Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Rempang

 

Batam.Policewatch.News: Polri menyelenggarakan bakti kesehatan bagi masyarakat Kampung Cate, Rempang, Galang dan Simpang Sembulang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Penyelenggaraan bakti kesehatan itu juga dilakukan di Panti Jompo Titian Kasih dan Yayasan Tunas Karya Sembulang.


Kabiddokkes Polda Kepri Kombes. Pol. dr. Muhammad Haris dan Karumkit Bhayangkara Batam Pembina dr. Rr. Novita Wahyu Handayani, M.M., turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Kegiatan bakti kesehatan ini mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengukur kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Tidak hanya itu, penyuluhan kesehatan juga diberikan kepada peserta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta pembagian obat dan vitamin guna memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan masyarakat.


Kabiddokkes Polda Kepri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Polda Kepri terkait kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang Kota Batam. Masyarakat pun menyambut hangat bakti kesehatan tersebut. 

“Saya berharap melalui kegiatan bakti kesehatan ini, kami dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Kepulauan Riau. Semoga upaya kami dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan memberikan perawatan medis yang tepat dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ikatan antara kepolisian dan komunitas dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan Sejahtera," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/23).


Di sisi lain, Polda Kepri juga melakukan trauma healing kembali di SDN 034 dan SMP 22. Sebanyak 120 murid SDN dan 157 murid SMP mengikuti kegitan tersebut dengan antusias.


Mulai dari bermain bersama, bernyanyi, games berhadiah, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan kesehatan diberikan kepada murid-murid di dua sekolah tersebut. Dengan semangat mereka dalam mengikuti kegiatan, digarapkan juga menjadi penyemangat menempuh pendidikan hingga menjadi penerus bangsa.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan menerangkan, pemberian bantuan sosial tersebut merupakan wujud Polri peduli dan berupaya menyejahterakan masyarakat. Hal itu sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.


“Saya berharap semoga kegiatan ini mampu memberikan bantuan nyata dan membantu masyarakat,” ungkap Karopenmas.


Lebih lanjut Karopenmas menerangkan, jajaran Polda Kepri juga sudah melakukan door to door untuk mendengarkan keluh kesah untuk mencari solusi bersama terkait persoalan Rempang. Polri pun memberikan sosialisasi mengenai rencana pembangunan Rempang Eco-City yang menjadi persoalan. Selama kunjungan ini, masyarakat diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai relokasi mereka ke lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah.


Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, diantaranya Dit Pamobvit Polda Kepri yang diwakili oleh AKP. R. Sudiyono dan AKP. Tuti Elfi, Polsek Galang dengan perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Galang, Bripka E. Juliansyah, serta satu perwakilan dari Pers TNI AD.


“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait proses relokasi yang akan mereka hadapi serta memberikan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian yang tulus dari Polda Kepulauan Riau terhadap kesejahteraan masyarakat yang terdampak,” jelasnya.


Karopenmas berharap, solusi bersama tetap menjadi cara utama untuk semua. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban tetap terjaga.


Di samping itu, ujarnya, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya. Sebab, hoaks dapat merusak reputasi, menciptakan kekacauan, dan bahkan menyebabkan dampak serius pada masyarakat. 


“Dengan bertindak bijak dalam berkomunikasi dan berbagi informasi, kita dapat bersama-sama melawan penyebaran informasi palsu serta menjadikan dunia maya sebagai tempat yang lebih aman dan berdaya guna bagi semua orang,” ujarnya.(Red) 

Polda NTB siap jamin keamanan jelang Pemilu dengan “Operasi Mantap Brata


Policewatch-Mataram.

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat siap menjamin keamanan menjelang Pemilihan Umum dengan menggelar Operasi Mantap Brata (OMB) yang berlangsung mulai tanggal 19 Oktober hingga 31 Desember 2023.

Pelaksanaan OMB diawali dengan apel pengecekan pasukan di lapangan Bhara Daksa Polda NTB pada Rabu, 20 September 2023 yang diikuti oleh seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut. 

“Hari ini kita melaksanakan apel OMB yang melibatkan 500 personel gabungan dari semua satker” ujar Kabag Bin Opsnal Polda NTB, A.K.B.P Anak Agung Gede Agung saat memimpin apel.

Operasi ini melibatkan seluruh satuan kerja di Polda NTB yang terdiri dari satuan Humas, Polair, Reskrimum, Lalu lintas, Samapta Bhayangkara, Reskrimsus, Brimob dan pengendali operasi, guna mengoptimalkan sarana dan prasarana penyelenggaraan rangkaian pemilu. 

Dalam arahannya AKBP Anak Agung Gede Agung menekankan dalam melaksanakan tugas, personel OMB harus profesional sehingga target yang ingin dicapai dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dikatakan juga, tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebelum Pemilu diselenggarakan. "Operasi ini bertujuan untuk memastikan pemilu berlangsung aman dan tertib, baik bagi para kontestan maupun warga masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya," ucapnya.

