Kasi Hukum Polres Lombok Tengah Berikan Penyuluhan Hukum Pada Warga Binaan


Policewatch-Lombok Tengah.

 Kasi Hukum IPTU Lalu Abdurrahman didampingi Kasat Tahti  Polres Lombok Tengah IPTU Budiyanto melaksanakan penyuluhan hukum kepada para warga binaan yang ada di ruang tahanan Polres Lombok Tengah pada Selasa 09/05/2023.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kasi Hukum Polres Lombok Tengah IPTU Lalu Abdurrahman menyampaikan kepada para warga binaan agar selama berada di dalam rutan selalu mentaati aturan yang berlaku.

Lalu Abdurrahman juga menyampaikan kepada seluruh warga binaan untuk menjadikan pengalaman yang berharga selama di rutan, sebagai pelajaran untuk kebaikan di kemudian hari dan tidak mengulanginya lagi.

"Selalu bersabar dan menjadikan ibadah  sebagai tolak ukur untuk berbuat baik kedepannya dan menjadikan hukuman yang di jalani adalah pengalaman paling berharga dalam kehidupan" Harap Lalu Abdurrahman.

Masih kata Lalu Abdurrahman, selama berada di rutan Polres Lombok Tengah untuk selalu mentaati aturan yang berlaku dan menjaga hubungan baik dengan para tahanan lainnya, selalu menjaga kesehatan dan  kebersihan di ruangan tahanan dan berharap semoga apa yang sudah di sampaikan oleh Kasikum Polres Loteng dapat bermanfaat dan memberi  sedikit pencerahan dan bekal untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain itu Kasi Hukum Polres Lombok Tengah juga mengucapkan ucapan terimakasih kepada Kasat Tahti Polres Lombok Tengah yang telah memberikan  kesempatan memberikan penyuluhan kepada para warga binaan di Rutan Polres Lombok Tengah, sejumlah 31 orang.

MN

           

5 Eks Anggota DPRD Jambi Tersangka Suap Uang Ketok Palu 200 Juta, 13 Tersangka bakal menyusul ditahan KPK





POLICEWATCH. NEWS - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan 5 anggota DPRD Jambi periode 2014-2019. Kelima anggota DPRD itu diketahui ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun anggaran 2017 dan 2018.

5  tersangka ini menggunakan rompi merah dengan tangan diborgol langsung ditahan hari ini masing-masing bernama Nasri Umar (NU), Muhammad Isroni (MI), Abdul Salam Haji Daud (ASHD), Djamaluddin (DL), dan Hasan Ibrahim (HI). Para tersangka saat ini mulai menjalani penahanan 20 hari pertama di Rutan KPK.

"NU dan MI ditahan di Rutan KPK pada gedung ACLC, ASHD ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih, dan DL dan HI ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," kata Wakil Ketua KPK Johanis Tanak di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2023).

Wakil ketua KPK Johanis mengatakan kelima tersangka ini berperan dalam menerima uang suap dalam pengesahan RAPBD Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018. Uang suap yang diterima itu dikenal dengan istilah 'ketok palu'. Tanak mengatakan masing-masing tersangka mendapatkan uang dengan nominal ratusan juta rupiah.

"Besaran uang yang diterima NU, ASHD, DL, MI, dan HI masing-masing sebesar Rp 200 juta," ujar Tanak.

Tanak menyebut masih ada 13 tersangka lainnya dalam kasus tersebut yang belum ditahan.

 KPK meminta para tersangka tetap bersikap koperatif.

"Saat ini masih ada 13 orang tersangka yang belum ditahan dan KPK kembali mengingatkan para tersangka dimaksud agar koperatif hadir di penjadwalan pemanggilan berikutnya oleh tim penyidik," tutur Tanak. (Bambang.MD)

Antisipasi Kelulusan Para Pelajar Sat Lantas Polresta Mataram Gelar KRYD

 


POLICEWATCH-Mataram.

Sat Lantas Polresta Mataram Polda NTB berhasil mengamankan ratusan kendaraan roda dua yang dikendarai siswa-siswi SMA-SMK saat terjaring razia usai melakukan konvoi kelulusan melintas di jalan Saleh Sungkar, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Senin, (08/05/2023)

Tampak mereka yang terjaring banyak melakukan pelanggaran kasat mata. Di antaranya karena tidak menggunakan helm, berboncengan tiga orang hingga menggunakan knalpot brong. 

Selain itu, ada juga pelanggaran tak kasat mata seperti tidak membawa atau tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Kapolresta Mataram melalui Kasat Lantas Polresta Mataram, Kompol Bowo Tri Handoko, SE, SIK mengatakan bahwa pihaknya bersama jajaran melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) antisipasi aksi konvoi kelulusan para pelajar di bawah umur yang menggunakan kendaraannya dengan ugal-ugalan dan tidak memiliki SIM. 

“Sanksi akan diberikan tilang sesuai pasal yang dikenakan, sampai siang pukul 14.00 Wita ada ratusan kendaraan kita yang sudah terjaring. Kita akan berikan penindakan penilangan non elektronik kepada beberapa kendaraan yang menggunakan knalpot brong,” ucapnya 

Kasat Lantas juga menerangkan penindakan terhadap para pelajar yang melaksanakan konvoi itu pun dilakukan atas laporan informasi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan. Khususnya terkait pengumuman kelulusan siswa-siswi tingkat SMA-SMK.

