akui Rumors Oknum DPR Tersangkut Narkoba Sudah Rahasia Umum


POLICEWATCH-Mataram.

Sidang lanjutan kasus ITE aktivis M Fihiruddin, sempat diwarnai tawa cukup riuh, Rabu 3 Mei 2023 di Pengadilan Negeri Mataram.

Majelis hakim, jaksa, penasehat hukum dan hadirin sidang tak kuasa menahan tawa dan seperti tergelitik lantaran saksi Abdul Majid menyatakan rumors kabar angin tentang oknum anggota DPR yang tersangkut narkoba juga didapatnya dari seorang Patner Song (PS), wanita malam di kawasan hiburan Senggigi.

"Kabar angin itu sudah jadi rahasia umum di kalangan aktivis dan mahasiswa. Bahkan sudah jadi buah bibir, saya pernah dengar juga info itu dari PS di Senggigi," kata Abdul Majid.

Ketua Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR), Abdul Majid dihadirkan sebagai saksi fakta dalam kasus ITE Fihir. Keterangan Majid disidang selaras dengan keterangan saksi M Pahmi dalam sidang sebelumnya.

Dalam sidang yang dipimpin Majelis Hakim Ketua Kelik Trimargo SH MH didampingi Mukhlassuddin SH MH dan Irlina SH MH, Jaksa Penuntut Umum Adi Helmy merunut darimana Majid mendapat informasi kabar burung tersebut.

Abdul Majid menjelaskan, sehari sebelum Fihir memposting pertanyaan di grup WA Pojok yang mengantarnya jadi terdakwa, Majid dan M Zainul Pahmi bertemu di gerai Kopi O Lombok Epicentrum Mataram.

"Waktu itu kami ngobrol soal adiknya dubes pak Iqbal yang terindikasi narkoba. Lalu saya juga bertanya pada Pahmi pernah dengar info 3 oknum anggota dewan provinsi keciduk narkoba dan ditebus?. Pahmi jawab nggak pernah dengar. Jadi saya juga cuma bertanya sama Pahmi," kata Majid.

Majid mengaku kaget, saat obrolan mereka itu justru menjadi pertanyaan yang di posting Fihir di grup WA Pojok NTB. Majid juga sempat mempertanyakan itu ke Pahmi.

"Saya tahu ada postingan Fihir karena banyak yang screenshoot dan disebar ke grup lainnya. Bagi saya postingan Fihir ya cuma bertanya, saya juga sempat komen kok orang bertanya mau dilaporkan?," katanya.

Penasehat Hukum Fihir, Didin SH kemudian mencecar Majid tentang muasal kabar burung tiga oknum anggota DPR itu.

Dengan tegas Majid mengatakan, kabar angin itu sudah lama berhembus. Ia juga mengaku mendengarnya langsung dari anggota DPRD NTB, H Makmun di akhir tahun 2019.

Menurut Majid, akhir 2019 dirinya datang ke DPRD NTB untuk bertemu anggota DPRD H Mori Hanafi. 

"Saat itu Mori sedang rapat, jadi saya nunggu di ruang Komisi 5 bertemu H Makmun anggota dewan dari PKB, sudah almarhum sekarang. Beliau bilang lagi pusing cari uang Rp150 juta untuk mengurus pasukan, itu terkait kabar burung tadi," katanya.

Menurut Majid, kabar burung tentang 3 oknum DPRD NTB tersangkut narkoba saat itu kemudian beredar dan menjadi rahasia umum di kalangan aktivis dan mahasiswa.

"Kabar itu beredar dari mulit ke mulut, tapi kami kan nggak bisa pastikan karena kota nggak lihat langsung," katanya.

Kaitan dengan kasus yang menjerat Fihir, saksi Majid mengatakan, dirinya juga pernah menyampaikan itikad baik Fihir untuk bertemu Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaedah, agar kasus itu tak perlu sampai ranah hukum.

"Saya ketemu bu Ketua di Polda. Saya bilang Fihir ini saudara kita dan sudah bu Ketua anggap adik, kenapa nggak damai saja. Tapi bu Isvie menolak, dia tidak mau," kata Majid.

