Dianggap Tak Beretika, Tim Dokter Kecam Intervensi Bima Arya Tindakan Medis Habib Rizieq Shihab

 

Wali Kota Bogor Bima Arya


“Saat ini semua pemeriksaan yang perlu dilakukan tengah berjalan dan pengobatan akan dijalankan sesuai dengan masalah kesehatan yang ditemukan,”

Bogor, POLICEWATCH,-  Tim medis independen yang menangani pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, MER-C mengecam perlakuan Wali Kota Bogor Bima Arya yang dinilai mengintervensi penanganan medis dan tidak beretika.

Pernyataan tersebut mengacu pada tindakan Bima yang menyatakan bakal mendatangi RS Ummi jika Habib Rizieq Shihab menolak diswab, dan mengungkap kondisi medis imam besar di kalangan FPI itu.

“MER-C mengirim beliau untuk beristirahat di RS. Namun mendapatkan perlakuan yang kurang beretika dan melanggar hak pasien dari wali kota Bogor dengan melakukan intervensi terhadap tim medis yang sedang bekerja, sehingga mengganggu pasien yang sedang beristirahat,” kata Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad dalam keterangan tertulis, pada Minggu (29/11/2020).

“Wali kota Bogor juga tidak beretika dalam mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Sarbini mengatakan Bima perlu mempelajari etika kedokteran, dimana tim medis harus menghargai hak pasien untuk menerima atau menolak upaya pemeriksaan dan pengobatan tanpa intervensi atau tekanan dari publik.

Ia meminta pria yang juga menjabat Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Bogor itu mempercayakan penanganan Rizieq kepada rumah sakit dan tim medis yang mengetahui langkah yang perlu dan tidak perlu dilakukan.

“Saat ini semua pemeriksaan yang perlu dilakukan tengah berjalan dan pengobatan akan dijalankan sesuai dengan masalah kesehatan yang ditemukan,” tuturnya.

Sarbini menambahkan, keluarga Habib Rizieq Shihab merupakan pihak yang berwenang untuk menyampaikan kondisi kesehatan. Bahkan, lanjutnya, kewenangan tersebut juga tak dimiliki oleh rumah sakit ataupun dokter.

Sebelumnya, Bima Arya mengungkap Habib Rizieq tengah dirawat di RS Ummi karena kelelahan Pihaknya pun mendengar kabar pemimpin ormas tersebut menolak diswab.

“Kota Bogor itu wilayah tugas saya. Karena itu, saya akan mendatangi rumah sakit untuk meminta klarifikasi, mengapa menolak [diswab],” ujarnya, pada Jumat (27/11/2020).

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar mengklaim Habib Rizieq Shihab harus dirawat di rumah sakit karena kelelahan setelah melakukan serangkaian dakwah sepulangnya dari Arab Saudi***

Pewarta : Siswo P

Polres Majalengka Bongkar Praktik prostitusi online " Ada Threesome di Kos-kosan " Open BO Lewat Aplikasi MiChat dan WhatshApp

 

Konferensi pers di halaman Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka dipimpin Kapolres AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan.


POLICEWATCH,Mjalengka,- Lagi-lagi Praktik prostitusi online memanfaatkan aplikasi MiChat dan WhatsApp terjadi kali ini di Kabupaten Majalengka. Bahkan, ada pasangan yang kepergok lagi threesome di sebuah kos-kosan.

Pihak PolresMajalengka  berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 1.800.000 dan beberapa gambar tangkap layar (screenshot) postingan tersangka untuk dijadikan barang bukti

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di halaman Satuan Reserse Kriminal Polres Majalengka dipimpin Kapolres AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan.


Dua tersangka berinisial ASR (24), ibu rumah tangga asal Kecamatan Jatiwangi dan IP (25) warga Kecamatan Talaga diamankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Majalengka

“Keduanya menawarkan jasa pelayanan perempuan seks komersial (PSK) secara online melalui aplikasi MiChat dan WhatsApp,” beber Kapolres AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso.

