Pastikan Kesiapan Arena, Danrem 162/WB Tinjau Progres Arena Voli Babaretow Desa Jelantik


Policewatch-Lombok Tengah.

Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti (WB), Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han, meninjau kesiapan arena Voli Babaretow di Desa Jelantik kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. 

Hal ini diungkapkan Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, saat mendampingi Danrem dalam kunjungannya untuk meninjau renovasi arena Babaretow progresnya sudah 90%, yang dijadwalkan akan menjadi tempat perhelatan dan kompetisi Turnamen Danrem Cup 162/WB bagi atlet voli dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara," ungkap Dandim, Kamis (7/9/2023). 

Arena Babaretow, yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Loteng, merupakan arena penting dalam memajukan olahraga voli di NTB Khususnya Lombok Tengah. 

Dengan luas dan ukuran standar yang di tetapkan PBVSI, arena ini akan menjadi fasilitas terkemuka bagi para atlet dan pecinta voli di daerah sekitarnya," terang Dandim. 


Menurutnya, pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi berbagai event voli yang akan diadakan di arena ini. "Kami berkomitmen untuk memastikan arena ini tidak hanya memiliki fasilitas fisik yang memadai, tetapi juga sistem operasional yang handal untuk mendukung perkembangan olahraga voli di wilayah ini," ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga ikut serta dalam menyukseskan turnamen Voli Danrem Cup yang diikuti oleh 12 Peserta, yang akan digelar pada 10 hingga 17 September 2023. "Arena Babaretow akan menjadi wadah bagi bakat-bakat muda di bidang voli untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional," jelas Dandim. 

Progres renovasi arena ini juga mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Mereka menyambut dengan antusias dan berharap arena ini dapat segera beroperasi untuk memberikan manfaat bagi komunitas voli di desa jelantik. 

Dengan dilakukan peninjauan progres ini, diharapkan bahwa Arena Babaretow akan segera dapat menjadi pusat kegiatan voli yang bermanfaat bagi atlet dan masyarakat Lombok Tengah pada umumnya. Dengan komitmen dari semua pihak terkait, proses persiapan menuju pertandingan resmi arena ini di pastikan akan berjalan dengan lancar dan sukses," tandasnya.

Mn

PARTAI MASYUMI PASTIKAN DUKUNG PASANGAN CAPRES ANIS &CAK IMIN PADA PILPRES 2024.

 

Jakarta,policewatch.news:redaksi MPP.. 

 Partai Masyumi menyatakan dukungan ke pasangan bakal capres Anies Baswedan dan bakal cawapres Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Deklarasi dukungan disampaikan usai Berkunjung di Kantor DPP Partai NasDem pada Selasa siang (5/9). Jajaran pengurus DPP Masyumi datang mengenakan setelan jas dan peci hitam.

"Kami memberikan dukungan penuh atas telah dideklarasikan yaitu pasangan AMIN, Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar," kata Ketua Umum Partai Masyumi Ahmad Yani usai pertemuan di NasDem Tower.

"Bahwa Masyumi bakal menggerakkan seluruh kader partainya se-Indonesia mulai dari lapisan paling bawah sampai elit Partai  untuk memenangkan Anies-Cak Imin (AMIN)" Ujar Ahmad Yani Mantan Politisi PPP.

Selain itu, Masyumi turut membentuk unit unit sendiri dalam upaya pemenangan Anies-Cak Imin di Pilpres 2024 nanti.

Ia menyebut tim sedang berjalan di beberapa provinsi, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur,Sumatra,dan menyeluruh se Indonesia.

"Dalam rangka untuk memenangkan ini, Masyumi membentuk unit tersendiri, diberi nama kumparan, komite pemenangan Anies Baswedan Cak IMIN," ucap Ahmad Yani.

Yani menjelaskan dukungan terhadap pasangan Anies-Cak Imin itu juga akan segera diformalisasikan dan disosialisasikan kepada Pengurus dan massa Partai Masyumi.


Ia menyampaikan dukungan tersebut akan disampaikan dalam beberapa waktu ke depan melalui rapat koordinasi nasional di Jakarta."Dan sekaligus juga tadi kami memberikan undangan kepada rekan-rekan NasDem, khususnya Pak Surya Paloh untuk bisa menghadiri rakornas partai Masyumi," ujarnya.

Partai Masyumi Sendiri dipastikan  tidak  ikut serta pada Pemilu 2024.Mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sebelum ke NasDem Tower, rombongan Partai Masyumi terlebih dulu berkunjung ke Kantor DPP PKS di Jakarta.

Tampak Ketua Umum Masyumi Ahmad Yani memimpin langsung agenda Tersebut.

Kedatangan mereka disambut Presiden PKS Ahmad Syaikhu serta Sekjen Habib Aboe Bakar Alhabsyi dan sejumlah petinggi lainnya.


Ahmad Yani mengaku datang untuk bersilaturahmi dengan PKS yang telah mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres.Pertemuan itu membicarakan kolaborasi yang berpotensi dilakukan untuk memenangkan Anies di Pilpres 2024 mendatang.


"Melakukan koordinasi apa-apa yang bisa dilakukan bersama dan apa-apa yang bisa dikerjakan bersama dalam rangka memenangkan Mas Anies sebagai Presiden RI," kata Yani dikutip dari pers rilis PKS, Selasa (5/9).


