Gara-Gara Kenalan di Medsos, Seorang Wanita Kehilangan Satu Unit Sepeda Motor Scoopy

 


Policewatch-Mataram NTB.

Diduga melakukan tindak pidana Pencurian Sepeda motor (Curanmor) Dua Pemuda asal Pulau Sumbawa diamankan Unit Reskrim Polsek Ampenan di kediamannya di salah satu Kos-kosan yangberada di wilayah Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pengungkapan kasus Curanmor tersebut menyusul Laporan Korban ke SPKT Polsek Ampenan pada 19 Januari 2023 dimana didalam laporan tersebut Korban seorang Wanita berinisial MW mengaku kehilangan satu buah Sepeda motor jenis Honda Scoopy saat di parkir di Parkiran Pantai Gading, Mapak, kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

"Dari keterangan Korban, sepeda motor miliknya tersebut diketahui hilang saat dirinya berada di pantai Gading bersama salah satu terduga yang merupakan kenalan (pacaran) korban,"ungkap Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SIK saat konferensi pers yang digelar di Mapolsek Ampenan, Kamis (26/01/2023).

Terduga pelaku Kata Syarif berinisial SW, dan GR, keduanya merupakan warga yang berasal dari pulau Sumbawa. Berdasarkan barang bukti yang didapat dan hasil penyidikan kedua terduga ditetapkan sebagai tersangka dan kini telah berada di Rutan Polsek Ampenan.

"Salah satu terduga yang bernama SR adalah pacar korban, mereka kenalan di Medsos kurang lebih sudah 2 bulan, hingga menjalin hubungan pacaran,"beber Syarif.

"Karena merasa sudah dekat korban mencoba bermain ke Kos SR. Sesuai pengakuan SR saat korban berkunjung pertama ia mengambil STNK sepeda motor korban (Honda Scoopy), kemudian selang beberapa hari berikutnya korban main lagi ke kos SR, dan saat SR mengambil Kunci kontak Sepeda motor korban untuk digandakan,"kata Syarif menambahkan.

Dengan demikian lanjut Mantan Kapolres Dompu ini Modus Curanmornya tidak lagi merusak kunci kontak melainkan menggandakan kunci kontak Sepeda Motor yang menjadi sasarannya.

Waktu kejadian pada 18 Januari 2023 atas kesepakatannya Korban akan bertemu dengan SR di pantau Gading, akan tetapi SR mengajak rekannya GR, SR meminta GR untuk membawa kabur Sepeda Motor korban saat dirinya dan korban asyik ngobrol berdua. Kemudian skenario itu dijalankan dan GR berhasil membawa kabur Sepeda motor korban.

Sepeda motor atas kesepakatan kedua tersangka di gadai dengan harga 5 juta rupiah dan hasilnya di bagi dua. SR mengaku untuk unjudi online sedang GR mengaku untuk DP pengambilan Sepeda motor Baru.

"Keduanya akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,"tutupnya.

"MN "

Kasat Narkoba Polresta Mataram Pimpin, Musnahkan Barang Bukti Sabu




Policewatch-Mataram.

Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan  pemusnahan Barang Bukti Narkotika golongan 1 jenis sabu yang merupakan hasil dari pengungkapan kasus pengedar sabu, Jumat malam (13/01) lalu milik tersangka Z, (40) dan AL(40).

Mereka tertangkap di dua lokasi berbeda, yang merupakan jaringan lintas provinsi, barang bukti jenis sabu ditemukan di sebuah tas dalam bungkusan besar  hitungan berat brutonya 101 gram.

Hadir dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH didampingi KBO Sat Narkoba Ipda Kadek Angga Nambara SH, para tersangka Z dan AL dan pengacaranya, kemudian perwakilan dari Kejari Mataram, Pengadilan Negeri Mataram, Si Propam Siwas, Si Humas dan Sat Tahti bertempat di Ruang Sat Narkoba Polresta Mataram. Kamis, (26/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH mengatakan bahwa hari ini pemusnahan barang bukti jenis sabu golongan 1 berdasarkan LP nomor : LP / A / 03 / I / 2022 / SPKT. Sat. Resnarkoba / Resta. Mataram / POLDA NTB, tanggal 13 Januari 2023, dan Surat Perintah Pemusnahan BB Narkotika Gol. I nomor : SPPBB / 01/ I / 2023 / Sat. Resnarkoba, tanggal 26 Januari 2023.

