Polri Berikan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin



Policewatch-Lombok Utara.

Polda NTB, Kasikum Polres Lombok Utara  Iptu Agus Sugianto Sh., melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan Pra Nikah bagi calon pengantin Tingkat Kementrian Agama Kabupaten Lombok Utara, bertempat di Masjid Jami'ul Jama'ah Dusun Karang Pangsor Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang KLU. Senin, 23/10/2023.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si., melalui Kasi Hukum (Kasikum) Polres Lombok Utara Iptu Agus Sugianto Sh., menyampaikan kepada awak media  di sela - sela kegiatannya, bahwa  Kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin Tingkat Kementrian Agama Kabupaten Lombok Utara di KUA Kecamatan Pemenang, dengan Materi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan dari Kementrian Agama KLU, Kepala KUA Kecamatan Pemenang dan 100 Pasangan Calon pengantin dan orang nikah

Dalam kegiatan tersebut Agus Sugianto menyampaikan beberapa materi tentang perkawinan sebagaimana di atur dalam Pasal 28 B  ayat (1) Undang -Undang Dasar 1945, menyatakan setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah, maka perkawinan merupakan Hak Asasi Manusia .

Dan dalam Pasal 6 ayat 1 UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan menyebutkan bahwa harus di dasarkan atas persetujuan kedua calon mempelai dan di sampaikan juga tenta. Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Disamping itu ia mengucapkan selamat kepada para  pasangan calon pengantin/pranikah yang akan melaksanakan pernikahan

Diharapkan kepada para calon mempelai baik laki maupun perempuan  hendaknya dalam kehidupan berumah tangga harus saling pengertian antara suami istri untuk menciptakan hubungan suami istri yang  harmonis, sakinah, mawadah, warokmah, guna   menghindari terjadinya potensi gangguan yaitu perselisihan pendapat dalam rumah tangga yang berujung terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang dapat berakibat fatal yaitu  berurusan dengan hukum, bahkan perceraian. Ulasnya.

Masih harapan Kasi Hukum mengingat sekarang ini sudah mulai tahun   politik sehingga Intensitas Politik di masyarakat mulai meningkat,  biarpun beda pilihan akan tetapi kita harus satukan  barisan guna terjalinnya, toleransi, komonikasi  untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat sehingga  terciptanya Pemilu damai. Tutup Kasikum

Mn

Cegah Tindak Pidana di Perairan, Polairud Polres Sumbawa Tingkatkan Patroli Dialogis


Policewatch-Sumbawa Besar.

 Guna mencegah pelanggaran hukum di wilayah perairan hukum Polres Sumbawa, Personel Sat Polairud gencar lakukan patroli perairan.

Seperti halnya kali ini, Personel Sat Polairud Polres Sumbawa menyisir wilayah perairan dan melaksanakan patroli dialogis kepada para nelayan yang tengah melaut.

Kasat Polairud AKP Alosius Ignasius mengatakan bahwa selain wilayah perairan yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana, patroli juga di fokuskan pada setiap kapal yang ditemui saat berpatroli dan dilakukan pemeriksaan secara insentif serta manyampaikan himbauan kamtibmas perairan kepada anak buah kapal (ABK) dan Nahkoda kapal.

"Kami menyampaikan kepada ABK dan Nahkoda kapal agar tidak menggunakan alat tangkap ikan yang dilarang atau tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara illegal, selalu waspada serta memperhatikan kondisi cuaca karena saat ini cuaca tidak menentu." terang Kasat.

Tidak lupa juga unit patroli lainnya menghimbau agar selalu memperhatikan kelengkapan diatas kapal sebelum berlayar dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas dilaut. 

Mn

Satuan Samapta Polres KSB Amankan Sepakbola Liga 3 KSB



Policewatch-Sumbawa Barat.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, kepolisian resort Sumbawa Barat melalui satuan Samapta melakukan pengamanan kegiatan sepakbola Liga 3 KSB 2023 pertandingan antara Prima FC vs Spartan FC dan Persebo VS FA Sampir FC.

"Pengamanan kegiatan sepakbola Liga 3 KSB 2023 dilakukan pada Senin, 23 Oktober 2023 pukul 14.00 Wita bertempat di lapangan Gibraltar Kabupaten Sumbawa Barat," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S. Ik melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Eddy mengatakan, kegiatan itu sebagai tindak lanjut dukung 16 program prioritas Kapolri prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan. Nomor 14 tentang pengawasan pimpinan terhadap setiap kegiatan. "Anggota Sat Samapta Polres Sumbawa Barat melaksanakan Pengamanan Sepak Bola liga KSB 2023 di lapangan Gibraltar Kabupaten Sumbawa Barat. Alhamdulillah giatnya berjalan dengan aman dan lancar," tutupnya. 

Mn

Kabupaten Musirawas Rencanakan Membangun PLTS di Danau Gegas

 



MUSI RAWAS,POLICEWATCH.NEWS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, berencana mengembang kansector energi dikawasan Danau Gegas yang terletak di Desa Sugih Waras Kecamatan Suka Karya.

Hal itu di jelaskan Oktaviano, ST, M.Si, Kepala Dinas Pekerja Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (PU CKTR&P), diruang kerjanya, Senin, (23/10/2023)

Dikatakan, kawasan danau saat ini bisa dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung. 

Secara umum, dikawasan Danau Gegas direncanakan akan dikembangkan untuk sector energy berbasis pada energi baru terbarukan berbasis pada tenaga matahari dan biomasa.

“Kebutuhan energi listrik diwilayah Musi Rawas masih perlu dipersiapkan dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi kedepan”, paparnya.