Partai Masyumi resmi menyatakan dukungan ke Anies Baswedan sebagai bakal capres di Pilpres 2024 pada awal Juni lalu.


Ketua Majelis Syuro DPP Partai Masyumi Abdullah Hehamahua menyatakan keputusan itu ditetapkan dalam Rapat Majelis Syuro Masyumi.


"Kami resmi dukung Anies. Saya sebagai Ketua Majelis Syuro yang memutuskan itu dengan teman-teman Majelis Syuro. Terakhir [rapat] Ahad lalu," kata Abdullah Hehamahua.


Abdullah Hehamahua mengatakan DPP Masyumi telah mengeluarkan instruksi kepada para pengurus di tingkat DPW, DPC dan seluruh kader untuk membantu memenangkan Anies. 

Dengan Bergabungnya Partai Masyumi Maka Pasangan AMIN ANIS - MUHAIMIN Telah Di Usung Oleh Partai NASDEM,Partai Kebangkitan Bangsa PKB ,Partai Keadilan Sejahtera Dan Partai UMMAT.(team redaksi Mpp) 

(H. Irfan A.Wakid)



Tersangka TPPO, Kacab PT PSM Serta 2 Tenaga Lapangan Diamankan Satgas TPPO Polda NTB

 


 

Policewatch-Mataram.

 Sebagai bentuk Komitmen Polda NTB dalam melakukan upaya pencegahan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di wilayah hukum Polda NTB sesuai atensi Presiden RI dan Kapolri untuk melakukan penindakan dan Pencegahan terhadap segala bentuk kegiatan TPPO.

Dalam Konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK., didampingi oleh Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol Teddy Ristiawan SIK., dan Kasubdit IV( PPA) Ditreskrimum Polda NTB mengatakan bahwa atas laporan polisi nomor 93 tertanggal 7 Agustus 2023 yang menyebutkan ada 53 korban yang diduga menjadi korban TPPO dari salah satu Perusahaan pengirim PMI.

"Atas dasar laporan tersebut Satgas Penindakan TPPO Polda NTB langsung merespon dengan melakukan penyelidikan yang akhirnya dapat menggungkap dugaan kasus tersebut dengan mengamankan 3 tersangka dimana 2 tersangka sedang dalam proses penyidikan dan 1 tersangka sedang menjalani proses hukum di salah satu Lembaga Pemasyarakatan,"jelas Kabid Humas.

Dari pengungkapan tersebut diamankan 3 tersangka dimana satu tersangka sebagai Kepala Cabang PT PSM, inisial  " RD Als D ", Prempuan usia 45 tahun, kemudian inisial " S " dan " J " sama-sama berperan sebagai perekrut. 

Tersangka" RD Als D "dan " S " kami amankan dan saat ini berada di Rutan  Polda NTB, sementara " J " sedang menjalani proses hukum di Lembaga Pemasyarakatan atas kasus lain,"pungkasnya.

Secara singkat kronologis peristiwa TPPO itu terjadi menurut  Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Teddy Ristiawan SIK.,bahwa dugaan pengiriman tenaga kerja melalui non prosedural tersebut dilakukan oleh PT. PSM cabang Mataram dimana perusahaan tersebut merupakan perusahaan pengirim tenaga kerja yang berkantor di wilayah Monjok, Kota Mataram selaku cabang, sementara kantor pusatnya berada di Jakarta.

Ia mengatakan bahwa ada 53 CPMI asal Kab. Lombok Utara dan Kota Mataram sejak Januari sampai dengan Mei 2022 telah direkrut dan menyerahkan uang dengan total kerugian Rp 641.500.000,-, namun gagal ditempatkan ke Taiwan. Mereka telah direkrut oleh inisial  SI als " S " dan " J "selaku PL (pekerja lapangan) dijanjikan untuk dipekerjakan di bidang Konstruksi bangunan dan Pekerja pabrik dengan pembebanan biaya masing-masing sejumlah Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah )s/d Rp 40.000.000,-(Empat Puluh Juta Rupiah)

Hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Kepala BP2MI Nomor 785 Th. 2022 tentang Biaya Penempatan Migran Indonesia yang ditempatkan oleh perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia kepada pemberi kerja berbadan hukum di Taiwan. 

Kemudian para PL menyerahkan uang pendaftaran CPMI kepada tersangka dengan inisial" RD Als D" selaku Kepala Cabang PT. PSM, beralamat di Jln. Transmigrasi Majeluk Nomor 77, Pejanggik, Kec. Mataram, Kota Mataram. 

Tersangka RD berperan melakukan proses penempatan CPMI secara Non Prosedural ke Negara Taiwan, yang tidak didukung dengan administrasi berupa SIP2MI dan Job Order..

Proses perekrutannya juga tidak sesuai dengan kompetensi sehingga proses pendaftaran CPMI ditolak sistem pada aplikasi ketenagakerjaan, yaitu dari total 53 CPMI yang direkrut terdapat 41 CPMI yang ditolak sistem atau tidak bisa mengajukan proses ID.

"Atas dasar itu karena merasa rugi dan tidak bisa berangkat, korban akhirnya melaporkan ke Mapolda NTB,"ucapnya.

Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 10 dan atau Pasal 11 Jo Pasal 4 yaitu melakukan percobaan atau merencanakan TPPO sebagaimana diatur dalam UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), dan atau Pasal 83 Jo Pasal 68 Jo Pasal 5 atau Pasal 86 Jo Pasal 72 yaitu penempatan PMI secara Non prosedural sebagaimana diatur dalam UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 15.000.000.000,- (lima belas miliar rupiah).

Mn

Periode Juli - Agustus 2023 Ditresnarkoba Polda NTB Ungkap 14 Kasus dan Amankan 25 Tersangka

 


Policewatch-Mataram.

Selama periode Juli hingga Agustus 2023 Direktorat Resnarkoba Polda NTB dalam Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) telah mengungkap sebanyak 14 kasus tindak Pidana peredaran gelap Narkotika dengang mengamankan 25 tersangka serta mengamankan berbagai macam barang bukti narkoba serta obat-obatan keras dan terlarang lainya.

Hal ini disampaikan Kepala bidang (Kabid) Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK.,dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Command Center Polda NTB, Rabu (06/09/2023).

"Peristiwa ini terjadi di wilayah hukum Polda NTB dan atas informasi yang disampaikan masyarakat, Dit Resnarkoba Polda NTB melalukan upaya penyelidikan dan berhasil melakukan pengungkapan terhadap 14 kasus tersebut,"ungkap Kabid Humas yang pada konferensi pers tersebut didampingi Dir Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriyadi SIK., serta Kabag Pengawasan Penyidikan Dit Resnarkoba Polda NTB.

Dari pengungkapan 14 kasus tersebut  diantaranya dilakukan di wilayah Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan di wilayah Lombok Barat. Sementara Barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu Sabu seberat 777,945 Gram, Hexymer 459 butir, Trihexyphenidhyl 400 butir, Handphone, Sejumlah uang tunai, Kendaraan R2 dan R4 yang diduga sebagai penunjang dalam melakukan aktivitas peredaran Narkotika.

"Atas nama Polda NTB mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas informasi yang disampaikan dalam rangka mencegah atau memberantas tindak pidana dan peredaran gelap Narkotika,"tutupnya.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Deddy Supriyadi SIK., menyampaikan dari keseluruhan kasus tersebut rata-rata tersangka dalam menjalankan aksinya menggunakan modus Terselubung (Ranjau) dan modus Online.

"Barang bukti tersebut saat ini sedang diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB beserta ke 25 tersangka yang saat ini masih dalam penanganan penyidik. Kasus-kasus tersebut diungkap berdasarkan informasi masyarakat dan upaya pengembangan penyidik,"ucap Deddy Sapaan akrab Dirresnarkoba Polda NTB.

Atas perbuatan para tersangka, Kata Deddy akan diancam dengan pasal diantaranya pasal 114, dan atau pasal 112, dan atau pasal 111, dan atau pasal 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Maksimal 20 tahun penjara, kemudian pasal 196, 197 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara.

Mn

LSM LP2K Apresiasi Management PT.Long Daliq Primacoal penuhi Keinginan Warga Lingkungan 1Desa Gedung Agung


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT.

 Paska aksi demo oleh masyarakat lingkungan 1, Desa Gedung Agung kecamatan Merapi Timur, sehingga 

aktivitas holling batubara terhenti, dimana warga menggelar aksi hingga memasang tenda beberapa hari,

Ternyata pihak perusahaan PT.LDP langsung tanggap keinginan masyarakat ini suatu keseriusan pihak perusahaan memberikan yang terbaik kepada masyarakat disekitarnya akibat dampak lingkungan, khususnya di lingkungan 1, ini bentuk kepedulian pihak perusahaan agar masyarakat merasa nyaman dan sehat patut kita apresiasi kata " Febri Ketua LSM LP2K (pemantau lingkungan dan korupsi) kepada wartawan rabu ( 6/9)

Semoga pihak perusahaan yang lain juga untuk dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan dampak lingkungan yang di atur undang undang lingkungan, agar mereka sehat dan nyaman dilingkungan sekitar nya, apalagi tahun ini kita terjadi perubahan iklim memasuki musim kemarau penyiraman dilakukan, dampak Polusi akan berbahaya ISPA mengancam warga,

Saya sangat memberikan apresiasi kepada PT LDP yang telah membantu warga lingkungan 1, apa yang disampaikan kepada pihak perusahaan beber " febri

sebelumnya warga lingkungan 1 Desa Gedung Agung kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, menutup Akses jalan menuju stok pile milik PT LDP mereka berunjuk rasa meminta tuntutan mulai dari 200 juta namun belum ada kata sepakat antara warga dan pihak perusahaan, setelah melakukan mediasi yang dihadiri Tripika seperti Camat Merapi Timur, Kapolsek Merapi, dan Koramil Merapi, akhirnya dari hasil rapat pihak perusahaan mengabulkan permintaan warga lingkungan 1 Desa Gedung Agung, yaitu ada empat poin,1.penyiraman, 2.pembuatan sumur bor, 3.uang kompensasi dan check Up kesehatan dilakukan secara berkala oleh perusahaan PT LDP, 

