DPD KNPI Kepri Gelar Musda IV: Rajut Soliditas Pemuda Sambut Indonesia Emas

 

Dok: policewatch.news


POLICEWATCH.NEWS,-Kepri.DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke – IV pada Minggu, (13/7) yang digelar dengan khidmat di Ballroom Kings Hotel, Batam.

Mengusung tema besar “Sinergitas dan Soliditas Pemuda Kepri Menyongsong Indonesia Emas 2045,” forum ini menjadi momentum penting bagi para pemuda Kepri, untuk menyatukan visi dalam menggapai masa depan bangsa yang gemilang.

Pembukaan Musda turut dihadiri oleh tokoh -tokoh penting dari berbagai unsur pemerintahan dan TNI-Polri. Di antaranya, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, perwakilan Gubernur Kepri yaitu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Diky Wijaya, Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol Wawan Kurniawan, Danpom Lantamal IV Letkol Laut (PM) Joko Hary Mulyono, LO Darat Kogabwilhan I Kolonel Cba Zakaria S.E., M.M, Dansatpom AU Batam Lettu Pom Fascal Ganu S.T.Han.

Serta perwakilan Wali Kota Batam yaitu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Zulkarnain. Turut hadir pula puluhan pimpinan organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun dalam naungan KNPI Kepri.

Dewi Socowati: Regenerasi Adalah Komitmen

Ketua DPD KNPI Kepri, Dewi Socowati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda kali ini bukan hanya tentang pergantian kepengurusan, namun lebih dari itu adalah tonggak regenerasi yang telah ia janjikan sejak awal menjabat.

” Sejak awal memimpin, saya tegaskan bahwa proses kaderisasi dan regenerasi adalah komitmen saya yang utama. Saya ingin meninggalkan warisan organisasi yang sehat, terbuka, dan progresif – bukan sekadar menunggu waktu. Kepemimpinan itu bukan diwariskan, tapi dipersiapkan,” ujar Dewi penuh keyakinan.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai kepengurusannya selama ini, sekaligus mengajak seluruh peserta Musda untuk menjaga semangat musyawarah dan semangat persatuan.


Haris Pertama: KNPI Kepri Tangguh dalam Dinamika

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, mengulas kembali dinamika Musda III KNPI Kepri yang berlangsung pada 2020 lalu. Ia menyoroti bagaimana Dewi Socowati terpilih dalam suasana yang penuh tantangan.

” Musda sebelumnya bukan tanpa gejolak. Bahkan kala itu, prosesnya sempat diwarnai tindakan intimidatif dari oknum luar. Tapi dari dinamika itulah justru lahir sosok pemimpin tangguh seperti Dewi Socowati. Pemuda Kepri membuktikan bahwa mereka tidak bisa dibungkam dan punya daya tahan terhadap tekanan,” ungkap Haris, yang disambut tepuk tangan para peserta.

Ia mengingatkan bahwa pemuda adalah pelaku sejarah, bukan hanya pelengkap. Karena itu, pemuda harus terus bersatu, progresif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Zulkarnain: Pemuda Jangan Jadi Penonton

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain, menyampaikan harapan besar Pemerintah Kota Batam terhadap kontribusi nyata pemuda dalam pembangunan.

“ Kritislah terhadap pemerintah, tapi jangan lupa untuk hadirkan solusi. Pemuda bukan penonton dalam panggung pembangunan. Jadilah pelopor, bukan pengekor. Jadilah pemenang, bukan pecundang. Jadilah perintis, bukan sekadar pewaris. Pemerintah Kota Batam menaruh harapan besar pada kiprah pemuda untuk mengisi ruang-ruang strategis dalam membangun kota dan bangsa ini,” tegas Zulkarnain penuh semangat.

Diky Wijaya: Pemuda Harus Adaptif dan Kolaboratif

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, Diky Wijaya, menegaskan pentingnya sinergi antara KNPI Kepri dengan pemerintah daerah, untuk menghadapi tantangan global, terutama di era digital.

” KNPI harus menjadi wadah strategis yang melahirkan pemuda – pemuda adaptif, yang tidak gagap terhadap perubahan, termasuk dalam menghadapi transformasi industri dan kemajuan teknologi. Kolaborasi dengan pemerintah provinsi harus semakin erat agar visi Indonesia Emas 2045 bisa benar-benar dimulai dari daerah, dari pemuda-pemuda seperti kalian,” ungkap Diky.

Awal dari Lembar Baru KNPI Kepri

Sesi pembukaan Musda IV ini ditutup dengan foto bersama para tamu undangan, simbol sinergi dan solidaritas lintas sektor. Selanjutnya, agenda inti Musda dilanjutkan secara internal, dengan diikuti oleh DPD KNPI tingkat kabupaten/kota serta puluhan organisasi kepemudaan yang berhimpun dalam KNPI Kepri.

Momentum Musda ini diharapkan menjadi awal dari lembar baru bagi KNPI Kepri untuk terus berkembang, menciptakan pemuda-pemuda visioner yang tidak hanya siap menghadapi tantangan, tapi juga mampu menjadi solusi bagi masa depan Indonesia.Red.. 

f. Iman87

Gotong Royong Sambut Agustus di Lendang Tampel: Jalan Menuju Lapangan Desa Kembali Bersih

 


 Policewatch-Batukliang. 

Pada 13 Juli 2025, Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, dipenuhi semangat gotong royong.  Pemerintah Desa (Pemdes), Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Keamanan Desa (BKD), dan seluruh warga bahu-membahu membersihkan jalan menuju lapangan desa.  Aksi ini merupakan persiapan menyambut berbagai perayaan yang akan memeriahkan bulan Agustus 2025.

Jalan yang sebelumnya kurang terawat kini kembali bersih dan rapi.  Sampah dibersihkan, rumput liar ditebas, dan kerusakan jalan diperbaiki.  Hasilnya?  Jalan menuju lapangan desa kini lebih indah dan nyaman dilalui.  Kegiatan ini tak hanya membersihkan jalan secara fisik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.


Suasana gotong royong sangat meriah dan penuh keakraban.  Warga dari berbagai usia berpartisipasi aktif, saling membantu, dan berbagi tugas.  Semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci suksesnya kegiatan ini.

Bapak M. Hasbi, tokoh masyarakat Desa Lendang Tampel, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh warga.  Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat rasa kebersamaan untuk membangun desa yang lebih baik.  Bapak M. Hasbi berharap semangat gotong royong ini akan terus dipelihara dan menjadi contoh bagi desa lain.

 Kades lendang Tampel Bapak "Sahrim"sangat bangga  atas  kerja keras warga Lendang Tampel.  Beliau berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi desa lain di Kecamatan Batukliang dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.  Beliau juga memberikan dukungan penuh terhadap perayaan bulan Agustus 2025 di Desa Lendang Tampel.

Gotong royong di Desa Lendang Tampel membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih hidup dan lestari.  Dengan semangat ini, Desa Lendang Tapel diharapkan akan semakin maju dan berkembang.  Semoga semangat ini menginspirasi desa-desa lain!

Jurnalis

Mamen

LIDIK KRIMSUS RI Dukung Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook, Hingga Ke Daerah diduga Kecipratan Anggaran Melalui DAK

 



JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS, Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto SH, menyampaikan kami mendukung untuk membongkar kasus pengadaan chromebook yang saat ini sedang ditangani oleh Kejagung RI, 

Saya minta pihak Kejati, Kejari untuk mengusut tuntas kasus ini pintu masuk yang sudah ditangani oleh penyidik Kejagung RI, kata " Rodhi kepada wartawan di kantor Lidik krimsus RI di Jakarta Minggu (13/7/2025)

Disinyalir disetiap kabupaten dan kota ada pengadaan chromebook melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan, 

Sebelumnya Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek pada tahun 2019—2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar mengatakan dalam siaran pers bahwa penggeledahan itu dilakukan oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung pada Selasa (8/7/2025).

“Penyidik benar telah melakukan serangkaian upaya penggeledahan di salah satu tempat dan dari sana dilakukan penyitaan terhadap berbagai barang bukti,” katanya di Jakarta, Jumat.

Barang bukti yang diamankan, kata dia, berupa dokumen, surat-surat, dan alat elektronik, seperti flashdisk.

Saat ini, penyidik tengah memverifikasi dan mendalami barang bukti yang disita tersebut.

