Sungai Waeapo Dimusim Penghujan Akibatkan Longsor Lahan Warga dan TPU di Desa Waetina

 

Buru,Policewatch.news: Lahan Warga dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di sepanjang Bantaran Sungai Waeapo di Desa Waetina, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru longsor tergerus derasnya arus Sungai Waeapo.

Luapan Sungai Waeapo ini merupakan fenomena tahunan di musim penghujan seperti sekarang ini. 

" Bulan ini Sungai Waeapo kembali meluap, karena memang ini terjadi setiap tahun," ungkap Mualif, warga Desa Waetina kepada Wartawan Police Watch. News di lokasi Desa Waetina, Selasa (19/07/2022).


Akibat luapan Sungai Waeapo tersebut Tempat Pemakaman Umum ( TPU) dan Lahan Warga Desa Waetina disepanjang Sunga Waeapo longsor tergerus arus sungai.


"TPU dan Lahan Warga sekitar Bantaran Sungai Waeapo ini mulai tergerus longsor. Apa bila dibiyarkan seperti ini tidak menutup kemungkinan akan terus longsor, apalahi ini musim penghujan," lanjut Mualip.


Sementara Kepala Desa Waetina ketika dikonfirmasi menyampaikan, telah melaporkan kepemerintah Daerah Kabupaten Buru, serta telah menyampaikan proposal normalisasi sungai berulang kali namun sampai saat ini belum terealisasi.


"Pemerintah Desa Waetina telah menngambil langkah membuat proposal terkait normalisasi sungai dari Masa Pemerintahan Kepala Desa yang Definitif diusulkan ke Pemerintah Daerah, Kemudian dilanjutkan lagi Tahun 2019 Mengajukan Proposal lagi oleh Penjabat Kepala Desa, yang mana mengusulkan Proposal ke Pemerintah daerah lagi terkait normalisasi sungai, akan tetapi belum terealisasi, sehingga menyebabkan erosi luapan Sungai Waeapo semakin parah," tutur Novianto.


Pada kesempatan ini masyarakat Desa Waetina meminta kepada 25 Anggota DPRD Kabupaten Buru dan Pemda Buru agar persoalan ini menjadi atensi khusus sehingga dapat segera diatasi, sehingga tidak berkepanjangan dan longsor akibat luapan dan arus Sungai Waeapo semakin parah.


Diketahui bersama akibat tergerusnya lahan TPU Desa Waetina pada Bulan Juli 2021 lalu ratusan jenazah di TPU Desa Waetina terpaksa dipindahkan. (Aam Purnama)

Nelayan Asal NTT Yang Ditemukan Oleh Warga Awang, Akhirnya Dipulangkan


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB.

Polsek Kawasan Mandalika melakukan koordinasi proses pemulangan Dua Nelayan Asal NTT yang Ditemukan mengapung di tengah laut oleh nelayan asal Desa Awang Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah pada Senin 11/07/2022.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan identitas kedua nelayan yang ditemukan tersebut atas nama Lucas Lucigadi, laki laki,  27 tahun dan Leonard Dagetuka, laki laki 17 tahun sama sama beralamat di Kolrae, Kecamatan Saburae, NTT.

"Kedua nelayan tersebut masih dalam kondisi hidup dengan kondisi fisik masih lemah serta pusing dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Desa persiapan Awang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah" jelas AKP Dimas.

Berdasarkan keterangan kedua korban ia berangkat melaut pada tanggal 3 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIT menggunakan perahu (sampan kecil) dengan kejauhan ± 3 mil (5 km) dilaut Flores untuk melakukan penjaringan jenis ikan terbang.

Setelah sampai tujuan, mesin perahu mengalami kerusakan dan tidak bisa hidup sehingga kedua nelayan tidak bisa kembali kedaratan. 

Dalam kurun waktu dari tanggal 3 sampai tanggal 11 juli 2022 kedua nelayan tersebut berdiam diri diatas perahu namun dikarenakan cuaca dan gelombang tinggi serta angin kencang menyebabkan perahu kemasukan air sehingga mengalami tenggelam.

