Konfrensi pers Kepala Kantor Pos Cabang Garut : terkait Data KPM 2021 berkurang

GARUT| POLICEWATCH.NEWS- Karena banyaknya informasi kesimpang siuran penyelenggaraan Bansos Dari Kemensos kepala Kantor Pos kabupaten Garut adakan konfrensi pers [11/1] diruang kantor pos guna lakukan klarifikasi agar substansi jelas terutama berkurangnya jumlah penerima manfaat pada tahun 2021

Bantuan dari Kemensos RI akan dilakukan dalam empat tahap pencairan dengan jumlah Rp 300.000,- Menjawab pertanyaan rekan media bahwa faktanya sering ditemukan ketidak sesuaian dan perjokian , Kepala kantor pos Kab Garut  Andriyanto yang baru 45 hari menjabat "Saya Akan menindak tegas petugasnya yang kedapatan bekerja tidak sesuai ketentuan, Bahkan bisa dengan sanksi pemecetan "
Saat diulas masalah penurunan jumlah KPM pada tahun 2021 "Saya tidak bisa menjawab karena itu bukan kewenangan kami , Tapi kewenangan KEMENSOS kami hanya menjadi pelaksana pencairan ,Ungkapnya mengakhiri".
"Kami harapkan dukungan dan peran media dalam pemberitaan berimbang , Juga sebagai kontrol kinerja kami dilapangan , Mengingat luasnya wilayah yang kami garap "Ungkapnya mengakhiri [dera taopik]

BUPATI CIK UJANG HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOTIKA DAN MIRAS DI KEJARI LAHAT

Bupati Lahat Cik Ujang Turut Musnahkan Barang Bukti

LAHAT|POLICEWATCH.NEWS-  Bertempat di Halaman Kantor Gedung Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat,hari ini Senin [11/1/2021] pukul 9.30 wib Bupati Lahat H.Cik Ujang hadiri langsung giat pemusnahan barang bukti inkracht dari bulan Agustus hingga Desember 2020.

Pantauan awak media ini Turut hadir dalam Giat pemusnahan tersebut Pj Sekda Lahat,Kapolres Lahat,Ketua PN Lahat, Ketua DPRD Lahat, Dandim 0405 Lahat,Ketua MUI Lahat,Unsur SKPD Pemkab Lahat Informasi yang di terima awak media barang bukti yang akan dimusnahkan 
NARKOTIKA (40 perkara) : 1.GANJA. 123,367 (seratus dua puluh tiga koma tiga enam tujuh) gram. 2.METAMFETAMINA. 21,803 (dua puluh satu koma delapan nol tiga) gram.3.MDMA. 8 (delapan) butir dengan berat 2,168 (dua koma satu enam delapan) gram. 

II. TIPIRING (4 perkara) : 1.15 (lima belas) botol Minuman Keras berbagai merk yang didapat dari razia Pedagang Miras sebanyak 2 (dua) perkara. 2. 4 (empat) botol sisa minuman keras berbagai merk yang didapat dari razia ketertiban umum yaitu mengkonsumsi minuman keras di muka umum sebanyak 2 (dua) perkara.

Kepala kejaksaan negeri Lahat Fithrah,SH dalam sambutannya mengatakan, Bahwa jumlah barang bukti pemusnahan hari ini ialah jenis Narkotika sebanyak 40 perkara, dengan rincian yakni ganja sebanyak 123,367 (seratus dua puluh tiga koma tiga enam tujuh) gram,  jenis metamfetamina sebanyak 21,803 (dua puluh satu koma delapan nol tiga) gram dan jenis MDMA sebanyam 8 (delapan) butir dengan berat 2,168 (dua koma satu enam delapan) gram. 