Atas kejadian tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 27 ayat 1 Jo Pasal 45 ayat 1 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Tersangka diancam paling lama enam tahun penjara, atau denda paling banyak satu miliar rupiah***(Tim)


IPR : Berikut Daftar 3 Nama Calon Kapolri Yang Susad Dikantongi Istana

 

Tiga calon kandidat kuat untuk menggantikan Idham Azis sebagai Kapolri


"Tiga calon Kuat KKapolri, yakni " Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar."

Red,POLICEWATCH,-  Pihak Istana dikabarkan sudah mengantongi tiga nama calon kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada Januari 2021, Kabar tersebut disampaikan pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin.

Menurutnya, tiga nama calon Kapolri yang sudah dikantongi Istana adalah  Kepala Baharkam Polri Komjen Pol Agus Andianto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar dan tak lain lagi Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono,

"Dari info yang ada di sekitar Istana yang dianggap kuat ada tiga calon Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar," kata Ujang pada awak media, Sabtu (28/11/2020).

Ujang Komaruddin yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), menerangkan ketiga nama tersebut hanya tinggal menunggu pilihan Presiden Jokowi.

"Hanya tinggal tingkat kenyamanan dan chemistry dengan Jokowi saja. Ketiganya memenuhi syarat dan ketiganya memiliki kedekatan dengan Jokowi," ungkapnya.

Pewarta : Bamb


Jawara Bekasi Giat Silaturahmi Di Danau Duta Harapan, Bekasi Utara.

 

Dok : Istimewa



BEKASI.POLICEWATCH.NEWS. Para Jawara Jawara Bekasi Adakan Giat Silaturahmi Tuk Mempererat Silaturahmi, kegiatan tersebut dihadiri oleh guru guru padepokan silat dan kesenian budaya betawi,di antaranya,  Ki maung,Baba Jenal mustofa, baba Aji,cang Romly,mandor cablax,mandor tocha,mandor Ambon,cang Hadi dan Guru guru dari padepokan lainnya,

Acara silaturahmi ini di laksanakan di kawasan danau duta harapan  Rt 012/014 Harapan Baru Kecamatan Bekasi Utara kota Bekasi.Minggu 29 Nopember 2020


Kite bertahan dari perjalanan hidup yang beraneka ragam watak dan perilaku yang berbeda, selagi cerita itu bertahan jangan kau coba coba mengubahnya, karEna kalo semuanya jadi bang pitung kaga ada bang jiihnya dan kompeni, pasti penonton akan bosan dan bubar, ujar baba Jenal mustofa dalam sambutannya


Sambutan demi sambutan dari guru guru besar mewakili dari tiap tiap padepokan sangat bermanfaat dan akan terus berkembang guna menyatukan semua jawara jawara sebekasi, ujar baba Aji selaku penggagas pejuang silaturahmi.

Pewarta: Jefry Gobang

Penyidik KPK 5 Hari Datangi Ke Ogan Ilir Diduga Bidik Paket Proyek di Ogan Ilir Senilai 17 M dan 12 M

BREAKING NEWS
                  Plt Jubir KPK Ali Fikri
SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS -Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan jika KPK RI menerjunkan personelnya guna melakukan proses penyelidikan dugaan kasus korupsi, terkait 2 proyek jalan di Desa SP Pelabuhan Dalam-Inderalaya senilai Rp17 Milyar dan Desa Tanjung Miring Kecamatan Muarakuang lebih dari Rp12 Milyar. Penyelidikan dilakukan selama 5 hari sejak Selasa-Sabtu (24-28 November) di Mapolres OI, dan diduga pemeriksaan juga dilakukan di Mapolda Sumsel 

Pernah diberitakan di policewatch.news Pemeriksaan diduga dilakukan kepada oknum ASN seperti oknum mantan kepala dinas, oknum mantan kabid, oknum kepala dinas, oknum kabid, oknum bendahara mereka adalah MH, AS, JN, FR, FZ, dan RZ. Sedikitnya lebih dari 10 orang petugas KPK berada di Mapolres OI, ruangan Pidum/Reskrim Mapolres OI ditutup rapat, hanya yang dipanggil yang bisa masuk ke dalam ruangan tersebut. Pada Selasa (24/11) pukul 14.00 -17.00 WIB pemeriksaan dilakukan kepada 7 orang yang diduga ASN, diantaranya berinisial JN, AS, dan MH. Sementara hari kedua Rabu diperiksa sebanyak 8 orang diantaranya RZ, FZ,FR. Pemeriksaan dilaksanakan mulai pukul 09.00 -17.30 WIB.