Kedua nelayan hanya menggunakan busa sebagai pelampung untuk bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama dan tiba tiba melihat kapal laut yang sedang mencari ikan sehingga kedua nelayan melambaikan tangan serta berteriak meminta pertolongan. 

Seketika itu juga terlihat oleh Nakhoda kapal Taqwa Ilahi atas nama Ridwan asal Desa Awang sehingga langsung diberikan bantuan serta dievakuasi ke atas kapal dan diberikan pertolongan. 

Nahkoda kapal dan krunya memberikan perawatan dan makanan seadanya kepada kedua nelayan dan sesampainya di Dermaga Awang langsung menghubungi anggota pos angkatan laut untuk mengevakuasi korban dan berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Mandalika. 

Mendapatkan informasi tersebut Polsek Kawasan Mandalika langsung berkordinasi dengan pihak Puskesmas mengenai pemulihan kesehatan serta berkordinasi dengan pihak TNI AL untuk bisa menghubungi keluarga yang ada di NTT.

Dan pada hari ini Senin tanggal 18 Juli 2022 sekitar pukul 13.00 Wita, telah dilaksanakan serah terima kedua nelayan dari Komandan Pos AL Pelabuhan Awang Peltu Nyoto Widodo kepada Polsek Kawasan Mandalika dan diterima langsung oleh Kanit Binmas Sektor Kawasan Mandalika IPTU L Wirabayan bertempat di loby mako Polsek Kawasan Mandalika Desa Kuta, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. 

Selanjutnya dilakukan pendampingan oleh Personel Polsek Kawasan Mandalika untuk berkoordinasi dengan kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah terkait proses pemulangannya. 

Menindak lanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah membuat surat pengantar dan permohonan kepada Dinas Sosial Provinsi NTB untuk memulangkan ke 2 nelayan tersebut ke Daerah asalnya."MN".


            

Lima Bulan Kabur,Komplotan Kasus Pencurian ini Berhasil Dibekuk Tim Puma 1


Policewatch-Kota Bima, NTB.

Daftar Pencarian Orang (DPO) MA alias R,kasus pencurian berhasil ditangkap Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota.

DPO yang kabur lebih dari 5 bulan ini, ditangkap Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid, Senin (18/7) siang kemarin.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Selasa (19/7) pagi ini.

Kata Kasi Humas, MA alias R merupakan komplotan kasus pencurian. Dua rekannya, sudah lebih dulu disergap Tim Puma 1 dan tengah menjalani proses hukum.”Ia ditangkap di kos tiga bersaudara wilayah Padolo Kabupaten Bima,”sebut Kasat Reskrim.

DPO ini sebut Jufrin, ditangkap berdasar Laporan Polisi Nomor : LP /B/ 07/ II / 2022 / SPKT/ Sek . Rasbar / Res Bima Kota / Polda NTB. Tanggal 09 Februari 2022, atas nama Anisa warga Kota Bima.

“Kini MA alias R telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”pungkasnya."MN".



KPU GARUT PEDULI KORBAN BANJIR BANDANG

 

Garut-policewatch.news-Curah hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai Cimanuk pada Jumat, 15 Juli 2022 telah mengakibatkan banjir di belasan kecamatan Kabupaten Garut.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, mencatat ada 14 kecamatan yang terdampak bencana banjir tersebut. Dari jumlah lokasi yang terdampak tersebut 2 daerah diantaranya menjadi titik terparah pada banjir kali ini, yakni Daerah Cipeujeuh Ciwalen dan Daeyeuh handap.


Adapun kecamatan yang terkena bencana banjir tersebut diantaranya, wilayah Kecamatan Garut kota, Tarogong kidul, Karangpawitan, Cilawu, Cibatu, Cikajang, Cigedug, Singajaya, Banjarwangi, Bayongbong, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Pasirwangi, Samarang.


Dalam peristiwa tersebut terdapat kurang lebih 2000 unit rumah terkena dampak banjir keluarga dan 971 warga yang menjadi korban banjir bandang. Sementara korban di ungsikan di posko-posko relawan di dekat lokasi bencana. 


Menyikapi terjadinya peristiwa banjir bandang yang melanda  kabupaten Garut, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Garut, yang di pimpin oleh Aneu Nursifah selaku Kepala Divisi Hukum  melakukan aksi kemanusiaan dengan membuka Dapur Umum untuk membantu para korban banjir. 