Disampaikannya juga, adapun perkara tipiring sebanyak 4 perkara  dengan rincian 15 (lima belas) botol Minuman Keras berbagai merk yang didapat dari razia Pedagang Miras sebanyak 2 (dua) perkara, dan 4 (empat) botol sisa minuman keras berbagai merk yang didapat dari razia ketertiban umum yaitu mengkonsumsi minuman keras di muka umum sebanyak 2 (dua) perkara. 
“Saat ini yang dominan ialah tentang narkotika, Kedepan pemerintah agar mengantisipasi masyarakat di tingkat desa yakni mengontrol masyarakat agar tidak mengonsumsi narkotika,” ujar fitrah.
Dirinya juga berharap agar unsyur Pemerintah Desa dapat berpartisipasi aktif dengan Babinsa untuk menumpas kejahatan narkotika. [Bang/Bintang]

POLDA SUMSEL LAKUKAN PENDAMPINGANKEPADA KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ 182


PALEMBANG| POLICEWATCH.NEWS - Seperti diketahui bahwa Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang berisi 62 penumpang telah mengalami musibah yaitu jatuh disekitar Kepulauan Seribu Jakarta. Dari 62 penumpang tersebut ada salah satu penumpang atas nama RION YOGATAMA yang beralamat di Kota Lubuk linggau.

Oleh karena itu Pada hari minggu 10 Januari 2021 pukul 16.00 Wib polda sumsel melalui Polres Lubuk Linggau melakukan konselor yg dilakukan oleh Aipda Tommy dgn cara mendatangi dan melakukan pendampingan (Konseling) Psikologis Keluarga Korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 atas nama RION YOGATAMA yang tinggal di jl Kenanga II Kota Lubuk Linggau. Sumsel.

Kabid Humas mengatakan bahwa tujuan dari pendampingan oleh Konselor Polres Lubuk Linggau Aipda Tommy itu adalah suatu bentuk kepedulian polda sumsel kepada masyarakat yang mendapatkan musibah korban dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dimana bentuk giat yg dilakukan adalah : 
1. Memberikan PFA (Psychological First Aid) bagi Orang Tua Korban, Istri dan kedua anak korban 
2. Melakukan pendataan terkait ciri-ciri fisik Korban.

Sedangkan hasil dari konselor yang dilakukan  adalah
1. Orang tua korban sudah bisa diajak komunikasi, sementara masih menunggu di Lubuk linggau;
2. Istri Korban masih syok dan belum mau berkomunikasi; 
3. Menyampaikan kepada keluarga yang lain untuk memantau dan mendampingi istri korban. 

Untuk  Pengambilan sampel DNA (Antemortem orang tua Korban) akan dilakukan hari ini di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Demikian ungkap Kabid humas kombes pol Suryadi [bambang.md]

PROYEK PUSKESMAS AIR BUAYA (DAK) KESEHATAN BIDANG AFIRMASI SENILAI 6,9 MILIAR TA 2020 BELUM SELESAI DIKERJAKAN


BURU, | POLICEWAYCH.NEWS,- Telah memasuki tahun 2021 Proyek Puskesmas Air Buaya (DAK) Kesehatan Bidang Afirmasi senilai 6,9 Miliar Tahun Anggaran 2020 belum selesai dikerjakan.

Hasil pantauan Wartawan Media Police Watch [www.policewatch.news]  di lokasi proyek pembangunan puskesmas Air Buaya, Kecamata Air Buaya, Kabupaten Buru ini tampak masih ada pekerjaan pada beberapa bagian bangunan yang belum terselesaikan, Minggu, [10/01/2021].
Padahal proyek Pembangunan  Puskesmas Air Buaya ini merupakan proyek yang sumber dananya merupakan Dana Alokasi Khusus [DAK] Tahun Anggaran 2020. Dan hasil pantauan dilapangan pada papan informasi proyek didapat keterangan sebagai berikut:
1.) Pekerjaan: Pembangunan Puskesmas Air Buaya [DAK] Kesehatan Bidang Afirmasi,
2.) No Kontrak: 02/SP-FSK-PUSK.AB.DINKES/IV/2020,
3.) Tanggal Kontrak: 16 April 202,
4.) Nilai Kontrak: Rp. 6.980.000.000,-
5.)  Air Buaya, Kecamatan Air Buaya,
6.) Pelaksana: CV. Mulia Pratama,
7.) Waktu: 150 [seratus lima pulus] Hari Kalender
8. Sumber Dana: DAK
9. Tahun Anggaran: 2020

