Peringati Harlah NU Ke 95 Amir Muba Kunjungi Ponpes Roudhotu Tahfidzil Qur'an Sungai Batang.

 



Muba-POLICEWATCH NEWS-Ketua Aliansi Masyarakat Indonesia Raya Musi Banyuasin ( AMIR MUBA ) Ardiansyah, SE., MM ( Iyank ) berkunjung ke Yayasan Mamba’ul Ulum Pondok Pesantren Roudhotu Tahfidzil Qur’an bertempat di Mesjid Al Firdaus Desa Sungai Batang Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba ), Selasa ( 03,02,20 ).

Kunjungan ini dalam rangka peringatan memperingati Hari Lahir ( Harlah ) Nahdratul Ulama ke-59 dengan tema “ Menyebarkan Aswaju dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan “ Mauhidhoh Hasanah oleh Ki. Muhthohar Pimpinan Ponpes Roudathoul Tholibin.

Dalam sambutannya Ardiansyah mengajak semua yang hadir agar tetap menjaga silaturrahim dan selalu menebar kebaikan.

“ Seorang muslim dengan muslim lainnya boleh saja terpisah oleh sebuah jarak; berbeda pulau, negara, atau pun benua. Namun sejatinya setiap muslim terikat dengan kalimat yang satu “Laa ilaha illlallah: tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah". ”


Lanjutnya, “ Muslim dengan muslim yang lainnya adalah saudara. Dijadikannya iman seseorang sempurna ketika ia bisa mencintai saudaranya (sesama muslim) apa-apa yang dicintai untuk dirinya sendiri.

Sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” [HR. Bukhari dan Muslim] “, Tutupnya.

Dalam kesempatan ini meng’akhiri sambutannya Ardiansay ( Iyank ) memberikan bantuan berkenaan saat ini Yayasan Mamba’ul Ulum masih dalam masa pembangunan masjid Al Firdaus Pondok Pesantren Roudhotu Tahfidzil Qur’an.

Iyank menyambut baik kegiatan ini tersebut. Menurutnya, pembangunan masjid yang dilakukan Yayasan Mamba’ul Ulum adalah salah satu  langkah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat muslim.(tim)

Edi Wahyudi

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai TempeL - Gempol

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Sesosok mayat wanita ditemukan mengambang di sungai yang berada di Desa Tempel, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan

Warga mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh penjual kopi yang sehari-harinya bukan warung didekat sungai dengan posisi menyangkut pada bawah jembatan.

"Jenazah ditemukan dalam keadaan tanpa busana di bawah jembatan rumah milik warga, korban berjenis kelamin perempuan," katanya, Kamis (04/02/2021).


Tata petugas kepolisian dari Polsek Gempol di bantu warga mengefakuasi korban sambil menunggu mobil ambulan.

"Korban di temukan dalam keadaan tanpa busana dan berjenis kelamin perempuan, untuk umurnya belum tau karena korban di temukan tanpa identitas dugaan sementara hanyut setelah kemarin terjadi banjir di wilayah Kepulungan-Gempol namun yang pastinya masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian," katanya.

Kemudian, relawan dan petugas di bantu Babinsa setempat serta Polsek mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo untuk dilakukan visum.

"Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk visum," pungkasnya. (dor)


REMAJA TENGGELAM DI SUNGAI ANTIR KP.PENGARENGAN DESA SUKADAYA KEC SUKAWANGI KAB BEKASI

 

 


KABUPATEN BEKASI,POLICEWATCH.NEWS:Seorang remaja tenggelam di Sungai antir Kp.pengarengan Dsa.sukadaya kec.sukawangi kab.bekasi Rabu(03/02/2021), 
Tim Relawan , BPBD kab Bekasi jajaran Polsek Tambelang beserta Babinsa Desa.sukadaya terus melakukan pencarian.

Sebelumnya di ketahui, bahwa korban yang tenggelam tersebut bernama Daud abraham prawira(17) tahun pelajar warga kp karang getak rt003/005 Desa sukawangi kec sukawangi

Adapun kronologis kejadian .berdasarkan informasi yang di dapat ,menurut SARTIJA kepala desa sukadaya kec sukawangi kab bekasi.
Ia mengungkapkan bahwa pada pukul 15;30 Korban yg sedang mencuci sepeda motor di dekat sungai antir kp.pengarengan desa sukadaya kec sukawangi yg arus nya sangat deras sekali, 


melihat tiga teman  nya berenang  dan korbanpun melanjutkan mencuci sepeda motor nya,
Setelah korban selesai mencuci sepeda motornya
korban  langsung melompat ke sungai antir untuk ikut berenang,

naas karena korban tidak bisa berenang korban langsung tenggelam terseret arus deras sungai antir.