Kami pun Sat Lantas Polresta Mataram melakukan pengamanan di dua tempat, yakni di Jalan Majapahit dan Bintaro. Aksi konvoi kelulusan yang dilakukan oleh sejumlah pelajar diakui cukup padat.

“Kita mendapat informasi ini, kita melaksanakan kegiatan di Bintaro dan melaksanakan pemeriksaan. Apabila ditemukan hal seperti itu akan kita amankan kendaraannya, kita periksa surat-suratnya, kejelasan asal-usul kepemilikan kendaraannya,” ungkap Bowo.

Begitupun pengendara yang menggunakan knalpot brong juga menjadi sasaran. Mengingat banyaknya siswa-siswi menggunakan kendaraan roda dua dengan knalpot brong. Kemudian diamankan kendaraannya dan upayakan untuk mereka mengganti dengan knalpot sesuai spesifikasi pabrikasi yakni dengan knalpot standar keluaran pabrik asal kendaraan tersebut.

“Ada beberapa Pelanggaran yang kita prioritas kan untuk dilakukan penindakan yakni diantaranya pelanggaran tidak menggunakan helm SNI, pengendara dibawah umur, bonceng tiga, melawan arus, mengemudikan kendaraan di bawah  pengaruh minuman keras, serta kendaraan yang tidak sesuai persyaratan teknis seperti menggunakan knalpot brong yang meresahkan dan membuat bising tentu akan kita amankan,” tutupnya.

MN 

Cek Sitkamtibmas, Kapolresta Lakukan Patroli Di Empat Polsek Wilayah Kota Mataram

 


POLICEWATCH-Mataram.

Guna mengantisipasi dan pengecekan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di empat Polsek wilayah Kota Mataram, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH melaksanakan patroli rutin di Polsek Sandubaya, Polsek Mataram, Polsek Selaparang dan Polsek Ampenan. Senin, (08/05/2023)

Dalam kesempatan tersebut tampak Kapolresta Mataram langsung melakukan pengecekan ke seluruh ruangan Polsek termasuk ruang tahanan serta ruang pelayanan yang dilakukan oleh Polsek dan didampingi Anggota piket jaga malam ini.

Sesekali Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH berbincang kepada personel apa yang menjadi kendala dalam tugas dan ingin memastikan kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dilanjutkan dengan mengecek kondisi sel tahanan dan menyempatkan diri berbincang dengan para tahanan.

' Tetap untuk selalu waspada dan peka terhadap situasi, sekiranya ada masyarakat yang akan masuk ke Polsek untuk dipastikan di cek apa keperluan dan barang bawaanya mengantipasi hal hal yang menonjol sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan ", kata Kapolresta 

Kapolresta juga mengingatkan kepada anggota yang piket untuk rutin berpatroli di wilayahnya, menyambangi obyek vital, perumahan, pertokoan dan kos-kosan.

" Sampaikan kepada masyarakat tetap antisipasi terhadap kasus 3C (Curat Curas dan Curanmor) untuk yang tinggal di kos tersebut baik pemilik dan yang tinggal untuk sepeda motor ditambahkan kunci ganda gembok dan memastikan kunci motor tidak tertinggal di motor ", ucap Kapolresta

Demikian juga balapan liar dan tindak kejahatan lainya agar masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran kita, tetap jaga kesehatan sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dari hasil pemantuan, semuanya berjalan dengan baik dan lancar serta situasi masih dalam keadaan aman dan terkendali, pungkasnya.

MN 

Polda NTB Musnahkan Hasil Pengungkapan Tindak Pidana Oleh Dit Resnarkoba & Dit Reskrimsus .

  


POLICEWATCH-MATARAM.

 Selama periode Mei - April 2023  Direktorat Reserse Narkoba (DitResnarkoba) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB telah berhasil mengungkap 21 Kasus Narkotika dan satu Kasus Pidana khusus yakni Pedagang Pakaian bekas import di wilayah hukum Polda NTB.

Dari 21 kasus Narkotika tersebut telah mengamankan 23 tersangka dengan jumlah barang bukti 1,6 Kg Brutto Narkotika jenis Sabu, serta 9,6 Kg narkotika jenis ganja. Sementara pada Kasus Yang diungkap oleh Ditreskrimsus telah mengamankan  1 (satu) tersangka dengan barang bukti 31 Karung Bendel Pakaian bekas yang telah terkemas.

Sesuai perintah UU bahwa pada Kasus Narkotika Seluruh barang bukti setelah disisihkan untuk kebutuhan proses hukum, sisa barang buktinya harus dimusnahkan, begitu pula dengan Kasus Perdagangan Pakaian bekas import, sisa barang bukti tersebut harus di musnahkan.

Keterangan itu disampaikan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK saat memimpin Konferensi pers Pemusnahan Barang Bukti hasil Pengungkapan Kasus oleh Dit Resnarkoba dan Ditreskrimsus Polda NTB yang diselenggarakan Polda NTB di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Senin (08/05/2023).

"Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti ini merupakan perintah UU dimana Barang Bukti tindak pidana Narkotika setelah disisihkan untuk keperluan proses hukum harus di musnahkan. Begitu pula dengan tindak pidana perdagangan Pakaian bekas import,"jelas Pria dengan sapaan akrab AAS itu.

Sementara menurut Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi S.IK., dalam kesempatan konferensi pers Senin sore menjelaskan 21 kasus Narkotika tersebut saat ini berkasnya dalam proses perampungan. Sementara sejumlah barang bukti seperti Narkotika, alat konsumsi, alat komunikasi, sepeda motor dan sejumlah uang tunai diamankan di Dit Resnarkoba Polda NTB.

"Jadi sesuai ketentuan maka barang bukti berupa Narkotika harus dimusnahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Sisa setelah dikurangi untuk kepentingan penyidikan sesaat lagi akan kita musnahkan bersama-sama,"tegas Deddy sapaan akrabnya

Begitu pula dengan Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Nasrun Pasaribu S.IK., pada konferensi pers tersebut dihadapan awak media menjelaskan bahwa ke 31 Karung Bendel Pakaian bekas yang diamankan pada pengungkapan tersebut akan dimusnahkan sesuai UU.

Hal ini lanjutnya, untuk menghindari penyalahgunaan Barang Bukti oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Ini sudah diatur dalam UU. Jadi seluruh barang bukti Pakaian bekas import yang disita kita akan musnahkan,"tutupnya.

Pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan tindak pidana tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pemusnahan, kemudian dilanjutkan acara pemusnahan yang dilakukan oleh para undangan atau saksi yang hadir diantaranya, Kabid Humas Polda NTB, DitResnarkoba Polda NTB, Dirreskrimsus Polda NTB, perwakilan Kejati NTB, Pengadilan Negeri Mataram, Beacukai, Disperindag, serta para tersangka dan Pengacara tersangka. 

"Nurman MP"


Polsek Ampenan Lakukan Evakuasi Cek TKP Penemuan Mayat Diduga Gantung Diri

 


POLICEWATCH-Mataram.

Telah terjadi penemuan mayat yang diduga gantung diri, dengan respon cepat Polsek Ampenan Polresta Mataram Polda NTB melakukan evakuasi pengecekan TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Jalan Saleh Sungkar Gang tengiri Lingkungan Telaga Mas Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Senin, (08/05/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Ampenan AKP Faisal Apriadi SH membenarkan peristiwa tersebut bahwa pada hari Senin 08  Mei 2023 sekitar pada pukul 17.30 wita yang diawali dari informasi masyarakat telah ditemukan seorang mayat laki-laki karena gantung diri.

Kemudian setelah mendengar informasi tersebut, KA SPK Polsek Ampenan bersama 3 personel piket fungsi dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi TKP bertempat di Jl. Saleh Sungkar Gang tengiri Lingkungan Telaga Mas Kelurahan Bintaro, kata Kapolsek 

Kapolsek menjelaskan menurut keterangan saksi F, Perempuan, 37 tahun, alamat Tanjung Karang yang merupakan adik korban sekitar pukul. 17.30 wita,  saksi datang ke TKP untuk.mengantar anaknya mengaji.

Selanjutnya sekitar 17.30 wita setelah selesai sholat saksi duduk diteras rumah bersama orang tuannya dan saudara tiba - tiba saksi  bersama beberapa keluarga mencium bau bangkai, setelah  mengetahui hal tersebut ibu saksi menyuruh saksi untuk mengecek kakaknya karena  beberapa hari ini tidak keluar rumah, terang AKP Faisal 

Oleh karena itu saksi F langsung menggedor pintu rumah korban karena tidak direspon saksi mencoba membuka pintu yang kebetulan tidak terkunci setelah pintu terbuka saksi mengecek ke dalam kamar namun tidak ada.

Kemudian saksi mengecek ke dapur dan ternyata saksi melihat korban duduk dilantai dengan posisi setengah jongkok dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan badan sudah menghitam serta mulut mengeluarkan cairan disekitar wajah, karena merasa kaget saksi langsung keluar  meminta bantuan kepada keluarga disekitar TKP, jelas AKP Faisal

Korban yang diketahui berinisial MK, Laki-Laki, 43 tahun, Bintaro, Ampenan yang bekerja sehari sebagai buruh harian lepas kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Mataram untuk proses penyelidikan lebih lanjut, pungkasnya.

MN 

BUPATI H. KADER JAELANI LETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG SPKT POLRES DOMPU, IWAN HIDAYAT BANGGA

 


Policewatch-Dompu.

Pemerintah Kabupaten Dompu, dalam hal ini Bupati Dompu, H. Kader Jaelani bersama sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan dalam agenda Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu tiba di Markas Komando (Mako) Polres Dompu, Senin (8/5/2023) sekira pukul 08.30 Wita. 

Iring-iringan kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Dompu ini, disambut ‘86’ seluruh Jajaran Polres Dompu yang dinahkodai Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Iwan Hidayat S.I.K didampingi seluruh Pejabat Utama (PJU) lingkup Polres. 