Dengan belum selesainya Proyek Pembangunan Puskesmas Air Buaya berdasarkan hasil tinjauan di lokasi pada Minggu, [10/1/2020] dan mengacu pada Papan Informasi Proyek yang terpasang di lokasi kegiatan mengenai waktu pelaksanaan, seharusnya Proyek Pembangunan Puskesmas Air Buaya yang sumber dananya dari DAK Tahun 2020 maka seharusnya telah selesai di bangun pada September 2020 lalu.

Terkait belum selesainya Proyek Puskesmas Air Buaya sampai Januari 2021 ini, Media Police Watc mencoba mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru via pesan Whatsapp, namun tidak di balas padahal pesan telah terkirim dan terbaca.

Begitu pula pihak rekanan perusahaan pelaksana proyek pembangunan puskesmas yang di hubungi belum memberikan keterangan sampai berita ini di publikasikan[aan purnama]

KPK, Tangkap Ferdy Yuman Di Sebuah Hotel Di Malang Jawa Timur


JAKARTA|POLICEWATCH.NEWS - Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ferdy Yuman, pihak yang diduga menghalangi proses penyidikan kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung [MA] Nurhadi. 

Ferdy diduga turut menyembuyikan Nurhadi dan keponakannya Rezky Herbiyono saat buron KPK beberapa waktu lalu.

"Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di kota Malang, Jawa Timur," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Minggu,[10/1/2021]

Ali Fikri kepada awak media mengatakan , Ferdy Yuman yang sudah dijerat sebagai tersangka ini kini dibawa dalam perjalanan menuju ke gedung merah putih jalan Kuningan Jakarta Selatan saat ini 

Setelah sampai tersangka nantinya akan langsung dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik. Namun Ali belum menyinggung soal penahanan.

"Berikutnya tim KPK akan membawa yang bersangkutan ke Gedung KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ali. 

Sebelumnya diberitakan, dengan penangkapan Ferdy Yuman tersebut, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango juga mengultimatum para pihak yang hendak menghalang-halangi proses penyidikan perkara yang ditangani pihaknya.

"Ini warning bagi siapa saja yang melakukan tindakan-tindakan serupa," tegas Nawawi pomolango

Penetapan Tersangka dan Penahanan  Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mencegah dan Merintangi Penyidikan dalam Perkara NHD, dkk 
Minggu, 10 Januari 2021 

1. Kami akan menyampaikan informasi terkait dengan penetapan dan penahanan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan sengaja mencegah dan merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dalam perkara NHD, dkk. 

2. Perkara ini adalah pengembangan dari perkara suap terkait dengan pengurusan perkara di Mahkamah Agung RI yang dilakukan pada sekitar tahun 2015 sampai dengan tahun 2016. Setelah mencermati proses penyidikan dalam perkara sebelumnya dengan menetapkan 3 orang Tersangka yaitu NHD (Nurhadi, tidak dibacakan), RZH (Rezky Herbiyono, tidak dibacakan) dan HS (Hiendra Soenjoto, tidak dibacakan). Saat ini tiga orang tersebut yang telah memasuki tahap persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. 

3. Dalam perkembangan proses penyidikan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga merintangi penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pengurusan kasus di Mahkamah Agung. Kemudian KPK membuka penyelidikan baru, dan meningkatkan status perkara ke penyidikan dengan satu orang tersangka yakni FY (Ferdy Yuman, tidak dibacakan), swasta. 

