Aksi Demo di Kejati Sumsel Masa Bakar Ban Usut Dana KONI Sumsel Jangan Tebang Pilih



POLICEWATCH-SUMATRA SELATAN

Ratusan Massa yang tergabung dari beberapa penggiat anti korupsi atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendatangi Kantor Kejati Sumsel, Senin (28/8/2023)

Mereka meneriakkan dalam orasinya menuntut agar Kejati Sumsel mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di KONI Sumsel yang sedang ditangani oleh Kejati Sumsel saat ini sedang berjalan kasus nya 

Dalam aksi unjuk rasa didepan  halaman kantor Kejati Sumsel  massa sempat membakar ban lantaran ungkapan kekesalan dan perlu menguji keadilan dalam menuntaskan kasus ini.

Dalam pantauan media policewatch.news Senin (28/8) bahwa di luar pagar terlihat asap hitam membumbung ke awan berasal dari ban yang dibakar  oleh masa pendemo yang sempat menghalangi pandangan mata antara pihak pendemo dan aparat penegak hukum, walaupun sedikit panas demo yang dijaga ketat ratusan petugas kepolisian dan pihak kejaksaan ini berjalan dengan damai. 

Sementara itu Syamsudin Djoesman Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Provinsi Sumatera Selatan menilai bahwa penegak hukum Kejati Sumsel itu berjalan dalam rel hukum sudah benar namun belum teruji berkeadilan, untuk itu LAI BPAN Sumsel meminta Kejati Sumsel harus berani mengungkap siapa dalang dibalik permasalahan ini "ungkapnya 

“Kami perwakilan dari Lembaga Aliansi Indonesia, Badan Penelitian Aset Negara, hari ini angkat bicara kami mendukung sepenuhnya program Kejaksaan Tinggi dalam hal ini Kejaksaaan Tinggi Sumatera Selatan sudah kami anggap benar tapi belum berkeadilan, kenapa belum berkeadilan, agar segera ungkap kasus ini sebenar-benarnya, siapa dalang dibalik semua ini. 

" Itu permintaan kami berkumpul disini, maka pembakaran ban ini adalah simbol bahwasannya kami datang kesini dalam keadaan marah, marah bukan berarti jahat namun kami cinta dan sayang kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,“ tegas Syamsudin saat menyampaikan orasinya 

Senada juga disampaikan Ruben Alqatiri perwakilan dari Nasional Corruption Watch (NCW).SCW.GARDA API.LAAGI.GPS.LSM Grebek.LSM OBOR.RIB SS..dll dia mengatakan kedatangan massa aksi ke Kejati Sumsel, untuk mendukung Kejati Sumsel dalam pemberantasan korupsi di Sumatera Selatan selain itu terhadap kasus Koni Sumsel harus dibuka secara transparan, adil dan tidak ada intervensi siapapun didalamnya. 

“Agar kami masyarakat ini merasa keadilan itu memang adil dan kami meminta seluruh laporan kami dari Lembaga LSM untuk di proses jangan ada tebang pilih kasus kasus yang akan terbit di Kejati. Serta kami minta bahwa pejabat kejaksaan yang lagi viral belum lagi melaporkan harta kekayaan sebagai pejabat publik, dan ini bentuk etik pejabat publik menciderai kepercayaan publik terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,” ungkap Ruben. 

Demo secara terpisah, dalam orasinya Rahmat Sandi Iqbal selaku Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) bahwa pihaknya sangat mendukung kinerja Kejati Sumsel yag terus mengungkap kasus korupsi di Sumsel.

Menurut Sandi, Kejati Sumsel dibawah kepemimpinan Sarjono Turin SH, MH telah menunjukan taringnya sebagai penegak hukum, berbagai kasus-kasus besar indikasi korupsi di bumi Sriwijaya.

Satu persatu telah berhasil diungkap dan kurang lebih sebanyak Rp18,6 miliar uang negara yang berhasil diselamatkan sepanjang tahun 2023. Hal ini tentu merupakan prestasi yang sangat luar biasa yang harus didukung.

“Kasus-kasus besar yang telah diungkap diantaranya kasus akuisisi saham PT. Bukit Asam, kasus tipikor Jalan Tol di OKI, kasus korupsi program SERASI Kabupaten Banyuasin, dan baru-baru ini adalah terungkapnya kasus dana hibah dan pengadaan di KONI Sumsel,” katanya.

Pihaknya berharap agar Kejati Sumsel tetap tegak lurus, profesional tanpa pandang bulu dan tidak takut terhadap intervensi apapun dalam melaksanakan kewenangannya memberantas korupsi di Sumsel. Serta ungkap secara tuntas kasus-kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani.(Bambang)

Laporan LSM LP2K Di Polda Sumsel Proyek Trotoar Jalan Mayor Ruslan 4M Diduga Ada 2 Laporan


POLICEWATCH-PALEMBANG

Proyek Trotoar di dalam kota lahat tepatnya jalan Mayor Ruslan senilai kurang lebih 4 milyar APBD Tahun 2022 sempat dilaporkan ke Direskrimsus Polda Sumsel oleh  LSM LP2K kini ada dua laporan menurut keterangan dari salah satu yang menerima laporan oleh penyidik kasubdit 3 Polda Sumsel dalam pesan singkat washhap " Laporan yg dimasukan oleh LSM LP2K tentang trotoar kota Lahat ke Ditreskrimsus Polda Sumsel, sudah lebih dulu ditangani atau di Lidik oleh Polres Lahat, sehingga Ditreskrimsus tidak melanjutkan proses peyelidikan " 

Sebelum nya ketua LSM LP2K Sukri Jamari didampingi Febri melaporkan ke Direskrimsus Polda Sumsel melalui Kasubdit 3 Tipikor Polda Sumsel dibagian lapdu Polda Sumsel kata " Febri kepada policewatch.news 29 Agustus 2023,