PLTS terapung adalah PLTS terpusat yang diletakan terapung diatas air, seperti danau. Selanjutnya, salah satu sumber energi potensial adalah memanfaatkan Danau Gegas yang masih memungkinkan untuk menggelar Fotovoltaik (PV) terapung mulai dari 50-100 megawatt (MW) campuran Biomassa + BESS.

Jika rencana ini terealisasi dan berjalan, besar harapan akan mendatangkan Investor ke Kabupaten Musi Rawas. Selain itu, juga mempunyai keuntungan bagi masyarakat.

“Misalnya membayar tagihan listrik lebih murah dari sebelumnya”, terangnya.

Diceritakannya, sebelumnya Danau Gegas merupakan kawasan pengembangan pariwisata alam yang dikembangkan oleh Pemerintah daerah Musirawas dengan harapan untuk menambah pendapatan daerah dari sector pariwisata.

Kedepannya, tidak menutup kemungkinan akan ditambahkan sumber energi lain untuk menambah bauran energi baru terbarukan sehingga keberlanjutan penggunaan energi terbarukan secara teknis lebih kuat dan lebih mampu menekan nilai ekonomis sehingga tarifnya lebih terjangkau dibandingkan dengan energi berbasis bahan bakar”, terangnya.(IWO)

Proyek Peningkatan Jalan Mulak Sebingkai Baru dikerjakan Sudah Hancur diduga Kontraktor nya Abal Abal

 


SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - H.Bupati CiK Ujang.SH dan Wakil Bupati Lahat H. Haryanto,SE.MM (CAHAYA) bakal berakhir pada tanggal 9 Desember 2023, 

Namun yang menjadi sorotan masyarakat banyak pekerjaan proyek APBD Tahun 2023 yang menjadi sorotan, salah satunya proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Danau Belidang, di Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat Sumsel.

Proyek Peningkatan Jalan di Desa Danau Belidang kecamatan mulak Sebingkai dikerjakan oleh CV.Teladan Indah, alamat jalan, Temon No.08,RT001, Kelurahan 28 Ilir Palembang sumber dana APBD 2023 Dengan Nilai Kontrak Rp 4.815.762.000,00; ( Empat Milyar Delapan Ratus Lima Belas Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah)

" Dimana proyek pekerjaan peningkatan jalan Desa Danau Belidang kecamatan mulak sebingkai, kabupaten lahat, disinyalir pekerjaan proyek tersebut mutunya dan kualitasnya jauh dari " kata baik, kata salah satu warga setempat.yang namanya minta jangan ditulis menjelaskan kepada wartawan Minggu(22/10)


Sementara itu dari hasil pantauan  awak media dilapangan, terlihat papa nama tidak terpasang, diduga dalam pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan mutu pekerjaan patut diduga menyalahi Rencana Anggaran Biaya (RAB) Seperti Bahu jalan tidak dibersihkan, kedalaman Galian Pondasi 0.10 cm, Split Campur dengan Krokos tanpa di ayak dalam satu Molen yang berukuran 0,35 m3 hanya satu Sak Semen, tidak memakai K 250 dan tidak menggunakan lantai kerja (Pasir) 0,05 cm. 

Sementara itu Hendro selaku Pengawasan Lapangan saat di tanya awak media soal papan nama dan material yang digunakan.." Hanya Diam, Tanya Saja kepada PPTK nya Pak Aying." Ketusnya 

Sementara itu Ayeng selaku PPTK saat di konfirmasi Wartawan Minggu (22/10) ke nomor Handphone nya, dijawab Singkat " Saya kelapangan saat titik nol dan Pekerjaan tersebut sudah saya Serahkan kepada pengawas lapangan, Ungkapnya 


Terpisah Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI Rhodi Irfanto meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk dapat turun ke lokasi menindaklanjuti pemberitaan dari Kawan kawan media temuan dilapangan sebagai atensi adanya indikasi dugaan KKN (Kolusi Korupsi dan Nepotisme) terang " Rhodi kepada wartawan policewatch.news Senin (23/10/2023)

Lebih lanjut Rhodi menegaskan pihak kontraktor ini harus bertanggungjawab atas pekerjaan yang menggunakan uang negara sementara pekerjaan tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai apa yang diharapkan masyarakat setempat "  tutup nya(red)

Awali Tugas jadi Kapolda NTB, Irjen Pol. Umar Faroq Bersilaturrahmi Dengan Stakeholder


Policewatch-Mataram.

Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Umar Faroq, S.H., M.Hum., Senin (23/10/2023), memulai tugasnya dengan mengadakan serangkaian pertemuan silaturrahmi dengan para pemangku kepentingan NTB.

Irjen Pol. Umar Faroq mengungkapkan jika bertemu dengan stakeholder itu, sangat diperlukan dalam upaya sinergitas.

"Ini dalam rangka memperkuat kerjasama dan koordinasi antara kepolisian dan berbagai instansi di Provinsi NTB," ungkapnya.

Dalam rangkaian silaturrahmi tersebut, Kapolda NTB mengunjungi Pj Gubernur NTB, Danlanal Mataram serta Kepala DPRD Provinsi NTB.


Pertemuan dimulai dengan kunjungan Kapolda NTB ke ruang kerja Pj Gubernur NTB, dimana keduanya membahas upaya kolaborasi untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di NTB. Dilanjutkan dengan pertemuan di ruang kerja Danlanal Mataram, Kapolda NTB dan Danlanal membahas kerjasama lintas sektoral dalam menjaga keamanan di wilayah pesisir NTB.

Selain itu, Kapolda NTB juga mengadakan pertemuan dengan Kepala DPRD Provinsi NTB di Kantor DPRD, membahas isu-isu terkini dan mencari solusi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB.