Ketua Tim PH Fihirudin, M Ikhwan SH MH menekankan, kesaksian saksi Abdul Majid dalam sidang memperkuat fakta bahwa kabar angin yang dipertanyakan Fihir memang ada. Meskipun peristiwanya tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

"Dari sidang ini, bisa kita simpulkan bahwa rumors kabar anginnya memang ada. Saksi Majid juga akui rumors ini sudah jadi rahasia umum bahkan di kalangan PS," tegas Ikhwan saat dijumpai usai sidang. 

Ikhwan mengatakan kesaksian Majid berkaitan dan selaras dengan saksi M Zainul Pahmi dalam sidang sebelumnya. Ia merasa optimistis, kliennya divonis bebas dalam kasus ITE ini.

"MN"

Ribuan Benih Lobster Digagalkan Pengirimannya Oleh Polairud Polda NTB


POLICEWATCH-Mataram.

Direktorat Polairud Polda NTB kembali gagalkan pengiriman ribuan benih lobster tanpa dokumen di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Jumat (28/4/2023).

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin S.H S.I.K M.H bersama Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga, S.I.K didampingi  Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda NTB Kompol Agus Purwanta, S.I.K dalam acara Konferensi Pers, di Gedung Command Center Polda NTB, Rabu (3/5/2023).

Kombes Pol Arman Asmara menjelakan, ribuan benih lobster tersebut dikemas menggunakan kardus besar, dibawa menggunakan truk.

Ia mengatakan, ribuan benih Lobster tanpa dokumen tersebut rencananya akan dibawa ke Pulau Bali.

"menurut keterangan sopir truk tesebut, ribuan benih Lobster ini akan dibawa ke Pulau Bali," jelasnya

Pihaknya menduga pengiriman ribuan benih lobster ini merupakan tindakan ilegal karena tidak disertai dengan dokumen pengiriman yang lengkap.

"pengiriman benih Lobster yang tidak disertai dengan dokumen lengkap bisa dikatakan ilegal" jelasnya.

"Dan pengiriman benih lobster ke daerah lain terlebih ke luar negeri melanggar undang-undang kemaritiman dan merupakan tindakan kriminal," jelasnya.

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga menegaskan, dalam peristiwa ini, Direktorat Polairud Polda NTB mengamankan salah satu terduga pelaku berinisial GPD, Laki-laki, warga Anturan Buleleng Bali.

GPD ini merupakan sopir truk pembawa benih Lobster tanpa surat-surat tersebut.

"untuk pelaku lain, kita masih buru dan masih kita lakukan pengembangan," jelasnya.

Selain itu Direktorat Polairud Polda NTB menyita barang bukti lainnya berupa satu unit kendaraan truk roda 6 merk ISUZU Jenis ELF warna putih dengan Nomor Polisi DK 8139 TE lengkap dengan STNK nya.

Barang bukti Ribuan Benih Lobster, Bording Pas dan satu buah handphon merk SAMSUNG tipe GALAXY A03 warna biru lengkap dengan SIM-Cardnya.

Jumlah benih Lobster tanpa dokumen yang diamankan Direktorat Polairud Polda NTB sebanyak 5.100 (lima ribu seratus) ekor itu antaranya:

Benih Bening Lobster Pasir sebanyak  4.800 (empat ribu delapan ratus) ekor, dan Benih Bening Lobster Mutiara sebanyak  300 (tiga ratus) ekor.

Pasal yang ditrapakan dalam kasus ini yakni, Pasal 27 Angka 26 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu No. 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang merubah Pasal 92 UU RI No. 45 Tahun 

2009 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan/atau Pasal 88

 huruf a Jo. Pasal 35 ayat (1) huruf a UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dan/atau Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Berikutnya Pasal 27 Angka 26 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu No. 2 Tahun 2022 

Tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Yang kurang lebih isinya "Setiap orang dengan sengaja di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik 

Indonesia melakukan usaha Perikanan yang tidak memiliki Perizinan Berusaha 

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling 

lama 8 (delapan) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).”

Berikutnya Pasal 26 ayat (1)

“Setiap Orang yang melakukan usaha Perikanan di wilayah Pengelolaan Perikanan 

Negara Republik Indonesia wajib memenuhi Perizinan Berusaha dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang di tetapkan oleh Pemerintah Pusat.” 

Pasal 88 huruf a UU RI No. 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. 

Memasukkan atau mengeluarkan Media Pembawa dari suatu Area ke Area lain di dalam 

wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak melengkapi sertifikat kesehatan 

dari Tempat Pengeluaran yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat bagi Hewan, Produk 

Hewan, Ikan, Produk Ikan, Tumbuhan, danf atau Produk Tumbuhan sebagaimana 

dimaksud dalam Pasal 35 ayat (1) huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 

(dua) tahun dan pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)”.