Menurut Febri proyek pembangunan trotoar di dalam kota senilai kurang lebih 4 milyar " ujarnya

Namun saya sempat menelepon salah satu penerima laporan dari subdit 3 Tipikor Polda Sumsel bahwa ada 2 laporan menurut keterangan nya, dan kami dari LSM LP2K hanya melapor ke Polda Sumsel tidak  melapor ke lainya, berdasarkan bukti laporan masyarakat tanda terima ada diruang bagian lapdu, beberapa bulan lalu kata Febri kami akan melaporkan ke pihak Bareskrim Mabes Polri dalam waktu dekat apabila laporan kami tidak ditindaklanjuti oleh pihak APH " tuturnya 

Sementara itu Ketua LSM LP2K Sumsel Sukri Jamari bersama Febri sempat bertemu di ruang PUBM Lahat salah satu ASN selaku pengawas dan PPTK nyeletuk" kami dibuat repot gara gara laporan kamu ujar " salah satu ASN yang ditirukan oleh Febri, 

Terpisah kepala Dinas PUBM Lahat Mirza saat dihubungi telepon selulernya ke nomor 08127107 XXX kemarin Senin (28/9) saat dihubungi nada sambung berdering namun tidak diangkat beberapa kali dihubungi hingga berita ini di turunkan belum bisa memberikan hak jawabnya (Bambang)

Patroli Malam, Satu Regu Anggota Koramil Pujut Selaber Tiga Desa Sekaligus


Policewatch-Lombok Tengah.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah, Satu Regu Anggota koramil1620-02/Pujut melaksanakan patroli keamanan malam selaber tiga desa sekaligus untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi pada malam hari. 

"Patroli ini merupakan bagian dari tugas rutin yang dilakukan anggota Koramil 02/Pujut untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di desa-desa binaannya," ujar Danramil 1620-02/Pujut Kapten Inf Afifudin Nur, Senin (28/8/2023). 

Menurutnya, Anggota Koramil melakukan patroli keamanan malam dengan tujuan agar kondusifitas wilayah binaan tetap aman dan terjaga, serta untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi, sehingga dengan patroli rutin masyarakat akan selalu merasa terjaga. 


"Patroli malam yang dilakukan oleh Anggota bertujuan untuk memantau kegiatan yang mencurigakan, mencegah tindakan kriminal, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di malam hari," terang Kapten Afifudin. 

Selain itu, dalam patroli malam kali ini, Anggota Koramil 1620-02/Pujut selaber tiga desa sekaligus yakni desa Mertak, teruwai dan desa bangkat parak, berkolaborasi dengan aparat keamanan desa,asyarakat dan kepolisian setempat. 

"Mereka menjelajahi wilayah tiga desa, melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang mencurigakan, serta memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan," ucapnya. 

Sebagai bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. langkah tersebut juga sejalan dengan program "Siskamling" yang dicanangkan oleh pemerintah, yang mengajak masyarakat untuk aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. 

Diharapkan, patroli malam ini akan memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan di wilayah Pujut khususnya sebagai bagian dari wilayah binaan koramil. 

Karena keberadaan Kami di lapangan pada malam hari diharapkan dapat mengurangi potensi tindakan kriminal dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga setempat,"tandas Danramil Pujut.

Mn

Bupati Lahat CIK Ujang Terima Bantuan Satu unit Mobil Damkar dari PLTU Banjarsari




POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - PLTU Banjarsari yang terletak di dua Desa Ring 1 Sirah Pulau dan Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat hari ini Senin (28/8)

Bupati Lahat H.CIK Ujang.SH menerima penyerahan bantuan satu unit mobil Pemadam Kebakaran dari Dirut PLTU Banjarsari, Bukit Pembangkit Inovatif (BPI) langsung diserahkan oleh Wibisono yang menyerahkan kepada Bupati Lahat dihalaman Pemkab yang dihadiri Sekda, Kepala BPBD, Kasat Pol PP Heri Kurniawan, bertempat di Halaman Kantor Bupati Lahat, senin (28/08/23). 


Sementara itu Dirut BPI Wibisono selaku Direktur Utama PT.BPI Ia menyampaikan BPI merupakan perusahaan swasta yang berada di kabupaten Lahat dan disupport Pemkab Lahat, PT BPI juga mengoperasikan PLTU Banjar Sari telah melakukan beberapa inovasi operasional sehingga dapat berjalan dengan lancar. 

Ditambahkan Nya “Waktu itu Bupati Lahat berpesan membutuhkan pemadam kebakaran Dan " Alhamdulillah pada hari ini kami dapat memberikan bantuan 1 unit mobil pemadam kebakaran, Dan bantuan ini kami sudah berkoordinasi dengan Kasat pol PP dan operasionalnya mudah mudahan kendaraan nya pas untuk lokasi di kabupaten lahat dengan kapasitas 3500 liter untuk air dan juga di lengkapi bisa untuk pemadam jenis api listrik," sampainya.


Kegiatan ini dilanjutkan penandatanganan serahterima mobil pemadam kebakaran.

Sementara Bupati Lahat H Cik Ujang SH mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Lahat mengucapkan Terimakasih kepada Direktur Utama dan seluruh jajaran nya mengucapkan terimakasih banyak, bantuan ini sangat perlu, apalagi di musim kemarau ini banyak kebakaran dan dengan adanya bertambahnya pemadam ini lebih cepat lagi dalam penanggulangan kebakaran.


"Apalagi kebakaran karena listrik yg mana listrik nya sudah kadaluarsa/ aus dan mobil ini harus standby, dan kita berupaya mengantisipasi supaya jangan banyak kebakaran, kepada satpol PP untuk ada latihan dan juga ada yang piket di kecamatan kecamatan untuk menanggulangi cepat tanggap bila ada kebakaran, dan gunakanlah mobil ini dan rawat sebaik baiknya,” kata Bupati Lahat."

