Tingkatkan Kegiatan Preventif, Polsek Mataram Pantau Perkantoran Melalui Patroli Siang

 


Policewatch-Mataram.

Unit Patroli Polsek Mataram Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan kegiatan patroli siang hari di Komplek Pertokoan di sepanjang jalan Airlangga Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram. Senin, (03/04/2023) Siang 

Terlihat petugas Unit Patroli dipimpin oleh PS. Kasi Humas Polsek Mataram Aiptu I Putu Wicaksana bersama 2 personel mengunjungi  Kantor Badan Pengawasan Sungai saat berkeliling Patroli Siang.

Dikatakannya bahwa kegiatan ini sebagai upaya preventif  mencegah kriminalitas, kasus 3C dan memberikan himbauan kepada Security untuk meningkatkan kewaspadaan di bulan suci Ramadan 1444 H, kata Aiptu Wicaksana saat dikonfirmasi.

Selain itu juga antisipasi adanya kesempatan ataupun niat bagi pelaku-pelaku yang hendak melakukan kejahatan, tambahnya

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Tauhid SH mengatakan bahwa secara rutin dan masif di daerah-daerah yang di anggap rawan menjadi prioritas di wilayah hukum Polsek Mataram. 

" Sebagai daerah perkotaan didominasi perkantoran serta obyek vital harus selalu menghadirkan petugas di lapangan untuk tidak memberikan ruang bagi para pelaku kriminalitas, jelasnya

" Kami berharap juga kerjasama dari para petugas security untuk memberikan informasi ataupun hal-hal yang mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek terdekat ", tutup Kompol Tauhid.

MN 

Pemilik Lahan Tutup Aktivitas PT. Priamanaya Energi dijaga Ketat aparat dari Brimob Mabes Polri

 




POLICEWATCH NEWS - LAHAT Puluhan datangi kelokasi di IUP milik PT. Priamanaya Energi di antaranya Sungai Kili dan Segung Di Desa Keban, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat, Minggu ( 2/4) 

Pemilik Lahan telah melakukan Penghentian Aktifitas Pertambangan Di IUP (Izin Usaha Pertambangan) PT. Primanaya Energi yang berlokasi di Desa Keban kecamatan Lahat. 

Hal ini terkait Lahan Mereka Yang Di duga telah di eksploitasi oleh PT. Primanaya Energi yang di kerjakan oleh Sub Kontraktor yakni PT. Kalimantan Prima Persada, 

" Hari ini saya Selaku pemilik Lahan bersama pemilik lahan yang lain sepakat Untuk Menghentikan segala aktifitas pertambangan di IUP PT.Primanaya Energi yang sudah ditambang batubara diatasTanah milik sdr hasrul warga Desa Telatang, Merapi Barat. 

Hasrul juga mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada PT. Kalimantan Prima Persada, 


Selalu Sub Kontraktor PT. Primanaya Energi terkait hal ini, Kami selaku masyarakat kecil Sudah sepenuhnya Sabar dan menunggu tanggapan Dari pihak PT. Primanaya energi, namun sampai hari ini belum ada kejelasan yang pasti, tukasnya, 

Senada dengan itu, suwanto (45) juga mengatakan, tolong gunakan perasaan kalian selaku orang yang berpendidikan dan yang berwenang di PT. Primanaya Energi, kami ini hanya masyarakat kecil yang menuntut hak hak atas tanah yang kami beli dengan jerih payah , dengan cucuran keringat kami, Jangan Kalian seenaknya saja menyerobot tanah kami

Suwanto juga berharap, kepada pemerintah kabupaten Lahat agar secepat mungkin turun tangan membantu dan memanggil pihak PT. Primanaya Energi untuk bertemu dengan Kami, karena sudah banyak waktu , tenaga serta pikiran kami yang terbuang,ungkapnya. 


Pantauan wartawan di lokasi minggu (2/4) Aparat dari anggota  Brimob Mabes Polri dari Kelapa Dua, dibantu dari Polda Sumsel ditugaskan untuk pengamanan dilokasi setelah pemilik lahan melakukan penutupan PT. Priamanaya Energi. 

Jurnalis : Bambang.MD

PPK Cibiuk Plenokan Rekapitulasi Data Hasil Pemutakhiran

 



Garut-policewatch.news-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cibiuk menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). 

Rapat dipimpin oleh Ketua PPK Cibiuk, Rida Fahlevi.

“Hari ini kita sudah laksanakan rapat pleno. Untuk Kecamatan Cibiuk ada penambahan TPS (Tempat Pemungutan Suara) dari pemilu sebelumnya. 

