Bupati Lahat Cik Ujang Dan Istri Gunakan Hak Pilih Di TPS 18 Di Bandar Jaya.

Reporter.  : Bambang.MD
Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi istrinya Rabu (17/4) gunakan hak pilihnya di TPS 18, Kelurahan Bandar Jaya.Kota Lahat.

LAHAT - (policewatch.news) - 
Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi istrinya Rabu (17/4) gunakan hak pilihnya di TPS 18, Kelurahan Bandar Jaya.Kota Lahat. Sementara Wabup Lahat Haryanto bersama istri mencoblos di TPS 02, Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat. Kabupaten Lahat.
    
Cik Ujang SH bersama istrinya Lidyawati S.Hut memberikan hak suaranya pada Pilihan Presiden Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPR Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota pada TPS yang sama yakni  di TPS 18 RT 22, Blok C Kelurahan Bandar Jaya, sedangkan Wakil Bupati Lahat juga menyalurkan hak suarannya di TPS 2 Bandar Agung Lahat Kecamatan Lahat. Rabu (17/4) sekitar pukul 09:25 wib dari pantauan policewatch.news.

Cik Ujang berjalan kaki bersama istri menuju TPS 18, yang tidak jauh dari rumah dinas, dirinya terdaftar dalam DPT pemilih. sedangkan Wakil Bupati Lahat juga tidak jauh dari kediaman pribadinya Bandar Agung Lahat
Berdasarakan pantauan di lokasi, Warga tampak berbondong bondong  datang ke TPS dan silih berganti untuk menyalurkan aspirasi hak pilihnya. Sejumlah aparat keamanan TNI/Polri dan Sat Pol PP tampak terlihat  dan linmas dalam berjaga-jaga di sekitar TPS.

SMA Negeri 4 Semarang Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Jawa Tengah

Reporter : M. Taufiq.Sapta.
Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd, saat memberikan
sambutannya terkait dengan lolosnya verifikasi SMA Negeri 4 Semarang sebagai Sekolah
Adiwiyata menuju tingkat Jawa Tengah. Foto : M. Taufiq.Sapta.

Semarang, (PoliceWatch.News)- Adiwiyata adalah salah satu program Kemmenterian Lingkungan Hidup dalam upaya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut
terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatife.

Tujuan Program adiwiyata untuk menciptakan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah ( guru,murid dan pekerja lainnya ) sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Menurut Permen Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2013 pasal 1 menyatakan, sekolah adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, program adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Hal ini terealisasi pada Sekolah SMA Negeri 4 Semarang lolos administrasi adiwiyata dan oleh tim penilai sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk dilakukan lolos verifikasi dan penilaian mengacu pada 33 indikator yang di laksanakan di Aula SMA Negeri 4 Semarang jalan Karangrejo raya no 12A Banyumanik Kota Semarang ,Kamis 18/4/2109.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya terkait dengan penilaian sekolah adiwiyata SMA Negeri 4 Semarang mengatakan, Bahwa Sekolah yang di pimpinnya lolos verifikasi sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah bisa lolos baik verifikasi administrasi maupun lapangan.

Eny menuturkan bahwa SMA Negeri 4 Semarang mempunya luas tanah kurag lebih 20.700 m2 , memiliki 89 guru dan karyawan serta 33 rombongan belajar kelas dengan jumlah seluruh ada 1188 siswa yang terdiri dari 9 kelas jurusan IPA dan 2 kelas Jurusan IPS yang membawa semangat kita warga SMA Negeri 4 Semarang menuju sekolah adiwiyata. Karena kami memandang SMA negeri 4 sangat potensial untuk menjadi sekolah adiwiyata dan selaras dengan program Provinsi Jateng yaitu sekolah yang Ijo royo royo sehingga menjadikan motivasi SMA Negeri 4 Semarang serta mendorong untuk menjadikan sekolah kami sekolah adiwiyata, “ Ini menjadikan semangat kami sewaktu kami menjabat Kepala SMA Negeri 14 Semarang menjadi sekolah adiwiyata tingkat Nasional, SMA Negeri 4 sangatlah cocok dan baik sesuai luasnya dan potensinya serta SDM nya yang ada disini, sehingga menjadikan sekolah ini guyup,rukun, harmonis antar seluruh warga SMA Negeri 4 banyak gotong royong, siswa mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan kelas maupun sekolah dan merasa memiliki, punya tanggung jawab antar sesame siswa, bapak ibu guru, “ Ucap Eny.

Eny menegaskan, tidak kalah penting Komite sekolah sangat mengapresiasi serta mendorong SMA Negeri 4 Semarang untuk maju dalam meraih sekolah adiwiyata tingkat Jateng.

Kami kini masih melangsungkan beberapa pembangunan Masjid berlantai 2 serta sebentar lagi gapura yang di lengkapi videotron dan yang sudah terwujud sebelumnya toilet bersih siswa bertaraf hotel, ini semua merupakan bantuan dari Alumni siswa SMA Negeri 4 Semarang. ”imbuhnya.