(Adv/Bambang MD)

Siap Di Kunjungi Pangdam IX/Udayana, Ponpes Qamarul Huda Bagu Berbenah


Policewatch-Lombok Tengah.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, S.IP., M.sc, direncanakan akan melakukan sejumlah kunjungan kerja (Kunker) ke beberapa wilayah yang ada di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. 

Salah satu agenda kerja pangdam di pulau seribu masjid tersebut, direncanakan akan mengunjugi Pondok Pesantren (Ponpes) Qamarul Huda Bagu, yang ada di desa Bagu kecamatan Pringgarata Lombok Tengah. 

"Kunjungan Pangdam ini bertujuan untuk mempererat kedekatan dan silaturahmi antara Pangdam IX/Udayana dengan TGH. H. Lalu M. Turmuzi Badarudin, atau lebih di kenal Tuan Guru Bagu," ujar Babinsa Desa Bagu Serka Lalu Zulkarnaen usai mengkoordinir Gotong royong di Lokasi Ponpes, Senin (28/8/2023). 

Saat ini lanjut Zul, sejumlah fasilitas ponpes mulai kita benahi dan gotong royong pembersihan ponpes bersama masyarakat dan para santri untuk memberikan kesan bahwa ponpes Qamarul Huda Bagu siap dikunjungi dan memiliki keistimewaan serta penting yang patut di jadikan panutan di Lombok Tengah," terangnya. 


Selain itu, Pondok Pesantren Qamarul Huda, merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan para santri maupun satriwati. 

"Harapannya nanti pada saat Kunjungan Pangdam IX/Udayana akan memberikan semangat baru bagi ponpes Qamarul Huda untuk mengembangkan fasilitas serta program pendidikannya," terang Zulkarnaen. 

Menurutnya, dalam kunjungan ini, Pangdam dijadwalkan akan bertemu dengan pengurus, pengajar, dan santri ponpes Qamarul Huda. Diskusi dan pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konstruktif dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan di ponpes tersebut" tandasnya.

Mn

Bupati Loteng Tutup Grasstrack, Dandim: Atmosfir Pembalap Pecah Di Sirkuit Lantan 459



Policewatch-Lombok Tengah.

Penutupan Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 3 Bali-Nusra Putaran IV sukses digelar di Sirkuit Lantan 459, Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/8/2023). 

Acara tersebut menjadi puncak dari rangkaian perlombaan yang telah berlangsung selama dua hari yakni dari tanggal 26-27 Agustus 2023, yang ditutup langsung oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri. 

Kepada semua pihak Bupati Loteng mengucapkan terimakasih telah membantu mensukseskan acara Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 3 (Bali, NTB, NTT) Putaran IV di Sirkuit 459 Lantan. 

Acara ini juga menjadi ajang untuk menaikkan perekonomian warga Lombok Tengah khususnya bagian Utara Lombok Tengah," Ujar Bupati Loteng. 


Menurutnya, dalam waktu dekat selain GTX akan ada banyak event di wilayah Lombok Tengah diantaranya MotoGP dan Liga Voli Nasional. Pergerakan ekonomi dalam dunia otomotif sangat luar biasa dengan harapan semoga generasi kita akan menjadi generasi emas pada tahun 2024 nanti," ucapnya. 

Sementara Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara mengatakan, ribuan penggemar grasstrack berkumpul untuk menyaksikan aksi para pembalap dari seluruh Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur 

Selain itu, Sirkuit Lantan 459, yang terkenal dengan lintasan berdebu dan tantangan teknisnya, menjadi saksi bagi ketangguhan dan keterampilan para pembalap dari berbagai macam kelas Trail yakni, klas Trail Standart 4L 110cc hingga 250 cc dalam menguasai lintasan. Kelas Trail. 

"Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi pembalap-pembalap muda berbakat untuk memamerkan kemampuan mereka di tingkat nasional," terang Dandim. 

Atmosfer semakin memanas ketika para pembalap terbaik bersaing dalam berbagai kategori. Adrenalin pecah saat motor-motor berkecepatan tinggi memacu di tikungan-tikungan tajam dan loncatan loncatan tinggi di tanjakan-tanjakan curam. Keahlian, strategi, dan konsentrasi menjadi kunci kesuksesan di atas lintasan yang menuntut. 

Sehingga dari aspek kompetitifnya, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antara para pembalap dan tim-tim yang terlibat. Suasana kebersamaan terasa begitu kental di antara para peserta dan penonton saat acara usai yang dilanjutkan dengan pembagian hadiah juara. 

"Namun ini bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang semangat olahraga dan persatuan di dalam komunitas grasstrack umumnya Lombok Tengah khususnya," ungkapnya. 

Dengan ditutupnya Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 3 Bali-Nusra Putaran IV di Sirkuit Lantan 459, semangat dan semarak grasstrack akan terus berkembang dan berlanjut di masa yang akan datang," tutup Dandim.

Mn

Konsolidasi Akbar & Family Gatring Garda Metal DHJ


Policewatch-Bekasi

Garda Metal area DHJ (Delta Hyunday Jati) adakan family gathering dan konsolidasi pada Minggu, 27 Agustus 2023 di tempat rekreasi Taman Keluarga, Kp. Cipahlahlar, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Isnaini Marjuki Sekretaris Nasional Garda Metal dan Ali Nur Hamzah Caleg nomor 1 Partai Buruh dapil 7 Kabupaten Bekasi hadir sebagai undangan. 

"Partai Buruh harus kita menangkan, kalian harus maksimal dan bekerja keras untuk Partai Buruh, kalau Partai Buruh kalau di pemilu februari 2024 nanti, habis sudah nasib buruh secara nasional. Perjuangan makin berat." Ucap Ali Nur Hamzah saat sambutan.