Selain itu, Polda NTB juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya pemilu yang berkualitas. Operasi Mantap Brata ini akan berjalan hingga pemilu selesai dilaksanakan. Diharapkan dengan adanya operasi ini, pelaksanaan pemilu di NTB dapat berjalan dengan baik dan aman bagi semua pihak.

Mn

Anjangsana Babinsa Di Balik Dapur Ibu Masnah Penerima Bantuan RTLH


Policewatch-Lombok Tengah.

Masnah, seorang ibu dari dusun kecil yang terletak di pinggiran Desa Jango Janapria Lombok Tengah telah menjadi inspirasi bagi banyak orang di desa tempat tinggalanya maupun sekitarnya. 

Meskipun hidup dalam keterbatasan, semangat dan perjuangannya untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya tidak pernah luntur dari hari ke hari sebagai ibu dari keluarga sederhana. 

Babinsa Jango Sertu Lalu Erwin saat melakukan anjangsana mengungkapkan, sebagai penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Ibu Masnah telah mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. 

"Dulu, rumahnya terbuat dari bata tanpa plesteran dan dapur hanya terbuat dari anyaman bambu yang rapuh, dan atapnya bocor setiap kali hujan turun," ujar Lalu Erwin Rabu (20/9/2023). 

"Namun, melalui perjuangan kami, ibu Masnah akhirnya mendapatkan program bantuan RTLH dari Kodim 1620/Loteng, Ibu Masnah kini akan segera memiliki rumah yang layak dan nyaman untuk tinggal bersama menantu dan tiga orang anaknya," ungkap Erwin. 


Dibalik cerita kesuksesan ini, terdapat perjuangan yang luar biasa. Ibu Masnah adalah sosok yang gigih dan tidak pernah mengeluh, meskipun menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupannya. 

"Setiap hari, dia bangun pagi-pagi untuk memasak sarapan dan mempersiapkan anak-anaknya untuk sekolah. Meskipun bahan makanan terbatas,," terangnya. 

Selain menjadi koki handal di rumahnya, Ibu Masnah juga memiliki keahlian lain yang mengagumkan. Dia adalah seorang petani terampil yang gigih berjuang demi anak anaknya sendiri. 

"Kegigihan ibu Masnah ini dalam bertani telah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya walaupun dengan segala keterbatasan," jelasnya. 

Tidak hanya itu, sebelum Ibu Masnah mendapatkan bantuan rehab RTLH dari Kodim 1620/Loteng, dengan kondisi dan keadaan yang memperihatinkan dia juga aktif dalam kegiatan sosial di desanya. Dia terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas dan selalu siap membantu sesama. Semangat gotong royongnya telah memotivasi banyak orang di sekitarnya untuk berbuat baik dan saling mendukung. 

Semoga, inspirasi dari ibu Masnah ini bisa mengajarkan kepada kita tentang kekuatan tekad, kerja keras, dan kasih sayang dalam menghadapi segala rintangan hidup bersama dalam keluarga yang sederhana. 

"Dia adalah contoh nyata bahwa meskipun dihadapkan pada keterbatasan, kita masih memiliki kemampuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ibu Masnah adalah pahlawan sejati di balik dapur yang hangat dan rumah yang nyaman", tandas Erwin.

Mn

Musim Kemarau Polres Sumbawa Barat Berikan DIASIH dan Beberapa Himbauan Karhutla


Policewatch-Sumbawa Barat-

Dalam musim kemarau di beberapa wilayah kecamatan mengalami kekurangan air bersih, anggota Polsek kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Poto Tano melakukan Pedistribusian Air Bersih (DIASIH) untuk masyarakat sekitar Kawasan Pelabuhan Poto Tano.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.IK melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos menyampaikan, Kapolsek KPL Tano IPTU Nurlana bersama anggota Sat Samapta pendistribusian air bersih bertempat di Desa Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat tepatnya di dalam kawasan Pelabuhan Poto Tano pada selasa (19/9/23).

" DIASIH ini merupakan inovasi Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.IK kemudian di implementasi kan oleh jajaran Polsek diwilayah Polres Sumbawa Barat, Pedistribusian Air Bersih ( DIASIH ) agar tetap di lakukan untuk meringankan beban masyarakat yang ada di dalam Pelabuhan Poto Tano." jelasnya 

Eddy menjelaskan, selain anggota memberikan bantuan air bersih juga memberikan himbauan, dalam musim kemarau masyarakat diharapkan agar berhati-hati membakar sampah.Agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).(mn)

Modus Pura-Pura Bantu Korban Kecelakaan, Dua Pencuri Diringkus Tim Reskrim Polres Lobar


Policewatch-Lombok Barat.

Tim Reskrim Polres Lombok Barat berhasil menangkap dua orang pencuri yang menggunakan modus pura-pura bantu korban kecelakaan. Kasus ini terjadi di Jalan Raya Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi pada tanggal 11 Agustus 2023.