“Tentu kita harapkan bahwa dengan berbagai barang bukti yang sudah dilakukan penyitaan ini, ini bisa lebih membuat terang dari tindak pidana yang sedang disidik,” ujarnya.

Diketahui bahwa Kejagung tengah menyidik perkara dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek pada tahun 2019—2022.

Kapuspenkum Harli Siregar mengatakan bahwa penyidik mendalami dugaan adanya pemufakatan jahat oleh berbagai pihak dengan mengarahkan tim teknis agar membuat kajian teknis terkait dengan pengadaan bantuan peralatan yang berkaitan dengan pendidikan teknologi pada tahun 2020.

"Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis pada sistem operasi Chrome," katanya.

Padahal, kata dia, penggunaan Chromebook bukanlah suatu kebutuhan. Hal ini karena pada tahun 2019 telah dilakukan uji coba penggunaan 1.000 unit Chromebook oleh Pustekom Kemendikbudristek dan hasilnya tidak efektif.

Dari pengalaman tersebut, tim teknis pun merekomendasikan untuk menggunakan spesifikasi dengan sistem operasi Windows. Namun, Kemendikbudristek saat itu mengganti kajian tersebut dengan kajian baru yang merekomendasikan untuk menggunakan operasi sistem Chrome.

Dari sisi anggaran, Harli mengatakan bahwa pengadaan itu menghabiskan dana sebesar Rp9,982 triliun.

Dana hampir puluhan triliun tersebut terdiri atas Rp3,582 triliun dana satuan pendidikan (DSP) dan sekitar Rp6,399 triliun berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

Jurnalis : Bambang MD

Lakukan Pengendalian, Babinsa Bersama Aparat Desa Gelar Rembug Stunting di Balai Desa

 



 Policewatch-LombokTengah

Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Batu Tulis Serda Arya Nuna bersama aparat desa menggelar kegiatan Rembug Stunting di Balai Desa Batu tulis Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, pada Minggu, (13/07/2025). 

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, kader Posyandu, bidan desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan keluarga balita dan aparat kewilayah setempat. 

Babinsa Batu Tulis Serda Arya Nuna yang hadir dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengatasi persoalan stunting. Ia menyampaikan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. 

“Kami dari TNI dalam hal ini Babinsa sangat mendukung langkah-langkah pemerintah desa dalam pengendalian stunting. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar program pencegahan dapat berjalan maksimal,” ujar Babinsa. 

Rembug Stunting menjadi forum penting untuk mendiskusikan data, strategi intervensi, serta tindak lanjut penanganan anak yang masuk dalam kategori berisiko stunting. Pemerintah desa Batu Tulis berkomitmen penuh untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pemantauan rutin, pemberian makanan tambahan, dan penyuluhan gizi. 

“Melalui Rembug Stunting ini, kita bisa mengidentifikasi kendala di lapangan dan mencari solusi bersama agar anak anak kita sebagai generasi muda nantinya terhindar dari stunting," ungkapnya. 

Selain diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, serta pembagian vitamin dan makanan tambahan kepada anak-anak yang terindikasi stunting. 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sekaligus menjadi langkah awal menuju desa yang sehat dan bebas stunting. 

"Rembug Stunting ini akan menjadi agenda rutin yang terus dimonitor demi memastikan keberlanjutan program dan perbaikan gizi masyarakat desa," tandasnya.

Mn

Sinergi Dengan Aparat Desa, Babinsa Bantu Buka Jalan Baru di Aik Bual

 



Policewatch-Lombok Tengah

 Dalam rangka mendukung kelancaran akses transportasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Desa Aik Bual, Serma Kuwurudin bersinergi dengan aparat desa dan warga setempat untuk membuka jalan baru di wilayah Dusun Nyeredet, Desa Aik Bual, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Minggu (13/7/2025). 

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai upaya memperlancar jalur penghubung antar dusun Talun Ambon dengan dusun nyeredet serta membuka akses yang terisolir menuju lahan pertanian warga yang selama ini sulit dijangkau kendaraan. 

Babinsa bersama prangkat desa, perangkat dusun, dan masyarakat setempat secara swadaya bahu membahu menebas semak belukar, meratakan tanah, serta membersihkan jalur yang akan dijadikan jalan baru sepanjang kurang lebih 300 meter dengan Lebar 3 meter. 

Serma Kuwurudin selaku Babinsa Aik Bual menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan desa, khususnya di bidang infrastruktur demi kemudahan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kami dalam membantu pemerintah desa dan masyarakat. Dengan adanya jalan baru ini, diharapkan aktivitas warga menjadi lebih lancar, terutama dalam mengangkut hasil pertanian maupun mobilitas keseharian warga,” ungkapnya. 

Selain itu juga, dukungan dan kehadiran Babinsa yang senantiasa aktif dalam kegiatan-kegiatan pembangunan desa menjadi tonggak pengerak bagi kemajuan desa “Dengan kehadiran kami Babinsa selaku aparat kewilayahan tidak hanya memberikan semangat, tapi juga terjun langsung membantu warga untuk bergotong royong membuka jalan baru,” terang Babinsa. 

Pembukaan jalan ini juga merupakan bagian dari program swadaya masyarakat yang melibatkan warga setempat sehingga turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. 

"Kegiatan ini sangat mencerminkan semangat gotong royong dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan mandiri," tandasnya.

Mn

Bina Kedisiplinan, Babinsa Berikan Pelatihan Kapasitas Kepada BKD Batunyala

 


Policewatch-Lombok Tengah

Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan kapasitas kerja aparatur desa, Babinsa Desa Batunyala, Serma Herman memberikan pelatihan kapasitas kepada anggota Badan Keamanan Desa (BKD) di utama Desa Batunyala, Minggu (13/7/2025). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Babinsa bersama Bhabinkamtibmas selaku aparat kewilayahan yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga pembinaan sumber daya manusia di wilayah binaan. 

"Pelatihan ini mencakup materi kedisiplinan, tata cara komunikasi efektif, serta pembekalan tentang tugas dan tanggung jawab anggota BKD dalam mendukung keamanan dan ketertiban lingkungan desa," ujar Herman. 

Selain itu, pentingnya peran BKD sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di tingkat desa dalam membantu aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan desa. “Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas. Jika anggota BKD disiplin, maka akan tercipta lingkungan yang aman dan tertib,” terang Babinsa. 

Pelatihan juga melibatkan praktik baris-berbaris sederhana sebagai metode membentuk sikap tanggap, kompak, dan bertanggung jawab. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

"Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota BKD Desa Batunyala semakin siap dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan, serta mampu berkoordinasi dengan aparat lainnya dalam menjaga stabilitas wilayah," tandasnya.

Mn

Bhayangkari Lombok Utara Kawal Penanganan Stunting, Tekankan Pentingnya Kerja Sama Lintas Sektor

 


Policewatch-Lombok Utara

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta,  menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan penurunan angka stunting.  Ia tak hanya memberikan dukungan, tetapi juga terjun langsung memantau Mini Lokakarya Stunting di Posyandu Jambu Mete, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Rabu (10/7).  Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, puskesmas, bidan desa, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan kader PKK.  Mereka bersama-sama membahas langkah konkret untuk penanganan stunting di tingkat desa.

Ny. Heny menekankan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolis. Ia ingin mendengar langsung permasalahan di lapangan dan memastikan bantuan tepat sasaran.  "Saya bersyukur bisa terlibat dalam program yang berdampak langsung pada masa depan anak-anak kita," ujarnya.

Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Lombok Utara mencatat 2.941 balita stunting (13,51% dari total 21.980 balita).  Ini menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Bhayangkari Cabang Lombok Utara, di bawah kepemimpinan Ny. Heny, secara aktif mendistribusikan susu segar, telur rebus, dan bubur balita kepada anak-anak stunting dan kelompok rentan.  "Saya lebih memilih memberikan contoh langsung, bahkan menyuapi anak-anak di hadapan orang tua mereka," kata Ny. Heny.  Ia percaya pendekatan ini lebih efektif daripada bantuan uang tunai tanpa edukasi.

Di lapangan, Ny. Heny menemukan berbagai kendala, seperti balita yang susah makan karena masalah gigi, dan anak-anak yang membawa jajanan tinggi gula ke posyandu.  Ia juga menyoroti masih adanya orang tua yang kurang menyadari seriusnya stunting, bahkan beberapa kader posyandu yang keluarganya memiliki balita stunting.  Temuan ini menjadi bahan evaluasi penting.

