Dijuluki Bayi SGM Ananda: Grizelle Merayakan Ultah Perdananya.



MUBA -POLICEWATCH NEWS- Bayi merupakan sang buah hati bagi pasangan suami istri dan semua orang pasti gemes ketika melihatnya. Tubuhnya yang mungil, tingkah lakunya yang polos dan lucu membuat orang selalu ingin mencubit pipinya.

Seperti bayi mungil bernama Grizelle Indira jovanka yang merupakan putri bungsu dari ibu Eviana Setyo Wati dengan pasangan bapak Rafik Elyas salah seorang Jurnalis yang bertugas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Meski baru genap berusia 1 tahun, namun bayi perempuan yang dijuluki Bayi SGM Ananda ini selalu menunjukan gerak-gerik yang lucu bahkan dihari ulang tahun perdananya, Grizelle sudah bisa meniup lilin bahkan memotong kue ulang tahun didepan para tamu dan undangan.

“Grizelee anak yang sehat serta jarang menangis. Ia juga selalu menunjukan gerak-gerik yang lucu.  Sekarang usianya genap satu tahun.”Ujar Eviana Setyo Wati ibu kandung Grizelee saat dibincangi awak media se-usai ulang tahun anaknya, Rabu (16/12/2020) tadi siang.

Setyo Wati bersyukur bahwa kehadiran putri bungsu dari empat bersaudara ini juga menambah semangat bagi kedua orang tuanya untuk bekerja meski ditengah pandemi.

"Grizelee inikan sejak lahir mengkonsumsi susu SGM Ananda. Jadi saking sayangnya terhadap putri bungsu, bapaknya mau tidak mau pontang-panting mencari rejeki, meski ditengah pandemi sekalipun.”Candanya. (Wahyudi/ril)

Oknum Pemborong Diduga Pukul Wartawan Diminta Kapolres Prabumulih Panggil Pelakunya

 

PRABUMULIH, POLICEWATCH.NEWS - sungguh sangat ironis sering terjadi kekeresan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan ancamannya pidana dan denda 500 juta 

Kali ini menimpa sdr.Andre Bara, wartawan media Online Matta News, yang diketahui berdomisili di Kelurahan Muara Dua Kota prabumulih.

Ketua IWO Lahat Bambang.MD mengecam keras terhadap insiden ini agar pelakunya segera ditangkap untuk diproses hukum, 

Informasi yang dihimpun awak media, kejadian itu menimpanya di Lantai IV Gedung Pemerintah kota (Pemkot) di Kantor Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sekitar pukul 10.00 WIB. Hari ini Rabu 16/12/2020.

Adapun kronologis kejadian adalah dipicu hal yang sepele, yakni ketika Andre Bara hendak menemui nara sumbernya, di lantai IV itu, ia bermaksud hendak duduk, namun terhalang oleh kaki Terlapor SD yang berprofesi sebagai pemborong, atau pelaksana pekerjaan pemborong, ia coba menegur terlapor, agar menurunkan kakinya, karena hendak melintas dan duduk dibelakangnya

“Aku tegur pertamo, dio (terlapor SD, red) tidak bereaksi, lalu aku tegur keduo kali, agar nurunke kakinyo. Disitulah, dio mukul aku, dan kena di pelipis mato sebelah kanan sampe bedarah dikit,” akunya kepada awak media policewatch.news ketika dikonfirmasi.

Dirinya tidak membalas pemukulan tersebut, saat kejadian dalam ruangan tersebut banyak yang menyaksikan langsung kejadian itu.
“Setelah itu langsung dipisah wong, aku langsung pegi dan turun dari lantai IV Pemkot, aku ngomong dengan terlapor, kejadian ini kulaporke polisi,” (Setelah terjadi pemukulan itu langsung dilerai oleh orang yang kebetulan berada di sana, sebelum saya turun, saya katakan kepada Terlapor SD, kalau hal ini akan saya bawa ke ranah hukum) jelasnya.

