Personel Dit Polairud Tingkatkan Keamanan di Pantai Cemare, Lombok Barat

 


 

Policeeatch-Lombok Barat. 

Personel Direktorat Polairud Polda NTB meningkatkan kegiatan pengamanan dan pemantauan di kawasan wisata Pantai Cemare, Kabupaten Lombok Barat, dengan menggunakan Kapal Patroli XI–2007, (14 September 2025).

Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga keamanan dan kenyamanan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Cemare, terutama saat akhir pekan. Personel Dit Polairud aktif berpatroli di perairan, mengawasi aktivitas wisata bahari, serta memberikan imbauan keselamatan yang penting bagi pengunjung dan nelayan setempat.

Direktur Polairud Polda NTB, melalui Komandan Kapal XI–2007, menjelaskan bahwa pengamanan ini adalah bagian integral dari komitmen Polri untuk menciptakan rasa aman di kawasan wisata pesisir. “Kehadiran kami bertujuan untuk memastikan perairan tetap kondusif dan mengingatkan semua pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut,” tegasnya.

Selain patroli rutin, personel juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat pesisir dan pengelola wisata untuk memperkuat kerjasama dalam menjaga keamanan laut. Diharapkan, kehadiran Polairud dapat mendukung kelancaran aktivitas wisata sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Polri di wilayah perairan.

 Mamen

Sat Polair Polres Lombok Utara Tingkatkan Keamanan di Pesisir dan Pelabuhan Wisata Jelang MotoGP 2025


Policewatch-Lombok Utara

Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Lombok Utara menggelar kegiatan pengamanan rutin di berbagai lokasi wisata pantai dan pelabuhan pada Minggu, 14 September 2025, sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi wisatawan dan masyarakat.

Personel Sat Polair ditempatkan di titik-titik strategis seperti Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Teluk Nare, dan kawasan wisata pantai lainnya yang menjadi tujuan utama wisatawan domestik dan mancanegara.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya, menyatakan bahwa kegiatan pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan serta masyarakat yang menggunakan fasilitas pelabuhan, khususnya menjelang perhelatan MotoGP 2025.

“Kegiatan ini tidak hanya mendukung kelancaran aktivitas pariwisata, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tindak kejahatan konvensional, kasus 3C (curat, curas, curanmor), serta aksi premanisme,” jelasnya.

Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Kapolres Lombok Utara untuk meningkatkan stabilitas keamanan di kawasan wisata, yang merupakan daya tarik utama Kabupaten Lombok Utara.

Dengan pengamanan yang lebih intensif, diharapkan para wisatawan dapat menikmati kunjungan mereka dengan tenang, serta sektor pariwisata Lombok Utara tetap kondusif dan terus berkembang.

 Mamen

Kapolres Lombok Utara Padukan Adat, Literasi, dan Kamtibmas dalam Kunjungan ke Desa Wisata Senaru


Policewatch-Lombok Utara

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Fitriani, mengunjungi Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, pada Sabtu (13/9), dalam rangka mempererat sinergi antara adat, literasi, dan keamanan. Kunjungan ini diawali dengan ritual adat Menyembeq yang sakral, menandai penghormatan dan doa keselamatan bagi rombongan.

Kapolres Agus Purwanta menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai warisan bangsa dan alat pemersatu. Ia juga menyampaikan bahwa Gowes Kamtibmas adalah program untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Polres Lombok Utara memberikan bantuan sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia.

Selain keamanan, Kapolres juga menyoroti pentingnya literasi dalam mendukung pariwisata. Ketua Bhayangkari, Ny. Heny Fitriani, menyerahkan buku karyanya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan SDM melalui literasi.

Kepala Desa Senaru, Raden Akria Buana, mengapresiasi kunjungan Kapolres dan berharap sinergi antara keamanan, budaya, dan pariwisata terus terjaga. Ia menekankan pentingnya rasa aman dan nyaman sebagai aset utama pariwisata.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Polres Lombok Utara dalam menjaga kamtibmas, serta memperkuat literasi, kesehatan, dan kearifan lokal sebagai modal sosial membangun Lombok Utara.

 (Mamen) 

Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya: "Tahu Diri, Tahu Batas" - Kunci Hidup Seimbang di Bali

 


Policewatch-Bali

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, SH.MH., menyerukan pentingnya menguasai dua ilmu mendasar: "tahu diri" dan "tahu batas". Menurutnya, kedua ilmu ini adalah fondasi utama untuk mencapai keseimbangan dan kebahagiaan hidup, khususnya di tengah dinamika masyarakat Bali.

"Tahu diri adalah kemampuan untuk memahami jati diri kita, mengenali potensi dan kelemahan, serta menyadari tujuan hidup yang ingin dicapai. Dengan memahami diri sendiri, kita akan lebih bijak dalam mengambil keputusan dan tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar," ujar Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, SH.MH., saat memberikan keterangan, Kamis (11/9/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa "tahu batas" adalah kesadaran akan keterbatasan yang kita miliki. Ini berarti mampu mengukur kemampuan diri, menghormati batasan orang lain, dan mengetahui kapan harus berhenti atau meminta bantuan.

"Dalam budaya Bali yang menjunjung tinggi harmoni, tahu batas sangatlah penting. Kita harus mampu menempatkan diri dengan tepat, menghormati tradisi dan adat istiadat, serta menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama," imbuhnya.

Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya menekankan bahwa kombinasi dari "tahu diri" dan "tahu batas" akan membentuk karakter yang kuat dan bijaksana. Orang yang menguasai kedua ilmu ini akan mampu menghadapi tantangan hidup dengan lebih tenang, menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

- Dalam kegiatan adat: Tahu diri berarti memahami peran dan tanggung jawab kita dalam upacara adat. Tahu batas berarti tidak memaksakan diri jika tidak memiliki kemampuan atau pengetahuan yang cukup.

- Dalam berbisnis: Tahu diri berarti mengenali keunggulan produk lokal yang kita jual. Tahu batas berarti tidak melakukan praktik bisnis yang merugikan orang lain atau merusak lingkungan.

- Dalam kehidupan sehari-hari: Tahu diri berarti menghargai nilai-nilai budaya Bali seperti gotong royong dan toleransi. Tahu batas berarti tidak melakukan tindakan yang melanggar norma-norma sosial yang berlaku.

Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menjadikan "tahu diri" dan "tahu batas" sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. Ia berharap, dengan mengamalkan kedua ilmu ini, masyarakat Bali dapat terus menjaga keharmonisan, meningkatkan kesejahteraan, dan melestarikan budaya yang adiluhung.

"Mari kita jadikan 'tahu diri' dan 'tahu batas' sebagai warisan kebijaksanaan yang kita turunkan kepada generasi penerus. Dengan begitu, Bali akan tetap menjadi pulau yang indah, damai, dan sejahtera," pungkasnya.

 Mamen

Polda NTB Gelar Patroli Cipkon Intensif, Pastikan Keamanan dan Kelancaran MotoGP Mandalika 2025


Policewatch-Mandalika

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan langkah-langkah pengamanan dan kelancaran lalu lintas menjelang perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2025. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB, Kombes Pol. Romadhoni Sutardjo, S.I.K., M.H., secara langsung memimpin patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dan pengecekan kesiapan pengamanan di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit, Kuta, Lombok Tengah, pada Sabtu (13/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Dirlantas Polda NTB didampingi oleh Wadirlantas Polda NTB serta Kasat Lantas Polres Lombok Tengah. Patroli Cipkon ini difokuskan pada sejumlah titik strategis yang vital bagi kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama event berlangsung. Titik-titik tersebut meliputi Intersection Waker, Overpass Batu Putek, Bundaran Songgong, Black Gate-3, Halte Bus Gate-2, serta area Parkiran Deluxe.