Selain intervensi langsung, Bhayangkari juga mendukung pencegahan sejak dini melalui skrining pranikah, edukasi pernikahan usia ideal, dan pembinaan pola asuh serta pola makan sehat melalui seksi sosial yang menangani program KB dan kesehatan anak.

Ny. Heny menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor.  Ia optimistis, dengan komitmen bersama, angka stunting di Lombok Utara dapat ditekan secara signifikan.  "Stunting bisa diatasi jika semua pihak bergerak bersama. Orang tua, remaja, kader, dan seluruh pemangku kepentingan harus berperan aktif," tegasnya.  Ia berharap langkah kecil di posyandu ini dapat menginspirasi masyarakat Lombok Utara untuk mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting.

 Mn

NTB: Koperasi Tambang Lokal Raih Izin Pertambangan Rakyat Pertama, Tandai Era Baru Pertambangan Berkelanjutan

 


Policewatch-Mataram

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menorehkan sejarah baru dalam pengelolaan sumber daya alamnya.  Pada Sabtu, 12 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78,  Koperasi Selonong Bukit Lestari dari Kabupaten Sumbawa resmi menerima Izin Pertambangan Rakyat (IPR).  Penyerahan IPR pertama di Indonesia yang diberikan khusus kepada koperasi ini dilakukan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, dan Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K.  Kehadiran IPR ini menandai babak baru dalam upaya mewujudkan praktik pertambangan yang legal, bersih, dan berpihak pada masyarakat lokal.

Kapolda Hadi Gunawan dalam sambutannya menekankan peran vital koperasi sebagai gerakan sosial yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kekeluargaan.  Beliau menyatakan, "Koperasi terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi nasional. Dengan iklim usaha yang aman dan kondusif, kita dukung koperasi menjadi pilihan utama untuk membangun kemandirian ekonomi, khususnya bagi generasi muda NTB."  Kapolda juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh persyaratan pertambangan agar kegiatan koperasi berjalan baik, bersih, dan ramah lingkungan.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal,  mengungkapkan filosofi koperasi sebagai “soko guru” ekonomi bangsa,  mengingat Indonesia sebagai satu-satunya negara yang secara eksplisit mencantumkan koperasi dalam konstitusinya.  Beliau menyampaikan apresiasi kepada Kapolda atas inisiatif legalisasi pertambangan rakyat melalui koperasi.  "Selama lebih dari 10 tahun, praktik tambang ilegal menghantui NTB.  Kini, koperasi tambang yang legal diharapkan menjadi solusi nyata untuk menghentikan siklus tersebut dan mengatasi kerusakan lingkungan serta ketimpangan ekonomi," ujar Gubernur.

Brigjen TNI (Purn) Irianto, mewakili Kantor Staf Presiden (KSP) RI,  menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini,  melihatnya selaras dengan misi pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.  Beliau menyebut koperasi tambang ini berpotensi menjadi model nasional,  mengingat sinergi yang terjalin antara penambang, aparat, media, dan masyarakat.

IPR untuk Koperasi Selonong Bukit Lestari merupakan tonggak penting dalam membangun pertambangan rakyat berbasis kelembagaan lokal yang sah.  Kapolda NTB, Gubernur, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjadikan inisiatif ini sebagai role model nasional,  memberikan harapan baru bagi masyarakat NTB untuk mengelola sumber daya alam secara berdaulat, legal, dan berkelanjutan.

 Mamen

Babinsa Latih PBB di SMKN 1 Jonggat, Bangun Karakter Disiplin Pelajar

 

 

Policewatch-Lombok Tengah. 

 Babinsa Jelantik, Sertu Samsul Hayadi, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SMKN 1 Jonggat, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Sabtu (12/7/2025).  Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter disiplin, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab pada generasi muda.

Pelatihan PBB di halaman sekolah diikuti puluhan siswa dengan antusias.  Sertu Samsul Hayadi menjelaskan, “Latihan ini bertujuan menanamkan sikap disiplin, membentuk mental, dan menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat.”  Selain PBB, siswa juga mendapat pemahaman wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan pentingnya gotong royong.

Kepala sekolah mengapresiasi pelatihan ini,  mengatakan, “Kehadiran Babinsa sangat bermanfaat dalam menumbuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa.”

Diharapkan kegiatan ini menghasilkan pelajar yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki kepribadian kuat, mandiri, dan cinta bangsa.  Pelatihan PBB juga diharapkan mempererat hubungan TNI dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Mamen

Pengawasan Pupuk Subsidi di Montong Gamang Cegah Kelangkaan

 


 

Policewatch-Lombok Tengah

Babinsa Desa Montong Gamang, Serka Lalu Erwin Sentosa, berkolaborasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) melakukan pengecekan stok pupuk subsidi di Dusun Gonjong, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Sabtu (12/7/2025).  Pengecekan di beberapa kios resmi bertujuan memastikan ketersediaan dan penyaluran pupuk sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), mencegah penyelewengan, dan menjamin ketersediaan pupuk untuk petani.

Serka Lalu Erwin Sentosa menekankan pentingnya sinergi TNI dengan instansi terkait dalam menjaga ketahanan pangan.  “Kami memastikan pupuk sampai ke petani yang berhak, tepat sasaran, waktu, dan jumlah,” ujarnya.  Jenis pupuk yang diperiksa meliputi Urea, NPK, dan pupuk organik cair.  Hasil pengecekan menunjukkan stok aman dan distribusi lancar sesuai RDKK.

Para petani menyambut positif pengawasan ini, merasa terbantu dan terlindungi dari potensi penyelewengan.  Pengecekan berkala akan terus dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.  Dengan keterlibatan Babinsa, diharapkan distribusi pupuk subsidi di Montong Gamang tetap aman, lancar, dan tepat sasaran.

Mamen

Pencegahan Demam Berdarah: Babinsa dan Tim Medis Lakukan Fogging di Lombok Tengah

 


 

Policewatch-Lombok Tengah

Dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa bersama tim medis Puskesmas Puyung melaksanakan fogging di Dusun Ketangge, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (12/7/2025).  Langkah ini diambil merespon peningkatan laporan kasus demam dengan gejala mirip DBD.  Fogging difokuskan pada area padat penduduk, saluran air, selokan, dan lingkungan sekolah – tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Kehadiran Babinsa tak hanya untuk mengamankan kegiatan, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga.  Serka Ivan Suntoro menjelaskan, “Kami memastikan kelancaran fogging dan memberikan pemahaman pentingnya kebersihan lingkungan dalam mencegah DBD.”

Tim medis juga memberikan penyuluhan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), meliputi pengurasan bak mandi, penutupan tempat penampungan air, dan pemanfaatan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Munipah, warga Dusun Ketangge, mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami sangat terbantu. Edukasi dari tim kesehatan dan pengawasan Babinsa sangat bermanfaat.  Kami kini lebih memahami cara menjaga lingkungan agar tetap sehat.”

Kerja sama TNI dan instansi kesehatan ini bertujuan menekan angka DBD di Sukarara melalui pencegahan yang komprehensif, termasuk fogging dan edukasi masyarakat.  Upaya bersama ini diharapkan mampu menurunkan secara signifikan kasus DBD di wilayah tersebut.

 Mamen

*Kenalkan Pembelajaran Metode Gasing, Danramil Pringgarata: Ini Untuk Memotivasi Siswa Lebih Aktif*



Policewatch-Lombok Tengah

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Koramil 620-09/Pringgarata memberikan pengenalan pembelajaran matematika dasar Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) kepada para siswa di sekolah. 

Program ini bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara mudah dan menyenangkan, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat dan sekolah melalui kegiatan edukatif tepat dan cepat. 

Danramil 1620-09/Pringgarata Kapten Inf Yuni Priharyono menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu siswa sekolah dasar agar lebih mudah dan paham dalam mengatasi kesulitan belajar matematika. 

“Metode Gasing ini sangat efektif karena menekankan pada latihan yang berulang secara menyenangkan, sehingga anak-anak bisa memahami konsep matematika dengan cepat dan tanpa rasa takut,” ujar Kapten Inf Yuni saat hadir sebagai pembimbing di SDN Puspalaya Desa Arjangka, Jum'at (10/7/2025). 