Adapun jenis sabu milik tersangka yang berat bruto 101 gram, nettonya 97,08 gram, kemudian telah disisihkan terlebih dahulu untuk uji lab dengan berat netto 0.10 gram, dan untuk barang bukti PN dengan berat netto 0,10 gram, dan untuk dimusnahkan dengan berat netto seluruhnya 96,88 gram, kata Kompol Yogi

Kemudian seluruhnya dimasukkan ke masing masing amplop dan dilak serta disegel yang selanjutnya Barang Bukti narkotika jenis sabu yang diperuntukkan untuk pemusnahan dibuka oleh para tersangka dan dimasukkan kedalam wadah yang berisi air kemudian diblender, ungkap Kompol Yogi

Lebih lanjut Kompol Yogi menjelaskan setelah tercampur kemudian dibuang ke saluran pembuangan toilet oleh kedua tersangka disaksikan oleh saksi undangan

Setelah giat selesai kemudian dibuatkan berita acara pemusnahan BB dan ditanda tangani oleh para tersangka beserta pengacaranya serta  perwakilan dari Kejari Mataram, Pengadilan Negeri Mataran, Si Propam Siwas dan Sat Tahti, tutup Kompol Yogi.

"MN".

Polres Lahat Sebarkan Gambar Tersangka Ahmad Solehan Daftar Pencarian Orang (DPO)

 




POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL- LAHAT - Setelah hasil putusan hakim pemohon Tersangka AS dan Termohon Kapolri, Kapolda,Kapolres dan Kasatreskrim Polres Lahat, 

Pihak Polres Lahat membuat selebaran terhadap Tersangka Ahmad Solehan sebagai DPO, gambar tersebut terpantau dan terpasang di Polsek Merapi, 

AS kini jadi Buronan polisi untuk bertanggungjawab atas perbuatannya yang melanggar Hukum

Dalam isi selebaran yang beredar terlihat pota tersangka AS daftar pencaria orang (DPO) nomor: DPO /139/XII/ 2022/:RESKRIM,  langsung di tanda tangani Kasatreskrim AKP Herli Setiawan,SH.MH (TIM)

Kombes Pol Mustofa : Ungkap Perkara Kriminal Harus Fahami Polanya



Policewatch-Mataram NTB.

Dalam menangani sebuah perkara Pidana terlebih kepada perkara yang kerap terjadi seperti Pencurian tim Opsenal haruslah dengan benar-benar teliti serta harus dapat memahami Polanya mengingat pelaku pencurian biasanya dilakukan oleh orang yang sudah pernah melakukan dan atau orang yang saling mengenal.

Hal ini disampaikan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK saat memberikan arahan kepada anggota tim opsenal Polresta Polresta Mataram di Lapangan Apel Polresta Mataram (25/01/2023).

Didampingi Kasat Reskrim, Wakasat Reskrim serta Ksi Propam Polresta Mataram dihadapan tim Opsenal Kapolresta menyatakan bahwa beberapa kasus yang terjadi sering dengan alasan untuk mendapatkan uang karena pelaku tidak punya pekerjaan dan atau ingin mendapatkan uang dengan cara instan, dan biasa dilakukan oleh pelaku dalam lingkaran yang sama 



Oleh karenanya perlu kemampuan khusus untuk menganalisa sebuah perkara terutama saat melakukan olah TKP,"jelas Mustafa.

Selain itu, Kapolresta Mataram juga menyampaikan bahwa melakukan langkah dan upaya pencegahan seperti yang rutin dilaksanakan perlu ditingkatkan, karena dengan semakin sering kita kontrol serta silaturahmi dengan masyarakat di wilayah hukum maka segala informasi tentu bisa kita dapatkan.

Dengan demikian diharapkan mampu mencegah tindak kriminal atau paling tidak Kamtibmas dapat terpelihara dengan baik.

"Butuh Kolaborasi serta kerjasama antar segala fungsi yang ada serta dengan kelompok masyarakat di masing-masing lingkungan untuk dapat mencegah ataupunengungkap sebuah perkara tindak Pidana,"ungkapnya.

Kapolresta terakhir berharap kepada semua tim Opsenal untuk menjalankan tugasnya dengan penuh rasa ikhlas, dan penuh rasa tanggungjawab. Tugas ini adalah amanah dari negara dan masyarakat yang harus dijalankan dengan benar agar mendapat hasil yang diharapkan yaitu Keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya sampaikan apresiasi atas hasil yang telah dicapai selama ini, saya selaku Kapolres berharap hasil yang dicapai selama ini akan menjadi pemicu dan motivasi untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi dan berkualitas,"tutupnya.