Untuk Pemilu 2024 ada 105, sedangkan Pemilu 2019 ada 95 TPS,” kata Rida di Aula Kantor Kecamatan Cibiuk, Garut, Minggu (2/4).

Rida didampingi Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Rudi Herdiansyah, dan empat anggota PPK Cibiuk, yakni Dedi Rohmat, Sunardi Abdurrahman Halim, Salman Alfarisi, dan Habibie Moh Amien.

Rida mengungkap DPHP bukan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Ditegaskan, DPS nantinya akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut.

“Ini bukan DPS, karena tingkat kecamatan. Nanti DPS akan disahkan oleh KPU Kabupaten Garut. DPS itu nantinya setelah ditetapkan, masih ada perbaikan data. Jadi, data ini bukan hasil akhir, tetapi dari hasil pemutakhiran,” ucap Rida.


Pada kesempatan yang sama, Anggota PPK Cibiuk Divisi Olah Data Pemilih (ODP), Sunardi mengatakan masing-masing partai akan diberikan data DPHP. Sunardi juga menjabarkan secara umum data DPHP.

“Setelah proses coklit (pencocokan dan penelitian), maka data yang diperoleh untuk tingkat Kecamatan Cibiuk, pemilih aktif ada 26.235, jumlah pemilih baru 2.056, jumlah pemilih tak memenuhi syarat 1.574, jumlah perbaikan data pemilih 1.956, jumlah pemilih potensial non KTP-el 862,” kata Sunardi.

Sementara itu, Ketua Panwascam Cibiuk, Rudi Herdiansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat Cibiuk untuk menjunjung tinggi demokrasi.

“Saya pesan kepada seluruh warga, mari kita kawal bersama jalannya tahapan demi tahapan pemilu ini untuk menyukseskan serta sama – sama junjung tinggi asas-asas demokrasi, yaitu ‘dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat’. Jadi, apa pun kegiatan demokrasi itu harus berjalan dari tiga faktor tersebut,” kata Rudi.

Selain Ketua Panwascam Cibiuk, rapat pleno rekapitulasi DPHP dihadiri antara lain oleh Camat Cibiuk, Kapolsek Cibiuk, Danpos Cibiuk, seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Cibiuk, dan ada 9 pimpinan partai politik.(dera)

Kontraktor Kurang Persyaratan Pembangunan Venue Stadion Mini dan Kolam Renang dibatalkan Pihak PTBA.

 


POLICEWATCH NEWS - LAHAT - Persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan (Porprov) tinggal hitungan bulan persiapan pembangunan stadion mini dan kolam renang di Taman Rimbang Kemambang terancam batal hal ini pihak kontraktor tidak memenuhi standar persyaratan dalam proses lelang di PTBA. 

Pembangunan Venue di Ribang Kemambang Lahat, untuk Porprov sepertinya bakal batal. Sehingga pelaksaan cabor dialihkan ke Dodik.

Venue di Ribang Kemambang rencananya Stadion Mini dan Kolam Renang. Namun hasil lelang, peserta atau kontraktornya tidak sesuai standar, sehingga tidak ada yang lolos.

Hal ini dikatakan ketua Tim Bupati lahat untuk percepatan pembangunan (TBUPP) Ir. Herman Oemar belum lama ini ditemui diruang kerjanya kepada policewatch.news membenarkan pihak PT. Bukit Asam melalui dana CSR dana untuk pembangunan stadion mini dan kolam renang dianggarkan 31 milyar lebih, karena pihak ketiga tidak memenuhi standar dalam proses lelang akhirnya dibatalkan oleh pihak PTBA " ucapnya

Untuk stadion mini peserta lelang ada 12 peserta dan kolam renang ada 8 peserta lelang semua nya tidak sesuai alias tidak lolos. 

Dikarenakan tidak memenuhi standar dari pihak PT.Bukit Asam, seperti kesiapan uang muka dan dokumen lelang tidak memenuhi persyaratan, 

Lanjut Herman memang standar dari pihak PT.BA cukup ketat dalam persyaratan proses lelang perusahaan plat merah milik BUMN. 

Nah untuk sementara ini cabang olahraga Porprov yang rencananya akan digelar di venue di Rimbang Kemambang, kini dialihkan ke beberapa venue yang ada di Dodik.

Sedangkan untuk pembangunan Venue Stadion Mini dan Kolam Renang, lanjutnya tetap akan dilaksanakan dan lelang akan dibuka kembali.

"Kalau untuk Porprov tidak terkejar karena hasil lelang, pesertanya tidak sesuai standard. Sementara menungu hasil lelang dibuka lagi butuh waktu. Jadi tetap akan dibangun tapi perlahan. 