Sejumlah pejabat teras yang turut membersamai kedatangan Bupati di acara monumental ini antara lain Ketua DPRD Dompu, Andi Bahtiar, Sekda Dompu, Gatot Gunawan P. Putra, didampingi asisten lingkup Pemkab Dompu. 

Dalam pelaksanaannya, Jajaran Polres Dompu terlebih dahulu menggelar Apel Penghormatan sebelum masuk ke agenda utama yakni Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SPKT yang kini memilik nama baru, “Rastra Sewa Kottama” yang berarti Abdi Utama daripada Negara. 

Mengawali amanahnya, Bupati menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi atas pengabdian dan dedikasi Aparat Kepolisian Resort Dompu dalam melayani atensi, aspirasi serta presisi yang diwujudkan sejauh ini.

“Pembangunan Gedung SPKT ini merupakan salah satu pembangunan prioritas sekaligus wujud dukungan Pemerintah Daerah atas keberhasilan jajaran Polres yang berhasil menekan gangguan serta mewujudkan Sitkamtibmas di Kabupaten Dompu,” papar H. Kader Jaelani.

Dengan demikian, lanjut Bupati, ke depan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Institusi Kepolisian dalam hal ini Polres Dompu diharapkan terus terbina serta bersinergi dapat ditingkatkan secara optimal. 

“Harapannya, apa yang menjadi realisasi pembangunan di Kabupaten Dompu seperti yang tertuang dalam RPJMD dapat mendorong terwujudnya Dompu Mashur,” imbuhnya. 

 Sementara itu, Kapolres Dompu dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas segala bentuk bantuan dan dukungan Pemerintah Daerah Dompu, sehingga Pembangunan Gedung Utama SPKT Polres Dompu akhirnya dapat terealisasi. 

“Jika dibandingkan dengan Kabupaten Kota lain, ini merupakan bantuan paling besar dari Pemerintah Daerah untuk Polres di NTB, nilainya fantastis,” tutur mantan Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulawesi Barat ini dengan penuh bangga.

Ke depannya,lanjutnya ia menegaskan dengan adanya sinergisitas serta kolaborasi antara Pemda dengan Polres yang baik seperti ini diharapkan mampu memacu efektifitas, kapasitas serta probabilitas kinerja Aparat khususnya di Lingkup Polres Dompu. 

“Berharap ini merupakan bentuk stimulus agar aparat dapat maksimal dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Dompu,” pungkas Pamen yang diangkat sebagai Kapolres Dompu pada November 2021 lalu ini.

MN 

Polresta Mataram Berikan Pembekalan Pemolisian Masyarakat Kepada Polisi Lingkungan

 


POLICEWATCH-Mataram 

Sebanyak 668 personel Polisi Lingkungan Polresta Mataram akan menjalankan Strategi Polmas (Pemolisian Masyarakat) dalam rangka memaksimalkan pelayanan Kepolisian, Polresta Mataram Polda NTB memberikan pembekalan di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram. Senin, (08/05/2023)

Hadir Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH bersama Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK, pejabat utama Polresta Mataram, para Kapolsek jajaran dan 150 personel Polisi Lingkungan perwakilan.

Dalam arahannya Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH mengatakan bahwa  Polmas (Pemolisian Masyarakat) adalah suatu kegiatan untuk mengajak masyarakat melalui kemitraan anggota Polri dan masyarakat, sehingga mampu mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan serta menemukan pemecahan masalahnya.

Salah satu aturan mengenai Polmas tertuang dalam Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Polri sebagai tugas pokok tertuang pada pasal 13 Harkamtibmas, Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat, kata Kapolresta 

Kapolresta menjelaskan ada tiga pilar yang terlibat dalam pelaksanaan Polmas, yaitu unsur Polri, pemerintah dan masyarakat, jadi rekan-rekan segera memperkenalkan diri kepada Kepala Lingkungan, Kepala Dusun dan Masyarakat binaanya bahwa saya Polisi Lingkungan dengan meninggalkan no. Telp masing-masing untuk mempermudah komunikasi, terangnya 

Bangun kemitraan dengan masyarakat yang baik dan menyelesaikan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat lokal serta peka situasi menyerap informasi sebagai Intel dasar, tandasnya

Kapolresta juga berharap kepada personel yang ditunjuk sebagai Polisi Lingkungan mampu mengidentifikasi dan mendokumentasi data masyarakat dan kegiatannya yang berkaitan dengan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan harapan Polisi Lingkungan dapat mewujudkan kemitraan Polri dengan masyarakat lebih baik lagi dan  meningkatkan kesadaran hukum dan kepedulian masyarakat atau komunitas terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungannya, tutupnya.

MN 

Polresta Mataram Gelar Launching Polisi Lingkungan Dalam Rangka Maksimalkan Pelayanan Kepolisian.

 


POLICEWATCH-Mataram Menindak lanjuti Program Kapolri Presisi Quick Wins Presisi Tw II Tahun 2023, Polresta Mataram Polda NTB menggelar launching Polisi Lingkungan sebagai ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah hukumnya.

Launching tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH dihadiri oleh Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SH SIK, pejabat utama Polresta Mataram, para Kapolsek jajaran dan 668 personel yang ditunjuk untuk menjadi Polisi Lingkungan bertempat di Mapolresta Mataram. Senin, (08/05/2023)

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini untuk menindak lanjuti  Program Kapolri Presisi Quick Wins Presisi Tw II Tahun 2023 yakni Polisi RW.