"MN ".

Diduga Lakukan Penganiyaan,Oknum Guru BK Terancam Dilaporkan.


POLICEWATCH-Batukliang.

Diduga telah melakukan penganiyaan terhadap siswanya,seorang  Oknum guru Bimbingan dan Konseling (BK) terancam dipidanakan oleh wali muridnya.

Peristiwa terjadi dugaan pemukulan oleh guru BK tersebut terjadi disalah satu SMPs NW yang beralamat Di Dusun Lendang Kekah Desa Selebung Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

Menurut wakil kepala sekolah SMP NW,yang biasa disapa "Opik" menjelaskan kepada awak media Policewatch  bahwa,kejadian  berawal dari siswa Korban yang berinisial

"MZM dan HS" yang berjumlah dua orang itu,tidak masuk sekolah, tepatnya pada hari Rabu tanggal 18 januari 2023,ketiganya sedang berada di bendungan Sade lagi maen maen,dan saat itu ada yang memposting anak didik kami sedang ada dilokasi bendungan.paparnya

Keesokan harinya ketiga siswa tersebut kami panggil, dan menanyakan kebenarannya apa benar,mereka pada hari rabu tersebut ada di bendungan sade,seperti foto yang dikirim sama rekan rekan saya yang pada saat itu berada ditempat itu.

Pada saat kami introgasinya,siswa yang satu jujur dan membenarkan,sedangkan yang satu lagi tidak mengakui,namun setelah kami desak dan mereka mengakui,tutur opik.

Memang saya pada saat itu,biasalah kami pegang kayu,tapi bukan bermaksud mau memukul apalagi menganiaya,itu semua agar mereka takut,supaya ada efek jera demi mereka,agar rajin dan patuh serta disiplin terhadap semua peraturan sekolah,ucapnya.

Guru BK menambahkan memang benar saya memukulnya akan tetapi itu semua demi mereka,agar mereka menjadi anak yang baek,tidak ada niat atau unsur dendam apalagi marah,kita semua guru disini berharap agar semua siswa siswi yang sekolah di SMP NW ini adalah mentaati segala peraturan dan menjadi anak yang berprestasi dan menjadi kebanggan orang tuanya,lebih lebih kami yang jadi gurunya,terangnya.

Kalaupun saya hukum   suruh merokok disekolah itu merupakan semata mata karena,ingin memberikan efek jera agar tidak merokok lagi,jelasnya.

Di sisi lain dalam panduan , bahwa tugas guru bimbingan dan konseling (BK) berperan dalam memberikan pelayanan kepada siswa agar dapat memahami, memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab serta menjadi manusia yang mandiri,bukan siswa itu harus dipaksakan merokok,itu justru menyakiti,kenapa kalau menghukum  seperti itu tidak disuruh menghapal ayat ayat pendek atau olah raga,itukan lebih membimbing? 

Ditempat terpisah kuasa hukum dari Siswa tersebut "Hamidi" menyampaikan,persoalan ini kami harapkan supaya berdamai,karena kalau tidak ada perdamaian,dengan berat hati akan saya lanjutkan keproses hukum ancamnya.

"Nurman/Haedir".

Kasus Narkoba Bima F, R dan N Ditetapkan Jadi Tersangka







POLICEWATCH-MATARAM.

Penyidik Ditresnarkoba Polda NTB akhirnya bisa merampungkan fakta-fakta dalam alat bukti kasus narkoba yang melibatkan H dan F di Bima.

H dan F merupakan rangkaian dari penangkapan N bulan oktober yang lalu. Sedangkan R masih sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK M.Si, Rabu (25/1/2023) mengatakan, Proses hukum melalui pemeriksaan telah menunjukkan kebenaran fakta-faktanya.

Bahwa sumber barang dan transaksi dilakukan melalui rangkaian keterlibatan  F, R dan N. 

Selain itu, proses melalui scientific crime investigation, yaitu pemeriksaan sampel rambut dan urine pun dilakukan melalui Labfor Polda Bali.

"Seluruh upaya proses hukum tersebut, dilakukan gelar perkara khusus yg menghadirkan pengawas Internal Polda NTB," kata Artanto lagi.