Saya berharap SMA Negeri 4 Semarang setelah chek cros dan verifikasi dapat lolos berikutnya sampaike tingkat Nasional, menurut Eny semakin banyak sekolah yang ikut adiwiyata semakin banyak pula sekolah yang aman,nyaman, rindang,bersih, asri, saling gotong royong, harmonis untuk terus membangun generasi muda yang berkelanjutan peduli lingugan,”pungkasnya.
Lingkungan SMA Negeri 4 Semarang yang Nampak menawan asri dan indah. Foto: M. Taufiq

Sementara itu Gayatri Hanna Purnamasari,ST salah satu tim penilai adiwiyata tingkat Jateng, mengatakan, Kami menyampaikan sama pandangan bahwa program adiwiyata bukan lomba tetapikita semua bisa menerapkan aplikasi lingkungan hidup itu yang kebetulan di nilai melalui 33 indikator yang nilai minimal mencapai nilai 64 bisa masuk adiwiyata tingkat Provinsi. Tujuannya kami beserta tim penilai adiwiyata di SMA Negeri 4 Semarang untuk mencocokan data apa papa saja yang sudah di usulkan ke kami melalui Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota semarang.” Ujarnya.

“ Kami sudah melihat dokumennya, udah melihat apa yang nanti kami sampaikan, apa apa saja yang Bapak Ibu sampaikan buktinya , kalau cocok nilai akan diatas 64 bisa ke sekolah adiwiyata tingkat Jateng, “ tutur Gayatri. Kalau tidak cocok nilainya kurang dari 64 maka akan remidi tahun berikutnya. Kami berharap cocok, nantinya saya bertanya berkisar RPP terkait lingkungan hidup kemudian inovasi dan publikasi, itu yang saya tanyakan lebih dalam “,pungkasnya.

Hadir pula pada kesempatan itu wakil dari Paguyuban orang tua siswa, Yuyu Rahayu, Siti Mukaromah,S.Kom, Dinas Lingkungan Hidup, Ari Susilo Wardhani, Ani Prabandani,M.Pd selaku pengawas SMA Negeri 4 Semarang, Ketua Komite SMA Negeri 4 Semarang Isomudin, Bapak Ibu Guru Panitia serta Perwakilan OSIS SMA Negeri 4 Semarang.

"Quick Count" Pilpres Kompas di Sulawesi: Jokowi 48,17 Persen Suara, Prabowo 51,83 Persen

Reporter : MRI
DOK : kompas.com

JAKARTA (POLICEWATCH.NEWS) - Hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 yang dirilis oleh Litbang Kompas pada Rabu (17/4/2019) hingga pukul 23.15 WIB menunjukkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin meraih 48,17 suara dan pasangan calon presiden dan wakil presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 51,83 persen di Pulau Sulawesi. 

Berdasarkan peta sebaran dalam hitung cepat ini, Jokowi-Ma'ruf unggul di Sulawesi Utara,sedangkan Prabowo-Sandiaga di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Mereka berbagi suara di Suawesi Barat. 

 Litbang Kompas mengambil 141 sampel TPS dengan margin of error di bawah dua persen.  
 Peta sebaran hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 yang dirilis oleh Litbang Kompas pada Rabu (17/4/2019) hingga pukul 23.00 WIB di Pulau Sulawesi.

 Sementara itu, total ada 2.000 sampel TPS dengan margin of error di bawah satu persen yang diambil Litbang Kompas untuk merilis hasil quick count secara nasional. 
Peta sebaran hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 yang dirilis oleh Litbang Kompas pada Rabu (17/4/2019) hingga pukul 23.00 WIB di Pulau Sulawesi
Prabowo Unggul 61,87 Persen, Jokowi 38,13 Persen Pada saat berita ini diturunkan, sampel suara nasional yang masuk sudah mencapai 97 persen. 
Sebagai perbandingan, pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan Jusuf Kalla menang telak dengan perolehan suara 62,33 persen di Sulawesi Selatan atas pesaingnya, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa dengan 37,67 persen suara. 

Hasil quick count ini bukan hasil resmi. KPU nantinya akan melakukan rekapitulasi secara berjenjang untuk menetapkan pemenang Pilpres 2019.

Sumber :kompas.com


KPU: Sebanyak 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan suara Susulan


REPORTER : Fauzyah

Ketua KPU RI Arief Budiman (empat dari kanan) bersama dengan seluruh komisionernya ketika memberikan keterangan pers di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (18/4/2019) dini hari.
Jakarta (POLICEWATCH.NEWS) - Karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala bencana alam banjir , KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan

"Jumlah itu 0,28 persen dari total 810.193 TPS, " kata Ketua KPU RI Arief Budiman dalam keterangan pers di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis dini hari.

TPS yang tidak dapat melaksanakan pemungutan suara tersebut tersebar di 18 kabupaten/kota di Indonesia berdasarkan data hingga Rabu (17/4) pukul 23.00 WIB.