Diduga petugas KPK tersebut melakukan pemeriksaan terkait proyek jalan lanjutan di Desa Pelabuhan Dalam Pemulutan-Inderalaya tahun 2018 senilai lebih dari Rp17 Milyar dan proyek jalan di Desa Tanjung Tamiang Kecamatan Muarakuang senilai Rp12 Milyar lebih.

Informasinya ada 7 orang penyidik yang memeriksa dan memintai keterangan dari oknum tersebut. Entah berapa pertanyaan yang dilontarkan, namun yang jelas pertanyaan seputar kedua proyek jalan yang dikerjakan tahun 2018. Saat waktu salat dan istirahat makan siang, petugas menghentikan pemeriksaanya. Tersiar kabar petugas KPK tersebut sampai Sabtu (28/11) akan melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut di Mapolres OI.

Sekretaris PUPR OI Ruslan, membenarkan jika ada oknum ASN yang diperiksa dan dimintai keterangan oleh petugas KPK di Mapolres OI. “Ya memang benar ada yang diperiksa, sebenarnya saya juga terkejut, ya gegerlah. Sebelum mereka (petugas KPK-red) memeriksa oknum ASN untuk dimintai keterangan di Mapolres OI, terlebih dahulu mengirimkan surat pemberitahuan. Namun surat tersebut diterima oleh Pak Bos (Kadin PUPR JN-red), jadi saya tidak tahu apa isi jelasnya,” ujar Ruslan via sambungan seluler.

Disinggung soal berapa jumlah orang yang dimintai keterangan dan isi dari materi pemeriksaan, Ruslan mengaku juga tidak mengetahuinya. “Ya tidak tahu kalau berapa yang dipanggil untuk dimintai keterangan, apa isi pemeriksaan tambah saya tidak tahu,”tegasnya. 

Pada hari ketiga pemeriksaan terkait 2 proyek yaitu jalan di Desa Pelabuhan Dalam -Indralaya senilai Rp17miliar dan Desa Tanjung Miring Kecamatan Muarakuang lebih dari Rp12miliar, sedikitnya 4 orang pemborong yang diduga mengerjakan proyek tersebut hadir memenuhi panggilan KPK diruang Posko Operasi Kepolisian Mapolres OI dan Ruang Pidum/Reskrim, Kamis (26/11)
 
Pantauan ada lebih dari tujuh orang petugas dari penyidik KPK yang bertugas melakukan penyidikan baik, ada yang berbaju batik maupun berbaju kemeja. Petugas KPK tersebut ada yang laki-laki dan perempuan. Mereka terlihat keluar masuk ruangan. Bahkan salah satu petugas KPK yang masih muda dan terlihat ganteng mengatakan tidak ada pemeriksaan apapun
 
“Tidak ada mbak info dari mana itu? Bukan disini barangkali pemeriksaanya mungkin disana,”ujarnya menjelaskan. Saat didesak berapa jumlah petugas KPK yang bertugas dan jumlah orang yang diperiksa ia mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu itu,”jelas pria berbaju biru yang merupakan petugas KPK. 
 
Sementara itu para pemborong hadir tepat pukul 10.00wib di Mapolres OI, mereka terlihat duduk-duduk sambil menunggu masuk keruangan untuk penuhi panggilan pemeriksaan. 


Salah satu Pemilik PT BSM Sarif mengatakan kedatangan dirinya ke Mapolres OI untuk memenuhi panggilan KPK 
 
“Ya saya kesini kan untuk memberikan keterangan, soalnya PT BSM saya cuma dipinjam oleh (KTF) yang juga merupakan sahabat karib saya. Kalau untuk fee-nya ya cara sahabatlah. PT saya digunakan untuk proyek jalan Desa Pelabuhan Dalam - Inderalaya senilai lebih dari Rp17miliar. 

" Yang jelas saya ada kuasa direktur jadi saya hanya mendampingi (KTF) untuk memberikan keterangan,”tegasnya usai keluar dari pemeriksaan pukul 12 : 00wib. 