Tak sampai di sana, Kapolda NTB juga menjalin hubungan baik dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) NTB serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB.

"Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama intelijen dan penegakan hukum, guna memberantas berbagai kejahatan di wilayah NTB," katanya.

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Kapolda NTB menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama antara lembaga-lembaga terkait, demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat NTB.

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkontribusi, dalam membangun NTB yang lebih baik dan sejahtera," tandas Irjen Pol Umar.

Mn

Polsek Praya Bekuk Terduga Pelaku Curas di Lungkungan Klui Kelurahan Leneng Praya,


Policewatch-Lombok Tengah.

Polsek Praya Polres Lombok Tengah amankan pelaku Curas di Jalan Raya Lingkungan Klui Kelurahan Leneng Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu, 21/10/2023. Pukul 19.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP  Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Praya IPTU Susan V Sualang mengatakan, kejadian tindak pidana pencurian dan kekerasan (Curas) yang terjadi di Jalan Raya Lingkungan Klui Kelurahan Leneng berawal dari Korban yang hendak menjemput kakaknya yang sedang membeli minyak bersama Sdr.Lalu Rifki namun kakak korban setelah dicari tidak ketemu. 

“Kemudian korban pulang melewati pasar Renteng sesampainya di TKP di Jalan raya Lingkungan Klui Kelurahan Leneng korban ditempat yang gelap korban dihadang oleh 3 orang pelaku menggunakan sepeda motor berboncengan 3 (tiga) orang,” jelas Kapolsek

Lanjutnya, kemudian pelaku mengambil barang milik korban berupa HP Samsung dengan paksa yaitu dengan cara memukul korban dibagian pelipis mata tetapi korban mempertahankan barang tersebut dengan cara menarik baju pelaku agar tidak melarikan diri / kabur kemudian korban sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk mendapat pertolongan dan pelaku diamankan oleh masyarakat dan di bawa ke Polsek Praya.

Kapolsek Praya menyampaikan untuk korban atas nama QAPIPAH APRILIA KASIH, perempuan, Islam, 12 Tahun, pelajar, Alamat Kelurahan Leneng. 

“ Untuk pelaku inisial LHG, Laki, Islam, 18 tahun, alamat Kampung Sobirin Kel.Prapen Kecamatan Praya,” tambah Kapolsek. 

“Untuk sementara pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Praya untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku sedangkan untuk kedua orang pelaku yang kabur masih dalam pengejaran,” tutup Kapolsek

Mn

Polres Loteng Gelar Patroli Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2024


Policewatch-Lombok Tengah.

Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu 2024, Polres Lombok Tengah gelar patroli cipta kondisi Operasi Mantab Brata (OMB) Rinjani 2023-2024 di Kabupaten Lombok Tengah, Senin, 2023/10/23

Sejumlah anggota Polres lombok tengah yang terlibat operasi turun ke lapangan dengan melaksanakan patroli operasi mantap brata (OMB) , Ini merupakan bagian dari upaya polres polres lombok tengah untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama tahapan pemilu 2024.

Diketahui, anggota yang terlibat dalam operasi ini melakukan patroli ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten lombok sebagai salah satu lokasi obyek vital strategis dalam menjaga integritas Pemilu 2024 mendatang.

Kapolres lombok tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, melalui Kabag Ops AKP Hery Indrayanto SH dalam keterangannya menjelaskan, tujuan dari operasi mantab brata ini adalah untuk mencegah dan mengatasi potensi gangguan keamanan selama proses tahapan Pemilu 2024.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi proses demokrasi supaya dapat berjalan dengan aman dan lancar,”jelasnya.

Hery menambahkan, selama patroli anggota kami dilapangan juga berinteraksi dengan petugas KPU dan Bawaslu dan masyarakat sekitar. Mereka memberikan himbauan agar seluruh pihak menjaga keamanan agar situasi di kabupaten lombok tengah tetap kondusif.

“Operasi Mantab Brata ini adalah contoh nyata dari komitmen aparat kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses pemilu demi terciptanya pemilu damai 2024,”tambahnya.

Lebih lanjut, Hery berharap dengan adanya operasi ini, “Masyarakat kabupaten lombok tengah dapat memberikan suara mereka dalam pemilu 2024 dengan aman dan tentram,” pungkas Hery.

Mn

Danramil Praya Bersama Pok Mas KMPS Surge Inisiasi Pembersihan Sungai


Policewatch-Lombok Tengah.

Kepedulian terhadap lingkungan Sungai terus ditunjukkan oleh Danramil 1620-01/Praya, Kapten Inf Suliono S.ip, bersama dengan kelompok masyarakat (Pok Mas) dan Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) Surabaya-Gereneng (Surge). 

Koramil bersama Pokmas dan masyarakat setempat bergandengan tangan untuk melakukan inisiasi gotong royong pembersihan aliran Sungai Surge dari sampah sampah organik maupun non organik yang dapat menghambat kelancaran aliran air sungai, di lingkungan Surabaya kelurahan tiwugalih Praya Lombok Tengah, Senin (23/10/2023). 

Tindakan bersama ini adalah bukti nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Danramil Praya, Kapten Inf Suliono S.ip, menyampaikan, "Kita semua harus berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar kita. Sungai adalah aset berharga yang harus dijaga bersama demi kesejahteraan masyarakat." Ujar Kapten Suliono. 


Kegiatan pembersihan sungai juga melibatkan ratusan relawan dari Pok Mas dan KMPS Surge. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti sarung tangan, kantong plastik, dan peralatan dasar lainnya untuk membersihkan sungai dari sampah-sampah plastik dan limbah lainnya. 

