Jalan Mulus: Warga Desa Bukit Indah-Sidorahayu, Ucapkan Terimakasih Ke Pemkab Muba

MUBA -POLICEWATCH NEWS- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU.PR) Kabupaten Musi Banyuasin, sedang gencar-gencarnya membangun di bidang infrastruktur dari Kota sampai ke pelosok-pelosok Desa, guna memperlancar roda pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Muba.

Sebagai contoh: pembangunan peningkatan jalan poros penghubung antara Desa Bukit Indah dan Desa Sidorahayu kecamatan Plakat Tinggi, yang kondisinya selama ini sudah rusak dan berlobang kini sudah mulus, Bahkan proses pengerjaan jalan tersebut sudah masuk ketahap akhir, dimana hampir seluruh ruas jalan sudah diselimuti Aspal Hitam.

Pantauan awak media di lapangan, Selasa (15/12/2020), pengerjaan peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh PT. Argamakmur Mandiri dengan nomor kontrak 620/01/sppkf/apbd-p/pu-pr/kec.pt/2020 dan nilai kontrak 3.942.824.000 masa waktu pelaksanaan 90 hari kerja.

Saat dikonfirmasi di lapangan Efendi salah satu warga Bukit Indah mengungkapkan" kami merasa senang atas di bangunnya jalan utama Desa kami yang mana selama ini berlobang dan becek sekarang sudah mulus dan kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten yang sudah peduli kepada warga Desa Bukit Indah dan Sidorahayu.
Lanjut Efendi, ucapan yang serupa kami sampaikan kepada pihak perusahaan yang telah memberikan volume tambahan dari panjang jalan secara cuma-cuma, Saya mewakili warga Bukit Indah menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengawas lapangan Bang mustar atas inisiatifnya telah memberi bonus pengerasan jalan sepanjang -+275 meter dan pengecoran badan jalan -+27 meter,”pungkas Efendi.

Mustar pengawas lapangan saat dibincangi awak media mengucapkan rasa syukurnya atas pekerjaan jalannya sudah hampir selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah pekerjaan kami hampir rampung itu berkat kerja keras rekan-rekan dilapangan dan juga berkat dukungan dari warga setempat khususnya warga Bukit Indah dan warga Sidorahayu,”imbuhnya. (Wahyudi)

Kades Sukamaju: Bank Sampah Berkah Karya Siap Menjadi Mitra dan Market Place Masyarakat


MUBA -POLICEWATCH NEWS - Antusias peserta ikuti Lomba Kreasi Sampah menggunakan bahan bekas atau limbah cukup banyak dan masing-masing produk yang dihasilkan bernilai ekonomi tinggi mampu bersaing dipasaran, Bank Sampah Berkah Karya siap menjadi mitra serta Market Place. Selasa, (15/12/2020).

Ayatullah Komayni A.Md Direksi Bank Sampah Berkah Karya Sekaligus Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dalam sambutannya pada saat membuka lomba mengatakan" kegiatan ini adalah stimulus kepada masyarakat dan penjaringan kepada karya-karya masyarakat yang miliki nilai ekonomi tinggi.

"Kegiatan ini sebagai stimulus ekonomi masyarakat melalui Bank Sampah Berkah Karya produk-produk kreasi masyarakat bisa dipasarkan tentunya dari barang-barang bekas atau limbah. Kami yakin dari sampah ini akan tumbuh pengrajin-pengrajin baru dan produk yang dihasilkan mampu bersaing dari kualitas dan harga" Kata Kades Ayatullah.

Tidak hanya itu masyarakat diharapkan dapat mengelola sampah rumah tangga agar bisa miliki nila jual dan bekerja sama dengan Bank Sampah Berkah Karya.

"Kami siap menjadi promotor dan juga market place bagi produk-produk hasil kreasi masyarakat yang kualitasnya bagus untuk dipromosikan. Seperti produk kursi dari ban bekas, peralatan rumah tangga dari sisa kayu meubel, tempat air minum dari plastik kemasan air mineral dan masih banyak lagi kami lihat sangat potensial. Insyaallah kita akan bantu promosikan hasil karya masyarakat" imbuh Kades.