Disinggung soal siapa yang menandatangani kuasa direktur terhadap perusahaan yang dipinjamnya, ia enggan menjawab pertanyaan wartawan.
 
Sementara CV MLTK juga dipanggil namun dirinya mengaku bingung. “Saya ini bingung mengapa saya dipanggil terkait proyek jalan di Desa Pelabuhan Dalam - Inderalaya padahal saya tidak ada proyeknya. Karena itu saya mau menjelaskan mau klarifikasi,”katanya enggan menyebutkan nama
 
Terpisah oknum (KTF) yang diduga meminjam PT untuk pengerjaan proyek tersebut mengaku dirinya pasrah terkait persoalan tersebut,”saya pasrah saja, jalani saja. Saya taat hukum,”ujarnya. (AL)

Reporter : Bambang/ Thamrim

PEMKAB OKI JUARA GAET INVESTOR DI SUMSEL



POlICEWATCH NEWS,-Kayuagung Oki- Realisasi Investasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel Over target hingga 210 peserta pada triwulan ketiga tahun 2020. Hal ini menjadi OKI sebagai juara dalam menggaet Investor di Provinsi Sumatera Selatan dan meraih terbaik pertama penyelenggara penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu (DPM PTSP) Se-Sumatera Selatan.


Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. ISKANDAR,SE mengatakan, Investasi di daerah merupakan salah satu kunci pendorong pemulihan ekonomi nasional setelah Pandemi Covid-19.

"Kita mendorong investasi daerah dengan kemudahan pelayanan perizinan dan Investasi untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19", ungkap ISKANDAR usai menerima penghargaan INVESMENT AWARD 2020 pada gelaran Pameran  Investasi dan Infrastruktur Daerah (INFRADA) Sumsel di Hotel Novotel Palembang, kamis(26/11/2020).

"Selain investasi, sinergi berbagi pihak perbaikan peningkatan konsumsi masyarakat dan ekspor, jadi energi optimisme dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional", ujar Iskandar lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Oki, Ir. MAN WINARDI, M.TP mengatakan, realisasi investasi terbesar di Oki dibukukan oleh Industri Pengolahan Bubur Kertas OKI PULP and PAPER sebesar Rp. 2,2 trilyun.

"Capaian terbesar disumbang oleh industri PULP and PAPER, ditambah sektor lain seperti perkebunan", ujar Man.

Capaian ini, tambah dia, didukung pelayanan Publik Bidang Perizinan yang semakin baik, dengan mengimplementasikan Perpres Nomor 91 Tahun 2017 tentang percepatan pelayanan berusaha serta mendelegasikan 14 sektor kewenangan di bidang perizinan dan non perizinan melalui peraturan Bupati.

"Kita memaksimalkan layanan pada 99 perizinan dan non perizinan yang menjadi kewenangan Pemda", tambahnya

Capaian yang diraih ini, menurut Man, jadi Motivasi untuk membangun kepercayaan investor kepada Oki", Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten OKI terus bekerja keras untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif", tandasnya.
(Thamrin mpp Sumsel)

Gelar Yasinan di Acara Edukasi Politik, DPD Perindo Muba; Semoga Berkah

 


Muba-POLICEWATCH NEWS- Edukasi Politik Partai Perindo masih berlanjut, kali ini Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo Kabupaten Musi Banyuasin digelar di Partai Perindo Cabang Bayung Lincir, bertempat di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Perindo Bayung Lencir, yang d awali pembacaan Yasin Bersama. Minggu, (29/11/2020)

Ketua DPC Partai Perindo Kecamatan Bayung Lincir yang diwakili tokoh Agama desa Bayat Ilir H Nadarsa Albar didampingi H Mustamal Edi S menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran semua para pengurus dan simpatisan Partai Perindo Kec. Bayung Lincir Khusunya Desa Bayat Ilir.

"Terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara edukasi politik yang digelar oleh DPD Partai Perindo Musi Banyuasin, marilah kita dengar dengan baik dan silahkan nanti bertanya apabila ada yang perlu ditanyakan terkait Edukasi atau Pembelajaran Politik".

Ketua DPD Partai Perindo Musi Banyuasin Andri Septa SH mengatakan bahwa setiap yang namanya kemajuan suatu daerah dalam suatu bangsa tidak lepas dari Politik" Politik adalah Suatu cara untuk mencapai tujuan", ungkapnya.