Arief merinci kabupaten tersebut ialah Kota Jayapura sebanyak 702 TPS, Kabupaten Jayapura (1), Keerom (6), Waropen (11), Intan Jaya (288), Tolikara (24), Pegunungan Bintang (1).

Selain itu, Kabupaten Yahukimo (155), Jayawijaya (3), Nias Selatan (113), Kutai Barat (20), Banggai (391), Jambi (24), Bintan (2), Banyuasin (44), Mahakam Hulu (4,) Kutai Kertanegara (8), dan Berau sebanyak 11 TPS.

Sebelumnya, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan belum bisa memastikan waktu pemungutan suara susulan tersebut karena harus mempersiapkan kebutuhan meski dengan teknis yang sama, Panitia penyelenggara pemungutan suara harus kembali mengirimkan surat undangan kepada pemilih, menyiapkan TPS, petugas, kotak suara, pengawas hingga saksi per TPS yang harus disiapkan kembali.

Meski demikian, pemungutan suara susulan itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat yang ditargetkan sebelum rekapitulasi tingkat kecamatan selesai, yakni 17 hari sejak tanggal 18 April 2019, atau sehari setelah pemungutan suara.

Bawaslu Temukan KPPS " di 4.589 TPS Mengarahkan Pemilih" Agar Coblos Calon Tertentu


Reporter  : MRI

Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019)


Jakarta (policewatch.news)- Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Mochammad Afifudin, menemukan adanya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengintimidasi pemilih untuk mencoblos calon tertentu.

"Pengawas pemilu menemukan ada KPPS di 4589 TPS yang mengarahkan pemilih untuk memilih calon tertentu. Dan terdapat intimidasi pemilih di 250 TPS," kata Afif, Rabu (17/4/2019).

Selain itu, terdapat adanya mobilisasi pemilih untuk menggunakan hak pilih.

"Pengawas menemukan ada mobilisasi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya di 436 TPS," kata dia.

Temuan lainnya terdapat saksi yang menggunakan atribut yang memuat unsur atau nomor urut peseta pemilu di 2490 TPS

Heboh...! Viral Video Kejanggalan hasil Quick Count Pilpres 2019

Reporter : MRI

Jakarta (policewatch.news) -Warga net di hebohkan dengan Viralnya sebuah video yang di duga ada sebuah kejanggalan hasil Quick Count pilpres 2019 di sebuah stassiun TV -Swasta yang beredar di beberapa media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan berbagai Medsos Lainnya, 17/04

Klaim mendapat 62% suara, Prabowo Sujud Syukur


Reporter : MRI
Sujud Syukur capres 02

Jakarta (POLICEWATCH.NEWS)- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali tak didampingi cawapres Sandiaga Uno saat mengklaim kemenangan di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) malam. 

Prabowo keluar dari kediamannya sekitar pukul 20.25 WIB. Ia langsung menuju panggung diikuti oleh elite parpol koalisi dan tim pemenangan. Beberapa di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Tim Pemenangan Djoko Santoso, serta beberapa tokoh seperti Rahmawati Soekarnoputri dan Tengku Zulkarnain.
 Namun, tak terlihat kehadiran Sandiaga Uno.

Angka itu berdasarkan hasil real count atau hitung manual yang dilakukan tim di lebih dari 320.000 TPS atau sekitar 40 persen dari total seluruh TPS di Indonesia. Prabowo meyakini angka tersebut tak akan berubah banyak. "Bisa naik 1 persen, bisa turun 1 persen. 

Tapi hari ini kita berada di 62 persen," kata Prabowo disambut teriakan riuh para pendukungnya. Usai menyampaikan keterangannya, Prabowo pun langsung sujud syukur. Sebelumnya, saat Prabowo menanggapi hasil cepat sore tadi, Sandiaga juga tidak terlihat. Baca juga: Quick Count Kompas Data 90,15 Persen: Jokowi-Maruf 54,57 Persen, Prabowo-Sandiaga 45,43 Persen Sandiaga sebenarnya sempat hadir di Kertanegara pada siang tadi. Namun, setelah itu ia menuju Hotel Ambhara untuk memantau hasil hitung cepat.

PRABOWO-SANDI UNGGUL DI TPS 7 Karangnunggal Tasikmalaya

Reporter : abucek

Tasikmalaya, (policewatch.news) Hasil Perhitungan Suara Di TPS 7 Kampung Rahayu, Desa Karangnunggal, kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya menang telak atas lawan politik nya, 

ketika ditanya oleh awak media kami beberapa masyarakat yang antusias mengikuti proses pelaksanaan penghitungan suara di TPS 7 mengatakan "Kami Yakin Pak Prabowo-Sandi akan menang diseluruh TPS" 
Sebuah bukti di TPS kami pun menang telak, 

sayangnya beliau tidak berkenan namanya disebutkan, sambil ngaleos mengacungkan dua jari. 