Dalam kegiatan tersebut, anggota TNI Koramil 09/Pringgarata secara langsung berperan sebagai pengajar, mendampingi siswa dalam mempelajari operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian yang sangat mudah dan efektif. 

"Selain itu, metode Gasing ini juga melibatkan permainan edukatif seperti senam gasing sebelum belajar untuk memotivasi siswa agar lebih aktif dan antusias belajar," terangnya. 

Sejumlah sekolah di kecamatan pringgarata menyambut baik inisiatif ini. Karena program ini membawa suasana baru dalam proses belajar-mengajar baik dilapangan maupun di kelas. 

“Biasanya, siswa pasti agak kesulitan memahami matematika. Dengan metode Gasing ini, mereka terlihat lebih bersemangat dan percaya diri,” ungkap Kapten Yuni. 

Kegiatan ini sejalan dengan misi TNI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga di sektor pendidikan dalam membantu setiap program pemerintah demi kemajuan nasional. 

"Diharapkan, program ini dapat meningkatkan prestasi siswa di Lombok Tengah serta memupuk semangat belajar mereka sejak dini secara mandiri maupun bimbingan orang tua," jelasnya. 

Selain kepada siswa, pengenalan metode Gasing oleh TNI juga di berikan kepada para wali murid sebagai bentuk pembekalan awal agar bisa memberikan bimbing kepada anak anak dalam belajar matematika ketika berada dirumah. 

"Kami terus berkomitmen untuk melanjutkan program serupa ke sekolah-sekolah lain khususnya di kecamatan pringgarata dan terus berkolaborasi dengan para pendidik dalam menciptakan generasi muda yang cerdas dan kompeten," tandasnya.

Mamen

Babinsa Optimalkan Komsos, Anjangsana dan Sinergi dengan Warga Binaan di Lombok Tengah

 


Policewatch-Lombok Tengah

Babinsa Koramil 1620-09/Desa Pemepek, Sertu Suhaedi,  giat mengoptimalkan Komunikasi Sosial (Komsos) melalui anjangsana ke rumah warga binaannya.  Kunjungan yang dilakukan Jumat (11/7/2025) ini menyasar Bapak Nurman dan Amaq Sri, tokoh masyarakat Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.  Kegiatan ini sejalan dengan upaya Satuan Komando Kewilayahan untuk mencapai hasil optimal dalam Komsos dengan komponen masyarakat.

Sertu Suhaedi menekankan pentingnya Komsos yang rutin dan berkesinambungan sebagai tugas pokok Babinsa.  Ia menjelaskan bahwa  komunikasi, dalam bentuk apapun,  crucial untuk menjaga keharmonisan hubungan antara Babinsa dan masyarakat.  Dengan mengunjungi dan berkomunikasi langsung dengan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat lainnya,  terjalin hubungan emosional yang kuat.

Dalam kunjungan tersebut,  dibahas pula permasalahan yang meresahkan warga, khususnya terkait hewan peliharaan.  Sertu Suhaedi dan warga sepakat untuk mengambil langkah-langkah konkret berdasarkan anjuran desa dalam mengatasi masalah tersebut.  Kerja sama dan sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.  Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Babinsa dalam membangun kemitraan yang kuat dan saling mendukung dengan masyarakat binaannya.

 Mamen

Kapolres Lombok Utara Berikan Kursi Roda, Harapan Baru Bagi Elin Siswi Difabel di Dusun Lolok Gitak

 


 

Policewatch-Lombok Utara

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Dusun Lolok Gitak, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Kamis (10/7).  Di rumah sederhana milik Didik Sadikin, Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., secara langsung menyerahkan bantuan kursi roda kepada Elin Isroq Nurwahyuni (7), seorang siswi difabel Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Tanjung.  Kehadiran Kapolres beserta Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, dan jajaran pejabat utama Polres Lombok Utara, menjadi momen tak terduga dan penuh makna bagi keluarga Elin.

Elin, yang sejak lahir memiliki keterbatasan fisik, selama ini kesulitan beraktivitas.  Kehadiran kursi roda ini diharapkan dapat membantunya dalam bersekolah dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mudah dan mandiri.  Didik Sadikin, ayah Elin, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam atas kepedulian Kapolres dan jajarannya.  "Saya tidak menyangka Bapak Kapolres akan datang langsung ke rumah kami.  Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan sangat membantu Elin dalam bersekolah," ujarnya dengan suara bergetar menahan haru.

AKBP Agus Purwanta dalam sambutannya menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.  "Tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mereka yang membutuhkan," tegasnya.  Ia menekankan bahwa anggota Polres Lombok Utara harus menjadi teladan dan selalu peka terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil.  Kapolres juga menyinggung falsafah Jawa, ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani, sebagai pedoman dalam menjalankan tugasnya.

Ny. Heny Agus Purwanta, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, turut menyampaikan rasa bahagianya dapat terlibat dalam kegiatan sosial ini.  Ia menekankan bahwa Bhayangkari selalu mendukung penuh program-program sosial yang dijalankan oleh Polres Lombok Utara.  "Sebagai seorang ibu, saya merasakan kebahagiaan Elin menerima bantuan ini.  Semoga bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi Elin dan keluarganya," ucapnya.

Penyerahan kursi roda tersebut bukan hanya sekadar pemberian bantuan materiil, tetapi juga simbol harapan dan kepedulian yang besar dari Polri kepada masyarakat.  Kursi roda tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup Elin dan memberinya kesempatan untuk meraih cita-cita.  Kehadiran Kapolres dan jajarannya di Dusun Lolok Gitak menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang penuh empati dan kepedulian.  Kunjungan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang telah dilakukan Polres Lombok Utara sebelumnya, di antaranya di Desa Tegal Maja dan Desa Gumantar.  Semoga aksi kemanusiaan ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta membantu sesama yang membutuhkan.  Di ujung lorong rumah Elin, roda kursi roda kecil itu berputar, membawa harapan baru bagi masa depan yang lebih cerah.

Mamen

Gotong Royong di Lendang Tampel Lauq: Kades Sahrim Pimpin Perbaikan Jalan, Wujudkan Desa Lebih Maju

 


 Policewatch-Batukliang

Semangat gotong royong membara di Dusun Lendang Tampel Lauq, Desa Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Kamis, 10 Juli 2025. Warga berjibaku memperbaiki jalan desa sepanjang 70 meter, dengan lebar 5,5 meter dan ketebalan 10 cm.  Yang istimewa, Kepala Desa Sahrim tidak hanya memberikan arahan, tetapi turut serta aktif dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari penimbunan tanah, pengurugan, pemadatan, hingga penyelesaian akhir lapisan rabat jalan.

 Kehadiran dan partisipasi aktif beliau, yang ikut mendorong gerobak dan bahkan turut serta mencampur material, menjadi penyemangat bagi warga. 

 Suasana kerja sama yang erat dan penuh keakraban terlihat jelas di lokasi proyek.  Para warga tampak antusias dan bersemangat, saling membantu dan berbagi tugas.

 Kades Lendang Tampel " Sahrim menyampaikan, "Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh warga Dusun Lendang Tampel Lauq. Perbaikan jalan ini bukan hanya sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan di antara kita. 

 Jalan yang lebih baik akan memudahkan akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga.  Anak-anak akan lebih aman dan nyaman berangkat ke sekolah, warga yang sakit dapat diakses dengan lebih mudah, dan hasil pertanian dapat diangkut dengan lebih efisien.terangnya.

Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa dengan gotong royong dan kepemimpinan yang partisipatif, kita mampu membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

 Pemerintah Desa akan terus mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat, dan saya berharap semangat gotong royong seperti ini akan terus terjaga dan berkembang di desa kita."  Perbaikan jalan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Dusun Lendang Tampel Lauq secara signifikan.  Semoga ini menjadi contoh bagi dusun-dusun lain dalam membangun desa kita bersama.

Jurnalis

Mamen

Bangun Komunikasi Dan Sinergi Yang Kuat, Kodim Loteng Gelar Komsos Bersama KBT

 


Policewatch-Lombok Tengah

Kodim 1620/Loteng menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Keluarga Besar Tentara (KBT), dalam mencegah timbulnya disintegrasi bangsa guna memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, di Aula serbaguna Makodim Loteng. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kebersamaan dalam memperkut silaturahmi antara Kodim 1620/Loteng bersama Pemuda Panca Marga (PPM), 

Forum komunikasi putra putri TNI, Polri PNS dan Persit KCK Cabang XXX serta komponen masyarakat lainnya dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa. 