Terakhir PASAL 35 ayat (1) huruf a UU RI No. 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. 

MN 


Usai Hadiri HUT Kabupaten Empat Lawang, Cik Ujang Tinjau Pembangunan Vanue volly Pasir.

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Cik Ujang usai menghadiri HUT Kabupaten Empat Lawang, melakukan peninjauan pembangunan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIV, yang dipusatkan di Kabupaten Lahat.

Rencananya akan diselenggarakan pada 17 September 2023, pembangunan  terus digeber pembangunan dan renovasi beberapa vanue Cabang Olahraga. Ia langsung melihat secara dekat progres pembangunan venue, 

"Di Lahat nantinya akan dibangun vanue untuk cabang olahraga (Cabor) Voli pantai, Voli Indoor dan Basketball," terang Cik Ujang, Rabu 3 Mei 2023.

Perkembangan sejauh ini, target penyelesaiannya sendiri awal Agustus 2023 dan siap diperuntukkan untuk cabang olahraga yang dimaksud.

"Insyaa Allah, awal Agustus semuanya selesai dan siap digunakan untuk pertandingan Porprov XIV," sebagai tuan rumah kata " Cik Ujang

Selain itu Cik Ujang meminta kepada pekerja agar dilakukan berdasarkan spesifikasi yang sudah ada, sehingga ukuran dari lapangan maupun bangunannya tidak meleset.

"Mudah-mudahan, apa yang kita cita-citakan benar-benar terealisasi sebagai tuan rumah, bisa memberikan contoh terbaik bagi daerah lainnya," terangnya.

Ia berharap, setelah semuanya selesai pengerjaannya maka bangunan ini harus siap digunakan, termasuk juga atlet-atlet cabor harus menyumbangkan medali serta mengukir prestasi.

"Masyarakat pun nantinya bisa menonton pertandingan olahraga voli pasir, basket dan voli indoor, dengan sentuhan sarana prasarana yang menarik dan representatif," tegas Cik Ujang. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pol-PP dan Linmas Lahat, Herry Kurniawan SSTP Msi mengatakan, dirinya sangat bangga disebabkan lahan perkantorannya dijadikan sebagai salah satu cabor Porprov XIV.

"Alhamdulillah, memang disini arealnya sangat mendukung sekali, dan pihaknya akan terus menjaga keberlangsungan pembangunan," jelasnya.

Dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi sekali menjadikan Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah Porprov XIV. Selalu tuan rumah. (Bambang.MD)

Terduga Curat Berhasil Diamankan Tim Opsnal Reskrim Polres Sumbawa Barat

  


Policewatch-Sumbawa Barat.

Terduga pelaku pencurian dengan pemberatan  (Curas) di salah satu Conter penjualan HP di wilayah Dusun Mekar Sari, Desa Bree, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat pada 20 Maret lalu sekitar pukul 03:00 wita berhasil diamankan Tim opsenal Sat Reskrim polres Sumbawa Barat (28/04/2023).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap SIK melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi S.Sos., menjelaskan berdasarkan LP no 10 2023 dan surat perintah Penyidik no 10 2023 maka tim Opsenal Reskirim melakukan penangkapan dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA kevin  terhadap Terduga berinisial J (17) alamat KTP Kopang Lombok Tengah.

Dari pengungkapan Petugas mengangamankan 10 buah Hp berbagai merek sebagai barang bukti dari tindak pidana yang dilakukannya.

"Terduga saat ini sudah berada di Polres Sumbawa Barat beserta barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,"jelas Eddy.

Eddy menjelaskan kronologis singkat bahwa pada tanggal tersebut J masuk kedalam Conter dengan cara membuka gerendel pintu Conter. Saat sudah terbuka J langsung masuk dan mengambil sejumlah Hp berbagai merek yang ada di conter saat itu.

Atas tindakan ini terduga diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

'Terduga masih dalam proses pemeriksaan penyidik, belum dapat dikonfirmasi apa motif, tujuan dan lainnya. Kami akan sampaikan kembali bila sudah mendapat keterangan secara jelas dari penyidik,'tutup Eddy.