"Kita melakukan aksi kemanusiaan atas dasar kepedulian dan rasa kemanusiaan kita kepada warga yang terdampak banjir. Yang tentunya ini harus mendapat perhatian lebih dari semua pihak, Hal itu dikarenakan melihat kebutuhan masyarakat yang begitu banyak meskipun ada bantuan dari pemerintah dan elemen lainnya.Ungkap Aneu ketika di sambangi awak media


Aksi kemanusiaan yang di laksanakan oleh KPU Kabupaten Garut direncanakan akan berlokasi di daerah Ciwalen dekat dengan lokasi posko-posko penampungan korban sebelum masa darurat berakhir.


Aneu nursifah juga berharap kepada semua elemen untuk terus memperhatikan para korban banjir, serta turut mendo'akan agar para korban banjir di berikan ketabahan dan kelapangan dada serta semangat yang tinggi.(dera)

Bhabinkamtibmas Desa Soro Polsek Kempo dan UPTD Dinas Peternakan Kecamatan Kempo sosialisasi PMK terhadap peternak




Pokicewatch - Dompu 

Bhabinkamtibas Desa Soro Polsek Kempo  Aipda GD Suniarta bersama dengan UPTD Dinas Peternakan Kecamatan Kempo melaksanakan sosialisasi penyakit PMK kepada pemilik ternak sapi yang ada di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu. Senin (18/07/2022)

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Wilayah Kabupaten Dompu.

Seperti yang kita ketahui bahwa untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular ke manusia itu, perlu dilakukan pantauan peternak sapi. Bahkan, sempat muncul jika ada kasus PMK disuatu wilayah.

Pak Bhabin menyebutkan, Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat Bhabinkamtibmas Desa Soro melaksanakan penyuluhan terhadap peternak di Desa Soro sehubungan dengan penyakit Mulut dan Kuku terhadap hewan untuk itu disampaikan kepada peternak bila bertemu hewan peliharaannya ada penyakit mulut dan Kuku.

Sementara Salah Satu anggota UPTD Dinas Peternakan menyebutkan bahwa ciri-ciri penyakit mulut dan Kuku sebagai berikut: 

1. Suhu tinggi (di pegang pangkal telinga )

2. Lendir di mulut

3. Lepuh di hidung 4.dah

menjulur

5. Nafsu Makan berkurang

6. 6.

Luka pada kaki yang dengan kuku / luka pada celah kuku/ kuku bisa lepas

8. Nafas cepat

Jika menemui ciri – ciri tersebut di atas maka peternak sapi agar :

– Segera menghubungi dokter Hewan sebab Pengobatan hanya dilakukan dengan Metode Injeksi /Suntik

– Sementara waktu jangan membeli dulu hewan ternak dari luar kab Dompu

– pelihara lah hewan yang sudah ada, tetap menjaga kebersihan kandang dan hewan peliharaan.

– Lakukan penyemprotan lokasi kandang dgn menggunakan Disinfektan seperti Bayclin, Rinso atau sabun air sehingga kandang bersih dan terhindar dari virus PMK.

UPTD Dinas Peternakan Kecamatan Kempo dalam hal ini juga mengimbau kepada peternak sapi untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya agar hewan ternak tersebut tidak mudah terkena wabah penyakit."MN"

Sepekan Operasi Patuh Rinjani, Sat Lantas Polres Bima Kota Tegur 180 Pengendara

 


Policewatch - Kota Bima, NTB  

Sepekan pelaksana operasi Pekat Rinjani tahun ini, sedikitnya 180 pengendara yang dijaring Satuan Lantas Polres Bima Kota.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasat Lantas Iptu Abdul Rahman Virga Maulidhany, Selasa (19/7) pagi ini.

Operasi Patuh Rinjani tahun ini sebut Kasat Lantas, merupakan kegiatan Satgas Preventif.

Pada pekan pertama pelaksanaan jelas Iptu Abdul Rahman Virga Maulidhany Operasi Patuh Rinjani-2022 sebanyak 487 kegiatan.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama Operasi Patuh Rinjani2021 sebanyak 328 kegiatan, mengalami peningkatan sebanyak 48 kegiatan atau naik 48 persen,”sebutnya.

Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi sampai dengan pekan pertama pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani-2022 sebanyak 2 kasus dibandingkan dengan periode yang sama.

Lalu pada pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani-2021 sebanyak nihil kejadian,terjadi peningkatan kasus sebesar 100 persen. Sedangkan korban meninggal dunia pada pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani-2022 nihil dibandingkan dengan periode yang sama pada pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani-2021 Nihil orang sehingga tidak terjadi penurunan/tetap sebanyak 0 orang atau total teguran 180. "MN"

Anev Sepekan Operasi Patuh Rinjani 2022, Polres Sumbawa Barat Tindak 677 Pelanggar

 


Policewatch - Sumbawa Barat 

Kepolisian Resort Sumbawa Barat menggelar Operasi Patuh Rinjani bersama instansi terkait lainnya mulai dari tanggal 11 sampai 24 Juli 2022 mendatang. Untuk kegiatan operasi Patuh di Polres Sumbawa Barat dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP I Made Sugiartha, SH dan didampingi juga oleh Kasiwas AKP I Made Suarta, KBO Lantas IPDA I Putu Yudi Artawan, SH, kanit Regident Sat Lantas IPTU M. Athar, Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos, para Kasatgas serta anggota yang terlibat dalam sprint Operasi Patuh Rinjani 2022.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan bahwa, sebelum kegiatan dilakukan apel Operasi Patuh Rinjani 2022 di Lapangan Polres Sumbawa Barat, (18/7/22).

Kapolres dalam apel menyampaikan untuk personil yang terlibat dalam operasi agar melaksanakan tugas secara serius, penuh rasa tanggung jawab dan humanis. Operasi pagi dan sore hari dari tanggal 11 sampai tanggal 18 Juli 2022 mencapai 677 tindakan tilang dilaksanakan diwilayah hukum polres Sumbawa Barat.

"Hindari penindakan kepada pelanggar dengan berlebihan serta selalu utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan," kata Kapolres.

Personel yang terlibat sprin operasi Patuh Rinjani 2022 melaksanakan kegiatan operasi,  dalam bentuk memberikan himbauan Kamseltibcar lantas dan penindakan pelanggaran kasat mata serta membagikan brosur petunjuk keselamatan berlalulintas kepada pengguna jalan raya.

Hasil Operasi Patuh Rinjani 2022 Polres Sumbawa Barat melaksanakan penindakan kepada 677 pelanggar dengan rincian yang terlibat menggunakan roda dua sebanyak 639, roda empat 34, dan roda enam 3 kendaraan. Jenis pelanggaran antara lain tilang tanpa STNK 361, tilang tanpa helm 253, tilang sabuk pengaman 46, tilang tanpa sim 126, pelanggar di bawah umur dan lawan arus nihil. Barang bukti yang ada di roda dua 185 kendaraan, sim 123, STNK 361 roda empat 5, dan roda enam 3.

"Kegiatan operasi setiap harinya berakhir pada pukul 17.50 wita, berjalan dengan tertib, aman dan lancar," tutup eddy. "MN"

Bhabinkamtibmas Jempong Baru Lakukan Restorative Justice Terhadap Kasus Pemukulan

 



Policewatch - Mataram 

Terjadi kesalahan pahaman antara 2 warga masyarakat di Lingkungan Mapak Dasan, Kelurahan Jempong Baru, Sekarbela melalui Polsek Ampenan yang dimediasi oleh Bhabinkamtibmas Jempong Baru berhasil selesaikan perkara tersebut hingga damai dengan Restorative Justice. Senin, (18/07).

Kesalahpahaman antara warga berinisial IL, 24 tahun, Lingkungan Mapak Dasan, Kelurahan Jempong Baru, Sekarbela dengan warga berinisial IH, 20 tahun, Dusun Peninmbung Timur, Desa Gunungsari, Lombok Barat ini telah terjadi tindakan pemukulan. 

Restorative Justice ( pendekatan perkara pidana) dengan program problem solving atau mencari jalan penyelesaian ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jempong Baru Aipda Oktario Elphisa Polsek Ampenan dan dihadiri oleh Kepala Lingkungan Mapak Dasan dan pihak keluarga kedua belah pihak beserta saksi-saksi.