Konsep beda untuk Garda Metal DHJ kali ini. Biasanya tidak membawa keluarga, untuk kali ini konsep Family Gathering dan konsolidasi karena membawa keluarga sekalian rekreasi. Kata Subandi koirdinator area GM DHJ. 

"Garda Metal menjadi ujung tombak perjuangan. Bukan hanya di federasi, tetapi juga  ujung tombaknya Partai Buruh. Bangga saya jadi bagian dari kalian."  Pungkasnya saat sambutan Isnaini Marjuki sekretaris nasional Garda Metal.

Acara Family Gatring berjalan dengan aman,lancar dan terjalin komunikasi, kekeluargaan dengan baik,( Amun/Gobang)

Tempat Wisata Atau Rekreasi Menjadi Sorotan Para Wisatawan Lokal & Wisatawan Asing


Policewatch-Bekasi

Ditengah tengah penduduk warga perumahan megarenci, ada tempat rekreasi/wisata menjadi sorotan para wisatawan lokal maupun para wisatawan asing,dikarenakan biaya yang sangat terjangkau dan murah meriah.

Adapan pemandangan dan tempatnya sejuk,nyaman bikin para pengunjung betah, lokasinya juga sangat strategis disekitar masyarakat bekasi, jalan cipalahlar megarenci desa sukaragam serang baru.minggu 27/08/2023

Menurut keterangan dari pengelola taman keluarga bahwa ide pembangunan rekreasi muncul karna seringnya berwisata ditempat tempat yang pernah disinggahi,ucap Wardi pengelola taman keluarga tersebut kepada awak media policewatch, 


Dengan adanya taman keluarga ini yang terdiri dari modal bersama 5 bersaudara , awal pembangunan dari tahun 2016 dan pembukaan tahun 2021 sampai sekarang 2023, alhamdulillah bisa membuat keluarga bekerja disini, cari kerjaan sangatlah sulit, dengan adanya tempat rekreasi wisata ini bisa membantu keluarga, warga sekitar sini, pungkas wardi pengelola taman keluarga.

Saya sama keluarga senang bisa rekreasi di taman keluarga ini, selain murah meriah terjangkau juga tiketnya, hari biasa tiket 10000,sabtu minggu 15000, anak anak saya sangat senang bisa bermain dikolam renang taman keluarga ini, ucap nurjaman salah satu pengunjung saat diwawancarai awak media policewatch.

(Amun/Gobang)

Tiga Kasus dan 8 Tersangka Tindak Pidana Narkotika Penyidikannya Dihentikan (RJ)

 


Policewatch-Mataram.

Tiga kasus Tindak pidana Narkotika dengan 8 tersangka yang ditangkap atas pengungkapan yang dilakukan Direktorat Resnarkoba Polda NTB pada bulan Agustus telah dihentikan penyidikan kasusnya melalui mekanisme Keadilan Restoratif (Restorative Justice : Red).

Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Deddy Supriadi, S.I.K, menyampaikan bahwa penangkapan 8 tersangka dalam tiga kasus tersebut, dilakukan pada waktu dan tempat yg berbeda. _Pertama_, penangkapan tersangka ER, M dan IL pada 15 Juni 2023 di salah satu kos wilayah Pagesangan Kota Mataram. _Kedua_, penangkapan tersangka R dan M pada 20 Juni 2023 di Kecamatan Gunungsari Kab Lombok Barat. Sedangkan _ketiga_ , penangkapan tersangka JA, JU dan CCA pada 15 Juli 2023 di Cilinaya Kota Mataram, ungkapnya (27/8/23).

Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka ER, M dan IL, berupa alat hisap dan pipet kaca yg masih tersisa narkotika sabu. Kemudian tersangka R dan M, petugas menyita sabu 0,5 gram, alat konsumsi sabu seperti korek api dan pipa kaca. Sedangkan tersangka JA, JU dan CCA berhasil disita alat hisap, pipet kaca yang masih berisi narkotika sabu dan korek api. Sehingga para tersangka dijerat Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dalam prosesnya, penyidik telah menemukan fakta bahwa 8 tersangka tersebut bukan merupakan jaringan narkoba atau sindikat. Selain itu, ditemukan barang bukti sabu pemakaian dalam satu hari dan didukung hasil urine yang positif mengandung metamphetamin, jelas Deddy.

Berdasarkan fakta-fakta ini, sesuai Pasal 9 Perpol Nomor 8 Tahun 2021, maka telah diputuskan melalui gelar perkara khusus, bahwa kedelapan tersangka dikategorikan pecandu/penyalahguna atau korban penyalahguna. Seluruh tersangka telah diajukan asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT : Red) di BNNP NTB, ungkapnya.

Setelah penyidik menerima hasil TAT, kedelapan tersangka selanjutnya dikakukan rehabilitasi rawat jalan di lembaga rehabilitasi milik pemerintah, yaitu Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma. Sehingga ketiga kasus tersebut dihentikan proses penyidikannya dengan alasan demi hukum berdasarkan keadilan restoratif dan sebutan tersangka diubah menjadi pecandu/penyalahguna atau korban penyalahgunaan Narkotika, tutup Deddy.

Ditempat terpisah Kepala bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK., kepada awak media menjelaskan bahwa ke 8 tersangka pada 3 kasus tersebut telah melalui prosedur yang telah di atur dalam undang-undang sehingga penghentian penyidikan perkaranya dapat dilakukan.

"Beberapa ketentuan itu sudah ditangani secara profesional dan prosedural, sehingga kasusnya dapat dihentikan,"pungkas Arman.

Mn

Bakti Sosial Akabri 89, 1040 Sembako Di Bagi Untuk Warga Kurang Mampu


Policewatch-Lombok Tengah.

Kepala Staf Kodim (Kasdim)1620/Loteng, Mayor Inf Lalu Muhammad Syukur, menghadiri kegiatan donor darah dalam rangka Bakti Sosial Akabri 89 sebagai bentuk pengabdian TNI dan Polri tiada henti untuk Indonesia maju, yang di selenggarakan di seluruh Indonesia secara video conference. 