Semua Pembangunan Venue tidak menggunakan sumber dana APBD, Sumbangan pihak ketiga dari perusahaan tambang" jelasnya

Reporter Bam bambang.MD

Tambang Rakyat batubara Ilegal di Muara Enim semakin marak APH minta Tindak Tegas

 


POLICEWATCH NEWS - SUMSEL - MUARA ENIM - Semakin maraknya aktivitas kegiatan tambang batu bara ilegal atau tambang rakyat (TR) yang beraktivitas di wilayah Kabupaten Muara Enim, semakin lama semakin menjadi-jadi dan seolah-olah tidak tersentuh hukum.

Terbukti kegiatan penambangan sudah menggunakan alat berat dan menjadi lahan bisnis ilegal para cukong dari luar daerah.

“Setiap kali akan ditertibkan mereka selalu mengatasnamakan rakyat. 

Padahal yang bekerja di sana hanya sedikit orang Muara Enim selebihnya dari luar daerah,” tegas Ketua Umum Lembaga Masyarakat Gerakan Masyarakat Suka Lingkungan Hijau  (DPP LSM-GEMASULIH) Sumsel, Andi Chandra, S.E didampingi Ketua Bidang Program dan Strategi, Endang Suparmono, saat press release, Minggu 2 April 2023.

“Ini terkesan akal-akalan pemodalnya, dengan membenturkan rakyat dengan pemerintah. Ini harus komprehensif penanganannya, bila perlu Presiden sendiri yang atensinya,” lanjut Andi.


Menurut Andi, saat ini kegiatan penambangan yang mengatasnamakan rakyat tersebut seolah-olah adalah kegiatan pertambangan legal atau resmi.

Sementara itu mereka tidak memperhatikan dampak AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang akan terjadi oleh ulah mereka lakukan.

Dampak kerusakan lingkungan dan bencana alam yang kerap terjadi akhir-akhir ini seperti banjir bandang, kondisi air sungai yang sudah di ambang batas kekeruhan, polusi udara di wilayah permukiman warga yang sudah tidak sehat lagi.

Kemudian kerusakan fasilitas umum seperti jalan raya dan jalan perkampungan yang mestinya dinikmati oleh masyarakat, kemacetan lalu lintas setiap hari terutama di wilayah Kecamatan Tanjung Agung dan Lawang Kidul, semua akibat tingginya aktivitas angkutan batu bara ilegal.

Belum lagi, kata Andi, ulah supir batu bara yang ugal-ugalan yang sering membuat kecelakaan yang menyebabkan kerugian jiwa dan material seperti menabrak rumah, pagar, tiang listrik sehingga masyarakat harus menderita pemadaman berjam-jam.

Bahkan yang lebih miris lagi sudah berapa banyak korbannya yang nyawanya melayang sia-sia akibat aktivitas penambangan yang tidak sesuai dengan SOP penambangan.

“Semuanya terjadi akibat dampak aktivitas tambang ilegal tersebut. Bagaimana tidak mereka yang mengatasnamakan rakyat tanpa peduli akan terjadi pasca tambang akan datangnya kerusakan lingkungan dan bencana alam dan korban jiwa sudah tak dapat dihitung,” sesalnya.  

Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rhodi Irfanto, SH saat dimintai tanggapannya senin (3/4) Berharap  Bareskrim untuk dapat menindak tegas siapapun oknum di belakang nya, seperti kasus Ismail bolong di Kalimantan saya mengapresiasi kinerja aparat kepolisian daerah, tambang rakyat di Kalimantan pelakunya sudah ditangkap, dan di proses hukum, 

Disamping itu saya juga minta dukungan dari Indonesia policewatch untuk turut menyikapi pemberantasan tambang ilegal di kabupaten muara enim,yang merugikan Negara ini " pinta Rhodi

Jurnalis : Bambang MD

Patroli Di Pemukiman Polsek Ampenan Imbau Penjaga Malam Tingkatkan Kewaspadaan

 


Policewatch-Mataram.

Ketika waktu  menunjukkan mendekati berbuka puasa dan setelah berbuka puasa, Polsek Ampenan Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan patroli dialogis mengantisipasi terjadinya tindak pidana di lokasi-lokasi pemukiman yang ada di wilayah hukumnya, Minggu, (02/04/2023).

Dengan menggunakan kendaraan dinas patroli, terlihat personel Polsek Ampenan tersebut berhenti di sepanjang jalan lingkar selatan, dimana ditempat tersebut terdapat banyaknya pemukiman yang didominasi oleh anak-anak kost.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afrihadi SH mengatakan bahwa tindakan ini sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan gangguan kamtibmas di bulan Ramadhan.

