Bali dan NTB Sukses Melaju ke Zona Indonesia Timur, Kapolda NTB : Jaga Kesehatan dan Kekompakan


Policewatch-Mataram.

Sukses menjadi Runner-up dalam zona Grop 8 tim Volleyball NTB berhak maju pada babak 16 besar Turnamen Volleyball Kapolri Cup 2023 dalam rangka Hari Bhayangkara ke 77 yang dilaksanakan Mabes Polri.

NTB bersama 3 daerah lainnya di Zona grop 8 yaitu Bali ,Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan telah melaksanakan pertandingan pada 4 - 9 Agustus 2023 lalu di Bali dengan Hasil Bali sebagai juara Group sedangkan NTB sebagai Runner-up. Dua daerah ini akan mewakili Zona grop 8 berkompetisi di zona Group Indonesia timur yang akan berlangsung di Gresik Jawa Timur 13 Agustus mendatang.

"Saya merasa sangat bangga NTB lolos ke babak selanjutnya dalam turnamen ini, hal ini merupakan hasil perjuangan dan kerja keras para atlit, pelatih serta seluruh sponsor,"ungkap Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto saat menerima rombongan Tim Volleyball Putra/i NTB di Tribun Bhara Daksa, Jum'at (11/08/2023)

Pada kesempatan itu Kapolda menyampaikan beberapa pesan agar seluruh atlit dapat menjaga Kesehatan, Kekompakan sehingga pada pertandingan babak selanjutnya mendapatkan hasil sesuai yang kita harapkan.

"Tidak ada yang sempurna di Dunia ini, oleh karena itu apapun kekurangan dan kelebihan yang ada pada kita harus dapat disadari. Oleh karenanya Kesehatan untuk dapat menjalani ini dengan bahagia serta kekompakan yang tertanam maka akan menjadi salah satu pemberi semangat untuk menang dalam perjuangan nantinya,"ungkap Kapolda.

Jadikan tim seperti keluarga sehingga  pada kesempatan apapun keluhan akan muncul  dengan sendirinya, karena dengan demikian apa yang sedang terjadi dalam diri atlit cepat diketahui dan segera bisa di perbaiki.

Ia berharap jalan yang lebih baik lagi akan terpampang didepan mata,semoga  sehat dan bahagia selalu berada dalam hati para atlit sebagai motivasi untuk berjuang demi nama baik tim dan daerah.

"Semoga para atlit dapat meraih apa yang menjadi target pribadi yang telah terniat dan tertanam dalam diri masing-masing atlit sebelumnya. Sukses Selalu, Selamat Bertanding, Semoga para atlit dapat mengharumkan nama NTB di tingkat nasional,"tutup Kapolda NTB.

Mn


Sat Resnarkoba Polres Loteng Tangkap satu Terduga Tindak Pidana Narkotika


Policewatch- Lombok Tengah.

Satres Narkoba Polres Lombok Tengah tangkap satu terduga pelaku tindak pidana Narkotika jenis sabu pada hari Jum'at,  12 Agustus 2023.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kasat Res Narkoba IPTU Derpin Hutabarat, SH, M.Hum mengatakan bahwa penangkapan terhadap terduga pelaku di Dusun Mong II Desa Kuta Kecamatan Pujut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP tersebut sering digunakan untuk transaksi jual beli narkotika Gol.I  bukan tanaman jenis sabu. 

Adapun identitas terduga pelaku dengan inisial, DD, laki-laki, Islam, Umur 25 Tahun Alamat : Dusun Mong II Desa Kuta Kecamatan  Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Dari hasil penggeledahan terhadap badan dan sekitar TKP berhasil diamankan barang bukti berupa :

2 (dua) buah klip transparan yang berisikan kristal bening diduga Narkotika golongan I bukan jenis tanaman,

- 5 (lima) poket transparan yang berisikan kristal bening diduga Narkotika golongan l bukan jenis tanaman.

- 19 (sembilan belas) buah poket kosong

- 2 (dua) bendel klip kosong transparan

-  1 (satu) buah rangkean alat isap

- 1 (satu) buah korek api gas

- 1 (satu) buah sekop pelastik

- 1 (satu) unit HP warna hitam OPPO

- 1 (satu) buah dompet warna hitam

- (satu) buah box warna coklat

Uang sejumlah Rp:300,000 (tiga ratus ribu tupiah)

Berat kotor (BRUTO) Narkotika jenis shabu : 3,30 gram.

Selanjutnya terduga pelaku tindak pidana Narkotika dan barang bukti telah diamankan di Satres Narkoba Polres Lombok Tengah guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Mn

Tim Gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta dan Gegana Satbrimobda NTB Sterilisasi Sirkuit Mandalika



Policewatch-Lombok Tengah.

Anggota Unit Polsatwa Ditsamapta Polda NTB bersama Tim Gegana Satbrimobda NTB melaksanakan kegiatan "Sterilisasi Event FIM Asia Road Racing Championship Tahun 2023 Dengan Menggunakan Satwa K-9" yang dipimpin Kanit Satwa IPDA I Made Triana Dit Samapta.

Direktur Samapta Polda NTB Kombes Pol. Frido Situmorang, S.H, S.I.K saat dikonfirmasi oleh media, menyampaikan bahwa gabungan personel Unit Polsatwa Ditsamapta Polda NTB bersama dengan Tim Gegana Satbrimob Polda NTB benar melaksanakan kegiatan sterilisasi di Paddock dan Tribun Stand A Sirkuit Mandalika, Sabtu (12/8/23).