Selain membersihkan sungai, kegiatan ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara bijak dan ramah lingkungan. 

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak sembarangan membuang sampah," terang Danramil. 

Para peserta yang ikut dalam pembersihan sungai juga dilibatkan dalam kegiatan edukasi mengenai konservasi lingkungan dan cara-cara untuk mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem sungai. Hal ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif terhadap perlindungan alam sekitar. 

Dalam upaya menjaga keberlanjutan dari kegiatan peduli lingkungan, Danramil 01/Praya bersama pihaknya dengan Pok Mas dan KMPS Surge berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Praya dan sekitarnya," ucap Danramil. 

Inisiatif bersama ini juga mendapat apresiasi tinggi dari warga sekitar dan pemerintah setempat. Mereka berharap bahwa semakin banyak pihak yang terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan sungai, akan semakin tercipta lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat Praya," Tandasnya.

Mn

Polsek Prabar Bersama Basarnas Evakuasi WNA Korban Tenggelam Di Pantai Torok Aik Belek.


Policewatch-Lombok Tengah.

Kepolisian Sektor Praya Barat Daya bersama Basarnas laksanakan evakuasi salah seorang WNA (warga negara asing) yang tenggelam di Pantai Torok Aik Belek Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya, Minggu (22/10).

Mendapat informasi dari masyarakat terkait kejadian tersebut kapolsek praya barat daya IPTU Jalaludin bersama anggota langsung menuju tkp. Kemudian kapolsek berkoordinasi dengan basarnas yang kebetulan melakukan pengamanan surving di pantai selong belanak untuk melakukan pencarian dan di bantu oleh masyarakat sekitar. 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, melalui Kapolsek Praya Barat Daya IPTU Jalaludin menyampaikan Korban adalah warga negara asing asal turki atas nama Yildirim Deniz, perempuan berusia 31 tahun yang merupakan tamu di hotel ambar beach.

Ia menerangkan, kronologis kejadian dari informasi yang didapat dari saksi pegawai restoran amber beach atas nama Hedra dan Dion, korban sebelumnya sekitar pukul 06.15 wita sudah berada di tengah laut sekitar 250 meter dari bibir Pantai Amber Beach dengan cara berjalan kaki dikarenakan air laut dalam kondisi surut. 

Lanjutnya, setelah beberapa menit dilihat oleh saksi atas nama Hendra dan Dion pegawai restoran Amber Beach Korban tersebut sudah melewati batas aman selanjutnya pegawai hotel tersebut mengibarkan bendera merah menandakan bahaya karena korban tersebut sudah melewati batas aman. 

Tambahnya, bendera peringatan tersebut di respon oleh korban, saat akan balik menuju bibir pantai tiba-tiba ombak datang dari arah belakang korban tersebut dan saksi melihat korban di gulung oleh ombak tersebut dan hanya kelihatan kepalanya dan korban tidak terlihat lagi.

IPTU Jalaludin mengatakan korban ditemukan pukul 11.11 wita di pesisir pantai sekitar 500 Meter di sebelah timur Hotel Amber Beach. 

“Korban ditemukan oleh WNA An.  Alex asal Swis yang lagi berjalan-jalan di pinggir pantai dan kebetulan menginap juga di Hotel Amber Beach,” jelasnya. 

Selanjutnya korban tenggelam tersebut di bawa dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara mataram menggunakan ambulan Desa Montong Ajan untuk dilakukan Otopsi.

Mn

Gagas Program ”Hijau Pesantrenku, Lestari Desaku” Sulhan Muchlis Pelopori Gerakan Penghijauan dari Pondok Pesantren



LOLICEWATCH-MATARAM.

Tokoh muda Bumi Gora, Sulhan Muchlis, bersukacita merayakan Hari Santri dan mengucapkan Selamat Hari Santri tahun 2023 kepada seluruh santri di Pulau Seribu Masjid. Peringatan Hari Santri 2023 ini pun menjadi momentum Pengasuh Pondok Pesantren Al Islahuddiny, Kediri, Lombok Barat ini, memelopori gerakan penghijauan dari Pesantren, sebuah gerakan melestarikan lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, dan memperbaiki kualitas hidup manusia.

”Membawa gerakan penghijauan ke dalam pondok pesantren adalah cara terbaik mengajarkan kepada generasi muda bahwa menjaga alam adalah bagian integral dari agama dan moral kita," ucap Sulhan, Ahad (22/10/2023).

Politisi Partai Demokrat yang mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok pada Pemilu Legislatif 2024 ini mengatakan, program penghijauan yang memiliki tagline ”Hijau Pesantrenku, Lestari Desaku” tersebut telah dimulai dari Pondok Pesantren Al Islahuddiny dan berlanjut ke seluruh jaringan dan cabang Pondok Pesantren Al Islahuddiny yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Sulhan menjelaskan, pondok pesantren adalah tempat dimana nilai-nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap alam diajarkan. Karena itu, dalam gerakan penghijauan ini, pondok pesantren akan menjelma menjadi mitra penting dalam mendorong perubahan positif. Sehingga pada saat bersamaan, pondok pesantren dapat menjadi contoh nyata tentang bagaimana beragama dan menjaga alam dapat berjalan beriringan.

"Gerakan penghijauan dari pondok pesantren ini bukan hanya tentang penanaman pohon. Tapi juga penanaman nilai-nilai kebaikan dan tanggung jawab. Gerakan penghijauan ini adalah investasi jangka panjang dalam masa depan bumi dan kami memulainya sekarang," imbuh Sulhan.