Menurut Alpian, "Pendidikan politik tidak lepas dari pendidikan ahlak, siapapun itu, tidak memandang dia laki-laki ataupun perempuan, tua ataupun muda, disemua lini", ujarnya.

Lanjutnya, "Kami berharap kedepannya di Desa Bayat Ilir ini ada permata yang muncul untuk bisa mewakili masyarakat duduk di DPRD Kabupaten Muba, ini bisa terjadi dan tidak ada yang mustahil jika kita sudah berusaha bersama-sama dengan bergabung di partai politik", ucapanya.

"Mari kita berdemokrasi yang baik dan santun untuk mewujudkan cita-cita negara dan sesuai dengan pembukaan undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4 karena ini adalah landasan pokok pendidikan politik yang disertai dengan landasan kesejahteraan, sesuai dengan tema acara kita hari ini"MELALUI PEMBELAJARAN POLITIK, MENCERDASKAN MASYARAKAT UNTUK KEMAJUAN DAERAH".", ajak Alpian.

"Tujuan pendidikan politik adalah untuk membentuk individu warga negara yang bertanggung jawab secara etika dan moral untuk mencapai tujuan negara", ucapnya.

"Kami dari partai perindo yang mewakili masyarakat di DPRD muba akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, melalui acara ini kami juga dapat menyerap aspirasi dari masyarakat, selanjutnya akan kami sampaikan kepada kawan-kawan di DPRD Muba dan akan kita perjuangkan sama-sama demi kepentingan masyarakat khususnya terkait pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan.", ungkap ian.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD Partai Perindo Musi Bamyuasin Andri Septa SH, Sekretaris DPD Perindo Heri Yanto SE, Bendahara Eka Rahma SE, Anggota DPRD Muba dari Partai Perindo Dapil I Alpian Dapil II Senen H Hanan.(Wahyudi)



Dengan Kerusakan Kebon Karet Milik Warga Oleh PT.MHP Seakan Kebal Hukum

 


Muara Enim Police Watch News, -Terkait dengan kerusakan kebun karet warga Desa Ujanmas Lama yang berada di Blok Pal Putih Unit 8 Wilayah 3 Suport Lematang sudah hampir sepekan Belum ada tindak lanjut apalagi informasi masalah kerusakan kebun pak Supawi.

Pak Supawi(50) warga Desa Ujanmas lama ini sudah berkebun karet di lahan nya yang luas nya lebih kurang 2000 M/ persegi ini ditanami nya berupa pohon karet sudah sekitar 20 tahun lebih sehingga kebun karet nya ini menghasilkan 40 kg per hari sekitar Rp 400 ribu sementara pohon karet nya yang rusak tersebut yang tertutup oleh genangan lumpur yang tersumbat oleh penimbunan sungai kecil di aliran sungai sehingga endapan lumpur menimbulkan kematian ratusan batang milik Bapak Supawi.

Hingga berita ini di turunkan blm ada pasti pihak PT.MHP menindak lanjuti atau informasi khususnya pada Media, sehingga Masyarakat bertanya Sampai dimana perkembangan Kasus ini.

Salah satu warga Desa Ujanmas (Safar) yang juga ikut kelapangan.. "sangat menyayangkan dengan kurangnya koordinasi dan informasi yang mengakibatkan masyarakat banyak bertanya" ungkapan. 28/11_2020


Sementara itu Kades Ujanmas (Iwan Tarmisi) melalui Pesan WA juga belum ada tanggapan dan belum ada jawaban hingga berita ini di turunkan.