Korban adalah C (18), seorang mahasiswi yang terlibat kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor matic merk Piaggio 150 cc. Saat itu, beberapa warga langsung menolongnya dan membawanya ke puskesmas terdekat. Salah seorang warga juga menawarkan untuk menitipkan sepeda motornya di rumahnya.

Namun, di tengah keramaian tersebut, muncullah dua orang pencuri yang mengincar barang-barang korban. Salah satu pencuri mengambil handphone merk Vivo milik korban dengan alasan akan menghubungi keluarganya. Sementara itu, pencuri lainnya mengambil sepeda motor korban yang sudah dititipkan di rumah warga.

Korban yang tidak menyadari kejadian tersebut baru mengetahui bahwa barang-barangnya hilang saat ia kembali ke rumah warga untuk mengambil sepeda motornya. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Lombok Barat pada tanggal 18 Agustus 2023.



“Kami segera melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap kasus ini,” kata Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.AP., dalam siaran pers bersama awak media. Ia didampingi oleh Wakapolres Kompol Arjuna Wijaya, S.I.K., Kasat Reskrim AKP I Made Dharma Yulia Putra S.T.K.,S.I.K., dan Kasi Humas Iptu I Gede Gumiarsana pada Selasa (19/9/2023).

Kapolres Lombok Barat menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari penadah handphone korban yang berhasil ditangkap, Tim Reskrim mengetahui tempat penyimpanan sepeda motor korban. Tim Reskrim kemudian melakukan penggerebekan dan menangkap dua pelaku utama pencurian tersebut.

“Selain dua pelaku utama, kami juga mengamankan tiga orang lainnya yang berperan sebagai penadah,” ujar Kapolres.

Barang bukti yang diamankan adalah satu unit handphone merk Vivo, satu unit sepeda motor matic merk Piaggio warna merah, satu unit sepeda motor Mio Soul GT warna hitam, dan satu buah BPKB.

Yang menarik, sepeda motor Piaggio warna merah tersebut ternyata adalah sepeda motor korban yang telah diubah warnanya dari warna biru menjadi warna merah oleh penadah. Penadah membeli sepeda motor tersebut dengan harga murah tanpa surat-surat kendaraan.

“Kami sudah menyerahkan kembali sepeda motor korban kepada orang tua korban yang mewakili karena korban masih menjalani ujian di kampusnya,” kata Kapolres.

Ia juga mengatakan bahwa modus aksi tindak pidana kejahatan pencurian dengan pemberatan seperti ini tergolong baru di wilayah hukumnya. Pelaku memanfaatkan peristiwa kecelakaan untuk mencuri barang-barang korban dengan pura-pura membantu.

Untuk itu, kapolres Lombok Barat menghimbau kepada Masyarakat, terutama yang masih awam terkait dengan pembelian sepeda motor yang menawarkannya dengan harga murah.


“Kami mengimbau kepada Masyarakat untuk tidak mudah tergiur membeli barang-barang di ditawarkan dengan harga yang murah. Apalagi tanpa dokumen yang jelas, termasuk juga bila membeli handphone bekas, pastikan juga bersama kotaknya,” pesan Kapolres.

Menurutnya, bisa jadi merupakan barang hasil kejahatan, apalagi bila ada yang menawarkannya jauh dari harga normal.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk memberantas tindak pidana kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Salah satunya dengan melakukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), seperti yang telah kami terapkan di Jalur Bypass BIL I dan II, melalui kegiatan Patroli Terpadu,” ujarnya.

Patroli Terpadu adalah kegiatan patroli secara terpadu oleh Jajaran Polres Lombok Barat, bersama Polsek Jajaran, terutama yang Wilayah Hukumnya yang bersinggungan langsung di Lokasi ini.

Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana kejahatan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun. Sedangkan untuk para penadah, dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang persengkokolan jahat dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

"Nurman Mp"

Kukuhkan Posisi Pondok Pesantren sebagai Lokomotif Moderasi Beragama, Sulhan Muchlis Gagas Ponpes sebagai Destinasi Wisata Syariah


POLICEWATCH-MATARAM.

Tokoh muda Bumi Gora, Sulhan Muchlis, menyiapkan program pemberdayaan Pondok Pesantren di NTB dengan menjadikannya sebagai destinasi wisata syariah. Selain memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pondok pesantren dan masyarakat sekitar pesantren, program pemberdayaan ini juga untuk memastikan nilai-nilai keagamaan dan budaya tetap dihormati dan dilestarikan.

“Kita tidak boleh lupa, di daerah dengan mayoritas penduduk Muslim seperti kita di Pulau Lombok ini, pondok pesantren telah menjadi pusat pendidikan agama Islam dan budaya Islam yang kaya,” ucap Sulhan, Selasa 19 September 2023. 