Gerakan penghijauan ini akan menempatkan para santri sebagai lokomotifnya. Dimulai dengan penyadaran lingkungan di dalam pondok pesantren. Antara lain dengan melakukan edukasi dan penyuluhan kepada santri dan seluruh komunitas pondok pesantren mengenai pentingnya menjaga alam dan lingkungan. Selain itu, membangun kesadaran akan dampak negatif perubahan iklim, deforestasi, dan polusi lingkungan.

Pada saat bersamaan, dilakukan pula pengembangan program pendidikan lingkungan yang terintegrasi dalam kurikulum pondok pesantren. Termasuk menyediakan pelajaran atau kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada penghijauan, pelestarian alam, dan praktik-praktik ramah lingkungan. Dibangun pula kata Sulhan, area hijau di sekitar pondok pesantren, seperti taman, kebun, atau hutan kecil, sebagai contoh praktik penghijauan. Penanaman pohon dan perawatan tanaman di area hijau tersebut, seluruhnya melibatkan para santri.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat periode 2014-2019 ini menegaskan, pihaknya menyadari bahwa pesantren memiliki sumber daya yang terbatas. Karena itu, gerakan ini juga membuka ruang kolaborasi dengan organisasi lingkungan, pemerintah daerah, atau lembaga non profit yang berfokus pada penghijauan dan pelestarian alam untuk mendapatkan bimbingan dan dukungan. Termasuk juga pendekatan komunitas dengan mengajak masyarakat sekitar pondok pesantren untuk ikut serta dalam kegiatan penghijauan, seperti mengadakan acara penanaman pohon bersama, pelatihan, dan sosialisasi.

Yang tidak kalah pentingnya kata Sulhan, adalah bagaimana perluasan pengaruh program ini. Karena itu, pihaknya juga menyiapkan kampanye publik untuk menyebarkan pesan tentang penghijauan dan pelestarian alam. Antara lain dengan menggunakan video, gambar, dan cerita sukses dari pondok pesantren sebagai alat untuk memotivasi masyarakat.

Pondok pesantren lain juga akan diajak untuk bergabung dan membentuk jaringan kolaboratif. Dan untuk menjangkau penghijauan ke wilayah yang lebih luas lagi, gerakan penghijauan ini juga akan dijalankan dengan membekali setiap santri yang pulang kampung pada saat liburan dengan satu bibit tanaman untuk ditanam di rumahnya atau di desa tempat tinggalnya dan memastikan bibit tanaman itu dirawat sehingga tumbuh dengan baik.

"Dengan gerakan ini, kami ingin pondok pesantren menjadi pelopor dalam menjalankan tugas agama untuk menjaga bumi. Menjadi kehormatan bagi kami bisa memberikan kontribusi berharga dalam menjaga keberlanjutan planet kita," ucap Sulhan.

Putra ulama kharismatik Bumi Gora, TGH Muchlis Ibrahim ini menekankan, gerakan penghijauan yang dimulai dari pondok pesantren ini dapat membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Para santri dapat diajarkan tentang pentingnya menjaga alam, menjaga ekosistem, serta bagaimana tumbuhan berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kondisi lingkungan saat ini memang memantik cemas. Sulhan menjelaskan bagaimana deforestasi atau penggundulan hutan masih marak dan menjadi masalah yang sangat serius. Hutan-hutan ditebang untuk memberikan tempat bagi pertanian, perumahan, industri, dan pertambangan, yang mengakibatkan berbagai dampak negatif. Termasuk di dalamnya kehilangan habitat bagi flora dan fauna, erosi tanah, perubahan iklim, dan penurunan kualitas air.

Dibanyak tempat kata Sulhan, telah terjadi apa yang disebutnya pencemaran dan degradasi tanah yang disertai dengan perubahan penggunaan lahan yang buruk. Hal yang telah menyebabkan erosi tanah yang merusak dan pada akhirnya dapat mengurangi produktivitas pertanian, menyebabkan banjir, dan mencemari sumber air.

”Sejumlah wilayah di NTB bahkan setiap tahun pada musim kemarau sudah menjadi langganan kekurangan air bersih. Kekurangan air bersih itu akibat polusi air, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber air tanpa pertimbangan. Sudah pasti ini mengancam kesehatan dan keberlanjutan hidup kita,” tandasnya.

Karena itulah, Sulhan ingin pondok pesantren berada di garis depan untuk melakukan berbagai upaya berkontribusi memulihkan dan melestarikan bumi sebagai upaya menjaga planet ini untuk generasi mendatang.

Sulhan menjelaskan, konsep pemeliharaan lingkungan dan keberlanjutan alam, sejalan dengan ajaran agama. Dalam Islam, pelestarian alam dan tumbuhan adalah tugas manusia sebagai khalifah di bumi. Sehingga gerakan penghijauan di pondok pesantren menjadi implementasi nyata dari nilai-nilai agama tersebut.

Di sisi lain, pondok pesantren selama ini sudah dianggap sebagai pusat kearifan lokal. Dengan memulai gerakan penghijauan di pondok pesantren, hal ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar. Dan para santri yang terlibat dalam gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain untuk mengikuti jejak mereka dalam menjaga alam.

"Bagi kami, memulai memulai gerakan penghijauan di pondok pesantren adalah sebuah langkah menghubungkan spiritualitas dan ekologi. Inilah ikhtiar kami untuk membentuk keterhubungan yang kuat antara manusia dan alam," tutup Sulhan.