Kombes Pol. Romadhoni menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk memastikan seluruh jalur dan rute yang akan digunakan selama MotoGP Mandalika 2025 berada dalam kondisi optimal. Hal ini mencakup pengecekan terhadap kelancaran arus lalu lintas, kondisi jalan, rambu-rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta kesiapan fasilitas parkir yang memadai untuk menampung mobilitas penonton, tim, dan kru MotoGP.

"Kami ingin memastikan setiap aspek persiapan berjalan dengan sempurna, sehingga seluruh rangkaian acara MotoGP 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak, baik penonton, tim, maupun kru pembalap," tegas Dirlantas Polda NTB.

Selain itu, Kombes Pol. Romadhoni juga menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara Polda NTB, Polres Lombok Tengah, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait. Koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan upaya pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang akan hadir di MotoGP Mandalika 2025. Kami ingin memastikan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra pariwisata NTB," tambahnya.

Polda NTB juga akan meningkatkan patroli rutin, penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai jalur alternatif dan pengaturan lalu lintas selama event berlangsung. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan dan gangguan keamanan, sehingga MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan sukses dan lancar.

 Mamen

LPMPKI Gencar Sosialisasi Kanker di Seluruh Indonesia: Upaya Tingkatkan Kesadaran dan Kurangi Angka Kematian


 Policewatch-Lombok Tengah. 

13/09/2025.Lembaga Pengayom  Masyarakat Peduli Kanker Indonesia (LPMPKI) terus menggencarkan program penyuluhan dan sosialisasi mengenai kanker di berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit kanker, termasuk gejala, penyebab, cara pencegahan, dan penanganan yang tepat. Program ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, instansi pendidikan, hingga masyarakat umum di desa-desa dan pesantren di seluruh Indonesia.

Penyuluhan yang dilakukan oleh LPMPKI memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

1. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat: Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya kanker dan pentingnya deteksi dini. Dengan meningkatnya kesadaran, diharapkan masyarakat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

2. Penyebaran Informasi yang Akurat: Menyediakan informasi yang akurat dan terpercaya mengenai gejala kanker, faktor risiko, metode pencegahan, serta pilihan pengobatan yang tersedia. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan mereka.

3. Menjangkau Sasaran yang Luas: Melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk siswa, guru, karyawan instansi, serta masyarakat umum di desa-desa dan pesantren. Dengan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, diharapkan pesan-pesan kesehatan dapat tersebar lebih luas dan efektif.

Dalam setiap sesi penyuluhan, LPMPKI menyampaikan berbagai materi penting terkait kanker, antara lain:

1. Gejala Kanker: Informasi mengenai berbagai gejala kanker yang sering diabaikan oleh masyarakat. Hal ini penting agar masyarakat lebih waspada dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala tersebut. Contohnya, perubahan pada kulit, benjolan yang tidak biasa, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, dan kelelahan yang berlebihan.

2. Penyebab Kanker: Penjelasan mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat (tinggi lemak, rendah serat), paparan zat kimia berbahaya (seperti asbes dan benzena), infeksi virus tertentu (seperti HPV dan hepatitis B), serta faktor genetik atau keturunan.

3. Pencegahan Kanker: Tips dan strategi praktis untuk mengurangi risiko kanker, termasuk perubahan gaya hidup sehat. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain berhenti merokok, mengonsumsi makanan bergizi seimbang (kaya buah dan sayur), berolahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal, menghindari paparan zat karsinogenik, serta melakukan vaksinasi (seperti vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks).

4. Solusi dan Pengobatan Kanker: Informasi mengenai berbagai pilihan pengobatan kanker yang tersedia, seperti operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi target, dan imunoterapi. Selain itu, ditekankan pula pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin (seperti mammografi untuk kanker payudara dan pap smear untuk kanker serviks) serta penanganan yang cepat dan tepat untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

5. Detoksifikasi Tubuh: Edukasi mengenai cara mendetoksifikasi tubuh dari racun-racun yang berasal dari makanan dan lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan organik, memperbanyak minum air putih, serta menghindari makanan olahan dan minuman manis.

Konsultan kesehatan, Nurul Fatmi, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya perubahan gaya hidup untuk mencegah kanker. "Pencegahan kanker dimulai dari diri kita sendiri. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan menghindari rokok serta alkohol, kita dapat mengurangi risiko terkena kanker secara signifikan," ujarnya. Ia juga menambahkan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker

Kepala Madrasah Min, 1 Leneng, Munawir Halil, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi ini. "Kami sangat berterima kasih kepada LKI dan Ibu Nurul Fatmi atas penyuluhan yang sangat informatif dan bermanfaat ini. Informasi yang diberikan sangat penting bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pencegahan kanker semakin meningkat di lingkungan madrasah kami," tuturnya. Beliau juga menambahkan bahwa pihak madrasah akan mendukung penuh upaya-upaya pencegahan kanker di lingkungan sekolah.

Selain penyuluhan, LPMPKI juga memberikan bantuan langsung kepada penderita kanker, terutama yang sudah berada dalam kondisi parah. Bantuan ini berupa obat-obatan herbal, sembako (bahan makanan pokok), dan uang tunai. Bantuan ini disalurkan melalui staf desa, ketua lingkungan setempat, atau diberikan langsung kepada penderita kanker yang membutuhkan.

Dengan adanya program penyuluhan dan bantuan ini, LPMPKI berharap masyarakat Indonesia menjadi lebih peduli terhadap kesehatan dan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan serta pengobatan yang tepat untuk mengurangi dampak penyakit kanker. Program ini juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka kematian akibat kanker di Indonesia.

"Kami berharap, melalui upaya sosialisasi yang berkelanjutan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mengurangi beban penyakit kanker di Indonesia," ujar perwakilan LPMPKI.

Dengan langkah-langkah konkret ini, LPMPKI terus berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari kanker.

Jurnalis

Mamen


PKN LAN RI Terinspirasi dari Phoenix Food: Sinergi Kuat NTB Dorong UMKM Go Global

 


Policewatch-Mataram

Rombongan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXIII Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI mendapatkan inspirasi berharga dari kunjungan mereka ke Phoenix Food, pusat oleh-oleh khas Lombok di Mataram, Jumat (12/9/2025). Kunjungan ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi yang kuat antara pemerintah dan UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendorong produk lokal untuk bersaing di pasar global.

Setelah diterima oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, rombongan yang terdiri dari 43 peserta dari berbagai sektor ini langsung menuju Phoenix Food. Di sana, mereka disambut hangat dan mendapatkan penjelasan mendalam mengenai proses produksi serta strategi pemasaran yang telah membawa Phoenix Food sukses menembus pasar internasional.

Dr. Basseng, M.Ed., Ketua Rombongan PKN Tingkat I Angkatan LXIII, mengungkapkan kekagumannya terhadap inovasi dan kualitas produk Phoenix Food. Ia juga mengapresiasi peran Pemerintah Provinsi NTB yang telah menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM untuk berkembang.

"Phoenix Food adalah contoh sukses bagaimana UMKM lokal dapat memanfaatkan potensi daerah dan berinovasi untuk menciptakan produk yang berdaya saing global. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha seperti ini sangat penting untuk terus ditingkatkan," ujarnya.

Kombes Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan, S.I.K., M.M., peserta PKN yang juga putra daerah NTB, menambahkan bahwa keberhasilan Phoenix Food menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya di NTB untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

"Sebagai putra daerah, saya bangga melihat produk lokal NTB mampu bersaing di pasar global. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, UMKM kita mampu meraih kesuksesan," katanya.

Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan PKN LAN RI Angkatan LXIII di NTB, memberikan wawasan baru tentang potensi UMKM lokal dan pentingnya sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 Mamen

Polda NTB Intensifkan Risk Assessment Keamanan Hotel Jelang MotoGP Mandalika 2025

 


 

Policewatch-Mataram

Polda NTB terus meningkatkan persiapan pengamanan jelang perhelatan internasional MotoGP Mandalika 2025. Salah satu langkah krusial adalah dengan melakukan monitoring intensif dan Risk Assessment keamanan di berbagai hotel yang akan menjadi akomodasi bagi wisatawan dan tamu undangan.

Hotel-hotel strategis di kawasan Mandalika, termasuk Hotel Raja dan Origin Lombok Resort, menjadi fokus utama pengecekan. Assessment ini meliputi evaluasi mendalam terhadap berbagai aspek, seperti infrastruktur, sistem keamanan, food security, standar kesehatan, prosedur pengamanan, serta pengelolaan informasi. Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap hotel memenuhi standar internasional dan memberikan layanan terbaik.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas belaka.

“Keamanan adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan bahwa hotel-hotel yang menjadi tempat menginap para penonton MotoGP memiliki standar keamanan yang tinggi dan tidak menimbulkan risiko bagi para tamu,” tegasnya.

Inisiatif ini merupakan bagian integral dari operasi cipta kondisi Polda NTB dalam menyambut MotoGP Mandalika. Dengan assessment yang dilakukan sejak dini, diharapkan seluruh fasilitas penunjang dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus memperkuat citra NTB sebagai tuan rumah yang siap menyelenggarakan ajang balap motor dunia dengan standar terbaik.

 Mamen

Polda NTB Tingkatkan Pengamanan Hotel Jelang MotoGP Mandalika 2025 Melalui Risk Assessment


Policewatch-Mataram

Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda NTB bergerak cepat memastikan kesiapan keamanan di kawasan strategis menjelang gelaran akbar MotoGP Mandalika 2025. Pada hari Kamis, 11 September 2025, Direktur Pamobvit Polda NTB, Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan di dua hotel utama di kawasan KEK Mandalika, yaitu Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort dan Novotel Lombok Resort and Villa.

Kombes Pol. I Wayan Winaya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh tamu dan wisatawan yang akan menghadiri MotoGP Mandalika.

"Kami melakukan penilaian komprehensif yang mencakup infrastruktur, sistem keamanan, aspek kesehatan, dan keamanan pangan (food security). Tujuan kami adalah memastikan bahwa semua standar pengamanan memenuhi kebutuhan internasional, mengingat MotoGP akan menarik kedatangan tamu-tamu penting dari berbagai negara," jelasnya.

Di Pullman Lombok, kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita dengan sambutan dari Manager Pullman, Muh. Muchlis, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Dirpamobvit selaku Ketua Tim Risk Assessment. Setelah menerima paparan profil perusahaan, tim mengisi checklist risk assessment yang mencakup identifikasi objek, analisis risiko, mitigasi, dan pemantauan.

Pada pukul 11.00 Wita, tim melakukan pemantauan lapangan dengan fokus pada keamanan, keselamatan, kesehatan, dan sistem pengamanan hotel secara keseluruhan.

Di Novotel Lombok Resort and Villa, kegiatan serupa dilaksanakan mulai pukul 13.00 Wita. Sambutan pembukaan diberikan oleh Eksekutif Asisten Manager, Franklin, diikuti dengan paparan profil perusahaan oleh HRD Novotel, Devi Rahmasari.

Setelah menyelesaikan checklist, tim melakukan peninjauan area hotel pada pukul 15.00 Wita hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 Wita.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. I Wayan Winaya didampingi oleh Wakil Ketua Tim, Kompol Miftahul Ahyar, S.I.K., dan Kabag Binopsnal Ditpamobvit, Kompol Abdurrahman, S.Sos., yang juga bertindak sebagai Auditor Sispamobvitnas.

Menurutnya, seluruh tahapan risk assessment yang telah dilakukan akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengamanan terpadu.

"MotoGP Mandalika adalah representasi NTB dan Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, setiap hotel, resort, dan fasilitas pendukung harus memiliki standar keamanan yang tinggi. Kami akan terus berkoordinasi dengan manajemen hotel dan seluruh stakeholder untuk memastikan acara ini berjalan sukses tanpa insiden," tegasnya.

Kegiatan berakhir pada sore hari dengan catatan penting yang akan segera ditindaklanjuti oleh tim pengamanan, memastikan Mandalika benar-benar siap menjadi tuan rumah bagi ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

 Mamen

Direktorat Polairud Polda NTB Salurkan Bantuan untuk Warga Pesisir Melalui Gerakan Seribu Rupiah


Policewatch-Lombok Barat

Direktorat Polairud Polda NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pesisir dengan menyalurkan bantuan berupa kursi roda dan beras pada hari ini (11/9/2025).

Bantuan ini merupakan hasil dari program internal Ditpolairud, yaitu Gerakan Seribu Rupiah Sedekah. Melalui gerakan ini, setiap personel secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya setelah apel pagi.

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boy F.S Samola, SIK, MH, menjelaskan bahwa inisiatif sederhana ini adalah manifestasi nyata dari kepedulian Polairud terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan membutuhkan uluran tangan.

“Setiap rupiah yang disumbangkan, kami niatkan sebagai sedekah yang tulus. Alhamdulillah, berkat partisipasi aktif seluruh personel, hari ini kita dapat mewujudkan bantuan ini dalam bentuk kursi roda dan beras yang kami serahkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang telah ditunjukkan oleh jajaran Polairud. Mereka berharap agar kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain.

Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong, meskipun dimulai dari hal kecil, dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.

 Mamen

Polairud Polda NTB Hadirkan Klinik dan Perpustakaan Terapung di Sekotong Barat


Policewatch-Lombok Barat

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan Satuan Polairud Polres Lombok Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat pesisir dengan menghadirkan klinik dan perpustakaan terapung di Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat. Inisiatif ini dilaksanakan pada hari Rabu, 10 September 2025, menggunakan Kapal XXI-2007.

Kegiatan sosial ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Sekotong Barat. Selain menyediakan pelayanan kesehatan gratis melalui klinik terapung, Polairud juga menyediakan perpustakaan terapung dengan koleksi buku bacaan yang beragam untuk anak-anak dan masyarakat umum.

Direktur Polairud Polda NTB, KBP Boy FS Samola, SIK, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat pesisir. "Kami ingin hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan dan peningkatan literasi bagi masyarakat pesisir," ujarnya.

Selain pelayanan kesehatan dan literasi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara personel Polairud dan masyarakat nelayan. Petugas juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan di laut serta langkah-langkah antisipasi banjir, mengingat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

 

 Mamen

Ny. Heny Agus Purwanta: Warisan Terbaik untuk Anak Adalah Tumbuh Kembang Optimal, Bukan Harta Semata

 


 

Policewatch-Lombok Utara

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, dengan tegas menyatakan bahwa keluarga adalah garda terdepan dan penentu utama dalam memerangi stunting. Menurutnya, program pemerintah, inisiatif masyarakat, atau intervensi lembaga kesehatan akan kurang efektif tanpa kesadaran keluarga untuk memprioritaskan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

“Rumah adalah fondasi pertumbuhan anak. Program yang hebat akan sia-sia jika keluarga abai. Kesadaran keluarga adalah kunci untuk melindungi anak-anak dari stunting,” ujar Ny. Heny saat menghadiri kegiatan Posyandu Stunting di Dusun Mentigi, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Rabu (10/9/2025). Pada kesempatan itu, ia juga memberikan edukasi tentang manfaat konsumsi ikan.