Banyak warga pemilih bingung saat di bilik suara

 antusiasme warga masyarakat saat pemilu serentak 2019 ini cukup meningkat persentasenya.


Tasikmalaya,(Policewatch news) -
Rabu,  ( 17/4/2019  ) Seputar Tasikmalaya Selatan (Tasela), antusiasme warga masyarakat saat pemilu serentak 2019 ini cukup meningkat persentasenya.


Namun banyak diantara warga saat kami tanya, mereka bilang, sulit katanya karena baru kali ini saya memegang surat suara sebanyak ini.
Selain surat suara yang banyak ketika membuka satu persatu bingung untuk memilih pilihannya karena saking banyaknya calon legislatif.

Hal senada juga disampaikan  warga yang lainnya:  Apalagi saya belum punya pilihan lebih bingung untuk menentukan pilihan calon Dewan yang hanya terxantum namanya saja.Bahkan mereka bilang saya nyoblos asal saja dari pada golput,ungkapnya.(yat's biro Tasikmalaya).

Prabowo: Pemilu Akan Damai Kalau tidak ada Kecurangan


Reporter  : Fauzyiah 
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa warga seusai menggunakan hak pilihnya di TPS 041, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/4/2019
Saya dan para pendukung saya tidak bisa menjamin pemilu berlangsung damai karena yang bisa menjaminnya adalah yang memiliki kekuasaan
Pemilu Akan Damai Kalau tidak ada Kecurangan

Bogor (POLICEWATCH.NEWS) - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menilai pemilu akan berlangsung damai, kalau berlangsung bersih dan tidak ada kecurangan -kecurangan dalam penyelenggaraannya.Rabu (17/4/2019)

"Kalau pemilu damai maka harus bersih dan tidak ada kecurangan, baru bisa damai," kata Prabowo usai memberikan suaranya di TPS 041, Bogor, Rabu.

Dia mengatakan dirinya dan para pendukungnya tidak bisa menjamin pemilu berlangsung damai karena yang bisa menjaminnya adalah yang memiliki kekuasaan.


Prabowo mengibaratkan seperti pertandingan sepak bola, kalau ada satu tim merasa wasitnya berat sebelah maka tim tersebut tidak puas dengan berlangsungnya pertandingan.

"Penonton yang pendukung kesebelasan itu tidak puas, kalau itu terjadi bagaimana saya bisa jamin. Saya tidak punya kekuasaan," ujarnya.


Karena itu dia menghimbau kepada para penyelenggara pemilu untuk bekerja profesional untuk kepentingan bangsa Indonesia.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan para pendukungnya selalu menunjukkan sikap tertib dan damai ketika kampanye namun mereka tidak ingin dibohongi dan dicurangi.

"Berkali-kali kami kumpul dengan jutaan orang, dalam dua jam sampah bersih. Kami ingin benar-benar terhormat dan damai," katanya.

Prabowo Subianto memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 041 Kampung Curug RT 02 RW 09, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu pagi, Prabowo datang didampingi Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon.



CARUT MARUT, SISTEM PELAKSANAAN PENCOBLOSAN DI TPS 7 KARANGNUNGGAL

Reporter  : Abucek
Masyarakat mengantri menunggu ber jam-jam untuk mencoblos

Tasikmalaya (policewatch.news) Tidak cekatannya para petugas KPPS di Desa Karangnunggal, kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di kampung Rahayu TPS 7, Karangnunggal 17/04/19 

Sehingga terjadi antrian panjang dan proses pencoblosan berjalan lambat, hal disebabkan oleh kurangnya pengalamannya para petugas KPPS.

 Ketika penyerahan kertas undangan untuk pemanggilnya tidak duduk ditempat yang disediakan, sehingga menyita waktu untuk menunggu yang bersangkutan berjalan ke meja petugas.

Bahkan  ada beberapa orang  yang datang belakangan namun dipanggil duluan hal ini terasa tidak adil.karena yang datang lebih awal harus mengantri di belakangnya, petugas penyelenggara pemilu mustinya lebih selektif jangan asal comot atau karena ada pertalian keluarga 

Infrastruktur Buruk, Pengiriman Logistik Pemilu Menggunakan 15 Gerobak Sapi


Reporter : Hartawan
pengiriman Logistik Pemilu Menggunakan 15 Gerobak Sapi

"Masih banyak  Infrastruktur yang sangat buruk tak perlu jauh-jauh ke Papua. Di Provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Pesisir Barat, logistik Pemilu 2019 ada yang harus dibawa 15 gerobak sapi"

Lampung (POLICEWATCH.NEWS) Di tengah - tengah Viralnya kesuksesan pembangunan beberapa jalan Tol  ternyata masih banyak  Infrastruktur yang sangat buruk tak perlu jauh-jauh ke Papua. Di Provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Pesisir Barat, logistik Pemilu 2019 ada yang harus dibawa 15 gerobak sapi karena infrastruktur bak kubangan kerbau. 

