MAKI : Tidak Harus Dipanggil Gibran Dan Sritex Ditantang Sambangi KPK
![]() |
| Gibran Rakabuming Raka bersama sang ayah Joko Widodo dan ibu iriana |
Red, POLICEWATCH,- Gibran Rakabuming Raka, Putra Presiden Joko Widodo, seharusnya mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, tanpa harus dipanggil terlebih dahulu.
Kapolres Bangka Barat Bakti Sosial Bagikan Sembako Di Desa Pangkalan Beras Kec.Kelapa
POLICEWATCH, Babel, - Kapolres Bangka Barat Bakti sosial Sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Sabtu 16 Januari 2021
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK dan di ikuti
Wakapolres Bangka Barat, PJU Polres Bangka Barat, Personil Polres Bangka Barat, Humas Polres Bangka Barat dan Humas Polsek Mentok.
Kapolres Bangka Barat menyampaikan bahwa, kegiatan bakti sosial ini merupakan kepedulian dan wujud kasih Polri terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak covid-19.
“Pembagian sembako dilaksankaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan melalui berkeliling door to door mengunjungi pemukiman warga di wilayah Kecamatan kelapa Kab.Bangka Barat,” Ujar kapolres.
Adapun jumlah paket sembako yang dibagikan polres Bangka Barat yaitu sejumlah 50 paket sembako.
Kapolres Bangka Barat juga menambahkan pihaknya akan terus menerus melakukan kegiatan sosial untuk mewujudkan program Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter).
Selain melakukan baksos Kapolres Bangka Barat juga mengimbau kepada masyarakat Pangkalan Beras agar selalu melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 6 tahun 2020 mengharuskan semua elemen untuk mematuhi Protokol kesehatan.
“Guna antisipasi Penyebaran Covid-19 diantaranya selalu pakai masker, jaga jarak (physical distancing), rajin cuci tangan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, sehinga Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dapat berjalan dengan optimal,” ujar kapolres.
Pemdes Karyasari bersama masyarakat dan sejumlah relawan Tanam 20 Ribu Pohon di Pantai Karang Paranje
Bupati Lahat Cik Ujang Berkoordinasi Dengan Gubernur Sumsel H. Herman Deru,S.H Terkait Pembangunan Infraktruktur di Kab lahat
PALEMBANG | POLICEWATCH.NEWS - Bupati Lahat Cik Ujang,S.H bersama jajaran OPD terkait Kabupaten Lahat mengadakan koordinasi terkait pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lahat dengan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru,S.H, Jum'at ( 15/1) bertempat diruang rapat Gubernur Sumatera Selatan.
" Dalam kunjungan Bupati Lahat Cik Ujang,S.H bersama jajaran OPD terkait diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru,S.H mengenai terkait pembangunan infrastuktur di Kabupaten Lahat.
H. Herman Deru juga mengatakan, di tahun 2021 saya akan tetap memberikan stimulan untuk pembangunan infrastuktur di daerah," ujarnya (Bintang)
Pemuda Desa Waelo Meminta Dinas PUPR Provinsi Maluku Awasi Pembangunan Jalan Mako-Kayeli
Buronan Klas Kakap Rini Yulianthie Fatimah Terpidana Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 8 Unit Elevator Akhirnya Ditangkap Kerugian Negara 17M
KPK Peringatkan Putra Si Raja Dangdut H.Roma Irama RS Mangkir Dari Panggilan
Ramal Presiden Jokowi Bakal Lengser Mbak You Dilaporkan Wanhat MIO Ke Polda Metro Jaya
Red, POLICEWATCH,- Sehubungan dengan adanya dugaan Penyebaran Berita bohong atau kabar tidak pasti atau dugaan provokasi dan penghasutan tentang ramalan Pergantian Presiden dan penjarahan oleh beberapa akun youtube, maka terhadap hal tersebut, Andi Candra Nasution dari Masyarakat Pecinta Presiden Jokowi, akan membuat Laporan Polisi malam ini di Polda Metro Jaya dalam dugaan penghasutan, provokasi dan penyebaran kabar tidak pasti
“Laporan Polisi (LP)
akan dilakukan malam ini, Jumat (15/1/21) pukul 19.00 Wib”, jelas Pitra
Romadoni selaku kuasa hukum Andi Candra. Menurut Pitra yang juga dewan
penasehat (Wanhat) Media Independen Online (MIO) Indonesia itu.
Video berdurasi 1.05 menit itu beredar luas menyebutkan
penjarahan akan terjadi 2021 dan akan ada pergantian prsiden. Karena rakyat
susah. Apakah ucapan si dukun dapat dipertanggung jawabkan? itu pertanyaannya.
Pemilik nama asli Euis Juwariyah Johana. Setelah Mama
Laurent tiada, kini sosok Mbak You menjadi lebih banyak dikenal netizen
Indonesia. Mbak You merupakan salah satu paranormal Tanah Air asal Salatiga
yang namanya terkenal karena sifatnya yang to the point***
Reporter: M Rodhi irfanto SH
Pengamat: Keputusan Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri Buat Internal Polri Gusar
![]() |
| Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo |
Red, POLICEWATCH,- Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto, menilai keputusan
Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengajukan nama Komisaris Jenderal Listyo
Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri tunggal
telah membuat gusar internal Polri.
Sebab, Jokowi telah mengambil keputusan dengan memotong
generasi. Bahkan ini sudah kali kedua, setelah mengangkat Jenderal (Purn) Tito
Karnavian terdahulu.
"Dua kali keputusan memotong generasi tentu saja membuat
gusar internal Polri. Bahwa kultur yang baik, di mana hubungan senior dan
junior itu tetap ada dan harus dijaga," kata Bambang saat dihubungi pada
Jumat, 15 Januari 2021.
Selain itu, Bambang melihat tak ada yang istimewa dari rekam
jejak Listyo Sigit. "Sudah menjadi rahasia umum jika ada hubungan spesial
antara presiden dengan Listyo," ucap dia melanjutkan.
Tak hanya kegusaran, hal tersebut akan menimbulkan hambatan
psikologis bagi pejabat lainnya untuk bersikap profesional. Bambang mengatakan,
semangat membangun karir dengan prestasi akan menurun, dan justru tergantikan
dengan berlomba-lomba merapat ke politisi.
"Mereka akan berpikir tak perlu lagi berprestasi. Cukup
dekat dengan politisi saja toh karir dijamin akan sampai puncak. Ini sangat
berbahaya bagi pembangunan SDM (sumber daya manusia) Polri yang kompeten dan
berintegritas," ujar Bambang.
Jokowi menyerahkan nama calon Kapolri kepada DPR yaitu
Listyo Sigit Prabowo sebagai pengganti Idham Azis yang bakal pensiun pada 1
Februari 2021. Listyo Sigit pun bakal menjalani uji kepatutan dan kelayakan
pada pekan depan.
Nama Listyo merupakan bagian lima nama yang diusulkan Komisi
Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden pada Kamis, 7 Januari lalu.
Mereka di antaranya Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, Komisaris Jenderal
Boy Rafly Amar, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komisaris Jenderal
Arief Sulistyanto, dan Komisaris Jenderal Agus Andrianto. Presiden kemudian
memilih satu nama untuk dikirim ke DPR agar mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.
Listyo Sigit Prabowo saat ini menjabat
sebagai Kepala Bareskrim Polri.
Ia akan menggantikan Jenderal Idham Azis sebagai calon Kapolri.