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menyampaikan, pentingnya acara ini adalah sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara TNI dengan keluarga besar TNI serta masyarakat umum. 

"Kegiatan ini bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk mendukung tugas pokok TNI dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI," ujar Dandim saat membuka kegiatan komsos bersama KBT Kamis, (10/7/2025). 

Acara juga diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk diskusi interaktif yang membahas berbagai isu strategis yang dihadapi bangsa, seperti ekonomi, pertanian, pertahanan, ancaman terorisme, radikalisme, dan upaya bersama dalam menjaga stabilitas nasional. 

"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan masukan dan saling berbagi wawasan dalam memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat," ucap Dandim. 

Selain diskusi, acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab dan pengisian lembar free tes oleh seluruh keluarga KBT dan penyampaian aspirasi dari para peserta. Berbagai masukan dan saran yang konstruktif disampaikan, agar dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Kodim 1620/Loteng dalam menjalankan tugas dan fungsinya ke depan. 

Harapannya agar komunikasi sosial semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan tetap menjaga hubungan harmonis dan sinergis bersama KBT dan seluruh elemen masyarakat, guna mewujudkan Indonesia yang lebih aman dan sejahtera. 

"Semoga kegiatan ini dapat menjadi jembatan yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan," tandasnya.

Mn


Babinsa Pelambik Cegah Balap Liar di Bendungan Pengga, Jalin Sinergi dengan Masyarakat

 


Policewatch-Lombok Tengah 

Antisipasi aksi balap liar di sekitar Bendungan Pengga, Dusun Karang Gol, Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, terus dilakukan.  Babinsa Pelambik, Serka Sanusi, bersama Badan Keamanan Desa (BKD) gencar melakukan monitoring wilayah dan memberikan himbauan langsung kepada warga dan pemuda setempat.  Upaya preventif ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas, khususnya pada sore hingga malam hari, mengingat lokasi tersebut kerap disalahgunakan untuk balap liar.

Serka Sanusi mengungkapkan keprihatinan atas maraknya balap liar di area Bendungan Pengga.  "Kami menerima laporan dari masyarakat tentang aksi balap liar yang membahayakan, baik bagi para pelaku maupun pengguna jalan lain serta warga sekitar," jelasnya pada Kamis (10/7/2025).

Lebih dari sekadar pengawasan, Babinsa Pelambik juga aktif mengajak tokoh masyarakat dan pemuda untuk berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan.  Sosialisasi tentang bahaya balap liar dan pentingnya keselamatan berkendara menjadi bagian penting dari upaya pencegahan ini.  Serka Sanusi menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kerja sama yang erat antara Babinsa, BKD, tokoh masyarakat, dan pemuda menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan ini.  Komitmen untuk terus meningkatkan monitoring wilayah dan memberikan edukasi kepada masyarakat terus ditegaskan.  Serka Sanusi menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

"Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan mencegah segala bentuk aksi yang dapat meresahkan warga.  Dengan sinergi yang baik, kami optimistis dapat meminimalisir aksi balap liar dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman di sekitar Bendungan Pengga," tegasnya.

Harapannya, melalui pendekatan persuasif dan kolaborasi yang kuat antara Babinsa dan masyarakat, aksi balap liar dapat ditekan, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kecamatan Praya Barat Daya.

 Mn

Babinsa dan Dinas Pertanian Lombok Tengah Pastikan Bantuan Sumur Bor Tepat Sasaran dan Bermanfaat


Policewatch-Lombok Tengah 

Ketersediaan air menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pertanian.  Menyadari hal ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyalurkan bantuan sumur bor untuk mendukung irigasi pertanian di Dusun Gubug Duah, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat.  Pada Kamis (10/7/2025), Babinsa Desa Kateng, Serda I Ketut Udiyana, bersama tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, melakukan pengecekan langsung terhadap fungsi dan pemanfaatan sumur bor tersebut.

Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi program pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi petani setempat.  Tim Dinas Pertanian secara detail memeriksa kondisi sumur bor, mulai dari operasional pompa air hingga sistem irigasi yang terhubung dengan sawah.  Mereka juga berdialog langsung dengan kelompok tani untuk menggali informasi terkait kendala dan tantangan yang dihadapi dalam memanfaatkan bantuan tersebut.

Serda I Ketut Udiyana, yang turut aktif dalam pendampingan ini, menekankan pentingnya peran Babinsa dalam mengawal program pemerintah hingga tingkat desa.  "Kehadiran Babinsa bertujuan untuk memastikan bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani.  Sumur bor ini sangat vital, terutama di musim kemarau seperti saat ini, untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian," ujarnya.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh pihak Dinas Pertanian atas dedikasi dan peran aktif Serda I Ketut Udiyana dalam mengawal program ini.  Kerja sama yang solid antara Babinsa, Dinas Pertanian, dan kelompok tani dinilai sangat efektif untuk memastikan keberhasilan program dan optimalisasi pemanfaatan bantuan.

"Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami optimis bantuan sumur bor ini akan meningkatkan produktivitas pertanian dan berkontribusi pada ketahanan pangan di Desa Kateng," terang salah satu petugas Dinas Pertanian.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan arahan kepada kelompok tani mengenai pentingnya pemeliharaan dan pengelolaan sumur bor secara berkelanjutan.  Komitmen untuk terus meningkatkan sinergi antara aparat desa, Babinsa, dan Dinas Pertanian demi kemajuan pertanian di Lombok Tengah pun ditegaskan.  Harapannya, kolaborasi ini akan terus berlanjut untuk mendukung program-program pertanian lainnya dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

 MN

Polres Lombok Tengah Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional

 


 Policewatch-Lombok Tengah

Polres Lombok Tengah aktif berpartisipasi dalam program swasembada pangan nasional melalui penanaman jagung serentak se-Indonesia pada Kuartal III.  Kegiatan yang berlokasi di Dusun Muhajirin, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Rabu (9/7), melibatkan penanaman di lahan seluas 1,23 hektar.  Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., memimpin langsung kegiatan ini, didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah.  Kehadiran Forkopimda menggarisbawahi komitmen bersama dalam mencapai swasembada pangan nasional.

AKBP Eko Yusmiarto menekankan pentingnya penanaman jagung serentak sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian.  Ia berharap kegiatan ini berkontribusi pada surplus pangan dan mendukung program Asta Cita Presiden RI menuju swasembada pangan nasional.  Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk penyedia bibit unggul, distributor pupuk, dan para pendamping petani.  Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut untuk kesejahteraan bersama.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Polres Lombok Tengah juga menyalurkan bibit jagung kepada masyarakat secara simbolis.  Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pembangunan nasional, khususnya menuju swasembada pangan.

 Mn

Babinsa Awasi Pembangunan Drainase untuk Cegah Pencemaran Limbah di Desa Landah

 


Policewatch-Lombok Tengah

Babinsa Desa Landah, Sertu Rusydin dari Koramil 1620-8/Pratim, memantau pembangunan saluran drainase di Dusun Pendam, Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Rabu (9/7/2025).  Proyek yang dibiayai Dana Desa Tahun Anggaran 2025 ini bertujuan mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga.  Drainase ini dirancang untuk memperlancar aliran air limbah, mencegah genangan air, dan menjaga kebersihan lingkungan di pemukiman warga.

Sertu Rusydin menekankan pentingnya drainase sebagai pengendali limbah.  “Pengawasan kami memastikan pembangunan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis, agar drainase dapat berfungsi maksimal dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.  Ia mengapresiasi partisipasi warga yang aktif membantu proses pembangunan, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi.

Pembangunan drainase ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Desa Landah terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.  Kehadiran Babinsa bertujuan memberikan rasa aman dan dukungan kepada warga agar proyek selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang.

Sertu Rusydin berharap pembangunan drainase ini meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah pembuangan limbah sembarangan.  Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat dan bebas penyakit.

Mamen

Babinsa Kawal Pengukuran Proyek Peningkatan Infrastruktur Pertanian di Desa Pajangan

 


Policewatch-Lombok Tengah

Babinsa Desa Pajangan, Serma Susilowarman dari Koramil 1620-03/Kopang, mengawal proses pengukuran proyek peningkatan infrastruktur pertanian berupa pentalutan jalan di Dusun Ontok Timur, Desa Pajangan.  Pengukuran yang dilakukan Rabu (9/7/2025) ini melibatkan tim teknis desa, Kepala Desa, Ketua TPK, dan tokoh masyarakat.  Proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 ini bertujuan untuk mencegah pengikisan tanah dan mendukung sektor pertanian.