Korban Andre Bara langsung melaporkan kejadian itu dengan mendatangi SPKT Polres Prabumulih. Laporan korban tercantum dalam Laporan Polisi Nomor : LP/B/229/XII/2020/SUMSEL/RES PRABUMULIH pada Rabu 16 Desember 2020.

“Aku berharap perbuatan terlapor dapat diganjar dengan hukum yang ado. Serta, diproses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” terangnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH., SIK.,MH, melalui Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH, saat dikonfirmasi membenarkan kalau korban telah melapor, dan kasusnya masih dalam penyelidikan.

“Iya, laporannya sudah kita terima. Sekarang ini, tengah diproses,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online(IWO) Kota Prabumulih, Kandarian  menyayangkan dugaan tindakan penganiayaan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugasnya yang dilindungi UUD pers. 

Sebagai Ketua IWO Kota Prabumulih,Kandarian Berharap agar kasus ini bisa di proses sesuai hukum yang berlaku, sehingga hal seperti ini ke depannya tidak terjadi lagi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya sebagai pencari berita, "Pungkasnya. 

Sumber : IWO
Bambang.MD/ IWO

Di Medsos Sebut Polisi Dajjal, Seorang Wanita Ditangkap

 


Jakarta, POLICEWATCH,-  Seorang perempuan berinisial RW (53) ditangkap oleh aparat kepolisian terkait ujaran kebencian. Dia ditangkap usai mengatakan 'polisi dajjal' dalam sebuah video dan tersebar di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan RW ditangkap pada Senin (14/12) di Bogor, Jawa Barat. Penangkapan RW itu berawal dari patroli siber yang dilakukan Unit 2 Subdit Siber Polda Metro Jaya.

"Dan ditemukan sebuah video yang isinya seorang wanita menyatakan ujaran kebencian dan penghinaan di sosial media Tiktok dengan nama akun @yudinratu," kata Yusri dalam keterangannya, Rabu (16/12).

Kepolisian kemudian menyelidiki akun tersebut dan diketahui pemiliknya berinisial RW. Dalam kasus ini, kata Yusri, pelaku diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan menyebarkan berita bohong.

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa satu buah handphone yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video.

"Membawa pelaku ke Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan," ucap Yusri.

Pelaku RW dapat disangkakan dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHP.

Video TikTok yang dibuat oleh RW itu beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Twitter @agoez_76.

Pewarta: Aji SR


KAPOLDA SUMSEL MENERIMA HIBAH PINJAM PAKAI 10 UNIT RANMOR RODA EMPAT DARI PEMKAB MUARA ENIM


PALEMBANG - POLICEWATCH.NEWS -  Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri,S MM didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik SH MM.Para PJU Polda Sumsel.dan Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra,Sik.menerima Hibah/Pinjam Pakai 10 Unit Ranmor Roda Empat dari Bupati Muara Enim H.Juarsah,SH dihalaman.gedung.Promoter   Polda Sumsel Rabu 16/12/2020.