Mantan Kasat Narkoba  Polres Lombok Barat ini menambahkan, selain berpatroli dalam kegiatan tersebut kita juga antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan anak-anak remaja dan memberikan penekanan kepada  penjaga atau satpam di pemukiman tersebut, kata AKP Faisal

Selain itu juga dilanjutkan dengan memberikan pesan kamtibmas untuk selalu meningkatkan kewaspadaan agar sewaktu-waktu siap apabila terjadi tindak pidana ataupun gangguan kamtibmas yang lain.

Pelaksanaan patroli yang dilaksanakan oleh anggotanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan. Untuk waktunya juga tidak dapat dipastikan karena mengantisipasi di jam rawan dan agar waktu pelaksanaan patroli kita tidak dipelajari oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, tutup AKP Faisal.

MN 

Kapolres Lombok Tengah Berikan Bantuan Bedah Rumah dan Santunan Pada Lansia

 


 Policewwatch-Lombok Tengah

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM menyerahkan bantuan bedah rumah dan berikan santunan kepada orang lanjut usia (lansia) di dua titik lokasi yang berada di Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu 02/04/2023.

Adapun bantuan bedah rumah yang  berada di dua lokasi tersebut yaitu di  Dusun Sangkong Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah diberikan kepada Mahsin alias amaq Ahmadi dan Dusun Tenandon Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah diberikan kepada Inaq Rustam Jayadi.

Dalam kegiatan pemberian bantuan bedah rumah tersebut Kapolres Lombok Tengah didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Tengah, Kabag Ops Polres Lombok Tengah, Anggota DPR Kabupaten Lombok Tengah Fraksi Golkar, Panit Shabara Polsek Praya Barat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa setempat, Yayasan Tulus Angen Comunity (TAC) Lombok Tengah dan Yayasan Rehabilitasi Narkoba 789.

Kapolres bersama rombongan diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat serta masyarakat sekitar dan Kepala Dusun setempat serta Kepala Desa Penujak.

AKBP Irfan Nurmansyah berharap dengan adanya bantuan bedah rumah tersebut warga yang mendapatkannya bisa memiliki tempat tinggal yang layak huni serta lansia yang menerima santunan dapat sedikit merasa terbantu dalam kehidupan sehari-harinya.

'Semoga bantuan yang diberikan dapat  bermanfaat dan dapat di pergunakan dengan sebaik - baiknya" Kata AKBP Irfan.

Selanjutnya dilakukan penyerahan kunci rumah oleh Kapolres Lombok Tengah yang di terima langsung oleh kedua keluarga penerima manfaat.

Kemudian penyerahan secara simbolis paket sembako kepada para Lansia yang di serahkan langsung  oleh Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Tengah

"Mudah mudahan hal hal seperti ini dapat terus kita lakukan kedepannya" harap Kapolres.

Pada akhir kegiatan Kapolres Lombok Tengah berpesan kepada seluruh masyarakat untuk sama sama menciptakan situasi Kamtibmas yang Kondusif ditengah tengah masyarakat.

"Haedir Ali"

           

Polsek Batukliang Amankan Belasan Kendaraan, diduga Lakukan Aksi Balap Liar


POLICEWATCH-Batukliang 

Bentuk pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Batukliang Polres Lombok Tengah dalam memberikan rasa aman nyaman menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan 1444 H, Belasan kendaraan berbagai merek yang diduga melakukan aksi balap liar di jalan raya Dusun Sade Desa Barabali Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah di sita Polisi pada Minggu 02/04/2023 pukul 02.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Batukliang IPTU Geger Maspanji Surenggana dalam keterangan resminya membenarkan hal tersebut.

"Benar, kami telah mengamankan belasan kendaraan berbagai merek dalam kegiatan razia cipta kondisi (Cipkon) penertiban balap liar selama Bulan Suci Ramadhan" Kata Kapolsek.


Kegiatan penertiban balap liar tersebut dipimpin langsung Kapolsek Batukliang yang didampingi seluruh Kanit, Anggota dan Bhabinkamtibmas se Polsek Batukliang.

IPTU Geger Maspanji Surenggana menjelaskan bahwa,kegiatan cipta kondisi di wilayah Kecamatan Batukliang  dalam rangka mencegah segala bentuk tindak kejahatan dengan dilakukan razia/operasi penertiban balap liar dan penyakit masyarakat lainnya guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Suci Ramadhan. 

"Dalam kegiatan cipta kondisi tersebut dilakukan penyitaan terhadap barang bukti sepeda motor hasil penertiban balap liar" Tegas IPTU Geger MPS.