KPU setempat dikawal Panwascam Bengkunat, PPL, dan 10 aparat kepolisian mendistribukan logistik terpaksa pakai gerobak menuju empat desa, yakni Pekon Wayharu, Waytias, Bandardalam, dan Siring Gading, Minggu (14/4). 

Apalagi kendaraan, gerobak-gerobak tersebut kerap terjerembab ke dalam jalan bak kubangan lumpur tersebut sehingga sapi-sapinya perlu dihela para pemiliknya lebih keras beberapa waktu untuk melewatinya agar sampai di TPS keempat desa. 
Di provinsi pintu gerbangnya Sumatera, paling dekat dengan pusat kekuasaan, Jakarta, infrastruktur seperti ini masih ada di beberapa kabupaten lainnya, salah satunya jalan negara di Kabupaten Mesuji.

Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat April Lizwar mengatakan jalan menuju ke empat kampung tersebut belum tersentuh pengerasan jalan. Jika musim hujan, kondisinya seperti kubangan kerbau, katanya, Senin (15/4).

Di jalan tersebut, kata salah seorang tokoh yang memperjuangkan pemekaran Kabupaten Pesisir Barat itu harus melewati sedikitnya enam sungai dan baru ada dua jembatan gantung.

Pembangunan infrastruktur masih minin di kabupaten ini yang katanya digadang-gadang akan menjadi kawasan pariwisata seperti di Bali," kata putra kelahirkan kabupaten tersebut .

Yakin Dengan Kemenangan, Bang Yos Datang Temui Prabowo di Hambalang


Reporter : Rodhi
Bang Yos Datang Temui Prabowo di Hambalang Senin (15/4). 

Jakarta (POLICEWATCH.NEWS)- Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso merapat ke kubu paslon 2 Prabowo-Sandi. Dia datang dan langsung menyampaikannya ke Prabowo
Ya, Sutiyoso datang memberikan dukungan,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono kepada Awak Media, Senin (15/4). 

Mantan gubernur DKI Jakarta itu melihat Prabowo-Sandi yang bakal memenangkan Pilpres 2019. 
Sebelumnya, kata Arief, Bang Yos telah berkomunikasi akan datang ke kediaman Prabowo guna menyampaikan dukungan ke Hambalang

Pertimbangan Bang Yos, Prabowo akan menang dalam Pemilu 2019 yang akan datang, kata Arief..

Bang Yos sudah melihat Prabowo menang, apalagi Bang Yos sudah dipecat dari kepala BIN, padahal salahnya dia apa (dipecat),” pungkasnya

396 Siswa SMA Negeri 4 Semarang Gelar Ansamble Music Concert Its Me #5 2019

Reporter : M. Taufiq.Sapta
Penampilan ansamble music tradisional kelas X ipa 6 saat membawakan lagu Gambang
Semarang, Tanduk Majeng dan Padang Wulan di Aula SMA Negeri 4 Semarang, Foto: Taufiq

Semarang (PoliceWatch.News ),- Semakin berkembangnya kebudayaan manusia , nilai nilai ritual dari musikpun mulai dipisahkan.Musik tradisional mulai menempatkan diri sebagai jenis musik mandiri yang dinikmati oleh penikmatnya. Hal ini tidak terjadi secara instan dan serta merta , tetapi melalui proses panjang dan dalam rentang waktu yang panjang pula. Sejalan dengan perubahan tersebut terdapat pula beberapa proses penciptan karya musik tradisional Indonesia yang diperuntukan sebagai sajian mandiri. Hal ini biasanya tumbuh di lingkungan yang membutuhkan.

SMA Negeri 4 Semarang menggelar pertunjukan music tradisional sebagai program penutup semester genap tahun pelajaran 2018/2019 dengan tema “ Ansamble Music Concert 2019 Its Me # 5 “ yang bertempat di Aula SMA Negeri 4 Semarang jalan Karangrejo 12 A Kota Semarang. Selasa .16/4/2019. Pelaksanaan pertunjukkan tersebut di ikuti khususnya siswa siswi kelas X jurusan ipa 9 kelas dan kelas X jurusan ips 2 kelas, jumlah seluruh siswa yang ikut andil dalam acara tersebut 396 siswa.
Waka Kurikulum Sri Wahyuni,M.Pd yang mewakili Kepala SMA Negeri 4 dalam saambutan pembukaan menuturkan, bahwa ansamble music concert yang digelar pagi ini merupakan aktualisasi mata pelajaran seni budaya yang ada di dalam kurikulum yang di apresiasi lewat pembelajaran di luar kelas, karena dalam kurikulum di kelas X tiap tahun sekali ada di Kompetensi Dasar yang menyatukan seni budaya, Ucapnya.

Menurutnya kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi siswa siswi SMA Negeri 4 Semarang khususnya sebagai pengembangan diri pada mata pelajaran seni budaya karena untuk memenuhi karakteristik siswa , sedangkan guru menfasilitasi dalam kegiatan Kegiatan belajar Mengajar, proses pembelajaran untuk tercapainya pendidikan nasional, karena tujuan PendidikanNasional salah satu p endukung siswa dan guru,” tuturnya.