Dijelaskan Frido, Timnya mengerahkan Polisi K-9 menggunakan 2 satwa anjing K-9 Khusus Handak (Bahan Peledak) atas nama Bonny dan Feia bahwa Pasukan Anjing K-9, kedua Satwa tersebut selain digunakan sebagai pelacak kriminal, bantuan SAR, pengurai massa pada demo dan pelacak Narkotika, Satwa K-9 bisa digunakan sebagai pelacak handak (Bahan Peledak) pada event-event Internasional maupun Nasional, pungkasnya.

Kita saling kerja sama dengan Satuan Gegana Satbrimobda Polda NTB untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar Event FIM Asia Road Racing Championship Tahun 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Ungkap Frido.

"Kami berharap dengan melaksanakan sterilisasi menggunakan satwa K-9 ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap penonton, pembalap dan  penyelenggara event tersebut sehingga kedepannya Sirkuit Mandalika tetap digunakan untuk ajang balap baik Nasional, Asia dan Internasional." Tutup Frido.

Mn

Polres Lombok Barat Ungkap Dua Kasus Perdagangan Orang


POLICEWATCH-LOMBOK BARAT.

Polres Lombok Barat berhasil mengungkap dua kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukumnya. Dua terduga kasus TPPO tersebut berhasil diamankan polisi beserta sejumlah barang bukti.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., Jumat (11/8/2023) pukul 10.15 Wita, saat konferensi pers menjelaskan jika kedua kasus TPPO yang berhasil diungkap, melibatkan dua orang dengan inisial SA dan WI yang keduanya berasal dari Lombok Barat. Menurut Kapolres, barang bukti yang berhasil disita dalam kasus ini antara lain paspor korban, tiket bus, dan boarding pass yang menuju luar negeri.

"Dalam kasus ini, kami berhasil mengamankan bukti-bukti yang kuat untuk mendukung penanganan hukum terhadap para pelaku. Keduanya telah terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau PPMI," jelasnya.

Lebih lanjut Kapolres Lombok Barat menjelaskan kronologi pengungkapan kedua kasus tersebut, dimana Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Barat telah melakukan penyelidikan yang intensif, sebelum akhirnya menangkap dua terduga kasus TPPO itu.

Turut hadir mendampingi Kapolres dalam konferensi pers tersebut sejumlah pejabat penting lingkup Polres Lombok Barat, antara lain Wakapolres Lombok Barat Kompol. Taufik, S.I.P., Kasat Reskrim AKP I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K. dan Kasi Humas IPTU I Gede Gumiarsana.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTB Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., melalui siaran persnya mengapresiasi upaya yang dilakukan Polres Lombok Barat, dalam mengungkap kasus TPPO. Menurutnya, pengungkapan kasus TPPO itu menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan, terutama yang melibatkan perdagangan orang.

"Pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa aparat kepolisian terus berupaya keras, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum dengan adil dan tegas. Kasus TPPO ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, akan pentingnya waspada terhadap ancaman perdagangan orang yang dapat merugikan banyak pihak," ujarnya.

Mn

Rannya Agustyra Kristiono, Harapan dan Inspirasi Baru Milenial Bumi Gora


 

POLICEWATCH-MATARAM.

Mewarisi visi politik sang ayah, Rannya Agustyra Kristiono menghadirkan harapan dan inspirasi baru bagi warga Pulau Lombok. Rannya adalah generasi milenial. Tapi visi, komitmen, dan kualitasnya, bisa mewujudkan harapan di usianya saat ini. Pada Rannya, 2,1 juta generasi milenial Bumi Gora, layak menambatkan harapan di masa yg akan datang. 

Rannya sudah membulatkan tekad. Dara cantik jebolan Brunnel University London, Inggris, ini, siap meneruskan kiprah ayahandanya, Almarhum H Bambang Kristiono, SE (HBK), untuk berkhidmat melayani masyarakat NTB khususnya Pulau Lombok.

”Bismillah. Saya mewakafkan diri untuk ikut menjadi bagian di Pileg DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok. Ini bentuk dedikasi saya kepada perjuangan yang telah dilakukan Ayah saya, kepada masyarakat Pulau Lombok,” ucap Rannya dengan teguh, Jumat 11 Agustus 2023.

Dibimbing dan dididik langsung oleh ayahandanya, telah membuat Rannya menjadi pribadi yang matang dan kuat. Ia mewarisi visi politik ayahnya yang merupakan salah satu tokoh sentral di DPP Partai Gerindra. Tak mengherankan, jika Rannya tumbuh menjadi politisi milenial dengan visi segar dan komitmen besar untuk melayani masyarakat.

”Apa yang telah dimulai dan dilakukan oleh Ayah saya, tidak boleh berhenti karena alasan apa pun,” tandasnya.

Rannya hadir mewakili perspektif yang berbeda dan lebih inklusif dalam dunia perpolitikan Bumi Gora. Sebagai generasi milenial yang tumbuh dalam era teknologi dan informasi, Rannya adalah potret figur muda yang lebih terbuka terhadap perbedaan. Ia begitu progresif dalam pandangan sosial, sebuah hal yang amat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi masyarakat yang lebih inklusif dan adil di Bumi Gora.