Tidak hanya itu juga dilakukan himbauan kamtibmas kepada pemuda pemuda yang terjaring balap Liar agar tidak mengulangi perbuatannya dan bersama sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadhan.

" Nurman "

            

Kapolri Lantik Komjen Pol Fadil Imran dan Mantan Divisi Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto Jabat Kapolda Metro Jaya

 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo resmi melakukan pelantikan kepada Irjen Fadil Imran ia dipromosikan menjabat Kabaharkam Polri, menggantikan posisi Komjen Arief Sulistyanto. 

Sementara Mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto dipromosikan jabatan baru nya sebagai  Kapolda metro jaya, menggantikan Komjen Pol Fadil Imran, saat ini menjabat Kabarhakam. 

"Pada hari ini ada 2 rangkaian kegiatan yang pertama adalah serah terima jabatan langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri, yang kedua kegiatan Korps Raport kenaikan pangkat Perwira Tinggi Polri," kata As SDM Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (31/3).

"Kemudian tadi ada beberapa pejabat utama yang serah terima di antara Pak Irwasum, Pak Kabid kemudian Asisten SDM, Pak Kadiv Humas, dan beberapa Kapolda. Kapolda Jabar, Kapolda Lampung, Kapolda Metro Jaya, kemudian Kapolda Sulawesi Tengah, Kapolda Gorontalo, Kapolda Kalimantan Barat," sambungnya.

Selain itu, ada beberapa Pati Polri yang kini menjabat di luar struktur Korps Bhayangkara. Mereka seperti Komjen Rycko Amelza Dahniel yang akan menjabat Kepala BNPT, Komjen Nana Sujana yang akan menjabat Sekretaris Jenderal di DPR RI dan Irjen Rudy Sufahriadi yang akan bertugas di Lemhanas.

"Pak Rycko akan duduk di jabatan kepala Badan Nasional penanganan terorisme, nanti akan dilantik Bapak Presiden," ujarnya.

"Pak Suntana, Bapak Suntana akan mendapat penugasan di Badan Siber dan Sandi Negara," sambungnya.

Terkait dengan Fadil yang masih berpangkat Irjen meski menduduki posisi jenderal bintang tiga.

Kenaikan pangkat ini nantinya akan menyusul dan berbeda dengan Wahyu Widada yang sudah naik menjadi Komjen setelah menjabat Kabaintelkam Polri.(bang/red)

Puasa Ramadhan 1444 Hijriyah LSM P-MDM Berbagi Takjil di Pertigaan Purwosari

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Diawal minggu pertama di bulan suci Ramadhan LSM Perjuangan Masyarakat Desa Mandiri (P-MDM) melakukan giat sosial dengan bagi-bagi takjil bagi pengguna jalan di pertigaan jalan Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Minggu (02/04/2023)

Gus Ujay yang di kenal dengan si rambut pirang yang juga ketua umum LSM P-MDM menyampaikan ke awak media, kegiatan ini kami lakukan dengan ikhlas untuk berbagi dan momenya juga pas di bulan penuh berkah yaitu bulan suci Ramadhan yang ke 1444 hijriyah dan semoga di minggu-minggu depan akan banyak dukungan baik itu tenaga dan dana dari para anggota dan donatur supaya lebih banyak yg akan kami bagikan ke para pengguna jalan yang kebetulan tidak bisa berbuka dengan keluarga.


"Terima kasih saya ucapkan kepada semua termasuk para anggota LSM P-MDM yang sudah ikhlas dan berpartisipasi dalam acara ini semoga Allah SWT meridhoi apa yang kita lakukan hari ini,"ucapnya. 

Sementara itu pria yang tubuhnya penuh tato dan berkepala plontos namun hatinya baik atau biasa di panggil Yanto Baret (Sekjen LSM P-MDM) mengutarakan ke awak media, untuk kegiatan sosial, saya sebagai Seketaris Jendral berada di garis terdepan apalagi untuk kegiatan bagi-bagi takjil di bulan suci ramadhan ini.

"Saya menghimbau dan saya meminta kepada semua anggota LSM P-MDM untuk tetap berbuat baik ke sesama,"tegasnya. (Dr)

Ramadhan Penuh Berkah Kapolres Sumbawa Barat Berikan Bansos Kepada Warga Distabilitas dan Kurang Mampu


Policewatch-Sumbawa Barat .