Sri Wahyuni berharap kegiatan ini jangan berhenti sampai pada saat ini saja tapi tahun berikutnya di selenggarakan lagi dengan tema yang bervariasi dan berkolaborasi maple lainnya misalnya ansamble music dikolaborasi dengan baca puisi atau di kolaborasi dengan seni drama, dengan mengambil tema kearifan local untuk mencintai budaya bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Sementara Anik Purwati,S.Pd selaku Guru Mata Pelajaran Seni Budaya menegaskan secara singkat bahwa tujuan diselenggarakan ansamble music Concert 2019Its Me # 5,Saya selaku Guru pembimbing dalam acara ansamble music concert s pada dasarnya untuk memberikan pengalaman secara praktis tentang pergelaran dan management pertunjukan,”imbuhnya.

Menurut anik, dalam acara ansamble music tradisional ini siswa mepersiapkan peralatannya secara individu serta masin masing kelas mempersiapkan akan hal itu, kami persiapkan siswa untuk menampilkan acara pertunjukkan musik tradisional ini dengan latihan secara rutin, baik dalam pembelajaran maupun waktu diluar jam sekolah, dengan ketekunan siswa dengan semangatnya antar kelas dalam mempersiapkan secara bersama sekitar satu bulanan sehingga pertunjukkan dapat terlaksana dengan lancar.” ucapnya
Para siswa kelas X ipa saat persiapan untuk pertunjukkan Ansamble Musik, Foto : M. Taufiq

Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Penyelenggara Joseph Bagas Aji Pradika, siswa kelas X ipa 2 mengatakan,untuk terselenggaranya pertunjukkan ansamble music Concert 2109 Its me # 5 ini untuk melestarikan budaya musik tradisional Indonesia dan kegiatan ini tidak hanya sampai disini saja dan dapat diteruskan oleh adik kelas mendatang sehingga bisa dijadikan agenda tahunan pada akhir semester genap.

Josep BAgas menambahkan mengenai akomodasi penyelenggaraan pertunjukkan ini di topang oleh masing masing orang tua siswa terutama dananya secara bersama seperti untuk sewa kostum, atau bikin sendiri , sewa sound system, tata lampu panggung, perlengkapan, snack, kesekretariatan panitia dan diperkirakan untuk mewujudkan pertunjukkan Ansamble Musik Concer tidak begitu besar dan semua nya donasi bersama orang tua siswa, pungkasnya.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik, Sebut Penangkapan Staf untuk Hambat Kemenangan Prabowo


Reporter : MRI/irfan
          
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik.)
     
Jakarta, (policewatch.news) - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik merasa heran dengan penangkapan stafnya, berinisial CL oleh Tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Jakarta Utara, pada Senin (15/4). Dia menduga penangkapan CL untuk menghambat kemenangan Prabowo-Sandi.

Taufik menyatakan penangkapan CL terjadi saat pertemuan koordinator saksi tingkat RW, di Posko Pemenangan, Warakas. Ia mengaku tetap melanjutkan pembekalan meski mengetahui penangkapan.

"Saya tetap melanjutkan penjelasan kepada para koordinator saksi tingkat RW itu," kata Taufik di Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (16/4).
 Taufik menyebut amplop berisi uang yang ikut diamankan dari CL, ditujukan untuk koordinator saksi.

Menurutnya, pemberian ongkos kepada para saksi telah diatur Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Kalau tiba-tiba begini, saya kira mestinya semua yang kasih uang ke saksi ditangkap saja. Ini kan UU memperbolehkan," ujarnya.

Taufik mengatakan usai memberikan pembekalan, dirinya langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Jakut terkait penangkapan stafnya itu. Menurutnya, Bawaslu Jakut tak melarang pemberian uang kepada saksi yang akan berjaga di TPS.

"Perlu saya sampaikan saat itu juga selesai berikan penjelasan saya telepon Bawaslu Jakut, jawabannya, 'enggak apa-apa bang itu namanya ongkos politik, enggak dilarang oleh UU'," kata Taufik.

Taufik menduga penangkapan salah satu saksinya itu bagian dari upaya menghambat kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun Gerindra. 

 Ia mengklaim masyarakat sudah meyakini bahwa pasangan Prabowo-Sandi maupun Gerindra akan menang di Pemilu 2019.

"Tapi yakinlah bahwa suara langit, tangan langit sudah ikut campur. Kalau sudah jodoh ingin menang enggak ada yang bisa menghambat," ujarnya.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa Charles sampai saat ini masih berada di Kantor Polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia menyatakan bakal mengikuti proses hukum yang dilakukan Tim Gakkumdu.

"Kalau perlu ambil langkah hukum kita akan ambil langkah hukum," katanya.