Kegiatan bertema Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Bhayangkari Lombok Utara, UPTD Puskesmas Nipah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara, DP2KB PMD, dan Pemerintah Desa Malaka. Sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang berisiko stunting sebagai bagian dari upaya intervensi gizi.

Ny. Heny menegaskan komitmen Bhayangkari dalam mendukung gerakan nasional ini. “Melawan stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Bhayangkari siap mendukung penuh dan bekerja sama untuk melindungi generasi penerus bangsa dari masalah kesehatan yang seringkali dianggap remeh ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan contoh nyata. Bersama keluarga, anggota Bhayangkari, dan jajaran Polri di Lombok Utara, ia membiasakan konsumsi ikan setiap hari. “Ikan di Lombok Utara sangat segar, mudah didapatkan, harganya terjangkau, dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan sehat. Ini adalah potensi besar dan senjata utama kita melawan stunting,” jelasnya.

Namun, Ny. Heny mengakui adanya tantangan di lapangan. Dalam dialog dengan para orang tua, ia menemukan bahwa masih banyak yang memiliki pemahaman yang kurang tepat. “Sebagian menganggap stunting sebagai faktor keturunan, padahal penyebab utamanya adalah pernikahan dini dan pola asuh yang kurang memperhatikan gizi. Ironisnya, banyak dari mereka sebenarnya mampu secara ekonomi. Padahal, makanan bergizi bisa didapatkan dari hasil kebun dan ternak sendiri jika orang tua mau berusaha,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP NTB, Karim Marasabesi, menekankan pentingnya GEMARIKAN sebagai strategi yang efektif. “Tujuan utama program ini adalah meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia sebagai sumber protein yang kaya gizi, mencegah stunting, dan menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing,” jelasnya.

Karim menambahkan bahwa GEMARIKAN tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada aspek ekonomi dan budaya. “Program ini mendukung sektor perikanan nasional, menggerakkan perekonomian daerah, serta menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini melalui edukasi dan sosialisasi,” katanya.

Ny. Heny menutup pesannya dengan menekankan pentingnya investasi pada generasi penerus. “Yang kita butuhkan bukan hanya kepercayaan diri orang tua, tetapi juga kesadaran untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Warisan terbaik bukanlah harta benda, melainkan anak-anak yang siap menjadi pemimpin dan pengelola dunia. Pada tahun 2045, sebagian dari balita saat ini akan menjadi pemimpin bangsa. Investasi kita dalam pola asuh yang tepat akan menghasilkan generasi yang kuat dan hebat, yang siap menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks,” pungkasnya.

 Mamen

"Aik Berik Semakin Bersinar: Kolaborasi Warga dan Laskar Rinjani, Kades Optimis Infrastruktur Baru Dongkrak Ekonomi Desa!"

 


Policewatch-Batukliang Utara,  

10/09/2025.Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, kini tengah diliputi kebahagiaan menyusul dimulainya proyek pembangunan jalan dan jembatan yang telah lama dinanti-nantikan. Proyek ini merupakan buah manis dari kolaborasi erat antara warga desa yang bersemangat gotong royong dengan Laskar Rinjani, organisasi masyarakat sipil yang gigih mengadvokasi kepentingan rakyat.

Kepala Desa Aik Berik, Bapak " Irundia", mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan impian ini. "Saya sangat bangga dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga Aik Berik. Dukungan dari Laskar Rinjani juga sangat berarti bagi kami. Pembangunan jalan dan jembatan ini adalah langkah awal menuju kemajuan desa kita," ujarnya dengan penuh optimisme.

Ketua Laskar Rinjani, Hartono, menambahkan bahwa proyek ini adalah bukti nyata dari kekuatan gotong royong dan sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah desa. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di Desa Aik Berik. Jalan dan jembatan ini akan membuka aksesibilitas yang lebih baik, mempermudah aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup warga," katanya.

Proyek pembangunan ini meliputi peningkatan kualitas jalan di wilayah Mbulan Salak/Montong Are serta pembangunan sebuah jembatan yang sangat dibutuhkan untuk mempermudah mobilitas warga. Inisiatif ini muncul setelah warga Desa Aik Berik menyampaikan aspirasi mereka melalui kegiatan gotong royong yang diadakan pada bulan April lalu.

 "Irundia" juga menambahkan, Beliau apresiasi khusus kepada para donatur tanah yang telah berkorban demi kepentingan bersama, yaitu H. Idi, H. Icin, Pardi, Muhdin, dan almarhum Amaq Sehan. "Jasa mereka akan selalu kami kenang. Mereka adalah pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Desa Aik Berik," tuturnya dengan haru.

Laskar Rinjani berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proyek ini hingga selesai, memastikan bahwa setiap tahapan dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel. "Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan bahwa proyek ini memberikan manfaat yang maksimal bagi warga Aik Berik," tegas Hartono.

Dengan dimulainya proyek ini, masyarakat Desa Aik Berik kini memiliki harapan baru akan masa depan yang lebih baik. Mereka yakin bahwa dengan infrastruktur yang memadai, desa mereka akan semakin maju, berkembang, dan sejahtera.

 Jurnalis

Mamen

Jelang MotoGP Mandalika 2025, Polda NTB Pererat Sinergi dengan Jurnalis Jaga Kamtibmas Kondusif!

 


 

Policewatch-Mataram

Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif menjelang perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2025, Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda NTB menggelar acara silaturahmi dengan para jurnalis. Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini bertempat di Cafe Pondok Sasak, Mataram, pada Rabu (10/09/2025).

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid SIK SH, hadir langsung untuk mempererat tali silaturahmi dengan para awak media. Acara ini menjadi wadah bagi Polda NTB dan jurnalis untuk bertukar informasi dan berdiskusi mengenai berbagai isu Kamtibmas yang berkembang di masyarakat, khususnya menjelang event MotoGP.

Kombes Pol Mohammad Kholid SIK SH, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas peran penting media dalam menjaga Kamtibmas. Ia menekankan bahwa sinergi antara Polri dan media sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut event internasional MotoGP Mandalika 2025.

"Media adalah mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas. Kami berharap, melalui silaturahmi ini, sinergi antara Polda NTB dan rekan-rekan jurnalis dapat semakin erat," ujar Kombes Pol Mohammad Kholid SIK SH.

Acara silaturahmi ini diisi dengan diskusi interaktif mengenai berbagai isu Kamtibmas, termasuk upaya-upaya yang dilakukan Polda NTB dalam menjaga keamanan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025. Para jurnalis juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan kepada Kabid Humas Polda NTB.

Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Kamtibmas, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Dengan sinergi yang kuat antara Polri, media, dan masyarakat, diharapkan MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi NTB.

Jurnalis

Mamen

Diduga Tipu Uang 1 Milyar Saat Pilkada 2024 BR Desak Polda Metro Jaya Tangkap MRH

 


POLICEWATCH.NEWS – JAKARTA mantan  Balon Muara Enim MRH diduga melakukan penipuan saat dirinya mencalonkan diri pada Pilkada 2024 di Kabupaten Muara Enim.

Mantan Bakal Calon (Balon) Bupati Muara Enim periode 2025–2029, Bambang Ridwansyah, M.Si, resmi melaporkan mantan pasangannya, Mohamad Rizali Hadi, ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan hampir Rp1 miliar.

Laporan itu tertera dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: LP/B/1724/V/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya, tertanggal 19 Mei 2025 pukul 14.47 WIB.

Dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Tanggamus, Muara Dua, Prabumulih Timur, Bambang menegaskan dirinya telah menjadi korban penipuan orang yang sebelumnya dipercaya sebagai rekan politik.