Hasilnya terhadap F, R dan N ditetapkan sebagai tersangka karena ketiganya memenuhi unsur pasal 112 ayat 2 dan atau pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

Sedangkan H belum ditemukan fakta keterlibatan rangkaian peristiwa tersebut, namun dilakukan asesment oleh Tim Assesment Terpadu (TAT) di BNNP NTB.

"Untuk H , selanjutnya direhabilitasi, karena berdasarkan hasil uji pemeriksaan sampel rambut adalah positif Methapetamin," pungkasnya.

"MN "


Gawat Kejati Sumsel Sita 60 Dokumen Saat Geledah Kantor PTBA di Menara Kadin Jakarta Selatan

 



JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Tim Penyidik Bidang Pidada Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, kembali melakukan penggeledahan terhadap Kantor PT.Bukit Asam (PT.BA) dan PT.BMI yang berada di wilayah Jakarta, sebelumnya Penyidik Pidsus Kejati Sumsel telah melakukan penggeledahan terhadap Kantor PT.Bukit Asam  di wilayah Tanjung Enim beberapa waktu lalu terkait dugaan Akuisisi Saham.

Saat dikonfirmasi Moch Radyan selaku Kasi Penkum Kejati Sumsel mengatakan, Kepada wartawan  penggeledahan terhadap Kantor PT.BA dan PT.BMI tersebut dilakukan terkait untuk pengungkapan kasus dugaan korupsi Akuisisi saham PT.Bukit Asam.ucapnya


“Benar kemarin Penyidik Pidsus Kejati Sumsel melakukan penggeledahan di dua lokasi yang berada di wilayah jakarta,” ungkap Kasi Penkum Kejati Sumsel, Rabu (25/1/2023)

Radyan menjelaskan menurutnya, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dokumen-dokumen yang tidak ditemukan saat penggeledahan di Kantor PT.Bukit Asam yang berada di Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu.


“Dari penggeledahan yang dilakukan ditemukan ada sekitar 60 dokumen yang didapatkan saat penggeledahan di dua lokasi di Jakarta, dokumen yang di ambil akan pelajari oleh Tim Penyidik, apabila ternyata dokumen itu ada kaitannya untuk pembuktian barulah dilakukan penyitaan,” terang Radyan. 

Berita sebelumnya Kejati Sumsel juga melakukan penggeledahan di PT.Bukit Asam di Tanjung Enim, salah satunya diruang Hukum dan Regulasi dan dilanjutkan di PT.SBS 

Jurnalis : Bambang.MD

Bupati Lahat Cik Ujang, Hadiri Syukuran Pernikahan Sudarman dan Nia Ardianti di Desa Telatang

 



POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL - LAHAT - Bupati Lahat Cik Ujang,SH, malam ini menyempatkan diri hadir acara syukuran pernikahan Sudarman dan Nia Ardianti dikediamannya Desa Telatang (25/1)

Acara ini dihadiri langsung Bupati Lahat Cik Ujang, mang Leman Pengusaha sukses adik kandung dari sdr, Sudarman, sejumlah OPD, Mantan Ketua DPRD Lahat Herliansyah,SH, mantan anggota DPRD Herlansyah Romsa, Kepala Cabang BNI 46 Hendra, Kapolsek Merapi Barat, Mayor David pernah jabat Danramil Merapi, Pasi OPS, Kapten Dwi Satrio, Camat Merapi Barat Drs,Erlambang,Tokoh Masyarakat dan Undangan.


Sementara Sudarman didampingi istri Nia Ardianti memberikan sambutan selaku tuan rumah, bahwa kami ucapkan buat "ading sanak"  yang sempat hadir dalam acara syukuran dikediaman kami,  saya selaku ahli rumah mengucapkan terimah kasih atas kehadiran dirumah kami, saya mengenalkan " akulah dapet kance asal lampung, tanggal 21 januari 2023 telah dilaksanakan akad nikah dilampung ujar" Sudarman, dan kami mohon doa restu dari undangan yang hadir disini, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohhmah, ucapnya

Disamping itu selamatan menempati rumah baru,  yang baru saja masih tahap dikerjakan dan hari ini sudah kami tunggu, kami minta doa selamat, tidak ada halangan suatu apapun dan semoga kami bahagia damai hingga sampai kakek dan nenek pinta " Sudarman