Namun karena di wilayah hukum Polresta Mataram tidak ada RW kita membentuk Polisi Lingkungan dan kita penuhi 100 persen atau 6 (enam) Kecamatan Kota Mataram serta sisanya untuk Kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, kata Kapolresta 

Hampir seluruhnya dari 900 personel sebanyak 668 personel berdasarkan tertuang dalam Surat Perintah Nomor : Sprin / 716 / IV / KEP../2023 tertanggal 12 April 2023 untuk ditunjuk sebagai Polisi Lingkungan di wilayah penugasan masing-masing mulai tanggal 6 April hingga 6 Juli 2023 serta Kasat Binmas selaku Koordinator, jelasnya

Disamping tugas pokok rekan-rekan sesuai Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Polri pasal 13 Harkamtibmas, Penegakan Hukum, Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat.

Kapolresta juga menekankan setelah ini para Kapolsek untuk memberikan arahan kepada Bhabinkamtibmas untuk juga menjadi koordinator di wilayah binaanya dalam pemecahan permaslahan bersama Polisi Lingkungan. 

Selesai langsung dalam Minggu ini untuk segera memperkenalkan diri ke Kaling, Kadus bahwa saya Polisi Lingkungan dengan meninggalkan no. Telp masingmasing, tegasnya

Selanjutnya mendatakan berbagai macam persoalan dan beberapa hal untuk bisa membantu pelayanan Kepolisian seperti Konsultasi Hukum, Problem Solving, Polmas, (Perpolisian Masyarakat) maupun bentuk pelayanan Kepolisian, kita bersama-sama belajar kembali fungsi Kepolisian, ungkapnya 

Kapolresta juga berharap ini seperti Restoratif Justice versi mini komunikasi dengan lingkungan anda semakin sering semakin bagus, peningkatan kepercayaan publik semakin baik.

Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, semoga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin baik, selamat bertugas dan kedeoan untuk mempersiapkan menghadapi tahun politik tahun 2024, selamat bertugas di lingkungan binaanya masing-masing, tutupnya.

MN 

Ribuan Jama'ah Akan MembanjiriTabligh Akbar & Halal Bi Halal Ponpes NWDI Darul Falah


Policewatch-lombok Tengah.

Berhubung Masih dalam situasi bulan Syawal 1444 H. pengurus Yayasan Ponpes Darul Falah NWDI Lendang Batah bersama masyarakat dusun lendang batah akan mengadakan kegiatan Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal.

Acara  Tabligh Akbar dan Halal Bihalal  akan di selenggarakan pada tanggal 17 Mei 2023 mendatang,di Ponpes Darul Falah NWDI Lendang Batah Dusun Lendang Batah Desa Mekar Damai Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam acara tabligh Akbar dan Halal Bihalal tersebut akan dihadiri oleh mantan Gubenur Nusa Tenggara Barat atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainul Majdi, MA dan para tamu undangan serta semua lapisan masyarakat.

Menurut "Muzaffar Zuhri, S.PdI  selaku Ketua Panitia menyampaikan kepada peserta rapat, yang perlu diatensi bersama adalah, dalam kegiatan nanti,harus  dibentuk seksi seksi yang akan menangani seperti kemanan,perlengkapan, kehumasan terutama pendanaan,itu semua nantinya akan mengorganisir segala sesuatu yang perlu di persiapkan,paparnya.

Ditempat yang sama,Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah NWDI Lendang Batah Drs. H. Yaltaki, M.Pd, juga berpesan  dalam acara Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal saya minta panitia dan pengurus saling berkomunikasi tentang hal hal yang sudah disepakati, sehingga dalam pelaksanan nantinya bisa berjalan lancar dan aman himbaunya.

Ia menambahkan yang perlu diperhatikan bersama adalah,harus  memberikan kenyamanan jama'ah yang akan menghadiri pengajian Tabligh Akbar nantinya, karena ribuan warga Insyaallah akan membanjiri pengajian tersebut ungkapnya.

Saya berharap semua panitia yang bertugas,agar bisa bekerja maximal,dan mulai saat ini, agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan mengaktifkan seksi seksi yang sudah kita  bentuk,  dan semua petugas harus saling mengisi dan saling mengevaluasi, jelasnya.

Untuk seksi keamanan, agar menjalin kordinasi dengan Polmas dan BKD, selanjutny untuk Humas agar segera mulai menyiapkan surat undangan, dan yang lainnya, begitu pula seksi yang lain, himbaunya.

Dan perlu diingat, bahwa pada hari  itu, di lapangan Ponpes Darul Falah NWDI yang kita bina ,akan menjadi hari yang sangat  bersejarah,dan kita harus bangga dengan acara kita ini,tutupnya

‘ojik’

Polsek Selaparang Olah TKP Pencuri HP Terekam CCTV Di Rembiga

 


POLICEWATCH-Mataram.

Pencurian handphone kembali terjadi pada hari Minggu, 07 Mei 2023 sekitar pukul 10.42 WITA bertempat di Jalan Dr. Wahidin Lingkungan Rembiga Kelurahan Rembiga Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. 

Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV, kejadian pencurian tersebut pelaku seorang diri berjenis kelamin laki-laki berpakaian hitam terlihat tengah menghampiri sebuah kendaraan bermotor korban dan mengambil sebuah barang di dasbor.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Selaparang Iptu I Putu Sastrawan SH membenarkan peristiwa tersebut setelah korban melaporkan pawas dan KA SPK bersama piket Reskrim langsung melakukan pengecekan TKP (Tempat Kejadian Perkara). Minggu, (07/05/2023)

"Sudah kita tindak lanjuti dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut ", kata Kapolsek

Untuk pelapor atas nama M.Ilhamudin S, 33 tahun, Pringgabaya, TKP  bertempat di parkiran toko buah Indobuah di jalan Dr.Wahidin, Lingkungan. Rembiga pada Minggu, 7 Mei 2023 sekitar pukul 10.42 Wita, terangnya 

Adapun untuk barang yang hilang 1 unit HP Samsung galaxy A03S warna Black dan barang kain yang dirusak tidak ada.

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menaruh barang-barang berharga di kendaraan bermotor, atau di tempat-tempat yang kurang pengawasan.

Menurut keterangan korban meletakan 1 unit HP merek Samsung di dasbor depan SPM sebelah kanan, kemudian hendak membeli buah, dan sadar bahwa HP berada di dasbor SPM kemudian saat embali ,dan sudah tidak mendapatkan HP berada di dasbor SPM .sehingga krorban mengalami kerugian Rp.2.000.000 (dua  juta rupiah), pungkasnya.

MN 

Tinjau 91 Command Center, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN


POLICEWATCH-Nusa Tenggara Timur.

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, meninjau langsung 91 Command Center untuk memastikan kesiapan personel serta peralatan terkait pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, pengecekan itu dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta peralatan baik Body Worm Camera, Handy Talky (HT) hingga alat komunikasi lainnya yang terhubung dengan 91 Command Center terkait proses pengamanan KTT ASEAN. 

"Semuanya kita sambungkan dengan Command Center. Sehingga pergerakan anggota di lapangan sekaligus juga kegiatan yang ada di lokasi, dimana anggota berada tersebut, bisa kita monitor sekaligus kita laksanakan pengecekan. Supaya kita bisa tahu terkait dengan hal-hal yang harus dievaluasi," kata Sigit usai meninjau 91 Command Center di Labuan Bajo, NTT, Minggu, 7 Mei 2023.

Sigit menyatakan, dari peninjauan bersama Panglima TNI tersebut, seluruh personel TNI-Polri sudah melakukan evaluasi terkait dengan kendala-kendala yang ditemukan. Sehingga, pelaksaan Main Event KTT ASEAN pada tanggal 9-11 Mei, dari segi pengamanannya dapat berjalan optimal dan lancar. 

"Mudah-mudahan dengan konsep operasi dan sistem kendali serta monitoring yang bisa kita pantau memudahkan proses pengamanan yang akan berjalan nanti," ujar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit menyebut, dengan terus melakukan pemantauan serta pemantapan pengamanan, nantinya penyelenggaraan KTT ASEAN dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai, baik mulai dari kedatangan delegasi, lokasi penginapan hingga tempat utama berlangsungnya kegiatan tersebut. 

"Kami bersama dengan Bapak Panglima sudah mengatur bagaimana proses untuk melakukan pengawalan dari mulai ketibaan di bandara sampai dengan di akomodasi hotel mereka. Kemudian pergerakan dari akomodasi ke venue utama semuanya. Tentunya sudah kita siapkan," ucap Sigit.

Dari segi pengawalan, Sigit menuturkan bahwa, petugas keamanan nantinya akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah tempat selama pelaksanaan KTT ASEAN. 

Menurut Sigit, pengaturan lalu lintas itu harus dilakukan untuk menghindari terjadinya crowded. Mengingat, wilayah Labuan Bajo terdapat beberapa ruas jalan yang tidak terlalu lebar. Sehingga, kebijakan rekayasa diterapkan guna bisa terkelola dengan baik. 

"Tentunya ada kondisi jalan yang memang kecil. Sehingga mau tidak mau, kita harus lakukan pengaturan rekayasa. Karena memang ini akan menimbulkan crowded apabila, tidak kita atur," tutur Sigit.

Sebab itu, Sigit tak lelah, kembali mensosialisasikan tentang adanya kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut kepada masyarakat. Ia pun menginstruksikan kepada jajarannya terus menyampaikan komunikasi publik yang baik terkait dengan hal tersebut, demi kelancaran pelaksanaan KTT ASEAN serta masyarakat sendiri. 

"Tentunya ada masyarakat mungkin akan terganggu. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya selalu menyampaikan komunikasi publik yang baik. Sehingga masyarakat terinformasi. Walaupun terganggu, namun masyarakat tetap mendukung seluruh kegiatan KTT ASEAN. Karena ini juga tentunya menimbulkan Multiplier Effect yang positif untuk masyarakat Labuan Bajo," kata Sigit. 

Disisi lain, Sigit menjelaskan, dengan terpilihnya Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan KTT ASEAN, hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun Negara Indonesia. Apalagi, tema yang diusung dalam penyelenggaraan tersebut adalah, Epicentrum of Growth. 