MN 

Bantuan Kursi Roda Ke-14 Kalinya, Kapolresta Mataram Kunjungi Warga Berkebutuhan Khusus Di Desa Golong Narmada

 


Policewatch-Lombok Barat.

Sungguh sangat mulia wujud kepedulian kepada sesama warga yang berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH kali ini sudah ke-14 kalinya memberikan bantuan kursi roda di wilayah hukum Polresta Mataram.

Kunjungan hari ini Kapolresta Mataram didampingi Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria S.Sos, SH, MH, Kades Golong H. Zainuddin, SE, Kadus Tibupiling H. Rifki dan personel Polresta Mataram di Dusun Tibupiling, Desa Golong Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Rabu, (04/05/2023)

Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Mataram disambut oleh Sdri. Muani, yang merupakan anak kandung dari Bapak Sarinun, 70 tahun, Dusun Tibupiling, Desa Golong, Kabupaten Lombok Barat yang mengalami kelumpuhan.

Kombes Pol Mustofa SIK MH menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dan sudah rutin yang ke-14 kalinya kepada masyarakat yang membutuhkan, semoga bantuan ini dapat bermanfaat.

Dan kami mohon doanya agar Polisi kedepannya lebih baik dan bantuan kursi roda ini merupakan kerjasama Polri dengan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, kata KBP Mustofa 

Lebih lanjut Kapolresta Mataram selain menyerahkan bantuan berupa kursi roda juga memberikan bantuan tali asih untuk biaya perawatan Bapak Sarinun.

Kemudian dari pihak keluarga Sdri Muani mengucapkan terimakasih banyak yang sebesar besarnya kepada Bapak Kapolresta Mataram dan jajarannya atas bantuan yang telah diberikan.

" Semoga Bapak Kapolresta Mataram dan jajarannya serta Polri selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan tugasnya ", tuturnya 

Kemudian Kapolresta Mataram beserta rombongan meninggalkan lokasi untuk melanjutkan tugas selanjutnya pada pukul 11.30 wita dengan berjalan aman dan lancar.

MN 

Sinergitas Kepala Sekolah SMPN I Jonggat Beserta Jajarannya Laksanakan Pelatihan Jurnalistik.

 


POLICEWATCH-Lombok Tengah.

Kepala Sekolah SMPN I Jonggat beserta jajarannya sangat mengapresiasi dalam melaksanakan pelatihan Jurnalistik yang akan diikuti oleh puluhan siswa siswi SMP I Jonggat 

Pelatihan Jurnalistik tersebut dilaksanakan dan berlangsung di ruang sekolah  SMPN I  Jonggat yang beralamat di Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Rabu 3/05/2023.

Dalam pelatihan Jurnalistik tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah H Mahrup Spd, beserta Guru pembimbing, Ketua umum Jurnalis Edu Care H L Adi Supriadi, Muhammad Nurman, Abdurrahman, Sukartim Haedir Ali dan sekitar 40 siswa siswi SMP I Jonggat.


Sebelum melanjutkan kemateri pelatihan Jurnalistik,kepala sekolah SMPN I Jonggat H Mahrup Spd yang didampingi "Zukhaeratunniswah" menyampaikan dengan memberikan renungan kepada siswa siswinya dengan menceritakan tentang diskusi seorang guru dan murid.

Ia  juga menambahkan kalimat penting kepada muridnya bahwa "jangan sampai cepat berburuk sangka terhadap guru dan jangan cepat putus harap dalam mencari ilmu"supaya kalian termasuk murid yang seperti berlian, tegasnya. 

Di tempat yang sama Ketua umum H. L. ADI SUPRIADI menjelaskan, Seperti apa wartawan itu,?  seorang wartawan itu harus sopan santun dan berbudi pekerti yang baik,dan tentu tidak terlepas dengan kode etik jurnalistik.paparnya 

 Kegiatan pelatihan Jurnalistik ini terlaksana tentu atas hasil diskusi antara dinas pendidikan dan kebudayaan dengan jurnalis Edu Care  dengan alasan agar bisa mencerdaskan anak bangsa, lebih lebih saat ini dalam era globalisasi,dengan memanfaatkan alat komunikasi yang canggih saat ini.

Dengan harapan dengan pelatihan Jurnalistik ini agar bisa menangkal berita berita hoaks yang belum pasti benar harap " H L Adi."