Mn

Anggota DPRD NTB TGH Najamudin Tuntut Penjabat Gubernur Segera Rombak Jajaran Pejabat Pemprov NTB



Policewatch-Mataram

Anggota Komisi I DPRD NTB TGH Najamudin Moestafa mengingatkan Penjabat Gubernur NTB HL Gita Ariadi untuk segera merombak jajaran pejabat lingkup Pemprov NTB sebagai perwujudan normalisasi tata kelola birokrasi. Rekam jejak birokrasi Pemprov NTB dalam lima tahun terakhir menunjukkan betapa tidak sehat dari sisi struktur dan lemah dalam kinerja.

”Penjabat Gubernur tidak mungkin akan bisa membawa ”NTB Maju dan Melaju” jika tetap mempertahankan jajaran pejabat yang merupakan warisan pemerintahan Zul-Rohmi ini,” kata TGH Najam kepada awak media, Ahad (22/10/2023).

Politisi asal Lombok Timur ini kemudian mengurai bagaimana lemahnya kinerja birokrasi Pemprov NTB dalam lima tahun terakhir kepemimpinan Gubernur H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah. Antara lain bisa dilihat dari angka stunting di NTB yang masih tertinggi di Indonesia mencapai 14 persen. Juga penurunan angka kemiskinan. Saat dilantik pada tahun 2018, angka kemiskinan di NTB kata TGH Najam mencapai 14,63 persen. Lima tahun kemudian, saat Zul-Rohmi mengakhiri masa jabatannya, angka kemiskinan NTB sebesar 13,85 persen.

”Itu berarti dalam lima tahun, birokrasi NTB di bawah Zul-Rohmi hanya mampu menurunkan angka kemiskinan cuma 0,78 persen, atau rata-rata cuma 0,156 persen tiap tahun,” tandas TGH Najam.

Secara struktur, birokrasi Pemprov NTB juga sangat tidak sehat lantaran terlalu banyak rentetan mutasi yang mencapai 40 kali, sehingga menyebabkan kultur dan psikologi birokrasi menjadi sangat tidak baik. TGH Najam menyebut, Zul-Rohmi terlalu banyak melakukan ”Naturalisasi Pegawai” dari kabupaten/kota. Politisi Partai Amanat Nasional ini mengemukakan, banyak di antara para pegawai tersebut yang hanya staf di kabupaten/kota, namun tiba-tiba malah menjadi pejabat eselon III di Provinsi NTB.

”Birokrasi juga jadi kacau balau, tidak kredibel dan profesional,” tandas TGH Najam.

Dia dengan terang-terangan memberi contoh bagaimana istri kedua Gubernur Zul yang semula hanya staf biasa, tiba-tiba dilantik menjadi pejabat eselon III tanpa pernah menjabat eselon IV dan mengikuti proses asesmen selayaknya.

TGH Najam menegaskan, dirinya tidak anti dengan pindahnya pegawai dari kabupaten/kota ke Pemprov NTB. Namun, apa yang dilakukan pemerintahan Zul-Rohmi dinilainya sudah di luar nalar, lantaran ”Naturalisasi Pegawai” yang sudah terlalu banyak dan dengan terang benderang disebut TGH Najam mengabaikan Sistem Merit yang merupakan salah satu prasyarat terwujudnya reformasi birokrasi.

Banyak pula kata TGH Najam, pegawai-pegawai yang merupakan bagian dari ”Naturalisasi” tersebut sudah teramat biasa bekerja dengan pola pikir lingkup dan skala kabupaten. Sehingga, ketika mereka pindah untuk menjalankan tugas dengan level dan skala provinsi, kadang mereka keteteran, atau paling tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk adaptasi dan menyesuaikan diri.

Akibatnya, ada pejabat yang akhirnya hanya duduk di jabatannya tak lebih dari umur jagung. TGH Najam mencontohkan bagaimana H Amry Rakhman yang ditarik Gubernur Zul dari Sumbawa Barat, menduduki sejumlah jabatan eselon II yang boleh disebut hanya ”numpang lewat”. Mulai dari Kepala Bappeda, Kepala Bappenda, Kepala Badan Riset Daerah, dan kini malah mengajukan pengunduran diri.

Struktur birokrasi yang tidak sehat dan berkinerja lemah tersebut, kata TGH Najam, akhirnya berdampak pula terhadap tata kelola keuangan daerah. Antara lain terlihat dari munculnya utang Pemprov NTB yang nilainya ratusan miliar kepada kontraktor yang telah menuntaskan pengerjaan proyek milik Pemprov NTB. Sebuah sejarah buruk yang belum pernah terjadi di pemerintahan sebelumnya. Hingga Zul-Rohmi meletakkan jabatan pada 19 September 2023, masalah utang kepada kontraktor tersebut ternyata belum juga tuntas dan harus diselesaikan oleh Penjabat Gubernur NTB. Belum lagi defisit APBD yang nilainya mencapai Rp 650 miliar.

”Data-data dan angka-angka itu jelas menunjukkan bahwa birokrasi Pemprov NTB dalam lima tahun terakhir telah gagal total. Oleh karena itu, untuk bisa NTB Maju dan Melaju, mutasi pejabat Pemprov NTB adalah sebuah keharusan. SDM di pemerintahan ini harus dirombak,” tandas TGH Najam.

Disisi lain, ulama kharismatik ini mengungkapkan, mutasi dan perombakan jajaran pejabat Pemprov NTB ini menjadi cara terbaik bagi Penjabat Gubernur NTB untuk lepas dari berbagai tudingan miring yang dialamatkan kepada dirinya. Sebab, kata TGH Najam, banyak selentingan yang mengaitkan posisi Penjabat Gubernur NTB yang sebelumnya merupakan Sekretaris Daerah NTB, sehingga disebut merupakan bagian dari masalah dan ikut andil terhadap birokrasi sebelumnya yang tidak bekerja optimal. Banyak juga kata TGH Najam yang menyebut dengan terang-terangan, bahwa Penjabat Gubernur tidak akan berani melakukan mutasi pejabat, sebab merupakan bagian dari rezim pemerintahan sebelumnya.