Sepontan ketiga teman korban pun panik  dan berusaha menolong,namun naas karena deras nya arus sungai antir korban hanyut terbawa arus sungai antir yg sangat deras.

Wargapun antusias membantu proses pencarian korban.
Kapolsek Tambelang AKP Shodirin mengucapkan terimakasih kepada tim Relawan dan warga yang telah membantu proses pencarian,
AKP shodirin pun menghimbau kepada warga masyarakat yang membantu proses pencarian korban agar tetap mematuhi Prokes covid19.

Sampai berita ini di rilis korban belum di temukan.dan masih dalam pencarian tim BPBD kab Bekasi. jajaran Polsek Tambelang dan Babinsa sukadaya.

 

Andri mayadi

Dua Orang Dikabarkan Hilang, Empat Rumah Warga Di Kabarkan Terseret Arus, Enam Rusak Parah

 




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Intensitas hujan yang tinggi membuat empat rumah milik warga terseret arus air serta beberapa rumah warga mengalami kerusakan dan dua orang dikabarkan hilang di duga terseret derasnya arus air bah.

Menurut warga Desa Kepulungann Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, banjir bandang kali ini parah ada dua warga hilang terseret arus kiriman air dari kota Pandaan.

" Ada dua orang hilang di terseret arus serta empat rumah hanyut beberapa rumah warga di aliran sungai Kepulungan rusak parah akibat hantaman arus air, " ujarnya. Rabu (03/02/2021).


Dari hasil pantauan awak media tiem relawan dan warga masih mencari korban yang terseret arus air bah sambil menunggu air surut.

Untuk di ketahui wilayah kecamatan Pandaan terdapat satu pohon roboh di sekitar jalan raya simpang empat patung sapi Pandaan. Meluapnya sepanjang sungai Kepulungan membuat jalan arteri Pandaan hingga simpang empat Taman Dayu tergenang air yang menyebabkan arus lalu lintas di jalur arteri Surabaya - Malang terhenti. (dor)

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Kota Bangil Terendam Banjir



POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN - Banjir kembali melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam sepekan terakhir.

Di Kota Bangil, genangan air merendam kawasan pemukiman Kelurahan Kalianyar. Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan, di ketahui pemukiman ini sering jadi langganan banjir tiap kali turun hujan deras, meski belum lama ini sungai Kalianyar di normalisasi BBWS Sungai Berantas.

Sudar (45), salah seorang warga mengatakan, hingga pukul 18.30 WIB ketinggian genangan mencapai 1 meter

Sumber air berasal dari air kiriman dari kota Pandaan


"Sekarang ketinggiannya tambah besar hingga setinggi dada orang dewasa," ujar Sudar saat dihubungi Media Policewatch.News melalui sambungan telepon, Rabu (03/02/2021).

Selain intensitas hujan yang meningkat, kondisi wilayah yang berada dielevasi rendah membuat daerahnya jadi langganan banjir.

"Berhubung wilayah saya dataran rendah jadi pasti kena dampak banjir. Memang sudah langganan sih. Hampir setahun sekali kena banjir meski sungai dekat rumah kami baru di normalisasi. Bulan ini sudah sekitar empat kali banjir, tapi ini termasuk besar," tuturnya.

Dia mengaku, biasanya air baru bisa surut besok siang bahkan bisa berhari-hari.

"Sekarang masih tinggi, biasanya besok siang atau sore baru surut. Jadi warga sini biasa begadang antisipasi jika airnya terus naik," kata dia.

Dari pantauan awak media banjir kali ini tidak hanya menggenangi wilayah Kalianyar Bangil tapi juga melanda di beberapa tempat yang lebih tinggi seperti Kelurahan Kalirejo Kecamatan Bangil, banjir setinggi lutut orang dewasa, Desa Manaruwi yang biasanya tidak pernah banjir saat turun hujan kini tak luput dari luapan banjir, begitu juga Desa Pesanggrahan tak luput dari banjir, di ketahui banjir kali ini di sebabkan sungai sepanjang Kedunglarangan tak muat menampung debit air yang tinggi. (dor)

DPD KNPI Kabupaten Garut, Sesalkan adanya penyelenggaraan musrenbang Kecamatan yang kurang partisipatif cenderung hanya formalitas.

Irfan apriansyah



Garut-POLICEWATCH.NEWS   -Wk. Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut Irfan "Kacang" menuturkan, kami menemukan laporan bahwasanya pelaksanaan musrenbang di tingkatan kecamatan cenderung abai pada berbagai macam masukan, khususnya masukan - masukan yang bersumber dari ide dan gagasan para pemuda di kecamatan. (3/2/2021)

Lanjut Irfan apriansyah menyampaikan, pada prinsipnya musrembang sebagaimana di amanatkan oleh undang - undang 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, menghendaki adanya partisipasi masyarakat, yang artinya pelakasanaan musrembang harus bersifat partisipatif, akuntabel, transparan dengan menekankan pada keterlibatan seluruh stakeholders. 