4. Kronologi Penangkapan 
a. Hari Jumat, 8 Januari 2021, KPK memperoleh informasi dari masyakarat mengenai keberadaan FY yang beralamat di wilayah Sidosermo Surabaya, Jawa Timur

b. Tim kemudian bergerak dengan berkoordinasi dengan personil kepolisian Polda Jawa Timur dan Kepala Lingkungan setempat untuk melakukan penangkapan. 

c. Setiba di lokasi, FY sudah tidak ada. KPK kemudian mengamankan barang bukti di antaranya 
beberapa dokumen dan telepon genggam, serta 1 unit mobil fortuner warna hitam. 

d. Tim selanjutnya melanjutkan pencarian FY dengan menghubungi Polresta Malang Kota dan Polsek Klojen untuk membantu menyisir keberadaan Tsk FY.

e. Pada pukul 23.45 Wib, tim menemukan 1 unit mobil terparkir di salah satu hotel di wilayah Kota Malang yang dipergunakan FY untuk melarikan diri. 

f. Selanjutnya tersangka FY diamankan untuk kemudian di bawa ke gedung Merah Putih KPK 
guna mengikuti proses hukum selanjutnya. 

5. Konstruksi Perkara, diduga telah terjadi :
a. Pada 11 Februari 2020, KPK menerbitkan DPO (Daftar Pencairan Orang) atas nama tersangka 
HIENDRA SOENJOTO, NURHADI dan REZKY HERBIYONO. 

b. Sejak tahun 2017 sampai dengan 2019, FY bekerja sebagai supir untuk REZKY HERBIYONO dan  keluarganya. Kemudian di awal tahun 2020, FY diminta oleh REZKY HERBIYONO untuk datang ke Apartemen Dharmawangsa. 

c. Pada Februari 2020, FY atas perintah dari REZKY HERBIYONO membuat perjaniian sewa menyewa rumah di Jalan Simprug Golf 17 Suites 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan pemilik rumah dan sekaligus menyerahkan uang sewa secara tunai sebesar 

d. Pada bulan yang sama, Nurhadi bersama dengan TZ (Tin Zuraida, tidak dibacakan) dan keluarga NURHADI lainnya beserta 2 (dua) orang pembantunya menempati rumah di Jalan Simprug Golf 17 Suites 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan tersebut. 

e. Pada Juni 2020, Tim penyidik KPK yang telah melakukan pemantauan sebelumnya kemudian datang ke rumah di Jalan Simprug Golf 17 Suites 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan untuk melakukan penangkapan kepada NURHADI dan REZKY HERBIYONO. Saat tiba di lokasi, FY telah menunggu didalam Mobil Toyota Fortuner Hitam dengan Plat Nomor yang diduga palsu yang terparkir di luar pintu gerbang rumah untuk bersiap-siap menjemput REZKY HERBIYONO bersama keluarganya. 

f. Saat Tim mendekati mobil tersebut, FY langsung pergi dengan mengemudi menggunakan kecepatan tinggi dan menghilang ke arah Senayan. Sedangkan Tim KPK kembali ke arah rumah  NURHADI dan berhasil menangkap dan mengamankan NURHADI dan REZKY HERBIYONO di dalam rumah tersebut. 

g. Pada bulan Juli 2020, Tim Penyidik KPK melakukan upaya penggeledahan di rumah keluarga FY yang berlokasi di Sidosermo Kec.Wonocolo Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur, namun FY dan pihak keluarganya tidak kooperatif. 

6. Atas perbuatannya, FY disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

7. Untuk kepentingan penyidikan, tersangka FY dilakukan penahanan pertama selama 20 hari, terhitung sejak 10 Januari 2021 sampai dengan 29 Januari 2021 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 di lingkungan Rutan KPK, maka yang bersangkutan akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK  cabang Kavling C1. 

8. KPK mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi keberadaan Tersangka dan juga kepada Polresta Kota Malang atas bantuan dalam penangananan perkara ini sebagai bentuk sinergi aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi. 