"Khusus di Lombok Tengah acara Bakti sosial Akabri 89 di laksanakan di kantor polres Loteng dengan kegiatan donor darah dan pembagian 1040 sembako kepada warga kurang mampu,"ujar Kasdim Sabtu, (26/8/2023). 

Selain itu, kegiatan tersebut menunjukan semangat kemanusiaan dan solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh anggota Akabri 89 di seluruh Indonesia serta komitmen untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. 

"Lebih dari sekedar sebuah kegiatan rutin, donor darah ini memiliki makna yang mendalam sebagai bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada negara," terangnya. 


kegiatan ini tidak hanya memotivasi rekan-rekan sesama prajurit TNI dan Polri, tetapi juga menginspirasi masyarakat umum untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan amal yang bermanfaat," ucapnya. 

Bakti sosial Akabri 89 pengabdian TNI dan Polri tidak hanya memberikan manfaat dalam hal kesehatan dan kemanusiaan, tetapi juga memperkuat sinergi antara kedua institusi, dan berharap semangat kepedulian serta kerjasama semoga terus terjaga dan ditingkatkan dalam berbagai kegiatan masa depan. 

"Karena melalui kegiatan inilah semakin terlihat betapa pentingnya keterlibatan TNI dan Polri dalam membantu masyarakat dan menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam aksi sosial yang positif," tandas Kasdim..

Mn

Cara Hidup Sehat dan Positif Thinking Ala Rannya Agustyra Kristiono



POLICEWATCH-MATARAM.

Usia remaja, muda dan milenial adalah masa-masa yang penuh harapan dan perubahan. Akan tetapi, ternyata cukup banyak kejadian kematian tertinggi dialami oleh kelompok usia peralihan ini. Mulai dari masalah kesehatan, hingga pola hidup yang kurang Bersih [ Higienis  ]

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016, lebih dari 3.000 remaja meninggal dunia setiap hari, dengan total mencapai 1,2 juta kematian remaja per tahun. Padahal kebanyakan dari penyebabnya sebenarnya dapat dicegah.

Melihat fakta tersebut, putri mendiang anggota DPR RI H Bambang Kristiono, yakni Rannya Agustyra Kristiono mengajak generasi muda milenial dan Gen Z, khususnya di P. Lombok untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dan Bersih sejak dini.

"Pola hidup sehat, bersih dan tertib diperlukan bagi generasi muda Bumi Gora, agar cita-cita Generasi Emas Indonesia bisa tercapai," kata Rannya Agustyra Kristiono, Minggu, 27 Agustus 2023. 

*Penyebab Kematian Usia Remaja* 

Dara cantik yang lama menempuh pendidikan di Eropa ini menjelaskan, dari  data WHO dapat diketahui bahwa ada beberapa penyebab kematian yang paling tinggi terjadi di usia remaja.

Yang pertama adalah kecelakaan. Kecelakaan merupakan penyebab kematian remaja usia 10-19 tahun yang terbesar. Kejadian kecelakaan ini dua kali lipat lebih banyak terjadi pada remaja laki-laki. Jenis kecelakaannya adalah kecelakaan lalu lintas (transportasi).

Misalnya tabrakan kendaraan atau kecelakaan antara kendaraan dengan pejalan kaki. Itulah mengapa pemerintah menetapkan usia minimal untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah 17 tahun.

"Sehaingga orangtua dan masyarakat secara umum punya peran yang sangat penting dalam mencegah kematian remaja karena kecelakaan. Salah satu caranya adalah menunggu sampai anak mendapatkan SIM baru diperbolehkan untuk mengemudikan kendaraan bermotor. Orangtua juga bertanggung jawab untuk mendidik anak-anaknya soal keselamatan lalu lintas," katanya.

Dari data yang sama, papar Rannya, penyebab kedua kematian remaja adalah penyakit Infeksi Saluran Pernafasan. 

"Infeksi saluran pernapasan bagian bawah adalah kondisi infeksi yang dialami pada organ sistem pernapasan bagian bawah seperti paru-paru , bronkus, dan trakea," jelas Rannya. 

Menurut dia, terdapat berbagai macam infeksi saluran pernapasan bagian bawah pada remaja yakni, bronkitis, pneumonia, laryngotracheitis, dan tracheitis.

"Hal ini berkaitan dengan kebiasaan merokok. WHO mencatat bahwa lebih dari setengah dari total kasus kematian anak dan remaja akibat pneumonia adalah akibat menghirup asap polusi dalam ruangan," imbuhnya.

Selanjutnya adalah penyakit diare. Diare dapat disebabkan oleh virus, bakteri, infeksi parasit, atau bahkan keracunan. Diare juga sangat berkaitan dengan kondisi sanitasi dan kebersihan lingkungan sekitar sehingga kebersihan menjadi penting dalam pencegahan diare. Minum air mentah, minum produk susu yang tidak diproses melalui pasteurisasi, dan tidak menjaga kebersihan makanan juga meningkatkan risiko diare.

"Diare memang kesannya sepele. Namun, bila tidak segera ditangani, diare bisa menyebabkan dehidrasi serius yang akhirnya berujung pada kematian," papar Rannya.

Masih berkaitan dengan data WHO, kata Rannya penyebab kematian pada remaja lainnya adalah faktor bunuh diri.

Data WHO menyebitkan, remaja yang masih berkembang dan belum begitu mampu mengelola emosinya dengan baik lebih rentan terhadap percobaan bunuh diri dibandingkan orang dewasa.

Menurut Rannya, tidak mungkin menentukan satu penyebab pasti kenapa seorang remaja memutuskan untuk bunuh diri. Keputusan untuk bunuh diri begitu rumit dan pasti disebabkan oleh banyak hal. 