Rannya memang ingin berbuat lebih bagi kepentingan generasi milenial di Pulau Seribu Masjid. Seiring bonus demografi yang kini melanda Indonesia, jumlah generasi milenial di NTB memang begitu dominan. Berdasarkan data KPU NTB, dalam Pemilu tahun 2024 nanti, jumlah pemilih yang masuk kategori generasi milenial akan mencapai 2,1 juta. Dan itu setara dengan 54 persen total pemilih di NTB. Banyak pihak meyakini, keberadaan para generasi milenial yang dominan ini, akan mampu memengaruhi hasil pemilihan dan keputusan politik dengan cara yang signifikan.

Sebagai generasi milenial, Rannya akan melakukan yg terbaik Dan tahu apa yang dibutuhkan oleh mereka. Rannya juga tahu bagaimana memperjuangkan dan mewujudkannya manakala menerima amanah dari mereka untuk duduk sebagai wakil rakyat di Gedung DPR kelak. Aktif mendampingi dan mengorkestrasi banyak kegiatan bersama Almarhum Ayahandanya, Rannya tumbuh menjadi figur yang terbiasa menemukan solusi kreatif atas banyak masalah yang dihadapi masyarakat.

Rannya menegaskan, dirinya memahami sepenuhnya, bahwa generasi milenial memberi perhatian besar terhadap pekerjaan dan kesempatan Kerja. Karena itu, dirinya ikut menjadi bagian dalam Pileg 2024 untuk mendapatkan kursi di DPR RI dari Pulau Lombok lewat Partai Gerindra, demi terus bisa membuka ruang untuk menciptakan peluang kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di kalangan pemuda dan milenial.

”Dalam konteks ini, mendorong investasi dalam sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi menjadi salah satu prioritas,” ucap Rannya.

Di sisi lain, Rannya juga mengetahui jika generasi milenial juga butuh dengan perumahan yang terjangkau. Untuk mengatasi masalah perumahan yang mahal dan tidak terjangkau bagi pemuda dan milenial, Rannya ingin hadir untuk mendorong program perumahan yang terjangkau tersebut dan kebijakan peningkatan akses kepemilikan rumah.

Pun begitu dalam hal akses internet dan teknologi. Meningkatkan akses ke internet dan teknologi di daerah pedesaan dan kota untuk mengurangi kesenjangan digital dan memfasilitasi partisipasi aktif dalam masyarakat generasi muda berbasis digital, adalah concern Rannya.

Hal tersebut bahkan sudah dilakukan Rannya dari  jauh-jauh hari. Melalui lembaga filantropi HBK PEDULI dimana Rannya menjadi pemimpin lembaga ini, telah membantu perangkat layanan internet gratis bagi masyarakat di pedesaan. Perangkat jaringan internet tersebut pun telah menjadi ujung tombak bagi keberlangsungan pembelajaran jarak jauh bagi para siswa sekolah semasa Pandemi Covid-19 mewabah.

Sebagai politisi perempuan, Rannya juga concern pada pemberdayaan perempuan. Dia tahu persis betapa pentingnya mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan program yang mendukung perempuan di berbagai bidang.

”Termasuk dalam bidang politik, pendidikan, dan ekonomi dan budaya” tandasnya.

Komitmen-komitmen kuat Rannya pada isu-isu yang terkait erat dengan generasi milenial tersebut, menjadikan Rannya begitu dekat dengan mereka. Karena itu, jangan heran, jika menemukan Rannya selalu hadir dalam berbagai upaya untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang tengah dihadapi masyarakat di Pulau Lombok.

Soal kehadirannya di tengah masyarakat tersebut, Rannya berujar, jika dirinya ingin menunjukkan kepada sesama generasi milenial, bahwa mereka juga bisa berkontribusi untuk turut memperkaya kepemimpinan dan representasi dalam dunia politik.

”Keterlibatan generasi yang beragam secara demografis dan pengalaman dalam politik, akan dapat menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan mewakili kepentingan seluruh masyarakat,” tandas Rannya.

Dia menegaskan, kehadiran dirinya di pentas politik Bumi Gora, semata untuk inovasi dan pembaharuan. Hal tersebut kata Rannya akan mewujud dengan hadirnya gagasan-gagasan baru dan metode yang lebih modern dalam menghadapi masalah politik dan sosial yang dihadapi masyarakat.

Begitulah Rannya. Di usianya yang muda, berusaha melakukan yang terbaik menghadapi tantangan politik yang kompleks dan beradaptasi cepat dengan perubahan zaman. Rannya berada di garis depan untuk berkhidmat melayani masyarakat.

”Semoga pengabdian ini berkenan dan diterima oleh saudara-saudara kami di Pulau Lombok,” imbuh Rannya.

Mn

Dalam Acara Sosialisasi Pemilu Damai,Kapolres Loteng Dampingi Kapolda NTB


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK mendampingi Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto dalam  Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Pemilu Damai di Aula Kantor Camat Pujut Kabupaten Lombok Tengah pada Kamis 10/08/2023.

Selaku pemateri, Kapolda NTB menyampaikan ucapan Terimakasih kepada peserta yang hadir dalam kegiatan FGD Sosialisasi Pemilu Damai. "kegiatan ini juga saya dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Lombok Tengah khususnya Kecamatan Pujut" Kata Kapolda NTB.

"Saat ini kita sedang melaksanakan pesta demokrasi oleh karena itu saya berharap agar semua masyarakat menghadapi dengan bahagia karena dengan kebahagiaan kita dapat menimbulkan ide-ide kebaikan" terang Kapolda.

"Dalam kebahagiaan pesta demokrasi saya berharap kita bisa mengetatkan barisan untuk menghadapi pemilu serentak tahun 2024 dengan Damai" Harapnya.

