Mantapkan Pengamanan Pemilu 2024, Kapolda NTB Berikan Arahan Bhabinkamtibmas Lobar


POLICEWATCH-Mataram.

Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto menggelar pertemuan dengan para Bhabinkamtibmas Polres Lombok Barat. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka menghadapi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terutama menjelang Pemilihan Umum tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Polres Lombok Barat, (22/09/2023).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Patria Tama Polres Lombok Barat tersebut, Kapolda NTB memberikan arahan strategis kepada para Bhabinkamtibmas terkait peran mereka dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif terutama selama masa persiapan dan pelaksanaan Pemilu.

Kapolda NTB menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, khususnya melalui peran vital yang dimainkan oleh Bhabinkamtibmas. Beliau menyatakan.

"Tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menjaga stabilitas sosial. Dalam menghadapi Pemilu tahun 2024, kita harus bersama-sama memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan aman dan adil,"ucap Jenderal ini 

Arahan dari Kapolda NTB mencakup sejumlah poin strategis, termasuk Pemberian Edukasi kepada masyarakat, Monitoring Situasi di tingkat desa/kelurahan, Koordinasi yang Intensif, serta Komitmen Terhadap Netralitas. 

Ia  juga mengapresiasi komitmen para Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas-tugas mereka dengan baik dan mengemban tanggung jawab sosial yang tinggi.

"Dengan arahan yang jelas dan semangat pelayanan yang tinggi, diharapkan Polres Lombok Barat bersama-sama dengan masyarakatnya dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjelang Pemilu tahun 2024, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman,"tutup Kapolda.

MN 

Satpolairud Polres Bima Kota Kawal Keamanan Pantai Lawata Selama Sail To Indonesia International Yacht Rally


Policewatch-Kota Bima.

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan patroli laut yang intensif di Pantai Lawata, Teluk Bima Kota Bima, sebagai bagian dari upaya memberikan keamanan dan kenyamanan kepada tamu mancanegara yang sedang melaksanakan Sail To Indonesia International Yacht Rally. Dalam pelaksanaan patroli ini, Satpolairud menggunakan Kapal Patroli Polisi XXI - 1014 yang siap menjaga situasi keamanan di perairan tersebut.

Kegiatan patroli laut ini merupakan langkah proaktif Polres Bima Kota dalam mendukung pelaksanaan Sail To Indonesia International Yacht Rally yang menjadi ajang internasional bagi para penggemar pelayaran. Patroli laut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi, S.I.K, secara pribadi memantau pelaksanaan patroli ini dan menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan para tamu mancanegara yang datang ke Bima. "Kami menganggap penting untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada para tamu mancanegara yang mengikuti Sail To Indonesia International Yacht Rally. Ini juga merupakan kesempatan bagi kami untuk memperlihatkan keindahan dan keramahan Kota Bima kepada dunia," ujar Kapolres AKBP Rohadi.

Kegiatan patroli laut dipimpin oleh Kasat Polair IPDA Sarif Rijadinsyah, yang merupakan pejabat berpengalaman dalam mengawal dan mengamankan perairan. Kapal Patroli Polisi XXI - 1014 dilengkapi dengan peralatan navigasi canggih dan personel yang terlatih, yang siap beraksi dalam situasi darurat jika diperlukan.

Selama patroli laut, Satpolairud Polres Bima Kota akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pihak pelaksanaan acara dan instansi terkait lainnya, untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama Sail To Indonesia International Yacht Rally. Upaya ini mencerminkan komitmen Polres Bima Kota dalam menjaga reputasi Indonesia sebagai tuan rumah yang ramah dan aman bagi para wisatawan internasional.

Mn

Biro SDM Polda NTB dan Polres Bima Kota Saling Bahu-Membahu Gelar Pelayanan Healing Psikologi untuk Bhabinkamtibmas


Policewatch-Kota Bima.

Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Polres Bima Kota telah menggelar kerjasama yang berarti dalam kegiatan pelayanan healing psikologi yang ditujukan untuk para Bhabinkamtibmas (Bhabinkamtibmas) di jajaran Polres Bima Kota. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan penyegaran dan pemulihan mental para Bhabinkamtibmas yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tim psikologi dari Polda NTB, yang dipimpin oleh Kasubag Pisipol Bagian Psikologi Polda NTB, Kompol Nuraini, turut serta dalam kegiatan tersebut. Tim ini telah memiliki pengalaman yang luas dalam memberikan layanan psikologi yang berfokus pada pemulihan dan penyegaran mental individu.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi, S.I.K, yang menyadari pentingnya kesejahteraan mental para Bhabinkamtibmas yang terlibat dalam penegakan hukum dan menjaga ketertiban. Ia menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki tugas yang berat, seringkali berhadapan dengan situasi yang menantang, dan ini dapat berdampak pada kesejahteraan mental mereka.

"Para Bhabinkamtibmas kami merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka memegang peran penting dalam menjaga lingkungan. Oleh karena itu, pelayanan healing psikologi ini adalah bentuk apresiasi kami atas pengabdian mereka," ujar Kapolres AKBP Rohadi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan teknik-teknik penanganan stres kepada para Bhabinkamtibmas, serta memberikan mereka alat-alat untuk mengatasi tekanan yang mungkin timbul dalam menjalankan tugas mereka. Melalui sesi-sesi interaktif dan kolaboratif, para peserta dapat berbicara tentang pengalaman mereka dan mendapatkan panduan serta dukungan dari tim psikologi.

Dengan kerjasama yang erat antara Biro SDM Polda NTB dan Polres Bima Kota, kegiatan pelayanan healing psikologi ini berhasil menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para Bhabinkamtibmas untuk berbicara dan merasa didengar. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk menjaga kesehatan mental para petugas yang memiliki peran krusial dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Kasubag Pisipol Bagian Psikologi Polda NTB, Kompol Nuraini, berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi bagian dari program berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan psikologis para Bhabinkamtibmas dan membantu mereka dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih baik.

Mn

Air Anak Sungai Wrati Berwarna Coklat Keruh, Diduga Limbah Cair PT. STBC Pemicunya

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Limbah atau sisa hasil produksi suatu Perusahaan kalau tidak di kelola dengan baik atau diproses lebih dahulu tentunya akan berdampak buruk bagi alam sekitar atau ekosistem yang ada, dan Pemerintah sudah mengatur tentang tata cara pengelolahan limbah industri yang baik.


Adapun aturan tersebut tertuang dalam peraturan pemerintah dengan mengeluarkan UU nomor 32 tahun 2009, menyebutkan bahwa setiap orang/perusahaan yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan dengan benar, maka bisa dipidanakan, dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Namun realita di lapangan tidak sedikit Perusahaan nakal  secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi membuang limbah atau sisa hasil produksinya ke aliran sungai tanpa dikelola lebih dulu atau tanpa melalui UKL/UPL.