Dalam.sambutannya Bupati.Muara Enim. H.Juarsah.mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen mendukung semangat cita cita reformasi birokrasi diinstitusi Polri,sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada Masyarakat,untuk itu pada hari ini Pemkab Muara Enim menyerahkan bantuan pinjam pakai berupa 10 unit Ranmor roda empat yang diperuntukan menujang kegiatan operasional di sepuluh Polsek wilayah Polres Muara Enim,
ucap " Bupati Muara Enim Baru saja dilantik H. Juarsah  
Senada juga dikatakan Kapolres Muara Enim AKBP Donni bahwa 10 unit ranmor roda empat diperuntukan Polsek lawang Kidul, Lembak, Semendo,Tanjung Agung, Rambang Dangku, Lubai, Sungai Rotan, Gelumbang,Gunung Megang, dan Polsek Rambang semoga dapat memotivasi Anggota dalam.melaksanakan tugas dalam  Melayani masyarakat guna mewujudkan Polri yang Promoter ucap " Donni
Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri,S MM, mengucapkan terimakasih dan Selamat kepada Bapak H,Juarsah SH yang baru dilantik menjadi Bupati Muara Enim, hari ini kita menyaksikan merupakan wujud bentuk sebuah sinergitas ,karena kita sadar saat sekarang ini, instansi manapun itu tidak akan mampu bekerja sendiri semua harus terkoneksi,terintegrasi dan saling menghargai dan sebuah penghargaan bagi kami atas diberikan pinjam pakai,artinya diberikan langsung kepolsek- polsek itu juga ,itu tidak semua daerah yang memberikan bantuan seperti ini,ucap Jenderal Eko,untuk itu kepada Anggota khusus nya Polres Muara Enim tolong dirawat pemberian bapak bupati ini dirawat seperti kendaraan Pribadi inilah yang paling berat diinstansi Kita atau lainnya Kalau Mobil Dinas kurang perawatannya,seolah olah kurang rasa memilikinya, buat S O P yang bagus sehingga dapat merawat ranmor ini ,kalau ini konsep URC(unit reaksi cepat) maka percepatlah pelayanan terhadap masyarakat artinya tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat,Unit reaksi cepat dalam melayani masyarakat,percayalah dimanapun anda bertugas walaupun tidak disaksikan pimpinanmu,tuhanmu maha menyaksikan dan Maha melihat,oleh karenanya tebarkanlah kebaikan,tukas " Kapolda sumsel 

Reporter : Bambang.MD

Terkait Proses Otopsi Jenazah 6 Laskar FPI, Komnas HAM Panggil Kabareskrim

 

Dok: Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo

Red,POLICEWATCH,-  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk dimintai keterangan tambahan soal proses otopsi terhadap enam jenazah laskar FPI.

“Penting bagi Tim untuk mendapatkan keterangan tambahan guna pendalam baik prosedur, proses dan substansi otopsi yang dilakukan,” kata keterangan tertulis Komnas HAM yang disampaikan melalui akun Twitter resminya @KomnasHAM, Rabu (16/12).

Keterangan terkait hal tersebut, juga telah diberikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat dipanggil oleh Komnas HAM.

Dalam keterangan tertulis itu, Komnas HAM berharap keterbukaan yang disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat menyatakan profesional dan membuka ruang bagi pihak eksternal dalam upaya melakukan penyidikan kasus KM 50 Tol Jakarta-Cikampek terimplementasi dengan baik.

“Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya masyarakat yang telah memberikan keterangan dan informasi atas peristiwa itu, dan berharap kepada masyarakat yang mengetahui atau memilki informasi atas peristiwa dapat memberikannya kepada Komnas HAM RI,” demikian keterangan tertulis Komnas HAM***

Pewarta: Aji SR

Perampok Bos Karet Diringkus Tim Tiger Polres Lahat Di Desa Manggul


LAHAT - POLICEWATCH.NEWS - Hari Selasa tanggal 9 Juli 2019 sekitar jam 18.30 WIB, bertempat di Jalan Lintas Kecamatan Pagar Gunung, Desa Tanjung Agung Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat telah terjadi Pencurian Dengan kekerasan dengan korban LU (28 thn) warga Desa Lubuk Dendalan Kecamatan Mulak Sebingkai KabapatenLahat.

Sat reskrim polres Lahat dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Kurniawi H Barmawi SIK bersama personelnya berhasil mengamankan TSK Inisial  FE (31) warga Desa Pagar Agung Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat.

Barang bukti yang berhasil di amankan 1 ( satu ) bilah senjata tajam jenis pisau penikam merk A.Malik bergagang kayu warna coklat muda tanpa sarung yang panjangnya kurang lebih 26 cm. saat ini disita dalam berkas perkara lain 

Kronologis Kejadian Pada hari selasa tanggal 9 juli 2019 sekira pukul 18.30 wib bertempat di jalan lintas Kecamatan  Pagar Gunung Desa Tanjung Agung Kabupaten Lahat telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dialami pelapor ketika selesai menjual getah karet dari arah berlawanan pelaku sebanyak 4 ( empat ) orang yang menggunakan ranmor roda 2 ( dua ) sebanyak 2 ( dua ) unit berpapasan dengan mobil yang di tumpangi pelapor lalu para pelaku memutar arah dan memberhentikan motor yang dikendarainya di samping kiri dan kanan mobil, kemudian pelaku menyuruh turun pelapor dengan memegang kerah baju kaos serta tangan kanan pelaku memegang sebilah sajam jenis pisau “ kuduk “ akibat kejadian ini uang hasil penjualan getah karet sebanyak Rp.49.880.000.- diambil para pelaku. Atas kejadian ini pelapor melaporkan kejadian tersebut polsek pulau pinang untuk di tindak lanjuti.