9. KPK mengimbau kepada siapapun untuk tidak dengan sengaja menghalangi penyidikan maupun penuntutan dan persidangan perkara korupsi karena KPK akan dengan tegas menindak terkait dengan tersebut

sumber : humas KPK
editor    :Bambang.MD

Mensos Risma Kena Skakmat" Pakar Top UI Blak-blakan Bongkar Ini

Dok : Blusukan Mensos Risma


"Jabatannya sudah ganti, kan, Bu Risma. Ya, gaji juga ganti bu," 

Red, POLICEWATCH,- Aksi blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) di Jakarta masih terus diperbincangkan oleh khalayak ramai hingga hari ini. Salah satu yang menyoroti adalah Doktor Sosiologi Politik dari Universitas Indonesia (UI) Arief Munandar yang memberikan komentar lewat kanal YouTube pribadinya, Kamis (7/1).

Arief menduga kalau aksi blusukan yang dilakukan Risma di Jakarta adalah bentuk kerinduannya terhadap pekerjaannya dulu sebagai Wali Kota Surabaya. 

"Bu Risma ini masih kangen sama peran-peran dia yang langsung turun ke lapangan, ketemu tunawisma, dan mengurus gelandangan yang biasa dia lakukan di tempat asalnya Surabaya," kata Arief Munandar.

Namun, CEO perusahaan SDM tersebut mengingatkan Risma agar jangan berlarut-larut dalam melakukan kegiatan blusukan. "Jabatannya sudah ganti, kan, Bu Risma. Ya, gaji juga ganti bu," tuturnya.

Selain itu, Arief menjelaskan bahwa peran seorang menteri itu bukan untuk turun ke lapangan, melainkan berkutat soal kebijakan. "Peran mensos itu ada di level pembuat kebijakan dan pengawal dari pelaksanaan kebijakan, khususnya dalam menangani orang-orang yang menyandang masalah sosial," bebernya.

Arief menjelaskan, bahwa tanggung jawab Kemensos erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan, bukan hanya di Jakarta saja. "Menurut data BPS pada Maret 2020, persentase penduduk miskin di Jakarta adalah 4.53 persen angka ini tentu jauh di bawah angka nasional yaitu 7.38 persen," jelasnya. Jadi, sangat tidak masuk akal jika Risma sebagai Mensos terlalu fokus terhadap Jakarta.

"Jakarta sudah ada yang mengurusi dan progresnya lumayan bagus. Indonesia ini yang mesti diurus, masih banyak sekali daerah yang disparitasnya sama Jakarta sangat jauh," ungkapnya. Arief memaparkan, bahwa aksi tersebut bisa jadi hanya bagian dari pencitraan Risma dalam menghadapi Pilgub DKI Jakarta. 

"Ini akan makin gencar muncul tuduhan bahwa Megawati sebagai pimpinan PDIP sengaja menempatkan Risma sebagai mensos, dalam konteks mencuri start untuk perlombaan pertandingan politik 2024," tuturnya.

Oleh karena itu, jika Risma tetap berkutat pada permasalahan di Jakarta, Arief menyampaikan dua kekhawatirannya. "Gua khawatir orang kemudian mengatakan, ini Risma sengaja mengganggu Anies dan melakukan pencitraan dalam rangka perlombaan politik 2024," pungkasnya


Tubuh Korban Sriwijaya Air Kembali Ditemukan dan Terus Bertambah



Dok: istimewa

Red,Policewatch,-  Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menerima delapan body bag terkait evakuasi Sriwijaya Air SJ182 di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

"Siang ini kami kembali menerima barang bukti dari anggota tim yang telah bekerja untuk mendapatkan pencarian dan pertolongan terhadap pesawat Sriwijaya," ujar Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman dalam pernyataannya, Minggu (10/1/2021).

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan bahwa lima dari delapan kantong body bag tersebut berisi potongan tubuh manusia. "Telah menyerahkan kepada kami berupa 3 kantong serpihan pesawat, kemudian lima kantong lainnya adalah potongan tubuh manusia," katanya.

Barang bukti itu kini telah diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diidentifikasi lebih lanjut. "Selanjutnya dari barang bukti ini saya akan menyerahkan kepada DVI dan KNKT untuk dilaksanakan penyelidikan atau pemeriksaan," jelas Rasman. Sebelumnya, Tim Kopaska TNI Angkatan Laut (AL) telah menemukan serpihan dan pakaian yang diduga milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Temuan itu merupakan dari hasil penyisiran kapal KRI Kurau di sekitar lokasi jatuhnya pesawat kemudian dibawa ke posko (Jakarta International Container Terminal JICT), Jakarta Utara.