“Awalnya terlapor meminjam Rp300 juta dengan alasan untuk mengurus rekomendasi dari salah satu partai politik. Setelah itu, ia kembali meminjam Rp550 juta untuk mencairkan dana Rp50 miliar di bank. Namun, hingga sekarang tidak ada satu pun yang terealisasi,” ujar Bambang, Senin (8/9/2025).


Bambang mengungkapkan, Rizali kerap mengaku memiliki banyak relasi di Jakarta, bahkan menyebut dekat dengan Habib Sarif Muhamad Bahudin, putra Habib Lutfi, hingga beberapa anggota intelijen. “Namun, semua itu ternyata hanya janji manis. Faktanya saya yang dirugikan hampir Rp1 miliar,” tegasnya.

Lebih jauh, Bambang menuturkan bahwa dirinya sudah menyerahkan berbagai barang bukti, mulai dari rekaman pertemuan, foto, video, hingga saksi yang melihat aktivitas terlapor. Bahkan, aktivitas pencetakan baliho pencalonan Bupati–Wakil Bupati Muara Enim periode 2024–2029 juga sudah terekam jelas.

Yang lebih mengejutkan, menurut Bambang, meski telah dua kali dipanggil polisi, terlapor tidak pernah hadir. “Kami mendesak aparat penegak hukum segera menangkap terlapor. Informasinya sekarang dia berada di Kalimantan, mengaku sebagai pengusaha batu bara,” ujar Bambang dengan nada kecewa.

Kasus ini menambah catatan kelam bagaimana politik daerah kerap diwarnai intrik, kepentingan, hingga dugaan praktik penipuan berkedok pencalonan kepala daerah. Kini, publik menunggu langkah tegas Polres Metro Jakarta Selatan dalam menindaklanjuti laporan sang mantan calon bupati.(Red)

Direktur Polairud Polda NTB Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik dalam Apel Pagi


Policewatch-Mataram 

 Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Nusa Tenggara Barat, KBP Boy FS Samola, SIK, MH, memimpin apel pagi di Markas Komando Polairud Polda NTB pada Senin, 10 September 2025.

Dalam amanatnya, Direktur Polairud Polda NTB menekankan urgensi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah perairan NTB yang memiliki dinamika aktivitas maritim yang tinggi.

Direktur Polairud mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga profesionalisme, dengan sigap merespons setiap laporan dari masyarakat, serta memastikan kehadiran Polairud dirasakan langsung oleh komunitas pesisir dan para pelaku transportasi laut.

“Pelayanan yang prima adalah fondasi utama kepercayaan masyarakat. Kita harus mampu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman di laut dan pesisir, serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, seluruh anggota Ditpolairud diharapkan aktif dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi saat ini. Upaya antisipasi terhadap potensi banjir, seperti yang terjadi pada bulan Juli lalu, harus menjadi prioritas. Persiapan sarana dan prasarana, armada, serta personel tim SAR harus ditingkatkan agar selalu dalam kondisi siaga dan waspada.

Apel diakhiri dengan penekanan kepada seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, mempererat komunikasi dengan masyarakat, dan siap siaga menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah perairan NTB yang dinamis.

 Mamen

Oknum Kepsek SD Negeri 6 Merapi Barat diduga kutip Uang kepada Siswa Murid

 


POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT Beredar di grup WhatsAap wartawan oknum kepsek SD Negeri 6 Merapi Barat inisial A lakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap siswa sekolah di tempat ia bertugas. Namun yang sangat ironis dalam pesan singkat washhap kepada wartawan ia membatah tidak ada pungli ditempat nya pesanannya melalui pesan singkat Selasa (9/9/2025)

Kepsek SD Negeri 6 Merapi Barat ini pesan WhatsAap yang disampaikan melalui chating 

- Dide ks yg minta boleh tanya wali murid mereka yg nak latihan bukan pelaksanaan anbk, jgn salah info ya... 😂

- [9/9 06.32] Kagek samo kasus pak jasjuli kalian salah info

- [9/9 06.32] Kito ni melaksanakan tugas bukan mencari uang kando

- [9/9 06.34] : Klu tidak ada km yg akan konfirmasi dg wong dinas

- [9/9 06.35] Bahwa ada LSM yg bilang SD minta ayang anbk

- [9/9 06.36] Mmg ini ks yg ngetiknyo

- [9/9 06.36] : Tidak ada yg pungli

 🙏

Terpisah Kadis Pendidikan Lahat melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Lahat DR.Hasperi Susanto.Spd.MM ia mendapatkan laporan dari masyarakat saya akan sidak Ke 2 Sekolah yaitu SDN 1 dan SDN 6 di Merapi Barat kalau melanggar dari ketentuan yang berlaku akan kita evaluasi dan sanksi tegas ujar " Hasperi

Terpisah kepala Sekolah SDN 6 Payo Merapi Barat ia mengirim pesan singkap melalui washhap " tidak ada yang pungli

(Bambang.MD)

Tersangka Kalsum Barepi Eks Ketua KONI Lahat, Bakal diperiksa Kembali Tidak Menutup Adanya Tersangka Baru




POLICEWATCH.NEWS - LAHAT Eks Mantan ketua koni Kalsum Barepi  priode 2018 - 2025 bakal diperiksa kembali pekan depan untuk di mintai keterangan oleh penyidik kejari lahat.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto.S.Sos.SH.MH dalam pesan singkat WhatsAap kepada policewatch.news senin (8/9/2025) 

" Nanti saya cek dulu ke tim bang , rencana minggu ini tersangka KB kami periksa kembali."

Kejari lahat telah menetapkan mantan Ketua KONI Lahat Kalsum Barepi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Lahat pada hari Selasa, 2 September 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-80 Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat menetapkan 1 (satu) orang tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Dana Hibah Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023 berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: B-2166/L.6.14/Fd.1/09/2025 tanggal 02 September 2025. Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial KB selaku mantan Ketua KONI Kabupaten Lahat.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap 52 (lima puluh dua) orang saksi serta telah melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat. Tim Penyidik juga telah berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp287.800.000,- (dua ratus delapan puluh tujuh juta delapan ratus ribu rupiah). Uang titipan tersebut langsung disetorkan ke RPL Bank BSI KCP Lahat dan berada dalam pengawasan tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat.

KB disangka melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun kerugian keuangan negara dalam perkara ini masih dalam penetapan kerugian negara oleh tim auditor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya terhadap tersangka KB akan dilakukan penahanan oleh Jaksa Penyidik selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 02 September 2025 sampai dengan tanggal 21 September 2025 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat.

Penyidikan perkara ini sebagai bentuk upaya dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos., S.H., M.H beserta jajaran untuk bukan hanya memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten Lahat namun juga untuk mengembalikan kerugian keuangan negara tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru  (Bambang MD)

Polda NTB Gerak Cepat Amankan MotoGP Mandalika 2025! Ribuan Personel & Strategi Disiapkan!

 


 

Policewatch-Mataram

8/09/2025 – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menunjukkan keseriusan penuh dalam menyambut perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2025! Dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Muhammad Iqbal, Polda NTB menyatakan kesiapan total untuk mengamankan event internasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Karoops Polda NTB, Kombes Pol Heri Sulesmono SIK, mewakili Kapolda NTB, menegaskan komitmen tersebut dalam rakor yang digelar di Ballroom Hajar Aswat, Gedung Utama Bank NTB Syariah, Senin (8/9/25).

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid SIK, menjelaskan bahwa rakor tersebut membahas secara mendalam berbagai aspek penting pendukung kelancaran MotoGP, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga strategi pengamanan.