"Jadi bagaimana pertumbuhan itu bisa muncul dan terus bertumbuh di kawasan ASEAN tentunya, utamanya bagi Labuan Bajo sendiri yang saat ini menjadi destinasi wisata. Karena itu walaupun mungkin di dalam pelaksanaannya ada masyarakat yang terganggu atau kurang nyaman, kita harapkan semuanya bisa support, memaklumi bahkan mendukung," papar Sigit. 

"Dan saya juga mendapat informasi dari Pak Kapolda ada persatuan masyarakat Manggarai kurang lebih jumlahnya 100, mereka ikut terlibat dalam hal kegiatan pengamanan di venue yang ada. Tentunya ini merupakan bentuk dukungan positif dari masyarakat terhadap rangkaian penyelenggaraan KTT ASEAN dan juga pengamanan KTT," tambah Sigit menegaskan. 

Kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan bahwa, masyarakat Labuan Bajo khususnya harus bangga lantaran KTT ASEAN dilaksanakan di wilayah tersebut. 

Menurutnya, hal itu merupakan ukiran sejarah baru khususnya bagi Negara Indonesia. Sebab itu, Yudo berharap, semua unsur lapisan masyarakat khususnya di Labuan Bajo, dapat mendukung seluruh proses rangkaian KTT ASEAN, agar berjalan aman, lancar dan damai. 

"Masyarakat tentunya juga harus bangga karena di Labuan Bajo, dilaksanakan KTT, ini merupakan sejarah baru, mengukir sejarah baru. Dan tentunya kalau ada hambatan sedikit tentang jalan-jalan ditutup ini tentunya mohon dimaklumi dan ini tidak ditutup selamanya. Artinya begitu rangkaian selesai silahkan masyarakat bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa. Harapannya tadi, karena memang jalannya sempit, ini mohon maaf tentunya supaya kegiatan ini dapat lancar. Saya ingin keterlibatan masyarakat, tokoh pemuda, agama dan adat, semuanya mendukung kegiatan ini. Karena semuanya demi Indonesia dan demi masyarakat Labuan Bajo," tutup Yudo..

MN 

Kedatangan Cagub Sumsel Heri Amalindo Akan disambut Meriah Seni Tradisional Reog Ponorogo di Trans Unit 2 Cempaka Wangi Merapi Timur

 



POLICEWATCH, NEWS - SUMSEL -LAHAT - Persiapan kedatangan Cagub Sumsel Heri Amalindo warga Trans Unit 2, Desa Cempaka Wangi dan Lematang Jaya terus berbenah seperti dijelaskan oleh Kades Cempaka wangi Satio, warga melakukan gotong royong membersihkan lapangan sepak bola, agar rumput rapih dan bersih, sehingga masyarakat yang akan hadir menyambut kedatangan Cagub Sumsel Heri Amalindo lebih nyaman sambil disuguhi kesenian tradisional reog Ponorogo alias jaranan yang akan ditonton ribuan masyarakat dari berbagai desa, bahkan dari kecamatan lain, ujar " Kades Satio

Acara ini digelar pada sabtu tanggal 13 Mei 2023 dengan thema acara " Idul fitri bersama Heri Amalindo dengan Pujasuma Merapi Area, dan insyaallah 13 kadea Merapi Timur akan diundang untuk hadir bisa langsung bertatap muka dengan beliau suasana masih bertebaran, salin maaf memaafkan, 

Kehadiran Heri Amalindo akan disambut  kesenian tradisional budaya Jawa " Jaranan " ada pertunjukan barongan, kesenian Jawa Timur Reog Ponorogo, 


Hal ini disampaikan oleh Surya selaku pengurus kesenian jaranan kami akan menyatakan kedatangan Cagub Heri Amalindo pada sabtu tanggal 13 Mei 2023 

Pagelaran seni budaya Jawa Timur ini menyambut kedatangan Cagub Sumsel Heri Amalindo, di lapangan terbuka di Desa Cempaka Wangi ujar " Surya didampingi Kades Lematang Jaya Sunarto selaku penasehat di kesenian jaranan yang sudah keliling mendapat job, dan kesenian ini, pernah ikut festival yang diadakan PTBA, di tanjung Enim, berbagai prestasi ia sabet dalam festival budaya kesenian Reog Ponorogo alias jaranan yang berbau mistik, ungkapnya

Kades Cempaka Wangi Satio saat dikonfirmasi wartawan minggu (7/5) membenarkan bahwa bapak Heri Amalindo akan bersilaturahmi dengan pujasuma di 2 Desa Cempaka wangi dan Lematang Jaya, ribuan warga akan " tumplek blek " menyambut kedatangan Cagub Sumsel Heri Amalindo, yang dimeriahkan kesenian tradisional " Jaranan " nantinya saya minta kepada Bpk Heri Amalindo untuk melestarikan budaya Jawa Timur ini apabila beliau terpilih sebagai Gubernur Sumatera Selatan, ujarnya