Hasilnya kegiatan yang dilakukan di Polsek Ampenan  yang terletak di jalan Arya Banjar Getas, Kecamatan Ampenan. Akhirnya Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Ampenan Kompol Ricky Yuhanda SE SIK mengatakan bahwa membenarkan telah dilakukannya Pelaksanaan Program Prioritas Kapolri Program No XII Terapkan Restoratif Justice Sebagai Bentuk Penyelesaian Perkara Untuk Menciptakan Penegakan Hukum yang Berkeadilan yaitu Kegiatan Problem solving, tipiring, (tindak pidana ringan) di masyarakat, mediasi sebagai basis resolusi ini.

“Telah dilaksanakan giat problem solving dalam perkara pemukulan antar warga diwilayah hukum Polresta Mataram, tepatnya di Polsek Ampenan binaan bhabinkamtibmas Kelurahan Jempong. baru” ungkapnya.

Hasilnya, Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan yang selanjutnya dibuatkan surat pernyataan damai ",  imbuhnya.” MN"

Kartini Ketua PPL.MB Ucapkan Terimah Kasih Kepada Bupati Lahat Dan Perusahaan Tambang Batubara Di Merapi Area

 

LAHAT- POLICEWATCH.NEWS - Berkat dorongan serta dukungan Bapak Bupati Lahat Cik Ujang SH, berserta Staf khusus nya Mat Cik SH.juga Camat Merapi Timur Edeal Pokal juga Camat Merapi Barat Soemarno.serta Perusahaan Pemegang IUP yang ada di Merapi  juga Transportir Tiga Putri bapak Leman .

Yang mana Organisasi Emak Emak Merapi Timur PPl-MT yang di ketuai oleh Ibu Kartini setuju merangkul warga yang terdampak debu batubara, berada di pinggir jalan Merapi Timur dan Barat yang di koordinir oleh ibu Misra.


Itu tertuang pada surat pernyataan yang di buat oleh Camat Merapi Timur (18/7-2022 sekitar pukul 16.30 wib sore) yang di saksikan oleh Ketua Forum kades Merapi Timur.Kades Banjarsari Aldi dan Kades Sira Pulau Hendra.


Serta tergabung pada Ormas Persatuan Peduli Lingkungan Merapi Bersatu(PPL-MB)administrasi akte pendirian nya sedang berproses di Notaris.


"Mungkin dalam minggu minggu inilah akte pendirian itu selesai"ujar

Ketua PPl MB kartini yang di dampingi oleh Sekretaris nya Herman

Pada saat pertemuan di kantor Camat Merapi Timur. Ditambahkan lagi oleh kartini bahwa dengan ada nya PPl-MB ini untuk mempermudah perusahaan tambang batu bara untuk menyalurkan dana kompensasi dampak debu kepada warga yang berdampak jadi perusahaan tambang dan transportir tidak usah bingung lagi untuk memberikan sumbangan bantuan kompensasi dampak debu tersebut.ujar " Kartini.


Sekarang sudah ada PPL MB dan masalah penyaluran kepada warga yang terdampak PPL MB lah yang mengatur 


Terpisah Ketua Forum Kades Merapi Timur Bapak Aldi mengharapkan dengan adanya PPl MB semoga Organisasi Emak Emak yang mewakili warga Merapi yang terdampak debu


" berjalan dengan baik dan lancar

Hilangkan lah masalah yang sudah sudah.pikirkan saja kedepan bagai mana warga bisa terbantu dengan ada nya PPL MB ini.ucap Nya


Disamping itu juga Kades Sira Pulau Hendra menyikapi dengan ada nya PPL MB ini semoga bisa menampung aspirasi warga Merapi area yang terdampak." pungkas nya


Untuk pengaturan dalam rangka pembagian penyaluran dana kompensasi silakan PPL-MB yang mengatur kami hanya bisa mengawasi saja dalam proses penyaluran nya." tegas nya.


Sementara itu Camat Merapi Barat Soemarno saat di mintai komentar nya mengatakan "Kalau saya selagi Perusahaan tersebut masih mau memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak saya setuju setuju aja.silakan ibu ibu PPL MB yang melaksakan nya dengan baik serta adil.imbuh Soemarno (Via WhashApp) nya.