Pentalutan jalan sepanjang 409 meter ini membutuhkan material yang cukup signifikan, meliputi 99 kubik pasir, 196 kubik batu, 511 sak semen, 45 kubik tanah uruk, 20 ember, 12 benang, 1 spanduk kegiatan, dan 1 prasasti.  Serma Susilowarman menjelaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan pengawasan penggunaan Dana Desa.  Kehadiran Babinsa diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas proyek.

“Kami memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat,” tegas Serma Susilowarman.  Ia menambahkan bahwa pendampingan ini memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa proyek akan dilaksanakan sesuai aturan.

Warga setempat menyambut positif keterlibatan TNI dalam mengawal proyek ini.  Mereka berharap proyek pentalutan jalan segera terealisasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lahan pertanian dan lingkungan sekitar.  Pembangunan fisik direncanakan akan dimulai segera setelah proses administrasi selesai.

 Mamen

Vihara Diraya Manggala Diresmikan: Simbol Inklusivitas dari Jantung Polres Lombok Utara

 


POLICEWATCH-Lombok Utara.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara, Polda NTB AKBP Agus Purwanta, S.I.K., meresmikan Vihara Diraya Manggala pada Selasa, ( 8/7 ). Peresmian rumah ibadah umat Buddha yang dibangun di lingkungan Mapolres ini menjadi penanda kuat hadirnya komitmen inklusivitas dari lembaga penegak hukum di daerah.

Dibangun sejak 3 Agustus 2024, vihara ini tak hanya menjadi tempat ibadah bagi anggota Polri yang beragama Buddha, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, terutama umat Buddha yang berdomisili di sekitar Mapolres Lombok Utara. 

Pembangunan fasilitas ibadah ini melengkapi infrastruktur spiritual bagi lima agama yang diakui di Indonesia, menjadikan Polres Lombok Utara sebagai satu-satunya institusi kepolisian di jajaran Polda Nusa Tenggara Barat yang memiliki fasilitas ibadah terlengkap dan paling inklusif.

“Sebelum ini, kegiatan binrohtal untuk anggota yang beragama Buddha hanya dilakukan di ruang Vicon. Itu bukan tempat ibadah yang semestinya. Saya ingin setiap anggota, apapun agamanya, dapat beribadah dengan nyaman dan layak, karena ibadah adalah kebutuhan dasar manusia,” ujar Kapolres Agus usai pemotongan pita sebagai simbol peresmian.

Menurut Kapolres, kehadiran vihara ini menjadi simbol tanggung jawab moral institusi kepolisian terhadap pemenuhan hak-hak spiritual personel dan masyarakat. Ia pun mengutip pepatah Jawa kuno: “Mulat sarira hangrasa wani, rumangsa melu handarbeni, wajib melu angrungkebi.” Sebuah refleksi, menurutnya, bahwa setiap elemen bangsa wajib merasa ikut memiliki dan merawat apa yang telah dipercayakan, termasuk keberagaman yang hidup di tengah masyarakat Lombok Utara.

Pembangunan Vihara Diraya Manggala menelan anggaran sebesar Rp500 juta, seluruhnya bersumber dari sumbangan sukarela internal Polres dan masyarakat. Proses pembangunannya berlangsung selama hampir satu tahun dengan semangat gotong royong tanpa membedakan latar belakang kepercayaan.

“Semua bahu membahu. Alhamdulillah, sekarang sudah selesai dan bisa digunakan untuk ibadah rutin. Ke depan, pembinaan rohani lintas instansi—melibatkan ASN Pemda dan masyarakat—akan rutin dilaksanakan setiap pekan.” kata Kapolres. 

Peresmian ini dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lombok Utara, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Ketua Magabudhi, Ketua Permabudi, Pembimas Buddha Propinsi NTB, serta Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta. Hadir pula para personel Polres, pengurus Bhayangkari, serta umat Buddha dan Mahasiswa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menyampaikan rasa syukurnya dapat menyaksikan langsung antusiasme umat Buddha dalam ibadah perdana di vihara tersebut.

“Toleransi di Lombok Utara bukan hanya slogan. Saya menyaksikan langsung bagaimana para anggota Polri dari berbagai agama bersama-sama membantu proses pembangunan vihara ini. Mereka hadir bukan karena perintah, tapi karena kesadaran,” ujarnya.

Menurutnya, keberagaman di Lombok Utara telah menjadi keseharian yang meneduhkan dan penuh kasih. Ia juga menegaskan bahwa umat Buddha di Lombok Utara adalah bagian utuh dari masyarakat setempat, bukan etnis luar, dan diberikan ruang sepenuhnya untuk menjalankan keyakinannya.

“Polres Lombok Utara adalah simbol nyata toleransi. Lima agama memiliki tempat ibadah yang nyaman dan lengkap di sini. Ini belum pernah saya temui di tempat dinas manapun,” ujarnya.

Ketua Magabudhi Lombok Utara, Putradi, mengapresiasi tinggi komitmen Kapolres Lombok Utara dalam membangun toleransi yang hidup. Menurutnya, kehadiran vihara ini memberi dampak besar terhadap pembinaan spiritual umat Buddha, baik dari kalangan Polri, masyarakat binaan, hingga masyarakat umum.

“Ini bukan hanya soal tempat ibadah, tapi simbol pengakuan bahwa umat Buddha diperlakukan setara dengan umat lainnya. Ini adalah implementasi nyata dari Tri Kerukunan Beragama: membina kerukunan internal, antarumat, dan antara umat dengan pemerintah,” tegasnya.

Putradi juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi lintas iman antara umat Buddha dan aparat kepolisian dapat terus diperkuat demi menjaga kedamaian dan toleransi di Lombok Utara.

“Kami sangat merasakan komitmen Pak Kapolres. Bahkan, Ibu Ketua Bhayangkari juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan toleransi, pemberdayaan UMKM, dan penguatan kehidupan sosial keagamaan. Solidaritas ini patut diteladani,” pungkasnya.

Vihara Diraya Manggala bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan tonggak toleransi di jantung institusi negara, yang kini makin tegas merangkul keberagaman. 

( MN )



.

Kodim Lombok Tengah Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba untuk Prajurit

 


Policewatch-Lombok Tengah

Kodim 1620/Loteng menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aula Makodim Loteng pada Selasa, 8 Juli 2025.  Sebanyak 180 prajurit dari Koramil jajaran, staf, dan Babinsa mengikuti sosialisasi ini.  Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kodim 1620/Loteng terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan prajurit dan merupakan program rutin yang dilaksanakan dua kali setahun sesuai arahan Komando Atas.

Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, Dandim 1620/Loteng, dalam sambutannya menekankan kompleksitas masalah penyalahgunaan narkoba dan dampak negatifnya yang mengancam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya bagi prajurit.  Beliau menyoroti peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba dari tahun ke tahun dan menekankan perlunya penanganan yang terpadu dan serius.


Sebagai langkah pencegahan, Kodim 1620/Loteng melaksanakan sosialisasi P4GN dan tes urine secara acak kepada seluruh prajurit dan PNS.  Dandim menegaskan keseriusan Kodim dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal tanpa pandang bulu.  Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman prajurit tentang bahaya dan risiko mengonsumsi narkoba.

Dandim juga menyoroti kondisi memprihatinkan peredaran gelap narkoba di Indonesia, termasuk tingginya angka kematian akibat overdosis.  Namun, beliau menyatakan keyakinan bahwa prajurit Kodim 1620/Loteng bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

 Jurnalis

MN

Mantan Wako Palembang ditahan Pakai Rompi Merah Terkait Dugaan Korupsi Pasar Cinde

 




POLUCEWATCH.NEWS - SUMSEL Mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo atas kasus dugaan korupsi Pasar Cinde.Usai penetapan itu, Harnojoyo meminta maaf kepada semua warga dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ya hari ini saya ditetapkan tersangka, ini bentuk tanggung jawab terkait pembangunan Pasar Cinde, untuk itu saya meminta maaf kepada semua warga Palembang,” kata Harnojoyo kepada para wartawan, Senin (7/7/2025).