"Polda NTB bersama seluruh jajaran telah menyiapkan langkah-langkah strategis, baik untuk pengamanan di dalam area sirkuit maupun di luar. Kami juga akan mendapatkan dukungan personel dari Polda jajaran di NTB serta Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda lainnya," terang Kombes Pol Mohammad Kholid SIK.

Selain menyiagakan ribuan personel pengamanan, Polda NTB juga akan melengkapi sarana dan prasarana penunjang. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk para penonton, kru tim, dan para pembalap internasional yang akan berlaga di Sirkuit Mandalika.

"Intinya, Polda NTB siap mendukung penuh kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025," tegas Kombes Kholid. Kesiapan ini menunjukkan komitmen Polda NTB dalam menyukseskan event internasional yang akan membawa nama baik NTB di kancah dunia.

Jurnalis

Mamen

Seakan Kebal Hukum, Hampir Satu Tahun HH Jadi Tersangka namun tak Kunjung ada Penangkapan ada apa dengan Polda Sul-Sel

 


Red, polocewatch.news,- makasar - Sudah Hampir Dua tahun berlalu kasus Dugaan Penipuan dan penggelapan Jual beli lahan yang di laporkan dan di tangani oleh  Unit 1 Subdit III Tipidum Ditreskrimum polda Sulawesi selatan Tidak kunjung ada titik Terang.

Menurut SR selaku anak Korban menduga penyidik lindungi tersangka dan lokasi saat ini di jadikan tambang galian C yang telah di jual oleh tersangka hatta Hamza bersama saudaranya ke orang Tua pelapor, Anehnya jiga  lokasi tambang tersebut di serobot kembali oleh GW  keluarga terlapor,  namun penyidik tidak melakukan polis line  lokasi tersebut Papar SR pada awak media policewatch di jakarta 09/09/2025

 Bahkan  bukti  pembayaran berupa kwitansi senilai 50jt tidak di jadikan sebagai bukti pembayaran  oleh penyidik  padahal semua kami dapatkan dari kakak tersangka atas nama manulusi daeng tawang yang di fasilitasi dan di urus oleh tersangka hatta Hamza.

 Diduga kuat ada nya  permainan dalam laporan haji SR padahal sudah ada penetapan tersangka namun hampir satu tahun oni tidak ada penangkapan Sehinga hatta Hamza seolah- Olah kebal hukum di polda sulsel .

Awak media mengonfirmasi melalui WhatsApp di no 08135618XXXX milik Unit 1 Subdi III Ditreskrimum polda Sulawesi selatan namun tidak ada jawaban hingga berita ini di tayangkan, 

Perkara ini masi berperoses dalam dua tahun ini juga belum tuntas,  ironisnya Saat dalam proses BAP pelapor mendapatkan perlakuan kasar oleh AKP  AMD sehingga saya sangat kecewa dan trauma dan takut untuk ke polda sulsel hingga tidak berani  menghadiri 2 kali panggilan penyidik ujar SR.

Saat ini saya lagi di jakarta didampingi rekan2 dan penasehat hukum saya dalam proses pelaporan ke Divpropam mabes polri Guna melaporkan perlakuan penyidik dan proses hukum yang janggal di polda sulawesi selatan pungkas SR.**M R 1**

Musyawarah Desa RKPDes 2026, Desa Lendang Tampel Fokus pada Pembangunan Terarah dan Prioritas

 


Policewatch-Batukliang

Pemerintah Desa Lendang Tampel menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026. Acara yang berlangsung di aula kantor desa ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kasi PMD Kecamatan Batukliang, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh wanita. (09/09/2025)

Kepala Desa Lendang Tampel, Sahrim, dalam sambutannya menekankan pentingnya Musdes sebagai acuan dalam pembangunan desa. "Musdes ini penting kita laksanakan sebagai acuan kita, sehingga arah pembangunan desa tahun 2026 dapat terarah dengan baik," ujarnya.

Sahrim menjelaskan bahwa tujuan utama Musdes adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan desa yang mendesak. "Tujuan Musdes ini adalah untuk menggali apa yang menjadi kebutuhan Desa Lendang Tampel. Setelah itu, kita akan memasukkannya ke dalam skala prioritas, dan selanjutnya kita akan action setelah Musdes ini kita sepakati," jelasnya.



Lebih lanjut, Sahrim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa. Mengingat luasnya wilayah dan banyaknya infrastruktur jalan yang perlu diperhatikan, ia berharap adanya upaya maksimal dari semua pihak untuk mencari program-program eksternal, sehingga pembangunan desa tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Batukliang, Sakirman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa banyak aspirasi masyarakat desa yang belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Ia mengimbau Pemerintah Desa untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat bahwa sistem pembangunan dilaksanakan secara bertahap.

 Jurnalis

M Hasbi

Polda NTB Perketat Keamanan Kawasan Wisata dan Hotel di Mandalika Jelang MotoGP


Policewatch-Mataram

Polda NTB terus meningkatkan pengamanan di kawasan wisata dan hotel di sekitar Mandalika menjelang perhelatan MotoGP. Tim Patroli Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Ditpamobvit) Polda NTB melaksanakan patroli cipta kondisi (cipkon) di kawasan obyek vital nasional dan sejumlah titik strategis di Kuta-Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (6/9/2025).

Patroli yang diawaki oleh Aipda I Gd Suwarsana, Aipda Joko Fitriono, Aipda Saeful Akbar, Bripka L. Firman G., dan Bripka Bilgis Nur Rohmad P menyasar kawasan pantai hingga hotel untuk memastikan keamanan menjelang ajang balap internasional tersebut.

Di Pantai Kuta-Mandalika, tim patroli berdialog dengan wisatawan lokal yang tengah menikmati suasana pantai. Petugas melaporkan bahwa kawasan tersebut cukup ramai dengan aktivitas wisatawan dan terdapat tiga pos keamanan yang masing-masing diisi oleh satu orang security. Sementara itu, di Pantai Seger, suasana lebih lengang dan kondisi tetap terpantau aman.

Tim patroli juga menyambangi hotel-hotel yang menjadi tempat menginap wisatawan. Di Hotel Novotel Kuta-Mandalika, tingkat hunian mencapai 100 persen dengan dukungan tiga security piket serta sistem keamanan yang berfungsi baik. Di Hotel Raja-Kuta, hunian mencapai 70 persen dengan dominasi tamu asing, serta fasilitas keamanan hotel dipastikan aktif.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian penting dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan menjelang MotoGP. "Kami ingin memastikan obyek vital nasional, kawasan wisata, dan hotel di sekitar Mandalika tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Selain berpatroli, tim juga memberikan imbauan kepada pihak pengelola wisata, security, hingga petugas parkir untuk tetap waspada dan segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan potensi tindak pidana.

Hingga saat ini, situasi di Kuta-Mandalika terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Polda NTB memastikan patroli akan terus ditingkatkan agar ajang MotoGP dapat berlangsung sukses, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

 Mamen


Polda NTB Tingkatkan Keamanan Obyek Vital Jelang MotoGP Mandalika

 


 

Policewatch-Mataram

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan pengamanan di obyek vital nasional dan obyek tertentu menjelang perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada Sabtu, 6 September 2025. Tim Patroli Ditpamobvit Polda NTB secara intensif melakukan patroli cipta kondisi untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Tim patroli yang terdiri dari Aipda I Gd Suwarsana, Aipda Joko Fitriono, Aipda Saeful Akbar, Bripka L Firman G, dan Bripka Bilgis Nur Rohmad P melaksanakan pengecekan dan berkoordinasi langsung dengan petugas keamanan serta pihak terkait di lapangan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif Polri dalam memastikan kesiapan dan keamanan jelang MotoGP. "Kami secara rutin melaksanakan patroli dialogis dan koordinasi dengan security serta pihak pengelola untuk menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif," ujarnya.