Sementara Bupati Lahat Cik Ujang,SH dalam sambutannya. Saya mintaTolong kepada pak Kapolsek untuk dibantu agar merapi area kondusif dal hal keamanan disini, saya ucapkan terimah kasih atas undangan acara syukuran malam ini, Cik Ujang juga mengucapkan " semoga Sudarman dan Nia Andrianti,  menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warohhmah, kami bangga dan senang mendapatkan adinda sudarman mendapatkan jodoh, semoga serasi, seia sekata, dan berjalan dengan lancar, "doa Cik Ujang kepada kedua mempelai, yang baru saja melaksanakan pernikahan dilaksanakan dilanpung,

Cik ujang juga menambahkan saya mohon maaf kalau tidak bisa hadir didalam hajatan karena kami banyak jadwal dalam minggu ini pelantikan seluruh DPC Partai Demokrat, kami doakan dengan kusyuk semoga kedua mempelai damai

Salah satu tokoh Masyarakat mantan kades Telatang Marlan saya mewakili masyarakat merapi area mengucapkan terimah kasih kepada bapak Bupati lahat Cik Ujang, sekarang  jalan sudah dibangun dan mulus, khususnya di merapi area dan kami juga selaku masyarakat agar kiranya dapat meneruskan dan kami mendukung untuk maju  dipilkada tahun 2024 untuk melanjutkan pembangunan agar lahat lebih BERCAHAYA,

jurnalis : Bambang.MD

Perkuat Kolaborasi Dan Kekompakan Tekan Kriminalitas Kapolresta Mataram Beri Arahan Anggota Opsnal





Policewatch-Mataram.

Untuk memperkuat kolaborasi dan kekompakan guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Mataram Polda NTB, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH memberikan arahan kepada Tim Opsnal bertempat di lapangan Apel Mapolresta Mataram. Rabu, (25/01/2023) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Mataram didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST SIK, Wakasat Reskrim Iptu I Nyoman Diana Mahardika SH, Kasi Propam Iptu Mutawali ST MM dan personel Opsnal Polresta Mataram beserta jajaran Polsek.

Kapolresta Mataram menyampaikan kepada Tim Opsnal berkaitan dengan ungkap kasus kriminalitas agar kita pelajari polanya dan karena rata rata pelaku motifnya untuk mendapatkan uang jadi tidak mungkin hanya melakukan sekali, pelaku pasti hanya itu itu saja maka dari itu kita fokuskan untuk mempelajari olah TKP.

" Saya juga bersama rekan-rekan lainnya tidak akan membebani kepada rekan rekan Opsnal sekalian karena semua dimana juga bekerja dan menghimbau pesan Kamtibmas dengan melaksanakan kegiatan safari kamtibmas bersama para kapolsek dan bhabinkamtibmas ", kata KBP Mustofa

Sekaligus juga untuk menghimbau melakukan pencegahan untuk menekan data kriminalitas, pada prinsipnya setiap data pengungkapannya kita kumpulkan kita analisa bersama-sama untuk setiap data kita maksimalkan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kita pelajari setiap pola-pola dalam pengungkapan perkaranya. 

Yakin dan percaya pelaku  kriminalitas pasti orang yang sama jadi kita kerjakan bersama, perkuat kekompakan dan kolaborasi, untuk barang bukti yang didapat kita cek kembali untuk mengetahui siapa pemiliknya agar bisa kita kembalikan kepada pemiliknya.

Lebih lanjut KBP Mustofa menekankan pencegahan kriminalitas ini kita atensi bersama-sama dan kita ungkap melalui kolaborasi dan kekompakan baik Opsnal Polres maupun jajaran Polsek, khususnya kita perhatikan kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor) yang ada di daerah rawan.

" Terimakasih kepada rekan-rekan semua untuk setiap ungkap kasus yang cukup bagus dan sudah mendapat apresiasi dari masyarakat dan pimpinan mari kita tingkatkan terus, kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita serius dalam menangani setiap kasus, tutup KBP Mustofa.

"MN "

Unit Kamsel Satlantas Polres Sumbawa Barat Gelar Police Goes To School di SDI Bina Ummat Taliwang





Policewatch-Sumbawa Barat.