Sebagai santri yang terlahir, dibesarkan, dan dididik dengan tradisi pondok pesantren yang kuat, Sulhan tahu persis tentang potensi yang dimiliki Pondok Pesantren di Pulau Lombok untuk menjadi destinasi wisata syariah. Politisi muda Partai Demokrat yang merupakan Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok ini memberi contoh bagaimana misalnya pondok pesantren yang menjadi tempat di mana siswa belajar tentang agama Islam, bahasa Arab, dan budaya Islam, manakala menjadi destinasi wisata, akan dapat menjadikan wisatawan dapat datang untuk mengenal lebih dalam tentang Islam dan budaya Muslim melalui pengalaman belajar di pondok pesantren.

Di sisi lain, kata Sulhan, banyak pondok pesantren memiliki bangunan bersejarah yang indah dan arsitektur tradisional. Wisatawan dapat mengagumi keindahan arsitektur ini dan mempelajari lebih banyak tentang sejarah dan kekayaan budaya masyarakat Bumi Gora di Ponpes tersebut.


“Banyak pondok pesantren kita juga sering mengadakan kegiatan budaya dan acara keagamaan yang menarik. Wisatawan dapat menghadiri acara-acara ini dan merasakan suasana budaya dan keagamaan yang khas,” kata putra ulama kharismatik Bumi Gora TGH Muchlis Ibrahim ini.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat periode 2014-2019 ini juga mengungkapkan bagaimana di pondok pesantren juga kaya dengan kuliner berupa makanan tradisional yang lezat dan unik. Wisatawan akan dapat mencoba masakan lokal dan menikmati kuliner khas daerah tersebut. Pada saat yang sama, wisatawan yang beragama Islam dapat berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti salat, pengajian, atau tadarus Alquran.

“Pondok pesantren juga dapat menyelenggarakan program pendidikan dan workshop singkat untuk wisatawan yang ingin memahami agama dan budaya Islam,” kata Sulhan.

Selain itu, kunjungan ke pondok pesantren juga dapat mengajarkan wisatawan tentang nilai-nilai kehidupan sederhana, ketekunan, dan kesederhanaan yang diajarkan di pondok pesantren. Dan dalam jangka panjang, pondok pesantren yang menjadi destinasi wisata dapat menjadi tempat untuk terus mempromosikan pemahaman antarbudaya, membangun jembatan antaragama, dan memperkuat toleransi di antara komunitas yang berbeda.

Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata syariah, dipastikan Sulhan, akan memberi manfaat ekonomi yang besar bagi pondok pesantren, masyarakat, dan juga bagi daerah. Kunjungan wisatawan ke pondok pesantren akan menciptakan peluang bisnis baru seperti restoran, toko suvenir, dan akomodasi, dan menjadikan entitas bisnis serupa yang sudah ada semakin berkembang.

Jika program pemberdayaan pesantren sebagai destinasi wisata ini sudah berjalan, Sulhan memastikan, daya ungkitnya terhadap ekonomi daerah akan sangat besar. Mengingat, jumlah pondok pesantren yang ada di NTB sangat banyak. Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa NTB kini menjadi provinsi ketujuh di Indonesia dengan jumlah pondok pesantren terbanyak. Hingga tahun ini, tercapat 730 ponpes di NTB dengan 291.464 santri dan 25.001 guru.

“Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata syariah jelas akan membantu diversifikasi industri pariwisata di daerah kita. Ini dapat mengurangi ketergantungan pada jenis pariwisata lainnya dan memberikan pendapatan tambahan kepada masyarakat,” imbuh Sulhan.

Selain manfaat ekonomi, ada kemanfaaan lain yang diungkap Sulhan tidak kalah pentingnya. Manfaat tersebut terkait dengan eksistensi peran pondok pesantren dalam moderasi beragama. Menjadikan pondok pesantren sebagai destinasi wisata dengan fokus pada moderasi beragama kata pengasuh Pondok Pesantren Al Islahuddiny, Kediri, Lombok Barat ini, adalah sebuah langkah yang sangat relevan dan bermanfaat di tengah tantangan ekstremisme agama dan ketegangan antaragama.

Dengan bertransformasi sebagai destinasi wisata syariah, akan kian mengukuhkan posisi pondok pesantren dalam hal pemahaman moderat. Pondok pesantren yang mendukung moderasi beragama bakal menjadi tempat di mana wisatawan dapat memahami pemahaman Islam dengan pendekatan yang moderat dan inklusif. Ini dapat membantu mengimbangi narasi ekstremisme. Dalam hal ini, pondok pesantren dapat menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan tentang moderasi beragama bagi wisatawan, yang dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep-konsep moderasi dan kerukunan beragama.

“Program pemberdayaan ini juga kita desain untuk menjadikan Pondok Pesantren rutin mengadakan acara-acara yang mempromosikan toleransi, perdamaian, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi wisatawan dan mendorong kesadaran mereka terhadap isu-isu sosial yang penting,” imbuh Sulhan..

Mn

Polsek Kayangan Bersama Damkar Padamkan Api di Dusun Sidudan


Policewatch-Lombok Utara.