Haedir/MN"


Jelang Pemilu 2024, Polresta Mataram Gelar Rakor Eksternal Persiapan Sispamkota

 


POLICEWATCH-Mataram.

Menjelang Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024, Polresta Mataram Polda NTB menggelar rapat koordinasi eksternal antar instansi terkait bertempat di ruang rapat Bag Ops Polresta Mataram. Rabu, (04/04/2023)

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK didampingi Asisten 1 Lalu Martawang dihadiri oleh para pejabat utama, para Kapolsek, Dinas Perhubungan Kota Mataram, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Danki Brimob Polda NTB, Danki Samapta Polda NTB berserta perwakilan Polres Lombok Barat dan Polres Lombok Utara

Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Mataram melalui Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK mengatakan bahwa  apapun yang kita lakukan  pada hari ini untuk Provinsi NTB dan Polda NTB, Polresta Mataram sebagai merupakan etalase utama indikator keamanan di wilayah Provinsi NTB,  ucapnya 

Oleh sebab itu dikarenakan situasi aman dan kondusif itu bisa dilihat bagaimana pengelolaan keamanan di suatu wilayah itu yang menjadi jaminan memberikan rasa nyaman dan aman, ungkapnya

Begitupun hal-hal yang meresahkan di tengah-tengah masyarakat itu yang akan menjadi perhatian kita semua karena tahun politik Pemilu 2024 sudah dimulai, jelasnya

Hari ini saja sejak kemarin sudah dibuka untuk tahapan pencalonan legislatif Provinsi NTB, DPD dan legislatif Kab / Kota sudah dimulai sampai dengan 20 Mei 2023, untuk itu perlu kita antisipasi, terangnya

Selanjutnya Asisten 1 Kota Mataram Lalu Martawang menambahkan bahwa mengingatkan pada kita semua saya mencoba menginventarisir aktivitas kira-kira akan dilakukan kegiatan skala besar kedepannya.

Banyak agenda yang harus kita antisipasi karena menyangkut peserta ratusan atau sampai ribuan berkaitan dengan nantinya tahapan Pemilu 2024 dan juga kegiatan Kota Mataram, untuk itu baik skala nasional, provinsi atau kota yang kita siapkan, ungkapnya 

Dan semua itu akan berkaitan dengan apa yang akan kita lakukan hari ini Sispamkota (Sistim Pengamanan Kota) dalam memastikan kenyamanan dan keamanan pada tahapan Pemilu tahun 2024, pungkasnya.

MN 

Sejumlah Kontraktor Geram Sambangi Pendopo, Ingin Gembok dan Segel Mobil Dinas Gubernur NTB

  


POLICEWATCH-Mataram.

Sejumlah kontraktor (rekanan) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambangi Pendopo Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada Rabu (3/5/2023). Mereka datang ingin menggembok dan memasangi _police line_ mobil dinas Gubernur NTB.

Mereka geram lantaran sudah jenuh pada janji Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang tak kunjung membayar utang proyek kepada para kontraktor di NTB. Mereka mendatangi Pendopo Gubernur NTB bertepatan dengan momen Halal Bihalal yang digelar Pemprov NTB.

Ahmad Amrullah bersama Rahamtullah Jayadi selaku kontraktor tiba di Pendopo Gubernur NTB sekira pukul 11.05 Wita. Kedatangan Amrullah lengkap membawa gembok dan police line.

Setibanya di Pendopo Gubernur NTB, Ahmad Amrullah dan kawan-kawan kemudian mencari mobil dinas milik Gubernur NTB. Namun sayang, mobil yang dimaksud tak ada di tempat. 


Setelah tak menemukan mobil dinas Gubernur NTB, mereka kemudian menyambangi Kantor (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah). Namun, di Kantor BPKAD mereka juga tidak menemukan Kepala BPKAD Samsul Rizal.

"Saya tadi di Pendopo, saya mau gembok dan segel mobil dinas Gubernur. Giliran proyek selesai dan belum dia bayar, kok kontraktor saja yang disalahkan. Sekarang kita bereaksi," kata Amrullah.

"Event-event internasional saja yang diurus, tapi soal kewajiban membayar utang ke kontraktor ini diam. Gubernur seharusnya mengayomi rakyat, jangan zalim. Fokus bayar utang saja. Saya mau gembol mobil dinas, ini kan dari pakak rakyat juga, hak kita," imbuhnya. 