Dari informasi warga Dusun, Guyangan dan Dusun Bahrowo, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dimana rumahnya  tidak jauh dari aliran sungai anak Wrati atau tempat pembuangan limbah  PT. Sorini Towa Berlian Corporindo ( STBC ), sebuah perusahaan PMA, yang bergerak dibidang produksi sorbitol dengan orientasi pasar ekspor. Sorbitol sendiri adalah senyawa kimia yang dapat dihasilkan dengan cara mereduksi glukosa dan banyak digunakan secara luas pada industri makanan, kosmetik, kimia dan obat-obatan, mereka menduga perusahaan tersebut membuang limbah cairnya tanpa melalui Unit Pengelolahan Limbah lebih sebelum di buang ke aliran sungai, karena mereka sering melihat air dari pipa atau selokan yang terhubung langsung ke perusahaan berwarnah keruh, kecoklat-coklatan.




"Sering kami melihat, air yang keluar dari pipa atau selokan perusahaan PT. STBC berwarna keruh kecoklat-coklatan, bahkan pada beberapa bulan yang lalu limbah yang dikeluarkan berwarna hitam pekat dan kami sempat mengabadikan melalui ponsel ,"ucapnya ke awak media. Kamis (21/09/2023)


Sementara itu, Anwar selaku Manager PT. STBC saat di konfirmasi awak media ia mengatakan, air itu adalah air bersih-bersih halaman & air deep well,  pipanya ada yg pecah, saat ini kita melakukan perbaikan & sdg koordinasi dengan DLH Kabupaten Pasuruan,"balasnya. (Dr)

Peduli Tempat Ibadah, Polresta Mataram Berikan Bantuan Semen Di Masjid Nurul Furqon Lingsar



Policewatch-Lombok Barat.

Polresta Mataram Polda NTB sebagai melaksanakan kegiatan Peduli Tempat Ibadah sebagai program rutin bertempat di Masjid Nurul Furqon Dusun Menjeli Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Jumat, (21/09/2023)

Dalam kegiatan tersebut Kapolresta Mataram diwakili oleh Kasat Binmas Polresta Mataram AKP Maad Adnan, Wakasat Binmas AKP Juani, Kanit Bhabinkamtibmas Iptu M. Sidik, Camat Lingsar Marzuqi, S. Ap, Kapolsek Lingsar Iptu I B Swendra, SH, Danposramil Lingsar Peltu Budi Sujarwo, Kanit Binmas Polsek Lingsar Aiptu L. Wawan Sudarmawan, Kades Peteluan Indah Nurahman, Penghulu Dusun Menjeli Ustadz Juan Isnandar, Ketua Panitia Pembangunan masjid Nurul Furqon Alwan Jayadiningrat

Kapolresta Mataram melalui Kasat Binmas AKP Maad Adnan mengatakan bahwa bantuan material dengan menyerahkan 30 Sak Semen untuk Pembangunan tempat ibadah Masjid tersebut program rutin untuk silaturahmi dengan masyarakat dan Cipta Kondisi Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Hukum Polresta Mataram.

" Penyerahan bantuan semen tersebut, diterima langsung oleh Camat Lingsar, Kades Desa Peteluan Indah dan Pengurus Masjid Nurul Furqon Dusun Menjeli Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar ", ucapnya 

Mewakili Kapolresta Mataram menyampaikan permohonan Izin atas penyerahan bantuan semen kepada pengurus masjid, semoga bantuan semen tersebut dapat bermanfaat untuk pembangunan Masjid Nurul Furqon Dusun Menjeli Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar.

" Sekiranya ada yang bisa saya bantu atau keperluan sampaikan ke Bhabinkamtibmas, Polisi Lingkungan ataupun Polsek terdekat ", imbuhnya 

Pengurus Masjid Alwan Jayadiningrat  mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Bapak Kapolresta Mataram guna melanjutkan pembangunan Masjid Nurul Furqon Dusun Menjeli Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar.

" Bantuan material semen ini akan kami gunakan untuk melanjutkan pembangunan Masjid, semoga amal kebaikan Bapak Kapolresta Mataram beserta rombongan diterima Allah SWT", tutupnya.

MN 

Kasus Curanmor'Polsek Praya Timur Berhasil Menangkap Terduga Pelaku


Policewatch-Lombok Tengah.

Polsek Praya Timur bersama Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lombok Tengah, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), di Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur, Selasa (19/09/2023) pukul 18.55 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK, melalui Kapolsek Praya Timur IPTU Supardi menjelaskan bahwa pelaku curanmor / tersangka berjumlah 3 orang satu diantaranya sudah ditangkap dan dua orang masih buron sedangkan barang buktinya berhasil diamankan di Polsek Praya Timur. 

“Adapun Pelaku yang berinisial SW, 35 tahun, islam, sasak Alamat Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut yang berhasil diamankan warga saat kejadian pencurian pelaku  yang merupakan warga Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut, dan dua orang pelaku masih buron,” kata Kapolsek pada hari Kamis (21/09/2023).



Disampaikan oleh Kapolsek bahwa kejadian pencurian sepeda motor tersebut pada Selasa 19 September 2023 sekitar pukul 18.55. wita, di pinggir jalan raya di depan Rumah korban Dsn. Sengkerang V Dusun Sengkerang Kecamatan. Praya Timur Kabupaten. Lombok Tengah, pada saat itu korban memarkir kendaraan sepeda motornya dipinggir jalan didepan rumahnya sepulang kerja dari Mataram dan kunci masih nempel di sepeda motornya kemudian korban masuk kerumah setelah beberapa saat kemudian korban mendengar suara sepeda motornya hidup dan korban mengecek keluar rumah ternyata sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku sebanyak 3 orang dan korban berhasil menarik 1 pelaku hingga jatuh dari sepeda motor dan ditangkap sedangkan 2 pelaku kabur / melarikan diri. 

“Adapun identitas Sepeda motor yang hilang merk Yamaha N Max, wama putih, Nopol DR 4714 MN korban atas nama Esmi ujar Kapolsek

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Praya Timur dan membuat laporan polisi dengan nomor : LP /18 / IX / 2023 /NTB / Res Loteng / Sek Pratim ,” tegasnya .

Selanjutnya, Anggota Polsek Praya Timur dan Tim Resmob Polres Lombok Tengah Setelah menerima laporan dari masyarakat, kemudian bergerak cepat menuju TKP, dan mengamankan Pelaku SW ke Polsek Praya Timur setelah di lakukan introgasi awal, dari hasil interogasi, bahwa Pelaku mengakui melakukan Pencurian tersebut bersama dengan dua orang temannya yang sekarang masih dalam pengejaran Anggota Polsek Praya Timur dan tim Resmob Polres Lombok Tengah.

Selanjutnya terhadap Pelaku SW dan barang bukti dibawa ke Polsek Praya Timur, untuk di lakukan penyidikan dan  Pengembangan lebih lanjut. 