Di Sirkuit Mandalika, tim patroli memeriksa pos pengamanan dan berdialog dengan security serta personel Brimob yang bertugas. Setiap pos dijaga oleh satu security dan dua personel Brimob dengan dukungan perlengkapan yang memadai. Saat patroli berlangsung, terdapat event latihan Mini Porce di sirkuit, namun situasi tetap aman dan terkendali.

Patroli juga menyasar Kantor ITDC, di mana aktivitas perkantoran berjalan normal dengan sistem keamanan seperti CCTV, APAR, dan hydrant berfungsi dengan baik. Tim patroli juga memberikan himbauan kepada security dan petugas parkir untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan.

"Kami menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, security, dan pengelola kawasan dalam menjaga keamanan. MotoGP bukan hanya event olahraga, tetapi juga membawa nama baik NTB dan Indonesia," tegas Kholid.

 Mamen

Polda NTB dan BGN RI Kolaborasi Salurkan Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah di Ampenan



Policewatch-Mataram 

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) RI menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa-siswi di sejumlah sekolah di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025 ini, dipimpin langsung oleh Irwasda Polda NTB, dengan melibatkan personel Brimob.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Polda NTB terhadap kesehatan dan gizi anak-anak sekolah. "Kami berharap dengan adanya program MBG ini, anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang sehingga dapat tumbuh sehat dan berprestasi," ujarnya.

Kombes Pol Kholid juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Polda NTB dan BGN RI ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di NTB, serta membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Para siswa tampak antusias dan gembira saat menerima paket makanan bergizi yang diserahkan oleh personel Brimob. Program MBG ini akan dilaksanakan secara rutin dengan menyasar berbagai sekolah di wilayah NTB.

"Polda NTB tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga ingin hadir sebagai sahabat masyarakat. Kesehatan anak-anak adalah investasi masa depan," pungkas Kholid.

 Mamen

Diduga Rugikan Negara 4,1M Sidang Eksepsi DE dan AM Digelar di PN TIPIKOR Palembang



POLICEWATCH.NEWS - Bahwa pada hari Senin tanggal 08 September 2025 bertempat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus, Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Lahat melaksanakan sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan fiktif Pembuatan Peta Desa Tahun Anggaran 2023 dengan agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa DE.

Terdakwa DE didakwa melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 12B Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam perkara ini Kejaksaan Negeri Lahat telah menetapkan 2 (dua) orang sebagai tersangka berinisial DE selaku Mantan Kepala Dinas PMD Kabupaten Lahat dan AM selaku Direktur CV. CITRA DATA INDONESIA (pihak ketiga) setelah tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 300 (tiga ratus) orang saksi serta telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PMD Kabupaten Lahat dan Kantor CV. CITRA DATA INDONESIA untuk menemukan barang bukti yang terkait dengan perkara ini. Perbuatan terdakwa DE dan terdakwa AM mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 4.113.095.000,- (empat milyar seratus tiga belas juta sembilan puluh lima ribu rupiah). 

Sidang akan kembali dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 11 September 2025 mendatang dengan agenda pembacaan tanggapan Penuntut Umum atas eksepsi dari terdakwa DE.(Bambang.MD)

Penetapan Tersangka Kalsum Barepi beredar di WhatsApp , Hari itu juga karateker KONI Lahat Inisial L diperiksa

 



POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT, Setelah Penyidik Kejari Lahat menetapkan tersangka Kalsum Barepi eks ketua KONI Lahat Priode 2018 - 2023 beredar kabar di WhatsApp wartawan karateker ketua KONI Lahat inisial L diperiksa untuk dimintai keterangan terkait dana hibah KONI Lahat Tahun 2024, sebesar Rp 5 Milyar lebih 

Wartawan menggali informasi kepada KB ia menjelaskan pada tahun 2024 saya sudah tidak lagi menjabat ketua KONI Lahat dan di tahun itu kita merayakan pesta Demokrasi pemilihan kepala daerah dimana tidak ada kegiatan KONI ujar " KB sebelum ditetapkan tersangka kepada wartawan belum lama ini, dikabarkan dana hibah KONI Lahat tahun 2024 dicairkan sebesar Rp 5 Milyar lebih, pencairan dana KONI Lahat tahun 2024 saya tidak tahu lagi karena bukan saya ujar " KB

Salah satu pengurus KONI Sumsel Minggu malam saat dihubungi wartawan (7/9/2025) ia tidak ikut saat pencairan dana hibah KONI Lahat tahun 2024, itu Dispora Lahat pesan singkat nya melalui telepon selular nya 

Berita sebelumnya Kejari Lahat menetapkan mantan Ketua KONI Lahat periode 2018-2023 Kalsum Barefi sebagai tersangka korupsi dana hibah bertepatan dengan HUT ke-80 Kejaksaan RI, Selasa (2/9).

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Lahat dikomandoi Kasi Tindak Pidana Khusus Fadli Habibi menetapkan Kalsum sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan intensif beberapa jam pada pemeriksaan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Dana Hibah Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023. 

Penetapan tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: B-2166/L.6.14/Fd.1/09/2025 tanggal 02 September 2025. 

Langkah ini diambil setelah Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap 52 orang saksi, serta melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat.

Tim Penyidik juga berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara senilai Rp287.800.000. Uang titipan tersebut telah langsung disetorkan ke RPL Bank BSI KCP Lahat dan berada dalam pengawasan tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat.

Tersangka KB disangka melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, atau Pasal 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun kerugian keuangan negara secara keseluruhan dalam perkara ini masih menunggu penetapan resmi dari tim auditor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya, terhadap tersangka KB akan dilakukan penahanan oleh Jaksa Penyidik selama 20 (dua puluh) hari, terhitung sejak tanggal 2 September 2025 hingga 21 September 2025, di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat.

Kajari Lahat Toto Roedianto didampingi Kasi Intelijen Kejari Lahat Rio Purnama, Kasi Pidsus Fadli, Kasi Pidum Priyudha Adhytia Mukhtar, Kasi Datun Muzzayin dan Kasi P3BR Solihin dalam konferensi pers hari ini, menjelaskan pihaknya sudah menyelesaikan penyidikan atas dugaan korupsi penggunaan dana hibah T.A 2023 penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang waktu itu dilaksanakan di Kabupaten Lahat.

Selanjutnya, dikatakan Kajari Lahat tersangka bakal dititipkan di Lapas Kelas II A Lahat untuk proses lanjutan penyidikan sampai dilimpahkan ke Pengadilan. Pada prosesnya, dikatakan Kajari tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lainnya yang harus bertanggungjawab atas perbuatan tindak pidana korupsi tersebut.

“Kita tetapkan sebagai tersangka KB ini atas dugaan korupsi pengelolaan dana hibah tahun anggaran 2023 lalu,” terang Toto Roedianto.

Sebagai informasi, proses penetapan penyidikan yang dimulai dari bulan Mei 2025, timsus tindak pidana korupsi dibentuk Kejari Lahat telah melakukan penggeledahan di Kantor Dispora dan KONI Lahat. Serta puluhan saksi baik dari KONI, Dispora dan maupun pengurus cabang olahraga dibawa binaan KONI lahat telah diperiksa sebelum penetapan tersangka pada hari ini.