"Tim Kopaska TNI AL dan tim penyelaman menyerahkan barang temuan ke KRI Kurau berupa serpihan ban, celana anak kecil warna pink, dan serpihan pesawat selanjutnya tim KRI KURAU menyerahkan ke Basarnas," terang Mayor Laut Komandan KRI Kurau, Nurochim, di JICT***

Pewarta : Aji SR
Editor : MRI

PD IWO Ikatan Wartawan Online Kota Pagaralam Menempati Kantor Baru

PAGARALAM |POLICEWATCH.NEWS  
Ikatan Wartawan Online [IWO] Kota Pagaralam  memiliki kantor baru yang baru saja ditempati alamat: sekretariat jalan gunung mayor ruslan kelurahan Sukorejo kecamatan pagaralam utara kota pagaralam sumatra selatan.

Anggota IWO yang baru saja menempati kantor baru melakukan kegiatan gotong royong bersama bahu membahu dan mengambil mebileir pinjam pakai di instansi pemerintahan dan melaksanakan  pembesihan kantor dimulai dengan  pengecatan, dan pemasangan baleho sekretariat 

Semantara itu ketua IWO kota Pagaralam Mirwansyah.SE saat di konfirmasi mengatakan terimakasih kepada rekan -rekan iwo yang selalu kompak bekerja sama untuk kegiatan kantor iwo ini, dan saya ucapkan terimakasih kepada skpd pemerintahan kota Pagaralam yang telah membantu baik material maupun anggaran yang tidak saya sebutkan satu persatu. " Ungkapnya

Mirwansyah mengaku kami pengurus beserta anggota iwo yang baru menempati kantor baru ini, masih banyak kekurangan seperti mebiler kantor, meja, kursi, sopah, wifi, dan komputer harapannya kedepan iwo kota Pagaralam bisa besenergi dengan pemerintah kota Pagaralam dan (BUMN) Badan Usaha Milik Negara.

Kami pengurus iwo kota pagaralam akan mengadakan pengukuhan pelantikan di kota pagaralam " pungkasnya [Bambang/IW0]

PD IWO PAGARALAM SIAP BERSINERGI DENGAN PEMKOT


PAGARALAM |POLICEWATCH.NEWS -  Pengurus Daerah (PD) Ikatatan Wartawan Online (IWO) Kota Pagaralam periode 2021-2026 siap bersinergi dengan Pemerintah.

Organisasi Profesi Jurnalis Kota Bunga  yang di nahkodai oleh Mirwansyah, SE,  kini sudah memiliki Kantor Sekretariat  di Jalan Gunung Mayor Ruslan Keluarahan Sukorejo Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam Sumsel.

"Alhamdulilah IWO Pagaralam sudah memiliki Sekretariat,"ujar Ketua IWO Pagaralam Mirwansyah pada Minggu [10/01/2021]

Selama beberapa hari ini,  kata Mirwan,  seluruh anggota IWO Pagaralam bergotong royong menata dan membersihkan Sekretariat.
"Alhamdulillah Sekretriat IWO Pagaralam sudah ada,  tinggal lagi menata dan melengkapi keperluan kesekretariatan,"ujarnya.

Lanjut Mirwan,  dirinya yang dipercaya sebagai Ketua sangat berterima kasih kepada seluruh anggota IWO Pagaralam,  yang selalu kompak dan semoga kebersamaan ini terus terjalin.

Disamping itu juga,  Mirwansyah mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh semua pihak,"Ini semua berkat bantuan dari semua pihak, semoga sinergisitas ini akan tetap terjalin kedepannya,"ucap Mirwan.

Sebagai kontrol sosial,  IWO Pagaralam siap menerima sumbang saran dan masukan dari semua pihak baik itu dalam hal keorganisasian maupun sebagai jurnalistik.