Bulan Suci Ramadhan 1444 H/ 2023 M penuh berkah,Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP dengan di Dampingi Ketua Cabang Bayangkari Sumbawa Barat Ny Heru Muslimin melakukan kegiatan Bantuan Sosial ke masyarakat kurang mampu dan disabilitas di kecamatan Brang ene Kabupaten Sumbawa Barat, pada sabtu 1 april 2023.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi Adirejo, S.Sos mengatakan,kegiatan bansos yaitu silaturahmi dan pemberian bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu berupa Kebutuhan Pokok yang diserahkan langsung oleh Kapolres  AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP dan Ny Heru Muslimin. 

"Ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri khususnya Polres Sumbawa Barat terhadap masyarakat. Mudah-mudahan bantuan yang telah kami berikan bisa sedikit membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang kurang mampu," ujar Eddy 

Kata eddy, Kapolres AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP memberikan bansos  secara langsung dengan door to door, karena warga yang mendapatkan bansos ini benar-benar warga yang kami kira memang tidak mampu dan kami berharap bansos ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat tersebut.

" Kapolres AKBP Heru Muslimin di akhir kegiatan telah berpesan kepada anggota Bhabinkamtibmas setempat, bahwa mereka merupakan tanggung jawab kita semua sebagai sesama sehingga prioritaskan sebagai warganya, apabila membutuhkan bantuan jangan sungkan sampaikan kepada kami ataupun bisa lewat Bhabinkamtibmas wilayahnya masing-masing”. ucapnya

Lanjut Eddy Humas,insyaallah dalam bulan suci ramadhan yang penuh berkah ini Kapolres AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP diberikan kesempatan bisa terakhir kalinya bersilaturahmi dengan masyarakat Sumbawa Barat, karena beliau sebentar lagi akan mutasi sebagai Kapolres Sumbawa Besar. 

" Semoga AKBP Heru Muslimin bersama keluarga diberikan kesehatan dan kekuatan oleh allah swt dalam menjalankan tugas untuk mengabdi pada bangsa dan negara,semoga apa yang beliau kerjakan menjadikan ibadah dan mendapatkan pahala disisi allah swt ," tuturnya (mn)

Terkait Pembangunan Irigasi Bintang Bano, Personil Polres Sumbawa Barat Lakukan Pengamanan


Policewatch-Sumbawa Barat.

Personil Polres Sumbawa Barat bertugas melaksanakan pengamanan pembangunan Irigasi di PT. Nindya Karya yang di Desa Seloto.

"Untuk mencegah berbagai permasalahan, saya telah menurunkan personil pengamanan pembangunan irigasi di Kabupaten Sumbawa Barat," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media 

Eddy juga mengatakan, kegiatan itu dilakukan pada Minggu, 02 April 2023 pukul 08.00 Wita di Desa Seloto. Pengamanan tersebut untuk melancarkan pembangunan Irigasi di Kabupaten Sumbawa Barat. Personil polres Sumbawa Barat melakukan pengamanan pembangunan irigasi KSB oleh PT. Nindya Karya melaksanakan pengamanan lahan irigasi di desa Seloto dengan ini melaporkan situasi kondisi di lokasi pembangunan sampai dengan saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali.

"Tindakan yang di ambil oleh personil pengamanan yaitu melaksanakan pengamanan pembangunan irigasi di lokasi pembangunan melaksanakan koordinasi dan kerja sama yang baik dengan unsur terkait dan melaporkan hasil pelaksanaan kepada pimpinan. Alhamdulillah, kegiatan pembangunan Irigasi bendungan bintang bano di Desa Seloto berjalan aman dan lancar," tutupnya. (Mn)

Diduga Menyalah Gunakan Jabatan, Oknum Ketua LSM Distrik Sidoarjo Bekingi Industri Potong Ayam Yang Tidak Memiliki Izin

  


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Gudang Industri ayam potong yang terletak di Dusun Babatan Rt.13 Rw. 03 Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, selain diduga kuat tidak memiliki izin resmi, anehnya gudang tersebut berdiri di bantaran sungai atau di atas tanah saluran irigasi milik Pemerintah, menurut keterangan warga setempat ada beking oknum ketua LSM Distrik Sidoarjo yang bernama P (Inisial) di belakang dua pengusaha ayam potong tersebut hingga mereka berani menabrak aturan atau Perda atau aturan tentang tanah Irigasi.

Menurut warga setempat dulunya tanah di bibir sungai tersebut berupa semak belukar tidak tahu mengapa dan siapa yang mengizini tempat tersebut di jadikan kantor LSM dan anehnya tidak lama kemudian di tempati atau di jadikan Industri pemotongan ayam hingga sekarang.