Tapi pada faktanya, pemerintah di tingkatan kecamatan seolah enggan untuk menampung aspirasi - aspirasi yang di sampaikan oleh peserta musyawarah itu sendiri, padahal dalam rangka mencapai indikator pembangunan yang diharapkan, tentu forum musrenbang menjadi sangat tepat dimanfaatkan sebagai sarana untuk merumuskan berbagai hal, dimulai dari perumusan isu dan permaslahan, solusi yang di tawarkan, sampai dengan membahas skala prioritas yang harus didahulukan, karena tentu tidak semua program memiliki peluang pendanaan yang sama, dan dengan keakuratan data, proses perencanaan diharapkan akan menghasilkan program - program yang efektif dan efisien, dan semua ini bisa terjadi jika forum musrenbang itu mampu menstimulus para pesertanya untuk menghasilkan gagasan - gagasan yang konstruktif. 

Kami sadar, bahwasanya tentu ada hal yang mampu di tampung oleh forum musrenbang di tingkatan kecamatan, ada pula yang hanya mampu di tampung oleh forum musrenbang di tingkatan desa dan kelurahan, karena berkenaan dengan sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) yang mengharuskan proses input dilakukan berdasarkan pembagian urusannya, tetapi juga berdasarkan keputusan menteri dalam negeri nomer 50 Tahun 2020 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, unsur kewilayahan dalam hal ini kecamatan memiliki kegiatan dengan sub - sub kegiatan didalamnya, yang artinya musrenbang di tingkat kecamatan dapat mendorong program - program, selama itu masuk menjadi urusan kecamatan, seperti kegiatan fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat misalnya.

Dengan adanya berita ini saya harap pihak kecamatan mampu melaksanakan amanat konstitusi untuk melaksanakan musrembang dengan sebaik - baiknya dan menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Pungkasnya(Dera taopik)

PELANTIKAN 143 KADES SECIAMIS TERKESAN TERBURU-BURU



POLICEWATCH, Jabar,-  Pagi sekitar pukul 08.00 WIB telah dilaksanakan pengambilan sumpah dan jabatan sekaligus pelantikan 143 Kepala Desa oleh Bupati Ciamis Hj Herdiat Sunarya. Lokasi yang diambil yaitu lapang Galuh Pakuan dengan penempatan ;Para kepala desa berjajar di lapangan menghadap ke balairung penonton. 

Yang diisi Bupati Ciamis, Sekda, Asda, Ketua DPRD, Kapolres ,Dandim ,Kajari, Ketua MUI dan SKPD. Dibalairung atas tampak para tamu undangan berdiri dan keluarga dari para kepala desa.Rabu, 3 Pebruari 2021

Para awak media tidak diberi celah untuk melakukan tugas jurnalistik secara bebas. Banyak para wartawan yang tertahan diluar gedung tidak dapat masuk. Bupati Ciamis pun dalam memberikan sambutannya seperti dipilah-pilah hanya item2 yang dianggap penting saja. 

Diantaranya mengingatkan para kades untuk tertib administrasi jangan sampai terjerat hukum. Bupati pun tidak menyalami para kades terpilih hanya tiga orang perwakilan saja. 

Setelah sesi pemotretan acara dibubarkan. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya tidak memberi kesempatan untuk para awak media melakukan sesi wawancara. Acara berlangsung cepat , para awak media pun berusaha mencegat para narasumber. 


Namun Protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat sehingga banyak wawancara yang dibubarkan. Namun berbeda dengan tanggapan Camat Kawali, Yayan Heryana yang dicegat wartawan walau dibelakang para keamanan berteriak-teriak supaya bubar. 

Camat Yayan memuji tindakan bupati " Luar biasa respon pa bupati dalam pengawasan, esensinya meringankan beban kami di lapangan sehingga acara berjalan lancar," Puji Camat ini pada Bupati. Namun paktanya para kepala desa pun terlihat kebingungan dengan pelaksanaan pelantikannya. Gun

Ribuan Bibit dibagikan kepada masyarakat dalam aksi cinta lingkungan




Garut,-POLICEWATCH.NEWS-Sebagai salah satu wujud aksi dan peduli lingkungan hidup organisasi Lingkungan Anak Bangsa ( LIBAS) bersama sejumlah komunitas pecinta Alam lakukan pembagian di 5 Titik lokasi ,Bunderan simpang lima,Bunderan STM,Alun alun Leles,Bunderan Suci dan Titik lokasi bencana di Desa Sirna Jaya Paair Kecamatan Samarang (3/2)