Namun, faktor risiko terbesarnya memang adalah depresi yang tidak terobati. Pemicunya pun bisa beragam hal yang ia temui dalam hidupnya, mulai dari trauma masa kecil, kekerasan seksual, hingga bullying.

"Remaja yang kecanduan zat-zat tertentu seperti alkohol atau narkoba juga lebih rentan mengalami kematian akibat percobaan bunuh diri," jelasnya.

Karena itulah, Rannya mengajak para milenial dan Gen Z untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, bersih dan tertib menghindari kegiatan-kegiatan negatif yang bisa merugikan diri sendiri.

"Semua bisa dimulai dengan pola hidup sehat,  berolahraga dan Positif Thinking. Jauhi makanan 'sampah",  minuman beralkohol, apalagi narkoba," katanya.

Terkhusus untuk generasi muda di pulau Lombok, Rannya menilai ada banyak hal positif yang bisa dikembangkan. Apalagi Lombok sudah menjadi salah satu destinasi sport tourism internasional sejak adanya sirkuit Mandalika di Lombok Tengah.

"Joging dan bersepeda bisa jadi pilihan yang tepat. Karena olahraga ini terjangkau semua kalangan dan menyehatkan," katanya.

Rannya sendiri selalu melakukan olahraga ringan yang rutin.Sebab, dengan olahraga tubuh jadi sehat dan pikiran pun lebih positif dan konsentrasi. Pola makan juga harus diperhatikan generasi muda. Meski tak masuk dalam daftar WHO, namun penyakit Maag dan Gerd juga menjadi penyebab kematian usia remaja.

"Apalagi di zaman gadget seperti sekarang ini, kadang kalau sudah main game sampai lupa waktu. Ini yang harus dihindari, pola makan harus teratur dan sehat," katanya.

*Lanjutkan Cita-Cita HBK* 

Rannya Agustyra Kristiono sudah bertekad untuk melanjutkan cita-cita mendiang ayahnya, HBK, dalam berkarya 

untuk masyarakat Pulau Lombok, NTB.

Dara humble dan ramah ini mengaku akan berbuat untuk semua kalangan masyarakat P Lombok,   termasuk kaum milenial dan Gen Z. 

"Tentu banyak hal baik dan positif yang bisa dilakukan generasi muda di daerah ini. Tapi yang utama, generasi muda lombok harus sehat, kreatif dan berbudi luhur  untuk menyongsong generasi emas Indonesia 2045," ujar Rannya 

Ia menambahkan, pada tahun 2045 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045. 

"Jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran, dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Melihat dari fakta yang akan dihadapi Indonesia tersebut bonus demografi memang tidak bisa dihindari. Jadi harus disiapkan mulai sekarang," Pungkasnya.

Mn

Kapolda NTB Berikan Arahan Kepada Polisi Lingkungan Polresta Mataram.



Policewatch-Mataram.

Demi terciptanya keamanan di wilayah Nusa Tenggara Barat ,Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto telah membagi waktunya untuk hadir dalam acara penyampaian arahan Kapolda NTB kepada segenap Polisi Lingkungan Polresta Mataram di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram, Jum'at (25/08/2023).

Sebanyak 666 Polisi Lingkungan Menerima arahan dari orang nomor satu di Institusi Kepolisian Daerah NTB dalam rangka mengoptimalkan kinerja dan fungsi Polisi lingkungan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang menuju Pemilu Damai.

Disamping dihadiri ratusan Polisi lingkungan, acara tersebut juga dihadiri Ketua KPU NTB, Ketua Bawaslu NTB, Para PJU Polda NTB, Para PJU Polresta Mataram serta ketua KPU dan Bawaslu Kota Mataram.

Dalam sambutan Pembukaannya Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH., memaparkan beberapa hal terkait Keberadaan Polisi Lingkungan Polresta Mataram. Ia memaparkan bahwa Polisi lingkungan Polresta Mataram  dibagi dalam 6 wilayah yaitu 4 kecamatan di Kota Mataram yakni Ampenan, Mataram , Selaparang, Sandubaya dan 2 Kecamatan di Kabupaten Lombok Barat yakni Gunungsari dan Narmada yang menjadi wilayah hukum Polresta Mataram.

Ratusan polisi lingkungan yang tersebar di Wilayah Mataram telah mengetahui bahwa akan ada 2.287 TPS yang menjadi tugasnya dalam Pemilu 2024. Sejak di Lounching 1 Mei 2023, Polisi Lingkungan telah mulai melakukan adaptasi di lingkungan masing-masing sehingga TPS mana saja yang akan berada di lingkungannya telah diketahui sejak dini.

"Anggota telah mengetahui sejak dini dimana ia akan bertugas nantinya,"tegas Kapolresta. Maka Polresta Mataram  telah siap Mengamankan Pemilu 2024 yang akan datang,"Tutupnya.

Demikian juga  arahan yang disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto yang diawali dengan memberikan aplous kepada 666 Polisi Lingkungan Polresta Mataram sebagai bentuk rasa bangga terhadap keberadaannya ditengah masyarakat. 

"Saya titip Keamanan Kota Mataram ini kepada 666 polisi lingkungan Polresta Mataram yang saat ini terlihat begitu semangat. Semoga ini melambangkan keseriusan kita semua dalam mewujudkan Pesta Demokrasi menjadi sesuatu yang bahagia,"pinta Djoko Sapaan akrab Jenderal Polisi Bintang dua ini.

Masyarakat sangat mengharapkan bahwa kehadiran Polri dapat mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat, kemudian bagaimana menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak membias dan mengganggu Kondusifitas lingkungan.

Dikatakan Kapolda bahwa Polresta Mataram adalah etalase Polda NTB, oleh karena itu keberadaan Anggota harus dapat mewujudkan sesuatu yang berguna bagi orang lain.

"Kalau jadi Polisi Jangan tanggung" kata Kapolda mengulangi hingga 3 x kalimat tersebut.