Bank Sampah Berkah Karya berdiri belum genap satu bulan, tengah ciptakan terobosan baru selain mengajak masyarakat dan pelaku usaha menabung sampah guna peningkatan ekonomi masyarakat, BSBK juga menjadi market disiapkan menjadi market place masyarakat dan pengrajin untuk mempromosikan produknya.

Direktur Bank Sampah Berkah Karya Muhammad Sudibyo mengungkapkan" timnya akan berusaha terus menerus mengajak masyarakat menabung di Bank Sampah Berkah Karya dan galakan pemanfaatan sampah yang menjadi nilai ekonomi dan penyelamatan lingkungan.

"Kami mengajak masyarakat untuk terus menabung, manfaat yang dirasakan akan banyak dari tabungan sampah. Juga mengajak masyarakat menyelamatkan lingkungan dengan menjadi pengrajin dari bahan sampah atau limbah nanti BSBK yang akan menjadi market place nya" Ujar Sudibyo.

"Bukti keseriusan kami salah satu produk satu set kursi hasil pemanfaatan dari ban bekas kami beli dan akan kami promosikan sebagai salah satu produk unggulan dan pengrajin menjadi mitra Bank Sampah Berkah Karya" Imbuh Sudibyo.

Juadi Al Faruq salah satu peserta Lomba Kreasi Sampah mengaku senang dengan diadakan kegiatan seperti ini, menurutnya sangat membantu karena pengrajin ini memiliki keterbatasan dalam hal manajemen dan promosi.

"Kami senang ada kegiatan seperti ini, karena pengrajin seperti kami sangat terbantu. Kami mampu produksi tapi terkendala dalam hal pemasaran dan manajemennya. Mudah-mudahan kedepan bermitra dengan Bank Sampah Berkah Karya Omzet penjualan meningkat dan syukur-syukur dapat bantuan tambahan modal agar dapat melayani pasar"  Ungkap Juadi.

Kegiatan Lomba Kreasi Sampah bertema Ubah Sampah Menjadi Berkah ini diikuti 27 peserta dan kelompok pengrajin, tak hanya Dewasa puluhan anak-anak turut berpartisipasi. Hadir Bhayangkari Polsek Babat Supat, Perangkat Desa Sukamaju, Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa KKN Universitas PGRI Palembang turut dalam penjurian.

Kegiatan ini digelar di Kawasan Perkantoran Desa Sukamaju dan didukung Pemdes Sukamaju, Rumah Sosial Zakat Assyifa dan Musisi Sukamaju Project. (Wahyudi/ril)

Komitmen Komarudin, S.Pdi wujudkan desa babakan Perkasa

                                                                
    Kepala desa babakan beserta perangkat
            

Majalengka policeewatch.news,- Komarudin, S.Pdi kepala desa babakan kecamatan kerjati adalah seorang kepala desa yang berkomitmen penuh memajukan desa, di bawah kepimpinan nya desa babakan mengalami kemajuan baik itu di bidang sarana dan prasarana khususnya pembangunan infrastruktur pedesaan, dengan moto PERKASA ( profesional,elok,ramah,kompak, aman,sejahtera agamis) komarudin berupaya memajukan desa babakan.

dengan ada nya dana desa dari pemerintah pusat, menurut Komarudin sangat membantu dirinya melakukan perencanaan pembangunan di desa yang di pimpin nya, sehingga program-program kerja yang sudah di agendakan melalui musyawarah tingkat terkecil di dusun sampai musrembang bisa terlaksana dan terealisasi serta tepat sasaran

“ adanya dana desa terus terang sangat membantu kami pemerntah desa dalam melakukan perencanaan pembangunan, sehingga agenda agenda yang sudah di musyawarahkan baik dari musdus, musdes dan musrembang bisa terlaksana dengan baik “ kata komarudin