Pemilu, 1.000 Brimob Diperbantukan ke Seluruh Polres Se-Jawa Tengah


Reporter : Nardi/Cak Wer
Kapolda Jateng Irjen Pol.Condro Kirono mengecek personel brimob yang akan diperbantukan untuk menjaga pemungutan suara pemilu di Semarang, Senin 15 April 2019 

Semarang (policewatch.news) - Seribu personel Satuan Brimob Polda Jawa Tengah diperbantukan ke seluruh polres di provinsi ini untuk mendukung pengamanan pelaksanaan pemungutan suara pemilu 17 April 2019.

"30 personel brimob polda akan diperbantukan ke masing-masing polres untuk bergabung dengan personel TNI dalam melakukan patroli," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Agus Triatmaja di Semarang, Senin, 15 April 2019

Selain itu, kata dia, ada sekitar 49 personel brimob yang disiagakan di Mapolda Jawa Tengah yang siap dikerahkan untuk mendukung pengamanan.

Menurut dia, 23.370 polisi sudah mulai digeser ke tempat-tempat pemungutan suara untuk melaksanakan pengamanan, Ia mengatakan terdapat delapan polres yang memperoleh penambahan kekuatan dari Polda Jawa Tengah.

Kedelapan polres tersebut meliputi Polres Cilacap, Grobogan, Brebes, Pemalang, Magelang, Batang, Tegal dan Kendal.

Adapun pola pengamanan yang dilakukan, kata dia, dua polisi akan menjaga 10 hingga 15 TPS, tergantung tingkat kerawanannya.

Kapolda Jawa Tengah, lanjut dia, telah memerintahkan agar seluruh personel bekerja secara profesional, Menurut dia, para anggota diminta memedomani buku saku pengamanan Pemilu 2019 dalam menjalankan tugasnya.

 Sumber : Humas Polda Jateng

Relawan Buat Pernyataan Bersama Terkait dugaan surat suara yang Sudah Tercoblos



Reporter : MRI/ irfan
Pernyataan Bersama Relawan

Kuala Lumpur (policewatch.news) - Tim relawan Prabowo-Sandi dan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Malaysia membuat pernyataan sikap bersama di Kuala Lumpur, Selasa, terkait dugaan temuan ribuan surat suara yang telah dicoblos beberapa waktu lalu.

Mereka di antaranya BPN PADI untuk Malaysia, Sekber, Go Prabowo-Sandi (GPS), Gamasi, PPMI, Forkom, dan PAN Malaysia.

Dalam pernyataan sikapnya mereka mengungkapkan bahwa temuan surat suara yang dicoblos di sejumlah wilayah di Malaysia merupakan fakta atas belum sempurnanya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019.

Mereka meminta Bawaslu dan DKPP RI untuk melakukan langkah hukum sehingga tidak terjadi pemutarbalikan fakta dan opini menyesatkan.

"Kami meminta KPU untuk menjalankan fungsinya sebagai penyelenggara Pemilu yang independen dan tidak ada keberpihakan pada salah satu peserta Pemilu," ujar Wakil Ketua Umum GPS di Malaysia, Parlaungan.

Dalam pernyataan sikapnya juga disebutkan bahwa saat ini meski bukti surat suara sudah ditahan pihak Polis Diraja Malaysia (PDRM) namun belum ada koordinasi antara pihak kedutaan dengan kepolisian Malaysia.

"Kami berharap ada 'political will' dari Pemerintah RI kepada kepolisian Malaysia agar keaslian surat suara tersebut bisa dibuktikan," katanya.

Salah satu relawan pendukung Prabowo-Sandi di Malaysia, Bram mengharapkan semua pihak mengedepankan rasa keadilan dan kejujuran demi terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan berwibawa.

"Delapan poin sikap kami tegas dan jelas yang menginginkan Pemilu 2019 bisa lebih berwibawa dengan mengedepankan jujur dan adil," katanya.

Ketua Umum GPS, Y. Gumilar mengaku keberadaannya di Malaysia untuk memberi semangat kepada kawan-kawan relawan Prabowo-Sandi agar tidak takut dengan segala macam ancaman.

"Kami beri motivasi kawan-kawan di Malaysia untuk tetap mengawal proses pengungkapan kecurangan surat suara. Meski ancaman dari pihak-pihak tertentu terus berdatangan," katanya.

Sumber : antaranews.com

Dipicu Masalah Lahan Oknum Karyawan PT.MHP Acungkan Sajam, Warga Hajar Hingga Babak Belur



Reporter.  : Bambang.MD 
korban

LAHAT - (polucewatch.news) - Masalah lahan milik warga yang tak kunjung selesai  hingga warga kemarahan memuncak karena dipicu ulah oknum pegawai PT.Musi Hutan Persada (MHP) yang melakukan penggusuran peristiwa kejadian Sabtu (13/4

