Pangdam II Sriwijaya Berikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri Ke 56 Tahun Berupa Kue Dan Tumpeng
BCL Ditangkap Polisi karena Narkoba Asal Tiongkok, China.
![]() |
| ilustrasi |
POLICEWATCH, Bandung,- BCL ditangkap polisi karena narkoba di apartemen Bekasi. Penangkapan itu dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung.
Apartemen itu dijadikan tempat pembuatan tembakau sintetis yang merupakan narkoba jenis baru. Dari pengerebekan tersebut, polisi berhasil amankan 150 kilogram tembakau sintetis.
"Rencananya 150 tembakau sintetis siap edar itu, bakal untuk pasokan ke Jawa dan Bali," kata Kapolrestabes Bandung Kombes PolUlung Sampurna Jaya, saat gelar ungkap kasus, di Mapolrestabes, Senin (23/11/2020).
Dari penggerebekan itu, polisi menangkap dua pria berinisial BCL dan BCH. Penangkapan ini berawal dari ditangkapnya tiga orang berinisial HF, HS dan AR, yang kedapatan tengah mengambil paket tembakau sintetis seberat dua kilogram.
Mereka ditangkap sebuah hotel, di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, pada 18 November 2020, kemarin.
Dari penangkapan ketiga orang tersebut, polisi melakukan pengembangan, untuk mengetahui pemilik tembakau sintetis seberat dua kilogram tersebut.
"Barang tersebut diketahui berasal dari Jakarta. Nah di tanggal yang sama, anggota pun bergerak ke Jakarta, untuk pengembangan," katanya.
Polisi pun kembali ke Bandung, untuk pengembangan lanjutan. Di Bandung, tepatnya di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, polisi amankan seorang bandar tembakau sintetis berinisial SM.
"Kita kemudian melakukan pemeriksaan terhadap bandar tersebut. Dari pemeriksaan keduanya, diketahui mereka dapat pasokan tembakau sintetis dari Bekasi," ucapnya.
Dari keterangan itu, tim dari Reserse Narkoba, yang dipimpin langsung AKBP Ricky Hendrasyah, bergerak ke Bekasi. Di sana, polisi lakukan pengepungan terhadap satu unit apartemen.
Saat digerebek, polisi baru mengetahui, jika kamar apartemen tersebut, dijadikan tempat pembuatan tembakau sintetis. Di Bekasi, polisi amankan dua orang berinisial AN dan RD.
AN dan RD ini, diketahui merupakan peracik tembakau sintetis. Mereka telah tiga bulan memproduksi tembakau sintetis.
Dari keterangan AN dan RD, mereka bekerja untuk seseorang di Bandung. Di situ, polisi lakukan kembali pengejaran terhadap bos besar dari jaringan tembakau sintetis itu.
"Alhasil pengejaran di Bandung, kita tangkap bandar besarnya. Dia berinisial AA," ucapnya
Kepada penyidik kepolisian, AA mengaku mendapat bahan pokok racikan tembakau sintetis tersebut, dari Tiongkok, China. Barang baku tersebut, dikirimnya melalui pengiriman paket.
Pengungkapan ini, juga merupakan kerjasama SatresnarkobaPolrestabes Bandung, bersama Polda Jabar dan Bea Cukai Soekarno Hatta, Jakarta.
Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya bahan baku tembakau sintetis, seperangkat alat produksi tembakau sintetis, dan ribuan paket tembakau sintetis siap pakai.
Pada kasus ini, para tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 132 ayat (1) dan/ atau Pasal 112 ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan sanksi pidana Hukuman Mati atau pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.
"Dengan diungkapnya home industri tembakau sintetis ini, kita dapat menyelamatkan satu juta orang lebih," pungkasnya.
Pewarta : Asep Entus
Pelantikan Kepengurusan DPD Barisan Pemuda Nusantara ( BAPERA ) Kabupaten Bekasi
Pipa Minyak Pertamina Bocor Diduga Cemari Kebun dan Sawah Warga
Bupati Garut Hadiri Pelantikan KNPI Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Garut Dan Rakorda DPD KNPI Kabupaten Garut
Pos Security PT. Gudang Garam Luluh Lantak, Setelah Diterjang Dum Truk
| Dok :istimewa |
POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Sebuah Pos Security di tabrak Dump Truck mengalami kecelakaan tunggal awalnya truk melintas di jalan terongdowo menuju Desa Sumber Suko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tepatnya di jalur Gudang Garam. Senin (23/11/2020)
Kecelakaan tunggal itu membuat pos Security milik PT. Gudang Garam Gempol Hancur berkeping-keping begitu juga kepala Dumpt Truk hancur beruntung sang sopir selamat.
Kanit lantas Polsek Gempol Iptu Pujianto membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 08:15, Pos Security dengan Dumpt truk yang di ketahui bernomer N 9297 TE.
Awalnya truk yang dikendarai oleh Bunali (panggilan sapaan ) Warga Jeruk Purut Kec Gempol Kab Pasuruan melintas di jalan terongdowo menuju ke arah sumbersuko, namun sesampainya di jalan Perbatasan terongdowo dan Sumbersuko atau jalan Gudang Garam di duga sopir Truk mengantuk sehingga Truk oleng kekiri menyasak separator jalan dan pagar perusahaan yang akhirnya menabrak Pos Security PT. Gudang Garam Gempol.
Beruntung kecelakaan tidak membawa korban jiwa karena supir truk di ketahui telah melompat keluar sebelum menabrak, sehingga luka ringan di bagian tangan, "ujarnya.
"Posisi saya tadi berada di terasnya Pos, di sebelah baratnya Pos, tiba-tiba terdengar suara brak beberapa kali terakhir yang sangat keras. Begitu tahu truk menabrak Pos, saya langsung loncat," kata salah satu satpam PT Gudang Garam.
"Setelah tabrakan dirinya mengecek situasi dan mendapati sopir dump truk menderita luka di tangan.
"Tangan kanannya kayak terkilir, setelah kecelakaan dan orang-orang membawa ke tukang urut," ungkapnya. ( Dor)