Masih kata Kapolda NTB, saya ingin semua memiliki pemahaman bahwa perbedaan itu indah sehingga dalam pemilu nanti perbedaan pilihan adalah hal yang biasa" ucapnya.

Seluruh masyarakat supaya tidak terpengaruh dengan berita-berita Hoax sehingga setiap berita yang ada agar di cari dulu kebenarannya dan tidak langsung di share sehingga dapat menyebar luas serta mengganggu situasi Kamtibmas.

Dari pihak Kepolisian nanti juga ada beberapa Operasi untuk menciptakan situasi yang aman dalam pelaksanaan pemilu namun semua itu butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

"Saya berharap agar masyarakat Pujut tidak memberikan kesempatan kepada oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengganggu kelancaran pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024" tutup Kapolda NTB.

Nampak juga hadir KabidHumas Polda NTB, Ketua KPU NTB, perwakilan BAWASLU NTB, Setda Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan Kanwil Kemenag NTB dan tamu undangan lainnya.

Mn

Kebakaran Hebat Poskesdes di Lotim, Diduga Akibat Usaha Tabung Gas Tanpa Izin


Policewatch-Mataram.

Peristiwa tragis yakni kebakaran dahsyat terjadi di Poskesdes Teko Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Minggu (6/8/2023) pukul 00.30 Wita, mengakibatkan bangunan Poskesdes milik Desa Teko dan barang inventaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) hangus terbakar. Dalam perkembangan kasus tersebut, Kepolisian Resor Lombok Timur telah mengambil tindakan cepat. Tiga terduga di balik kebakaran diamankan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., Jumat (11/8/2023), mengungkapkan bahwa Kapolsek Pringgabaya AKP Totok Suharyanto, SH bersama anggota Reskrim dan Tim INAFIS Polres Lotim telah melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 13.00 Wita. Turut hadir juga Kepala Puskesmas Batuyang dalam pemeriksaan tersebut.

"Berdasarkan hasil olah TKP, beberapa fakta penting telah ditemukan bangunan Poskesdes Teko dan barang inventaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lotim mengalami kerusakan parah akibat kebakaran," ungkapnya.

"Di halaman samping bangunan, ditemukan 240 tabung gas 3 kg subsidi dan 30 tabung gas 12 kg yang hangus terbakar serta 4 tabung gas ukuran 3 kg yang pecah," lanjutnya.

Selain itu ditemukan pula sisa-sisa regulator yang terbakar, yang digunakan untuk mengisi ulang gas subsidi ukuran 3 kg yang dipindahkan ke tabung gas ukuran 12 kg.

Disebutkan, dalam pengembangan penyelidikan, Kepolisian telah melakukan interogasi terhadap beberapa saksi. Seorang pria berinisial WH (41 tahun) yang merupakan wiraswasta, mengakui bahwa ia membeli tabung gas 3 kg di warung-warung Desa Teko.

"Tabung gas tersebut kemudian dioplos ke dalam tabung gas 12 Kg oleh seseorang bernama KECUN atas perintah Ibu Wardah dari Kabupaten Sumbawa Barat," katanya.

Dijelaskan, tindak lanjut investigasi mengungkap bahwa tabung gas 12 kg yang telah dioplos, kemudian akan dikirim ke Kabupaten Sumbawa Barat.

"Namun, kegiatan ini dilakukan tanpa izin usaha yang sah," ucap Kabid Humas.

Menurut keterangan pria inisial RSA (25 tahun), dalam proses pemindahan tabung gas menerangkan jika ketika mereka menggelindingkan tabung gas yang telah dioplos, tiba-tiba muncul api dari tabung gas 12 kg tersebut. Api tersebut membesar dan terjadi ledakan yang menyebabkan saksi inisial IA terbakar dan mengalami luka bakar parah.

"IA segera dilarikan ke Puskesmas Batuyang dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Praya untuk perawatan lebih lanjut," tutur Kombes Pol. Arman.

Diinformasikan, hingga saat ini polisi telah mengamankan pemilik tabung gas yang terbakar tersebut serta saksi-saksi terkait. Dalam perkembangan lebih lanjut.

"Kapolsek Pringgabaya beserta anggota dan Tim INAFIS Polres Lotim, terus melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan fakta-fakta lebih lanjut terkait kejadian ini," tutupnya.

Mn





Kodim Loteng Menggelar Berbagai Lomba Meriahkan Hari Kemerdekaan RI



Policewatch-Lombok Tengah.

Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/ Loteng menyelenggarakan berbagai Lomba Meriahkan Hari Kemerdekaan RI guna memperingati momen bersejarah bagi Indonesia yang dilaksanakan oleh Koramil jajaran di seluruh wilayah se kabupaten Lombok Tengah. 

Acara tersebut bertujuan untuk memupuk semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah. 

"Lomba ini diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan," ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, Jum'at (11/8). 

Dalam rangkaian acara lomba tersebut, Koramil jajaran Kodim Loteng menyelenggarakan berbagai kompetisi yang mencakup beragam bidang, mulai dari pertandingan Futsa, Sepak bola, bola Volley, tenis meja, tarik tambang dan memasukan paku dalam botol, balap karung hingga pertandingan peresean untuk melestarikan budaya lokal. 


"Tujuan dari variasi lomba ini adalah untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga dewasa, dalam merayakan Hari Kemerdekaan RI yang ke-78 tahun 2023," terang Dandim. 

Tidak hanya sebagai ajang perlombaan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi tentang sejarah perjuangan bangsa kepada masyarakat maupun generasi muda. 