Kronologis Penangkapan Pada hari selasa tanggal 15 Desember 2020 sekira jam 23.00 wib team Tiger Polres Lahat mendapat informasi bahwa TSK sedang berada di jalan lintas sumatra Desa Manggul depan terminal Manggul kemudian team Opsnal Polres Lahat menuju lokasi yang dinformasikan di jalan Lintas Sumatera Desa Manggul depan terminal manggul dan setelah berada di lokasi tersebut bahwa benar TSK sedang berada dipinggir jalan sesuai dengan informasi yang telah diketahui, selanjutnya TSK langsung diamankan dan dibawa ke polres lahat untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku. 

Pewarta : Bang /IWO

Mantan Kepsek SDN 13 Arahan Diduga Gelapkan Dana Bosda Tanpa Diketahui Bendahara

BREAKING NEWS
LAHAT , POLICEWATCH.NEWS - Sumber yang enggan disebutkan namanya oknum kepsek SDN 13 Arahan , Merapi Timur diduga gelapkan uang dana Bosda Senilai Rp 17.624.000 bantuan triwulan tanggal11 desember 2020.

Menurut sumber bahwa saya merasa tidak pernah diajak oleh oknum mantan kepsek SDN 13 tahu tahu dia bilang dana Bosda sudah saya ambil terang oknum kepsek tersebut dan dia bilang tanda tangan yang lama saya tidak tau maksud mantan kepala sekolah inisisl ( K) sekarang sudah dicopot dari jabatannya dimutasikan ke SDN 8 Merapi Timur terang " Sumber kepada policewatch.news 

Sementara itu infomarsi yang kami dapatkan dari sumber dipercaya bahwa  SK Plt Kepsek SDB 13 Arahan dikeluarkan pada tangga 30 nopember 2020 sementara untuk bantuan BOS ( Bantuan Operanasional Sekolah ) Daeeah pada triwilan 11 desember 2020 dicairksn sebesar Rp 17 .624.000 langsung diambil mantan kepsek Kusmiyati ini pengakuan bendahara Bosda SDN 13 Arahan kepada wartawan senin (14/12) 

Lebih lanjut Bendahara Bosda mengaku bahwa pencairan dana bosda tampa sepengetahuan saya ujarnya dan uang sejumlah Rp 17 juta langsung diambil mantan kepsek SDN 13 yang baru saja dicopot digantikan tadi acara sertijab di dinas pendidikan lahat sayang mantan kepsek kusmiyati tidak hadir sertijab yang dilansungkan dilaksanakan senin (14/12) bertempat diruang pertemuan diknas pendidikan lahat.

Terpisah Kadis Pendidikan Lahat Drs.Suhirdin ditemui policewatch.news diruang kerjanya rabu (16/12) dia menerangkan kedua kepala sekolah baik yang lama dan yang plt baru saja dilantim saya suruh untuk diselesaikan uang yang sudah dicairkan oleh mantan kepsek ibu kusmiyati agar masalah ini diselesaikan mereka berdua, terang " Suhirdin sudah banyak contoh korupsi uang BOS masuk bui ini uang negara dan harus ada pertanggujawabannya bukan sebaliknya diambil tanpa ada kejelasan apalagi bendahara bosda di SDN 13 Arahan tidak tahu pencairan dana BOSDA Ini bisa dipidanakan ucap " Kadisdik Lahat.