Sementara itu salah satu warga desa Toni  sangat mendukung pihak perusahaan PT, LDP yang telah menepati tuntutan warga yang berdampak sekitar nya, ini patut kita apresiasi kepedulian nya dengan masyarakat khususnya di lingkungan 1 akibat dampak Polusi debu batubara, apalagi kita sudah masuk musim kemarau, dengan dilakukan penyiraman setiap hari, akan mengurangi Dampak debu batubara yang membahayakan bagi warga disekitar nya terang " Febri kepada wartawan rabu (6/9)

Diharapkan kedepannya pihak perusahaan yang lain juga harus memberikan yang terbaik melalui program dana. CSR (Corperate Sosialita Resposibilite) baik diperusahan tambang batubara yang ada di Merapi, apalagi kita saat ini menghadapi masuk kemarau warga sudah banyak mandi di " aik Lematang" perlunya suplay air bersih untuk masyarakat, ujarnya 

Bambang MD

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makodim Loteng, Prajurit Teritorial Harus Bermanfaat Untuk Masyarakat


Policewatch-Lombok Tengah.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc. beserta rombongan melakukan kunjungan kerja perdananya ke pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, sekaligus mengunjungi satuan satuan yang ada di wilayah Korem 162/WB. 

Salah satu agenda kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana adalah mengunjungi makodim 1620/Loteng bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara satuan atas dan bawah dalam mendukung keamanan dan stabilitas di wilayah Loteng, Rabu (6/9/2023). 

Dalam kunjungannya, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan didampingi oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti dan sejumlah perwira termasuk sejumlah pejabat penting Kodam lainnya, dan disambut dengan hangat oleh Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, S.I.K. dan Forkopimda serta seluruh perwira staf serta anggota Kodim 1620/Loteng. 

"Pangdam IX/Udayana mengucapkan apresiasi yang tinggi atas peran dan kinerja Kodim 1620/Loteng dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah," ungkap Dandim. 


Selama kunjungannya, Pangdam IX/Udayana juga melakukan pertemuan dan tatap muka dengan seluruh anggota baik prajurit maupun PNS kodim 1620/Loteng, membahas terkait berbagai macam isu tentang penggunaan media sosial, keamanan maupun kesejahteraan prajurit. 

Kunjungan kerja perdana ini diharapkan dapat memperkuat hubungan sehingga dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Loteng. 

"Pangdam IX/Udayana juga berpesan agar seluruh anggota Kodim 1620/Loteng tetap profesional dan menjunjung tinggi kode etik dalam menjalankan tugas, karena prajurit teritorial harus bermanfaat untuk masyarakat," jelas Dandim. 

Apapun program yang sudah berjalan selama ini terus di lanjutkan dan selalu lakukan koordinasi dengan instansi terkait agar keberadaan Babinsa di wilayah selalui di akui. "Lakukan kerjasama dengan kepolisian khususnya Babinsa diwilayah serta jaga selalu keharmonisan dan komunikasi yang baik di wilayah," tutup Dandim.

Mn

Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda NTB Gelar Razia / Pengecekan Handphone Personelnya.



Policewatch- Mataram

Dalam rangka kontrol dan pengawasan serta  meminimalisir  pelanggaran sekecil apa pun oleh personel Direktorat Samapta Polda NTB  khususnya Subdit Gasum, Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda NTB  KOMPOL I KETUT SUASTIKA, S.H., M.I.Kom. menggelar Razia / Pengecekan Handphone Personelnya. Rabu 6 September 2023.

Pemeriksaan handphone di kalangan personel ini dilakukan usai pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Direktorat Samapta, para anggota diminta tetap berada di tempat sembari memegang handphone masing-masing, Selanjutnya, Kasubdit Gasum didampingi para perwira lainnya  memeriksa aplikasi satu persatu handphone personel 

Kegiatan ini merupakan pengamanan Internal dalam rangka penegakan Gaktiblin           ( penegakan ketertiban dan kedisiplinan) dan Kode Etik Profesi Polri sesuai PP Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Walaupun Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukannya aplikasi atau situs yang mengarah ke judi online, 

Perwira berpangkat melati satu ini menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi jika ada anggota yang kedapatan memiliki aplikasi ataupun bermain di judi online. 

“Saya harapkan personil khususnya Subdit Gasum tidak ada yang bermain ataupun berkecimpung dalam permainan judi online, jika nantinya ada yang saya temukan bermain judi online saya akan beri tindakan tegas, karena selain merugikan diri sendiri juga dapat merugikan orang lain” ungkapnya.

Kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan guna kedisiplinan dan kebaikan  terhadap anggota maupun kesatuan  .

Mn

Respon Cepat Polsek Sape, Ungkap Kasus Pembunuhan


Policewatch-Bima.

Dalam waktu singkat Polsek Sape mengungkap dan menangkap seorang terduga kasus pembunhan di wilayah hukum Polsek setempat.

AR (29) terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan Tajudin alias Tayeb (42) warga Kecamatan Lambu, tewas di tempat kejadian perkara di Jalan Lintas Kaleo Kecamatan Sape Kabupaten Bima, langsung diringkus Selasa (5/9/2023) sekira pukul 20.20 Wita.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, Senin siang ini.

Pengungkapan peristiwa pembacokan hingga tewas ini, jelas Kasi Humas, berawal ditemukannya mayat korban yang bersimbah darah dengan luka di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan laporan masyarakat, pihaknya langsung menuju TKP dan langsung mengevakuasi korban serta mengungkap siapa pelaku yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Kunto Prakoso.