Selain itu, Kapolsek Praya Timur juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas dan tetap waspada.

“Diharapkan masyarakat pada saat memarkir kendaraanya agar diparkir ditempat yang aman dan mudah untuk jaga/diawasi, kemudian jangan lupa untuk dikunci stang atau kunci tambahan guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” tutup Kapolsek.

MN 

Kasus Kematian Bayi Diduga Akibat Malpraktek di Desa Sambirejo, Polisi Keluarkan SP2HP

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Kasus kematian bayi perempuan yang terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jatim, yang diduga akibat adanya malpraktek atau kesalahan dalam pemberian imunisasi DPT 1 oleh Bidan Desa, kini Polres Pasuruan Kota, mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada pihak pelapor atau ibu kandungnya.

Diketahui, Nursiati ibu kandung bayi yang meninggal dunia, dengan di dampingi  "Arifin" selaku pendamping hukumnya, pada beberapa minggu yang lalu telah melaporkan seorang bidan Desa berinisial (Ds) ke Polres Pasuruan Kota, mereka menduga kuat bayi yang masih berumur 4 bulan tersebut, meninggal dunia akibat adanya kesalahan dalam memberikan imunisasi oleh bidan Desa, karena setelah di berikan imunisasi selang beberapa jam atau pada malam harinya, bayi tersebut sudah tidak bernyawa.

"Alhamdulillah, hari ini pihak kepolisian, Polres Pasuruan Kota, telah mengeluarkan SP2HP, kami berharap pihak aparat penegak hukum bisa menguak atas misteri kematian bayi dari ibu Nursiati secara gamblang dan penuh keadilan,"ujarnya. (Kamis 21/09/2023).

Lebih lanjut Arifin selaku pendamping hukum dari ibu Nursiati yang di kenal juga sebagai Ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Transparansi Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) menerangkan, kenapa kasus kematian bayi dari ibu Nursiati kami laporkan ke pihak Kepolisian, karena saya menduga kuat bayi tersebut meninggal dunia dengan tidak wajar, sebab saat proses melahirkan, bayi tersebut dinyatakan sehat tidak ada kelainan dengan berat 2 kg, 8 ons dan diberi nama Nazira Safa dan yang terakhir sebelum meninggal dunia beratnya bertambah jadi 5 kg, 4 ons, menginjak umur empat bulan, bayi tersebut mendapatkan suntikan imunisasi DPT 1 setelah di imunisasi suntik di pahanya dan ditetesi mulutnya, setelah itu bayi tersebut mengalami panas yang tinggi dan wajahnya berubah menjadi hitam (gosong) red/bahasa Jawa, kemudian di malam hari menjelang pagi, bayi tersebut sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia.

"Hari ini, pihak Polres Pasuruan Kota mengeluarkan SP2HP dan sudah saya terima, pertanggal 21/09/2023, Nomor B/642/lX/Res.1.24/2023/Satreskrim, di mana dalam isi surat tersebut ada tiga saksi atau kader dari Posyandu Desa Sambirejo sudah di mintai keterangan, dalam isi SP2HP itu juga menerangkan selanjutnya akan melakukan pemanggilan kalrifikasi kepada kepala Puskesmas dan pihak-pihak terkait,"terangnya. (Dr)

MENGUBAH IMAJINASI/IMPIAN MENJADI REALISASI (KENYATA'AN)

 religi motivasi policewatch.news...edisi Kamis Sore...
 
MENGUBAH IMAJINASI ( LOP ) JADI KENYATAAN

Oleh ,FADHIL ZA ,motivator spiritual..
Kekuatan Paling Utama pada Diri kita adalah Keyakinan,Iman,Percaya ..

 Do'a Harus simetris dengan Usaha...berharap lah hanya kepada Tuhan kita  ALLAH SWT...yakin dan Percayalah...Semuanya Dapat dan bisa Terlaksana...
Pernahkah Anda menyadari bahwa imajinasi Anda sebenarnya membentuk segala sesuatu yang terjadi dalam hidup Anda? 
Sebuah imajinasi ( LOP ) dapat digunakan orang dalam teknik yang bernama visualisasi. Teknik ini ternyata telah mengajarkan semua guru besar sepanjang jaman. Pada tahun 1912, Charles F. Hannel pengarang buku The Master Key System sengaja membuat buku yang hanya berisi pengajaran dan pelatihan tertulis selama 24 minggu hanya untuk mengenai teknik visualisasi. Apa yang istimewa mengenai teknik visualisasi ini?

Teknik visualisasi adalah sebuah teknik yang bekerja melalui daya imajinasi seseorang. Secara garis besar, intinya dapat dikatakan sebagai berikut: Jika Anda sedang membentuk imajinasi dalam pikiran Anda, itulah yang akan terjadi dalam hidup Anda. 
Jika Anda sedang membentuk imajinasi dalam pikiran Anda, itulah yang akan terjadi dalam hidup Anda. 
Jika Anda membayangkan dalam pikiran Anda bahwa Anda memiliki pekerjaan yang mapan, rumah yang nyaman, anak anak yang lucu, keluarga yang harmonis, dan hidup serba berkecukupan maka itulah yang terjadi dalam kehidupan Anda.

Dan sebaliknya jika fikiran Anda berpikir sibuk berbagai ~kesulitan~ ( ketidak mudahan ) yang akan Anda alami, seperti ~pengangguran~( tdk bekerja ), di ~PHK~, ~hutang~ ( amanah ) menumpuk, usaha ~bangkrut~ ( blm sukses ) maka itu pula yang akan terjadi dalam kenyataan Anda! 
Tidak perduli imajinasi seperti apakah yang Anda pikirkan saat itu, mau itu hal tidak positif ataupun positif, semuanya sama saja akan terjadi dalam kenyataan Anda.
Banyak orang yang tidak menyadari prinsip kerja daya imajinasi ini. Kebanyakan orang terlalu sibuk dengan berbagai ~masalah~  ( persoalan ) yang menghadang. Sehingga fikirannya lebih terfokus pada berbagai ~kesulitan~ ( ketidak mudahan ) yang melingkupinya seperti terkena ~PHK, terlilit hutang, dikejar debitur, jatuh bangkrut~, dan lain sebagainya. Tanpa disadari imajinasinya bekerja terus menciptakan berbagai ~kesulitan dan kepahitan~ ( ketidak mudahan ) dalam hidupnya.