"Karena melalui lomba-lomba yang bersifat edukatif, masyarakat dapat lebih memahami makna kemerdekaan dan mengapresiasi pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia," jelasnya. 

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat sangat diharapkan dalam Lomba meriahkan Hari Kemerdekaan RI, dengan semangat yang berkobar, diharapkan dapat tercipta atmosfer yang meriah dan penuh kebanggaan dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI. 

"Kodim Loteng berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan semacam ini guna memupuk semangat patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air di kalangan masyarakat setempat dan generasi muda," tandas Dandim.

Mn

Kejati Sumsel Telah Panggil 8 Saksi Termasuk Eks Kadis PUCK SB Dugaan Korupsi Pasar Cinde

 



SUMSEL -POLICEWATCH.NEWS Hingga saat ini, Kejaksaan Tinggi terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang terkait dengan mangkraknya proyek Pasar Cinde Kota Palembang.

Hal ini disampaikan kasi penkum Kejati Sumsel memberikan keterangan kepada wartawan kamis (10/8)

Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kejaksaan Tinggi Sumsel, menginformasikan bahwa hingga saat ini, Kejati Sumsel telah memanggil 8 orang saksi terkait perkara ini sejak bulan Agustus 2023.

Dalam perkembangan terbaru, satu orang saksi hadir pada hari tersebut untuk memberikan keterangan kepada penyidik Kejati Sumsel. Vanny menyampaikan hal ini di ruang kerjanya.

Dua dari nama-nama yang dipanggil dan diperiksa sebelumnya termasuk SB, yang pernah menjabat sebagai Mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya (PUCK) pada periode 2015-2017.

Dengan demikian, total sudah delapan orang saksi yang telah dipanggil dan dihadirkan oleh penyidik dalam proses penyelidikan ini.

Sebelumnya, Kejati Sumsel telah memanggil sejumlah individu untuk memberikan keterangan sebagai saksi, salah satunya adalah Bakal Calon Walikota Palembang, Ir Basyaruddin Akhmad MSc.

Pemeriksaan terhadap Basyaruddin, yang saat itu menjabat sebagai Kadis Perkim Sumsel, berhubungan dengan perannya sebagai wakil sekretaris pengadaan proyek Pasar Cinde tahun 2015.

Rangkaian pemeriksaan saksi ini merupakan bagian dari upaya untuk mendalami lebih lanjut perkara yang sedang diselidiki.

 Pasar Cinde

Vanny menambahkan bahwa informasi lebih lanjut akan diberikan jika ada perkembangan lebih lanjut dalam penyelidikan ini.(red)

Satlantas Polres Lahat Lintasan Baru Huruf S Ujian Mendapatkan SIM C

 



LAHAT – POLICEWATCH.NEWS,-Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Lahat. Sekarang membuat SIM C lebih mudah. 

Satlantas Polres Lahat menerapkan lintasan baru dalam ujian mendapatkan SIM C. 

Semula lintasan berbentuk angka 8, sekarang lintasan baru berbentuk huruf S.

Lintasan huruf S bagian dari upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat Kabupaten Lahat dalam mendapatkan SIM C atau Surat Izin Mengemudi khusus kendaraan bermotor.

Kemudahan ini diharapkan menjadi jawaban masyarakat terhadap sulitnya untuk lolos mengikuti ujian mendapatkan SIM C.

Sementara itu Kapolres Lahat AKBP S Kunto Hartono SIK melalui Kasat Lantas AKP Murryanto SH MH dikonfirmasi policewatch news Kamis (10/8)  membenarkan saat ini sudah ada lintasan baru.

Dari lintasan semula berbentuk angka 8, menjadi lintasan baru berbentuk huruf S.ucap  Kasatlantas AKP Murryanto menurut dia lintasan baru hurus S di berlakukan mulai hari ini, Kamis 10 Agustus 2023.

Data sementara, ada sekitar 30 pemohon langsung menjajal lintasan baru itu. Pemohon SIM C yang memperpanjang SIM C maupun membuat baru.

“Alhamdulillah banyak yang lolos,” ujar Kasat. dan tidak memiliki SIM C salah satu penyebab tingginya pelanggaran lalu lintas. Selain itu, kemudahan yang lain diberikan Satlantas Polres Lahat adalah program Si Pimpol.

Si Pimpol atau Sistem Pelatihan Izin Mengemudi Polisi Lalulintas, mengedukasi masyarakat mengenai lalu lintas.

“Sebelum mengikuti ujian tertulis dan praktik mengendarai motor, masyarakat dipersilahkan mengikuti program Si Pimpol,” ucapnya.

Masyarakat dapat mengikuti program Si Pimpol secara gratis.

Caranya silahkan mendaftar ke Kantor Satlantas Polres Lahat.

Nah, selamat mencoba. Semoga lolos mendapatkan SIM C.(red)

Silaturahmi lady ojol sejabodetabek Digedung Eat Pedia

 



Bekasi. Policewatch,News,-Mpo bhabay sebagai kordinator lady ojol sejabodetabek yang menyelenggarakan agenda silaturahmi, Bekasi, kamis, 10/08/2023

Saya kumpulin para lady lady yang ada disetiap berbagai komunitas menjadi satu, dalam situasi orderan yang lagi sepi kita gunakan waktunya buat silaturahmi agar bisa saling mengenal dengan yang lainnya,ungkap mpo bhabay koordinator lady ojol sejabodetabek kepada awak media policewatch

Selain itu kami juga giat sosial saling berbagi yang sudah kami lakukan bersama lady sejabodetabek pungkas babay. 