Sebagaimana keterangan yang diperoleh baik dari terduga pelaku pun dari keterangan pendukung lainnya, awal mula peristiwa yang terbilang sadis itu, jelas AKP Jufrin, buntut dari pengaruh buruk miras.

"Akibat adanya selisih paham dan ketersinggungan, sebab pengaruh alkohol atau miras, peristiwa pembacokan pun terjadi hingga merenggut nyawa,"jelas AKP Jufrin.

kasi Humas ini juga menjelaskan, setelah terduga pelaku diamankan, langsung digelandang menuju Mako Polres Bima Kota, guna pengamanan lebih lanjut.

Mn

Tim Opsnal Sat Resnarkoba Kota Bima Sergap Lelaki Paruh Baya Karena Kedapatan Kuasai 8 Klip Sabu


Policewatch-Kota Bima.

Tim Cobra Alpha Sat Narkoba Polres Bima Kota kembali menunjukan taringnya, dalam mengungkap jula edar narkotika di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kali ini, seorang lelaki paruh baya berinisial AD (50) warga Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima, disergap Selasa sore tadi sekira pukul 15.30 Wita, digerebek Tim Cobra Alpha dibawah pimpinan Katim Bripka Wahyudin dan anggotanya.

Menurut Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin malam ini.l menjelaskan,

Ditangan pemilik sabu ini, sebut Kasat Narkoba, didapatkan barang bukti 8 lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga shabu, sebungkus plastik klip kosong, kotak rokok, 2 (Dua) dua handphone, kartu ATM, 2  korek api gas,  timbangan digital dan uang  sejumlah 570 ribu rupiah.

"Setelah dilakukan penggeledahan yang disaksikan tokoh masyarakat setempat, langsung digelandang menuju Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,"tutupnya.

Mn

Bersatunya Generasi Muda NU dan Muhammadiyah'' Pasangan AMIN Bagian SOLUSI KEBANGSAAN


 Bogor.policewatch.news: Tinjauan politis ideologis.

Oleh: Hanafi Tasra

PEMASANGAN  Anies Rasyid Baswedan (ARB) dengan Abdul Muhaimin Iskandar (Imin) yang disingkat AMIN  sebagai Capres dan Cawapres dalam pilpres 2024 mendatang, sepatutnyalah disikapi oleh semua warga bangsa dengan optimisme yang sangat tinggi.

Mengapa ? Karena pasangan ini potensial membawa kebaikan bagi perjalanan bangsa ini ke depan, baik secara politis jangka pendek, maupun secara ideologis jangka panjang.


*Tinjauan Politis*


Secara politis, kalkulasi elektabilitas Anies pada pilpres 2024,  sebagaimana diprediksi oleh para analis politik, dan sesuai pula dengan harapan kaum muslimin garis lurus (Istiqamah), pasangan AMIN ini, dengan seizin Allah Ta'ala  akan memenangkan kontestasi.

Tanpa mengada-ada, dan bukan tanpa alasan, secara common sense kita menyaksikan betapa dimana mana, di seluruh tanah air yang didatanginya, Anies beroleh dukungan yang sangat luas dan kuat dari seluruh lapisan  masyarakat: tua dan muda, pria dan wanita, bahkan remaja dan pemuda (generasi Z).

Semua menyatakan kerinduannya akan perubahan di negeri ini, dimana yang akan menjadi Presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan.

Demikian kuatnya tarikan magnit tokoh ARB ini, maka masyarakat pendukungnya  tidak lagi mempersoalkan siapa yang akan dipilih beliau sebagai cawapresnya. Bagi mereka, nampaknya, yang penting adalah Anies di tahun 2024  ber "tahta" di istana negara.

Begitu sentralnya ketokohan Anies di mata mereka.

Alhamdulillah, ARB sudah menetapkan Cak Imin sebagai cawapresnya, dan dideklarasikan pada hari sabtu, 2 September 2023 yang lalu di kota Surabaya.

Pilihan ARB terhadap Cak Imin ini, oleh banyak kalangan dinilai sebagai pilihan cerdas, karena dengan strategi begitu, pasangan AMIN diprediksi akan mendulang suara yang cukup signifikan dari pemilih Nahdhiyin (NU) di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dua propinsi yang ditengarai merupakan celah kelemahan Anies.

Oleh karenanya, sekali lagi pilihan kepada Cak Imin, yang Ketum PKB ini, adalah pilihan strategis, mengingat kedua propinsi ini menjadi kunci dalam konteks pemenangan pilpres.

           Tinjauan ideologis

Sekalipun kedua insan capres n cawapres ini berasal dari latar belakang organisasional dan aliran politik yang berbeda, namun secara ideologis mereka punya kesamaan. Sama2 ingin memperjuangkan tegaknya prinsip ajaran Islam dalam kehidupan  bermasyarakat. Perbedaan mereka selama ini, hanyalah pada ranah furu'iyyah, bukan pada ranah ushuliyyah. Pada wilayah cabang, bukan pada wilayah pokok. Pada style, dan bukan pada prinsip.

Oleh karena itu, wajar kalau kita punya ekspektasi bahwa,  disandingkannya Cak Imin kepada Anies, akan memberi efek besar kepada penyatuan ummat secara keseluruhan.