Orang yang mengerti prinsip kerja daya imajinasi akan segera bertindak ~memutus~ ( memperbaiki ) mata rantai ~kesialan~ yang menimpa hidupnya. Mereka tidak akan tersihir dan fokus pada berbagai masalah yang menimpanya. Mereka akan segera membentuk imajinasi positif yang berlawanan dengan kenyataan hidup yang sedang dihadapinya. Mereka akan membayangkan dan merasakan hidup berkecukupan, memiliki pekerjaan yang mapan, keluarga harmonis meski pada kenyataannya tidak demikian.
Tetapi INGAT, semua imajinasi yang Anda buat belum tentu muncul dalam kenyataan hidup Anda, karena terdapat cara khusus dalam mengaplikasikannya. 
Dan apapun yang Anda bayangkan dalam pikiran Anda, imajinasi tersebut tidak akan terjadi secara tiba-tiba dalam hidup Anda saat itu juga, karena Anda hidup dalam waktu tunda (buffering time) – seperti yang dikatakan dalam film The Secret. Mengapa? Karena tentu saja tidak mungkin jika Anda membayangkan seekor gajah dalam pikiran Anda sekarang, maka pada detik itu juga seekor gajah muncul tiba-tiba di samping Anda.
Jadi, Bagaimana Cara Tepat Menggunakan Tekniknya Dengan Benar?

Anggap saja jika Anda menginginkan sebuah baju yang sempat Anda lihat di mall, maka caranya luangkan waktu Anda untuk menggunakan teknik visualisasi untuk mendapatkannya dengan cara :

1. Pejamkan mata lalu luangkan waktu Anda berdiam diri di mana saja asalkan tempatnya tenang agar Anda bisa fokus berpikir.

2. Jika anda mempunyai gambar foto dari / gambar baju tersebut, pandangilah (ketika menutup mata) dan bayangkan dalam benak anda, anda sedang memakai baju tersebut. Rasakan seolah – olah Anda sedang pergi jalan – jalan dengan menggunakan bajunya.
3. Bentuklah perasaan bahagia ketika anda sedang memakai baju itu. Bagaimana rasaaan anda saat akhirnya membeku, perasaan saat anda memakainya, perasaan anda saat teman – teman anda mengagumi baju yang anda pakai itu.

4. Rasakan dengan jari jari – jari tangan anda, bahwa anda sedang menyentuh baju tersebut sampai terasa serat kainnya di jari – jari kedua tangan anda.

5. Cium aroma baju baru tersebut yang sedang anda pakai dalam imajinasi anda. Rasakan harumnya di hidung anda.
Lakukan imajinasi tersebut – seolah – olah nyata bagi kenyataan Anda saat ini. Mainkan imajinasi itu seolah – olah dalam bentuk video bergerak. Bukan hanya melihat baju tersebut pada gambar atau pajangan lalu hanya mengaguminya, tetapi benar – benar merasakan dalam imajinasi Anda bahwa Anda sedang memilikinya / memakainya pada tubuh Anda. Semakin Anda melibatkan kelima panca indera Anda dalam berimajinasi, semakin baik. Posisikan diri Anda saat mengimajinasikannya tepat pada tubuh Anda sendiri. Jangan mengimajinasikannya seolah – olah anda yang melihat sosok diri anda dari jauh menggunakan baju itu.

Seberapa sering anda harus melakukannya?

Cara terbaik kapan untuk melakukannya adalah ketika Anda baru bangun tidur di pagi hari dan ingin tidur di malam hari. Karena pada saat – saat itu, ruang pikiran bawah sadar akan terbuka dengan lebar dan pengaruh negatif akan sulit masuk dan mengganggu pikiran Anda saat melakukan visualisasi.
Lakukan setiap hari. Kuncinya : Fokus. Bertahan. Fokus. Namun ketika Anda semakin ahli melakukannya, Anda dapat melakukannya kapanpun dan dimanapun Anda mau.
Tahukah anda apa yang akan terjadi jika anda mengimajinasikan baju itu hanya dengan memajangnya dari gambar atau pajangan saja?

Anda akan berakhir dengan melihat ada orang lain yang menggunakan baju itu! Atau Anda akan melihat di toko lain yang menjual baju serupa. Oleh karena itu mengapa sering mungkin Anda mendengar “Kenapa ya, kok saya akhir – akhir ini sering melihat baju itu di mall – mall” Hal itu terjadi karena Anda tidak memposisikan diri sebagai pemilik barang yang Anda inginkan.

Hal serupa terjadi jika Anda menginginkan mobil mewah, rumah besar, pria / wanita idaman, dan lain sebagainya.
Tidak banyak orang yang menyadari bahwa kekuatan imajinasi memiliki kekuatan sebesar itu. Mereka hanya mengkhayal dan berpikir “Ah, saya hanya mengkhayal, itu tidak akan terjadi”. Dan akhirnya mereka melepaskan imajinasi itu dan memang benar hal itu tidak akan terjadi dalam hidupnya. Peliharalah pikiran anda dengan hal – hal yang baik dan positif SETIAP HARI. Lakukan secara persisten dan yakinlah semuanya akan segera terbentuk dalam kenyataan.

Sudah banyak orang yang berhasil mengubah kehidupannya dengan menggunakan teknik visualisasi seperti diatas . Pada suatu hari Dr Norman V Pealle bertanya pada Roger Ferger redaktur surat kabar terkenal “Enquerer” di Cincinati Amerika Serikat: ” Bagaimana caranya Anda bisa menjadi redaktur surat kabar terkenal ini ? “. Ketika itu mereka sedang berada didepan gedung penerbitan surat kabar tersebut. Tuan Ferger berkata: ”Anda lihat kejendela itu, beberapa tahun yang lalu ketika seorang anak muda saya berdiri di tempat ini.
Saya memandang kejendela itu, saya melihat seseorang sedang duduk disana didepan meja tulis. Dia adalah redaktur surat kabar ini. Saya selalu membayangkan bahwa yang duduk disana adalah saya. Saya membayangkan diri saya di tempat jabatan itu, dan dengan tekun berusaha untuk meraih jabatan tersebut.

Seorang teman pengusaha sukses di Blitar juga pernah menceritakan pengalamannya pada saya. Dahulu ketika masih muda ia sangat ingin memiliki sebuah motor. Ketika itu ia hanya memiliki sebuah sepeda. Ia membayangkan sepeda yang dikendarai itu adalah sebuah motor. Ia memutar mutar pegangan stang sepeda seolah-olah olah pedal gas motor, hingga pegangan stang itu hampir rusak. Beberapa bulan kemudian ia akhirnya mampu membeli sebuah motor seperti yang dibayangkannya. Saya sampaikan kepadanya bahwa cara membayangkan tersebut disebut tehnik mental picture. Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah tahu dengan teori itu, tapi yang jelas ia sudah beberapa kali mentrapkan metode itu dalam bisnisnya dan berhasil.
Ketika saya ditugaskan belajar di LPPU ITB Bandung oleh PLN menempuh program pendidikan S0 setingkat D3 selama 3 tahun, setiap pagi saya selalu membayangkan bahwa ketika selesai pendidikan dan kembali ke Jakarta saya nanti akan memiliki rumah dan kendaraan sendiri. Ketika saya sudah selesai mengikuti pendidikan dan kembali ke Jakarta ternyata apa yang selalu saya bayangkan itupun menjadi kenyataan. Saya mendapatkan rumah KPR di Bintara tiga yang saya tempati sekarang diangkat sebagai kepala urusan dan mendapat mobil dinas.