 Saya inui saya berterima kasih atas ajakan pok babay yang mengajak bersilaturahmi antara lady sejabodetabek karna dengan adanya acara ini kami dengan lady lady se-jabodetabek bisa saling berbagi info dan saling erat kedepannya menjaga tali silaturahmi...

Apapun yang akan kami hadapi kedepan bisa saling membantu  tolong menolong serta kami dapat berkumpul bersama jika ada acara baik untuk para lady se-jabodetabek bisa saling menginformasikan supaya kami semua bisa kompak bersatu ikut serta dalam agenda silaturahmi tersebut..maju trus para lady pejuang keluarga dan tetap solidaritas dalam satu kejujuran menuju langkah yang baik... aamiin oungkas inuy salah satu perwakilan lady sejabodetabek, (AMUN JG)

Diduga penerbitan 352 sertifikat tanah secara massal oleh ATR/ BPN Kabupaten Pasuruan adalah cacat hukum administrasi

 



Pasuruan, POLICEWATCH.NEWS- Kasus pungli Program Redistribusi Lahan Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan kini mulai masuk babak baru, setelah Kejaksaan negeri menetapkan beberapa tersangka dan berkas mulai dilimpahkan ke Pengadilan, kini Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan(FORMAT) mengajukan gugatan pembatalan 352 sertifikat tanah  dalam program tersebut, Karena dianggap banyak kejanggalan atau cacat administrasi, saat audensi di kantor ATR/ BPN jl. Pahlawan Kota Pasuruan pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Surat permohonan pembatalan 352 sertifikat tersebut disampaikan secara langsung oleh Ismail Makky beserta anggotanya, dalam kesempatannya mengatakan "Bahwa penerbitan 352 sertifikat tanah secara massal oleh ATR/ BPN Kabupaten Pasuruan adalah cacat hukum administrasi," ujarnya aktivis anti korupsi itu.


"Bahwa permohonan sertifikat dalam program Redistribusi tersebut pemohon wajib membuat Surat Pernyatan Penguasaan Fisik Bidang Tanah(Seporadik) sebagaimana ketentuan lampiran III Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN, untuk membuktikan Pemohon adalah benar benar Subyek Reforma Agraria serta berdasarkan hal tersebut kami mengajukan pembatalan 352 sertifikat redistribusi, karena penyusunan dokumen seporadik  tanah dilakukan syarat dengan kepentingan oknum pejabat desa dan panitia juga banyak dugaan rekayasa serta pernyataan palsu beberapa oknum, hal itu dapat dibuktikan dengan adanya beberapa orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka pungli dan kalau dari awal penyusunannya sudah salah dan melawan hukum, maka hasilnya pasti salah  atau cacat hukum administrasi" tambah Ketua Format

Ka. Bagian Umum ATR/BPN Kabupaten Pasuruan, Sukardi mengatakan bahwa surat permohonan pembatalan atas 352 sertifikat tersebut, kami akan sampaikan dan koordinasikan ke Kanwil surabaya, terkait dengan dugaan cacat administrasi dalam penerbitan sertifikat program redistribusi kami akan segera melakukan evaluasi terkait dokumen-dokumennya khusunya seporadik, karena penyusunan dokumen tersebut merupakan kewenangan pada tingkat desa bukan ATR/BPN.

"Kami juga berharap masyarakat dan aktivis untuk memberikan informasi dan data jika ditemukan adanya sertifikat yang dokumen seporadiknya bermasalah, karena sertifikat program redistribusi lahan ini tidak wajibkan pihak ATR/BPN untuk melakukan publikasi siapa-siapa yang menerima sertifikat redistribusi, ujarnya(sr)

Danramil 1116/Cikajang Resmi Menutup Event Turnamen Danramil Cup Tingkat Sekolah Dasar

 



Garut-policewatch.news- Event Turnamen Mini Soccer Danramil Cup 2023 Tingkat Sekolah Dasar yang digelar oleh Koramil 1116/Cikajang bersama Korwil Pendidikan Cikajang sukses di gelar di Lapangan Sepakbola Ibrahim Adjie Cikajang, Kabupaten Garut. Kamis (10/8/2022)

Kapten Inf Hartono Panggabean secara resmi menutup event yang digelar dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekaan tersebut.

Terpantau langsung di lokasi, penutupan dihadiri oleh Camat Cikajang Riyana Tasripin, S.Sos., Kapolsek Cikajang AKP H Adnan Muttaqien, S.H., Ketua Askab PSSI Garut H Amar Komarudin, S.Pd., MM., Korwil Pendidikan Cikajang Otang Saepuloh, S.IP., MM., Ketua KOK Cikajang H Deden Sahal, Pengelola Lapang Ibrahim Adjie Oded Sutarna, dan para peserta semifinalis Minni Soccer Danramil Cup.

Danramil 1116/Cikajang dalam sambutan penutupan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kegiatan sehingga berjalan dengan sukses dan lancar.


“Luar biasa, anak anak kita ini sudah mempertunjukan permainan yang penuh dengan sportivitas yang tinggi. Kemudian saya baru tau, melalui event turnamen ini banyak sekali anak anak yang berpotensi dan berbakat dalam olahraga sepakbola,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa event Danramil Cup Tingkat Sekolah Dasar itu akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai ajang pembinaan dan silaturahmi antar pelajar tingkat Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Cikajang.

Dirinya berpesan agar anak anak harus lebih giat lagi berlatih tanpa melupakan belajar justru sebaliknya harus lebih semangat.