Pada level masyarakat, bersatunya generasi pewaris Masyumi dengan pewaris Nahdhatul Ulama. Di level aliran, bersatunya aliran modernis dengan aliran tradisionalis. Di level mahasiswa, menyatunya HMI, PMII dan IMM. Di level pelajar, menyatunya PII, IPNU dan IPM. Di level pemuda, menyatunya GPI, Pemuda Muhammadiyah dan GP Anshor. Di level emak emak, menyatunya 'Aisyiah dengan Muslimat.

Alangkah indah dan megahnya bangunan umat Islam, jika ini terjadi, dan memang semestinya terjadi. (Baca QS Ali 'Imran/3: 102,103)

Sangat boleh jadi, cara pandang yang pessimistik dalam melihat persoalan, barangkali menganggap ekspektasi diatas sebagai sesuatu yang utopis. Tetapi sesungguhnya ia tidak akan menjadi utopis, manakala kesadaran kita semua ditarik ke maqam (level) kesadaran yang paling tinggi, yakni pengalaman historis, bersatunya kaum muhajirin dan kaum anshar di madinah, dengan pimpinan tertingginya, Nabi Muhammad Saw.(baca QS al Hasyar/59: 9).

Dan bila kita tarik lagi ke tingkat kesadaran kebangsaan kita, maka kita akan dapati persatuan kaum muslimin dibawah partai politik Islam *Masyumi* di awal kemerdekaan RI, sebagai hasil Muktamar Umat Islam yang berlangsung selama 2 hari di Jogyakarta, tanggal 1 - 2 zulhijjah 1364, bertepatan dengan 7 - 8 November 1945. Dimana ketika itu, semua sepakat untuk menjadikan Masyumi sebagai saluran  aspirasi politik kaum muslimin.

Dengan demikian berarti secara empirik sudah dibuktikan oleh sejarah bahwa, kaum muslimin itu, sesungguhnya bisa bersatu (baca QS al Hujurat/49: 10)

What's next ?

Manakala kaum muslimin sudah bersatu dalam suatu sikap politis yang sama, maka ada banyak hal yang semestinya bisa dilakukan untuk menjalankan fungsi kekhalifahan kita di bumi Indonesia tercinta ini. Dan agar persatuan itu, tetap langgeng, maka banyak hal yang perlu diperhatikan.

Salah satu diantaranya adalah,  mengenyampingkan ego sektoral, atau *ananiyyah.*

Ananiyyah ini adalah semacam penyakit pribadi dan sosial, yang kalau dibiarkan berjangkit, bisa merusak sendi-sendi ukhuwah Islamiyah yang sudah dengan susah payah dibangun.

Kita berharap, bersandingnya  Anies dengan Càk Imin ini, menjadi sebuah titik awal bagi dimulainya kembali kerja dan gerakan (amal shaleh) menyatukan hati kaum muslimin secara menyeluruh yg pernah dirintis oleh para pendahulu kita, menuju ke pelaksanaan ajaran Islam secara menyeluruh pula, yang dalam al Quran disebut *kaffah* (baca QS al Baqarah/2: 208 ).Amin Allahumma Amin   (Redaksi Mpp)



Optimalkan Komsos, Babinsa Gapuk Anjangsana Kerumah Warga Binaan


Policewatch-Lombok Barat

Dalam rangka mengoptimalkan Komunikasi Sosial (Komsos), Satuan Komando Kewilayahan dengan komponen masyarakat diharapkan pelaksanaannya mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1606-04 Gerung, Koptu Basirun bersama Bhabinkamtibmas setempat, melaksanakan anjangsana di rumah Kepala Desa Gapuk Bapak Nurdin, Spd. dan amaq Sri yang menjadi salah satu jama'ah umroh di dusun Karang Penujak, Desa Gapuk Kecamatan Gerung Lombok Barat, Selasa (05/09/23). 

Koptu Nasirun mengungkapkan, ini adalah salah tugas Babinsa yang harus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan dengan Komunikasi Sosial dalam bentuk apapun sangat penting dilakukan demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya. 

"Karena dengan mendatangi dan berkomunikasi bersama warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya kami bisa optimalkan hubungan secara emosional,” ujar Babinsa Gapuk Koptu Basirun. 


Sebagai Babinsa Koptu Basirun mengatakan, sengaja dirinya dan Babinkamtibmas datang ke rumah Kepala Desa dan Amaq sri selaku Tokoh masyarakat dusun karang penujak untuk bersilaturahmi sekaligus berkoodinasi mengenai pencegahan membuang sampah sembarangan. 

Menurutnya, selaku mitra kerja harus selalu bersinergi saling mendukung dan saling mengingatkan, terlebih dengan masalah sampah yang sekarang sedang menjadi sorotan dan keluhan warga sekitar karena tempat pembuangan yang belum tersedia secara terkordinir di Desa Gapuk. 

"Kami sepakat untuk mengambil langkah-langkah sesuai anjuran desa dalam penanggulangan membuang sampah sembarangan,” ucap Basirun. 

Bahkan, Babinkamtibmas Desa Gapuk  juga mengakui pentingnya bersinergi dalam menindaklanjuti imbauan masyarakat dalam mencegah membuang sampah sembarangan, dirinya bersama Babinsa akan segera menyosialisasikan kepada masyarakat. 