Warga ujan mas pun berharap kepada pemdes untuk cepat menindak lanjuti masalah kebun warga ujan mas yang  di gusur secara diam diam tampa kompromi, serta lahan supawi yang terkena endapan air, sehingga kebun karetnya banyak yang mati, 

Di tempat yg berbeda salah masyarakat ujan mas lama, yang tidak mau di sebut kan namanya, mengatakan, kalau masyalah ini berlarut larut,  mengusul kan kepada pemdes untuk mengajak masarakat ujan mas menutup jalan mhp, yang melintas di wilayah ujan mas lama, atau mengadukan permasalahan ini ke plt Bupati,

Humas mhp, pun sudah sering di hubungi lewat WA,  tapi tetap tidak ada jawaban, padahal sudah di bacanya. Serta dua munggu yang lalu beberapa media police watch,  barumeter, sidik kasus serta brantas, datang ke kantor mhp untuk sosialisasi namum pihak perusahaan mengatakan  menyurati dulu perusahaan mhp, padahal pemdes ujan mas lama sudah 2 kali menyurati pihak mhp namun tidak ada tanggapan sama sekali dari perusahaan mhp, 

Sanusi sebagai kepala keamanan "mengatakan, kami menerima kedatangan para media ini, cuma kami meminta untuk menyurati perusahaan satu kali lagi, supaya kami bisa memberi jadwal untuk pertemuan kepada masyarakat ujan mas,  tapi sampai saat ini belum ada kabar, baik dari mhp mau pun pemdes ujan mas lama.*

irin/ Team. mpw M.E

Revolusi Mental Terjadi di Desa Taba Sating.

 



KEPAHIANG, Policewatch, -Desa adalah ujung tombak pemerintahan di suatu negara, jika tidak ada pedesaan dapat dikatakan tidak akan ada negara yang sempurna, demikian yang disampaikan oleh Riskon Trunajaya, SPdi kepala desa Sating kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, beberapa waktu lalu saat dikunjungi Media Police Watch di kediamannya (Jum'at, 27/11/2020, red)

Pria kelahiran, 1979 ini, Alumnus STAIN Curup tahun 2005, dengan berbekal SPdi inilah Rizkon  sangat antusias untuk membangun desa Taba Sating dengan cara bersinergi kepada para perangkat serta masyarakat yang ada yaaang menggunakan  pola kekeluargaan serta mengutamakan Azas Musyawarah dan Mufakat inilah kepemimpinan yang melambangkan Ulama Wal Umaroh seorang pemimpin menirukan gaya kepemimpinan Rasulullah.

Selanjutnya Rizkon panggilan akrabnya  mengatakan kalau di desa Taba Sating ini selalu berupaya untuk membangun mental atau Revolusi Mental guna untuk mengantisipasi ancaman terhadap masyarakat yang sangat besar yang bernama NARKOBA dan MEDSOS, dimana sekarang ini yang narkoba dan medsos sudah melanda ke seluruh penjuru dunia tanpa terkecuali pada akhirnya merusak mental dan akhlak generasi muda, oleh karena itu dalam setiap kesempatan saya selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat Taba Sating untuk menjauhi dan memerangin narkoba, 


Kemudian untuk mengawasi para anak anak dan generasi muda yang menggunakan medsos, cari dan pilih  aplikasi medsos yang baik dan pantas untuk kita pelajari dan ikuti. Jangan sampai menggunakan aplikasi yang merusak jiwa dan akhlak anak anak generasi muda kita.

Sejak saya menjabat sebagai kepala desa saya selalu berkordinasi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda agar bisa membangun desa Taba Sating ini, tiga tahun kebelakang masjid selalu sepi, setiap masyarakat yang mendapat musibah selalu sepi dan untuk menghantam Al-Qur'an tidak ada orangnya bahkan untuk menghantam Al-Qur'an itu sampai satu bulan baru bisa hatam,  

Alhamdulillah dua tahun belakangan tepatnya 2019 akhir masyarakat sudah mulai merasakan perubahan yang terjadi, semenjak adanya pengajian atau majlis ta'lim baik kerumah rumah atau ditempat utama di masjid, sekarang ini setiap ada musibah atau warga yang meninggal dunia, ahli musibah sangat merasa terhibur, kenapa tidak biasanya untuk menghantam Al-Qura'n ditempat masyarakat yang mendapat musibah yang takziah selalu sepi, namun dengan dobrakan revolusi mental yang saya lakukan ini yang takziah sangat banyak, untuk menghatam Al-Qur'an hanya sampai tujuh hari atau satu Minggu artinya masyarakat Taba Sating sudah mencintai Al-Qur'an dan menyadari kalau kehidupan bermasyarakat satu dengan yang lainnya saling membutuhkan, ujar Rizkon.