Anda bisa mengubah kehidupan Anda dengan memanfaatkan kekuatan imajinasi Anda. Bayangkan apa yang Anda inginkan secara kontinyu nikmati dan rasakan seolah-olah olah sudah terjadi. Jika Anda bisa memelihara imajinasi tersebut secara kontinyu dalam fikiran Anda , maka semua gambaran visualisasi itu akan menjelaskan dalam kehidupan Anda dengan cara yang tidak Anda mengerti. Saya sudah mempraktekkan teori ini dalam kehidupan saya yang sekarang sudah memasuki usia 66 tahun. Banyak bukti nyata dari teori ini dalam kehidupan sehari-hari saya.
Tahun 1983 adik saya baru pulang dari bekerja di Arab Saudi selama 3 tahun dia bercerita tentang pengalamannya selama di Arab Saudi bekerja dengan orang bule . Mendengar kisah pengalaman adik saya, timbul pula keinginan saya untuk bisa pergi ke luar negeri. Saya sering mendengar teman yang ditugaskan pergi ke Perancis dan mereka menceritakan pengalaman selama di sana. Kebetulan selesai mengikuti pendidikan di Bandung saya ditugaskan di Distribution Control Center Jakarta , dimana ketika itu PLN ada kerja sama dengan Perancis untuk mengembangkan sistim pengaturan jaringan listrik di Jakarta. Saya sering membayangkan bahwa saya dikirim ke Perancis untuk mendalami sistem jaringan di sana. Apa yang saya bayangkan itupun akhirnya menjadi kenyataan. Tahun 1990 saya termasuk yang ditugaskan ke Paris Perancis selama 1,

Ketika Kepala seksi saya dimutasi ke luar Jakarta saya berharap bisa naik dari kepala urusan menjadi kepala seksi. Setiap hari saya membayangkan bahwa saya sekarang sebagai kepala seksi, kadang kala saya duduk dikursi kepala seksi tersebut. Saya membayangkan dan merasakan seolah-olah saya sudah menjadi kepala seksi. Satu tahun jabatan kepala seksi itu kosong. Sampai suatu ketika saya menerima SK diangkat sebagai kepala seksi yang kosong itu.
Memang imajinasi itu tidak akan menjelma begitu saja seperti membalikan telapak tangan, dibutuhkan kesabaran dalam membayangkan dan merasakannya . Tidak boleh ada perasaan sedikit ragu. Imajinasi itu akan menjelaskan dengan cara yang tidak dapat kita pahami. Bertahun tahun saya ingin sekali mempunyai rumah bertingkat . Saya sering berjalan dengan istri saya keluar masuk komplek perumahan melihat rumah bertingkat dan membayangkan seolah-olah itulah rumah saya. Namun saya tidak punya cukup uang untuk membangun rumah tingkat seperti yang saya inginkan. Saya hanya punya keyakinan penuh bahwa satu ketika saya akan memiliki rumah bertingkat.

Tahun 2003 rumah BTN saya yang masih asli terlihat atapnya melengkung ke bawah. Ketika diperiksa ternyata kayunya sudah banyak dimakan rayap, Jika tidak segera diperbaiki dikuatirkan rumah itu akan abruk. Istri saya mencari tukang untuk memperbaiki rumah kami yang sudah mau runtuh. Setelah tawar menawar disepakati untuk merehab rumah itu dengan biaya 50 juta. Ketika itu saya punya uang 60 juta, pekerjaan merehab rumahpun dimulai. Ternyata sebagian besar rumah terpaksa dibongkar total dan dibangun baru bertingkat dengan dua kamar diatas dan dua dibawah. Selama 8 bulan pengerjaan bangunanpun selesai , setelah saya hitungDCP_2143ternyata menghabiskan biaya
sampai 200 juta , saya terkejut dan bingung , karena semua pekerjaan bisa selesai tanpa saya mengerti dananya dari mana. Kalau sejak awal saya tahu biayanya 200 juta tentu saya tidak berani mengerjakannya, karena saya hanya punya uang 60 juta. Rumah tingkat yang saya bayangkan selama hampir 20 tahun akhirnya berhasil menjadi kenyataan dengan cara yang tidak saya mengerti.
Mengubah nasib dengan daya imajinasi


Selama 7 tahun saya hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat minim. Saya hidup bersama keluarga hanya mengandalkan gaji bulanan yang saya terima setiap tanggal satu. Kadang kala gaji yang saya terima tidak cukup untuk biaya satu bulan hingga untuk kebutuhan hidup kadang kala terpaksa harus pinjam pada saudara. Pada suatu ketika saya membaca buku tentang ilmu kerezekian yang ditulis Suroso Orakas, saya baru menyadari bahwa pola fikir saya selama ini keliru, hingga hidup saya jadi sempit.
Sebagai rasa terima kasih pada PLN yang sudah menyekolahkan saya ke ITB Bandung saya bertekad untuk mengabdi sepenuhnya pada PLN dan mencukupkan biaya hidup saya hanya dari gaji bulanan saja. Saya menutup diri dari kemungkinan mendapat penghasilan tambahan dari tempat lain. Akibatnya saya betul betul hanya mendapat sumber penghasilan dari gaji bulannan saja. Cukup tidak cukup saya harus menerima apa adanya. Setelah membaca buku tentang ilmu kerezekiaan saya baru menyadari bahwa pola fikir saya itu salah.
Saya mulai berusaha mengubah pola fikir yang salah itu dengan menggunakan teknik visualisasi yang diajarkan dibuku itu. Setiap hari selesai shalat magrib dan subuh saya duduk di sajadah. Saya membayangkan diatas sajadah itu saya memiliki uang berlimpah sampai puluhan juta. Saya merasakan betapa nikmatnya memiliki uang yang berlimpah, kemudian saya sujud mengucapkan sukur kepada Allah yang telah memberi saya kekayaan itu. Selama hampir tiga bulan saya melaksanakan kegiatan itu, hingga hati saya benar-benar merasa nyaman seolah-olah olah memiliki uang banyak, padahal kenyataannya tidak demikian. Istri saya dengan sinis mengatakan : “Sudahlah jangan menghayal juga , bisa gila kamu nanti “ katanya.
Akhirnya setelah hampir tiga bulan saya melakukan itu, terjadilah suatu peristiwa yang mengubah seluruh kehidupan saya. Pada suatu hari saya datangi teman yang mengajak saya bekerja sama untuk menjual kapasitor bank yang diproduksinya. Dia minta tolong saya untuk menawarkan kapasitor bank itu ke pabrik dan kantor yang faktor dayanya buruk hingga terkena biaya denda KVARH dari PLN. Tawaran itu langsung saya terima karena saya memang banyak kenal dan tahu pabrik dan kantor yang faktor listriknya buruk hingga terkena denda KVARH dari PLN.