 Kepolisian Resor Lombok Utara, Kegiatan Anggota Polsek Kayangan  bersama dengan team damkar (pemadam kebakaran ) melaksanakan kegiatan mendatangi TKP  kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Sidutan Desa Kayangan, (Bukit montong Gedeng) Kecamatan Kayangan KLU Senin 18/09/2023

Respon cepat anggota Polsek Kayangan bersama dengan team Damkar mendatangi TKP dengan adanya laporan masyarakat  atas  terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla ) tersebut di laksanakan tanggapi langsung dengan mendatangi TKP  untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran akibat cuaca panas sekarang ini.

 Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si melalui Kapolsek Kayangan IPTU Ghufron Subeki,SH, saat di konfirmasi oleh awak media hari ini (19/09/2023) di ruang kerjanya menyampaikan bahwa  Kegiatan Anggota Polsek Kayangan  bersama dengan team damkar (pemadam kebakaran ) melaksanakan kegiatan mendatangi TKP karhutla (kebakaran hutan dan lahan ) yang terjadi di di Dusun Sidutan Desa Kayangan, (Bukit montong Gedeng) Kecamatan Kayangan lombok Utara.

Kapolsek menambahkan dengan adanya laporan masyarakat tersebut anggota Polsek yang piket kamarin langsung mendatangi TKP karena dikhawatirkan kejadian kebakaran tersebut bisa meluas akibat  angin  kencang dan kemarau panjang.

Dengan di bantu tim dari damkar dan masyakarat sekitar api dapat di padamkan sekitar 2 jam setelah laporan dan Alhamdulillah api  tidak meluas. ucap Kapolsek 

Kapolsek juga memberikan himbauan kepada segenap masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, apalagi mengingat musim sekarang ini masih dalam musim kemarau, dimana kayu dan semak-semak banyak yang kering. apalagi di tambah dengan angin yang kencang bisa mengakibatkan api bisa meluas secara cepat.

Tetapi Alhamdulillah dengan gerak cepat anggota bersama dengan tim damkar dan di bantu masyarakat sekitar kejadian karhutla di Dusun Sidutan tersebut bisa di kendalikan.ucap Kapolsek

Mn

Polri Lakukan Olah TKP Atas Terjadinya Peristiwa Gantung Diri


Policewatch-Lombok Utara.

 Kepolisian Resor Lombok Utara, kegiatan anggota Polsek Pemenang bersama dengan tim INAFIS Sat Reskrim  Polres Lombok Utara melaksanakan kegiatan olah TKP  atas  adanya laporan masyarakat RT. 02 Dusun Kumbul Madani Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang yang meninggal dengan cara gantung diri di Dusun Kumbul Madani Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang, KLU ,Senin  18/09/2023 

Dengan adanya laporan dari masyarakat tersebut anggota Polsek Pemenang  bersama dengan tim INAFIS dari Sat  Reskrim  Polres Lombok Utara langsung turun ke TKP untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara, di tempat kejadian.

Dari keterangan saksi di TKP.   korban yang di temukan gantung diri  bernama MARHANUN, 50 Tahun , Jenis kelamin Perempuan beralamat di RT. 02 Dusun Kumbul Madani Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Lombok Utara.

Dan menurut keterangan saksi Sdra.Haerul Abrar yang merupakan  keponakan korban sebelumnya mencari keberadaan korban karena belum pulang dari siang,  kemudian mencari kerumah Saudari Sarminah   (;saudara korban ), akan tetapi tidak menemukan keberadaan korban. kemudian sdra Abrar balik kerumah korban dan  langsung membuka pintu rumahnya tiba - tiba mendapati korban  dalam keadaan tergantung di rangka plafon rumahnya, korban  tergantung menggunakan seutas tali jemuran berwarna biru, dan melihat kejadian tersebut masyarakat merasa kasihan kepada korban kemudian  warga masyarakat berinisiatif menurunkan korban.

Tim Inafis melakukan olah TKP kemudian tim dari Puskesmas  Pemenang  langsung melakukan pemeriksaan terhadap  jenazah korban, dan Adapun hasil  Visum Et Revertum (VER) yang di laksanakan  bahwa ditubuh jenazah korban tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan murni jenazah melakukan aksi gantung diri. 

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si melalui Kapolsek Pemenang  Iptu Hadi Suprayitno,S.Sos., membenarkan saat di konfirmasi oleh awak media di sela-sela kegiatannya  hari ini  selasa ,19/09/2023, tentang  kegiatan yang di laksanakan oleh anggota Polsek Pemenang bersama dengan tim Inafis Sat Reskrim Polres Lombok Utara yang  mendatangi TKP  dengan Adanya laporan Masyarakat RT. 02 Dusun Kumbul Madani Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang yang meninggal dengan cara gantung diri di di Dusun Kumbul Madani Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Kapolsek  menambahkan kegiatan anggota Polsek pemenang  bersama dengan team Inafis Sat Reskrim polres Lombok Utara tersebut merupakan respon cepat dengan adanya laporan dari masyarakat yang harus  segera di tangani dan dilakukan penanganan, dengan mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. ucap Kapolsek 

Dan Pihak keluarga juga mengikhlaskan atas kematian korban (Sdri. Marhanun) yang memang merupakan musibah, dan dari Pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi  serta sudah dibuatkan surat pernyataan penolakan Outopsi oleh anggota, tegasnya Kapolsek

Mn

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Bawaslu Menuju Pemilu Damai Tahun 2024


Policewatch-Lombok Tengah.