”Semakin lama mutasi diulur dan digelar, maka tudingan-tudingan itu akan semakin menemukan pembenarannya. Kami juga di DPRD NTB patut curiga, jika mutasi tak kunjung dilakukan maka jangan-jangan Penjabat Gubernur memang bagian dari masalah dan bagian dari rezim pemerintahan sebelumnya,” tandas TGH Najam.

Anggota DPRD NTB yang dikenal vokal dan lantang ini juga membeberkan bahwa ada momentum krusial yang akan dilakukan jajaran Pemprov NTB dalam waktu dekat sehingga membutuhkan perombakan pejabat sesegera mungkin. Hal krusial tersebut adalah pembahasan APBD NTB tahun 2024 yang akan dimulai pada pekan kedua November.

Menurut TGH Najam, mengingat rentetan-rentetan kegagalan-kegagalan yang dilakukan oleh birokrasi Pemprov NTB periode sebelumnya, maka menjadi sangat melawan akal sehat, jika membiarkan pembahasan APBD NTB 2024 tersebut dilakukan oleh birokrat-birokrat yang tidak kredibel tersebut.

Belum apa-apa, saat ini saja kata TGH Najam, dirinya telah menerima informasi, kalau pos-pos anggaran strategis untuk APBD 2024 sudah mulai diplot dan diatur-atur hanya semata untuk memenuhi ambisi dan kepentingan jangka pendek figur-figur tertentu yang terafiliasi dengan pemerintahan sebelumnya. Ada pula yang masih keliling dinas-dinas untuk meminta proyek atau menitip-nitip proyek tahun 2024. Hal yang menurut TGH Najam harus dilawan.

Karena itu, TGH Najam menegaskan, DPRD NTB akan menuntut agar pembahasan APBD 2024 harus benar-benar melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah berdasarkan kewenangan yang melekat dan amanah yang dimandatkan kepadanya. Tidak boleh lagi ada campur tangan figur-figur tertentu seperti praktik masa lalu di mana ada sosok sentral yang seenaknya mengatur-atur anggaran dengan dalih berbagai direktif.

”Kebijakan Umum Anggaran itu memang kewenangan Penjabat Gubernur. Tapi Prioritas dan Plafon Anggaran, itu adalah kewenangan TAPD yang dalam hal ini dipimpin Penjabat Sekda. Karena itu, dokumen PPAS harus kita terima dari Penjabat Sekda dan disusun berdasarkan rapat-rapat yang dipimpin langsung Penjabat Sekda, bukan oleh orang lain. Penjabat Sekda kita tuntut untuk menggunakan kewenangannya yang diberikan Undang Undang,” tandas TGH Najam.

Mengingat krusialnya hal tersebut, TGH Najam menuntut agar Penjabat Gubernur memberikan perhatian penuh terhadap tata kelola birokrasi ini dan membereskannya dalam waktu dekat. Karena itu, TGH Najam mengingatkan agar Penjabat Gubernur tidak justru mementingkan dan mendahulukan keliling-keliling dan anjangsana dari desa ke desa dan menginap di tengah-tengah masyarakat. Sebab, aktivitas tersebut kata TGH Najam, lebih kental sebagai sebuah aktivitas politik dan aktivitas politisi. Padahal tanggung jawab Penjabat Gubernur yang paling utama saat ini adalah normalisasi tata kelola birokrasi dan membereskan tata kelola keuangan daerah.

”Belum apa-apa, kami malah melihat aktivitas-aktivitas yang mengarah ke politik yang dijalankan oleh Pj Gubernur. Padahal itu bukanlah mandatnya sesuai Undang Undang. Kami ingin agar Penjabat Gubernur bertindak sebagai Penjabat Gubernur, bukan sebagai politisi,” tandas TGH Najam.

Mn

Cegah Perdagangan Orang, Bhabinkamtibmas Desa Belo Lakukan Sambang Dan Sosialisasi TPPO


Policewatch-Sumbawa Barat.

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, bhabinkamtibmas Desa Belo Kecamatan Jereweh Bripka Andy Ma'sum Kamil anggota Polsek Jereweh melakukan kegiatan sambang dan sosialisasi terkait dengan TPPO.

Kegiatan itu dilakukan pada Sabtu, 21 Oktober 2023 pukul 11.00 Wita di dusun Mekar desa Belo Kecamatan Jereweh KSB," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S. Ik melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada ini.

Eddy mengatakan, kegiatan sambang dan sosialisasi TPPO dilakukan bhabinkamtibmas dan bhabinsa dengan sasaran warga binaan. "Bhabinkamtibmas Desa Belo melaksanakan sambang di dusun Mekar agar masyarakat memahami terkait TPPO," jelasnya.

Dalam giat tersebut, bhabinkamtibmas mensosialisasikan terkait UU Nomor 21 20007 tentang TPPO kepada beberapa warga yang apabila ada sanak saudara/keluarganya yang berminat untuk bekerja keluar negeri agar sekiranya menggunakan jalur yang resmi (jalur pemerintah). Sehingga tidak menjadi korban dari TPPO dan apabila ada informasi terkait TPPO agar segera melaporkan ke bhabinkamtibmas atau langsung melaporkan melalui Hotline Satgas TPPO Polres Sumbawa Barat Polda NTB. "Alhamdulillah, giatnya berjalan aman dan terkendali," tutupnya. 