                                                                    

komarudin S.Pdi Kades babakan


Kades yang terkenal ramah ini mengaku ingin lakukan yang terbaik untuk masyarakat,

“ jelas saya ingin lakukan  yang terbaik untuk masyarakat, karena ini amanah yang di emban “ tambah nya lagi

desa babakan yang berbatasan dengan desa kertajati ini termasuk desa yang akan menjadi sentra industri dan kota aero city, tentu hal tersebut akan menjadi motivasi tersendiri bagi komarudin dengan adanya peluang-peluang ekonomi dan kesempatan kerja peran diri nya di perlukan untuk mengikat kerjasama dengan investor-investor yang akan melakukan investasi di wilayah desa babakan kecamatan kertajati.

                                                                        

   dok. mpw
                                        


menutup sesi wawancara, komarudin S.pdi mengatakan bahwa peran media sebagai mitra kerja di perlukan pemerintah desa untuk mempublikasikan pembangunan desa, sehingga publik mampu menilai sejauh mana dana desa  bisa di pergunakan untuk membangun

laporan 

(RS, Y2)

WABUP OKU JOHAN ANUAR TERSANDUNG DUGAAN KORUPSI TANAH KUBURAN PEKAN DEPAN DISIDANGKAN DAN DITAHAN DIRUTAN PAKJO PALEMBANG

Wabub OKU Johan Anuar Ditahan KPK

Palembang- policewatch.news - Johan Anuar wakil Bupati Terpilih berpasangan dengan Bupati Kuryana Aziz masa bakti Priode 2020 - 2025 setelah mengikuti pilkada lawan tabung kosong pasangan kuryana Azis dan johan anuar menang 61 % namun nasib Johan Anuar terkait kasus lama yang sebelumnya ditangani Polda Sumsel dan kini diambil alih oleh KPK setelah pelaksanaan pilkada selesai, nasib Johan Anuar ditahan KPK
terkait Dugaan Korupsi TPU yang merugikan negara 5,7 M.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memindahkan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) periode 2015-2020 Johan Anwar (JA), ke Rumah Tahahan (Rutan) Kls 1 A Pakjo, Selasa (15/12/2020).

"Pelimpahan sudah kita lakukan dan kemungkinan besar, proses persidangan akan mulai digelar pada pekan depan," ujar JPU KPK,  Siswandono.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas 1A Pakjo, Mardan SH mengatakan, sama seperti tahanan baru lainnya, Johan Anuar juga akan menempati sel masa pengenalan lingkungan (mapeling) di Rutan Pakjo. 

Tak hanya itu, tersangka juga akan menjalani karantina selama 14 hari kedepan guna mengantisipasi risiko penularan virus di masa pandemi terhadap seluruh penghuni rutan. 

"Sebelumnya kami memang sudah mendapat informasi dari KPK bahwa akan ada pelimpahan tahanan berinisial JA untuk dikirim ke rutan klas 1 Palembang. Perlu kami sampaikan pula bahwa proses hukum akan tetap kami laksanakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kami selaku pihak rutan, hanya menerima pelimpahan tahanan KPK yang akan menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang," ujarnya.

Sebelumnya, Titis Rachmawati SH MH selaku penasehat hukum Johan Anuar mengatakan, dengan telah dilimpahkannya berkas perkara Johan Anuar ke PN Tipikor Palembang maka pihaknya akan menyiapkan Tim Lawyer untuk mendampingi di persidangan nanti.