Mirwansyah menambahkan, dalam hal keperluan kesekretariatan masih sangat banyak kekurangan,  diantaranya moblieur, komputer, dan lainya.

"Insha Allah dalam waktu dekat IWO Kota Pagaralam akan menggelar pelantikan dan pengukuhan kepengurusan,  serta melaksanakan berbagai agenda kegiatan,"tutupnya.[bambang/IWO]

Pelantikan Pangkorlap Dan Korlap Puk Spai Fspmi Pt Malindo Irfan





BEKASI POLICEWATCH.NEWS,- Puk Spai Fspmi Pt Malindo Irfan membentuk *Pangkorlap* (panglima kordinator lapangan) dan *Korlap* (kordinator lapangan) periode 2021 sampai 2023 Di omah buruh kawasan Ejip cikarang selatan.
Sejak pagi mulai pukul 07.00 WIB Anggota kegiatan dari PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan mulai berdatangan untuk menjalankan intruksi organisasi, Minggu 10 Januari 2020

Sudah diagendakan bahwa hari ini Minggu,10 Januari 2021 akan dilaksanakan PELANTIKAN PANGKORLAP & KORLAP PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan Periode 2021 - 2023 dimasa bakti 3 tahun kedepan.

Acara di mulai pukul 08.00 WIB dengan terlebih dahulu dibuka oleh pembawa acara Suhendin, dengan pembacaan "Basmallah" secara bersama sama dengan anggota yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan acara yang kedua yaitu, Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Lagu Mars FSPMI.

Dalam acara sesi berikutnya yaitu Sambutan sambutan, adapun dalam sambutan yang pertama yaitu disampaikan oleh Ketua baru PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan 


Hendra, dalam sambutnya menyampaikan "bahwa organisasi adalah rumah kita bersama yang sejak awal sudah dibangun dengan susah payah, terus kita perbaiki rumah kita ini".

 Siapapun yang menjadi bagian dari organisasi adalah keluarga yaitu Keluarga Besar PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan, jika terjadi selisih faham dalam keluarga kita harus bisa menyelesaikannya secara bersama sama.
 Itulah sebagian petikan sambutan dari Ketua.

 Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan jajaran staf  Kepengurusan baru Periode 2021-2023 dari mulai Bidang 1 sampai dengan Bidang 4, Kemudian Sekretaris dan Bendahara yang memang sudah dikenal oleh semua anggota.

Selesai Sambutan sambutan dan Perkenalan Kepengurusan yang baru acara dilanjutkan dengan acara inti yaitu,  *PELANTIKAN PANGKORLAP & KORLAP KORLAP*
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan dengan dibacakannya naskah Pelantikan dan Pembacaan Ikrar Anggota FSPMI.

Semua anggota yang hadir secara khidmat bersama sama membaca Ikrar Anggota.

Setelah pembacaan Ikrar Anggota maka secara resmi para calon PANGKORLAP & KORLAP menjadi PANGKORLAP & KORLAP PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan Periode 2021-2023 untuk membantu dalam menjalankan tugas organisasi 3 tahun kedepan.

Setelah resmi dilantik acara dilanjutkan dengan Sambutan PANGKORLAP & KORLAP KORLAP untuk menyampaikan pandangannya dalam organisasi.


Dan acara Sambutan terakhir disampaikan oleh *Amun/Jefry* (GARDA METAL PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan) untuk memberikan semangat, beliau berpesan bahwa pengurus dan anggota harus saling bersinergi, saling suport,saling mendukung agar organisasi tetap bertahan dan kompak,begitu pesan beliau agar bersinergi dan memotivasi kepada anggota yang hadir.

Terakhir acara di tutup dengan Do'a bersama yang dipimpin oleh  *Abdul Wahab*
Semoga Pengurus dan Jajaran PANGKORLAP & KORLAP PUK SPAI FSPMI PT Malindo Irfan bisa menjalankan tugasnya dalam organisasi dengan Amanah... Aamiin yaa robball alamiin.

Pewarta: Tono heryanto