Setelah meminta maaf dengan warga Palembang, terlihat mata Harnojoyo berkaca-kaca menahan tangis hingga tidak kuat melanjutkan wawancara kepada awak media dan masuk ke dalam mobil tahanan Kejati Sumsel untuk dibawa ke Rutan Pakjo Palembang.

Penetapan mantan Wali Kota Palembang itu menjadi tersangka disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari.

Diketahui Harnojoyo merupakan tersangka kelima yang ditetapkan Kejati Sumsel.
Sebelumnya, ada empat tersangka yakni mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kepala Cabang PT Magna Beatum Raimar Yousnaidi, Direktur PT Magna Beatum Aldrin Tando, Ketua Panitia Pengadaan Badan Usaha Mitra Kerjasama Bangun Guna Serah Edi Hermanto.

“Ya benar, hari ini Kejati Sumsel telah menetapkan tersangka baru yakni mantan Wali Kota Palembang inisial HJ, terkait dugaan tindak pidana korupsi Pasar Cinde. Penetapan tersangka dilakukan setelah ditemukan cukup alat bukti,” kata Vanny Yulia Eka Sari.

Kata Vanny, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Harnojoyo langsung menjalani pemeriksaan lanjutan dan kemudian ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penahanan akan dilakukan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak hari ini.

“Tersangka dibawa ke Rutan Pakjo Palembang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penahanan akan dilakukan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak hari ini,” jelasnya.

Vanny menambahkan, dalam kasus tersebut penyidik Kejati Sumsel sudah melakukan pemeriksaan terhadap 74 orang saksi.
“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 74 dalam kasus saksi tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan tersangka lain dalam kasus tersebut,” tegasnya. (Bambang MD)

Kadis BPKSDM Aries Farhan dicopot digantikan Marliansyah

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, secara resmi melantik pejabat baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lahat dalam sebuah prosesi yang digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Senin (07/07).

Dalam pelantikan tersebut, Marliansyah, S.Sos., M.A.P. resmi mengemban amanah sebagai Kepala BKPSDM yang baru, menggantikan Drs. M. Aries Farhan, M.Si., yang kini dirotasi ke jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan ini adalah bagian dari kebutuhan organisasi untuk memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap mutasi dilakukan melalui pertimbangan yang matang.

“Pelantikan ini merupakan bentuk penyegaran organisasi dan kepercayaan yang diberikan berdasarkan berbagai aspek, di antaranya kompetensi dan loyalitas. Ini harus dimaknai sebagai langkah memperkuat kinerja pemerintahan,” ujar Bursah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tugas besar yang diemban BKPSDM memerlukan integritas dan kepekaan terhadap kebutuhan pimpinan.

“Tugas besar ini kami percayakan kepada Saudara Marliansyah. Tunjukkan kemampuan terbaik Saudara. Tunjukkan sikap responsif, segera menyesuaikan irama kerja, lakukan adaptasi, dan pahami betul tugas pokok dan fungsi jabatan yang Saudara emban,” tegas Bupati.

Kepada pejabat lama, Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan agar tetap berkontribusi secara total di posisi barunya sebagai staf ahli.

“Kami minta kepada M. Aries Farhan untuk terus membantu kami, khususnya dalam memberikan pertimbangan serta kajian, agar setiap kebijakan yang kami ambil dapat berdampak lebih baik dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bursah berpesan kepada seluruh jajaran pemerintahan agar menjaga profesionalitas, membangun suasana kerja yang kondusif, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.

“Komunikasikan setiap kebijakan Saudara dengan baik, bagi tugas dengan jelas kepada seluruh staf agar semua pekerjaan dapat terselesaikan secara optimal,” pungkasnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam semangat “Menata Kota, Membangun Desa”(Bambang.MD)

Harlah Pertama PKSS Siap Digelar, Panitia Terus Matangkan Persiapan

 


Policewatch-Batam

Panitia Hari Lahir (Harlah) ke-1 Perkumpulan Kekerabatan Sulawesi Selatan (PKSS),  memastikan pelaksanaan Harlah berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. 

Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Panitia (Ketupat), Ustadz Khairil Anwar bersama segenap Koordinator Seksi dalam rapat  finalisasi persiapan, Minggu (06/07/2025) malam, di Sekretariat PKSS, Ruko Orchard Park, Batam Center. 

"Harlah tetap pada jadwal, saya minta semua penanggung jawab memastikan tugas masing-masing anggotanya," ungkap Ustad Khairil Anwar di hadapan Ketum DPP Akhmad Rosano dan segenap panitia.

Dalam rapat tersebut, ustadz Khairil Anwar juga meminta seluruh koordinator seksi untuk mengawal penugasan setiap panitia yang sudah ditunjuk. 

Dalam pemaparan  Koordinator Seksi,  hasilnya tergambar setiap seksi sudah bergerak dan tengah mematangkan seluruh persiapan. 

Sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati di awal, pelaksanaan Harlah ke-1 PKSS digelar pada Minggu, 13 Juli 2025 malam, di Hotel Golden View Sekupang. 

Selain warga Sulawesi Selatan yang ada di Provinsi Kepri, juga akan hadir perwakilan warga Sulawesi Selatan yang ada di Kalimantan Utara dan Papua Tengah. 

Dan teristimewa, akan  hadir para tokoh Melayu Bugis keturunan dari Opu Daeng Lima dari Negeri tetangga Johor Bahru, Pontian, Slangor dan Singapura.

Selain Harlah, momentum tersebut juga akan disejalankan deklarasi sumpah setia Melayu Bugis, guna mengenang sejarah perjanjian Melayu Bugis ratusan tahun lalu. (ays)

Kadis BPKSDM Aries Farhan dicopot digantikan Marliansyah

 


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT 

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, secara resmi melantik pejabat baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lahat dalam sebuah prosesi yang digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Senin (07/07).

Dalam pelantikan tersebut, Marliansyah, S.Sos., M.A.P. resmi mengemban amanah sebagai Kepala BKPSDM yang baru, menggantikan Drs. M. Aries Farhan, M.Si., yang kini dirotasi ke jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan ini adalah bagian dari kebutuhan organisasi untuk memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap mutasi dilakukan melalui pertimbangan yang matang.

“Pelantikan ini merupakan bentuk penyegaran organisasi dan kepercayaan yang diberikan berdasarkan berbagai aspek, di antaranya kompetensi dan loyalitas. Ini harus dimaknai sebagai langkah memperkuat kinerja pemerintahan,” ujar Bursah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tugas besar yang diemban BKPSDM memerlukan integritas dan kepekaan terhadap kebutuhan pimpinan.

“Tugas besar ini kami percayakan kepada Saudara Marliansyah. Tunjukkan kemampuan terbaik Saudara. Tunjukkan sikap responsif, segera menyesuaikan irama kerja, lakukan adaptasi, dan pahami betul tugas pokok dan fungsi jabatan yang Saudara emban,” tegas Bupati.

Kepada pejabat lama, Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan agar tetap berkontribusi secara total di posisi barunya sebagai staf ahli.

“Kami minta kepada M. Aries Farhan untuk terus membantu kami, khususnya dalam memberikan pertimbangan serta kajian, agar setiap kebijakan yang kami ambil dapat berdampak lebih baik dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Bursah berpesan kepada seluruh jajaran pemerintahan agar menjaga profesionalitas, membangun suasana kerja yang kondusif, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.

“Komunikasikan setiap kebijakan Saudara dengan baik, bagi tugas dengan jelas kepada seluruh staf agar semua pekerjaan dapat terselesaikan secara optimal,” pungkasnya. 

Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam semangat “Menata Kota, Membangun Desa”(Bambang.MD)



.

Dinas Pemkab Lombok Tengah Diduga "Lindungi" Vila Ilegal, Demo Pemuda Berakhir Tanpa Kejelasan!


 Policewatch-Lombok Tengah. 

Aksi demonstrasi Aliansi Pemuda Lombok Tengah (APLT) di Praya pada 7 Juli 2025, yang menuntut transparansi dan tindakan tegas terhadap maraknya pembangunan vila ilegal di Lombok Tengah,  berakhir tanpa hasil yang memuaskan.  Meskipun berhasil memaksa dialog langsung dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Tengah, Jalaluddin,  demo tersebut justru mengungkap dugaan "perlindungan" terhadap para pelaku pembangunan vila ilegal.