Saya menawarkan bank kapasitor itu ke Hotel Horizon di Ancol yang ketika itu membayar listrik 108 jutab perbulan. Dimana yang 8 juta adalah denda kelebihan KVARH . Saya jelaskan jika mereka mau memasang kapasitor bank itu maka denda 8 juta itu akan hilang diserap oleh kapasitor bank , sehingga mereka bisa berhemat 8 juta perbulan tanpa mengurangi pemakaian listriknya. Setelah memahami penjelasan saya pihak Horison pun setuju untuk memasang kapasitor bank itu senilai 64 juta, diperkirakan investasi mereka akan kembali dalam tempo 8 bulan. Dari keuntungan pemasangan kapasitor itu saya mendapat keuntungan 4 juta . Alhamdulillah itulah pertama kali saya memegang uang dengan nilai sampai jutaan. Selama ini saya tidak pernah memiliki simpanan uang sedikitpun. Gaji saya tidak pernah cukup untuk biaya bulanan.

Selanjutnya saya masih mendapatkan kontrak dari beberapa pabrik yang terkena denda KVARH cukup tinggi, salah satunya pabrik keramik Angsadaya di Tangerang. Mereka terkena denda kelebihan pemakaian KVARH sampai 60 juta perbulan. Saya menawarkan memasang kapasitor bank senilai 120 juta, hingga investasi mereka bisa kembali hanya dalam waktu dua bulan. Demikianlah semenjak itu saya selalu hidup berkecukupan, ada saja sumber penghasilan tambahan selain gaji bulanan yang saya terima. Selain pendapatan tetap dari gaji bulanan saya mendapat pendapatan variabel dari berbagai tempat dan usaha.

Demikianlah apa yang selalu kita bayangkan dengan penuh keyakinan akan mencari jalan sendiri untuk menjelma menjadi kenyataan. Namun sayang kebanyakan manusia lebih banyak membayangkan berbagai keburukan dan kesulitan dalam hidupnya. Fikiran mereka disibukan dengan berbagai permasalahan dan persoalan yang menghadangnya, serta tidak pernah berhenti mengeluh dan berkeluh kesah. Tanpa mereka sadari apa yang selalu membayang dan menghantui fikiran mereka itu akan menjelaskan dalam kehidupan mereka dengan cara yang tidak mereka pahami.

Hati-hati dengan fikiran dan imajinasi anda. Apa yang anda fikirkan dan bayangkan selalu mencari jalan untuk menjajaki kehidupan anda dengan cara yang tidak anda pahami. Tidak peduli apakah Anda membayangkan itu baik atau ~buruk~  ( tidak baik ) bagi Anda.

Note :
Harap dibaca  memakai jurus disiplin kita resapi,rasakan...

Barakallah
Kamis,21 September 2023
Team redaksi 
H.Irvanto Abdul Wakid

Krisis Air Bersih,Polres Lombok Tengah Bersama BPBD Kabupaten Lombok Tengah Salurkan Air Bersih.


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Dalam menghadapi kemarau yang berkepanjangan yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Polres Lombok Tengah mengambil langkah proaktif dengan melaksanakan Bakti Sosial mendistribusikan pasokan air bersih yang bersinergi dengan BPBD Kabupaten Lombok Tengah, Bank NTB Syariah, PDAM Kabupaten Lombok Tengah, stakeholder dan instamsi terkait lainnya. mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk membantu masyarakat mengatasi kesulitan akibat krisis air bersih yang diakibatkan oleh musim kemarau yang panjang.

Kapolsek Polsek Praya Barat Daya Iptu Jalaludin bersama anggota dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah (BPBD Kabupaten Lombok Tengah) dan stakeholder melaksanakan bakti sosial berupa pendistribusian air bersih bertempat di Dusun Tunak Malang Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya, Kamis (21/9/23).

“Kami bekerjasama dengan pemerintah Daerah ( BPBD Kabupaten Lombok Tengah) dan stakeholder merasa terpanggil untuk membantu masyarakat kami dalam menghadapi situasi seperti ini, dengan mendistribusikan air bersih ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Kapolsek.

Warga sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Polri dan BPBD Kabupaten Lombok Tengah dan stakeholder langkah ini kami merasa terbantu dengan adanya bantuan air bersih  selama musim kemarau yang berkepanjangan ini.

Diharapkan dengan adanya langkah ini, masyarakat yang terdampak tidak mengalami kesulitan lagi dalam memenuhi keperluannya, dan tentunya kemarau yang berkepanjangan ini semoga cepat berlalu, tutup Kapolsek.

MN 

Diduga PT Duta Gakuen Indonesia Cemari Lingkungan, Peleburan Alumunium di Tanjung Uncang Bebas Beroperasi

 




Batam,- policewatchnews,-Kegiatan peleburan Aluminnium yang dilakukan  PT Duta Gakuen Indonesia di Tanjung Uncang Kota Batam yang mencemari udara diduga tak memiliki izin  dan bebas beraktifitas.

Aktivitas PT Duta Gakuen Indonesia itu pun menggangu kenyamanan warga sekitar dan masyarakat pengguna jalan umum dengan aroma bau tak sedap saat mengadakan pembakaran. 

"Kalau pembakaran baunya tidak enak, apalagi ini sekitar pemukiman warga dan jalan umum," kata salah satu warga sekitar yang  sedang melintas yang tak mau menyebutkan namanya, Rabu 20/9/2023).


Dari pantauan awak media ini, gudang yang dibuat produksi peleburan logam jenis aluminuium itu terlihat kusam seolah-olah tak ada penghuninya yang hanya dijaga sekurity. Tembok nya terlihat menghitam akibat asap pembakaran limbah B3 itu.

Awak media ini mencoba mengkonfirmasi aktivitas tersebut ke Kapolsek Batuaji Akp Sandi Pratama Putra selaku pemangku penegak hukum untuk wilayah Batuaji sekitarnya.

"Kasus itu sudah ditangani Krimsus Polda Kepri, silahkan coba konfirmasi kesana" ujar Kapolsek Batuaji lewat pesan WA nya.


Diwaktu yang bersamaan, awak media ini mencoba mengkonfirmasi Dirkrimsus Polda Kepri " Kompol pol , S.H. S.I.K.M.H Nasriadi,red panggilan akrabnya".

Namun sangat disayangkan, hingga berita ini di upload awak media ini belum mendapatkan jawaban terkait aktivitas yang dilakukan PT Duta Gakuen Indonesia itu.

Terlihat jelas pembakaran  peleburan logam itu juga menimbulkan limbah hitam pekat yang disalurkan melalui cerobong udara. Diduga Asap yang dihasilkan itu melebihi baku mutu yang dipersyaratkan dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup.