Polisi dituntut harus cepat berfikir dan bertindak. Maka keberadaan Polisi lingkungan tidak hanya seremonial tetapi dituntut menjadi panutan bagi masyarakat lainnya.

Sebagaimana yang diterapkan dalam tugas pokok Kepolisian, maka "Saudara  punya kewajiban memelihara ketertiban masyarakat, apapun pangkatnya.

Kapolda pun mengatakan, Tidak boleh Polisi lingkungan buta hal tentang Pemilu, maka Ia berharap kepada seluruh Polisi lingkungan harus bisa bertanya untuk cari tahu tentang sesuatu yang belum difahami terkait Pemilu dengan seluruh mitra kerja.

"Kerjasama itu ada 3 hal yaitu Komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,"ucapnya.

Kemudian terkait tugas Pemilu yang akan dihadapi Kapolda Pun mengatakan "Tidak ada alasan bagi kita yang hadir disini untuk tidak menciptakan Pemilu akan datang menjadi Pemilu Damai.

Maka Potensi gangguan harus dieliminir dengan baik dari tingkat paling bawah yaitu  lingkunganmasyarakat sesuai dengan Tempat ditugaskannya polisi Lingkungan.

" Saya sangat  berharap Keaktifan polisi lingkungan, pesan saya tidak boleh ada pemantauan yang hilang dilingkungan tempat tugas anda,"tutupnya menitip harapan pada Polisi lingkungan Polresta Mataram.

Mn

34 Tahun Pengabdian Altar 89, Polda NTB bersama TNI Menggelar Baksos dan Bakti Kesehatan se NTB

  


Policewatch-Mataram.

Sebagai wujud rasa syukur dalam rangka menyambut ke 34 tahun Pengabdian AKABRI Altar 89 untuk masyarakat, Polda NTB melaksanakan Bakti Sosial yang dilaksanakan serentak di lapangan Bhara Daksa Polda NTB dan seluruh Polres Jajaran Polda NTB. Bakti sosial dan Bakti kesehatan dilaksanakan sebagai bentuk nyata pengabdian untuk masyarakat.

Pelaksanaan Bakti Sosial dan Kesehatan AKABRI Altar 89 tahun 2023 kali ini mengambil tema "Pengabdian TNI Polri Tiada Henti Untuk Indonesia Maju" sebagai komitmen TNI Polri alumni AKABRI 89  selalu hadir dan berbuat untuk masyarakat.

Acara yang berlangsung terpusat di Tasikmalaya Jawa barat tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Altar 89, dan diikuti serentak di seluruh daerah se Indonesia termasuk Polda NTB, (26/08/2023).

Sementara itu Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto beserta Danrem 162/WB Brigjen Agus Bhakti, Wakapolda NTB, Kepala BNNP NTB, Kapolresta Mataram , serta Forkopimda Provinsi NTB dan para undangan lainnya mengikuti dan melaksanakan acara tersebut di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Sabtu (26/08/2023).

Memperingati 34 tahun Pengabdian Akabri 89 tersebut , Polda NTB dan jajaran Polres/ta  bersama TNI di Wilayah Nusa Tenggara Barat  melaksanakan bakti sosial dan bakti kesehatan dengan memberikan bantuan Sebanyak 10.500 paket sembako  untuk di salurkan kepada masyarakat penerima manfaat dengan rincian 500 paket di salurkan Polda NTB, 1500 disalurkan Polresta Mataram, 2000 paket disalurkan Polres Lombok Barat, 1000 paket Polres Lombok Tengah, 500 paket Polres Lombok Utara, 1000 paket disalurkan Polres Sumbawa, 500 paket Polres Sumbawa Barat, 500 Paket oleh Polres Bima Kota, 500 paket Polres Bima dan 500 paket yang disalurkan Polres Dompu.

Disamping Bakti sosial dengan menyalurkan ribuan paket sembako, menyambut 34 tahun pengabdian AKABRI Altar 89, Polda NTB juga melaksanakan Bakti kesehatan. Dengan menghadirkan beberapa stand pelayanan kesehatan seperti Pemeriksaan Spesialis THT , Spesialis Kulit dan Kelamin, Stand Pemeriksaan Spesialis umum dan bedah tulang, Pemeriksaan Gigi dan spesialis bedah mulut, pelayanan vaksinasi dan Laboratorium, pemeriksaan dokter umum maupun spesialis dalam, Tenda Apotik, Donor Darah, serta stand Khitanan yang kesemuanya dihadirkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam keterangannya saat menyampaikan laporan kepada Panglima TNI dan Kapolri melalui Zoom Aplikasi, Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto, yang saat itu didampingi Altar 89 lainnya yang ada di NTB diantaranya Kepala BNNP NTB, WakaPolda NTB serta Kombespol Purn. Suryanto menyampaikan laporan terkait kegiatan bakti sosial Alumni Taruna (Altar) 89 di wilayah Nusa tenggara Barat (NTB).

"Polda NTB bersama TNI dan Pemerintah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan bakti Kesehatan dimana Polda NTB dan Polresta Mataram melaksanakan bakti sosial berlangsung di Tribun Bhara Daksa Polda NTB sedangkan 9 polres jajaran lainnya dilaksanakan di Kabupaten masing-masing,"kata Kapolda Melaporkan Kegiatan di NTB.

Dalam Kegiatan bakti Kesehatan lanjut Jenderal bintang dua ini  Polda NTB bersama TNI dan Pemprov NTB melibatkan 79 tenaga kesehatan yang terdiri dari Nakes dari TNI, Polri dan Rumah Sakit Swasta, 12 Dokter Spesialis, 7 Dokter umum, 54 Perawat dan bidan. Pelayanan kesehatan yang diberikan dengan melalui pendaftaran dan di periksa di klinik umum, kemudian jika ada penanganan khusus seperti katarak, bibir sumbing akan ditindaklanjuti oleh dokter spesialis.