Lebih lanjut Rizkon mengatakan, selain program revolusi mental kami juga melakukan pembangunan pisik seperti pelapis jalan juga jalan menuju perkebunan dan persawahan masyarakat, juga untuk kegiatan sosial yang terdampak dari COVID 19 ini dengan penyaluran BLT, karena itu memang hak masyarakat Taba Sating sementara saya beserta perangkat hanya berkewajiban untuk menyampaikan kepada yang berhak menerimanya dengan mengutamakan kebijakan, karena kami sebagai pengemban amanah dari Allah melalui masyarakat Taba Sating, tutup Rizkon.(Habib)

Kurnaidi Minta Ketegasan Pihak Terkait Adanya Kerusakan Tiang Pengaman Jembatan Beruge

MUBA -POLICEWATCH NEWS - Perbaikan tiang pengaman jembatan Desa Beruge Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, sampai saat ini belum diselesaikan alias terbengkalai, sementara aktivitas kapal pengangkut batu bara di saat air sungai Musi pasang seperti ini terus berjalan lancar. 

walaupun pihak managemen PT. Batu Bara Mandiri sendiri pernah membuat surat perjanjian yang tertuang dalam berita acara pada tanggal 26 Maret 2019 dan
bertanggung jawab untuk memperbaiki tiang jembatan yang rusak itu tapi sampai saat ini masih belum terselesaikan.

Sementara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menagih janji terhadap manajemen PT. Batubara Mandiri yang akan memperbaiki kerusakan tiang jembatan Beruge seperti yang tertera dalam surat perjanjian yang dimaksud.

“Pertama kita menagih janji mereka sesuai dengan surat perjanjian mereka untuk segera memperbaiki kerusakan tiang pengaman jembatan itu dan kami akan koordinasi dengan KSOP untuk langkah selanjutnya. Apakah kita minta  direkomendasikan agar di larang melintas,” ujar Kadishub Muba, Pathi Riduan di ruang kerjanya, saat di konfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Pathi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah bertindak dan memfasilitasi sesuai kapasitas dan wewenang kami.

"Dengan adanya informasi kalau tiang jembatan yang rusak itu belum selesai diperbaiki, kita akan tindak lanjuti sesuai dengan kapasitas kami, kewenangan kami untuk memfasilitasinya"ujarnya

Mengingat kewenangan Jembatan itu adalah wewenangan pihak kementerian karena itu merupakan jalan negara dan yang mengeluarkan izin surat menyurat serta olah gerak, pengawasan segalanya itu wewenang pihak KSOP,” ungkapnya.
Ditempat terpisah Minggu 29-11-2020, Ketua Umum Persatuan Ormas Muba (POM) Kurnaidi  mengatakan" Sebagai Putra Daerah dirinya merasa terpanggil dan sangat menyayangkan pihak terkait dan yang berkompeten terkesan tidak ada ketegasan terhadap  persoalan ini.

"Karena dalam pengamatan kami pihak PT. Batu Bara Mandiri selain sudah merusak tiang pengaman jembatan, mereka juga pernah melakukan pengorokan atau mengali sungai Musi dengan alat berat itu diduga tidak memiliki izin dan kegiatan itu dapat dinilai sudah merusak ekosistem sungai"Pungkas Kurnaidi.

Menurut Kurnaidi kegiatan itu sempat berhenti setelah terekspos dalam pemberitaan pada beberapa media online, tapi diduga tidak ada tindakan dari pihak terkait.

"Kami wajib pertanyakan ada apa dibalik semua ini dan kami juga pertanyakan keberadaan pelabuhan PT. Batu Bara Mandiri  di Desa Bailangu yang kami pertanyakan bagaimana mekanisme perizinannya, baik rekomendasi, tata ruang dan amdalnya. Apakah ini sudah menemui prosudur, mekanisme yang sebenar nya"ujarnya.

Lebih lanjut Kurnaidi mengatakan persoalan ini akan kami kutip satu persatu dan akan kami laporkan kepada Kementrian dan pihak terkait lainnya, harapan saya agar menurunkan tim dan apa bila terdapat kesalahan dalam laporan kami nanti supaya dapat diberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku harap."  Kurnaidi. ( Tim ).