Jajaran Polres Sumbawa Barat melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres Sumbawa Barat menggelar Police Goes To School, bertempat di SDI Bina Ummat Taliwang Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat pada rabu (25/01/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, dalam kegiatan Police Goes To School ini bertujuan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di tingkat sekolah, tentunya dalam hal berkendara kendaraan bermotor. Selain itu juga agar para siswa-siswi tersebut dapat mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Sumbawa Barat AKP I Made Sugiarta,SH menjelaskan, pemahaman tentang tertib berlalulintas di usia dini perlu di perkenalkan tentang rambu rambu lalulintas,karena di usia dini masih kuat ingatannya dan mudah untuk mereka memahaminya.

" Dengan cara seperti ini untuk menekan adanya kecelakaan lalulintas di jalan raya, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait peraturan lalulintas bagi para siswa-siswi di beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,"jelasnya 

Sebagaimana arahan dan perintah Kapolres AKBP Heru Muslimin, terkait berkendaraan di tingkat sekolah, dan juga intinya kami lakukan sosialisasi ini setidaknya memberikan informasi aturan lalu lintas terhadap para siswa-siswi di sekolah, Alhamdulillah kami pun juga memberikan imbauan kepada para guru di SDI Bina Ummat.

Selain memberikan arahan terkait lalulintas kepada pelajar tersebut, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sumbawa Barat pun memberikan materi terkait larangan bullying di sekolah dan juga pengenalan rambu-rambu larangan,perintah, peringatan serta petunjuk.

“Jangan sampai anak-anak kita mengenal bullying, dan tentunya hal ini untuk kebaikan anak-anak kita sendiri, tak hanya memberikan materi berlalulintas, peraturan tentang penerapan prokes covid 19 pun kami sampaikan kepada para siswa-siswi ini, dengan cara selalu mematuhi 5M,” tuturnya. ( mn)

Menjaring Pendaftar Anggota Polri, Polres Lombok Utara Lakukan BTS




Policewatch-Lombok Utara.

Menjaring pendaftar anggota Polri, Polres Lombok Utara menggelar sosialisasi Back To School) BTS,  Penerimaan anggota Polri Terpadu Tahun Anggaran 2023

Sosialisasi tersebut dilakukan di SMAN 1 Pemenang, Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Rabu, 25/01/2023

Terlihat suasana penuh keakraban pada  saat tim melakukan sosialisasi dan interaksi atau tanya jawab secara langsung serta mengajak para siswa-siswi untuk menjadi bagian dari anggota Polri.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kabag  SDM Akp I Wayan sudiarma  saat di temui di ruang kerjanya mengatakan, kegiatan sosialisasi penerimaan anggota Polri TA. 2023 ini bertujuan menjaring animo bagi pelajar di Kabupaten Lombok Utara untuk menjadi calon anggota Polri, tutur Kabag SDM.

“Adik-adik yang berminat mendaftar, mulai sekarang persiapkan seluruh persyaratan serta belajar maksimal, termasuk persiapan fisik dan mental untuk masuk menjadi anggota Polri, tidak dipungut biaya,” ujar Akp I Wayan sudiarma

Lebih lanjut ia mengatakan sosialisasi penerimaan Polri TA 2023 meliputi Akpol, Bintara dan Tamtama merupakan tahap awal untuk memperkenalkan bahwa rekrutmen Polri mengedepankan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.

“Kami sampaikan kepada seluruh adik-adik di wilayah Kabupaten Lombok Utara  yang berminat bergabung bersama kami di keluarga besar Polri agar dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi seleksi penerimaan,” tandasnya.

Dalam hal ini kami juga mengajak bintara baru yang baru lulus pendidikan, guna  memberikan paparan berupa sosialisasi dengan materi formasi Penerimaan terpadu Polri, Prinsif Penerimaan Polri, urutan tahap seleksi, implementasi program perubahan teknologi Kepolisian Modern.  Penjelasan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam setiap tahapan seleksi penekanan terhadap nilai-nilai yang harus dicapai agar dinyatakan memenuhi syarat dalam setiap tahapan seleksi, Penjelasan aplikasi pendukung pelaksanaan penerimaan terpadu Polri, menyampaikan pesan moral dalam pelaksanaan penerimaan terpadu Polri.,tutupnya.

Mn

Tim Puma Polres Lotara Berhasil Amankan Pelaku Pencurian HP




Policewatch-Lombok Utara.