Jalin sinergitas, Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK, menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah L. Faozan Hadi, SP, dalam rangka mewujudkan Pemilu Damai 2024 yang aman kondusif di Kabupaten Lombok Tengah, Praya (19/9).

kunjungan silaturahmi dari ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah dalam rangka membahas beberapa hal terkait pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024 serta membahas kelanjutan sinergitas dan koordinasi dalam wadah sentra Gakkumdu yang telah mulai aktif bekerja dalam setiap tahapan Pemilu 2024.

L. Faozan Hadi, SP, menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan beserta direksi ingin menjalin silaturahmi dengan Bapak Kapolres beserta Jajarannya, terkait dengan tahapan Pemilu tahun 2024. Bahwa kondisi politik khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah saat ini masih kondusif jelang tahapan dan pencalonan anggota DPR dan DPRD. 

“Bawaslu akan tetap konsisten bersinergi dengan semua pihak dalam hal ini Polres Lombok Tengah untuk mendukung terwujudnya pemilu yang kondusif aman sejuk dan damai di wilayah Kab. Lombok Tengah,” jelasnya. 

Sementara itu AKBP Iwan Hidayat, SIK, memastikan personel jajaran Polres Lombok Tengah siap mendukung dan mesuport penuh pelaksanaan tugas dari bawaslu untuk mensukseskan kegitan pemilu Tahun 2024 agar berjalan dengan maksimal. Apabila ada kendala dalam rangkaian kegiatan tahapan Pemilu supaya dikoordinasikan sehingga dapat diantisipasi bersama-sama setiap per tahapan. 

“Dengan adanya koordinasi ini kita bisa membuat perencanaan pengamanan serta pengawalan di seluruh rangkaian kegiatan tahapan Pemilu serentak Tahun 2024 guna meminimalisir dan menghindari potensi Konflik,” tegasnya. 

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolres Lombok Tengah KOMPOL Refindo Pradikta Rulando, SIK., MAP, Ketua Sekretariat Bawaslu Kab. Loteng H. LALU RIDWAN S.Sos. ME. MM, Koordinator Divisi pencegahan Pamas dan Humas USMAN FAISAL, M.Pd, Koordinator Divisi penanganan pelanggaran data dan informasi ABDUL MUIS. M.Pd, dan Direksi Bawaslu Kab. Loteng.

Mn

Polisi Berhasil Tangkap Terduga pengedar Barang Haram,Jenis Narkoba


 Policewatch-Sumbawa Barat.

Jajaran Polres Sumbawa Barat berhasil menggagalkan 27 gram narkotika jenis sabu siap edar, pada Rabu (6/9/2023) sekitar pukul 19.30 Wita.

Pelaku diketahui berinisial BI warga Kelurahan Arab Kenangan Bawah, Kecamatan Taliwang.

"Pelaku ditangkap tim opsnal saat sedang menjalankan aksi saat berupaya menawarkan, menjual membeli menerima atau menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 serta memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman atau jenis sabu dan menggunakan atau mengkonsumsi narkotika golongan jenis," kata Kapolres AKBP Yasmara Harahap dalam konferensi persnya, Selasa (19/9/2023).

Dari tangan pelaku, kata dia, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebesar 27,09 gram dan beberapa barang bukti lainnya seperti lima lembar plastik klip berisi sabu, 1 bandel plastik, satu buah pipa kaca, satu buah pipet plastik ujungnya runcing, satu jarum sumbu satu buah dompet emas warna hitam merk hidayah, 1 buah dompet emas warna abu merk hidayah, 1 buah tas warna pink, satu buah bong lengkap dengan tingkat plastik satu buah, satu satu buah HP warna hitam dan uang tunai sebesar Rp. 300.000.

"Pasal yang dilanggar oleh pelaku BI yakni, pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 dan pasal 127 ayat 1 undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," jelasnya.

Pada hari yang sama juga, setelah BI di tangkap tim opsnal langsung melakukan pengembangan dan menangkap tersangka berinisial KA warga yang sama.

"Dari tangan tersangka KA, petugas mengamankan barang bukti sabu sebesar 8,16 gram dan beberapa barang bukti lainnya yaitu, satu lembar plastik klip berisi sabu, dua buah benda plastik, tiga buah pipa kaca, dua buah ikat plastik yang di bengkokkan dan tiga pocket plastik bekas pakai satu," bebernya.

Dari dua kejadian ini merupakan, lanjutnya, saling berkaitan artinya dari penangkapan yang pertama dikembangkan kemudian mengarah kepada TKP kedua.

"Saat ini keduanya telah kita amankan untuk di proses lebih lanjut. Tidak ampun bagi pengedar narkoba," tegasnya.