Amrullah menceritakan, pihaknya bersama sejumlah kontraktor beberapa waktu yang lalu telah mengingatkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar memprioritaskan untuk membayar utang kepada para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan. Namun, hingga hari ini, Amrullah mengaku belum ada kepastian yang diberikan Pemprov NTB kepada para kontraktor. 

Upaya menggembok dan menyegel mobil dinas Gubernur NTB dinilainya jadi langkah yang tepat. Sebab, selama ini aspirasi mereka ia pikir tidak pernah digubris dan mendapatkan atensi serius. 

"Pemprov NTB ini terlalu banyak utang, banyak janji, dan kontraktor saja yang dizalimi. Saya mau gembok mobilnya, biar dia diam menyelesaikan utang. Saya mau menegakkan keadilan," ujarnya. 

Ia pun menyayangkan sikap pemprov NTB yang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mendiskreditkan kontraktor. Hal itu, kata Amrullah membuat kontraktor di NTB berang. Seharusnya, pihaknya menilai pemprov NTB fokus saja untuk menyelesaikan utang dan berkomentar yang menyejukkan. 

Ia pun menantang pemprov NTB untuk mendatangi Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai pihak ketiga agar jelas duduk perkaranya.

"Kita sudah kerja sesuai proses, silakan dicek. Dari perencanaan, kami sudah ikuti aturan. Kami tidak kerja asal-asalan, sesuai prosedur. Kita tidak sebodoh yang mereka pikirkan kok. Mari kita ke APH, supaya clear. Supaya jelas benar dan salahnya. Kita kerja dengan kontrak dan perjanjian, ndak bisa kita saja yang disalahkan," ujarnya. 

Amrullah berujar, dirinya tidak hanya mengerjakan paket yang sumbernya dari DPRD NTB, tetapi jika direktif milik Gubernur. Ia menegaskan, Gubernur NTB jangan berusaha menutup mata dan melempar persoalan ini menjadi hanya milik satu lembaga saja. 

"Saya ini kan tidak hanya mengerjakan pokir dari DPRD NTB, tetapi juga Direktif Gubernur. Ingat itu," jelasnya

Ahmad Amrullah menekankan, jika dalam waktu dekat pemprov NTB tidak segera membayar utang, maka pihaknya memastikan akan melakukan hal-hal lain lebih kongkret.

*Gubernur NTB Salahkan Rekanan*

Sebelumnya, Pemprov NTB tidak menampik belum bisa menyelesaikan utang ke rekanan atas program 2022 yang masih mencapai ratusan miliar tersebut. Namun Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyindir utang tersebut timbul dikarenakan kebiasaan kontraktor yang mengerjakan proyek tanpa belum ada kejelasan alokasi anggaran untuk proyek tersebut.

“Ini jadi pelajaran. Kontraktor kita senang mengerjakan apa-apa padahal dananya belum keluar. Akhirnya minjam dulu, nalangain dulu,” sindir gubernur.

“Kita kebiasaan sering mengerjakan apa-apa lebih dahulu,” sambungnya.

Pemprov mengaku utang ditimbulkan juga akibat diterpa covid-19. Dampak covid tersebut banyak anggaran yang harus direfocusing. Gubernur mengaku tidak ada yang menyangka dampak korona meruntuhkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berakibat pada gangguan pembangunan.

“Nggak ada yang pernah menyangka covid datang,” katanya.

Refocusing anggaran oleh pemerintah demi menyelamatkan jiwa manusia. Tentu langkah itu sangat penting dilakukan pemerintah.

“Karena menyelamatkan jiwa manusia sangat penting,” ucap gubernur.Namun demikian gubernur optimis utang tersebut bisa diselesaikan oleh OPD Pemprov.

“Insya Allah akan mampu dilunasi. Saya yakin OPD kita pasti diselesaikan,” ungkapnya.

Hal lain yang membuat kontraktor meradang adalah pernyataan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota DPRD NTB Sambirang Ahmadi. Persoalan utang kepada kontraktor, kata Sambirang bagian daripada risiko bisnis.

"Yang ribut-ribut ini orang yang berbisnis proyek dengan pemerintah. Nah ini soal bayar yang tersendat itu sebetulnya masuk dalam risiko bisnis yang semestinya sudah diperhitungkan dengan matang," ujar Sambirang..