Kepolisian Resor Lombok Utara - Tim Puma Polres Lombok Utara berhasil mengungkap serta melakukan  Penangkapan dan pengamanan  Pelaku Pencurian HP dan juga berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku Penadah beserta BB HP Samsung Galaxy S7 warna Gold di Dusun Tanak Sanggar, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) Selasa 24/01/ 23

Pengamanan dan penangkapan tersebut  atas dasar Laporan Pengaduan dari Saudara (AN ) pada hari Rabu tgl 18 Januari 2023 sekitar pukul 17:30 Wita bertempat di Lapangan Bola Lendang Galuh, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung Lombok Utara,  dengan kronologisnya hp tersebut hilang sewaktu korban melakukan pengamanan pertandingan Sepak Bola, yang dirinya menaruh HP di atas meja yang berdekatan dengan tempat penjual karcis dan tidak jauh jaraknya dari pintu keluar masuknya penonton.

Dalam penyelidikan yang di lakukan oleh Tim Puma Polres Lotara terhadap keberadaan pelaku dan barang bukti Tim Puma mendapatkan informasi A1 mengenai identitas dan keberadaan Pelaku atau penguasa terakhir HP, dan Tim Puma yang di pimpin langsung oleh  Katim Puma Aipda Mirsandi bergerak menuju rumah pelaku yang berada di wilayah Tanak Sanggar, Desa Sokong,  Kecamatan Tanjung.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasat Reskrim AKP I Made Sukadana SH,MH membenarkan saat di konfirmasi oleh awak media tentang adanya penangkapan dan telah mengamankan seorang yang di duga sebagai pelaku yang berinisial (MI) alias Lantoro,  (40 Th) Pengangguran, alamat Dusun Tanak Sanggar, Desa Sokong, Kec. Tanjung, KLU. dan seorang  yang di duga sebagai penadah yg berinisial SI (45) , tidak bekerja, alamat Dusun Tanak Sanggar, Desa Sokong, Kec. Tanjung, KLU. 

Lebih lanjut Kasat Reskrim menerangkan bahwa Kedua pelaku yang berhasil ditangkap oleh tim puma Polres Lombok Utara sudah di amankan sekarang di Mako Polres Lombok Utara.

"Untuk dimintai keterangan terkait laporan pengaduan oleh sdr AN dan untuk di dalami oleh para penyidik  mungkin ada lagi indikasi keterlibatan mereka dalam kasus lainnya"tutur Kasat Reskrim di ruang kerjanya.

"Mn".

Kapolres Hadiri Peresmian Kantor Bupati Lombok Utara





Policewatch-Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara AKBP l Wayan Sudarmanta, SIK., MH, hadiri syukuran sekaligus Peresmian Gedung Baru Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu, 25/01/2023

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTB yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Prov NTB dr. NURHANDINI EKA DEWI, Sp.A., MPH., Bupati KLU H DJOHAN SJAMSU S.H, Wabup DANY KARTER FEBRIANTO R,ST.,M.Eng., Kapolres Lombok Utara  AKBP I Wayan Sudarmanta S.I.K.,M.H, Dandim 1606 WB (arm) Arif Rahman S.Sos.,MM, Pabung letkol inf ibnu haban, Waka Polres KLU Kompol SAMNURDIN S.H, Seluruh Kapolsek Jajaran Polres Lombok Utara, Ketua DPRD KLU ARTADI S.Sos, Forkopimda Kabupaten Lombok Utara, Toga,tomas dan warga Kabupaten Lombok Utara 

Dalam kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan dengan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Lombok Utara TGH ABDUL KARIM ABDUL GAFUR L.C dan di lanjut dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim oleh Bupati Lombok Utara dan Penandatanganan prasasti bangunan Kantor Bupati Lombok Utara, diiringi gambelan Gendang Belek.

Di mana dalam peresmian tersebut, Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta., SIK., MH hadir dalam rangka untuk memastikan pengamanan dari anggota Polres Lombok Utara dilaksanakan sesuai dengan aturan. Selain itu juga dalam rangka meningkatkan silaturahmi dan sinergitas Polri dengan Pemerintah Daerah dan unsur Muspida, serta instansi  yang lain yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Utara.

Usai Peresmian Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH saat dijumpai media di Lokasi peresmian gedung Bupati Lombok Utara mengatakan, kehadirannya dalam rangka untuk memastikan kegiatan peresmian gedung baru Kantor Bupati KLU berjalan lancar dan tertib. Dimana sejumlah personel Polres Lombok Utara diterjunkan untuk melakukan pengamanan dalam rangka antisipasi kamtibcar lantas dan  gangguan kamtibmas.