Tidak kurang dari 3000 Pohon Bibit kayu dan Tanaman Hias selesai di bagikan ke masyarakat dan pengguna jalan raya, Antusiasme warga Pengguna jalan raya jugaa warga  Desa Sirna Jaya begitu terlihat saat pembagian bibit , Membawa sebagian bibitnya untuk ditanam di kebun masing masing

Dalam keterangannya (3/2) Ketua aksi peduli lingkungan ,Tedi rochendi didepan gedung DPRD sempat orasi pertanyakan kebijakan dan kepeduliannya terhadap lingkungan Pasalnya Forkopimda yang semula di jadwalkan ikut aksi pembagian bibit di simpang lima sampai bibit habis di bagikan tidak kunjung datang


"Dimana letak kepedulian Forkopimda terhadap lingkungan "padahal surat undangan sudah disebar jauh-jauh hari bahkan sudah berjanji hadir ,ungkap tedi dengan nada kecewa”

“Ketua Aksi mengancam jika dalam waktu 15 menit forkopimda tidak hadir , kami akan bawa masa ke gedung dprd lebih banyak lagi guna mempertanyakan Hak masyarakat sejauh mana penanganan masalah lingkungan dan tata kelola lingkungan hidup dikabupaten Garut yang begitu Bobrok”dalam orasinya.

Aksi didukung oleh beberapa elemen organisasi Pecinta lingkungan ,BNBR,LSM Nagasukma,BASMI,WN88,Rebbana dan sejumlah anggota Kepolisian yang ikut berbaur membagikan bibit-bibit tanaman.

Dalam keterangannya Kapolsek Tarogong Kaler   IPTU Masrokan disela kegiatan bagikan bibit bersama aktivis Lingkungan Anak Bangsa.(3/2) 

"Ini program yang bagus untuk mencintai dan peduli dengan menanam sehingga anak cucu kita nanti masih bisa merasakan Menghirup udara segar, Kami juga mengajak kepada masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan aksi nyata salah satunya menanam pohon ,Ungkapnya".(Dera taopik)

Polres Bangka dan Jajaran Polsek membagikan Masker kepada masyarakat

 


POLICEWATCH, Babel, -Di musim pandemi virus corona saat ini Polres Bangka dan Jajaran Polsek  rutin membagikan masker gratis kepada masyarakat umum yang berlokasi di pasar kenanga Sungailiat, pasar higienis, pasar kite. Rabu, (03/02/21).

Adapun masker kain  yg dibagikan Polres Bangka dan Polsek sebanyak 500  (lima ratus) lembar, dengan sasaran masyarakat / pengunjung pasar maupun pedagang.

Dimana Kabagops Polres Bangka Kompol Teguh setiawan, S.IK bersama anggota polres, jajaran polsek, koramil, satpol pp dan Bpbd  ikut mengikuti kegiatan tersebut.


Selain pembagian  masker gratis juga dilaksanakan himbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran penyakit corona , diharapkan masyarakat agar  senantiasa mematuhi kebijakan maupun  aturan  pemerintah dalam  penanganan pencegahan penyebaran penyakit corona serta menerapkan pola hidup bersih dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

Menurut Kabagops, pelaksanaan pembagian masker ini merupakan Aksi gotong royong melawan virus corona,  ini yang menjadi salah satu bentuk kepedulian untuk berkontribusi pada penanggulangan dan pencegahan Pandemi Covid-19 dan Mendukung Kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulan Virus Covid 19/Corona.” Ujarnya.

Hendi okfriansyah

POLSEK RIAU SILIP BAGI-BAGI MASKER KEPADA WARGA

 




POLICEWATCH,Sungailiat,-Untuk menekan penyebaran covid-19 di wilayah Kecamatan Riau silip, Polsek Riau silip jajaran Polres Bangka, Polda Babel melakukan pembagian masker kepada warga, Rabu (03/02/2021) pukul 09.00 Wib.

Pembagian masker bagi masyarakat warga Riau silip merupakan salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan bila terpaksa harus keluar rumah dengan menerapkan 3M yaitu: Memakai masker, Menjaga Jarak serta mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir sesering mungkin.


Kapolsek Riau silip Iptu Fajar riansyah pratama, S.IK, membenarkan kegiatan tersebut.

“Kegitan rutin Kepolisian dimasa pandemic covid 19 ini dengan menghimbau serta membagikan masker kepada warga sekitar Agar bisa memutus Rantai covid-19 ini,.” Ujarnya.

Hendi okfriansyah