"Kami tetap sosialisasikan agar masyarakat lebih paham dan menjalankan imbauan yang telah disampaikan” jelasnya.

Ia berharap kepada masyarakat agar selalu berdampingan menyampikan secara pro aktif setiap ada perkembangan yang ada mengenai sampah yang ada dilingkungan warga, Babinsa merupakan badan pengumpul keterangan yang selalu menerapkan deteksi dini dan cegah dini. 

“Metode anjangsana seperti inilah kedekatan dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik, sehingga sasaran kegiatan Pembinaan, perncanaan Teritorial (Binter) dapat tercapai dengan optimal,” pungkas Basirun.

Mn

Sengketa Tanah Kavling Diamond Village Juanda Diduga Ada Mafia Tanah Yang Bermain


POLICEWATCH-SIDOARJO.

Cermati dan selalu hati-hati dalam membeli perumahan atau tanah kavling pada Developer Abal-abal jika tidak ingin uang anda hilang atau tanah yang anda beli jadi sengketa lahan, seperti halnya kasus sengketa kepemilikan lahan (sawah) yang disengketakan antara Pemilik lahan (Penjual), dan Pengembang (pembeli) juga Pihak ke tiga (User-Konsumen) di Kavling Diamond Village Juanda, yang masuk dalam, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur ini.

Kasus ini bermula, ketika para User atau pembeli Perumahan Diamond Village Juanda (DVJ 1), mengadukan kasus ini ke kantor hukum Jainurifan, SH dan Partner For Justice, di jalan BaderJalan Raya Bader No. 21/22, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa timur, karena tanah yang di belinya dari Developer tidak kunjung di milikinya atau keluar surat SHM dari BPN Kabupaten Sidoarjo.

Jainurifan, S.H melalui team Advokasinya Wahyu Nugroho, S.I.P.ol mengungkapkan, bahwa dari hasil investigasi. Kami menemukan adanya dugaan tindakan kejahatan yang terstruktur dan sistematis dengan mengorbankan User atau konsumen.

“Bagaimana tidak, ternyata setelah saya pelajari berkasnya, sengketa tanah Diamond Village Juanda (DVJ 1) pembayaran kepada petani sudah selesai/lunas,” ujarnya. Selasa (05/09/2023)


Hal ini disampaikan langsung oleh PPAT berinisial (L) kepada pihak kami sebagai team kuasa hukum konsumen dan ia mengatakan, bahwa tanah itu sudah dilunasi pembayarnya oleh oknum bernama Ys (pengembang) ke Petani (Penjual), hanya saja ada denda keterlambatan waktu pelunasan lahan tersebut,  oleh oknum (Ys) inisial ke petani. Sehingga Petani saat ini menguasai tanah itu secara sepihak..!!

"Disinilah keanehan itu …!!, pembayaran tanah sudah lunas antara oknum Ys ke Petani. Tapi kenapa kok lahan itu masih di kuasai lagi oleh Petani. Dimana, Pihak Petani beralibi bahwa masih ada denda uang sebesar Rp.1.300.000.000 lebih yang harus di lunasi oleh oknum Ys yang notabene sebagai pengembang,"ucapnya ke awak media.

Lebih lanjut ia mengatakan, kami menduga kuat ada Oknum Mafia Tanah yang bermain. 

"Saya menghimbau, siapapun kalian jangan pernah mengorbankan User. Akal sehat mana yang kalian pakai….??, itu bukan uang Petani atau pengembang, tapi uang User, praktek-praktek mafia tanah seperti ini harus segera diberantas.” tegasnya.

Sayang hingga berita ini di tayangkan, awak media belum bisa mengkonfirmasi pihak pengembang atau Ys, menurut kabar yang berhembus ia kabur dan tidak tahu keberadaanya. (Dr)

Dalam Ops Zebra Rinjani, Polres Loteng Layangkan Puluhan Surat Tilang


POLICEWATCH-LOMBOK-TENGAH.

Hari pertama Oprasi Zebra Rinajani puluhan  pengendara terjaring razia oleh Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Tengah pada hari pertama Operasi Zebra Rinjani 2023, yang berlokasi di Jl. Guru Bangkol Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (4/9).

Kapolres Lombok Tengah melalui Kasat Lantas IPTU Abdul Rachman Virga M.Y, S.Tr.K., S.I.K, saat dikonfirmasi seusai operasi mengatakan pelanggar masih didominasi roda dua, pelanggar kasat mata berupa tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang dan menggunakan knalpot brong. 

“Sehingga petugas kami dilapangan melakukan penindakan berupa tilang guna memberikan efek jera kepada pelanggar Lalu-lintas”tegasnya. 

Dalam kegiatan Operasi Zebra Rinjani 2023 ada beberapa prioritas penindakan dalam kegiatan tersebut seperti menggunakan handphone saat berkendara, pengemudi pengendara dibawah umur, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, tidak gunakan helm SNI atau safety belt, berkendara dalam pengaruh konsumsi alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas dan berkendara melebihi batas kecepatan.

“Semoga Operasi Zebra Rinjani 2023 dapat menciptakan Kamseltibcar Lantas yang kondusif menuju pemilu damai 2024 di Kabupaten Lombok Tengah, disamping itu diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya,”harapannya. 