Hal serupa apa yang di ucapkan oleh Camat Merapi Timur Edeial Pokal.bagi saya sangat berterima kasih kepada PPL MB dapat merangkul warga Merapi Barat rombongan .ujar Camat.


Saya sangat mengharapkan terhadap Kepengurusan PPL MB yang di komandoi oleh Ibu Kartini agar bisa melaksakan tugas sosial ini dengan baik.karena disini perjuangan PPL MB sangat lah mulia untuk memperjuangkan warga merapi yang terdampak debu.

Saya sangat berterima kasih kepada ibu Kartini yang mau merangkul warga merapi Barat yang tertuang pada surat pernyataan yang di tanda tangani saya dan Forum kades.ujar Pokal

Semoga saja saya doakan semoga PPLMB maju dan bermanfaat kepada warga yang terdampak." tutup nya

Pewarta : Bambang.MD

Kapolres Sumbawa Barat Pimpin Upacara HKN, Sampaikan Beberapa Penekanan Kepada Internal


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian Resort Sumbawa Barat (Polres) melaksanakan upacara bendera dalam rangka Hari Kesadaran Nasional.

Kegiatan itu dilakukan, pada Senin, 18 Juli 2022 pukul 08.00 Wita di lapangan Sarja Arya Racana Mako Polres Sumbawa Barat. Selaku Inspektur upacaranya, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S.I.K., M.IP. Upacara dihadiri, Waka Polres Sumbawa Barat Kompol Jamaluddin, S.Sos, Kabag Ops Kompol Iwan Sugianto, S.H, Kabag SDM Kompol Ibrahim, Kabag Ren AKP Tauhid, Para Kasat, Kapolsek dan Perwira Polres Sumbawa Barat. Ada juga dari personil Polres Sumbawa Barat dan Brimob Kompi 2 Yon B Kabupaten Sumbawa Barat yang keseluruhan berjumlah sekitar 200 orang.

Dalam upacara tersebut, ada satuan upacara yang hadir terdiri dari, 1 pleton Pama/Polsek Jajaran, 1 pleton Brimob Kompi 2 Yon B, 1 pleton Sat. Samapta, 1 pleton Sat. Lantas, 1 pleton gabungan staf Polres, 1 pleton Bhabinkamtibmas, 1 pleton Satuan Intelkam/Satuan Reskrim dan Satuan Resnarkoba.

Inspektur upacara melalui kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos mengatakan bahwa, untuk situasi kamtibmas sampai saat ini masih terpantau aman dan kondusif. Dengan situasi saat ini agar seluruh personil tetap overestimate dengan situasi yang ada, tidak luput adanya situasi yang kondusif yang ada merupakan berkat doa kita semua yang dikabulkan oleh tuhan yang maha esa.

Ia menjelaskan, terkait dengan kasus penembakan yang terjadi di Jakarta jangan sampai terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Seluruh personil setiap ada permasalahan yang ada untuk menyampaikan kepada pimpinannya masing-masing guna memecahkan bersama permasalahan. Mengenai kejadian itu jangan sampai ada personel yang mengupload serta berkomentar yang tidak semestinya sehingga dapat merugikan diri sendiri.

Dengan pembangunan Smelter, Bandara, Bendungan Tiu Suntuk dan Irigasi Bendungan Bintang Bano, adanya masyarakat yang Pro maupun Kontra agar setiap fungsi untuk melakukan penggalangan kepada masyarakat yang kontra dengan bersama-sama mendukung pembangunan Nasional di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Dia menambahkan, tujuan dilaksanakan upacara Kesadaran Nasional adalah dalam rangka memantapkan kebaktian kita kepada bangsa dan negara. "Bhabinkamtibmas untuk tetap mengikuti upacara bendera Hari Kesadaran Nasional setiap bulannya di Polres Sumbawa Barat," ujarnya.

Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang dalam pelaksanaan tugas di lapangan bersentuhan langsung dengan masyarakat agar seluruh Bhabinkamtibmas tetap selalu menjaga penampilannya sehari-hari. (MN)