Tepat di pukul 10.49 wib, Kapten Inf Hartono Panggabean secara resmi menutup Event Turnamen Mini Soccer Danramil Cup 2023 Tingkat Sekolah Dasar tersebut.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan piala kepada juara. Adapun yang berhasil menjuarai Turnamen Mini Soccer Danramil Cup 2023 Tingkat Sekolah Dasar adalah; Juara Ke-1 SDS Miftahul Falah dan Sekaligus pemain Terbaik FADIL WALIA RAMDAN dari SDS Miftahul Falah, Juara ke-2 SD Negeri 1 Simpang dan Juara ke-3 SD Negeri 1 Cikandang**dera**

Tidak Terendus APH, Gudang di Kebomas Gresik Disinyalir Dijadikan Tempat Penimbunan BBM Solar Bersubsidi

 


POLICEWATCH.NEWS, GRESIK– Sempat menjadi Trending topik penggerebekan timbunan solar bersubsidi di Kota Pasuruan oleh Mabes Polri, alhasil pihak Kepolisian menetapkan tiga tersangka, dan menyita puluhan ton solar bersubsidi di dua gudang yang di jadikan penimbunan solar dan sampai saat ini gudang tersebut masih di segel atau di beri garis Polisi guna penyelidikan, hal ini tidak di buat contoh atau kapok bagi mafia BBM karena keuntungan sangat fantastis apabila di jual dengan harga non subsidi.

Dari informasi warga Kabupaten Gresik, Jawa timur, mereka menemukan adanya dugaan kuat salah satu Gudang di wilayah Kebomas yang di jadikan tempat penimbunan Solar bersubsidi, karena warga sering melihat truck tangki berwana biru putih dengan bertuliskan PT. BIMA keluar masuk dari salah satu gudang tersebut.

"Sering bahkan setiap hari, truk tangki berwarna biru putih beberapa kali keluar masuk ke dalam gudang, semua orang sini juga tau siapa pemilik gudang tersebut tetapi anehnya, belum pernah ada APH yang mendatangi ke lokasi gudang itu atau mengendus adanya penimbunan solar bersubsidi di lokasi tersebut,"ujarnya. Kamis ( 10/08/2023)

Lebih lanjut warga mengatakan, kami juga heran, kenapa Aparat Kepolisian tidak tahu ya, baik Polsek maupun Polres Gresik atau Jajaran Polda Jatm, sedangkan masyarakat di sini banyak yang tau, atau pemiliknya kebal hukum ya.., mengingat bulan kemarin kan ada pengungkapan timbunan BBM jenis solar di Pasuruan oleh tim Mabes Polri.

"Udah tahunan gudang tersebut di jadikan tempat penimbunan solar bersubsidi, yang punya atau pemiliknya bernama (A) inisial, kalau kami yang melaporkan jujur kami tidak berani takut ada apa-apa,"ungkap salah satu warga (Sholikin) nama samaran.

Adanya informasi tersebut, awak media mencoba mendatangi lokasi atau gudang yang disebut-sebut di jadikan tempat penimbunan BBM bersubsidi dan menurut salah satu kernet truk biru putih yang bertuliskan PT. BIMA, saat kami wawancarai ia mengatakan, bahwa pemilik truk biru putih yang bertuliskan PT. Bima ini milik (H) inisial dari  Lamongan yang sudah biasa kirim ke lokasi gudang milik (A) inisial, warga Surabaya.

"Ya pak, memang saya sering kirim ke sini dan gudang ini milik  (A) inisial warga Surabaya. Tapi kalau untuk tangkinya milik inisial (H)," ujarnya.

Perlu di ketahui dalam UU pelaku penyalahgunaan atau penimbunan BBM Bersubsidi, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Pelaku terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Untuk itu warga meminta aparat penegak hukum untuk segera turun ke lokasi, melakukan penyelidikan jika memang benar ada timbunan solar bersubsidi pelaku harus ditindak tegas sesuai UU yang berlaku, hingga berita ini ditanyangkan, awak media belum bisa menginformasikan serta mengkonfirmasi pihak aparat Kepolisian baik itu Polsek maupun Polres Gresik serta jajaran Polda Jatim. bersambung...(Dr)

Lapor ke Komisi III DPR RI, Rachmat Puji Kiprah Kapolda NTB Tangani Kasus Kadernya di Sekotong

 


POLICEWATCH-MATARAM.

 Langkah Polda NTB dibawah kepemimpinan Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto yang telah mengeluarkan surat  keputusan pada Kejaksaan Tinggi NTB yang menyatakan terduga pelaku berinisial S tidak terbukti berbuat asusila kepada anaknya, menuai apresiasi Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat. 

Ditemui di ruang kerjanya di kantor DPR RI Jakarta, Kamis (10/8).  Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB itu, mengatakan bahwa terbitnya surat Polda NTB dengan nomor B/87a/VIII/RES.1.4/Ditreskrimum perihal pemberitahuan penetapan anak yang berkonflik dengan hukum, menandakan Kapolda NTB, adalah sosok pejabat negara yang berkomitmen dalam hal penegakan hukum. 

"Kenapa saya selama ini menahan diri untuk tidak bicara ke publik pada kasus penganiayaan kader saya di Sekotong. Itu karena saya berkomitmen menjaga daerah NTB tetap kondusif. Lebih-lebih mendekati Pemilu 2024. Tapi, setelah ada surat penghentian resmi dari Kapolda ini, barulah saya bicara untuk memberikan apresiasi pada Pak Kapolda yang memang sudah membuktikan komitmennya menegakan hukum dengan sangat adil," jelas Rachmat pada wartawan. 