Mn

Bakal Cabup Lahat Ketua DPC PDI-P Lahat Yulius Maulana Mendampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Rakerda IV

 


SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - mantan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana ia juga menjabat Ketua DPC PDI-P Kabupaten Lahat digadang gadang bakal maju di pilbup lahat pada tahun 2024 mendatang akan bersaing dengan petahana H. Cik Ujang.SH pada tanggal 9 Desember 2023 masa jabatannya akan berakhir.

Nampak Yulius Maulana bersama bersama sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan didampingi 

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel M Giri Ramanda N Kiemas mereka santap siang disalah satu rumah makan masakan khas Palembang.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditemani Ketua DPD PDIP Sumsel M.Giri Ramanda N.Kiemas, dan ditemani Ketua DPC PDI-P Lahat Yulius Maulana santap siang usai pembukaan Rakerda IV, di Jakabaring Sport City, Palembang.ujar " Amrullah kepada wartawan policewatch.news Sabtu (21/10)

Amrullah selalu kader PDIP dirinya siap apabila ditunjuk untuk tim pemenangan YM maju di Pilkada Lahat 2024, namun kita tetap melihat dari hasil pileg bulan februari 2024, yang jelas kita akan memenangkan Calon Presiden RI Ganjar Pranowo berpasangan dengan Mahfud MD, Sumsel akan kita merahkan "  imbuhnya 


Masih menurut Amrullah bahwa Kedekatan Yulius Maulana dengan  Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto tampak erat sekali sambil menikmati santap siang sambil bincang bincang diwarnai dengan senyum dan tawa.

Sementara itu Ketua DPC PDI-P Lahat Yulius Maulana mengatakan, kehadiran Hasto Kristiyanto ke Rakerda IV Sumsel menambah semangat para kader PDIP Sumsel dalam memenangkan Pemilu 2024.

“Kehadiran Pak Sekjen menambah energy baru kepada para kader PDIP se Sumsel untuk memenangkan Pemilu 2024,” ucap Yulius

Lebih lanjut, Yulius Maulana berharap Rakerda bisa berjalan lancar dan memantapkan kesiapan menghadapi Pemilu 2024.

“Semoga Rakerda berjalan lancar tanpa halangan dan yang pasti persiapan Pemilu 2024 akan lebih solid lagi,” tegasnya.

“Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfudz MD merupakan pasangan yang ideal dan semua kader PDIP Sumsel akan bergerak untuk meraih kemenangan,” tandasnya." (Red)

Agus Fatoni Pastikan Stok Beras di Sumsel Aman Hingga Maret 2024

 



PALEMBANG - POLICEWATCH.NEWS Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni memastikan stok beras di Sumatera Selatan aman hingga bulan Maret tahun 2024.

"Stok beras di Sumsel aman sampai dengan Maret 2024," tegas Fatoni usai menerima audiensi dari Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (18/10/2023).

"Selain beras cukup, produksi pertanian juga kita cukup,  tetapi kami menghimbau agar masyarakat untuk sementara waktu menjual di internal atau dalam daerah Sumsel agar tidak kekurangan. Perlu diperhatikan distribusi," imbuh Fatoni.

Fatoni menilai peran Perum Bulog sangatlah penting dalam mengatasi ketersediaan pangan. Oleh karena itu, dia meminta dinas terkait untuk terus berkoordinasi secara intens dalam mengatasi ketersediaan bahan pokok.

"Mengantisipasi naiknya harga beras kita terus lakukan berbagai upaya seperti pasar murah dan toko kebutuhan pokok (kepo) yang harganya lebih murah dari harga di pasaran," ucap Fatoni.

Dia juga mengharapkan Bulog bekerjasama dengan  koperasi dalam membantu penjualan bahan pokok sehingga mudah didapat masyarakat dengan harga terjangkau. Selain itu, Fatoni juga meminta agar kegiatan pasar murah dilaksanakan secara masif.


"Pasar murah akan kita gelar lebih masif lagi. Kepala Bulog menyampaikan stoknya cukup tergantung permintaan. Jadi silahkan dari pedagang, koperasi mengajukan permintaan akan segera kita distribusikan sehingga ketersediaan beras di pasaran stabil," kata Fatoni.

Dalam kesempatan ini, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohamad Alexander menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh program Pemprov Sumsel dalam membangun ketahanan pangan. Pihaknya akan ikut membantu mengatasi permasalahan inflasi dengan menggelontorkan beras SPHP di Sumsel. 

"Khususnya untuk beras kita terus pasok baik untuk kegiatan SPHP maupun bantuan pangan. Terus kami gencarkan kepada masyarakat, sehingga inflasi di Sumsel bisa diatasi," kata Alex.

"Stok kami sangat cukup untuk 4-5 bulan ke depan dan kami akan ikut mendukung program Pemprov Sumsel dalam ketahanan pangan dan stabilisasi harga beras melalui berbagai kegiatan yang dilakukan untuk menekan inflasi," sambungnya.

Dirinya juga menyambut baik MoU yang dilakukan bersama Pemprov Sumsel. Dimana seluruh koperasi di Sumsel akan menjadi outlet Bulog dalam penyaluran komoditas dari Bulog sampai ke lapisan terbawah.

"Sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas) HET pembelian beras SPHP dari Bulog Rp9.950 per kg. Sementara di tingkat masyarakat HET-nya Rp10.900 atau Rp54.500 per 5 kg, sudah ada ketentuannya dan tidak boleh menjual di atas itu," jelas Alex

Sepanjang tahun ini, penyaluran beras Bulog sudah mencapai 32 ribu ton. Sementara stok beras existing di gudang 23 ribu ton yang diasumsikan cukup hingga Maret 2024 mendatang. (Bambang MD/IWO)