"Selain itu, saat ini kita akan memperlajari
surat dakwaan dan juga berkas perkara yang diserahkan oleh JPU KPK kepada Tim Lawyer," terangnya

Pewarta : Bambang.MD

Kades Buka suara, Camat Jatitujuh Di duga Minta “uang Pelicin” untuk Cairkan ADD dan DD

        Ikin Asikin, S.IP (camat jatitujuh)
                                  

Majalengka,policewatch.news,- ADD (alokasi dana desa) untuk operasional dan SILTAP perangkat desa sejatinya tidak ada syarat apapun ketika mengajukan pencairan, begitu pun DD (dana desa) karena pemerintah pusat mengalokasikan anggaran APBN untuk penunjang dua program tersebut langsung ke rekening pemerintah desa, namun miris di duga praktek-praktek pungli masih semarak di lakukan oleh oknum-oknum di pihak kecamatan.

narasumber Policewatch yang juga seorang kepala desa  mengatakan pada senin,(7/12/2020) bahwa ada aturan-aturan yang tidak berdasar, seperti pencairan ADD menurut pengakuan narasumber harus ngasih duit.

“ ada aturan-aturan yang tidak masuk akal, seperti pencairan ADD harus ngasih uang,sampe sekarang kan belum cair “ Ungkap Narasumber

Untuk kelengkapan pemberitaan, policewatch mendatangi kantor kecamatan jatitujuh pada selasa, (15/12/2020),  

Camat jatitujuh, Ikin Asikin, S.IP membantah perihal dugaan uang pelicin terkait pencairan ADD dan DD, menurut nya diri nya tidak tahu dan tidak pernah menerima uang apapun yang di maksud uang pelicin

“ saya tidak tahu, yang jelas mah saya tidak pernah menerima uang pangleleuer (uang Pelicn) ADD dan dana desa“ bantah Asikin

Jika benar informasi yang di dapatkan oleh policewatch.news terkait uang pelicin tersebut, ini tentu sudah menyalahi aturan hukum dan pelaku bisa di jerat dengan undang undang tindak pidana korupsi dan juga pungli.

Salah satu KABID di dinas PMD kabupaten majalengka di konfirmasi via whatsapp, rabu (12/12/2020) terkait yang terjadi di salah satu kecamatan hanya menjawab bahwa ADD bukan bidang nya, sehingga tidak bisa memberikan komentar, ketika di tanya siapa yang membidangi sampai tulisan ini naik online, belum ada jawaban.

ADD (alokasi dana desa) sudah seharusnya di cairkan tanpa syarat apapun, karena anggaran tersebut adalah murni hak perangkat desa, dan praktek-praktek kebiasaan “uang Pelicin” sudah seharusnya tidak lagi menjadi budaya dan kebiasaan di kalangan  birokrasi demi terwujud nya pemerintahan yang bersih dan transparan di kabupaten majalengka ini.

laporan

policewatch biro majalengka

Desa Sri Karang Rejo Kirim 25 Kadernya Mengikuti Pelatihan Stunting

MUBA -POLICEWATCH NEWS- Sebanyak 25 kader Desa  Sri Karang Rejo Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti pelatihan Stunting, bertempat di  ruang kelas SD Negeri Karang Mukti Kamis ( 3/12/20)

Kades  Sri Karang Rejo Moch Zakya Hamdan Fitendra mengatakan" pada awak media suatu kebanggaan bagi kami masyarakat Desa Sri Karang Rejo , terutama para peserta kader  yang mengikuti Pelatihan Stunting untuk mendalami makna dari Stunting dan yang menjadi nara sumber Tim dari Dinas PMD yang di komandoi langsung Pak Kadis Richard Chahyadi. 

Zakya menyebutkan" sebelum acara inti di mulai terlebih dahulu Kadis PMD menyampaikan salam dari Pak Alex Noerdin Mantan Bupati Muba  dan Guburnur Sumsel dua priode serta menyampaikan Salam dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin," jelas   kades
Lebih lanjut Kades berharap pada peserta yang mengikuti pelatihan Stunting dapat menimbah ilmu dan pengalaman yang  nantinya dapat terserapkan  pada masyarat tentang Stunting.