Demo yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai desa ini merupakan tindak lanjut dari surat pemberitahuan aksi tanggal 4 Juli 2025.  Ketua APLT, Fadli, S.P.,  dengan nada keras mengecam lambannya penanganan masalah vila ilegal. "Keprihatinan kami terhadap dampak negatif pembangunan vila ilegal terhadap lingkungan dan sosial budaya masyarakat sangat besar.  Janji akselerasi penanganan dari Kadis DPMPTSP hanya omong kosong,  karena  tanpa transparansi data yang memadai,  janji tersebut tak lebih dari  sandiwara!" tegas Fadli.  Ia menekankan betapa pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah.

Sekretaris APLT, Khairul Rizal, S.I.P.,  mengungkapkan kekecewaan yang lebih tajam.  "Ketidakjelasan data mengenai setidaknya 200 vila ilegal yang kami minta sungguh memprihatinkan.  Penolakan akses data tersebut menunjukkan adanya upaya untuk melindungi para pelaku pelanggaran.  Ini bukan hanya soal angka, tetapi soal keadilan dan perlindungan lingkungan yang diabaikan!"  ujar Khairul dengan nada geram.

Dalam pertemuan dengan masa aksi , Kadis Jalaluddin mengakui adanya masalah vila ilegal, namun hanya memberikan informasi umum mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan, seperti monitoring lapangan, investigasi, dan pemetaan.  Ia bahkan menyebut telah melakukan pelaporan kepada pimpinan daerah.  Namun,  ketika diminta data rinci (nama dan alamat) vila ilegal,  Kadis Jalaluddin menolak dengan alasan keterbatasan kewenangan DPMPTSP dan keterlibatan banyak stakeholder.  Penjelasan ini dianggap sebagai akal-akalan untuk menghindari transparansi dan menutupi dugaan perlindungan terhadap para pelanggar.

Meskipun Kadis Jalaluddin menjelaskan bahwa sistem perizinan yang ada membuat DPMPTSP hanya melakukan validasi dan penarikan retribusi setelah pembangunan selesai.  Hal ini secara terang-terangan menunjukkan kelemahan pengawasan dini terhadap pembangunan yang berpotensi ilegal,  membuka celah bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan lingkungan.

Meskipun Kadis Jalaluddin berjanji akan mempercepat penanganan,  penolakan akses data dan pernyataan mengenai sistem perizinan yang bermasalah  menunjukkan kurangnya komitmen pemerintah dalam menyelesaikan masalah ini.  Pertemuan berakhir dengan kesepakatan untuk berkoordinasi,  namun tuntutan transparansi data dan langkah-langkah konkret penindakan masih jauh dari harapan.

  Demo membubarkan diri secara tertib,  namun  isu ini diprediksi akan terus menjadi sorotan publik dan APLT menegaskan akan terus memperjuangkan transparansi dan keadilan.  Dugaan "perlindungan" terhadap vila ilegal oleh dinas terkait akan terus ditelusuri.

Mamen

LIDIK KRIMSUS RI Kasus Korupsi Dana Hibah KONI 20 M, Publik Menanti Siapa Pelaku dibalik Ini ?

 



POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto.SH.dalam keterangan tertulis kepada wartawan policewatch.news Minggu 6 Juli 2025 diminta dalam penanganan perkara dana hibah KONI Lahat Tahun 2023, pihak penyidik Kejari Lahat sudah melakukan penggeledahan di 2 Tempat yaitu ruang Kepala Dispora dan ruang KONI Lahat, sejumlah saksi sudah diperiksa, kasus ini sudah berjalan namun pihak penyidik belum menetapkan tersangka, dua alat bukti jelas pertama ada temuan BPK RI yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp 1.766.686.290 dan ironis lagi anggaran hibah KONI Lahat tahun 2023 lahat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Sumsel. dianggarkan dari sumber dana APBD Tahun 2023 Rp 20 Milyar lebih yang menjadi pertanyaan belum ada penetapan tersangka kata " Rodhi Irfanto SH. LIDIKKRIMSUS RI agar kasus ini segera diungkap siapapun terlibat bertanggung jawab jangan tebang pilih ini uang rakyat, publik menunggu siapa yang bertanggungjawab pelaku dibalik ini, dana hibah KONI Lahat semoga penyidik profesional dalam penanganan perkara ini agar secepatnya ekspose penetapan tersangka.


Sebelum nya 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023, yang mencapai Rp20,7 miliar. Dugaan korupsi ini terungkap setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan ketidaktertiban dalam pengelolaan belanja hibah KONI sebesar Rp1.766.686.290, meliputi bukti tidak lengkap, tidak sah, hingga tidak dipertanggungjawabkan. 

Langkah-langkah Penyelidikan dan Penyidikan:

Penggeledahan

Kejari Lahat telah melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Sekretariat KONI Kabupaten Lahat pada 4 Juni 2025, serta mengamankan dokumen dan lima unit laptop sebagai barang bukti. 

Pemeriksaan Saksi:

Tim penyidik Kejari Lahat telah memeriksa 14 orang saksi yang terkait dengan pengelolaan dana hibah KONI, termasuk mantan pengurus KONI periode 2023. 

Temuan Awal:

Fakta-fakta mengejutkan terungkap, seperti pemalsuan tanda tangan laporan dan dugaan pemotongan biaya untuk masing-masing cabang olahraga. 

Upaya Pemulihan Keuangan Negara:

Inspektorat Kabupaten Lahat telah meminta bantuan Kejari Lahat untuk melakukan upaya pemulihan keuangan negara, dan Kepala Dispora Kabupaten Lahat telah menginstruksikan mantan Ketua KONI Lahat untuk mengembalikan seluruh dana yang menjadi temuan BPK RI. 

Proses Hukum Selanjutnya:

Setelah proses penyelidikan selesai, akan dilakukan perhitungan potensi kerugian negara dan penentuan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status kasus ke tahap penyidikan.

Terpisah Kejari Lahat Toto Rosdianto melalui Kasi Intel Saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selular nya belum lama ini, pihak penyidik saat ini sedang bekerja status nya sudah ditingkatkan sidik kata " Rio dijawab dengan singkat (Bambang.MD)

200 Saksi Bakal diperiksa Penyidik Kejati Bengkulu Dugaan SPPD Fiktif di DPRD Anggaran APBD Tahun 2024

 


POLICEWATCH.NEWS - BENGKULU Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu mengagendakan pemeriksaan 200 saksi secara maraton terkait kasus dugaan korupsi lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu.

"Untuk (kasus korupsi di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu) Sekwan di hari-hari kedepan banyak yang kami mintai keterangan di sini (Kejati Bengkulu). Kedepan itu ada sekitar 200 saksi yang akan diperiksa," kata Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Bengkulu Danang Prasetyo di Kota Bengkulu, Jumat.(4/5/2025)

Hingga saat ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut salah satunya yaitu pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Anggaran BPKAD Provinsi Bengkulu M. Rizqi Al Fadli, mantan Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu Airlangga, dan lainnya.

Ia menyebut bahwa pemeriksaan terhadap ratusan saksi tersebut terkait dengan pengelolaan keuangan di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu di tahun 2024, sebab berdasarkan beberapa hasil penelitian dan barang bukti elektronik yang telah disita oleh tim penyidik Pidsus Kejati Bengkulu ditemukan fakta hukum adanya ketidakbenaran.

Meskipun demikian, terang Danang, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium digital forensik di Jakarta serta perhitungan dari Auditor untuk perhitungan kerugian negara dari kasus dugaan korupsi di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya, tim penyidik Pidsus Kejati Bengkulu melakukan penggeledahan secara paksa di kantor Sekretariat DPRD dan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Negara (BPKAD) Provinsi Bengkulu terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Bengkulu Danang Prasetyo menerangkan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi surat perintah perjalanan dinas (SPPD), penyimpangan dalam pengelolaan dana publikasi, dan sejumlah perkara lainnya di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2024.

Indikasinya, ada ketidakbenaran, mark up, fiktif, diskon dan lainnya terkait pengelolaan keuangan di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu 2024

Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik Pidsus Kejati Bengkulu menyita 20 boks kontainer plastik berisi dokumen penting, laptop, printer, komputer, dan bahkan puluhan unit handphone dari para staf yang diduga mengetahui aliran dana kegiatan.

Untuk perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan pada kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu tersebut saat ini masih dalam tahap perhitungan.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat pada kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu.(Bambang MD)