Polda NTB Kawal Langkah Suci Jamaah Haji Kloter 13 Lombok Utara, Jamin Keamanan Hingga Bandara

 


Policewatch-Mataram.

Rasa aman dan nyaman menyelimuti keberangkatan calon jamaah haji kloter 13 asal Kabupaten Lombok Utara, Kamis (7/5/2026). Sebagai wujud komitmen menjamin kelancaran ibadah umat beragama, sejumlah personel dari Polda Nusa Tenggara Barat dan Polresta Mataram secara sigap melaksanakan pengamanan dan pengawalan penuh, mulai dari Asrama Haji NTB hingga ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

 

Pengamanan ini berjalan menyeluruh dan terstruktur. Personel kepolisian tidak hanya menjaga keamanan di lingkungan asrama saat proses persiapan dan pemberangkatan, tetapi juga mengatur arus lalu lintas di sepanjang rute perjalanan, serta mengawal iring-iringan kendaraan rombongan menuju bandara. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala potensi gangguan, sekaligus memastikan perjalanan jamaah berjalan tertib, lancar, dan bebas dari hambatan apa pun.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian adalah bentuk tanggung jawab besar institusi Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan sukses.

 

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, maupun bagi keluarga yang turut mengantarkan keberangkatan mereka. Setiap tahapan kami kawal agar tidak ada kendala, sehingga jamaah bisa berfokus menyiapkan hati dan pikiran untuk beribadah,” ujar Kombes Kholid.

 

Para jamaah dan keluarga yang hadir pun mengaku sangat diuntungkan dengan kehadiran aparat kepolisian. Suasana berlangsung tertib dan damai, membuat momen keberangkatan yang penuh haru ini terasa lebih menyentuh dan tenang.

 

Melalui operasi pengamanan ini, Polda NTB kembali menegaskan dedikasinya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dukungan penuh terhadap kelancaran ibadah haji menjadi salah satu bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, menjaga setiap langkah suci warga yang hendak menunaikan panggilan ibadah ke Tanah Suci.

 Mamen