Senada juga dikatakan Sekretaris Diknas Mujahidin ditemui diruangnya rabu (16/12) mereka sudah dipanggil dan diberikan arahan agar masalah ini untuk diselessikan antara kepsek yang lama maupun plt Kepsek yang baru "tuturnya 

Pewarta :Bambang./ IWO

Peluncuran Big Data Kesehatan dan Peresmian RS Bhayangkara Palembang Polda Sumsel

  

PALEMBANG,POLICEWATCH.NEWS - Rumah Sakit Bhayangkara Palembang merupakan rumah sakit Polri terbaik yang ada di pulau Sumatera. Dengan fasilitas yang lengkap ditunjang peralatan yang canggih serta tenaga medis yang profesional dan berpengalaman. 

Rumah sakit Bhayangkara Palembang terus memberikan pelayanan kesehatan bagi semua masyarakat yang datang. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Polri saja, juga melayani masyarakat umum, peserta BPJS dan asuransi kesehatan lainnya.

Selain itu, rumah sakit Bhayangkara Palembang juga memiliki big data kesehatan Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, AKBP dr Wahono Edhi Prastowo mengatakan untuk menunjang tugas kedokteran dan Kepolisian rumah sakit Bhayangkara Palembang memiliki database kesehatan yang terintegrasi dengan satuan wilayah Polres jajaran melalui sistem big data Polda Sumsel.

"Big data ini menjadi sumber informasi riwayat kesehatan bagi anggota Polri di jajaran Polda Sumsel yang terdata,"katanya kepada wartawan usai peresmian gedung baru RS Bhayangkara Palembang dan dilanjutkan pemberian Penghargaan kepada Mitra Polri yang telah mendukung Polda sumsel antara lain;

1. CHANDRA ANTONIO
2. YAYASAN BUDHA SUCI
3. SUKARTA (TOPI KOKI)
4. TONY HERLY (ATONG)
5. DONI P. GANDAMIHARJA (PTPN)
6. Dra. LESTY NURAINY Apt., M.Kes.
7. Ir. BENDUT HARIBOWO
8. ADV. SUTIONO, S.H.
9. TONI TATUNG
10. PT. THAMRIN BROTHER
11. SIMON WANGDRA
 Rabu (16/12/2020)

Dikatakan Wahono, dengan anggaran yang terbatas dapat lebih efisien dan tepat sasaran untuk anggota Polri yang belum melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala sehingga dapat diikutsertakan dalam periode selanjutnya.

"Ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan agar seluruh anggota polisi khusus nya di jajaran Polda Sumsel terdata dalam database big data kesehatan,"katanya.
Lebih lanjut dikatakan Wahono, untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit Bhayangkara Palembang sudah menambahkan sarana dan prasarana serta fasilitas layanan yang lebih lengkap.

"Semoga kedepannya rumah sakit Bhayangkara Palembang bisa menjadi RS rujukan regional Sumatera bagian Selatan atau di pulau Sumatera,"harapnya.

Saat ini rumah sakit Bhayangkara Palembang memiliki fasilitas empat unit ruang operasi dengan sistem MOT atau Modular Operating Theatre adalah sistem ruangan operasi yang terintegrasi oleh satu kontrol panel. sistem ini mencakup lampu ruangan, pintu hermetic, dan juga sistem tata udara ruangan yang bisa di atur dalam satu kontrol panel.

Memiliki empat unit ruang pelayanan Hemodialisa khusus anak anak dan alat Hemodialisa dewasa sebanyak 20 unit. Memiliki ST Scan dengan 32 slide, ronsen dengan CR, ronsen panorami dan USG empat dimensi, laboratorium Covid 19 dengan VCR yang canggih, dan pelayanan ruang VVIP untuk kenyamanan pasien.

Sementara itu, Brigjen Pol Dr Rusdi mengatakan rumah sakit Bhayangkara Palembang sudah memiliki fasilitas yang lengkap ditunjang dengan peralatan yang sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Sumsel pada umumnya dan Palembang khususnya.