Menurut  kades Zakya peserta yang mengikuti pelatihan Stunting ini sebanyak 25 orang  terdiri dari kader pos yandu 8 orang, KPM 4 orang, ibu PKK dan Kader PKK 6 orang, Guru Paud 4 orang, Bidan desa 1 orang  dan Ibu Balita 2 orang," jelasnya

Sala - satu peserta dari kader ini,  yang mengikuti pelatihan Stunting  mengatakan dengan mengikuti program stunting ini ,kami dapat mengetahui makna dari apa stunting itu, bagai mana ciri- ciri  anak kami megalami gizi buruk dan bagai mana cara kami menangani dan membantu anak - anak lain yang kekurangan gizi,  dan  kami dapat menerapkannya pada orang tua balita yang lain, dan dengan adanya program stunting ini kami lebih mengerti serta memahami apa itu stunting," ungkapnya.

Kami yang mengikuti stunting ini dapat pembekalan ilmu dari  stunting ini , nantinya kami juga akan menerapkan program ini pada orang tua balita dan anak-anak ," sebutnya.

Menurut Richard, materi Stunting yang perlu disampaikan meliputi, materi kesehatan serta materi pola hidup sehat materi pola bersih dan sebagainya.

Pemerintah desa memiliki sumber dana Stunting ini terjadi dari ada tiga yang bersumber dari APBN yaitu dari pusat yaitu dana desa ( DD) dan ada dari dana yang bersumber dari kabupaten ( ADDK) serta dana bersumber dari pendapatan yang lainnya dan semuanya  itu sah menurut UU, yang akurat yaitu dana yang diterimah oleh pusat dan yang kita bahas sumber dana yang bersumber daei pusat yaitu dana desa.

Lanjut Richard, masa kehamilan sampai dengan 1000 hari masa pertumbuhan akibat kurang gizi, kurang ASI dan asupan makanan. Adanya kasus tersebut pemerintah berharap Dana Desa-lah solusinya karena kita ketahui stunting menjadi persoalan Nasional bukan hanya peroalan di daerah kita saja, ucapnya.

Dijelaskan Richard, Tahun 2019 angka pertumbuhan stunting di Indonesia ini 37% ditahun 2020 ini menjadi 26 sampai dengan 27 % berarti angkanya menurun. Harapan Presiden kita  kedepannya Stunting ini Zero % akibat Stunting ini negara dirugikan 300 triliun pertahun. ( ADV Mitra desa)

Terdakwa Aries HB dan Ramlan Suryadi Gunakan Rompi Tahanan KPK Saat Dihadirkan Sidang Di PN.Tipikor Palembang Tetapi Aries Dan Juarsyah Kompak Tidak Akui Terima Uang Dari Robi

 BREAKING NEWS
Palembang– policewatch.news - Sidang dugaan suap fee 16 paket proyek di Muara Enim tahun anggaran 2019 yang melibatkan terdakwa Aries HB mantan Ketua DPRD Muara Enim dan  Ramlan Suryadi mantan Plt Kepala Dinas PUPR kembali digelar di PN Tipikor Palembang, Selasa (15/12).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan  kedua terdakwa dalam persidangan. Agenda sidang sendiri yakni pemeriksaan terdakwa sekaligus pemeriksaan saksi mahkota antara terdakwa Aries HB dan terdakwa Ramlan Suryadi akan saling bersaksi.

Saat ini Juarsyah dan Aries HB mantan ketua DPRD Muara Enim Kompak tak Akui Terima Suap dari Robbi Okta Falevi Selaku Kontraktor sudah divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim.

Kedua terdakwa Aries HB Dan Ramlan Suryadi langsung didatangkan  oleh JPU KPK dari Rutan Kelas I Pakjo Palembang ke Pengadilan Negeri Khusus Tipikor Palembang. Saat tiba di pengadilan, kedua terdakwa dikawal oleh petugas  dengan mengenakan rompi tahanan KPK berwarna orange.
Terpisah JPU KPK M. Asri Irwan SH MH mengatakan, pihaknya menghadirkan dua terdakwa sekaligus saksi mahkota, yang mana antara terdakwa akan saling bersaksi soal perkaranya masing-masing.