Menurut Anggota Komisi VIII DPR RI ini, dirinya meminta semua jajaran kader PDIP di semua wilayah di NTB, agar tidak terlalu euforia dan bereaksi yang terlalu berlebihan atas terbitnya surat Polda NTB yang sudah secara resmi menghentikan kasus kader PDIP berinisial S asal Sekotong yang diputuskan tidak bersalah melakukan tindak asusila kepada anak kandungnya itu. 

Pasalnya, akan ada kelanjutan penanganan kasus yang tidak hanya terhenti pada terbitnya surat Kapolda saja. Namun, aksi persekusi yang sudah dilakukan warga Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong yang sempat viral di media sosial hingga media elektronik, cetak hingga online, bakal dilanjutkan dengan aksi perusakan rumah hingga kerugian psikis, harus pula dilakukan pengusutan dengan tuntas. 

"Surat Pak Kapolda itu, tanda jika aparat partai saya tidak bersalah Pokoknya, jika ada kader PDIP di NTB yang sampai membuat gaduh atas terbitnya surat dari Pak Kapolda ini, saya akan langsung pecat. Siapapun dia, entah itu anggota DPRD atau struktural partai akan saya pecat," tegas Rachmat lantang. 

Atas terbitnya surat penghentian dari Polda NTB itu, lanjut dia, semua aparat penegak hukum di negara republik Indonesia, harus berani turun ke Sekotong. Selain itu, Rachmat juga sudah melaporkan kasus persekusi di Sekotong itu pada Ketua Komisi III DPR RI. 

Di mana, ia melaporkan bahwa hanya Kapolda NTB di era Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto yang dianggapnya mampu menuntaskan kasus di Sekotong. 

Hal ini, lantaran Rachmat merasa tergugah atas ucapan Kapolda yang akan menindak pihak manapun yang akan membuat dan membikin Provinsi NTB tidak nyaman. 

"Maka saya minta lembaga lainnya yakni, Kompolnas bila perlu Komnas HAM untuk berani turun ke Sekotong. Di situ (Sekotong) selama ini banyak masalah hukum yang tidak bisa selesai dengan tuntas. Ada apa Sekotong ini, kok enggak berani aparat hukum menindak dan menyentuh masalah disana..??," ungkap Rachmat bertanya. 

Lebih lanjut Politisi kharismatik Bumi Gora itu mengaku, bahwa tujuannya juga melaporkan Komisi III DPR RI melalui Ketua Komisi Bambang Pacul di kantor DPR RI di Jakarta tidak lain agar kasus penganiayaan kader PDIP di Sekotong dapat berjalan terang benderang. 

Terlebih, kata Rachmat, dirinya sejak awal berkeyakinan kasus tersebut bakal terbongkar. Hanya saja memang perlu proses pencermatan dengan penuh kehati-hatian. 

"Jadi, ya kenapa saya sedari awal fokus dan kawal kasus Sekotong. Ini agar enggak ada lagi rasa takut oleh siapapun jika menyebut soal Sekotong. Ingat Indonesia ini, adalah negara hukum dan negara harus hadir melayani rakyatnya bukannya takut oleh kelompok atau pihak tertentu disana (Sekotong)," papar dia. 

Dalam kesempatan itu. Rachmat juga menyentil sikap Kapolres Lobar yang dinilainya selalu membuat pernyataan yang gaduh dengan berbicara soal tersangka. Padahal, kasus penganiayaan itu, belum ada proses hukum apapun yang sudah dilakukannya sesuai aturan perundang-undangan. Mulai Lidik, penyidikan hingga olah TKP didalamnya. 

"Saya heran S itu adalah kader saya tapi dia dibuatkan fitnah yang keji, dianiaya beramai-ramai hingga rumahnya dirusak. Tapi saya yakin, ada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang akan maha melihat atas penegakan hukum yang tidak baik dari Kapolres Lobar itu," ungkap dia. 

"Maka semua data yang saya miliki, lengkap dengan kronologis hingga surat penghentian perkaya dari Kapolda NTB sudah saya serahkan ke Komisi III DPR RI. Dan di situ, Mas Bambang Pacul siap mengawal masalah ini hingga tuntas dengan akan memanggil langsung Pak Kapolri dalam minggu-minggu ini," sambung Rachmat menjelaskan.

Dalam kesempatan itu, Rachmat juga menyoroti adanya penambangan liar emas di wilayah Sekotong, Lombok Barat yang hingga kini tidak bisa ditindak oleh aparat penegak hukum. 

Padahal, tambang liar itu telah memakan banyak korban jiwa. Serta,  merusak lingkungan dengan maraknya penggunaan limbah merkuri yang  dilakukan dalam proses pengolahannya.

"Bagaimana kawasan Sekotong yang indah itu bisa didatangi wisatawan dan investasi, manakala penegakan hukum, berupa penutupan tambang liar itu tidak bisa dilakukan oleh aparat yang berwajib," kata dia lantang.

Rachmat meminta agar status tambang liar di Sekotong diperjelas. "Kalau memang dilegalkan ya buatkan kawasan tambang kayak di AMNT di KSB. Jadi jelas ada pihak yang melakukan pengawasan serta melakukan standarisasi atas semua proses penambangan emas yang dilakukan dan bukan kayak sekarang ini," tandas Rachmat Hidayat.

Mn