MN 

Pasca Penangkapan Terduga Pengedar di Batunyala, Satu Pengedar Asal Monggas Kembali Diringkus

 


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Pasca penangkapan terduga pengedar Sabu di Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, Satu terduga pelaku lainnya kembali diringkus Sat Res Naarkoba Polres Lombok Tengah di Dusun Jontak Desa Monggas Kecamatan Kopang Kabupaaten Lombok Tengah pada Rabu 03/05/2023.

Terduga inisial MA, laki-laki,  41 tahun alamat  Dusun Jontak Desa Monggas Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kasat Res Narkoba Polres Lombok Tengah IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum dalam keterangan resminya membenarkan hal tersebut dan menyampaikan kronologis penangkapannya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP tersebut  diduga sering terjadi transaksi  jual beli Narkoba.

Menindak lanjuti informasi tersebut, team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan pendalaman dan penyelidikan.

Setelah mengetahui lokasi dan keberadaan terduga, kemudian team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Lombok Tengah melakukan penangkapan.

Saat dilakukan penangkapan kemudian dilakukan penggeledahan badan maupun sekitar TKP yang disaksikan masyarakat setempat.

Dari hasil penggeledahan ditemukan 1 bungkus klip berisikan keristal bening transparan yang diduga Sabu, 3  poket klip berisikan keristal bening transparan yang diduga sabu yang disimpan didalam kotak HP, 1 buah timbangan digital, 2 buah pipa kaca, 1 bendel plastik kosong, 1 buah rangkean alat hisap, 2  buah skop pelastik, 1 buah korek api gas, dan Uang Sejumlah Rp 200.000

"Total berat keseluruhan barang bukti sabu yang ditemukan dan diamankan dari tangan terduga sebanyak 2,5 gram" jelas IPTU Derpin Hutabarat.

Selanjutnya terduga dan barang bukti dibawa  ke Polres Lombok Tengah untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

MN 

           

Ini Kata Yus Maulana PDIP Targetkan 8 Kursi di Pileg 2024

  



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Ketua DPC PDI-P Kabupaten Lahat Yus Maulana saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Empat Lawang, dalam keterangan pers di kediamannya selasa (2/5) 2020) 

" Ia mengatakan hari ini kita melakukan konsolidasi untuk pembenahan di internal partai dulu, " sekaligus mendata untuk bakal calon legislatif pada pileg  bulan Februari 2024 mendatang, 

" Yus menjelaskan hari ini  Partai PDI-P Kabupaten Lahat, mengagendakan rapat perdana kepada bakal caleg DPRD Kabupaten Lahat dikantor DPC PDIP diikuti seluruh caleg dapil setiap kecamatan di kabupaten Lahat, 

Rapat ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC PDI-P Yus Maulana langsung memimpin acara rapat yang dihadiri seluruh caleg di seluruh kecamatan daerah pemilihan untuk 22 kecamatan, 

Yus maulana menjabat wakil bendahara DPD PDIP Provinsi Sumatera selatan, berdasarkan keputusan hasil rapat saya ditunjuk untuk menggantikan Ketua DPC PDI-P Lahat Samarudin mengundurkan diri, 

" Alhamdulillah saya dipercaya pimpin DPC Partai berlambang moncong putih setelah melalui mekanisme yang cukup ketat ucap " Yus

Setelah saya dipercaya hari ini menggelar rapat tertutup selasa (2/5) bersama kader, maupun caleg legislatif seluruh dapil di 24 kecamatan kabupaten Lahat. 

Yus menargetkan untuk pileg bulan Februari tahun 2024 mendapatkan delapan kursi, seluruh dapil terisi semua, seperti kecamatan Kota Lahat target 2 kursi,

Disamping itu saya meminta kepada kader partai untuk bergerak disetiap ranting, kecamatan, untuk memenangkan pemilu tahun 2024, 

Disinggung soal maju di pilbup Lahat, ditanya wartawan " yus menjawab dengan guyonan" kita fokus dulu untuk pileg legislatif " kan masih lama satu tahun lagi, sambungnya 

Memang sudah banyak dukungan dari  masyarakat saya untuk maju calon bupati lahat, apabila perintah partai kenapa tidak siap, kalau sudah ada perahu besar, aman, " kita bisa berlayar " yang jelas saat ini saya akan menjadikan dulu " Ferry Maulana caleg DPRD Provinsi Sumatera selatan untuk dapil Empat Lawang, Lahat dan Pagaralam, 

Penulis :Bambang MD