Kepada Panglima TNI dan Kapolri, Kapolda juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh TNI, Polri dan pemerintah untuk dapat berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat NTB khususnya dalam rangka membantu pemerintah membangun dan memulihkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami Altar 89 siap berada dan berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat NTB,"ucapnya dihadapan Panglima TNI dan Kapolri  via zoom aplikasi. (Adb)

Diakhir Acara Bakti Sosial Alter 89 di Polda NTB tersebut, Kapolda NTB beserta para undangan yang hadir bersama-sama melihat dan menyapa masyarakat yang tengah memeriksa kesehatan, donor darah, sunatan, periksa gigi serta menyerahkan Bansos berupa bingkisan Sembako secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.

Mn

Diduga Dikriminalisasi,Wartawan Perusahaan Pers Lapor Ke Polda Sumsel


POLICEWATCH-SUMATRA SELATAN

Pemimpin Redaksi MMC News  Bambang Setyawan.AMa  dan  Kuasa Hukum  Bambang Iswahyudi.SH.MH serta Kepala Perwakilan Sumatera Selatan M.Umar sekira Pukul 15.30 Wib secara  resmi telah menyampaikan Surat Laporan Pengaduan Kepada Kapolda Sumatera Selatan Nomor Surat :025/Red_Mmc/VII/2023 disertai Tembusan Ke Kapolri,Kadiv Propam , Irwasda Polda Sumatera Selatan yang diterima oleh Sdr.EL..staf Stum Polda Sumsel

Dikatakan Bambang Setyawan.A.Ma adapun isi surat Laporan  Terhadap Tindakan Oknum  Pidsus Polres Lahat sebagai berikut diantara nya Bahwa Pelaporan UU ITE dari Sdri.Sukarti Dapati selaku Kepala Desa Pandan Arang Ulu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan

Terhadap Wartawan Mmc Sriwijaya adalah bentuk Intervensi dan Kriminalisasi atas kebebasan Pers dalam menjalan kan peran nya memberikan kontribusi terhadap mencerdaskan kehidupan berbangsa dalam Publikasi Tulisan,  Berita serta Undang undang dasar 1945 dalam kebebasan berpikir dan berpendapat sebagai HAM


Selain itu Dengan diterima nya  aduan di Polres lahat secara langsung maupun tidak langsung menghambat tugas tugas Jurnalis karena delik aduan pers telah diatur di dalam undang undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, serta aduan Terkait UU ITE terhadap Wartawan MMCNEWS Sriwijaya diduga upaya untuk mengaburkan permasalahan Kades PAU yang di laporkan oleh Warga sebagai Penerima BLT dan Gaji Perangkat Desa Tahhn 2022.

Atas Aduan Balik yang telah disampaikan dari Pimpinan Redaksi MMCNEWS  sebagai bahan pertimbangan Bapak Kapolda Sumsel untuk Menindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Dugaan Penyimpangan Dana BLT dan Gaji Perangkat Desa PAU kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat dan membantu menyelesaikan perkara atas dugaan UU ITE oleh M.Umar Wartawan MMC Sriwijaya 

Sumber : Umar/ mmcnews

Humas PT Timah Beri Penjelasan Terkait Dampak Pencemaran Akibat Tenggelamnya KIP 11


Policewatch-Bangka Belitung

Tenggelamnya Kapal Isap Produksi (KIP) 11 milik PT Timah di perairan laut Cupat, Bangka Barat pada Rabu (23/8/2023) lalu membuat kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan yang diduga adanya tumpahan limbah minyak dan oli serta kemungkinan limbah B3 lainnya.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT. Timah, Anggi Siahaan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya fokus untuk melaksanakan mitigasi dan penanganan dampak lingkungan yang disebabkan peristiwa tersebut. 

Menurut Anggi, langkah strategis untuk mengantisipasi dan mencegah pencemaran laut telah di lakukan dengan mengaktifkan Tim Emergency Response Group (ERG) untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya pencemaran laut di sekitar lokasi kejadian dan menurunkan Tim penanggulangan pencemaran.

"PT Timah telah memiliki personil certified IMO 1,2,3 dalam penanggulangan pencemaran di perairan, PT Timah juga member dari OSCT Indonesia sebagai provider pengendalian pencemaran di laut," Jelas Anggi kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (25/8/2023).

Selain itu ia juga mengatakan sejak awal Tim ERG PT Timah sudah melaksanakan preparasi penggelaran peralatan oil booms untuk meminimalisasi dampak terhadap lingkungan.

Sedangkan untuk Awak KIP yang telah di evakuasi, perusahaan telah selesai melakukan pengecekan medis dan akan menginvestigasi terhadap terjadinya musibah tersebut.

"Alhamdulillah, penanganan medis telah dilakukan. Tim perusahaan masih melakukan pendalaman dan menginvestigasi terhadap terjadinya musibah ini," Tutup Anggi.

Kemudian, terkait kemungkinan dampak Pencemaran laut tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Propinsi Kep Bangka Belitung, Ferry Afriyanto di hubungi melalui pesan WhatsApp oleh wartawan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dan konfirmasi ke Inspektur Tambang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).

"Kami masih konfirmasi/koordinasikan dengan Inspektur Tambang KESDM terkait masalah ini. Ada kewenangan Inspektur Tambang yang bisa masuk dalam kecelakaan tambang, termasuk dampak yang terjadi," Jelas Ferry kepada wartawan, Jum'at (25/8/2023).

Saat ditanyai apakah belum ada perkiraan tindakan yang dilakukan, ia menjawab bahwa masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dan menyarankan untuk konfirmasi langsung ke Inspektur Tambang.

"Kami juga masih menunggu konfirmasi lebih lanjut, Mungkin bisa konfirmasi ke Inspektur Tambang, melalui KESDM/DESDM," Pungkasnya.

Hendy Okfriansyah / Tim