Lahan Lebih dari 30 hektar kebun karet milik warga Desa Tanjung Lontar, Merapi Timur Kabupaten Lahat diduga digusur oleh karyawan PT. MUSI HUTAN PERSADA, Mendengar kabar dari warga yang melihat kejadian peristiwa tersebut, warga langsung mendatangi tempat lokasi kebun warga yang digusur, sehingga memicu amarah warga.
Dan ternyata benar, pihak perusahaan masih melakukan penggusuran, dengan melihat keadaan kebun yang sebahagian siap panen tumbang didorong alat berat sehingga warga yang jumlahnya lebih dari ratusan orang, meminta kepada bernama Untung dan Darmansyah dikabarkan warga Darmo, Muara Enim karyawan PHS. PT. Musi Hutan Persada Warga meminta untuk segera menghentikan aktivitas penggusuran tersebut. tetapi dijawab oleh Darmansyah, sambil menantang warga tidak bisa tanah ini adalah masuk wilayah HPHTI perusahaan sesuai Surat Keputusan Menteri tantang " Darmansyah kepada Warga yang ada dilokasi, dan jika kalian memaksa, kami juga tidak takut, sambil menghunus ” sebilah Sajam ”, dan sambil menantang warga.

Melihat dan mendengar penjelasan karyawan tersebut, warga yang sejak tadi menahan emosi dengan jumlah ratusan orang, langsung melakukan perlawanan, dengan menghajar karyawan perusahaan hingga babak belur, dan sebagian mereka lari ketengah hutan untuk menyelamatkan diri. Sementara Untung dan Darmansyah PHS. PT. Musi Hutan Persada yang sudah " babak belur dihajar warga " hanya mampu memohon ampun dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya dan sebila keris yang diduga sebagai pemicu keributan, disita warga dan diberikan kepada Kepala Desa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara Kepala Desa Tanjung Lontar ditemui awak media sangat menyayangkan atas peristiwa kejadian ini, karena saya sedang diluar kota dan setelah kejadian saya baru ditelpon warga, langsung saya minta bantuan anggota DPRD Lahat sdr.Imanullah untuk melaporkan kejadian ke Polres Lahat dan langsung diterima Waka Polres Lahat, Kompol. Budi Santoso. Ujar " Kades

Pencabutan Spanduk dan Baleho Partai Sepanjang JALINSUM


Reporter:  Alex wijaya 
Penertiban baleho serta atribut atribut partai di sepanjang jalan lintas sumatra(jalinsum) kecamatan Torgamba kabupaten labuhanbatu selatan senin 15/04/2019

Labusel (Policewacth.news),  Panwaslu labuhanbatu Selatan, Koramil dan Satpol pp serta jajaran Kepolisian Polsek Torgamba pagi hari mencabut atau menertibkan baleho serta atribut atribut partai di sepanjang jalan lintas sumatra(jalinsum) kecamatan Torgamba kabupaten Labuhanbatu selatan dalam rangka minggu tenang ini, senin 15/04/2019

Seluruh instansi bawaslu dan panwaslu labuhanbatu selatan serta jajaran kepolisian dan awak media khusus nya police wacth news ikut serta dalam penertiban baleho-baleho yg terpajang di sepanjang jalan guna kerapian dan keindahan di kecamatan labuhanbatu selatan.

Penertiban ini dilakukan hingga tuntas mulai dari batas perbatasan labuhanbatu selatan hingga perbatasan riau.

Kemudian baleho-baleho partai atau foto foto calon legislatif serta propinsi juga ikut di tertibkan tanpa ada satupun yg tertinggal. kini baleho-baleho serta atribut-atribut partai di kumpulkan menjadi satu di kantor bawaslu kecamatan Torgamba kabupaten Labuhanbatu selatan .

Pelepasan kotak suara keseluruh desa desa Se-kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu selatan

Reporter franky andayana ginting
pengawalan pelepasan surat suara ke seluruh desa desa yang
 ada di kecamatan torgamba kabupaten labuhanbatu selatan

Labusel. (Policewatch.news) -Camat torgamba azman parapat St. serta kapolsek torgamba AKP GM siagian.danramil. ketua KPU labusel panwaslu beserta jajaran lain nya  melaksanakan pelepasan kotak suara ke seluruh desa desa yang ada di kecamatan torgamba kabupaten labuhanbatu selatan, 15/04/2019 sore  tadi Pukul 16:05 wib

Dalam pesta demokrasi 2019 ini menurut keterangan camat torgamba azman parapat St. mengatakan warga kecamatan torgamba terhkususnya marilah bersama sama untuk mengawasi pemilu ini untuk bersih agar kecurangan kecurangan seperti penggelembungan suara juga money politik tidak akan terjadi di kecamatan torgamba


Jadi jangan takut untuk melaporkan  nya ke bawaslu dan panwaslu demi tercipta nya suasana aman dan kondusip.

  Dalam kesempatan pemilu 2019 ini segenap jajaran media police wacth news.kabupaten labuhanbatu selatan akan  turut serta mengawasi jalan nya pemilu 2019 ini hingga selesai semoga dalam pemilu ini tidak ada kecurangan kecurangan money politik dan pengelembungan suara sehingga terciptalah situasi yg bersih aman dan kondusip