"Kehadirannya sebagai bentuk sinergi Polri, Pemerintah Daerah, Instansi terkait dan masyarakat guna terciptanya Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tutur Orang nomor Satu di jajaran Polres Lombok Utara ini

Pada kesempatan itu, Kapolres Lombok Utara mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama bersinergi untk menjaga kondusifitas wilayah. "Polri tidak akan mungkin bisa menciptakan Situasi yang kondusif tanpa ada  peran serta dari masyarakat dan  semua pihak,," pesan Kapolres Lombok Utara.

"Mn".

Sejumlah Awak Media Kecewa Pelantikan Wabup Muara Enim Di Griya Agung Dilarang Masuk oleh petugas pol pp

 



POLICEWATCH.NEWS  SUMSEL - Hari ini moment yang sangat ditunggu oleh para awak media untuk peliputan rangkaian kegiatan acara pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Ahmad Usmarwi Kaffah,SH di lantik oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru secara virtual sekira pukul 09 wib, rabu 25 januari 2023,

Pelantikan Wabup Muara Enim dihadiri OPD Muara Enim, hanya untuk tamu yang membawa undangan sambil menunjukan undangan baru boleh masuk kata salah satu petugas pol pp yang menunggu di pintu gerbang rumdin Gubernur, dijaga ketat oleh pol pp dan pintu ditutup rapat


Sementara itu puluhan awak media yang mau masuk untuk melakukan peliputan acara pelantikan wabup Muara Enim, kecewa seperti dilontarkan wartawan sergap Hermasyah, " sangat disayangkan acara ini tidak boleh diliput oleh kawan kawan media terutama ada yang datang dari muara enim, untuk pengambilan gambar acara tersebut ujar " Herman.

Senada juga disampaikan oleh MMC Aan, sangat kecewa acara pelantikan wabup muara enim, di griya agung awak media tidak boleh masuk oleh pol pp, sesuai perintah satu pintu kami hanya menjalankan perintah ujar " salah satu petugas pol pp kepada wartawan yang akan masuk melalui pintu gerbang depan dsn sempat terjadi adu mulut  antara petugas pol pp dengan wartawan karena dilarang masuk tidak boleh mengambil gambar,oleh kami hanya menjalankan perintah dan langsung ke Diskominfo Sumsel "ucapnya

Pantauan wartawan rabu (25/1) suasasana pelantikan wabup muara enim nampak sepi, hanya terlihat karangan bunga ucapan sepanjang jalan didekat griya agung, ysng undangan tertentu yang bisa mengikuti upacara pelantikan dan pengucapan sumpah janji jabatan dipimpin langsung gubernur sumsel.

Jurnalis : Bambang.MD

Lari Dari Kejaran Warga Diduga Seorang Jambret Tewas Tertabrak Truk

 


POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN– Diduga seorang jambret yang bernama Mukhlis asal Dusun Kecincang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tewas tertabrak truk bermuatan plastik ketika hendak melarikan diri dari kejaran warga setelah korbanya berteriak-teriak , Kejadian ini berlangsung di Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. pada Selasa (24/01/2023) petang.

Informasi yang berhasil di himpun dari saksi mata, korban PJ, 44, dan anaknya, Zl 17, pulang dari ngaji. Mereka mengendarai motor  dengan berboncengan, tiba-tiba, ada pelaku yang datang dari belakang dengan berboncengan. Pelaku kemudian langsung membawa dompet yang dipegang korban dan memacu sepeda motornya ke arah Kota Pandaan.

"Ketika korban merasa barangnya di ambil orang, korban berteriak jambret-jambret hingga mengundang perhatian warga, sontak saja warga berusaha mengejar terduga pelaku jambret, namun di persimpangan jalan menuju Kemiri, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, pelaku rupanya panik. Hingga kemudian memilih untuk berbelok arah dan tak tahunya muncul sebuah truk yang mengangkut plastik dan menabrak pelaku hingga ia terkapar dan bersimbah darah,"terangnya.

Lebih lanjut saksi mata mengatakan, terduga pelaku jambret kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Watukosek, namun sayang nyawanya tak tertolong. Sementara, rekannya berhasil melarikan diri.

Sementara itu Kapolsek Beji, Kompol Yokbeth Wally mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini karena masih dalam penyelidikan.

“Pihak kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi-saksi," tegasnya. (Dr)