“Kami Kejaksaan Negeri Lahat bukan terfokus untuk mencari tersangka atau pelaku tindak pidana korupsi, selain memberantas tindak pidana korupsi kami juga berfokus bagaimana untuk pemulihan keuangan negara akibat dari praktek korupsi,” tegas Toto 

Terpisah Kasi Intel Kejari Lahat saat dikonfirmasi wartawan Minggu (7/9/2025)

" Siang pak kasi Intel informasi di grup washhap wartawan beredar bahwa setelah penetapan tersangka KB eks ketua KONI Lahat 2018 - 2023 informasi karateker ketua KONI Lahat tahun 2024 di panggil mohon konfirmasi dan kebenaran nyo informasi yang beredar tks Bambang md  "

Hingga berita ini di publish belum memberikan keterangan secara resmi (Bambang MD)

Diduga Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan Abaikan Intruksi Kapolri, "Wartawan tidak dapat dijerat dengan UU ITE"

.


Red, policewatch.news,- Dengan dipanggilnya KH salah satu wartawan dari media baraktime.com oleh pihak Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan dengan NO: 2083/IX/Res.1.24/2025/Reskrim,  menambah catatan buruk kinerja Aparatur Penegak Hukum,Hal ini meningkatnya kekhawatiran tentang penyalahgunaan UU ITE untuk mengintimidasi jurnalis yang melaporkan informasi publik yang sensitif, Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan Juga Kangkangi ataupun abaikan Intruksi Kapolri, unkap M Rodhi irfanto S.H. Salah satu Pencetus Forum Pers Independent Indonesia ( FPII) dan juga Pimpinan Redaksi policewatch.news

Lebih lanjut Rodhi menjelaskan UU Pers No. 40 Tahun 1999 secara jelas menjamin hak kebebasan berpendapat dan berekspresi, serta melindungi wartawan dalam melakukan tugasnya. Dalam pasalnya, UU Pers menegaskan hak setiap individu untuk mendapatkan informasi, yang menjadi dasar bagi wartawan untuk menyampaikan berita tanpa ancaman hukum. Profesi wartawan diakui dan dilindungi oleh UU Pers, sehingga wartawan tidak perlu takut menyampaikan kebenaran. Namun, jika wartawan melanggar kode etik jurnalistik, maka dapat dilaporkan ke Dewan Pers untuk diberikan teguran dan sanksi. Jika ada permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, maka peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU Pers papar Rodhi di jakarta 06/09/25


Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menegaskan bahwa, Wartawan tidak bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) selama menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan kode etik.“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan mediasi dalam kasus-kasus yang melibatkan wartawan, serta menghormati peran Dewan Pers dalam menangani sengketa pers,” tambah Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ahmad Ramadhan, Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Polri bersama komunitas pers dan berbagai pihak terkait. Senin 16 Desember 2024, lalu ujar Rodhi.

Diskusi itu juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, yang ikut mengapresiasi sikap tegas Polri dalam mendukung Kebebasan Pers. Ninik menjelaskan pentingnya sinergi antara penegak hukum dan media dalam menjaga ruang demokrasi.“Kami memastikan bahwa produk jurnalistik yang sesuai dengan kode etik pers dan UU Pers tidak dapat dikenakan UU ITE. Wartawan adalah pilar demokrasi, dan kami akan mendukung penuh kerja jurnalistik yang profesional,” tegas Kapolri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, bahwa; wartawan memiliki peran penting dalam demokrasi, sehingga kebebasan pers harus dijamin dan tidak boleh dihambat oleh ketakutan terhadap jeratan hukum yang tidak relevan


Dengan penegasan dari Polri ini, diharapkan hubungan antara aparat penegak hukum dan wartawan semakin harmonis, sehingga Kebebasan Pers tetap terjaga dan tugas jurnalistik dapat dijalankan tanpa rasa takut.

Untuk diketahui, profesi Wartawan merupakan profesi yang sangat spesial. Karena itu, Wartawan tidak dapat dijerat dengan UU ITE.*

Wartawan tidak bisa dipidana jika menjalankan tugasnya sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers (UU Pers).

Jika seseorang dirugikan oleh berita wartawan, maka orang tersebut memiliki hak jawab dan hak koreksi. Hak jawab adalah hak untuk memberikan tanggapan atau sanggahan pada berita yang merugikan nama baik.pungkas Rodhi *** AU***




LIDIK KRIMSUS RI : Diduga Fiktif ,Kejari Lahat Harus Usut tuntas Dana Hibah Koni 5M Tahun 2024

 



POLICEWATCH.NEWS – JAKARTA,- Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto.SH Menegadkan jangan Ketua Koni saja yang ditetapkan Tersangka, Pasti dibalik itu tidak menutup kemungkinan ada yang turut serta menikmati uang haram dana hibah koni Tahun 2023, dan tahun 2024 yang Diduga fiktif tidak ada kegiatan sebesar Rp 5 milyar, Pada tahun 2024 tahun politik kadispora bertanggung jawab pencarian dana hibah koni tahun 2024.

Kepala Dispora Lahat bertanggung jawab anggaran KONI Lahat tahun 2024 yang diduga fiktif di tahun itu tidak ada kegiatan dikarenakan kabupaten Lahat pesta Demokrasi pemilihan kepala daerah jelas dugaan adanya tindakan pelanggaran hukum disitu,  kami harapkan pihak Kejari Lahat yang saat ini sedang menangani perkara ini kemungkinan pihak pihak lain juga ikut bertanggung jawab ungkap Rodhi

Berita sebelumnya Kejari Lahat telah menetapkan tersangka Kalsum Barepi eks Ketua Koni Lahat ada 52 saksi sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik kejari Lahat ungkap " Rodhi kepada wartawan Jumat (5/9/2025)

Rhodi meminta kepada kejari lahat jangan pilih tebang tumpul di atas tajam dibawah semua dimata hukum sama. Tidak mungkin Sdr KB pasti ada KB KB Yang lain ikut menikmati uang haram, ini harus diusut tuntas tegas " Rodhi 

Berita sebelumnya pada hari Selasa, 2 September 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-80 Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat menetapkan 1 (satu) orang tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Dana Hibah Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023 berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: B-2166/L.6.14/Fd.1/09/2025 tanggal 02 September 2025. Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial KB selaku mantan Ketua KONI Kabupaten Lahat.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap 52 (lima puluh dua) orang saksi serta telah melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat. 

Tim Penyidik juga telah berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp287.800.000,- (dua ratus delapan puluh tujuh juta delapan ratus ribu rupiah). Uang titipan tersebut langsung disetorkan ke RPL Bank BSI KCP Lahat dan berada dalam pengawasan tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat.

KB disangka melanggar ketentuan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Pasal 9 jo Pasal 18" kemungkinan merujuk pada ketentuan pidana terkait korupsi di Indonesia, di mana Pasal 9 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) mengatur tentang perbuatan memalsukan buku, daftar, dan sejenisnya, sedangkan Pasal 18 UU Tipikor mengatur tentang tindakan pidana tambahan seperti pencabutan hak, perampasan, atau pembayaran uang pengganti. "Jo." (joinder) merupakan istilah hukum yang berarti "bersama dengan" atau "disertai dengan", menunjukkan bahwa kedua pasal tersebut harus diterapkan bersama untuk menjerat pelaku.

Adapun kerugian keuangan negara dalam perkara ini masih dalam penetapan kerugian negara oleh tim auditor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya terhadap tersangka KB akan dilakukan penahanan oleh Jaksa Penyidik selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 02 September 2025 sampai dengan tanggal 21 September 2025 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat.

Penyidikan perkara ini sebagai bentuk upaya dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos., S.H., M.H beserta jajaran untuk bukan hanya memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten Lahat namun juga untuk mengembalikan kerugian keuangan negara. (Bambang MD)