Selang berapa jam, terlihat mobil kijang datang melintas dan berhenti di depan gerbang pt duta gakuen indonesia itu, dan mengambil foto gudang itu.

awak media ini mencurigai dan mencoba mengikuti, ternyata mereka anggota polsek batuaji yang datang hanya mengambil foto dari luar tanpa masuk ke dalam gudang itu untuk melakukan pengecekan.

Sehingga timbul kecurigaan, ada apa dengan mereka, dan sehebat apa pemilik PT Duta Gakuen Indonesia itu? (Erlina waty  )

Anggota Polsek Poto Tano Hadiri Sosialisasi Inovasi Desa Dalam Penanganan Stunting


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian sektor (Polsek) Poto Tano menghadiri sosialisasi inovasi Desa dalam penanganan stunting se Kabupaten Sumbawa Barat.

"Sosialisasi inovasi tersebut, dilakukan pada Rabu, 20 September 2023 pukul 09.30 Wita di aula kantor Camat Poto Tano," jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S. Ik melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Eddy mengatakan, hadir dalam kegiatan tersebut, kepala Puskesmas Poto Tano Fatimah, A.Md Kep, Danramil Poto Tano yang diwakili oleh Bhabinsa Desa Senayan, Kapolsek Poto Tano yang diwakili oleh Kanit Intelkam Polsek Poto Tano Bripka Yusuf Edi Priyono, ketua PKK Se Kecamatan Poto Tano dan bidan Desa se Kecamatan Poto Tano.

Kepala Puskesmas Poto Tano Fatimah, A.Md Kep menyampaikan, di Kecamatan Poto Tano terdapat 6,72 % kasus stunting. Dia berharap kepada Ibu kepala Desa untuk mengawasi dan mengawal terkait gizi makanan untuk balita yang ada di Desa masing-masing.

"Saya harap kepada petugas atau bidan Desa dan pemerintah desa untuk bersama - sama menekan kasus stunting di Kecamatan Poto Tano, sehingga kasus stunting di Kecamatan Poto Tano tidak meningkat lagi," katanya.

Selesai pembukaan, dilanjutkan dengan kegiatan diskusi terkait inovasi desa dalam penanganan stunting. Kegiatan sosialisasi berakhir pukul 11.20 Wita berjalan dengan aman dan lancar. (Mn)

Kapolres Bima Kota Pimpin Apel Gelar Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Almatsus dalam Rangka Kesipan Pengamanan Pemilu 2024


Policewatch-Kota Bima.

Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi, S.I.K, memimpin Apel Gelar Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Almatsus Polres Bima Kota berserta seluruh jajaran dalam upaya memastikan kesiapan pengamanan untuk Pemilu 2024. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengecekan kelengkapan kendaraan dinas yang dihadiri oleh Waka Polres Bima Kota dan pejabat utama Polres Bima Kota.

Apel ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh personil Polres Bima Kota dan kendaraan dinas yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024 siap secara teknis maupun operasional. Kapolres AKBP Rohadi, S.I.K, dalam sambutannya menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pemilihan.

"Kesiapan kita dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2024 sangatlah penting. Kami harus memastikan bahwa semua kendaraan dinas dan perlengkapan Polres Bima Kota berfungsi dengan baik dan siap digunakan dalam setiap situasi," kata Kapolres AKBP Rohadi.

Setelah apel, tim pemeriksa yang terdiri dari personel Polres Bima Kota, dipimpin langsung oleh Kapolres, melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kendaraan dinas dan peralatan khusus (Almatsus) yang akan digunakan dalam operasi keamanan Pemilu 2024. Pemeriksaan ini mencakup aspek teknis kendaraan, kelengkapan peralatan, serta kondisi fisik dan mesin kendaraan.

Kegiatan pengecekan ini juga dihadiri oleh Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Bima Kota serta pejabat utama Polres Bima Kota. Hal ini menunjukkan komitmen Polres Bima Kota untuk memastikan bahwa semua langkah yang diperlukan telah diambil untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses Pemilu 2024 di wilayah mereka.

Kapolres AKBP Rohadi menegaskan bahwa Polres Bima Kota akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan pengamanan Pemilu berjalan dengan baik. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama Pemilu 2024," tambahnya.

Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang kuat, Polres Bima Kota bertekad untuk menjaga situasi aman dan kondusif selama pelaksanaan Pemilu 2024 demi terwujudnya proses pemilihan yang adil dan demokratis.

Mn

Gerak Cepat, Polres Sumbawa Evakuasi Terduga Pelaku Pencurian Bawang Di Lopok


Policewatch-Sumbawa Besar.

Kepolisian Resor Sumbawa bersama Polsek Lape berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pencurian bawang di Desa Langam Kecamatan Lopok, Rabu (20/09/23) malam.

Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P, melalui Plh Kasi Humas IPDA Dwi Nuryanto S.Adm., membenarkan kejadian tersebut, berawal dari Polsek Lape yang menerima informasi terkait adanya sekelompok massa yang tengah berkumpul yang didasari terkait adanya seorang pria yang diamankan di salah satu rumah warga karena diduga melakukan pencurian bawang sebanyak 100 kg di desa langam Kecamatan Lopok.

"Berdasarkan informasi tersebut, Polsek Lape yang dipimpin Kapolseknya langsung bergerak cepat menuju TKP, dan mencoba membawa terduga pelaku, namun massa yang sudah berkumpul sehingga menyulitkan petugas membawanya" ucap Kasi Humas.

Lebih lanjut Ipda Dwi, Setelah melakukan negosiasi panjang dengan para massa yang cukup alot, Kepolisian bersama Pemerintah Desa tetap kesulitan membawa terduga pelaku, sehingga menunggu kedatangan bantuan personel Polres Sumbawa untuk dilakukan Evakuasi.

"Ketika bantuan personel dari Polres Sumbawa tiba, terduga pelaku akhirnya dapat dievakuasi dan langsung dibawa ke Mapolres Sumbawa guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan" terang Kasi Humas.

Berdasarkan informasi yang diterima, sebelumnya seorang warga mengalami peristiwa pencurian bawang miliknya sebanyak 100 kg, setelah korban mengecek CCTV miliknya, diketahui bahwa terdapat seorang pria telah mengambil bawang miliknya dan indentitas pencuri tersebut diketahui oleh korban.

Selain itu, masyarakat setempat juga resah dengan ulah terduga pelaku berinisial TF (24), karena kerap melakukan aksi pencurian di daerah tersebut, sehingga membuat masyarakat geram dan hendak menghakimi terduga pelaku.

Kepolisian juga telah meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak yang berwajib dan menghimbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

Mn

Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso Keluhkan Polindes Disaat Jam Pelayanan Sering Tutup

 




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Pos Bersalin Desa (Polindes) merupakan sarana dan prasarana kesehatan pertama masyarakat mendapatkan pertolongan medis sebelum dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.