"Saya dengar-dengar dua pengusaha tersebut menyewa 5 sampai 10 juta pertahun ke Ketua Distrik LSM tersebut,  yang saya dengar sih begitu,"ungkapnya ke awak media. Sabtu (01/04/2023)

Sementara itu Ketua LSM Distrik Sidoarjo inisial ( P ) saat di konfirmasi dan di temui awak media ia mengatakan, usaha pemotongan ayam tersebut  bukan milik saudara Usut namun itu milik lembaga, kebetulan saya yang mengelola dengan saudara Usut,  tujuanya supaya anggota kami bisa bekerja dan berkarya, untuk hasilnya atau keuntungannya kami pergunakan untuk kepentingan sosial diantaranya klau ada giat di Desa biasanya kami ikut berpartisipasi menyumbang dana apalagi di saat bulan Romadhon kami biasanya bagi-bagi takjil, di singgung soal perizinanya ia mengakui bahwa memang usahanya masih kecil jadi tidak ada izin.

"Memang, usaha pemotongan ayam kami tergolong kecil jadi kami tidak mempunyai izin, bahkan saya tau kalau perusahaan di Kabupaten Sidoarjo 60% tidak mengantongi izin,"ungkapnya.

Perlu di ketahui sesuai dengan peraturan  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Nomor 28/PRT/M/2015, Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai.

“Dalam aturan itu, 15 meter dari sempadan sungai tidak boleh berdiri bangunan kecuali bangunan-bangunan tertentu yang mendukung pemanfaatan air sungai dan kebutuhan masyarakat umum. Semisal  jembatan, jalur pipa air serta jalur kabel listrik. 

Sudah jelas peraturan mentri yang di tetapkan, larangan mendirikan bangunan di sepanjang bantaran sungai tidak di perbolehkan atau di larang apalagi untuk kepentingan pribadi dengan adanya peraturan  ini kami masyarakat Desa Panjunan butuh ketegasan dan keberanian Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidoarjo untuk menindak bangunan liar yang berdiri di atas bantaran sungai,"imbuh salah satu masyarakat setempat ke awak media. Bersambung...Dr)

Kabur Ke Jakarta Anak Mantan Gubernur Kepri Ari Rosnandi Ditangkap Terkait Korupsi Dana Hibah 1,6 M

 


JAKARTA -- POLICEWATCH NEWS -  Berusaha melarikan diri, anak mantan Gubernur Kepri Isdianto bernama Ari Rosnandi ditangkap di Jakarta.

Ari Rosnandi yang masih menjabat sebagai Kepala Badan Olahraga di Dispora Kepri merupakan tersangka kasus korupsi.

Total kerugian negara dalam kasus korupsi Ari Rosnandi senilai Rp 1,6 miliar.

Ari Rosnandi sebagai ASN disangkakan telah menerima dana hibah tersebut dan dibuatkan kegiatan bersama sejumlah LSM. Akan tetapi kegiatan tersebut adalah kegiatan Fiktif.

Selain Ari Rosnandi, pihak kepolisian juga menangkap AR yang juga merupakan anak buahnya di Dispora Kepri.

"Hari ini kami membawa tersangka kasus korupsi berinisial AR, dia terlibat dalam kasus korupsi dana hibah di Dispora Kepri dengan total kerugian negara 1,6 Miliar," sebut Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi.

Menurut Kombes Nasriadi, dari hasil penyelidikan akhirnya polisi mendapatkan nama kedua orang ASN tersebut.

Sebelumnya, satu orang berinisial AR ditangkap di Tanjungpinang.

Tetapi sepertinya Ari mengetahui kalau dirinya dicari oleh kepolisian dan akhirnya dia pergi ke Jakarta, diduga untuk melarikan diri.

"Dia diduga melarikan diri, kami mendapatkan informasi kalau dia sudah lari ke Jakarta, kemudian kita kejar dan kita cari. Terakhir tersangka bisa ditangkap di Cengkareng," lanjutnya.


Kuat dugaan, dari Cengkareng Ari hendak kembali melarikan diri ke lokasi lainnya.

Ari diawal kasus ini bergulir menjabat sebagai Kasubdit Administrasi Penata Usaha di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kepri.

Kemudian, sehari sebelum Ari ditangkap, polisi juga menangkap Abdi Surya Rendra, yang awal kasus ini menjabat Kabid Aset DPKAD.

”Iya, sudah ditangkap, satu di Tanjungpinang, satunya lagi di Jakarta,” kata Nasriadi kepada wartawan Jumat (31/3) malam.

Nasriadi membenarkan, proses penangkapan berlangsung selama dua hari. Abdi Surya Rendra ditangkap di Tanjungpinang, Kamis (30/3) lalu. Usai menangkap Abdi, polisi bergerak mencari tersangka lainnya, Ari Rosnandi.