“Setelah pemeriksaan terdakwa, karena kami tidak menghadirkan saksi ahli, sementara terdakwa dan penasehat hukumnya sudah menghadirkan saksi meringankan. Maka sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan sidang tuntutan,” ujar Asri.

Asri mengakui selama persidangan, Aries HB hingga saat ini tidak pernah mengakui telah menerima sejumlah uang terkait kasus fee 16 proyek tersebut.

“Memang dari pertama penyidikan dan BAP terdakwa tidak pernah mau mengakui bahwa dirinya menerima suap. Akan tetapi, tim JPU KPK tetap pada dakwaan bahwa terdakwa Aries HB menerima suap dari terpidana Robby,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan,  terdakwa Ramlan Suryadi dari awal memang telah mengakui  menerima sejumlah uang dari terpidana Robby Okta Fahlevi dan Elvin akan tetapi dia tidak mengakui soal penerima suap yang lain.

“Sejak awal, memang terdakwa Ramlan Suryadi mengakui bahwa menerima suap, tetapi dia mencoba mengatakan tidak mengetahui pemberian suap kepada pihak-pihak lain,” tuturnya.

Lanjutnya,  terdakwa mengakui menerima uang sejumlah lebih Rp1 miliar  dari terpidana Robby Okta Fahlevi. Dan yang kedua terdakwa juga mengakui sering menerima uang dari terpidana Elvin.

Hingga sore menjelang Maghrib, sidang masih berjalan dengan pemeriksaan kedua terdakwa Aries HB dan Ramlan Suryadi.

Pewarta : Bambang.MD

Saiful Anam: Tidak ikut Dalam Rekonstruksi " Sikap Komnas HAM Sangat Aneh " Semakin mengacaukan kesimpulan publik

Saiful Anam Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, 

Komnas HAM Tak Ikut Rekonstruksi, Jangan-jangan Hasil Penyelidikannya Tidak Jauh Beda Dari Versi Polri

Red, POLICEWATCH,-   Sikap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang tidak ikut dalam rekonstruksi atau reka ulang peristiwa KM 50 Tol Jakarta-Cikampek oleh pihak kepolisian sangat disesalkan publik

Bahkan, pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, menilai sikap Komnas HAM tersebut sangat aneh.

Lantaran rekonstruksi bertujuan mendapatkan gambaran tentang terjadinya tindak pidana dan menguji kebenaran keterangan saksi-saksi. Tapi, Komnas HAM malah tidak ikut melihat rekonstruksi polisi.

"Kalau seperti ini maka rakyat awam pun akan merasa heran dengan sikap yang diambil Komnas HAM. Ada pertanyaan liar publik atas ketidakhadiran Komnas HAM dalam proses rekonstruksi," ujar Saiful Anam kepada Awak media, Selasa (15/12).

Seharusnya, lanjut Saiful, Komnas HAM mengirim tim penyelidiknya untuk mengikuti rekonstruksi yang dilakukan oleh Bareskrim Polri.

"Apabila tidak, Komnas HAM tidak profesional. Karena Komnas HAM juga harus mengetahui kesimpulan dan hasil rekonstruksi," kata Saiful.

Karena, dengan mengetahui rekonstruksi versi Polri, Komnas HAM dapat melakukan counter terhadap hasil rekonstruksi apabila ada penyimpangan fakta yang sebenarnya.

"Namun apabila dalam fakta rekonstruksi Komnas HAM tidak ikut andil di dalamnya, maka semakin mengacaukan kesimpulan publik, yang beranggapan jangan-jangan hasil penyelidikan Komnas HAM tidak jauh berbeda dari hasil yang dilakukan oleh Polri," terang Saiful.

Ujungnya, jika nanti Komnas HAM memiliki pendapat yang berbeda, Polri akan menyalahkan Komnas HAM karena tidak mengikuti rekonstruksi setelah diundang.