Operasi Zebra Rinjani 2023 ini akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 4 September hingga 17 September 2023.

Mn

Kapolsek KPL Tano Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)


Policewatch-Sumbawa Barat.

Guna antisipasi tindak pidana Curat, Curas, Curanmor (3C) dan tindak pidana lainnya, Kapolsek Kawasan Laut Poto Tano IPTU Nurlana bersama 4 orang Personil menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pada Senin (4/9/2023), pukul 22.35 Wita, bertempat di Pos satu Pelabuhan Laut Poto Tano.

"KRYD di laksanakan dalam mendukung Program Kapolri tentang Presisi Kapolri no. Urut 2 tentang menjamin keamanan  untuk mendukung Program Pembangunan," tutur Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.I.K melalui Kasi Humas Polres IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos.

Lanjut Kasi Humas, tujuan dari Kegiatan Rutin Yang Di Tingkatkan (KRYD) guna antisipasi tindak pidana Pencurian dengan pemberatan, (Curat), Pencurian dengan kekerasan (Curas), dan Pencurian kendaraan bermotor curanmor (3C) dan tindak pidana lainnya. Juga untuk menekan timbulnya gangguan kamtibmas di wilayah Sumbawa Barat khususnya di Kawasan Pelabuhan Laut Poto Tano sebagai gerbang lintas Pulau Sumbawa.

"Adapun sasaran kegiatan di pusatkan  kepada Masyarakat pengguna Jasa Pelabuhan, sebagai antisipasi peredaran minuman keras (Miras), antisipasi orang yang membawa senjata tajam (Sajam) dan senjata api (Senpi), antisipasi masuknya narkoba, antisipasi kendaraan yang membawa bahan peledak (Handak), Barang muatan ilegal dan Kendaraan tanpa dokumen yang lengkap dan sah," terangnya.

Kasi Humas memaparkan, Kapolsek kawasan pelabuhan laut Tano IPTU Nurlana dan Personil memberikan teguran kepada supir agar barang - barang muatan tidak melebihi kapasitas, memberikan teguran secara lisan kepada sopir atau kondektur angkutan umum agar tidak menaikan penumpang berada di atap kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan, dan berikan teguran terhadap penumpang atau pengguna jasa pelabuhan yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.

" Kegiatan rutin yang di tingkatkan berakhir pada Pukul 23.20 wita berjalan lancar aman dan terkendali," tukasnya.

Mn

Optimalkan Komsos, Babinsa Wajegeseng Anjangsana Kerumah Warga Binaan


Policewatch-Lombok Tengah

Dalam rangka mengoptimalkan Komunikasi Sosial (Komsos), Satuan Komando Kewilayahan dengan komponen masyarakat diharapkan pelaksanaannya mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1620/03 Wajageseng, Serda Hendri bersama Bhabinkamtibmas setempat, melaksanakan anjangsana di rumah Keplala Desa Wajageseng Bapak Dedi ismayadi dan amaq Sri yang menjadi salah satu jama'ah umroh di dusun pengkores, desa wajageseng kecamatan Kopang kabupaten Lombok Tengah, Selasa (05/09/23). 

Serda Hendri mengungkapkan, ini adalah salah tugas Babinsa yang harus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan dengan Komunikasi Sosial dalam bentuk apapun sangat penting dilakukan demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya. 


"Karena dengan mendatangi dan berkomunikasi bersama warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya kqmi bisa optimalkan hubungan secara emosional,” ujar Babinsa Wajegeseng Serda Hendri. 

Sebagai Babinsa Serda Hendri mengatakan, sengaja dirinya dan Babinkamtibmas datang ke rumah Kepala Desa dan Amaq sri selaku Tokoh masyarakat dusun pengkores untuk bersilaturahmi sekaligus berkoodinasi mengenai pencegahan membuang sampah sembarangan. 

Menurutnya, selaku mitra kerja harus selalu bersinergi saling mendukung dan saling mengingatkan, terlebih dengan masalah sampah yang sekarang sedang menjadi sorotan dan keluhan warga sekitar karena tempat pembuangan yang belum tersedia secara terkordinir di Desa Wajageseng. 

"Kami sepakat untuk mengambil langkah-langkah sesuai anjuran desa dalam penanggulangan membuang sampah sembarangan,” ucap Hendri. 

Bahkan, Babinkamtibmas Desa Wajageseng  juga mengakui pentingnya bersinergi dalam menindaklanjuti imbauan masyarakat dalam mencegah membuang sampah sembarangan, dirinya bersama Babinsa akan segera menyosialisasikan kepada masyarakat. 

"Kami tetap sosialisasikan agar masyarakat lebih paham dan menjalankan imbauan yang telah disampaikan” jelasnya.

Ia berharap kepada masyarakat agar selalu berdampingan menyampikan secara pro aktif setiap ada perkembangan yang ada mengenai sampah yang ada dilingkungan warga, Babinsa merupakan badan pengumpul keterangan yang selalu menerapkan deteksi dini dan cegah dini. 

“Metode anjangsana seperti inilah kedekatan dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik, sehingga sasaran kegiatan Pembinaan, perncanaan Teritorial (Binter) dapat tercapai dengan optimal,” pungkas Hendri.

Mn