Namun, saat polisi menyambangi lokasi Ari di Tanjungpinang, ia sudah tidak berada di lokasi. Tim Nasriadi kemudian mendapatkan informasi, Ari melarikan diri ke Batam. Tim Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri bergegas menuju ke Batam.

Tapi, sesampai di Batam, Ari sudah berpindah dan diketahui sudah berada di Jakarta. Pihaknya kemudian bergerak ke Jakarta. Setiba di Jakarta, langsung melakukan pemetaan situasi dan akhirnya berhasil menangkap Ari.

”Iya, Ar (Ari Rosnandi, red) ini sempat melarikan diri, namun dapat ditangkap oleh jajaran Subdit Tipikor Polda Kepri (Jumat pukul 17.55) di Jakarta,” ucapnya.

Bersamaan dengan penangkapan Ari, polisi mengamankan satu unit mobil Toyota Innova warna hitam dengan nomor pelat dinas milik Pemprov Kepri BP 1373 A, atas nama Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Kepri. Saat penangkapan, Ari bersama sopir berinisial Min. (Red)

Ungkap Hasil Operasi Penyakit Masyarakat, Polda NTB Gelar Press Release Ops Pekat Rinjani 2023


Policewatch-Mataram.

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melakukan press release hasil ungkap OPS Pekat Rinjani 2023 yang telah berlangsung dari tanggal 14 hingga 26 Maret lalu yang dilaksanakan oleh Polda NTB beserta seluruh Polres Jajaran.

Press release yang di selenggarakan di Tribun Bhara Daksa Polda NTB (31/03/2023) di pimpin oleh Plh. Kabid Humas Polda NTB didampingi Direktur masing-masing dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.

Diawal press release  Plh Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Lalu M. Iwan Mahardan mengatakan Operasi Pekat yang dilakukan Polda NTB dan jajaran menyasar penyakit masyarakat seperti perjudian, Prostitusi dan Miras dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama bulan Ramadhan 1444 H.

"Untuk hasil ungkap dari masing-masing Direktorat akan disampaikan oleh Direkturnya masing-masing,"ucap Lalu M. Iwan Mahardan singkat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir. Reskrimum) Polda NTB Kombes Pol Teddy Ristiawan SIK bahwa selama 14 hari OPS Pekat Rinjani 2023 Polda NTB sendiri berhasil mengungkap sebanyak 3 kasus Prostitusi dengan mengamankan 3 tersangka beserta barang bukti. 

Kemudian Kasus Perjudian berhasil mengungkap 4 kasus dimana tiga diantaranya sebagai target dan 1 kasus diluar target dengan mengamankan 4 tersangka beserta sejumlah barang bukti.

"Pengungkapan tersebut merupakan hasil ungkap  yang dilakukan oleh Polda NTB sendiri sedangkan untuk hasil ungkap pada jajaran Polres belum terhitung secara rinci,"ucap Pak Dir Teddy Sapaan akrabnya.

Secara keseluruhan hasil ungkap kasus pada OPS Pekat Rinjani 2023 yang dilakukan Polda NTB beserta Polres Jajaran yakni sebanyak 25 kasus perjudian dengan 130 tersangka. Sedangkan kasus Prostitusi sebanyak 12 kasus dengan 12 tersangka.

Menurutnya terjadi sedikit Penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kesadaran masyarakat itu sendiri.

"Penurunan kasus tersebut membuktikan bahwa masyarakat NTB semakin sadar tentang tindakan atau kegiatan yang dilarang sesuai hukum,"jelasnya.

Sementara itu hasil ungkap kasus yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba seperti yang disampaikan Direktur Reserse Narkoba ( Dir. Resnarkoba) Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi SIK menyebutkan Polda NTB sendiri melakukan pengungkapan di 11 lokasi dimana dari 11 lokasi tersebut 6 lokasi diantaranya menjadi target.

"Kasus ini merupakan tindak pidana ringan oleh karenanya hanya dilakukan penindakan penyidikan, dimana dari hasil sidang maka akan dikenakan sangsi administrasi bagi penjual Minol tanpa izin ,"jelasnya.

Sementara jumlah ungkap kasus keseluruhan yang berhasil di ungkap Polda NTB dan Polres Jajaran adalah 209 laporan kasus. 29 diantaranya menjadi target dan 180 kasus bukan target.

"Dari keseluruhan pengungkapan sebanyak 6 ribu botol lebih Minuman beralkohol dan Miras lokalan diamankan. Minol dan miras yang disita tersebut akan dimusnahkan serempak pada 17 April 2023 mendatang oleh Polda dan Polres Jajaran,"tutupnya. 

Mn