"Dengan ini maka RS Bhayangkara Palembang akan dinaikkan statusnya dari tingkat III menjadi rumah sakit tingkat II," tuturnya

Pewarta : Bambang.MD

DESA WIDIT BAGIKAN INSENTIF KADER POSYANDU, PAUD, DAN GURU MENGAJI

 

BURU,POLICEWATCH.NEWS,-Pemerintah Desa Widit bagikan insentif Kader Posyandu, insentif Paud, dan insentif Guru Mengaji, Rabu,(16/12/2020), di Kantor Desa Widit, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Pembagian insentif berjalan dengan aman dan konfusif yang langsung di bagikan oleh Pejabat Kepala Desa Widit, Udin Belen, A.MA dan didampingi Kaur Keuangan, Ardin Waedurat,SE.

Udin Belen, A.MA, Pejabat Kepala Desa Widit mengatakan Mereka telah menerima insentif atu honor sesuai dengan apa yang menjadi hak mereka.

" Insentif yang merupakan hak mereka telah di berikan yang mana di berikan kepada Kader Posyandu, Insentif Paud, dan Guru Mengaji dengan sumber dana desa (DD) Tahap 3(tiga) Tahun Anggaran 2020". Ungkap Belen

Lebih lanjut menurut Pejabat Kepala Desa Dava insentif di berikan masing-masing memperoleh tiga (3) bulan yaitu Oktober, November, Desember pada Tahun 2020 ini.

" Kader Posyandu 10 Orang/@bulan Rp. 250.000,- x3  bulan total Rp.7.500.000, sedangkan insentif Guru Paud, Kepala Pengelola, dan tutor semua 4 Orang /@bulan Rp. 500.000,- x3 bulan total Rp. 6.000.000,-, dan Guru Mengaji 4 Orang /@bulan Rp. 500.000,-x 3 bulan total Rp. 6.000.000,- ". Tutur Belen.

Dan di akhir penyampaiannya Pejabat Kepala Desa Widit berharap melalui pembayaran insentif ini dapat meningkatkan tugas dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing sehingga dapat memberikan pelayan terbaik guna memajukan Desa.

Reporter: Aam Purnama (MPW)

GERAKAN GANYANG KORUPTOR DEMO DI GEDUNG KPK SAMBIL GELAR TEATRIKAL PERTANDINGAN TINJU KPK VS JUARSAH

                     Foto Istimewa

Jakarta- policewatch.news -  Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan Ganyang Koruptor (Gagak) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Bupati Muara Enim, Juarsah.

Demikian disampaikan koordinator lapangan Gagak, Toby N. Pransisco saat menggelar aksi, di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin petang (16/12).

Mereka mendesak pimpinan KPK untuk segera tersangkakan Juarsah karena diduga terlibat dalam kasus suap 16 paket proyek jalan pada tahun anggaran 2019.

“Kami menggugat KPK segera tersangkakan Juarsah karena saat menjadi wakil Bupati Muara Enim ia disebut menerima aliran duit suap 16 paket proyek jalan yang dianggarkan 130 miliar pada tahun anggaran 2019,” ujar Toby.

Selain orasi, mereka juga melangsungkan teatrekal pertandingan tinju antara KPK VS Juarsah. Menurut Toby, hal itu sebagai simbol bahwa KPK sedang bertarung dengan koruptor karena, tambah Toby, Juarsah menantang KPK untuk membuktikan keterlibatannya saat diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Palembang, selasa (20/10).

“Saat diperiksa, Juarsah menantang KPK untuk membuktikan, sehingga menurut kami, pertandingan tinju ini sangat pas untuk menunjukkan siapa sebenarnya yang menjadi jagoan dan menang. KPK ya, harus berani dan menang dong, koruptor harus ditaklukkan dan dipenjarakan,” kata Toby.
Selain itu, Toby menyampaikan Muara Enim tidak boleh dipimpin oleh orang yang terduga terlibat dalam kasus korupsi.

“Selamatkan Muara Enim dari pemimpin terduga Koruptor dan kami percayakan ke KPK untuk segera tuntaskan kasus yang ditengerai melibatkan Juarsah,” tegas Toby. 

sumber : lingkaranrakyat.com 
Editor  : Bambang.MD