Apa jadinya jika Negara sudah menyiapkan sarana ini hanya tinggalkan bangunannya tanpa ada pelayanan medis yang efektif dirasakan masyarakat secara umum.

Kenyataan Inilah yang dirasakan dan di keluhkan oleh warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jatim, disaat membutuhkan pelayanan medis.

"Ketika itu, pada pagi hari sekitar jam 10.00, tiba-tiba anak saya yang masih bayi mengalami panas demam, karena saya takut terjadi apa-apa, bergegaslah saya pergi ke Polindes, namun setibanya di sana ternyata tidak ada orang atau petugas medis sama sekali yang saya jumpai serta pintunya tertutup rapat,  meskipun agak jauh dari rumah saya, segera saya pergi ke Puskesmas Rejoso demi kesembuhan bayi saya," keluhnya.

Menyikapi akan hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Transparansi Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) " Arifin" mengatakan,  beberapa sarana dan prasarana kesehatan sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, baik disetiap kelurahan maupun di Desa, namun nyatanya setelah saya datangi memang benar informasi dari warga, Polindes Sambirejo hari ini pintunya tertutup atau tidak digunakan dengan efektif. Rabu (20/09/2023).

"Itu sebabnya masyarakat pertanyakan status dari bangunan-bangunan tersebut jika tidak tepat sasaran kenapa Polindes dibangun sehingga tidak merugikan APBD, kalaupun dibangun seharusnya ada tenaga medis yang standby di Polindes untuk melayani kesehatan masyarakat,"tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saya dan warga Desa Sambirejo berharap, kiranya keluhan masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan dibawa  kepemimpinan Bupati H. Irsyad Yusuf melalui Kepala Dinas Kesehatan bu Ani Latifah dapat membenahi masalah-masalah kesehatan di daerah ini.

"Saya dan warga Desa Sambirejo berharap Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dapat membenahi masalah ini untuk Pasuruan Maslahat bagi rakyat,"tegasnya.

Akan adanya hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Ibu Ani Latifa saat di konfirmasi awak media melalui No ponselnya beliaunya menagatakan, kami cek dulu, terimakasih informasinya,"balasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambirejo saat di konfirmasi awak media ia mengatakan, karena untuk saat ini Bidan Desa di tarik ke Induk untuk menggantikan Bidan yanh Cuti 

Tetapi untuk Posyandu dan yang berhubungan dengan kesehatan Tetap jalan. (Dr)

Tiga kali mangkir sidang Diduga Kades bologarang Lecehkan undangnan Lembaga negara



SEMARANG,policewatch.news,- Bertempat di ruang sidang Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, pada hari Selasa (19/09/2023) dilaksanakan Sidang Ajudikasi Non Litigasi antara Ahmad Arifin (38), seorang warga dari Desa Mangunsari Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan sebagai pemohon melawan Kepala Desa Bologarang Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan sebagai termohon. Adapun sidang kali ini adalah yang ketiga kalinya dan masih dalam tahapan klarifikasi para pihak yang ketiga, dan sejak awal dari pihak termohon belum pernah sekalipun hadir dalam sidang. 

Kasus ini berawal saat Arifin mengajukan beberapa permohonan dokumen dan informasi kepada Pemdes Bologarang pada 8 Juni 2023 yang lalu dan dikarenakan tidak ada tanggapan dari pihak Pemdes Bologarang, sehingga pada 23 Juni 2023 Arifin mengirimkan surat kedua (Pengajuan Keberatan) kepada Atasan PPID Desa Bologarang dalam hal ini Kepala Desa Bologarang. Setelah pengajuan keberatan tidak ada tanggapan juga hingga 30 hari kerja, sebagaimana diatur dalam UU KIP nomor 14 tahun 2008 dan Perki nomor 1 tahun 2018, maka selanjutnya Arifin mengajukan Permohonan Penyelesaian Sengketa Informasi ke Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah pada 14 Agustus 2023. 

Setelah permohonan PSI diterima di Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah dan diregistrasi dengan nomor 061/SI/VIII/2023, selanjutnya Panitera mengundang para pihak baik pemohon maupun termohon secara patut melalui undangan resmi. Pada sidang pertama agenda klarifikasi I pemohon hadir namun termohon dalam hal ini kepala desa Bologarang tidak hadir. Kemudian Panitera mengundang lagi kedua belah pihak namun kedua belah pihak tidak dapat hadir, dan klarifikasi ketiga Panitera kembali mengundang kedua belah pihak namun hanya pemohon yang hadir, sementara menurut keterangan Panitera di persidangan termohon tidak bisa hadir tanpa ada alasan yang jelas, sebagaimana keterangan yang disampaikan Panitera kepada Majelis Komisioner dalam sidang klarifikasi ketiga pada Selasa (19/09/2023). 

Asrofin, Ketua Majelis Komisioner saat ditemui awak media usai persidangan mengatakan, "ketidakhadiran dan mangkirnya termohon dari beberapa kali sidang ini sama halnya melecehkan lembaga/institusi penegak keterbukaan, padahal setiap kali sidang kita selalu memanggil kedua belah pihak secara resmi dan patut. Dengan mangkirnya termohon dalam beberapa kali sidang ini tentunya akan semakin menguatkan pemohon dalam putusan nanti karena hanya satu pihak yang bisa kita klarifikasi, sehingga agenda berikutnya adalah langsung pembuktian dan kesimpulan, dan ini lebih mempercepat proses sidang jika termohon selalu mangkir. "Ucap Asrofin di ruang sidang, Selasa (19/09/2023). 

Sementara itu pemohon informasi Ahmad Arifin (38) sangat menyayangkan kepada kades Bologarang yang selalu mangkir dalam sidang. 

" Sangat saya sayangkan kepada Pak Kades Bologarang yang selalu tidak hadir dalam setiap persidangan Ajudikasi Non Litigasi ini, harusnya beliau bisa hadir sehingga perkara ini menjadi jelas. Saya hanya ingin memperoleh beberapa informasi yang menurut saya perlu saya pelajari dan saya kros cek di lapangan, namun hingga saat ini beliau sebagai Badan Publik menurut saya selalu menutup diri, hingga akhirnya terjadi sidang sebagaiman ajari ini. Kalau dokumen dan informasi yang saya minta sejak awal diberikan tak mungkin sampai sidang seperti ini. "Ucap Arifin jengkel atas ketidakhadiran termohon. 

Arifin menambahkan bahwa dirinya meminta dokumen dan informasi ini sudah diatur sebagaimana Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang diikuti dengan Peraturan Komisi Informasi (Perki) nomor 1 tahun 2018 tentang Standar Layanan Informasi Publik Desa (SLIP Desa). 

"Sangat disayangkan jika seorang badan publik tidak menaati aturan ini, dan menurut saya ini adalah preseden buruk bagi keterbukaan. Kalau boleh kami sampaikan sebuah quote "Kalau Bersih Kenapa Risih"? " Pungkas Arifin.***Tim**