Mn

Polres Sumbawa Barat Berhasil Ungkap 6 Ton Pupuk Subsidi Antar Pulau



Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian Resor Sumbawa Barat berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan atau penyelewengan pupuk subsidi sebanyak 120 karung merk urea dengan berat 50 kg/karung dengan berat 6 ton,dengan menggunakan mobil Truck Box dari Kabupaten Sumbawa menuju Pulau Lombok. 

" Terduga tersangka inisial AL dan AR asal Kabupaten Sumbawa hendak mengirim pupuk subsidi 6 ton tersebut menggunakan truck Box yang tanpa dilengkapi dokumen resmi, sehingga mereka ingin menyeberang melalui Pelabuhan laut Poto Tano tertangkap oleh petugas KPL Tano ," Kata Kapolres AKBP Yasmara Harahap S.IK yang di dampingi Kasat Reskrim IPTU Abi Satya Darma Wiryatmaja S.Tr.K dan Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos saat Konfrensi Pers selasa (19/9/23) di Makopolres Sumbawa Barat.

AKBP Yasmara menerangkan,2 terduga tersangka mendapatkan pupuk sebanyak 6 ton tersebut,berawal AR membeli pupuk kepada petani di Sumbawa seharga Rp.130.000 per/Karung,kemudian di jual kepada AL seharga Rp. 170.000 per/karung , selanjutnya terkumpullah sebanyak 6000 kg (6 ton) yang akan di jual di Lombok seharga Rp 200.000 per/ karung.

" Terduga terkena pasal 6 ayat (1) huruf  besar UU Darurat RI nomor 7 tahun 1955 tentang penguatan, penuntutan  dan peradilan tindak pidana ekonomi Jo pasal 8 ayat (1) dan ayat (2) peraturan pemerintah pengganti UU nomor  8 tahun 1962 tentang perdagangan barang-barang dalam pengawasan Jo Pasal 2 ayat (1),ayat(2) ayat(3) dan ayat (4) peraturan presiden RI nomor 15 tahun 2011 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 77 tahun 2005 tentang penetapan pupuk bersubsidi sebagi barang dalam pengawasan jo Pasal 34 dan ayat (3) jo Pasal 23 ayat (3) peraturan menteri perdagangan RI nomor  4 tahun 2023 tentang  pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian jo Pasal 55 ayat(1) ke 1 KUHP. "tuturnya (mn)

Kapolsek Praya Tengah Turun Langsung Salurkan Air Bersih Kepada Masyarakat


Policewatch-Lombok Tengah.

Memasuki musim kemarau panjang, Polsek Praya Tengah Polres Lombok Tengah melakukan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (18/9/2023). 

Kapolsek Praya Tengah IPTU Agus Priyatno  mengatakan air bersih yang disalurkan ke Desa Pejanggik merupakan bentuk kepedulian polri kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang begitu panjang.

"Ini sebagai bentuk perhatian kami terhadap warga masyarakat Desa Pejanggik khususnya yang saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih mengingat sumber mata air yang sudah mengering akibat musim kemarau. Kami juga berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka," kata Agus.

Menurut Agus, masyarakat sangat antusias menerima penyaluran air bersih. Hal itu terlihat dengan banyaknya masyarakat yang datang membawa ember masing-masing untuk dibawa pulang ke rumahnya masing-masing.

"Untuk sisa air setelah dibagikan kepada masyarakat, kami tampung di tempat penampungan air yang ada di desa tersebut yang nantinya dapat digunakan bersama-sama, sehingga ketika nanti ada masyarakat yang membutuhkan bisa langsung mengambil ditempat penampungan air tersebut," jelas Agus.

Polsek praya tengah akan terus melakukan kegiatan serupa dengan menyasar wilayah lain yang ada di Kecamatan Praya Tengah yang juga mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau. Sehingga kebutuhan air bersih untuk masyarakat bisa tercukupi.

Mn

Rektor IAI Hamzanwadi NW Tekankan Panitia PKKMB sebagai Ajang Edukasi

 


POLICEWATCH-LOMBOK TIMUR.

Sebanyak 1070 mahasiswa baru Instititut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Nahdlatul Wathan (NW) Lombok Timur mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Lapangan Umum Kampus setempat, Senin 18 September 2023.

Kegiatan ini bertajuk "Membangun Mahasiswa yang Unggul, Menguatkan Kebangsaan dan Merangsang Intelektual di Era 5.0".

Rektor IAIH NW Lombok Timur TGKH Lalu Gede M. Zainuddin Atsani mengatakan kegiatan PKKMB menjadi pintu gerbang pengenalan dunia kampus bagi mahasiswa baru yang wajib dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi.

"PPKMB ini sebagai ajang yang harus dilalui oleh mahasiswa sebagai pembentukan karakter dalam menjalani proses pembelajaran di Kampus kedepannya," ujarnya saat memberikan arahan kepada para peserta PKKMB.

Ia berpesan kepada panitia untuk tidak menjadikan PPKMB sebagai ajang untuk mengedepankan senioritas antara mahasiswa baru dan mahasiswa lama. 