"Karena bukan tidak mungkin Polri dikemudian hari, apabila terdapat perbedaan fakta, dapat menyatakan Komnas HAM tidak mengerti persoalan karena tidak ikut dalam rekontruksi di lapangan," pungkas Saiful

Pewarta: Sutomo

Kabsreskrim Konjen Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo Berikan Keterangan Pers Terkait Penanganan Perkara Pengawal MRS Kepada Petugas Polri

Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si 

Jakarta - policewatch.news - Wawancara Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang didampingi oleh Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si 
Kakor Sabhara Baharkam Polri  Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si
- Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi
- Karo Paminal Brigjen Pol hendra kurniawan,Selasa LT I Gedung Bareskrim Polri Jakarta,15/12/2020
Dihadiri oleh reporter  SCTV, Kompas TV, CNN TV, iNews, TV ONE, Metro TV, Berita Satu Trans 7, Jawa Post TV, policewatch.news media online serta diliput oleh tim PID dan Multimedia.

Penanganan Perkara Penyerangan Pengawal MRS Kepada Petugas Polri

Dapat dijelaskan bahwa rekonstruksi yang dilakukan pada tadi malam merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Artinya rekonstruksi yang dilakukan bukanlah hasil final, nantinya apa bila terdapat temuan baru terkait dengan penambahan keterangan informas, saksi mapun bukti lainnya tentunya tidak menutup kemungkinan dapat dilanjutkan kedalam tahap rekonstruksi lanjutan.

Dapat ditekankan bahwa dalam rekonstruksi yang dilakukan, Polri selalu berkerja secara profesional, transparan dan objektif.

Dalam hal ini Polri selalu melibatkan rekan-rekan media dan rekan-rekan dari pengawas eksternal yang dalam hal ini Polri mengundang Komnas HAM dan Amnesty Internasional dari tim kontras dan tim parsial serta Kompolnas, walaupun yang datang hanya dari Kompalnas Polri tetap menghargai independensi rekan-rekan pengawas eksternal lainnya

Selain itu di dalam setiap kegiatan Polri selalu didampingi oleh pengawas internal yaitu Divisi Propam Polri. 

Tentunya untuk perkembangan penyelidikan selanjutnya bahwa Polri selalu membuka ruang apabila terdapat informasi ataupun saksi baru yang memahami dan mengetahui peristiwa yang terjadi untuk dapat dilakukan pemeriksaan dan menjadi tambahan dalam kelengkapan penyidikan.

Polri akan terus menjaga transparansi dan profesionalisme maka di setiap perkembangan kasus ini ada dilakukan update.

Rekonstruksi adalah bagian dari penyidikan tentunya terhadap temuan baru penyidik selalu menerima apabila hal tersebut berhubungan langsung dengan temuan di lapangan dan saksi akan di akomodir karena hak ini merupakan bagian dari profesionalisme.

Proses yang ditangani saat ini terkait dengan adanya laporan penyerangan terhadap petugas namun tentunya penyidik akan mendudukan dalam posisi yang jika ada pendapat lain akan tetap dihargai.

Kasus ini sedang berproses dan diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk terus dilanjutkan sehingga hasil akhir penyidikan dapat betul-betul dipertanggung jawabkan.

Reporter : Bambang.MD

Jaringan Internet lelet.Sidang "Om Yes" di adakan tatap muka.


Dok : MPW


Palembang.Polce Watch.News.- Untuk pertama kalinya selama menjalani proses persidangan, mantan Ketua DPRD Muara Enim Aries HB atau sering disebut dalam dakwaan Jaksa KPK “Om Yes”, akhirnya dihadirkan langsung ke ruang sidang Tipikor Palembang, Selasa (15/12/2020).

Dihadirkannya terdakwa Aries HB dalam ruang sidang ini karena terkendala jaringan internet di Rutan Pakjo, sehingga mengganggu jalannya proses persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

Terdakwa Aries HB dengan menggunakan rompi khusus bertuliskan tahanan KPK ditempatkan terlebih dahulu di balik jeruji tahanan Tipikor PN Palembang. Sembari menunggu sidang Ramlan Suryadi dengan agenda keterangan saksi ahli usai memberikan pendapatnya. (Hr/Tim)