Senada juga disampaikan bambang MD tokoh pujasuma di Merapi Area,apabila bapak Heri Amalindo terpilih gubernur Sumatera Selatan, agar kesenian tradisional seperti wayang kulit, Reog Ponorogo, kuda kepang untuk tetap dilestarikan keragaman budaya Jawa yang ada di Sumatera Selatan, 

Karena kemajuan jaman melinial, yang hampir terpinggirkan, patut kita lestarikan warisan dari nenek moyang, yang hampir termakan jaman ucap " Bambang MD

" Harapan masyarakat  Jawa keturunan di Merapi area semoga bapak Heri Amalindo memberikan mendukung untuk dapat melestarikan dan apresiasi kesenian tradisional seperti " wayang kulit, Reog Ponorogo, kuda lumping, dan Wayang Golek, tarian tradisional jawa, melalui Dinas Pariwisata Sumsel apabila pak Heri Amalindo terpilih Gubernur Sumatera Selatan pada pilgub 2024 mendatang. 

Kami hanya bisa memberikan doa dan dukungan pak Heri Amalindo terpilih tambah " Ustadz Toba tokoh madura jebolan pondok pesantren Gontor Jawa Timur, (Surya Kencana )

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bersinergi Bantu Petugas Kelurahan Penyempurnaan DPS di Wilayah Hukumnya

 



POLICEWATCH-Mataram.

 Bhabinkamtibmas yang berada di setiap kelurahan diharapkan bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing melalui Pemerintahan ditingkat Kelurahan dalam membantu Komisi Pemilihan Umum untuk mempersiapkan data Pemilih sementara yang ada di masing-masing Kelurahan.

Hal ini disampaikan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH saat di wawancarai media ini, Jum'at (05/05/2023) di Mapolresta Mataram.

Lebih lanjut Pria yang kerap disapa Mustofa oleh kalangan wartawan ini mengatakan bahwa untuk menyempurnakan pendaftaran pemilih yang dilakukan di masing-masing kelurahan/Desa pihaknya telah memerintahkan personel Bhabinkamtibmas untuk turut serta membantu petugas KPU dalam menyempurnakan data warga Pemilih sementara.

Beberapa Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama aparat Desa / Kelurahan telah merampungkan data dengan ditandai mengikuti Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilihan Sementara (DPS) hasil perbaikan.

Ia menceritakan beberapa Bhabinkamtibmas bersama Babinsa yang yang telah melakukan rapat pleno hasil perbaikan yakni, Bhabinkamtibmas Desa Ranjok, Kecamatan Gunungsari, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur Kecamatan Mataram, Bhabinkamtibmas Desa Keru, Kecamatan Narmada, Bhabinkamtibmas Desa Lambuak, Kecamatan Narmada, dan Bhabinkamtibmas Jempong baru, Kecamatan Mataram.

"Seluruh bhabinkamtibmas akan bekerja bersama-sama dengan keluhan atau desa untuk melakukan pendataan tersebut,"jelasnya.

Disamping Keikutsertaan personel polisi melalui Bhabinkamtibmas / Babinsa dalam memperoleh Data secara lengkap, juga tugas utamanya menjaga Kamtibmas di wilayah hukumnya tetap harus dijalankan dengan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat..

MN 

Jelang KTT ASEAN, Kapolres Bima Kota Pantau Kesigapan Personil TNI-Polri Berjaga di Wilayah Penyangga Pelabuhan Sape

 


Policewatch-Kota Bima.

 Jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang ke 42 yang akan berlangsung di Labuan Bajo NTT, pengamanan di sejumlah wilayah, baik di Labuan Bajo pun di sekitar wilayah penyangga, terus diintensifkan.

Sebagai wilayah penyangga yang berbatasan langsung dengan Labuan Bajo NTT, wilayah hukum Polres Bima Kota terutama di kawasan Pelabuhan Sape, menjadi fokus utama pengamanan, sinergitas TNI-Polri.

Guna memastikan situasi dan kondisi di sekitar perairan Sape dalam kondisi aman dan kondusif, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, Minggu (7/5/2023) pagi ini, turun memantau langsung kesiapan dan kesigapan para personil gabungan yang terdiri dari personil Makodim 1608/Bima, Personil Yon C Pelopor Satbrimobda Polda NTB dan personil Polres Bima Kota.

Selain memimpin apel pagi di Mako Polsek Sape, AKBP Rohadi pun langsung menuju Pos Satgas Penyangga yang berada di kawasan Pelabuhan Sape.

Kapolres Bima Kota saat memantau situasi di wilayah perairan Sape, terutama di Pelabuhan Sape dan pelabuhan rakyat lainnya, didampingi Kapolsek Sape, Kompol Muslih, Camat Sape M Akbar, Danramil Sape Lettu CHB Iwan Susanto, Kasat Intelkam AKP Made Wikerta Yasa dan sejumlah lainnya.

Pada para personil jaga baik di Mako Polsek Sape, di Pospol Kawasan Pelabuhan Sape dan personil gabungan TNI-Polri, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, mewanti dan menegaskan, agar senantiasa berjaga sesuai SOP yang diterapkan.

Tidak itu saja, pejabat nomor satu di Mako Polres Bima Kota itu, mengingatkan pada seluruh personil gabungan agar selalu waspada dan memastikan situasi selalu terjaga dan selalu kondusif.

MN