"Kegiatan ini harus menjadi ajang untuk mengedukasi dan memberikan arahan untuk berfikir lebih progresif. Di Era Tekhnologi seperti ini kita dituntut untuk meningkatkan intlektualitas kita supaya bisa bersaing secara Global," katanya. 

"Jadi tidak ada senioritas dan kekerasan, itu cara-cara usang yang sudah kuno, kita ini semua setara, yang membedakan kita hanya ketaqwaan kita dihadapan Allah SWT," imbuhnya. 

Sebagai Informasi, animo masyarakat untuk melanjutkan studi di IAIH NW Lotim terus meningkat setiap tahunnya. Tercatat pada tahun ini mahasiswa baru meningkat dari tahun sebelumnya. 

"Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di IAIH NW Lombok Timur. Peningkatan jumlah mahasiswa ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat kepada kami," ujarnya. 

Di akhir kegiatan Pembukaan PKKMB IAIH NW Lotim 2023, Rektor melaksanakan prosesi pelepasan sepasang burung merpati dan balon udara sebagai simbolis kegiatan PKKMB sudah dimulai.

Mn

Kapolda NTB Terbitkan Maklumat Untuk Pelaksanaan MotoGP 2023



Policewatch-Mataram.

18 September 2023 - Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bersiap menjadi tuan rumah bagi Pertamina Grand Prix Of Indonesia (MotoGP) 2023, di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kabupaten Lombok Tengah. Guna memastikan suksesnya acara tersebut, Kapolda NTB memberikan penekanan penting pada keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto mengungkapkan, MotoGP 2023 adalah sebuah acara olahraga bergengsi yang akan menarik perhatian dunia.

"Oleh karena itu, keamanan dan ketertiban masyarakat adalah syarat utama bagi kelancaran penyelenggaraannya," tegasnya.

Dalam maklumat Nomor: Mak/I/IX/2023 tertanggal 18 September 2023, Kapolda NTB, mengimbau kepada seluruh warga masyarakat NTB khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Tengah, untuk mendukung dan bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama MotoGP 2023 berlangsung.

Tak hanya itu, Kapolda NTB juga menegaskan jika pihak kepolisian siap bertindak tegas dan terukur terhadap siapa pun atau kelompok, yang mencoba mengganggu baik menjelang, selama, maupun setelah acara kegiatan MotoGP 2023 berlangsung.

"Tindakan tersebut akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

Kapolda NTB juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat, dengan mengingatkan jika setiap warga yang mengetahui dan atau melihat potensi gangguan keamanan, untuk segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.

"Hal ini diharapkan dapat membantu pihak berwenang, dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pertamina Grand Prix Of Indonesia 2023," ucapnya.

Dengan komitmen kuat terhadap keamanan dan ketertiban, sebut Irjen Djoko, Indonesia siap menyelenggarakan MotoGP 2023 dengan sukses dan menjadikannya sebagai prestasi luar biasa bagi negeri ini.

Mn

Tujuh PJ Bupati dan Walikota di Sumsel Dilantik Gubernur Sumsel Herman Deru

 

POLICEWATCH.NEWS - PALEMBANG – Pelantikan tujuh Penjabat (PJ) yang akan menggantikan pejabat yang akan habis masa jabatannya dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Griya Agung, dalam acara tersebut turut dihadiri oleh para tamu undangan di antaranya dihadiri oleh Ketua DPRD Sumsel Hj Anita, Mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, Senin (18/9/2023).


Ketujuh pejabat tersebut diantaranya, ada nama nama tersebut; 


1.Ratu Dewa yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang sekarang dilantik menjadi (PJ) Wali Kota Palembang untuk menggantikan pejabat sebelumnya yaitu Harnojoyo.


Selain nama Ratu Dewa ada nama enam pejabat lainnya yang dilantik untuk menjadi Penjabat (PJ) untuk menggantikan pejabat sebelumnya diantaranya adalah 


2. Trisko Defriansyah yang akan menduduki jabatan sebagai PJ Wali Kota Lubuk Linggau yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Lubuk Linggau,


3. Lusapta Yudha Kurnia menjabat sebagai PJ Wali Kota Pagar Alam yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Sumsel.

4.Elman menjabat sebagai PJ Wali Kota Prabumulih yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Prabumulih,

5. Ahmad Rizali MA menjabat sebagai PJ Bupati Muara Enim yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Perdagangan Sumsel, 

6.Hani Syopiar Rustam menjabat sebagai PJ Bupati Banyuasin yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen Dutjen Dukcapil Kemendagri dan

7. Pauzan Khoiri menjabat sebagai PJ Bupati Empat Lawang yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Empat Lawang.

Ketujuh Penjabat (PJ) tersebut dilantik langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.


Dalam acara pelantikan tersebut dihadiri oleh tamu undangan dan dihadiri oleh pejabat terkait dari daerah masing-masing. Selain melantik Ketujuh Penjabat, dalam acara tersebut juga turut melantik Ketua PKK.(Bambang.md)